data-ad-format="auto"

Kehamilan Bermasalah

Kategori artikel yang berisi informasi seputar kehamilan-kehamilan bermasalah baik yang disebabkan oleh penyakit atau karena adanya kelainan. Informasi yang berguna agar terhindar dari kehamilan bermasalah serta mengenal cara penangannanya.

9 Cara Membersihkan Rahim Secara Alami Setelah Keguguran

Cara Membersihkan Rahim Secara Alami - Bagaimanapun juga, kondisi rahim setelah keguguran pasti mengalami gangguan serta tertinggalnya berbagai macam kotoran dan juga sisa kehamilan di dalam rahim. Kondisi ini tentunya membuat seorang wanita merasa kesakitan dan juga tidak nyaman. Untuk itu, diperlukan suatu cara membersihkan rahim secara alami setelah keguguran.

Keguguran memang sesuatu yang sangat menyakitkan terlebih bagi wanita. Selain kehilangan calon buah hatinya juga membuat fisik seorang wanita merasakan sakit dan juga nyeri yang sungguh luar biasa. Ini tentunya membuat mental seorang wanita menjadi drop dan juga tidak stabil. Terlebih lagi, rahim yang kotor sisa kehamilan dapat berbahaya bagi wanita terutama dalam jangka yang cukup panjang.

Keguguran sudah pasti ditakuti oleh setiap wanita yang tengah hamil. Keguguran berarti keluarnya embrio dari dalam kandungan yang merupakan cikal bakal calon buah hati kita berkembang. Hal ini juga terjadi pada wanita yang tidak menyadari akan kehamilannya. Oleh karena itu, mengenali penyebab dan juga gejala-gejala keguguran memang sangat penting adanya. Berikut ini kami sajikan beberapa penyebab dan juga gejala yang mungkin dirasakan oleh sebagian besar wanita yang pernah mengalami keguguran.

Penyebab Terjadinya Keguguran

Setiap kejadian yang telah terjadi tentunya dipicu oleh beberapa penyebab. Begitu pula dengan terjadinya sebuah keguguran. Pastinya, keguguran yang kerap terjadi pada seorang wanita tidak berlangsung begitu saja tanpa adanya penyebab. Namun, ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya sebuah keguguran seperti pada berikut ini:

1. Adanya infeksi penyakit

Penyebab utama yang sering terjadi pada wanita yang keguguran biasanya dikarenakan terinfeksi oleh penyakit. Pada umumnya, penyakit sindrom antifosfolipid yaitu antibodi justru menyerang jaringan tubuh seperti anemia, diabetes melitus, darah tinggi, lupus, tiroid dan juag embrio.

Antibodi yang malah menyerang tubuh pada awalnya memang tidak berakibat apa-apa pada tubuh. Namun, dalam jangka waktu yang cukup lama, hal ini akan berakibat fatal sehingga akan menyerang bayi. Hal ini tentunya yang menyebabkan bayi kekurangan asupan makanan dan juga nutrisi yang seharusnya diperlukan untuk perkembangannya. Akibatnya, keguguran dapat terjadi dengan tiba-tiba dan juga secara langsung.

2. Infeksi pada vagina

Bakteri yang menyerang vagina tentunya akan berakibat pada perkembangan janin. Bakteri pada vagina tentunya dapat merangsang kontraksi pada kehamilan sehingga dapat membuat janin lahir sebelum pada waktunya. Wanita yang sedang hamil lebih baik memeriksakan dirinya ke dokter karena dikhawatirkan terdapat infeksi yang dapat mengganggu kehamilan.

3. Infeksi virus TORCH

Seorang wanita yang mengalami keguguran biasanya disebabkan oleh adanya infeksi virus TORCH. Seperti yang kita tahu bahwa virus ini sangat berbahaya bagi janin di dalam kandungan. Virus TORCH yang merupakan singkatan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Infeksi virus tentunya dapat menyebabkan kematian janin.

4. Imunitas menurun

Setiap wanita yang sedang hamil tentunya memiliki imun tubuh yang berkurang dan juga rentan terhadap penyakit. Tidak heran jika wanita yang sedang hamil sering mengalami demam dan juga sakit. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh pada ibu hamil ngedrop sehingga virus-virus akan mudah masuk ke dalam tubuh ibu hamil. Tentunya, ini akan menyebabkan perkembangan janin menjadi terganggu bahkan menyebabkan kematian pada janin.

5. Kelelahan dan stres yang berat

Rasa stres dan juga kelelahan yang cukup berat dapat mempengaruhi kondisi kehamilan pada ibu hamil. Hal ini disebabkan pembuluh darah menjadi lebih kecil. Tentunya, ini membuat oksigen dan suplai darah tidak masuk ke dalam rahim. Kondisi ini menyebabkan terjadinya sebuah kontraksi pada rahim sehingga dapat menyebabkan keguguran menjadi lebih awal. Anda dapat menghilangkan kontraksi rahim dengan pemberian obat sehingga dapat mmebuat rahim menjadi lebih rileks.

6. Merokok

Jika seorang ibu hamil rentan mengonsumsi rokok, hal ini menyebabkan pembuluh darah pada ibu mengalami kerusakan. Dengan begitu nutrisi dan juga gizi pada ibu hamil menajdi kesulitan untuk masuk ke aliran darah. Kondisi ini menyebabkan bayi kekurangan oksigen dan juga makanan sehingga menyebabkan keguguran dan juga bayi tidak berkembang.

7. Kurang nutrisi yang dibutuhkan saat hamil

Jika seorang wanita mengalami kekurangan gizi dan juga nutrisi pada saat hamil, tentunya ini menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran. Bagaimana tidak, gizi yang diperlukan oleh ibu hamil seperti asam folat dan juga zat besi memang sangat diperlukan. Untuk itu, untuk mengurangi resiko keguguran pada ibu hamil, maka kedua zat tersebut dapat dikonsumsi mulai dari awal terjadinya kehamilan sampai saat melahirkan. Resiko yang mungkin Anda dapatkan jika kekurangan kedua zat tersebut dapat mengakibatkan keguguran pada ibu hamil.

Gejala-Gejala Terjadinya Keguguran

Tentunya, keguguran yang terjadi pada sejumlah wanita menyisakan gejala dan juga tanda-tanda akan terjadinya keguguran. Akan tetapi, pertanda keguguran tersebut bukanlah indikasi seorang wanita benar-benar mengalami keguguran. Ada kondisi tertentu yang menyebabkan seorang wanita mengalami gejala-gejala keguguran.

Tentunya, jika Anda tengah hamil dan juga mengalami beberapa gejala seperti yang akan kami sebutkan di bawah ini. Hal yang harus Anda lakukan ialah dengan menghubungi bidan dan juga dokter terdekat untuk mengecek apakah ada gejala keguguran dalam kehamilan Anda. Berikut ini beberapa gejala yang menjadi awal adanya indikasi keguguran dalam kandungan Anda, diantaranya:

1. Rasa kram

Kram yang kerap menyerang wanita hamil tentunya dapat menjadi sebuah tanda akan terjadinya keguguran. Terlebih jika rasa kram tersebut berada pada area bawah perut. Rasa kram tentunya disebabkan oleh peregangan pada otot ligamen. Namun, tidak semua rasa kram yang menyerang seorang wanita dapat menjadi tanda terjadinya keguguran. Pada umumnya, rasa kram pada perut dapat lebih sakit jika dibandingkan dengan siklus menstruasi setiap bulan. Rasa kram dapat menjadi tanda awal keguguran jika disertai dengan pendarahan yang keluar dari vagina.

2. Pendarahan

Indikasi dan juga gejala keguguran dapat ditandai dengan adanya pendarahan yang terjadi secara tiba-tiba. Pendarahan tersebut dapat berupa bercak-bercak hingga darah yang berwarna merah. Namun, tidak semua tanda bercak darah yang keluar dari serviks menjadi gejala sebuah keguguran. Pendarahan yang terjadi pada awal kehamilan sangat beresiko tinggi terjadinya keguguran.

3. Nyeri area punggung

Selain kram, gejala awal terjadinya keguguran juga ditandai dengan adanya rasa nyeri pada area punggung. Rasa nyeri tersebut tentunya disertai dengan rasa kram pada area perut bagian bawah. Rasa nyeri pada area punggung juga bukan menjadi indikasi terjadinya keguguran. Namun, jika disertai dengan pendarahan, maka Anda harus waspada dan harus memeriksakan diri ke bidan dan juga dokter secepat mungkin.

4. Tidak adanya gejala kehamilan

Pada umumnya, seorang wanita yang sedang hamil pasti akan mengalami gejala-gejala kehamilan seperti mual, muntah dan juga pusing. Akan tetapi, jika gejala kehamilan tersebut hilang bahkan Anda merasa sangat baik-baik saja. Tentunya, kondisi ini harus Anda waspadai karena kemungkinan besar sedang terjadinya proses keguguran. Hal ini dikarenakan telah terjadinya keseimbangan hormon di dalam tubuh Anda.

5. Hasil tes kehamilan berubah

Seorang wanita yang dikatakan hamil tentunya memiliki hasil testpack yang positif. Jika tiba-tiba hasil yang ditunjukan tiba-tiba negatif, maka Anda perlu waspada karena kemungkinan adanya gejala terjadinya keguguran. Segeralah cek ke bidan/dokter jika Anda mengalami hal tersebut.

6. Keluarnya cairan dari dalam vagina

Cairan di sini bentuknya dapat berupa cairan dan juga gumpalan darah yang tidak biasa. Keluarnya cairan ini bahkan tidak disadari oleh wanita. Banyak yang mengira bahwa ia buang air kecil yang tidak tertahankan. Cairan yang keluar tersebut tentunya memiliki aroma yang sangat menyengat dan juga disertai dengan rasa yang gatal pada vagina.

Tentunya, jika cairan tersebut keluar, maka akan berbentuk seperti jaringan janin berupa gumpalan darah berwarna keabu-abuan. Jika kondisi tersebut Anda alami, Anda dapat menyimpan cairan tersebut di dalam wadah dan segera periksakan ke bidan dan juga dokter terdekat.  

Itulah beberapa gejala awal terjadinya keguguran yang harus Anda kenali secepat mungkin. Anda harus waspada jika ditemukan salah satu gejala keguguran yang telah kami sebutkan di atas. Jangan menganggap remeh dan mengabaikan gejala tersebut karena hal tersebut menyangkut janin di dalam kandungan Anda.

Cara Membersihkan Rahim Secara Alami Setelah Keguguran

Setelah kita mengetahui penyebab dan juga gejala terjadinya keguguran, tentunya hal pertama yang harus kita lakukan ialah dengan mencegahnya agar penyebab keguguran tersebut tidak terjadi. Jika sudah terjadi keguguran, tentunya diperlukan suatu cara yang tepat untuk membersihkan rahim. Tidak hanya cara yang modern untuk membersihkan rahim, tetapi cara yang alami pun dapat Anda lakukan agar cara yang Anda jalankan lebih aman. Berikut ini kami sajikan beberapa cara membersihkan rahim secara alami setelah keguguran, diantaranya:

1. Konsumsi air kelapa muda

Memilih air kelapa untuk dikonsumsi sebagai cara alternatif untuk membersihkan rahim memang sangatlah tepat. Air kelapa muda memang dikenal memiliki elektrolit yang cukup banyak dibandingkan dengan jenis minuman lainnya. Selain rasanya yang segar dan juga nikmat, air kelapa memang kerap dijadikan sebagai cara membersihkan rahim secara alami setelah keguguran.

Zat elektrolit yang terdapat pada air buah kelapa tentunya mampu mengembalikan kondisi rahim pada keadaan semula sehingga rahim akan kembali normal seperti biasanya. Selain mengandung zat elektrolit, air kelapa juga mengandung diuretik yang merupakan sebuah zat pensteril alami yang terdapat di dalam air kelapa. Dengan meminum air kelapa tentunya zat diuretik yang ada di dalam air buah kelapa dapat menghilangkan virus yang menyebabkan janin meninggal.

Asam laurat yang terdapat di dalam air buah kelapa tentunya dapat dijadikan sebuah cairan pensteril yang dapat melindungi rahim dari virus. Dengan memanfaatkan buah kelapa untuk membersihkan rahim tentunya dipercaya dapat meluruhkan gumpalan darah yang merupakan sisa-sisa menempelnya embrio pada rahim. Air kelapa tentunya sebagai cara membersihkan rahim secara alami sehingga dapat mengembalikan kesegaran pada tubuh wanita setelah keguguran.

2. Ramuan kunyit asem

Bahan alami kedua yang dipercaya dapat membersihkan rahim ialah dengan mengonsumsi ramuan kunyit asem. Selain itu, ramuan kunyit asem juga dapat melancarkan haid yang tidak lancar dan juga mengatasi rasa nyeri selama siklus menstruasi. Ramuan kunyit asem tentunya dapat memberikan kesehatan dan juga menjadi ramuan yang efektif dalam membersihkan rahim.Konsumsilah ramuan kunyit asem ini setiap hari pasca  keguguran agar rahim menjadi bersih dan juga kembali normal sehingga akan siap menerima kehamilan kembali.

3. Godokan daun sirih

Seperti yang kita tahu bahwa air sirih merupakan salah satu daun yang berfungsi menjaga kewanitaan dan juga bau tidak sedap dari vagina. Manfaat tersebut juga bisa Anda dapatkan sebagai cara membersihkan rahim secara alami setelah keguguran. daun sirih juga sangat berkhasiat untuk mengobati keputihan yang cukup parah. Untuk membersihkan rahim tentunya ANda dapat menggodok daun sirih dan ambil airnya untuk diminum. Konsumsi secara rutin untuk membantu mengeluarkan sisa-sisa kotoran dan juga kehamilan di dalam rahim.

 4. Kulit manggis

Selain untuk kesehatan, kulit manggis juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal yang dapat membersihkan rahim setelah keguguran. Hasil yang diperoleh dalam pembersihan rahim tentunya sangat mengejutkan. Kulit manggis tentunya dapat memulihkan kondisi tubuh setelah keguguran dan dapat membersihkan sisa-sisa kehamilan yang menempel di dinding rahim.

Selain itu, kulilt manggis dapat menguatkan rahim untuk mempersiapkan kembali kehamilan selanjutnya. Sebagai poin plusnya, Anda dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang berat seperti jantung, kanker dan juga penyakit lainnya. Untuk itu, jangan ragu untuk mengonsumsi kulit manggis pasca Anda mengalami keguguran.

5. Ramuan daun sirsak

Kandungan senyawa aktif yang terdapat di dalam daun sirsak tentunya menjadi sebuah cara dan juga alternatif untuk menjadikan daun sirsak sebagai bahan utama atau bahan herbal utnuk mengobati penyakit. Manfaat tersebut juga bisa Anda dapatkan sebagai obat dan juga ramuan alami untuk membersihkan rahim. Selain itu, air rebusan daun sirsak dipercaya dapat menyuburkan rahim dan juga menjaganya dengan cukup baik.

 6. Konsumsi makanan yang mengandung serat

Tidak hanya obat dan juga bahan herbal yang dijadikan sebagai alternatif untuk membersihkan rahim. Bahan yang mengandung serat cukup banyak juga dipercaya dapat membuat rahim cepat bersih. Selain itu, makanan yang kaya serat dapat menyembuhkan berbagai penyakit parah lainnya seperti kanker rahim, payudara, kanker usus berat, kanker indung telur, dan juga gangguan di dalam rahim. Menu makanan yang banyak mengandung serat tentunya didapatkan dari buah-buahan dan juga sayuran. 

7. Minum obat antibiotik

Pemilihan obat antibiotik tentunya harus sesuai dengan resep dokter kandungan. Jangan sampai Anda memilih obat sembarangan dan tidak sesuai dengan resep dokter. Obat antibiotik tentunya dipercaya dapat mencegah terjadinya infeksi dan juga gangguan lainnya di dalam rahim.

Akan tetapi, obat antibiotik alami juga bisa Anda dapatkan dari bahan-bahan alami seperti madu, jahe, kunyit, bawang putih dan juga bahan lami lainnya.

8. Olah raga

Tentunya, terdengar klise memang jika memasukkan olahraga ke dalam cara membersihkan rahim secara alami. Namun, hal yang harus Anda tahu bahwa olahraga mempunyai peranan yang cukup penting untuk kesehatan tubuh kita. Hal ini dikarenakan dengan olahraga dapat melancarkan dan juga membersihkan sisa-sisa kehamilan dan juga kotoran yang ada di dalam rahim.

Tentunya, setiap wanita tidak menginginkan keguguran terjadi selama masa kehamilan. Akan tetapi, hal ini memang tidak dapat kita hindari dengan mudah, terlebih bagi seorang wanita yang mengalami masalah dalam kandungannya. Untuk itu, jika Anda terpaksa harus mengalami keguguran, satu hal yang harus Anda lakukan ialah membersihkan rahim secara alami guna mempersiapkan kehamilan selanjutnya agar lancar. Itulah beberapa cara membersihkan rahim secara alami setelah keguguran yang dapat Anda coba. Semoga bermanfaat!

Mengenal Apa Itu Abortus Inkomplit | Penyebab & Cara Penanganan

Mungkin sebagian besar orang tidak mengenal akan dua kata ini. Akan tetapi, dua kata tersebut dapat menjadi sebuah permasalahan yang sangat besar bagi wanita dan juga hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, ini menyangkut gagalnya seorang wanita mendapatkan kehamilan.

Jika Anda mengalami pendarahan pada saat hamil muda, sudah pasti Anda harus waspada akan semua kemungkinan yang terjadi. Pendarahan yang terjadi pada saat hamil muda memang sesuatu yang sangat dikhawatir bagi setiap wanita yang tengah hamil. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan abortus inkomplit? Tentunya, kami akan menyajikan beberapa pembahasan mengenai abortus inkomplit mulai dari pengertian, gejala, akibat dan juga cara penanganannya.

Apa Itu Abortus Inkomplit?

Keguguran memang sangat rentan terjadi pada wanita hamil terutama pada usia kandungan masih muda tepatnya pada trimester I.Pada umumnya, keguguran terjadi akibat pecahnya selaput ketuban pada usia kehamilan masih sangat muda. Biasanya, wanita yang mengalami keguguran akan ditangani dengan cara kuretasi oleh tenaga kesehatan. Namun, hal ini jangan diabaikan bila terdapat sisa-sisa jaringan kehamilan yang menempel pada dinding rahim.

Seperti pada kasus abortus inkomplit yaitu suatu keguguran yang dialami oleh wanita akan tetapi tidak seluruh janin atau jaringan kehamilan tidak ikut luruh. Terdapat sisa-sisa kehamilan yang menempel dan juga tertinggal di dalam rahim. Biasanya, abortus inkomplit terjadi pada usia kandungan dibawah 20 minggu.

Pendarahan pada kasus abortus inkomplit memang tergolong pada pendarahan yang cukup banyak disertai dengan rasa sakit yang sangat hebat. Keguguran jenis ini memang diawali dengan pecahnya selaput ketuban sehingga janin akan keluar dan akibatnya terjadi pendarahan hebat. Pada saat keadaan mulut rahim yang menipis dan juga terbuka, tenaga kesehatan akan melakukan pengecekan pada panggul untuk memastikan adanya abortus inkomplit.

Dapat kita simpulkan bahwa abortus inkomplit ialah suatu kondisi dimana sebagian sisa-sisa dan juga jaringan kehamilan masih tertinggal di dalam rahim pada saat pemeriksaan vagina. Hal ini tentunya ditandai dengan serviks yang masih terbuka dan juga teraba sebuah jaringan uteri. Pendarahan pada abortus inkomplit masih sangat banyak dan juga masih terjadi tergantung dari jaringan kehamilan yang masih tersisa. Hal ini menyebabkan placenta site terbuka sehingga pendarahan akan terus terjadi dengan sendirinya.

Seperti yang kita tahu bahwa abortus merupakan suatu proses dikeluarkannya janin yang disebabkan oleh sesuatu hal sebelum akhirnya ia dapat bertahan hidup di luar kandungan. Abortus ditandai dengan kehamilan yang kurang dari 20 minggu atau  keluarnya janin yang berukuran kurang dari 1000 gram.

Abortus memiliki berbagai macam jenis diantaranya abortus imminens, abortus insipiens, abortus infeksiosis, abortus komplitus dan juga abortus inkomplitus. Sekilas mengenai jenis-jenis abortus tersebut, kami jelaskan dibawah ini:

1. Abortus imminens

Jenis abortus berikut ini terjadi pada seorang wanita hamil yang mengalami pendarahan pada saat kehamilan belum cukup bulan. Abortus ini ditandai dengan terjadinya bercak pendarahan yang akan mengancam kelangsungan hidup janin di dalam kandungan.

Pada kondisi ini, tidak diperlukan penanganan secara khusus, akan tetapi diperlukan penanganan yang tepat seperti bed rest atau istirahat penuh di tempat tidur. Abortus imminens ini, kehamilan sebenarnya bisa dipertahankan, namun jika terjadi rasa sakit hebat yang berkelanjutan, sebaiknya Anda segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

2. Abortus insipiens

Abortus ini adalah kelanjutan dari abortus imminens yakni suatu pendarahan yang semakin meningkat dan terasa pada ibu hamil yang belum cukup bulan. Abortus insipiens ini ditandai dengan pendarahan yang cukup ringan sampai berat pada saat kehamilan masih sangat muda. Abortus insipiens terjadi dimana janin masih di dalam kandungan, akan tetapi ini akan menyebabkan proses keguguran sedang berlangsung.

3. Abortus inkomplitus

Abortus ini terjadi setelah abortus insipens yang berlanjut ke suatu pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan muda. Abortus ini merupakan suatu proses keguguran dimana janin telah keluar dari dalam rahim melalui mulut rahim.Jika seseorang mengalami abortus inkomplitus, maka diperlukan tindakan curetase yang dapat membersihkan rahim dari sisa-sisa kehamilan yang masih menempel. Abortus jenis inilah yang akan kita bahas secara lebih mendalam.

4. Abortus komplitus

Abortus ini terjadi pada saat kehamilan masih sangat muda dan pendarahan terjadi disertai dengan keluarnya janin dari dalam rahim. Pada abortus jenis ini tidak diperlukan tindakan kuretasi dengan pemeriksaan ultrasonografi jika dinyatakan tidak ada hasil dan gambaran sisa kehamilan. Sebaiknya ibu hamil yang mengalami abortus komplitus diwajibkan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan juga tablet Fe.

5. Abortus infeksiosis

Abortus ini disebabkan oleh indeksi dari penyebaran kuman dan juga toxin yang akan beresiko tinggi dalam terjadinya sepsis. Perlu Anda tahu bahwa sepsis merupakan suatu infeksi yang memerlukan pengobatan yang serius dan harus dirujuk ke rumah sakit demi mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Beberapa jenis abortus di atas memang dapat dikatakan berbahaya dan juga tidak berbahaya. Untuk itu, diperlukan cara dan juga  penanganan khusus agar sisa-sisa kehamilan tidak tertinggal yang nantinya akan mengakibatkan masalah penyakit yang lebih serius. 

Penyebab Terjadinya Abortus Inkomplit

Penyebab abortus inkomplit terjadi karena kondisi janin yang tidak berkembang sempurna di dalam rahim. Hal ini sering terjadi di usia kehamilan pada trimester pertama. Pada umumnya, abortus inkomplit hampir sama dengan keguguran lainnya. Salah satu penyebab yang umum terjadi yaitu masalah di dalam plasenta. Sedangkan penyebab lain terjadinya abortus inkomplit yaitu karena adanya sel telur dan juga sperma yang mengalami kerusakan atau karena faktor lain seperti genetik dan juga kromosom.

Keguguran juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti internal dan juga eksternal. Abortus juga dapat terjadi yang diakibatkan oleh banyak faktor lainnya dan terjadi dengan spontan. Beberapa faktor tentunya dapat memicu terjadinya abortus inkomplit seperti pada berikut ini:

Faktor Genetik

Faktor yang pertama memang tidak dapat dipisahkan dari genetik yang berarti seseorang akan mengalami abortus inkomplit jika memang terdapat riwayat seperti ini pada keluarganya. Faktor genetik ini berasal dari ibu dan juga bapak yang membentuk janin tersebut berkembang.

Faktor genetik yang paling sering menjadi penyebab abortus spontai ialah abnormalitas kromosom pada janin.  Aneuplodi merupakan suatu abnormalitas genetik yang sering terjadi dan dapat menyebabkan lebih dari 50% abortus spontan terjadi. Beberapa faktor genetik lain diantaranya:

1. Faktor ibu

Faktor genetik ini tentunya seputar permasalahan yang berasal dari ibu diantaranya kelainan bentuk rahim, faktor kekebalan tubuh, kelainan endoktrin dan juga kelemahan pada otot leher rahim. Hal ini juga dapat disebabkan oleh sang ibu yang tengah melakukan abortus dua kali karena adanya kelainan kromosom.

2. Faktor bapak

Faktor genetik yang kedua berasal dari bapak yang merupakan salah satu kelainan kromosom. Kelainan ini sering kita jumpai pada triploid, trisomi, dan juga monosomi. Faktor ini juga dapat dipengaruhi oleh adanya infeksi pada sperma yang dapat menyebabkan abortus.

3. Faktor janin

Tentunya, faktor genetik ini menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran. Pada sekitar 50-60% kasus keguguran, faktor janin sangat mempengaruhi bertahannya kelangsungan hidup janin. Faktor janin yang sering kita temui pada abortus seperti adanya gangguan pertumbuhan pada zigot, embrio, plasenta dan juga janin. 

Faktor Hormonal

Faktor hormonal juga termasuk ke dalam penyebab terjadinya abortus inkomplit. Beberapa faktor hormonal diantaranya defisiensi luetal, abortus berulang karena faktor hormonal dan juga ibu hamil yang menderita penyakit hormonal seperti gangguan kelenjar tyroid dan diabetes mellitus.

Faktor Endoktrin

Faktor lain yang menyebabkan terjadinya abortus inkomplit yakni faktor endoktrin. Faktor ini merupakan sebuah gangguan yang terjadi dan juga terlibat di dalam abortus spontan yang berulang seperti hipo dan hipertiroid, diabetes mellitus yang tidak terkontrol, penyakit polikistik ovarium, hiperkresi luteinizing hormone, disfungsi fase luteal atau insufisiensi korpus luteum. Perkembangan terbaru dalam peranan hiperprolaktinemia dan juga hiperandrogenemia dapat mengakibatkan terjadinya abortus yang berulang. Pada sekitar 10-20% kasus, faktor endoktrin  berpotensi sebagai penyebab terjadinya aborsi. Insufisiensi fase luteal dan juga gangguan sindrom polikistik ovarium juga menjadi salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan keguguran.

Faktor Anatomi

Faktor anatomi ini termasuk ke dalam penyebab terjadinya abortus inkomplit. Anomali uterus seperti malformasi kongenital, leiomioma, defek uterus dan juga inkompetensia serviks sering dihubungkan ke dalam abortus spontan yang klasifikasi dan peranannya belum diketahui dengan pasti.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa wanita yang memiliki anomali dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti adhesi uterus, asherman's syndrome dan juga melalui paparan dietilestilbestrol yang memiliki angka yang lebih rendah dari angka abortus.  Sedangkan faktor anatomi kogenital terjadi pada 10-15% wanita dengan abortus spontan yang rekuren.

Faktor Imunologi

Faktor ini memang sangat berpengaruh pada penyebab terjadinya abortus inkomplit. Pada kehamilan normal, sistem imun tubuh tidak bereaksi pada embrio atau spermatozoa, akan tetapi pada kasus abortus inkomplit sekitar 40% secara imunologis keberadaan fetus tidak dapat diterima dengan baik.

Respon imun tentunya dapat dipicu oleh berbagai faktor baik endogen maupun eksogen yang merupakan bagian dalam pembentukan antibodi dan  gangguan autoimun mengacu pada pembentukan antibodi, infeksi dan juga toksin di dalam tubuh. Pada faktor immunologi juga melibatkan keseimbangan antara jalur antikoagulan dan juga prekoagulan yang akan mengawali keadaan hiperkoagulasi.

Faktor ini juga dapat mengakibatkan pembekuan darah tepat dibelakang ari-ari janin sehingga hal ini menyebabkan kematian pada janin dikarenakan kurangnya aliran darah dari sang ibu melalui ari-ari tersebut.

Faktor Infeksi

Faktor ini juga sebagai penyebab terjadinya abortus inkomplit. Infeksi yang menyerang ibu hamil sudah pasti mengganggu kehamilan. Virus-virus seperti HIV, malaria, sifilis, parvovirus B19 dan juga TORCH sangat rentan menyerang ibu hamil.

Seperti yang kita tahu bahwa virus TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes) merupakan virus yang sangat mematikan baik bagi ibu hamil maupun janin. Virus ini biasanya berasal dari hewan peliharaan seperti ayam, kucing, burung dan unggas lainnya yang akan menyerang ibu hamil dan virus ini sudah ada pada ibu hamil sebelum ia hamil. Virus ini selain dapat menyebabkan keguguran dan juga kematian pada bayi, juga dapat berpotensi menyebabkan cacat lahir pada bayi juga kelainan penyakit jantung bawaan pada bayi.

Faktor Penyakit Ibu

Jika seorang ibu menderita suatu penyakit yang cukup berbahaya, maka akan dipastikan janin akan mengalami gangguan pertumbuhan sehingga akan menyebabkan keguguran. Penyakit kronis pada ibu hamil seperti anemia berat, laparotomi, keracunan dan penyakit menahun lainnya tentu sangat berpotensi menyebabkan terjadinya abortus inkomplit. Dalam kondisi ini tentu akan melemahkan sistem imun pada ibu sehingga ibu akan mudah terkena penyakit yang nantinya dapat mengancam tumbuh kembang janin.

Gaya Hidup Buruk dan Alkoholisme

Jika Anda memiliki gaya hidup yang buruk seperti alkoholisme dan juga merokok, maka akan ada kemungkinan besar Anda mengalami gangguan kehamilan.  Kandungan alkohol dan rokok tentu akan sangat merusak kelangsungan hidup janin di dalam kandungan Anda.

Penanganan Pada Kasus Abortus Inkomplit

Tentunya, setiap penyakit dan juga gangguan pada tubuh harus ditangani dengan cara yang tepat. Cara penanganan yang tepat pada kasus abortus inkomplit yaitu memastikan bahwa rahim sudah dalam kondisi yang cukup bersih dari jaringan kehamilan yang masih tersisa dan juga menempel pada rahim. Hal ini dianjurkan untuk mencegah komplikasi dan juga pendarahan yang berat.

Pada umumnya, dokter akan memantau terlebih dahulu selama beberapa hari sampai semua jaringan kehamilan keluar dan luruh secara alami. Jika jaringan kehamilan tidak keluar, biasanya dokter akan memberikan obat perangsang rahim untuk mendorong sisa kehamilan agar keluar. Cara ini tentunya dilakukan bagi seorang wanita yang tidak memiliki kontradiksi obat dan tidak mengalami komplikasi.

Tentunya, cara penanganan tersebut sudah selayaknya diberikan oleh tenaga kesehatan, Kemungkinan Anda akan disarankan untuk menjalankan rawat inap di Rumah Sakit karena kemungkinan besar Anda akan mengalami pendarahan yang sangat banyak serta efek samping seperti mual, muntah, lelah, sakit kepala dan juga diare.

Cara terakhir yang akan dilakukan oleh dokter tidak lain adalah tindakan kuretasi. Tindakan ini dilakukan jika Anda harus mendapatkan penanganan dengan segera yang nantinya akan mengancam nyawa.

Kapan Wanita Bisa Hamil Lagi?

Kasus abortus inkomplit yang terjadi pada Anda bukanlah menjadi penghalang untuk mendapatkan kehamilan lagi. Tentunya, setelah Anda mengalami keguguran, Anda bisa tetap hamil dengan sehat dan juga normal. Anda dapat merencanakan kembali program hamil setidaknya satu kali setelah siklus menstruasi pasca tindakan kuretasi.

Akan tetapi, Anda dianjurkan untuk menunggu siklus menstruasi terlebih dahulu agar normal kembali. Pada kasus wanita yang mengalami keguguran berulang, mungkin akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan bila ditemukannya suatu masalah kesehatan dan penyakit yang diidap oleh ibu hamil seperti terserang penyakit TORCH juga penyakit lainnya.

Jika hal ini terjadi, maka dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pengobatan dan pencegahan seperti terapi dan juga cara lainnya. Hal ini tentunya bertujuan untuk mencegah keguguran agar tidak terjadi kembali pada kehamilan berikutnya.

Tentunya, mengenali abortus inkomplit, penyebab serta bagaimana penanganannya menjadi sesuatu yang wajib Anda ketahui. Hal ini memang terlihat sepele, akan tetapi memiliki dampak yang cukup berbahaya juga dapat mengancam nyawa janin Anda. Itulah beberapa hal yang wajib Anda ketahui mengenai abortus imkomplit yang rentan terjadi dan menyerang wanita hamil. Untuk itu, jagalan kehamilan Anda agar tetap sehat dengan menjalankan pola hidup sehat serta menghindarkan diri dari hal-hal sebagai penyebab terjadinya abortus inkomplit. Semoga bermanfaat!

 

Cara Pulihkan Trauma Usai Keguguran

Wanita mana yang tidak hancur hatinya ketika buah hati yang mereka nantikan selama ini pada akhirnya berujung dengan kehilangan yang membawa kepedihan yang begitu mendalam. Ya, keguguran adalah sebuah pilu yang besar untuk seorang wanita. Hati yang hancur, perasaan yang kecewa hingga trauma yang mendalam bisa jadi menghinggapi mereka yang mengalami keguguran.

Butuh waktu yang tidak sebentar untuk memulihkan kondisi pasca keguguran dan kehilangan seorang bayi. Akan tetapi, sebaiknya anda tidak larut dalam kepedihan yang mendalam. Sebab bagaimana pun kehidupan ini terus berlanjut dan anda pun harus mampu mengatasi kepedihan yang dirasakan.

Memang tidak mudah merelakan kepergian seseorang dalam kehidupan kita. Apalagi bila orang tersebut adalah buah cinta yang telah kita nantikan. Namun untuk membantu anda memulihkan trauma usai keguguran. Mari kita simak beberapa informasi menariknya dibawah ini. Baca juga: Yuk Kenali Hipnoterapi Untuk Terapi Kesuburan

 

Cara Pulihkan Trauma Usai Keguguran

Keguguran memang seringkali menuai luka yang mendalam. Meskipun waktu berlalu, bukan berarti hal ini akan dapat meredakan keadaan pada kondisi semula. Sebagian wanita mungkin mengalami trauma yang mendalam dan seringkali dirundung dengan kekhawatiran yang besar.

Untuk itu, mari kita simak cara pulihkan trauma usia keguguran yang penting untuk disimak dibawah ini. Ingin tahu seperti apa? Simak informasinya.

Bersikap Ikhlas

Sadarilah bahwa keguguran anda sudah terjadi. Merasakan kesedihan memang menjadi hal yang wajar, apalagi selama ini anda sudah berjuang mati-matian dan melakukan penantian yang tidak sebentar untuk bisa menyambut kehadiran si buah hati dalam keluarga. Namun demikian, hal ini tidak seyoganya membuat anda tetap bersedih dan berada dalam suasana duka mendalam terus-terusan.

Bagaimana pun Tuhan punya rencana lain dalam kehidupan anda. Yakini bahwa rencana Tuhan lebih indah dari apa yang telah kita rencanakan. Untuk itu, bersikaplah ikhlas dan cobalah untuk bisa merelakan. Maafkan diri anda sendiri dan mulailah melanjutkan hidup anda.

Saling Mendukung dengan Pasangan

Peran suami dalam mengembalikan perasaan trauma akibat keguguran akan sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan kekuatan dukungan dari orang terdekat anda terutama pasangan akan sangat dibutuhkan. Saat mengalami keguguran, perhatikan bukan hanya diri anda yang merasa terpukul. Suami anda pun akan ikut sedih dengan hal ini.

Jadi demikian, jangan terfokus pada bagaimana sakitnya penderitaan anda. Namun jadilah untuk saling mendukung satu sama lain. Dan butuhkanlah satu sama lain. Dengan begini maka beban anda akan lebih ringan bila dipikul bersama.

Jangan Malu dan Berbagilah dengan Keluarga

Beberapa wanita terkadang lebih cenderung merasa malu pasca keguguran. Ini karena anggapan negatif terhadap diri sendiri bahwa anda merasa gagal menjadi seorang wanita. Kemudian, perasaan ini akan berubah menjadi perasaan yang besar. Anda pun akan cenderung menutup diri anda karena takut mendapatkan komentar yang buruk.

Namun, bagaimanapun hal ini bukanlah solusi yang bijak untuk anda. Bahkan sebaliknya hal ini malah akan berbalik menjadi bumerang yang akan menghancurkan anda. Dan perlahan mungkin membuat anda semakin terpuruk.

Untuk itu, jangan memendamnya seorang diri. Berbagilah dengan keluarga dan jangan menutup diri anda. Karena tidak ada yang harus disalahkan dalam hal ini. Semua terjadi karena semata rencana dari Sang Kuasa.

Keguguran memang menjadi kehilangan yang memilukan. Belum sempat kita melihat rupa dari calon buah hati kita namun Tuhan sudah lebih dulu memanggilnya. Tak heran bila kesedihan mendalam akan dirasakan begitu berat. Namun bukan berarti hal ini akan membuat anda menjadi pribadi yang murung dan terjebak dalam duka yang mendalam.

Waspadai Penyakit Pada Wanita yang Hambat Kehamilan

Bagi pasangan yang sudah menikah dan berumah tangga, memiliki anak tentu menjadi dambaan untuk semuanya. Betapa tidak, kehadiran seorang anak bukan hanya menjadi penerus garis keturunan pasangan saja. Namun kehadirannya akan lebih memberikan warna dalam kehidupan rumah tangga yang anda jalani bersama dengan pasangan.

Oleh karenanya, tidak heran bila banyak pasangan akan mengupayakan segala hal untuk bisa mewujudkan impian memiliki buah hati dalam keluarganya dengan cepat. Hanya saja, sayangnya tidak semua wanita yang sudah menikah akan dapat hamil dengan mudah dan dikaruniai buah hati dengan cepat.

Sebagian orang bahwa harus berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan anugerah anak dalam kehidupannya. Apalagi banyaknya masalah kehamilan akan mungkin membuat impian memiliki momongan semakin jauh dari angan-angan.

Lantas apa saja sih sebenarnya jenis penyakit pada wanita yang akan dapat menghambat kehamilan? Tak perlu khawatir mari kita simak informasinya dibawah ini dengan mudah.

Waspadai Penyakit Pada Wanita yang Hambat Kehamilan

Kehamilan dalam tubuh seorang wanita akan dapat terjadi ketika adanya pembuahan sel telur oleh sel sperma. Pada kondisi normal pembuahan akan dapat terjadi ketika masa subur berlangsung. Hal inilah yang akan membuat seorang wanita mengalami kehamilan.

Akan tetapi, untuk beberapa pasangan yang sering mengupayakan agar cepat hamil, namun berita ini tak kunjung didapatkan maka mungkin ada sesuatu yang salah dengan tubuh anda, termasuk dengan adanya penyakit. Dibawah ini adalah beberapa jenis penyakit pada wanita yang dapat menghambat kehamilan.

Endrometriosis

Masalah kesehatan pertama yang akan dapat mengancam sulitnya hamil pada seorang wanita adalah adanya penyakit endometriosis. Kondisi ini didefinisikan sebagai serpihan dinding dalam rahim yang tumbuh membentuk sarang kecil atau kista yang letaknya berada pada otot-otot rahim.

Dimana kondisi ini akan dapat mengakibatkan bagian rahim menjadi membesar atau berkembang didalam indung telur. Atau pula dapat hidup pada bagian alat reproduksi lainnya pada bagian panggul.

Seseorang yang menderita kondisi ini akan mungkin mengeluhkan rasa sakit yang cukup menyiksa pada waktu haid, gagal hamil. Ataupun mengalami rasa sakit pada saat berhubungan dengan pasangan.

Kanker

Penyakit yang lainnya yang akan dapat menghambat kehamilan adalah adanya kanker. Penyakit ini adalah suatu pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang terjadi secara tidak normal, tidak terkontrol dan tidak berbentuk. Dan bahkan kondisi inilah cenderung ganas.

Sel-sel tubuh yang tidak normal ini akan dapat menyebar keseluruh bagian tubuh lainnya sehingga membuat fungsi dari bagian tersebut menjadi terganggu. Adapun jenis kanker yang akan mempengaruhi kondisi sulit hamil adalah kanker rahim, kanker indung telur, kanker mulut rahim dan masih banyak lagi.

Gonore

Gonore adalah sebuah penyakit yang terjadi sebab adanya infeksi alat kelamin yang disebabkan oleh bakter-bakteri yang dinamakan dengan gonokokus. Infeksi semacam ini akan dapat menyebabkan kemandulan dan membuat kehamilan akan sulit terjadi.

Gangguan Pada Jantung

Masalah lainnya yang akan pula memicu kehamilan yang sulit terjadi pada wanita adalah masalah pada jantung. Gangguan ini dapat berupa gagal jantung, kelainan jantung bawaan, penyakit jantung reumatik dan masih banyak lagi. Dimana kondisi ini akan mungkin menyebabkan ibu yang sudah hamil rentan dengan resiko kematian janin dalam kandungan atau keguguran.

Itulah dia segelintir penyakit pada wanita yang mungkin menghambat kehamilan sulit terjadi. Perhatikan dan jadilah lebih waspada terhadap beberapa resiko penyakit diatas. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan dengan rutin untuk memonitor kesehatan anda dengan baik.

Waspadai Tingkat Kolesterol Rendah Saat Hamil Dapat Picu Kelahiran Prematur

Setiap ibu hamil tentu mendambakan dapat melahirkan bayi yang sehat dan sempurna tanpa masalah apapun ketika menghadapi persalinan. Akan tetapi, kelahiran bayi yang sempurna dan tanpa masalah tentu tidak bisa didapatkan dengan mudah dan begitu saja.

Tidak pula semua ibu hamil akan dapat menjalani kehamilan dengan baik tanpa adanya masalah. Kondisi kelahiran sehat yang dialami oleh ibu pada saat waktu persalinan nanti akan ditentukan dari bagaimana ibu hamil menjalani kehamilannya saat ini.

Dalam artian lain, demi mencapai kelahiran bayi yang sehat dan sempurna maka ibu hamil perlu mencukupi segala kebutuhan nutrisi demi mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan. Sehingga dengan begini maka kelahiran bayi akan dapat berjalan dengan lebih baik.

Sayangnya meski sudah berusaha mati-matian untuk dapat menjaga kehamilan. Namun resiko kehamilan bermasalah seringkali mengintai dan datang dengan tiba-tiba. Termasuk dengan resiko kelahiran bayi prematur yang mengerikan.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir lebih cepat dari perkiraan kelahiran yang sudah ditetapkan dari waktu kurang lebih 37 minggu. Berdasarkan data yang diperoleh dari WHO, di dunia terdapat sebanyak 15 juta bayi yang lahir dengan kondisi prematur. Mirisnya lagi, kondisi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Kondisi bayi yang terlalu muda sebenarnya belum siap untuk bertemu dan berhadapan dengan lingkungan baru diluar rahim ibu. Tak heran bila bayi yang lahir dengan kondisi prematur akan cenderung lebih mudah mengalami komplikasi penyakit. Misalkan seperti infeksi, menghadapi masalah pernapasan dan masih banyak lagi. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk, bayi prematur bisa rentan dengan kematian.

Namun tahukah anda ternyata salah satu penyebab kelahiran bayi prematur dapat terjadi karena kekurangan kolesterol pada tubuh ibu yang dialami selama masa kehamilan.

Ibu Hamil Pun Membutuhkan Asupan Lemak

Lemak adalah salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Tidak selamanya lemak hadir dalam bentuk yang buruk. Banyak orang mengalami persepsi yang keliru dengan menganggap bahwa lemak adalah zat yang buruk. Sehingga kondisi inilah yang membuat mereka menghindari lemak. Padahal demi bisa menjalankan fungsi tubuhnya dengan baik, lemak dibutuhkan oleh tubuh sama halnya dengan zat lainnya yang dapat menunjang kesehatan tubuh.

Secara umum lemak dalam tubuh akan berfungsi untuk membantu metabolisme vitamin yang larut lemak, yakni vitamin A, D, E dan K. Bukan hanya itu, ketika tubuh mengalami kekurangan glukosa sebagai sumber energi utamanya. Maka lemak akan dapat berperan untuk menggantikan bahan ini sebagai sumber energi.

Akan tetapi, hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengasup lemak kedalam tubuh adalah jumlahnya dan jenis lemak yang anda konsumsi. Hal ini dikarenakan banyak orang mengkonsumsi makanan berlemak dengan jenis lemak yang berbeda-beda.

Peran Lemak Pada Ibu Hamil

Pada masa kehamilan, lemak dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan janin didalam rahim ibu. Sebuah penelitian bahwa menjelaskan bahwa lemak pada ibu hamil sama pentingnya dengan peranan glukosa didalam tubuh yang dibutuhkan oleh janin yang tengah bertumbuh dan berkembang.

Oleh karenanya, kadar kolesterol pada ibu hamil penting untuk diperhatikan dengan baik karena berperan dalam mengatur hormon serta perubahan fungsi tubuh ketika kehamilan terjadi.

Akan tetapi, sebenarnya selama kehamilan kadar lemak total, trigliserida, lemak baik (HDL), lemak jahat (LDL) akan meningkat secara otomatis saat usia kehamilan ibu memasuki trimester ke-2 dan ke-3. Dengan demikian, lemak yang cukup akan sangat dibutuhkan oleh ibu untuk dapat merespon berbagai perubahan fungsi dalam tubuhnya.

Kadar Kolesterol Rendah Pada Ibu Hamil Dapat Picu Kelahiran Prematur

Bukan hanya kadar kolesterol yang tinggi saja yang akan dapat memicu kelahiran bayi prematur atau lebih cepat dari waktu perkiraan lahir. Akan tetapi, turunnya kadar kolesterol atau ukuran kadar kolesterol yang rendah akan pula menaikkan resiko terhadap kondisi yang satu ini. Pernyataan ini dibuktikan pada sebuah penelitian yang dilakukan di North Carolina dimana penelitian ini melibatkan sebanyak 118 ibu hamil yang memiliki kadar kolesterol yang rendah pada rentang usia 21 tahun hingga dengan 34 tahun.

Dari hasil penelitian ini didapatkan fakta bahwa ibu hamil yang memiliki total kadar kolesterol yang rendah, memiliki resiko kelahiran bayi prematur yang lebih tinggi. Kondisi ini menunjukan sebanyak 12,7 persen bayi lahir prematur memiliki ibu dengan riwayat kolesterol yang rendah.

Fakta penelitian diatas menunjukan hasil yang cukup tinggi dibandingkan dengan ibu hamil yang mengalami tingkat kolesterol yang tinggi selama masa kehamilan. Jadi demikian, kondisi semacam ini perlu diwaspadai dengan baik.

Bukan hanya itu,  penelitian tersebut pun menunjukan bahwa kadar kolesterol baik yang rendah yang dialami oleh ibu hamil pada usia kehamilan trimester ke 3 menunjukan gangguan pertumbuhan janin yang dapat menyebabkan berbagai masalah timbul pada masa persalinan nanti.

Diketahui pula bahwa bayi yang lahir dari ibu yang mengalami kekurangan kadar kolesterol atau kadar kolesterol yang rendah beresiko mengalami masalah berat badan pada bayi pada saat pertama kali dilahirkan.

Tercatat, ibu yang mengalami kadar kolesterol rendah selama masa kehamilan rata-rata beresiko melahirkan bayi dengan berat badan 124 gram lebih rendah dibandingkan ibu yang semasa hamil tidak mengalami masalah kadar kolesterol.

Mengapa Kadar Kolesterol Rendah Bisa Berpengaruh Pada Kelahiran Bayi?

Melihat kondisi kelahiran yang erat dengan kadar kolesterol dalam tubuh ibu membuat sebagian orang bertanya-tanya mengapa bisa kolesterol erat kaitannya dengan kelahiran bayi. Hal ini dijawab dan dijelaskan oleh para ahli yang menyatakan bahwa kolerasi antara kadar kolesterol dalam tubuh ibu hamil akan erat kaitannya dengan kelahiran bayi.

Mereka mengatakan bahwa kadar kolesterol yang dimiliki oleh ibu akan dapat berpengaruh terhadap membran sel, pembelahan, sintetis hormon dan juga perkembangan pada setiap sel yang membentuk tubuh janin dalam kandungan.

Sehingga demikian, kadar kolesterol total yang rendah pada tubuh ibu akan dapat mengakibatkan gangguan perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan ibu. Sehingga resikonya bukan hanya kelahiran bayi prematur saja yang akan bisa didapatkan dari menurunnya kadar kolesterol ibu selama kehamilan. Namun resiko kecacatan janin pada saat dilahirkan pun bisa menjadi mimpi buruk untuk setiap calon ibu.

Oleh karenanya mulai saat ini hilangkan persepsi mengenai lemak yang buruk dalam pikiran anda. Sebaliknya, cobalah lebih terbuka dan pelajari lebih dalam mengenai jenis lemak baik dan jahat untuk tubuh anda. Sehingga demikian diharapkan ibu hamil mampu mengatasi masalah kelebihan kolesterol atau kolesterol yang rendah dalam tubuhnya.

Selain itu, memperhatikan asupan makanan akan dapat menjaga kesehatan dan kualitas selama kehamilan. Adapun beberapa lemak yang baik yang bisa anda asup kedalam tubuh bisa anda dapatkan dari makanan sehat seperti sayur, buah, daging dan ikan. Sebaliknya, hindari mengasup lemak dalam tubuh lewat makanan yang digoreng.

Kenali Beberapa Tipe Wanita yang Rentan Alami Keguguran

Kehamilan adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan pada seorang wanita. Apalagi bila anda sudah lama menantikan kehadiran buah hati ditengah keluarga kecil anda bersama dengan pasangan. Tentunya saja, memiliki buah hati dalam kandungan seolah menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Tak heran bila hal ini akan membuat anda dengan teliti dan apik menjaga kehamilan anda agar senantiasa sehat dan terjaga.

Hal diatas tentu dilakukan semata agar kesehatan janin dalam kandungan anda terjaga dengan baik. Masalah dan gangguan kecil saja akan mungkin membuat anda panik sebab anda tidak ingin sampai kehilangan buah cinta anda dengan pasangan.

Ya, untuk ibu hamil keguguran adalah hal yang paling menakutkan dan bisa menjadi mimpi buruk untuk calon ibu mana saja. Apalagi untuk ibu baru yang belum memiliki banyak pengalaman seputar kehamilan, keguguran bisa saja menjadi hal yang rentan terjadi apabila anda tidak dengan sigap menjaga kehamilan anda dengan baik.

Nah, untuk ibu baru penting sekali untuk anda mengenali beberapa tipe wanita yang rentan alami keguguran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan rasa waspada anda terhadap kemungkinan keguguran dengan baik. Baca juga: Makanan Penambah Darah Usai Keguguran

Kenali Beberapa Tipe Wanita yang Rentan Alami Keguguran

Biasanya keguguran dapat terjadi selama 20 minggu pertama usia kandungan. Dalam artian lain 20 minggu pertama masa kehamilan anda adalah waktu yang rentan dan masih begitu rapuh untuk janin dalam kandungan anda.

Ketika ibu hamil tidak bisa menjaga kehamilannya dengan baik maka masalah keguguran yang menakutkan bisa anda alami. Selain itu, adapula beberapa kondisi yang akan dapat memicu keguguran. Diantaranya adalah beberapa wanita dengan tipe dibawah ini.

Berusia Diatas 35 Tahun

Wanita yang berusia lebih tua akan semakin beresiko besar pada saat mengalami kehamilan diusia ini. Termasuk dengan resiko keguguran jain yang dikandungnya. Resiko ini akan jauh lebih besar dibandingkan dengan mereka yang mengalami kehamilan pada usia yang lebih muda.

Pada usia 35 tahun atau lebih umumnya wanita lebih mungkin mengandung bayi dengan kelainan kromosom (seperti halnya down syndrome), diaman hal ini akan pula memicu resiko besar terhadap keguguran janin didalam kandungan.

Mereka Penggila Kafein

Kafein dan gaya hidup modern memang tidak dapat dipisahkan dewasa ini. Hampir setiap orang dewasa mencintai minuman dengan kandungan kafein. Tak heran, hal ini dikarenakan kafein pada dasarnya memiliki sifat yang akan dapat membuat para pecintanya mengalami candu yang berulang untuk bisa menikmatinya lagi.

Akan tetapi, kafein dengan kehamilan bukanlah dua hal yang baik untuk disatukan. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang tinggi setiap harinya akan dapat menyebabkan keguguran yang lebih besar.

Perokok

Anda dan kita semua memahami bahwa rokok bukanlah barang yang baik untuk dinikmati dalam kehidupan sehari-hari. Selain akan dapat membahayakan kesehatan paru-paru dan organ pernapasan lainnya. Rokok bukanlah sahabat yang baik untuk kehamilan.

Selain itu, himbauan yang satu ini pun sudah jelas tertera pada kemasan rokok yang menyatakan bahwa rokok bukanlah barang yang baik untuk kehamilan.

Oleh karenanya, untuk anda yang tengah mengandung sebaiknya hentikan dengan segera kebiasaan anda merokok. Buang jauh-jauh kebiasaan ini dan beralihlah pada gaya hidup yang lebih sehat dan jauh lebih bermanfaat.

Itulah dia segelintir kondisi yang akan mungkin membuat seorang wanita hamil rentan dengan yang namanya keguguran. Dengan mengetahui hal diatas diharapkan anda dapat mengurangi atau bahkan menghentikan beberapa kebiasaan atau hal diatas.

Makanan Penambah Darah Usai Keguguran

Ibu mana yang tidak akan dirundung dengan kesedihan mendalam usai kehilangan jabang bayi yang telah mereka harapkan selama ini. Keguguran memang menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan pada seorang wanita hamil. Meski sudah berusaha keras untuk menjaga buah hati dalam kandungan. Namun ketika takdir berkata lain maka tidak ada hal yang bisa kita lakukan.

Berbicara mengenai keguguran, tidak semestinya kita larut dalam kesedihan yang mendalam dan terus menerus. Sebab bagaimana pun kehidupan terus berjalan dan begitupun dengan kesedihan ibu yang harus segera direlakan.

Selain menyedihkan, keguguran akan sekaligus meninggalkan luka yang besar. Proses kuret yang umumnya membuat ibu kehilangan banyak darah akan mungkin membuat anda merasa lemas. Sehingga demikian, penting sekali kembali mengasup tubuh anda dengan makanan yang baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah makanan yang mampu mengembalikan pasokan darah dalam tubuh.

Nah, dibawah ini adalah beberapa daftar makanan penambah darah usai keguguran untuk anda para wanita. Baca juga: Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil, Wajarkah? Bagaimana Mencegahnya?

Asparagus

Bahan makanan yang pertama yang penting sekali anda konsumsi usai keguguran untuk mengembalikan suplai darah anda dan membuat anda menghilangkan rasa lemas adalah asparagus. Asparagus adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh di daerah dengan 4 musim. Akan tetapi, tak perlu khawatir saat ini bahan makanan ini sudah dapat dengan mudah anda temukan.

Kandungan zat besi yang tinggi yang ada dalam bahan makanan ini akan sangat baik dalam mengembalikan pasokan darah dalam tubuh anda. Asparagus akan dapat anda olah sesuai dengan selera anda. Baik ditumis, disayur atau mungkin dimasak dengan bahan makanan lain seperti daging.

Bayam

Salah satu bahan makanan yang terkenal dengan kandungan zat besi penambah darah yang tinggi adalah bayam. Bahan makanan ini tentu akan dengan mudah anda jumpai dirumah sebab bayam menjadi sayuran yang umum dan hampir sering dimasak dirumah.

Bayam mengandung kurang lebih sekitar 2,01 mg zat besi dari tiap gram daun bayam yang disajikan. Takaran ini baik dalam mengembalikan pasokan darah didalam tubuh anda dengan lebih baik. Anda bisa menyajikan bahan makanan ini sebagai asupan makanan sehari-hari. Bila anda bosan dengan rasa bayam yang hambar maka anda bisa mengkreasikan bahan makanan ini dengan bahan lainnya yang lebih sehat.

Kentang

Bahan makanan selanjutnya yang penting untuk anda dapatkan adalah kentang. Pelu diketahui dalam 100 gram kentang terdapat sekitar 1,9 gram zat besi yang baik untuk tubuh anda. Selain itu, kentang pun menjadi bahan yang akan mudah anda temukan di pasar atau supermarket. Jadi demikian, tidak ada salahnya untuk mulai mengkonsumsi bahan makanan ini dirumah.

Kentang dapat anda olah menjadi sup, sayur, tumisan atau mungkin direbus dan dikonsumsi secara langsung. Hanya saja, hindari mengkonsumsi kentang dengan campuran lemak yang terlalu banyak seperti kentang goreng dan lain sebagainya. Sebab bahan ini akan kurang baik untuk kesehatan anda.

Buah Bit

Jika beberapa bahan diatas diolah dari sayuran kali ini anda juga bisa menyantap buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Buah bit adalah salah satu asupan yang baik untuk menambah suplai darah dalam tubuh. Dalam setiap 100 gram buah bit terdapat sekitar 1,6 mg zat besi yang akan sangat baik untuk kesehatan anda.

Buah yang terkenal dengan warna ungunya yang begitu pekat dan kental ini akan dapat anda jadikan sebagai olahan minuman atau makanan. Misalkan di jus dan dicampur dengan madu atau dijadikan smoothie yang sehat dan aman untuk tubuh anda.

Depresi dan Ibu Hamil

Kesehatan ibu hamil tidak hanya yang berhubungan dengan fisik, ibu hamil seringkali diliputi rasa sedih, tidak dapat menerima kondisi kehamilan bahkan cenderung mengalami perasaan sendiri tidak ada temen untuk berbagi ketika usia kehamilannya semakin tua. Hal ini dialami oleh sebagian besar ibu hamil, faktor-faktor diatas dapat memicu terjadinya depresi saat kehamilan.

Lanjutkan Membaca

Torch dan Kehamilan

Kehamilan yang sehat merupakan dambaan setiap ibu hamil meskipun demikian beberapa kondisi fisik dan psikis yang berubah selama kehamilan seringkali menimbulkan masalah kesehatan pada ibu hamil. Beberapa diantaranya karena ibu memiliki riwayat kesehatan sebelum menjalani kehamilan.

Lanjutkan Membaca

Herpes Pada Ibu Hamil

Waspadai Ibu hamil dapat terkena penyakit herpes. Bahkan penyakit herpes dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Herpes dapat menyebabkan keguguran, penularan virus dari kulit kelamin ibu ke bayi pada saat persalian dan juga kerusakan syaraf janin.

Lanjutkan Membaca

Chorioamnionitis dan Kehamilan

Terpenting selama kehamilan adalah kesehatan ibu dan janin. Banyak artikel yang menyarankan untuk ibu sehat selama menjalani kehamilan, sehat fisik maupun psikis. Kondisi kesehatan ibu yang akan menentukan tumbuh kembang janin.

Lanjutkan Membaca

Pendarahan Trimester Kedua, Tanda Keguguran?

Pendarahan pada ibu hamil tidak hanya terjadi pada saat ibu hamil muda atau trimester pertama. Beberapa ibu hamil mengalami pendarahan pada trimester kedua atau trimester ketiga. Jelas saja ini merupakan kondisi yang berbeda, pendarahan merupakan pertanda ibu mengalami kondisi yang harus diwaspadai baik untuk kesehatan ibu maupun kesehatan janin.

Lanjutkan Membaca