Ibu Stres Saat Hamil, Janin Akan Terkena Dampaknya

5/5 (4)

Stres dapat menyerang siapa saja, tidak terkecuali ibu hamil. Ibu hamil yang seharusnya merasa bahagia karena akan mendapatkan buah hati justru bisa mengalami stres. Banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan stres saat hamil. Anda harus berhati-hati jika mengalami stres saat hamil karena keadaan ini tentunya berbahaya untuk kehamilan. Bukan hanya anda sendiri yang akan terkena dampaknya, namun si kecil dalam kandungan pun akan mendapatkan dampaknya.

Sebenarnya stres saat hamil dianggap normal. Hanya saja, jika stres yang ibu alami sampai mengganggu aktivitas, dampaknya akan buruk untuk janin. Janin mampu merasakan apa yang ibu alami, karena apa yang dirasakan oleh ibu akan ditransfer melalu hormon yang dihasilkan oleh ibu pada janin. Nah, berikut ini dampak bagi janin jika ibu stres saat hamil. ( Baca juga : Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan Normal )

ibu hamil stres

Dampak Ibu Stres Saat Hamil

Saat stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol dan hormon stres yang lainnya. Apabila anda mampu menangani stres dengan baik, maka respon tubuh terhadap stres akan menurun, kemudian tubuh akan kembali seperti semula. Jika anda terus mengalaminya, stres akan membahayakan. Terus menerus mengalami stres akan membuat sistem manajemen stres pada tubuh dapat berubah, sehingga akan menyebabkan tubuh bereaksi berlebihan serta memicu respon inflamasi. Inflamasi memiliki kaitan dengan penurunan kesehatan kehamilan, serta masalah perkembangan janin dalam kandungan. Nah, berikut ini ada beberapa bahaya stres apabila tidak dikelola dengan baik untuk kesehatan ibu maupun janin.

Berdampak Terhadap Tumbuh Kembang Bayi

Berdasarkan penelitian menunjukan bahwa ibu hamil yang mengalami stres kronis, namun tidak diiringi dengan kemampuan dalam memanajemen stres dapat menyebabkan kelahiran bayi dengan berat badan rendah atau lahir prematur. Keadaan ini disebabkan karena aliran darah ke rahim yang dengan signifikan mempengaruhi tumbuh kembang si kecil dalam kandungan mengalami penurunan.

Menyebabkan Lahir Prematur

Stres akan dapat mempengaruhi plasenta ibu hamil. Saat ibu hamil stres, apalagi saat trimester pertama usia kehamilan, plasenta memproduksi hormon CRH. Dimana hormon ini memiliki fungsi untuk mengatur durasi kehamilan. Jika kadar hormon tersebut lebih tinggi dari seharusnya, maka durasi kehamilan akan menjadi lebih cepat sehingga akibatnya bayi akan lahir prematur.

Mempengaruhi Otak Janin

Stres kronis yang ibu alami memiliki pengaruh terhadap kelainan proses pembentukan otak si kecil di dalam kandungan yang akan menyebabkan masalah prilaku pada pertumbuhan bayi selanjutnya. Namun, penelitian yang lebih dalam masih diperlukan untuk mengonfirmasi hal ini.

Pasokan Oksigen Untuk Janin Berkurang

Saat ibu hamil merasa cemas, maka tubuh ibu akan memproduksi hormon stres yang akan berdampak terhadap janin yakni epinephrine dan norepinephrine yang dapat membuat pembuluh darah kencang dan suplai oksigen ke rahim berkurang.

Keguguran

Keadaan ibu hamil yang gelisah, takut, khawatir, serta depresi akan menyebabkan kontraksi rahim. Kontraksi yang berlebihan akan mempengaruhi ketahanan rahim, serta janin dalam kandungan. Jika janin tidak dapat berkembang dengan baik, maka risiko keguguran dapat mengencam kehamilan.

Penelitian jangka panjang menunjukan bahwa ibu yang mengalami stres saat hamil, terutama saat usia kehamilan trimester pertama akan membuat anak cenderung memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau diabetes. Tidak hanya itu, ibu yang stres kronis akan dapat mempengaruhi otak yang memiliki peran terhadap cara belajar dan emosi. Sehingga jika ibu hamil stres, maka bayi yang dikandung memiliki risiko mengalami autisme.

Cara Mengatasi Stres Pada Ibu Hamil

Ibu hamil mengalami stres adalah keadaan yang normal. Namun, ibu harus mampu mengontrol stres. Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menangani stres sehingga penting mengenali diri sendiri. Namun, anda bisa mencoba beberapa cara di bawah ini untuk mengatasi stres:

Membuat Perubahan Gaya Hidup

Ibu hamil sebisa mungkin tidak mengalami tekanan secara mental maupun fisik yang disebabkan oleh urusan pekerjaan. Setelah anda tahu anda hamil, anda dapat membuat daftar atau jadwal yang harus diubah dalam aktivitas harian anda. Dengan membuat jadwal harian akan memungkinkan bagi anda memiliki waktu istirahat yang cukup sehingga anda tidak akan terlalu tertekan oleh kerjaan.

Melakukan Olahraga Rutin

Olahraga dapat merangsang hormon seseorang agar menjadi lebih bahagia. Selain dapat membuat badan sehat, olahraga juga dapat menyehatkan pikiran. Selain itu, olahraga baik untuk janin dalam kandungan. Anda dapat melakukan olahraga yang aman untuk ibu hamil. Untuk mengetahuinya anda dapat melakukan konsultasi pada dokter.

Memanjakan Diri

Saat hamil anda dapat meluangkan waktu untuk memanjakan diri agar terhindar dari stres. Anda dapat melakukan kegiatan yang anda senangi agar lebih bahagia dan masa kehamilan dinikmati dengan baik. Anda dapat memanjakan diri dengan jalan-jalan atau berbelanja. Selain itu, anda juga dapat melakukan hobi anda, namun pastikan aman untuk kehamilan.

Temukan Penyebab Stres

Anda dapat menemukan penyebab mengapa anda stres. Jika anda takut karena persalinan, anda dapat bertukar pikiran dengan saudara atau teman yang pernah melahirkan dan meminta tips. Sebaiknya hindari membaca kisah yang mengerikan tentang persalinan yang justru akan membuat anda semakin stres.

Meditasi

Meditasi dapat menjadi cara untuk menenangkan pikiran sehingga stres saat hamil dapat hilang. Selain itu, meditasi saat hamil menjadi terapi untuk kesehatan mental dan memiliki manfaat yang baik untuk ibu dan bayi. ( Lihat juga : Ciri-Ciri Orang Hamil )

Tidur Nyenyak

Saat hamil banyak keluhan yang akan dialami oleh ibu hamil. Bahkan saat tidur seringkali ibu sulit menemukan posisi tidur yang nyaman sehingga menyebabkan ibu sulit tidur. Terlalu banyak pikiran juga akan membuat ibu kesulitan tidur. Bahkan karena mual, sakit kepala dan ngidam ibu sering terbangun saat malam hari. Padahal ibu hamil membutuhkan tidur yang cukup dan berkualitas untuk membantu tubuh beristirahat. Bagi ibu hamil penting memenuhi kebutuhan waktu istirahat.

Mempelajari Teknik Relaksasi

Relaksasi dapat membantu anda mengurangi stres yang anda alami. Banyak teknik relaksasi yang dapat anda pilih seperti spa, yoga atau pijat. Tidak hanya membantu mengurangi stres, relaksasi juga akan membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.

Mengikuti Kelas Kehamilan

Kelas kehamilan selain membantu menyiapkan ibu hamil untuk menjalankan persalinan normal, juga dapat menjadi tempat untuk mencurahkan masalah yang dialami saat hamil. Selain itu, kelas kehamilan dapat memastikan kesehatan mental anda selama hamil sehingga terhindar dari stres.

Nikmati Masa Kehamilan dengan Bahagia

Selama hamil mungkin banyak hal yang dapat membuat anda stres, mulai dari keluhan yang anda rasakan, persiapan persalinan hingga persiapan menjadi ibu. Anda dapat menikmati kehamilan dengan bahagia agar terhindar dari stres.

Anda juga dapat beristirahat dari semua kegiatan yang melelahkan selama anda hamil. Sebaiknya nikmati kehamilan anda dengan santai. Jika anda mampu menikmati kehamilan dengan santai dan bahagia, maka otomatis stres akan berkurang.

Dengan demikian, penting bagi ibu hamil untuk dapat mengelola stres dengan baik agar tidak akan berdampak buruk bagi anda sendiri dan janin dalam kandungan.

Artikel ini di review oleh Bidan Pevi Revina sTR.Keb

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply