data-ad-format="auto"

Bagaimana Mengenali Ciri-Ciri Orang Hamil? Ini 27 Tanda Umumnya

Kehamilan tentu menjadi dambaan untuk setiap pasangan yang sudah menikah dan berkeluarga. Hadirnya buah hati ditengah keluarga akan senantiasa melengkapi kesempurnaan ikatan berumah tangga bersama dengan pasangan. Tak heran bila banyak wanita yang mendambakan kehamilan dengan rela melakukan banyak cara untuk dapat mewujudkan impiannya ini dengan baik.

Nah, sebelum mendapatkan kelahiran seorang bayi, tentunya adalah sebuah proses yang perlu anda jalani terlebih dahulu. Proses ini dikenal dengan proses kehamilan. Kehamilan adalah sebuah proses tumbuh kembang janin dalam rahim seorang perempuan selama kurang lebih 9 bulan sampai akhirnya sang bayi dapat lahir ke dunia.

Adapun kehamilan dapat terjadi ketika sel telur melebur bersama dengan sel sperma yang masuk kedalam rahim. Dimana selanjutnya kondisi ini akan dapat membentuk zigot atau embrio yang kemudian tumbuh dan berkembang dalam rahim atau uterus seorang perempuan.

Awalnya seorang wanita akan mencurigai dirinya hamil setelah mengalami terlambat datang bulan. Atau terhentinya menstruasi pada salah satu periode bulanan datangnya menstruasi yang disebut dengan amenorrhea.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Sementara itu, menstruasi sendiri terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma yang kemudian lebur bersama dengan keluarnya darah pada bagian dinding rahim.

Akan tetapi, hanya karena terlambat datang bulan tidak semua kondisi ini mengindikasikan adanya kehamilan. Nah, untuk membantu anda mengetahui dengan pasti bagaimana ciri-ciri orang hamil. Baca Juga: Tips Kehamilan Trimester Pertama

 

Ciri-Ciri Orang Hamil

Jika Anda mengalami tanda-tanda yang akan kami jelaskan berikut ini, tidak menutup kemungkinan bahwa Anda mengalami kehamilan. Ciri-ciri kehamilan yang akan kami jelaskan dibawah ini merupakan tanda-tanda kehamilan pada minggu pertama, karena tidak semua ciri-ciri menunjukkan bahwa Anda hamil. Pada periode awal kehamilan, banyak perubahan hormonal yang dapat terjadi pada tubuh. Dan perubahan inilah yang akan dapat memicu terjadinya reaksi  atau gejala kehamilan. Ciri-ciri kehamilan dapat ditandai dengan ciri-ciri fisik dan ciri-ciri non fisik seperti yang kami sajikan dibawah ini.

Ciri-Ciri Orang Hamil Secara Fisik

 Meskipun gejala atau tanda dari kehamilan dapat berbeda pada masing-masing wanita. Akan tetapi, ada beberapa gejala umum yang dapat dijumpai. Nah, untuk mengetahui apa saja ciri-ciri orang hamil? Untuk menghilangkan keraguan Anda akan hal tersebut, maka inilah ciri-ciri orang hamil secara fisik dalam satu minggu pertama. Mari kita simak beberapa ciri penting yang perlu untuk dipahami.

1. Terlambat datang haid

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa terlambat haid bukan berarti bahwa Anda hamil. Namun memang ciri yang paling pasti dan umum dideteksi ketika Anda mendapatkan kehamilan, Anda akan terlambat menstruasi. Tentunya, setiap wanita akan mengalami siklus mentruasi setiap bulannya, ketika Anda mengalami telat datangnya menstruasi akan dimungkinkan bahwa Anda mengalami kehamilan. Akan tetapi ada hal yang harus Anda tahu bahwa terlambat haid disini bukan berarti terlambat hanya satu - tiga hari melainkan dua minggu sampai satu bulan.

Ketika Anda mengalami telat menstruasi hanya baru beberapa hari saja, sebaiknya Anda jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda hami. Karena bisa jadi Anda pada bulan ini, siklus menstruasi Anda tidak lancar. Pada umumnya, siklus menstruasi berlangsung antara 26-29 hari perbulannya. Jika Anda tidak mengalami mentruasi pada periode sampai 30 hari, maka tunggulan sampai dua atau satu bulan. Apakah Anda tidak mengalami siklus mentruasi ataukan memang siklus menstruasi bulan ini terganggu,

Setelah pada satu minggu pertama Anda tidak mengalami siklus menstruasi seperti biasanya, segeralah periksakan diri Anda ke bidan atau dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat.

2. Seperti akan menstruasi

Ciri-ciri kehamilan berikut ini mungkin sedikit membuat Anda bingung. Pasalnya, ciri-ciri kehamilan sering ditandai dengan gejala seperti akan menstruasi. Anda biasanya akan mengalami gejala-gejala yang membuat Anda sedikit tidak nyaman seperti panas pada punggung, tekanan pada perut bagian bawah, payudara lebih sensitif dan terkadang merasa seperti keluarnya darah haid, namun setelah dilihat tidak ada sama sekali.

Ketika Anda merasa seperti akan haid, namun menstruasi tidak datang juga dan Anda sudah terlambat datang haid. Maka akan menutup kemungkinan bahwa Anda mengalami kehamilan. Ini merupakan sebuah tanda bahwa rahim Anda sedang mempersiapkan tempat untuk janin Anda berkembang. Namun, Anda harus tetap berhati-hati mengalami gejala seperti ini, karena tidak sedikit wanita yang mengalami gangguan kehamilan ketika mendapati ciri-ciri seperti ini. Lebih baik Anda memeriksakan hal ini kepda bidan ataupun dokter.

3. Sering mengalami kram perut

Kram perut yang lazim dialami oleh seorang wanita yang tengah hamil adalah mereka akan mengalami kram perut pada bagian bawah. Mereka seperti akan mengalami haid, namun  haid tidak kunjung tiba, malah wanita akan terus mengalami kram perut pada saat minggu pertama kehamilan. Kram pada bagian bawah perut biasanya dirasakan oleh seorang wanita seperti ada yang tumbuh. Namun sebenarnya, kram perut disebabkan oleh otot-otot rahim yang mulai membesar dan meregang dalam proses pembentukan embrio. Meskipun ukuran janin belum terlihat, namun kantung sebagai tempat berkembangnya jani mulai mengalami pembesaran. Tentunya, ukuran janin yang semakin besar dapat menyebabkan kram perut semakin lebih sering. Akan tetapi, kondisi ini harus terus diwaspadai ketika Anda mengalami gejala kram perut yang berlebihan. Hal ini dapat disebabkan oleh gangguan kehamilan atau kehamilan ektopik.

4. Perut bawah akan mengalami kedutan

Ketika Anda mengalami perut yang berkedut lebih sering atau perut dalam seperti dipukul atau ditarik. Kondisi ini biasanya dialami oleh seorang wanita pada satu minggu pertama atau beberapa minggu kedepannya. Keadaan ini tentu akan merasa Anda tidak nyaman, jika Anda berbaring maka Anda akan merasakan tekanan yang lebih kuat dan lebih dalam. Semua ini memang rentan dialami oleh seorang wanita ketika ia hamil, karena bagian perut akan mengalami pembesaran dan peregangan termasuk pada bagian rahim Anda. Seorang wanita akan merasa sangat tidak nyaman terlebih jika sedang berbaring, maka rasa kedutan akan terasa lebih kuat. Akan tetapi, ibu tetap harus waspada ketika mengalami kedutan yang berlebih.

5. Perut akan membengkak

Gejala dan ciri hamil berikut ini memang jarang terjadi. Namun, jika Anda merasa perut terlihat membengkak, ini dikarenakan tubuh sedang membentuk hormon progesteron yang akan lebih banyak dibandingkan masa sebelum hamil. Ciri-ciri kehamilan ini akan terlihat beberapa minggu sejak kehamilan terjadi.

Akan tetapi, gejala ini tetap perlu Anda waspadai karena kemungkinan gejala ini merupakan tanda bahwa ada gangguan organ-organ tubuh bagian dalam. Jika pada usia kehamilan sudah beberapa minggu, maka akan sangat terlihat jelas perut mengalami pembengkakan. Hal ini disebabkan oleh kelebihan air ketuban dan juga akibat kelelahan pada ibu hamil.

6. Rasa logam didalam mulut

Jika ibu hamil mengalami rasa tidak nyaman pada mulut seperti adanya rasa logam didalam mulut. Maka kondisi ini menyebabkan bagian mulut seorang wanita yang tengah hamil akan menjadi lebih masam dari biasanya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon progesteron pada tubuh.

Rasa logam dan masam yang berlebihan pada mulut dapat menyebabkan seorang wanita selalu ingin muntah. Namun, Anda harus lebih waspada ketika mengalami gejala ini yang disertai dengan mual dan muntah karena akan sangat berbahaya bagi tubuh dan kehamilan Anda. Kondisi ini akan membuat seorang wanita hamil tidak merasakan gejala mudah lapar seperti wanita hamil pada umumnya. Sebaiknya, jika ibu seorang yang gemar mengonsumsi kopi dianjurkan untuk  berhenti.

7. Perut kembung

Gejala-gejala kehamilan pada minggu pertama biasanya seorang wanita akan mengalami ciri-ciri seperti masuk angin dengan perut kembung. Hal ini disebabkan oleh banyaknya angin yang masuk kedalam tubuh terutama bagian bawah tulang rusuk. Kondisi ini akan terasa lebih nyaman jika ibu bersendawa atau mengeluarkan gas. Maka tidak heran jika seorang wanita hamil akan lebih sering buang gas. Jika angin didalam tubuh lebih banyak, maka dimungkinkan Anda mengalami masuk angin dan bukan berarti bahwa Anda hamil.

8. Keputihan akibat jamur

Kondisi ini memang kerap dialami oleh sebagian besar wanita karena keputihan. Keputihan akibat jamur dapat terjadi karena meningkatnya hormon progesteron dengan sanagt cepat. Hal ini tentu menyebabkan keluarnya lendir dan cairan dari dalam vagina. Bentuk keputihan pada wanita hamil tidak terlalu cair dan juga tidak terlalu tebal. Keputihan pada ibu hamil dengan bentuk sperti itu memang wajar. Namun, Anda harus berhati-hati jika mengalami rasa gatal dan panas saat buang air kecil karena dimungkinkan Anda mengalami infeksi saluran kencing. Keputihan pada ibu hamil tentu harus diperhatikan terutama jika ia sudah pernah mengalami infeksi.

9. Lendir vagina lebih banyak

Satu tanda dan ciri kehamilan yang sering dialami oeh seorang wanita yaitu munculnya lendir yang berlebih dari dalam vagina. Lendir ini biasanya lebih tebal, lebih licin, berwarna putih kecoklatan dan tentu sangat sulit untuk dihilangkan. Bau yang muncul pada keputihan ini terbilang wajar. Akan tetapi jika keputihan tersebut menghasilkan bau yang luar biasa dan membuat Anda tidak nyaman, maka Anda perlu waspada dan ibu dapat memeriksakan kondisi ini pada dokter spesialis kandungan.

10. Diare tanpa ada gejala

Jika Anda mengalami diare tapa gejala apapun sebelumnya, mungkin ini pertanda bahwa Anda hamil. Namun, Anda jangan lantas menyimpulkan bahwa diare tanda kehamilan. Tentu saja tanda dan ciri-ciri kehamilan harus didukung pula oleh gejala lainnya seperti telat menstruasi dan gejala perut tidak nyaman.

Diare disebabkan oleh bakteri didalam usus yang menyebabkan cairan usus menjadi lebih cair dan lebih banyak sehingga tinja lebih lunak. Pada ibu hamil, diare disebabkan oleh efek perubahan hormon yang sangat cepat dan biasanya terjadi pada minggu pertama kehamilan.

11. Mual dan Muntah

Perubahan hormonal yang terjadi pada masa kehamilan awal akan dapat membuat kerja dari sistem pencernaan menjadi terganggu. Masalah ini dipicu sebab kadar esterogen yang menurun pada wanita yang tengah hamil.

Dimana kondisi ini dapat menyebabkan bagian pencernaan menjadi melemah. Hal ini pun mengubah kadar asam lambung menjadi meningkat. Oleh karenanya, pada saat kondisi ini terjadi maka mual dan muntah menjadi kondisi yang tidak dapat dihindari.

Akan tetapi demikian, ciri hamil yang satu ini pun tidak dapat ditegakkan seorang diri. Karena tidak semua mual dan muntah mengindikasikan adanya kehamilan. Ketika anda mengalami mual dan muntah dan disertai dengan terlambat datang bulan. Atau sebelumnya memang sudah melakukan hubungan intim dengan pasangan. Maka biasanya gejala ini akan merujuk pada kemungkinan kehamilan yang lebih besar.

Nah, untuk memastikan kondisi ini maka segera lakukan pengujian kehamilan. Anda bisa memulainya dengan melakukan pengujian kehamilan sederhana seperti dengan menggunakan test pack kehamilan.

12. Mulut yang Terasa Asam

Kadar esterogen yang turun dalam tubuh wanita hamil dapat berpengaruh mengurangi fungsi dan kepekaan lidah yang berfungsi sebagai indera pengecap. Hal i Hindari konsumsi makanan pedas inilah yang akan dapat membuat lidah menjadi berbeda pada saat anda hamil. Perasaan pahit dan asam menjadi kondisi yang bisa mengindikasikan kehamilan.

Tak heran bila kondisi ini membuat wanita hamil akan cenderung lebih menginginkan makanan dengan cita rasa asam dan menyegarkan. Hal ini umumnya dikenal dengan sebutan ngidam yang umum dialami oleh ibu hamil pada masa awal kehamilannya.

Adapun berdasarkan pengalaman para wanita hamil mengatakan bahwa cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan dengan kandungan cairan yang banyak dan berasa menyegarkan. Karena dengan begini maka rasa pahit dan asam pada lidah akan dapat diatasi dengan lebih baik.

13.  Hilangnya Nafsu Makan

Tanda atau ciri orang hamil selanjutnya bisa dikenali lewat nafsu makannya. Kehilangan nafsu makan pada orang hamil disebabkan akibat terjadinya mual dan muntah yang seringkali dialami. Dimana kondisi ini terjadi sebab adanya pergejolakan hormon didalam tubuh.

Bukan hanya itu, kadar asam lambung yang tinggi pun seringkali memicu rasa yang tidak nyaman pada bagian perut. Kondisi inilah yang cenderung membuat mereka menjadi enggan untuk makan dan bahkan kehilangan nafsu makannya dengan baik.

Perubahan rasa pada lidah yang membuat lidah pahit dan asam pun menjadi salah satu pemicu yang membuat kondisi semacam ini rentan terjadi. Hanya saja, sama halnya dengan beberapa kondisi diatas bahwa tidak semua kondisi kehilangan nafsu makan dapat diindikasikan adanya kehamilan yang positif. Untuk itu, sertai pula dengan pengecekan kehamilan dengan baik.

14. Perut Terasa Nyeri Hebat

Nyeri pada perut dapat disebabkan oleh pencernaan yang bekerja dengan tidak lancar. Selain itu, kondisi ini pun dapat terjadi sebagai akumulasi dari gas dalam lambung yang menekan perut. Oleh karenanya, tidak heran bila kondisi ini dapat terjadi yang membuat rasa nyeri di perut timbul.

Selain itu, kondisi ini pun dapat terjadi sebab adanya pengembangan rahim atau bagian uterus yang mendesak bagian otot abdomen dan juga menekan bagian lambung. Ketika anda mengalami gejala yang satu ini sebaiknya periksakan dan konsultasilah bersama dengan dokter dengan baik.

Hal ini dikarenakan perasaan nyeri yang ditimbulkan bisa mungkin membuat anda merasa tidak nyaman. Selain itu, kondisi ini pun bisa mungkin menghalangi aktivitas harian anda dengan baik. Dengan demikian, pemeriksaan dengan dokter menjadi hal penting yang perlu anda perhatikan dengan baik.

15. Dada yang Terasa Terbakar

Gejala lain yang juga dapat dialami oleh ibu hamil atau wanita yang tengah hamil adalah dada yang seolah muncul disertai dengan perasaan seperti terbakar. Perasaan panas seperti terbakar ini akan dirasakan sampai kebagian kerongkongan. Kondisi ini dikenal dengan istilah heartburn.

Heartburn dapat terjadi akibat menurunnya kadar estrogen didalam tubuh yang menyebabkan bagian otot valve atau katup yang membatasi antara bagian lambung dengan kerongkongan terbuka. Sehingga kondisi inilah yang membuat asam dalam lambung dapat mengalir keluar hingga mencapai bagian tenggorokan.

Kadar asam lambung yang tinggi dalam kerongkongan tersebut akan dapat menekan dan mampu menimbulkan rasa panas seolah seperti terbakar pada bagian dada.

Namun untuk mengurangi gejala ini, anda tidak perlu khawatir sebab masalah ini akan dapat diatasi dengan mudah. Diantaranya adalah dengan beberapa hal dibawah ini seperti:

  • Hindari konsumsi makanan sesaat sebelum pergi tidur
  • Hindari menyantap makanan pedas, berminyak, asam dan bersantan. Karena jenis makanan ini akan dapat memicu produksi asam lambung pada bagian pencernaan secara berlebihan.
  • Tidur dengan bantal yang cukup tebal. Hal ini dilakukan agar bagian kepala tetap terjaga dibagian atas.
  • Makan dengan porsi yang sedikit namun sering
  • Selain itu, gunakan pakaian yang nyaman dan longgar untuk membuat anda tetap merasa nyaman.
  • Konsultasikan dengan dokter apabila anda merasa gejala heartburn berlangsung terlalu lama dan disertai dengan gejala lain yang dapat mengganggu kesehatan. 

16. Sering Bersendawa dan Buang Gas

Sebagaimana telah disinggung diatas bahwa pada masa kehamilan sistem pencernaan seorang wanita tidak bekerja dan berfungsi dengan baik. Hal inilah yang menjadi pemicu produksi gas berlebihan pada bagian lambung.

Gas yang dihasilkan pada bagian ii adalah sisa pencernaan yang biasanya akan dikeluarkan dari bagian pencernaan melalui rongga mulut dan bagian anus. Sehingga demikian, kondisi ini akan memicu orang hamil lebih mudah buang has dan bersendawa.

Meskipun gejala ini lebih mirip dengan gejala dari masuk angin. Namun bila anda mengalami kecurigaan yang tidak beres. Maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter secepatnya. Karena bisa saja hal ini mengindikasikan adanya kehamilan.

Dengan begini maka kehamilan yang anda alami bisa segera diketahui sehingga membantu ibu untuk lebih waspada merawat kehamilan anda dengan baik.

17.  Konstipasi

Kontipasi adalah sebuah kondisi dimana pencernaan tidak berjalan dengan lancar. Kondisi ini pun membuat feses atau tinja yang dikeluarkan pada saat buang air besar menjadi keras dan sulit. Hal inilah yang menyebabkan orang yang mengalami konstipasi akan sulit untuk buang air besar.

Pada kehamilan, konstipasi memang erat kaitannya dan seringkali dijumpai pada banyak ibu hamil. Perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan dapat menyebabkan bagian usus besar atau kolon menjadi terganggu. Hal inilah yang dapat memperlambat proses pengeluaran tinja dari dalam tubuh.

Selain sulit untuk dikeluarkan, feses pada saat konstipasi pun membuat seseorang perlu bekerja dengan keras mendorong feses agar keluar pada saat buang air besar. Hal ini pun bisa dipaksakan akan dapat menyebabkan kondisi yang tidak nyaman.

Pada gilirannya memaksakan feses keluar dengan paksa akan mungkin melukai bagian anus. Pada kondisi terburuk, hal ini bisa mungkin membuat anus berdarah dan timbul rasa sakit yang menyiksa.

Akan tetapi, pada saat anda mengalami kondisi ini sebaiknya tidak perlu merasa khawatir. Pada masa kehamilan, konstipasi akan dapat anda atasi dengan melakukan beberapa tindakan dibawah ini.

  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan serat yang tinggi. Hal ini akan dapat anda lakukan karena serat berfungsi untuk dapat melancarkan kinerja saluran pernapasan dengan lebih baik.
  • Konsumsi air putih dan perbanyakan asupan cairan yang sehat dari jus atau susu. Selain itu, pada masa kehamilan untuk mengatasi konstipasi sebaiknya hindari asupan minuman bersoda dan minuman berkafein.
  • Lakukan olahraga ringan yang akan membantu anda mengatasi masalah konstipasi dengan lebih baik. Adapun beberapa jenis olahraga yang dianjurkan diantaranya adalah berenang, atau yoga. Menjaga kebugaran selama kehamilan akan sangat baik untuk kesehatan.
  • Hindari konsumsi suplemen yang mengandung zat besi untuk sementara waktu. Hal ini dikarenakan asupan zat besi didalam tubuh yang berlebihan justru akan membuat konstipasi semakin parah.
  • Konsumsi obat-obatan yang dapat mengatasi lancar BAB selama masa kehamilan tidak dianjurkan. Karena hal ini akan mungkin bahaya untuk janin dalam kandungan anda.

18. Keluarnya Flek Hitam

Seringkali pada masa awal kehamilan, bagian organ kewanitaan akan mengalami pendarahan kecil. Kondisi ini seringkali disalah artikan sebagai menstruasi. Sebenarnya pendarahan atau keluarnya flek yang terjadi pada masa kehamilan terjadi segai akibat dari sisa-sisa pembuluh darah pada bagian dinding rahim yang meluruh. Dan ini bukanlah bagian dari menstruasi.

Bagi anda yang mengalami kondisi ini maka sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Selain itu, indikasi kehamilan akan lebih besar apabila sebelumnya ada riwayat berhubungan intim dengan pasangan.

19. Perubahan Pada Bagian Payudara

Wanita yang hamil akan cenderung mengalami perubahan pada bagian payudara. Ukuran payudara orang hamil akan cenderung lebih membesar dan mengencang. Kondisi ini terjadi karena payudara seorang wanita dipersiapkan untuk menampung ASI.

ASI ini nantinya akan diberikan pada si buah hati pada saat mereka pertama kali dilahirkan. Sebagaimana kita ketahui 6 bulan pertama kelahiran bayi, satu-satunya asupan yang ia dapatkan berasal dari ASI atau air susu ibunya. Jadi demikian, pembesaran payudara pada orang hamil terjadi karena kondisi ini dipersiapkan untuk menyusui si buah hati.

20.  Pegal-Pegal

Tanda dan ciri kehamilan yang bisa dilihat pada wanita yang hamil pada masa awal kehamilan adalah kondisi pegal-pegal yang lebih rentan dialami. Kondisi ini dipicu sebab tingginya kadar progesteron selama masa kehamilan. Hal ini menyebabkan bagian otot pada wanita mengalami penegangan dan membuatnya terasa pegal.

Meningkatnya kadar hormone progesterone didalam tubuh tersebut dapat memperlambat metabolisme dalam tubuh dan mengurangi jumlah energi yang dihasilkan. Selain itu, kondisi ini pun akan berpengaruh pada meningkatnya kadar asam laktat sebagai pemicu pegal otot.

Namun demikian, kondisi pegal-pegal seluruh tubuh pun tidak dapat 100 persen diindikasikan sebagai kehamilan. Bila anda adalah seorang wanita single yang tidak memiliki riwayat berhubungan badan dengan lawan jenis. Maka pegal-pegal yang anda alami bisa mungkin terjadi karena sebab lain.

Dengan demikian, untuk mengetahui dengan lebih baik kepastian kehamilan maka segera lakukan tes uji kehamilam lewat test pack. Atau pemeriksaan lebih lanjut guna mendapatkan kepastian kehamilan yang lebih akurat bisa anda lakukan dengan mengunjungi dokter kandungan.

21. Sering Buang Air Kecil

Wanita yang tengah hamil pada umumnya akan cenderung lebih sering buang air kecil. Hal ini terjadi sebab adanya pembesaran ukuran rahim atau uterus yang lebih mengembang. Kondisi ini kemudian menekan bagian kandung kemih tempat urin terakumulasi.

Kandung kemih yang tertekan oleh uterus yang mengembang akan mampu membuat hasrat ingin buang air kecil menjadi lebih mudah ditemukan. Tak heran bila kondisi ini akan cenderung membuat ibu hamil seringkali ingin buang air kecil.

Namun untuk mengatasi masalah ini anda bisa melakukannya dengan tidak terlalu banyak mengkonsumsi cairan. Namun demikian bukan berarti anda harus mengurangi takaran jumlah cairan secara umum. Namun lebih kepada menghindari terlalu banyak minum ketika takaran kebutuhan cairan didalam tubuh sudah terpenuhi.

22. Mudah Merasa Gerah

Orang yang hamil akan cenderung lebih mudah merasa gerah dibandingkan dengan mereka yang tidak hamil. Namun demikian, hal ini pun tidak dapat diindikasikan sebagai kehamilan seratus persen. Apalagi untuk anda yang tidak pernah merasa melakukan hubungan badan dengan lawan jenis.

Adapun kondisi mudah merasa gerah ini terjadi karena beberapa faktor. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah:

  • Perubahan hormonal dimana terjadi peningkatan kadar hormon progesteron yang membuat pelebaran pembuluh darah dan menyebabkan tubuh cenderung terasa panas.
  • Aliran pembuluh darah yang meningkat ke kulit yang terjadi karena kehamilan yang anda alami saat ini.
  • Kelenjar keringat yang aktif memproduksi guna menurunkan suhu tubuh karena kondisi tubuh wanita hamil yang lebih panas akibat pertumbuhan janin didalam kandungannya.
  • Sementara itu, untuk mengurangi kondisi ini maka beberapa hal ini akan dapat anda simak dengan baik. Seperti apa saja? Inilah dia beberapa informasi menariknya.
  • Gunakan baju yang tipis namun cukup untuk menutupi bagian tubuh anda.
  • Ikat rambut ke belakang.
  • Pastikan sirkulasi udara didalam ruangan cukup baik.
  • Hindari mandi dengan berendam menggunakan air hangat
  • Perbanyak konsumsi air putih.

Ciri-Ciri Orang Hamil Non-Fisik

Tanda-tanda kehamilan pada seorang wanita tentu tidak hanya secara fisik, tetapi juga non fisik atau lebih pada perasaan. Jika Anda mengalami gejala-gejala non fisik berikut ini disertai dengan gejala fisik seperti yang sudah kami jelaskan diatas, maka besar kemungkinan Anda mengalami kehamilan:

1. Sering mengantuk dan moody

Selain mudah lelah yang rentan dialami oleh seorang wanita yang tengah hamil. Sering mengantuk juga dapat diindikasikan bahwa seorang wanita mengalami kehamilan. Selain itu, perasaan moody terhadap sesuatu atau seseorang menjadi lebih besar. Tidak heran jika seorang wanita hamil terkadang akan rajin melakukan segala sesuatu atau sepanjang hari hanya dihabiskan diatas sofa sembari menonton televisi. Tentunya, Anda para suami jangan heran jika melihat istri Anda mengalami hal ini karena dapat disebabkan oleh perubahan hormon yang tidak stabil sehingga memaksa ibu hamil untuk lebih banyak beristirahat.

2. Perasaan lebih sensitif terhadap penciuman

Jika Anda secara tiba-tiba lebih sensitif terhadap penciuman akan makanan dan minuman tertentu, maka kemungkinan Anda sedang hamil. Perasaan sensitif ini biasanya dialami seorang wanita hamil pada minggu pertama sampai 1 bulan pertama. Pada umumnya wanita hamil akan merasa bau yang tidak sedap ketika mencium sesuatu yang pada awalnya ia menyukainya. Tidak heran jika seorang wanita hamil sensitif terhadap minyak wangi, masakan, bawang putih terutama rokok atau asap kendaraan. Ada juga sebagian wanita yang menjadi lebih suka akan bau-bau yang dulunya tidak suka.

3. Mengidam

Sudah tidak dapat diabaikan lagi akan tanda kehamilan yang satu ini. Tentu, kita dapat mengindikasikan ketika seorang wanita yang menginginkan sesuatu secara tiba-tiba dan biasanya makanan yang terbilanng susah untuk dicari. Pada umumnya wanita hamil muda lebih menyukai makanan dan buah-buahan yang masam dengan rasa yang menyengat.

Kondisi ini memang terbilang wajar karena perubahan hormon pada tubuh seorang wanita. Jangan heran jika secara tiba-tiba Anda ingin mencicipi makanan dan minuman tertentu. Ngidam biasanya membuat seorang suami harus lebih ekstra sabar dalam mewujudkan keinginan seorang istri terutama keinginan makanan tertentu pada malam hari. Pada umumnya ngidam dialami oleh seorang wanita sejak pada minggu pertama sampai 9 bulan.

4. Perasaan gelisah dan stres

Biasanya pada wanita yang hamil perasaan khawatir lebih meningkat akan segala sesuatu. Tentunya, Anda akan lebih gelisah yang mengakibatkan Anda stres. Bagi beberapa wanita bahkan mengalami depresi. Maka dari itu, wanita hamil dengan gejala seperti ini harus mendapatkan dukungan akan peran orang-orang terdekat untuk bersama-sama menjaga kehamilannya.

5. Kualitas tidur terganggu

Seorang wanita yang tengah hamil biasanya mengalami gangguan dalam kualitas tidurnya. seorang wanita akan mengalami kelelahan yang berlebih, namun terkadang tidak dapat tidur dengan baik. Terlebih pada malam hari, ibu hamil akan rentan mengalami gangguan yang membuat tidur tidak nyaman seperti bolak balik ke toilet, nyeri dan kram pada perut bagian bawah, perut sangat tidak nyaman dan gangguan-gangguan lainnya. Kondisi ini kerap diperparah dengan ibu hamil yang tidur dipagi hari sehingga menyebabkan tubuh tidak sehat. Sebaiknya ibu mengambil waktu istirahat pada waktu siang hari setelah lewat jam 12 siang.

 

Tips-Tips Yang Harus Dilakukan Setelah Tahu Hamil

Jika Anda sudah mengetahui bahwa Anda hamil, sebaiknya Anda melakukan hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan setelah mengetahui kehamilan Anda:

1. Mencukupi asupan nutrisi

Hal pertama yang sangat wajib dilakukan oleh Anda adalah memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh wanita hamil. Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung asam folat yang tinggi sangat dianjurkan bagi Anda. Alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi asam folat sekitar 400 - 600 mcg perhari.

2. Memilih dokter kandungan yang baik

Dengan memutuskan untuk memilih dokter kandungan yang terbaik, tentu ini menjadi salah satu yang harus Anda lakukan agar perkembangan janin dapat diperiksa dengan baik. Jadi ini akan sangat penting untuk Anda karena akan menemukan dokter yang cocok untuk memeriksa kandungan Anda selama 9 bulan. Pastikan untuk memilih bidan atau dokter yang akan memeriksa kehamilan Anda dengan teliti dan jelas dalam melihat perkembangan janin Anda.

3. Ubah gaya hidup Anda

Jika pada awalnya Anda gemar mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok serta gaya hiduop yang tidak sehat. Kebiasaan tersebutlah yang memang harus diakhiri oleh wanita yang sedang hamil. Seperti yang kita tahu bahwa gaya hidup yang sehat seperti merokok dapat berdampak buruk bagi janin Anda. Tentunya, rokok mengandung zat kimia yang berbahaya seperti nikotin dan tar. Rokok yang dikonsumsi oleh wanita hamil akan menyebabkan kehamilan ektopik dan kecacatan pada janin Anda bahkan tidak sedikit yang mengalami kematian.

Sedangkan alkohol memang menyebabkan bahaya bagi janin secara permanen. Janin akan mengalami gangguan perkembangan mental dan fisik. Selain itu, bagi Anda yang gemar mengonsumsi makanan junk food, kebiasaan ini wajib Anda hentikan sekarang juga. Pasalnya, junk food dan makanan siap saji mengandung lemak jenuh yang dapat membuat tubuh menjadi tidak sehat terlebih jika Anda sedang hamil.

Selain itu, hindari makanan yang berbahan daging yang belum matang dan sayuran mentah karena mengandung bakteri E-coli yang dapat tumbuh didalam tubuh.  Alangkah lebih baiknya jika Anda melakukan hal-hal yang positif seperti berolahraga dan rajin mengonsumsi makanan yang lebih sehat.

4. Ikuti perkembangan bayi

Ini hal yang perlu Anda lakukan setelah mengetahui Anda hamil. Periksakanlah perkembangan bayi Anda setiap bulan atau ketika diperlukan untuk melihat perkembangan bayi per minggu atau per bulan. Perlu diperhatikan juga untuk memilih bidan atau dokter yang terdekat agar mudah dijangkau ketika terjadi hal-hal yang mendesak.  Jangan lupa untuk selalu bertanya mengenai perkembangan bayi Anda seperti detak jantung, air ketuban, keadaan fisik dan lainnya.

5. Kenali tanda bahaya kehamilan

Anda jangan hanya melakukan hal-hal yang positif dalam mendukung perkembangan bayi Anda. Akan tetapi, Anda juga harus mengenali tanda-tanda bahaya pada kehamilan. Tentunya, Anda dapat search di google atau bertanya pada bidan dan dokter mengenai apa saja tanda-tanda kehamilan untuk mengindari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Demikianlah beberapa tanda-tanda kehamilan awal yang umum yang dapat anda ketahui. Anda harus memperhatikan kehamilan dengan baik agar dapat mendapatkan seorang bayi yang tumbuh sehat. Semoga bermanfaat!

Loading...

Follow us