data-ad-format="auto"

Kanker Payudara

Kategori artikel mengenai kanker payudara, mengenal lebih jauh tentang kanker payudara, penyebab, gejala dan tanda-tanda, pencegahan dan pengobatan kanker payudara

Benarkah Puasa Bermanfaat Bagi Penderita Kanker? Simak Faktanya!

Penyakit kanker memang menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan diantara semua peyakit yang ada. Kanker memang tidak timbul secara tiba-tiba, lebih tepatnya penyakit yang membunuh secara perlahan. Hal ini dikarenakan kanker disebakan oleh tumbuh dan berkembangnya sel kanker yang cukup banyak di dalam tubuh sehingga sangat sulit untuk ditaklukkan. Tidak heran jika penyakit kanker juga menjadi salah satu penyakit yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya.

Bagi penderita kanker menjaga asupan makanan dan juga minuman memang menjadi satu hal terpenting. Hal ini dikarenakan saat ini banyak sekali berbagai jenis makanan dan juga minuman yang mengandung racun atau zat kimia berbahaya. Jika pada jaman dulu, makanan dapat menjadi obat, namun kondisi saat ini cukup berbeda dimana makanan dan juga minuman yang kita konsumsi justru menjadi sumber penyakit.

Salah satu penyebab dari sel kanker yang tumbuh di dalam tubuh yakni dapat dipicu oleh makanan yang kita konsumsi. Maka dari itu, hal yang sangat penting bagi penderita kanker dalam menjaga asupan makanan dan juga minuman setiap harinya. Seperti yang disebutkan oleh Hippocrates bahwa makanan yang kita konsumsi seharusnya menjadi obat, namun makanan yang kita makan justru memberi makan penyakit. Begitupula dengan penyakit kanker yang ada di dalam tubuh seseorang dimana sel kanker tersebut terus hidup dan juga berkembang dikarenakan makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk menghindarkan diri dari asupan makanan dan juga minuman yang dapat membuat sel kanker dengan mudahnya berkembang.

Benarkah Puasa Bermanfaat Bagi Penderita Kanker?

Saat ini beredar suatu kabar dimana penyakit kanker dapat diatasi dengan berpuasa. Hal ini tentunya masih menjadi dilema mengeni benarkah pasien kanker dapat diatasi dengan berpuasa. Terlepas dari hal tersebut tentunya tidak sedikit orang yang menderita kanker berlomba-lomba untuk menjalankan ibadah puasa demi mendapatkan manfaatnya. Namun, ada juga pendapat bahwa pasien kanker tidak disarankan untuk berpuasa karena akan menimbulkan kondisi yang bertambah parah.

Kedua pendapat tersebut memang tidak ada yang salah dimana banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari berpuasa untuk penderita kanker. Akan tetapi, ada juga kondisi pasien kanker yang tidak diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa. Pada intinya, pasien kanker boleh menjalankan ibadah puasa dengan catatan mengetahui terlebih dahulu kondisi dari pasien tersebut.

Beberapa penelitian yang telah dilakukan bahwa penderita kanker yang sedang menjalankan ibadah puasa memiliki kemajuan dan juga peningkatan dalam berbagai hal. Penelitian tersebut tentunya dilakukan pada penderita kanker payudara, kanker pankreas, kanker prostat dan juga kanker paru-paru. Manfaat dari berpuasa juga dapat ditemukan pada penelitian yang dilakukan oleh pasien untuk mendapatkan pengobatan dan juga jenis obat kemoterapi yang berbeda.

Dari semua penelitian yang dilakukan tersebut tentu hampir 90% menyatakan bahwa manfaat berpuasa saat bulan Ramadhan memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap sel-sel stem yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini tentunya akan menjadi lebih kuat untuk melawan kanker dan juga sangat sedikit efek samping yang dirasakan saat melakukan pengobatan. Disamping itu, puasa juga dapat meningkatkan efektivitas dari berbagai pengobatan yang dijalani oleh para penderita kanker.

Selain itu, puasa yang dilakukan sangat berpengaruh pada kesehatan. Puasa dalam jangka pendek tentunya dapat membantu memerangi pertumbuhan kanker serta meningkatkan efektivitas pengobatan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan bahwa puasa dapat memperlambat pertumbuhan dan juga penyebaran tumor bahkan dapat menyembuhkan berbagai macam jenis kanker. Penelitian tersebut telah dipublikasikan di dalam jurnal Science Translational Medicine.

Di dalam laporan tersebut tentunya tertulis bahwa sel tumor dapat memberikan respon yang cukup berbeda pada orang yang berpuasa. Sel-sel kanker ini tentunya tidak hanya aktif, melainkan membelah diri dengan sempurna hingga pada akhirnya akan hancur dengan sendirinya. Seorang peneliti pertama yang bernama Profesor Valter Longo menyebutkan bahwa sel-sel tersebut dapat diistilahkan dengan melakukan bunuh diri. Sel tumor tersebut tentunya berusaha mengompensasikan adanya kekurangan nutrisi yang hilang di dalam darah setelah berpuasa. Maka diharapkan untuk ke depannya, kemoterapi dapat digabungkan dengan puasa sebagai tindakan pengobatan bagi pasien kanker menjadi lebih efektif.

Pasien Kanker Yang Diperbolehkan Untuk Puasa

Meskipun puasa memiliki manfaat yang sangat banyak untuk penderita kanker, namun bukan berarti semua pasien kanker diperbolehkan untuk melakukan puasa. Hal ini tergantung dari berbagai kondisi dan juga masalah yang diderita oleh pasien kanker itu sendiri. Masalah inilah yang menjadi dilema bagi pasien kanker ataupun tim medis yang menangani penyakit kanker. Antara boleh dan juga tidak boleh tentunya menjadi hal yang perlu dipertimbangakan.

Bagi penderita kanker yang sudah mengalami penyebaran sel kanker ke beberapa bagian tubuh lainnya, tentu disarankan untuk tidak melakukan ibadah puasa. Hal ini tentunya berkaitan dengan asupan gizi dan juga nutrisi yang harus dipernuhi selama mereka melakukan proses pengobatan. Jika asupan gizi dan juga nutrisi tersebut tidak didapatkan secara maksimal, maka proses pengobatan tersebut tentu bisa saja terhambat.

Namun, jika pasien kanker tersebut dinyatakan memiliki kondisi tubuh yang stabil atau tidak sedang menjalani proses pengobatan apapun. Maka, kondisi tersebut diperbolehkan bagi mereka untuk menjalankan ibadah puasa. Namun tetap saja, puasa yang dilakukan harus berada di bawah penanganan dan juga anjuran medis untuk mencegah hal-hal lain untuk tidak terjadi.

Selain itu, para ahli juga telah melakukan penelitian yang menyebutkan bahwa bulan puasa diperbolehkan bagi pasien kanker dengan stadium lanjut. Selain itu, berpuasa juga dapat meningkatkan kualitas spiritual dan juga hidupnya. Hal ini tentunya dapat membantu pengobatan paliatif yang telah dijalaninya. Terlepas dari pasien yang diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun tetap saja pasien kanker tersebut harus berada di bawah pengawasan tim medis yang menangani penyakitnya tersebut.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pasien Kanker Berpuasa

Tentu saja, pasien kanker yang dinyatakan bahwa dirinya diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, tetap saja harus mengikuti beberapa aturan oleh dokter yang menangani penyakitnya tersebut. Selama menjalankan ibadah puasa, tidak dapat dipungkiri bahwa asupan makanan dan juga minuman menjadi terbatas. Sedangkan, bagi penderita kanker memenuhi asupan gizi dan juga nutrisi memang harus dilakukan terlebih ketika sedang menjalankan pengobatan. Hal ini dimaksudkan selama proses pengobatan, pada penderita kanker dapat memenuhi kebutuhan gizi dan juga nutrisinya.

Hal-hal tersebut tentunya harus dirancang sebaik mungkin baik dalam hal pemilihan menu, porsi makan dan juga waktu terbaik untuk mengonsumsinya. Maka dari itu, mendiskusikan dengan dokter dan juga keluarga mengenai hal tersebut tentu menjadi hal yang harus dilakukan oleh penderita kanker sebelum menjalankan ibadah puasa. Hal ini dimaksudkan agar puasa tidak menghambat pengobatan yang sedang dijalaninya.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pasien kanker yang berniat untuk menjalankan ibadah puasa. Semoga bermanfaat!

Penyebab Kanker Payudara Kembali Kambuh

Penyakit kanker payudara memang menjadi salah satu penyakit yang sangat diwaspdai akan kemunculannya. Bagi setiap orang terutama wanita memang memiliki rasa takut yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Hal ini dikarenakan wanita lebih sensitif dan juga berisiko tinggi terkena kanker payudara. Terlepas dari hal tersebut tentunya bukan saja orang yang belum mengalami kanker payudara. Bagi orang yang sudah sembuh dan juga berhasil melawan kanker payudara ini memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan mereka yang belum atau tidak terserang kanker payudara.

Hal ini dikarenakan menjadi orang yang sudah bangkit dari melawan penyakit yang mematikan dan menjalani semua rangkaian pengobatan tentunya akan kembali memiliki rasa cemas dan takut jikalau penyakit kanker payudara kembali menyerangnya. Bagaimanapun juga, orang yang sudah sembuh dan menjalankan seua pengobatan memang memiliki faktor risiko kambuh lagi, termasuk apapun jenis dari kanker tersebut terutama matan penderita kanker payudara.

Dalam hal ini tentu disebabkan oleh sel kanker yang kembali hidup di tubuh mantan penderita kanker meskipun memang telah menyelesaikan serangkaian pengobatan. Kondisi ini tentunya bisa terjadi dalam hitungan bulan dan juga tahun setelah melakukan pengobatan. Penyakit kanker yang tumbuh kembali tentunya bisa menyerang hanya area lokal atau yang sebelumnya terjadi atau bahkan bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh lainnya. Pada mantan penderita kanker payudara yang kambuh lagi akan lebih sulit untuk diobati dibandingkan dengan pengobatan sebelumnya. Hal ini dikarenakan sel kanker memang lebih kuat dan juga cepat menyebar.

 Penyebab Kanker Payudara Kembali Kambuh

Seperti yang kita tahu bahwa sel kanker merupakan salah satu sel yang sangat pintar dalam menyebar ke berbagai bagian tubuh. Tidak heran jika sel kanker ini dapat tumbuh dan hidup pada tubuh matan penderita kanker hanya beberapa bulan saja. Kondisi tumbuhnya sel kanker payudara ini terjadi dimana seharusnya sel kanker tersebut musnah karena pengobatan, namun justru bersembunyi di bagian payudara tertentu atau bagian tubuh lainnya.

Sela kanker ini tentunya akan diam dan terkesan tidak aktif dalam waktu beberapa bulan setelah pengobatan dan tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, secara tiba-tiba akan menyerang bagian tubuh dan mengaktifkan kembali sel tersebut. Dikarenakan sel kanker tersebut sudah aktif, maka ketika pada awalnya bersembunyi. Kini, ia akan tumbuh dan berkembang lagi menjadi sel kanker yang ganas dan akan menimbulkan kekambuhan pada mantan penderita kanker payudara tersebut.

Selain dari penyebab tumbuh dan kambuhnya kembali sel kanker di dalam tubuh, tentu ada beberapa kebiasaan yang memicu kembali tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Beberapa kebiasaan yang memicu terjadinya sel kanker di dalam tubuh, diantaranya:

Pil KB

Penyebab pertama yang terjadi pada wanita ialah dikarenakan pemakaian pil Kb. Dalam hal ini pil KB berfungsi untuk mencegah kehamilan, namun dibalik semua itu pil KB ternyata menstimulasi tumbuhnya sel di payudara. Terlebih jika dosis yang diberikan terlalu berlebihan, maka dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker payudara.

Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 pada Cancer Research yang dikutip oleh Medical Daily  menyatakan bahwa pil Kb yang diminum oleh wanita yang berusia 20 - 49 tahun dapat meningkatkan risiko terkenanya kanker payudara. Untuk itu, akan lebih baik jika Anda mengikuti program KB yang lainnya. Selain itu, pil KB juga akan tetap aman jika dikonsumsi dengan dosis yang rendah yaitu sekitar 0,02 mg.

Minum alkohol

Tidak dapat dipungkiri bahwa efek dari minum alkohol ini memang sangat berisiko termasuk risiko kanker payudara. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada American Cancer Society  bahwa orang yang meminum alkohol sebanyak dua sampai lima gelas per hari dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Penelitian ini tentunya telah diterbitkan pada The Journal of American Medical Association. Dari jurnal ini tentunya telah menguji akan frekuensi, kualitas dan usia wanita yang mengonsumsi alkohol dari tahun 1980 sampai dengan 2008 dengan hasil 5 hingga 10 gram alkohol setiap harinya atau sekitar 3-6 gelas dalam seminggu. Ukuran ini tentunya akan lebih meningkatkan faktor risiko kanker payudara yakni sekitar 15%.

Merokok

Selain mengonsumsi alkohol, merokok memang menjadi faktor risiko terkena kanker payudara. Dalam hal ini merokok memang sangat mengganggu kesehatan tubuh. Merokok juga memang dapat meningkatkan risiko kaker payudara terlebih pada usia yang masih sangat muda. Selain itu, merokok juga dapat memicu meningkatnya risiko komplikasi ketika pengobatan kanker payudara. Beberapa dampak buruk dari merokok, diantaranya:

- Sulitnya mendapatkan kesembuhan setelah operasi dan rekonstruksi payudara

- Merusak paru-paru efek dari terapi radiasi

- Berisiko penggumpalan darah ketika sedang melakukan terapi hormon.

Jam kerja di malam hari

Orang yang melakukan pekerjaan pada saat malam hari tentu memiliki risiko yang lebih besar terkena kanker payudara. Terlebih jika seorang wanita berganti shift pada pekerjaannya, maka jam biologis tubuhnya pun akan terganggu. Pada wanita yang banyak bekerja pada malam hari tentunya akan merasa lebih cepat lelah dan juga kurang tidur. Jika kondisi ini terus terjadi, maka dampak yang paling parah ialah Anda akan sangat berisiko terkena kanker payudara.

Seperti di dalam sebuah penelitian yang dikutip dari Medical Daily menyatakan bahwa wanita yang tidak bekerja pada saat malam hari akan lebih kecil risiko mengalami kanker payudara dibandingkan dengan mereka yang bekerja pada saat malam hari. Para peneliti juga tentunya memiliki asumsi bahwa kondisi ini disebabkan oleh hormon-hormon yakni salah satunya ialah melantonin. Hormon ini terganggu dikarenakan jam tidur Anda juga berubah. Tingkat hormon melantonin yang rendah tentunya sering dijumpai pada pasien kanker payudara.

Berat badan yang berlebih

Wanita memang memiliki risiko penambahan berat badan yang lebih besar dibandingkan dengan pria. Bagi perempuan dengan kenaikan berat badan yang drastis tentunya akan lebih berisiko terkena kaker payudara. Kondisi ini tentunya telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal BMI Open yang menyatakan bahwa wanita yang mengganti ukuran baju setiap 1 tahun sekali ketika usia 20-60 tahun tentu memiliki risiko yang lebih besar terkena kanker payudara. Dalam hal ini ukuran celana dan baju yang bertambah menjadi sebauh tanda terjadinya kenaikan berat badan.

Kenaikan berat badan yang terjadi pada wanita tentunya disebabkan oleh tingginya lemak pada tubuh. Jumlah lemak yang berlebihan pada tubuh tentunya akan berdampak pada sistem produksi hormon yang mengganggu sel. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya:

- Kelebihan berat badan sebelum menopause akan mengurangi risiko kanker payudara

- Berat badan berlebih setelah menopause tentu meningkatkan risiko kanker payudara

- Berat badan yang naik ketika sudah dewasa atau berumur 18 tahun tentu akan mengalami peningkatan risiko terhadap kanker payudara setelah Anda menopause

Makan tengah malam

Bagi Anda yang suka ngemil terutama pada malam hari tentu menjadi kebiasaan yang benar-benar harus  Anda waspadai. Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal Cancer Epidemiology, Biomakers dan Prevention telah menemukan bahwa makan malam lebih awal dan tidak lebih dari jam 7, akan mengurangi risiko terjadinya kanker payudara. Dalam hal ini glukosa yang cukup tinggi dapat memicu terjadinya kanker payudara. Sedangkan, makan pada saat siang hari, glukosa tersebut akan masuk ke aliran darah sehingga dapat digunakan sebagai energi Anda sehari-hari. Akan tetapi, tingginya glukosa yang menetap di dalam tubuhm justru tidak bisa diubah menjadi energi  dikarenakan sistem metabolisme tubuh pada malam hari akan melambat.

Pasif beraktivitas fisik

Aktivitas fisik  tentunya dapat membantu tubuh menjadi lebih aktif. Meskipun Anda sudah menopause, alangkah baiknya jika Anda tetap melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bermain dengan anak-anak dan cucu, berkebun dan membersihkan rumah. Aktivitas fisik ini tentunya dapat dikaitkan dengan perubahan masa indeks tubuh. Jika Anda menjadi pribadi yang cenderung pasif, maka akan meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara pada tubuh Anda.

Faktor Risiko Yang Meningkatkan Kanker Payudara

Meskipun belun diketahui akan penyebab yang pasti mengenai kanker payudara ini. Namun, beberapa kebiasaan dan juga faktor risiko tertentu dapat meningkatkan peluang mantan penderita kanker mengalami kekambuhan. Berikut ini faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan sel kanker payudara kembali tumbuh, diantaranya:

Usia lebih muda

Seorang wanita yang berusia di bawah 35 tahun tentunya akan lebih berisiko terkena kanker payudara. Usia yang lebih muda memang akan berpeluang besar mengalami kekambuhan.

Mengalami peradangan

Terjadinya peradangan di sekitar payudara tentunya akan meningkatkan peluang terjadinya kekambuhan pada mantan penderita kanker.

Memiliki ukuran tumor payudara yang besar

Pada penderita kanker payudara yang memiliki riwayat tumor payudara yang besar. Tentu akan memiliki risiko mengalami kekambuhan dibandingkan dengan yang tidak memiliki tumor payudara.

Sel kanker payudara dengan karaktersitik tertentu

Pada seseorang yang menjadi mantan penderita kanker payudara tentunya akn lebih mengalami kekambuhan. Hal ini dapat pula disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh pada payudara dengan memiliki sifat gen HER2.

Sel kanker mengenai getah bening

Jika sel kanker utama mengenai kelenjar getah bening tentunya ia akan berpeluang besar mengalami kanker payudara yang tumbuh dan juga menyebar di kemudian hari baik cepat maupun lambat.

Tidak menerima terapi radiasi yang cukup

Terapi radiasi memang sangat diperlukan untuk membunuh dan  menghancurkan sel-sel kanker yanbg jahat dan bersembunyi pada beberapa jaringan tubuh. Jika tidak dilakukan terapi radiasi dan hanya dilakukan lunmpektomi, maka akan sangat memicu terjadinya sel kanker yang kembali kambuh. Perlu Anda tahu bahwa lumpektomi ialah sebuah operasi yang dilakukan untuk mengangkat tumor dan juga beberapa jaringan yang ada di sekitarnya. Namun, pada beberapa kasus banyak sekali pasien yang menganggap bahwa setelah melakukan operasi, maka tidak perlu lagi melakukan pengobatan yang lain. Ternyata tidak, ketika pasien tidak melakukan terapi radiasi, maka sangat memungkinkan baginya untuk mengalami sel kanker yang kembali tumbuh.

Tanda Jika Seseorang Mengalami Kanker Payudara Yang Tumbuh

Pada mantan penderita kanker tentunya kekambuhan yang terjadi mungkin tidak memberikan tanda dan juga gejala apapun. Namun, tentu saja ada beberapa ciri yang mendekati dimana gejala ini Anda rasakan ketika kanker payudara Anda kambuh, diantaranya:

- Terdapat sebuah benjolan kecil seperti biji kacang di sekitar payudara

- Keluar cairan atau darah dari puting

- Munculnya perubahan warna pada kuit payudara seperti bengkak, mengerut, bagian puting yang meradang bahkan memerah

- Terdapa bejolan ataupun penebalan yang ada disekitar puting ataupun ketiak dan kondisi ini akan berlanjut selama siklus menstruasi sedang berlangsung

Jika mantan penderita kanker payudara mengalami tanda dan juga gejala seperti ini, alangkah baiknya untuk segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan dengan segera. Dalam hal ini melakukan pemeriksaan secara rutin setelah melakukan pengobatan tentu menjadi hal yang harus Anda lakukan.

Gejala Kanker Payudara

Kanker payudara memang tidak dapat dideteksi dengan mudah, namun ada beberapa tanda dan juga gejala kanker payudara yang bisa Anda deteksi, diantaranya:

Bejolan dipayudara

Gejala awal yang bisa terdeteksi akan terjadinya kanker payudara ialah adanya benjolan yang terjadi pada payudara. Benjolan ini merupakan salah satu gejala awal dari terjadinya kanker payudara. Benjolan juga bisa tidak terasa menyakitkan, meskipun beberapa orang mengalami hal yang sebaliknya. Sebagai antisipasi tentunya Anda harus rutin memeriksakan kondisi payudara Anda setiap bulannya. Hal ini tentunya Anda secara langsung bisa mengenal berbagai jaringan yang ada di payudara. Dengan begitu, Anda bisa mudah mendeteksi adanya benjolan asing yang tidak normal pada payudara Anda.

Perubahan puting

Puting memang menjadi bagian payudara yang sangat penting sekaligus menentukan adanya gejala kanker payudara. Jika Anda merasa ada perubahan pada kondisi puting baik dalam hal bentuk, nyeri dan juga keluarnya cairan yang tidak normal.

Perubahan kulit payudara

Banyak wanita yang justru menemukan gejala awal dari kanker payudara dengan melihat perubahan warna pada kulit payudara. Perubahan pada kulit payudara ini tentunya meliputi:

- iritasi

- kemerahan

- lekukan pada jaringan

- tekstur kulit seperti buah jeruk

- penebalan kulit payudara

Benjoan di ketiak

Jaringan payudara tentunya meluas hingga ke bagian bawah lengan yakni ketiak. Dalam hal ini sel-sel kanker juga dapat menyebar melalui kelenjar getah bening pada bagian bawah tangan. Untuk itu, jika Anda menemukan benjolan pada bawah ketiak selain dari bagian payudara, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Cara Mencegah Terjadinya Kanker Payudara

Pencegahan suatu penyakit tentunya tidakbisa lepas dari bagaimana kita menjalani kehidupan sehari-hari. Seperti halnya dalam menjaaga pola makan dan juga gaya hidup kita sehari-harinya. Beberapa upaya pencegahan tentu bisa kita lakukan untuk mengurangi faktor risiko terkenanya kanker payudara, diantaranya:

  • Menghindari paraben - Senyawa ini banyak ditemukan pada produk makeup yang masuk ke dalam jaringan kulit.
  • Menghindari BPA - Hindari penggunaan plastik karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
  • Rajin memeriksakan payudara
  • Berjalan kaki atau berolahraga
  • Mengonsumsi sayuran
  • Mengonsumsi minyak zaitun
  • Memakan ikan yang tinggi akan omega-3
  • Mendeteksi estrogen

Menjaga payudara tetap sehat dan mendeteksi lebih awal dari gejala kanker payudara memang dirasa lebih baik. Untuk itu, kita sudah sepatutnya menjaga kesehatan diri kita untuk terhindari dari kanker terutama payudara. Demikianlah beberapa penyebab kanker payudara kembali kambuh pada mantan penderita kanker. Semoga bermanfaat!

Tidak Disangka Ternyata Makanan Ini Sebagai Cara Ampuh Mencegah Kanker Payudara

Makanan sehat tentunya memiliki dampak yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Dengan rutin mengonsumsi makanan yang sehat dan juga terjamin kebersihannya, maka tentunya kita bisa mengambil manfaat dari makanan tersebut. Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang merasa malas untuk mengonsumsi makanan sehat tersebut baik dari pengolahannya dan juga cita rasa yang dihasilkan oleh makanan sehat tersebut.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa makanan yang sehat dapat membantu tubuh Anda terhindar dari segala macam penyakit yang tentu bisa datang kapan saja. Seperti halnya kanker yang merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia terutama bagi kaum hawa. Penyakit kanker yang kerap menyerang wanita ialah kanker payudara. Kanker payudara ini tentunya bisa menyerang siapa saja dan tidak mudah ditebak akan gejala yang akan timbul nantinya.

Penyakit kanker payudara tentunya bisa menyerang baik kepada wanita maupun pria. Pada umumnya, kanker payudara ini disebabkan oleh pola hidup dan juga kebiasaan buruk yang dijalani oleh kebanyakan wanita. Bagi kaum wanita tentunya menjaga kesehatan payudara menjadi sebuah keharusan bagi Anda. Bagaimanapun juga, payudara menjadi salah satu aset yang paling berharga bagi kaum wanita.

Oleh karena itu, memang sangat penting bagi Anda sebagai wanita untuk selalu menjaga kesehatan payudara agar terhindar dari kanker dengan menerapkan pola hidup sehat dan juga menngonsumsi makanan yang sehat. Berikut ini ada beberapa jenis makanan super sehat yang tentunya memiliki manfaat sebagai pencegah kanker payudara. Tidak hanya sehat, makanan ini tentunya memiliki rasa yang enak dan juga Anda sukai. Yuk kita langsung simak saja makanan untuk mencegah kanker payudara yang super sehat!

Sayuran Hijau

Tentunya, makanan yang sehat tidak dapat lepas dari yang namanya sayuran. Sayur tentunya memiliki berbagai varian dan juga jenis. Nah, sebagai pencegah kanker payudara, tentunya sayuran hijau dipercaya lebih efektif. Jenis sayuran hijau tentunya sangat mudah untuk Anda temui di kehidupan sehari-hari.

Sayuran hijau memang mengandung vitamin dan juga nutrisi yang paling dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sayuran hijau juga memiliki kandungan antioksidan yang paling ampuh untuk mencegah risiko terkenanya kanker payudara. Selain itu, sayuran hijau juga bisa melindungi tubuh dari virus penyebab penyakit karena adanya zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Jenis sayuran hijau yang dapat Anda konsumsi diantaranya bayam, sawi, kangkung, dan juga sayuran hijau lainnya.

Bawang Putih

Makanan sehat kedua yang digadang-gadang sebagai pencegah terkenanya risiko kanker ialah bawang putih. Bumbu dapur ini ternyata memiliki keefektifan dalam membuat tubuh menjadi semakin sehat dan juga bugar. Jika tubuh kita bugar, maka sangat sulit bagi bakteri ataupun virus penyebab penyakit bisa masuk ke dalam tubuh manusia.

Bawang putih meskipun memiliki rasa dan juga bau yang sangat kuat, namun ternyata harus Anda konsumsi demi terhindar dari kanker payudara. Selain itu, bawang putih juga memiliki kemampuan untuk menstabilkan tekanan darah di dalam tubuh manusia. Satu hal yang pasti dari khasiat yang dimiliki oleh bawang putih ialah untuk menjaga imunitas tubuh hingga mencegah sel kanker untuk tumbuh dan juga berkembang di dalam tubuh manusia.

Teh Hijau

Teh hijau atau yang lebih sering disebut dnegan green tea ini memang memiliki peranan yang cukup penting dalam masalah kesehatan manusia. Sejak jaman nenek moyang dulu, teh hijau biasa digunakan sebagai obat herbal yang berfungsi untuk menangkis berbagai macam penyakit. Nenek moyang dulu mengonsumsi teh hijau sebagai bahan herbal untuk rileksasi.

Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa teh hijau memiliki khasiat yang paling ampun untuk mengatasi kanker, terutama kanker payudara pada wanita. Terlebih jika teh hijau dikonsumsi setiap hari, tidak heran jika Anda mendapatkan tubuh yang lebih sehat, segar dan juga lebih terjaga.

Ubi Jalar

Bahan makanan jenis umbi-umbian ini memang sangat mudah ditemukan di pedesaan. Ubi jalar atau yang lebih dikenal dengan sebutan ketela rambat ini mengandung nutrisi yang cukup banyak. Selain dapat mencegah risiko terkenanya kanker payudara, ternyata ubi juga bisa berkhasiat untuk membantu melawan berbagai macam penyakit seperti diabetes, jantung dan juga kelebihan berat badan.

Pada ubi jalar tentunya mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti kolin, beta karoten, serat dan juga kalium. Ubi jalar tentunya mengandung sedikitnya 105 kalori yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Pada wanita yang mengonsumsi ubi jalar setiap hari dengan porsi yang tepat tentunya dapat menurunkan risiko terkenanya kanker payudara 17 kali lipat. Selain itu, mengonsumsi ubi jalar dapat lebih melancarkan sistem pencernaan, kolesterol, jantung dan mencegah risiko terkenanya diabetes.

Brokoli

Brokoli tentunya termasuk pada jenis sayuran hijau. Namun dalam pembahasan ini kami sengaja memisahkan brokoli pada poin terpisah. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dan juga nutrisi pada brokoli memang sepenuhnya dapat mencegah seseorang dari terkenanya penyakit kanker payudara. Rasa khas enak yang dimiliki oleh brokoli tentunya tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak mengonsumsinya.

Dalam brokoli tentunya terdapat segudang gizi dan juga nutrisi seperti sulforaphane, flavonoid, isothiocyanate, indoles,tiosianat, beta-karoten cryptoxanthin, zea-xanthin dan lutein. Semua zat nutrisi tersebut tentunya memiliki sifat antikanker yang dapat memberikan sinyal positif serta dapat melindungi kita dari berbagai jenis kanker seperti pankreas, usus besar, prostat dan juga kandung kemih. Senyawa aktif tersebut bisa membunuh berbagai sel di dalam tubuh yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, antioksidan yang ada di dalam brokoli dapat membantu menekan pertumbuhan sel kanker ataupun tumor.

Jamur

Makanan yang memiliki rasa khas yang enak dan juga gurih ini ternyata memiliki khasiat untuk mencegah tubuh dari terkenanya kanker payudara. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi yang ada pada vitamin dan juga nutrisi memiliki kemampuan dalam menurunkan risiko kanker. Di dalam jamur tentunya terdapat beberapa nutrisi seperti serat oangan, selenium, vitamib B, D dan juga D. Jamur juga dikenal sebagai makanan yang rendah lemak, sodium, kolesterol dan juga kalori. Bahkan para ahli menyatakan bahwa kandungan senyawa yang terdapat di dalam jamur dapat membantu mencegah tumbuhnya sel kanker yang ada di dalam tubuh.

Buah Delima

Siapapun pastinya mengetahui jenis dan bentuk buah ini. Buah delima dapat dikatakan sebagai buah dengan rasa yang enak dan juga segar. Selain cita rasa yang enak, buah delima juga memiliki manfaat yang cukup banyak bagi kesehatan tubuh manusia. Di dalam buah delima tentunya mengandung vitamin C, vitamin E, vitamin B, K, potasium, fosfor, polifenol, antioksidan, mineral dan juga serat pangan. Salah satu manfaat terbesar dari buah delima dalam mencegah kanker payudara ialah adanya kandungan antioksidan dan juga polifenol. Kedua senyawa tersebut dapat menekan pertumbuhan sel kanker dengan sangat baik dan juga ampuh.

Demikianlah beberapa jenis makanan untuk mencegah kanker payudara yang dapat Anda masukan ke dalam menu harian Anda sekarang juga. Selamat mencoba!

Kenali Bisul Di Payudara Yang Rentan Menyerang Wanita

Wanita tentunya memiliki risiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria dalam masalah kesehatan. Dalam hal ini wanita memang kerap mengalami beberapa masalah kesehatan yang tentunya dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Terlebih wanita memiliki sistem reproduksi yang tentunya sangat rentan terhadap virus dan juga bakteri. Jika kita sebagai wanita tidak merawat kesehatan tubuh kita dengan baik, maka dapat dipastikan kita mengalami masalah kesehatan yang lebih serius.

Seperti salah satu masalah kesehatan yang kerap menyerang wanita yakni bisul di payudara. Bisul ini tentunya dapat dialami oleh wanita yang menyusui ataupun wanita yang tidak menyusui. Tentunya, jika dibiarkan maka akan menyebabkan kondisi yang lebih parah. Jika Anda mengalami benjolan disekitar payudara, tentunya Anda harus benar-benar waspada. Bisa saja ini dapat menjadai salah satu gejala timbulnya bisul dipayudara.

Bagaimanapun juga, bisul tentunya dapat terjadi di berbagai area tubuh, tidak terkecuali payudara. Seperti yang kita tahu bahwa bisul merupakan salah satu bejolan yang berisi nanah dan mengandung sel-sel darah putih yang mati. Hal ini disebabkan oleh adanya infeksi lokal yakni ketika bakteri menyerang bagian payudara, namun tidak menyebar ke bagian yang lainnya. Bisul tentunya menjadi salah satu benjolan yang perlu diwaspadai terlebih jika terjadi di bagian payudara. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui fakta seputar dan juga penanganan bisul di payudara.

Fakta - Fakta Bisul Yang Wajib Anda Tahu

Bisul pada payudara wanita tentunya dapat  masdibagi menjadi dua jenis yakni bisul subareolar dan juga bisul mastitis. Kedua bisul tersebut tentunya memiliki tingkat bahaya yang sama. Berikut fakta-fakta mengenai bisul subareolar dan juga bisul mastitis yang terjadi di payudara sekaligus cara penangannya. 

Baca juga: Makanan Anti Tekanan Darah Tinggi Yang Terbukti Paling Ampuh

Bisul Subareolar

Jenis bisul pertama kerap disebut dengan abses subareolar yakni sebuah infeksi yang terjadi di bagian payudara dan kerap dialami oleh wanita yang tidak menyusui. Bisul ini tentunya berisi nanah yang dapat muncul tepat di bawah areola. Areola merupakan salah satu bagian kulit payudara yang berwarna cokelat di sekitar puting. Tidak heran jika bisul ini menimbulkan rasa sakit yang sanga hebat di bagian areola. Bisul dan juga bejolan ini tentunya dapat mengeluarkan nanah jika dipencet ataupun terluka.

Jika dibiarkan begitu saja, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadinya fistula yaitu suatu bentuk dimana terjadinya lubang yang tidak normal di saluran payudara menuju kulit. Jika infeksi pada payudara ini cukup parah, maka puting akan melesak ke dalam jaringan payudara. Seseorang yang mengalami kondisi ini tentunya akan merasa demam dan juga badan yang tidak sehat.

Pada umumnya, jenis bisul ini dialami oleh wanita paruh baya yang terjadi dikarenakan adanya penyumbatan saluran pada bagian payudara. Kondisi ini tentunya menyebabkan infeksi dan juga keadaan yang lebih parah. Meskipun bisul ini dapat dialami oleh siapa saja, tentunya terdapat beberapa kelompok wanita yang memiliki risiko yang lebih tinggi terkena bisul subareolar yaitu penderita diabetes, merokok, gemar meminum alkohol dan juga tindik di bagian puting.

Seperti yang kita tahu bahwa bisul subareola tidak dapat terjadi begitu saja, melainkan disebabkan oleh beberapa faktor. Tentunya, menjaga kesehatan dan juga gaya hidup yang baik memang sebuah kewajiban yang harus Anda lakukan. Dalam memastikan Anda terkena bisul subareola, pastinya dokter akan melakukan sebuah pemeriksaan fisik yang tentunya diikuti oleh tes penunjang dengan menggunakan USG atau tes lainnya. Dalam hal ini tes darah yang lengkap dan sampel nanah akan sangat disarankan oleh dokter.

Gejala Bisul Subareola

Dalam hal ini bisul subareola dapat terjadi dan juga tergantung dari lokasi stadium penyakit, lokasi abses dan juga faktor-faktor lainnya. Pada stadium awal tentunya Anda dapat merasakan adanya nyeri di bagian kelenjar payudara. Kulit pada bagian luar dapat terlihat normal meskipun sebenarnya terjadi inflamasi di dalamnya. Selain itu, gejala lainnya dapat muncul pada bagian payudara yang terasa panas, terlihat merah dan juga bengkak yang terjadi di permukaan payudara.

Dalam waktu yang cukup lama, gejala abses ini tentunya dapat bertambah dengan cukup jelas. Gejala lainnya dapat timbul seperti kulit yang memerah, panas dan juga terluka. Kondisi tubuh ketika mengalami bisul ini akan menimbulkan gejala demam yang tinggi, menggigil dan juga disertai dengan mual dan juga muntah. Komplikasi yang cukukp berat dapat terjadi seperti keracunan berat, tekanan darah, payudara besar dan juga bengkak, edema, abses pada kulit akan tampak kuning pucat, depresi dan juga kelenjar getah bening nekrotik yang nyeri dan juga bengkak. Jika memang Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter ataupun tenaga medis lainnya untuk mendapatkan penanganan.

Penanganan Bisul Subareola

Untuk menangani bisul subareola tentunya Anda dapat melakukan cara untuk dalam mengatasi bisul di payudara, diantaranya:

- Kompres dingin payudara dengan menggunakan kantong es yang dibalut dengan kain selama 10-15 menit.

- Sebelum itu Anda tentunya dapat membersihkan payudara dan juga puting dengan menggunakan sabun antibakteri yang cukup lembuht.

- Bantalan bra yang cukup lembut tentunya dapat membantu dalam mengeringkan dan juga mengurangi gesekan nanah.

- Hindari untuk memencet, menekan dan juga memecahkan bisul di payudara karena dapat memperburuk gejala yang muncul.

- Jika gejala terus berlangsung dan semakin parah, tentunya segeralah periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Bisul Mastitis

Jenis bisul yang kedua ialah bisul mastitis dimana bisul ini pada umumnya terjadi pada wanita yang menyusui. Bisul ini ialah sebuah infeksi yang terjadi pada kelenjar payudara yang sangat menyakitkan sehingga akan terasa perih dan juga nyeri. Pada bisul ini tentunya penderita akan mengalami yang namanya flu dan juga demam serta payudara bengkak kemerahan. Biasanya, mastitis terjadi karena adanya ASI yang mengendap pada saluran susu yang akhirnya memicu terjadinya infeksi bakteri.

Infeksi bisul mastitis tentunya dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:

- ASI dipompa secara tidak teratur

- Bayi tentunya lebih memilih menyusu hanya pada satu payudara saja

- Mulut bayi tidak melekat secara sempurna pada puting bayi ketika sedang menyusui.

Meskipun mastitis dapat terjadi pada ibu menyusui, namun tidak menutup kemungkinan bagi wanita yang tidak hamil juga untuk mengalami bisul mastitis ini. Hal ini juga dapat menimbulkan luka yang terbuka pada puting sehingga membuat bakteri dapat masuk dengan sangat mudah ke saluran payudara.

Penanganan Mastitis

Untuk menangani bisul mastitis tentunya Anda dapat melakukan beberapa cara sebagai berikut:

- Susui bayi selama mungkin agar payudara dapat kosong

- Beristirahatkan sebanyak yang diperlu di rumah

- Kompres payudara dengan menggunakan air hangat dan juga dingin untuk menghindari pembengkakan

- Pijat payudara secara perlahan agar terhindar dari bengkak ke arah puting

- Konsumsi obat pereda nyeri yang tentunya harus aman untuk ibu yang sednag menyusui

- Kenakan pakaian yang longgar untuk membuat Anda merasa lebih nyaman.

Bisul di payudara tentunya harus Anda atasi dengan cara yang sangat tepat dan Anda harus mewaspadai akan gejala dan juga penyebab yang dapat timbul dengan cara yang cukup tepat. Itulah beberapa fakta mengenai bisul dipayudara beserta cara penanganannya. Semoga bermanfaat!

 

Tahukah Anda Bahwa Vitamin D Dapat Melindungi Tubuh Dari Kanker?

Seperti yang kita tahu bahwa vitamin D sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan dan juga kekuatan tubuh kita, terutama tulang. Rangka dan tulang tentunya menjadi bagian tubuh yang terbilang sebagai inti dalam pembentukan tubuh manusia. Tanpa rangka dan juga tulang, bagaimana mungkin manusia dapat bergerak dan juga berdiri dengan baik.

Pentingnya bagian ini tentunya menjadi tugas bagi kita untuk menjaga kekuatan dan juga kesehatannya. Bagaimanapun juga tulang perlu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan agar tulang dapat bekerja dengan sangat baik. Umumnya, kita tahu bahwa kesehatan dan juga kekuatan tulang dapat dengan mudah kita dapatkan dari kalsium dan juga vitamin D.

Berbicara mengenai vitamin D tentunya kita akan secara langsung berpikir bahwa matahari sumber yang sangat mudah untuk kita dapatkan. Mudah dan gratisnya kita mendapatkan sinar matahari, mengapa tidak untuk memanfaatkan kebaikan yang diberikan oleh sinar matahari tersebut. Selain itu, vitamin D ternyata dapat melindungi tubuh dari kanker. Lantas, bagaimanakan peran dari vitamin D dapat melindungi tubuh dari kanker? Yuk kita langsung simak saja pemaparan kami berikut ini!

Vitamin D Dapat Melindungi Tubuh Dari Kanker

Seperti yang kita tahu bahwa kanker memang menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan bagi manusia. Hal ini dikarenakan penyakit kanker memang terdiri dari sel-sel yang abnormal dan tumbuh di dalam tubuh manusia. Sel kanker tentunya berkembang terus menerus di dalam tubuh hingga akhirnya mencapai stadium akhir. Sulit dan langkanya penderita kanker untuk disembuhkan, tentunya ini menjadi sebuah tugas besar bagi kita semua untuk mencegah penyakit kanker bersemayam di dalam tubuh kita.

Sebuah penelitian mengaitkan hubungan yang kuat antara vitamin D dan juga kanker. Banyak ahli yang mengatakan bahwa vitamin D dapat membantu tubuh dan juga mengurangi risiko terkena kanker seperti kanker payudara, paru-paru, leukimia, usus besar dan juga penyakit kanker lainnya. Tentunya, kita tidak menginginkan tubuh kita berpeluang terkena penyakit kanker, bukan?

Berdasarkan sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association yang telah berhasil menemukan salah satu manfaat dari vitamin D yakni menurunkan risiko terkena kanker. Penelitian ini telah dilakukan selama emapt tahun serta melibatkan lebih dari dua ribu wanita yang sudah menopause. Rentang usia yang dipilih tersebut tentunya berkisar antara 55 tahun ke atas. Pasalnya, wanita yang berusia lanjut dan juga sudah mengalami menopause memang berisiko besar terkena berbagai jenis kanker.

Hasil yang didapat menunjukkan bahwa wanita yang diberi vitamin D3 dan juga kalsium secara rutin memiliki risiko sekitar 30% lebih rendah terkena penyakit kanker. Tentunya, hasil ini memiliki perbedaan dengan tingkat kanker antar kelompok yang memang belum akurat secara keseluruhan jika dilihat dari data statistiknya saja. Akan tetapi, pada analisis selanjutnya, kadar vitamin D di dalam darah khususnya 25-hydroxyvitamin D (25 (OH) D) secara signifikan memang lebih rendah pada wanita yang memiliki kanker dibandingkan dengan wanita yang sehat.

 

Hubungan Antara Vitamin D Dengan Kanker

Seperti yang telah dijelaskan di atas mengenai adanya hubungan antara vitamin D dan juga kanker. Hal tersebut memang benar adanya dan telah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Studi ini telah menemukan bahwa tingkat kematian dan juga kejadian kanker memang lebih rendah dan terjadi di daerah tertentu yang memang banyak mendapatkan sinar matahari. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet yang berasak dari matahari dapat memicu produksi vitamin D di dalam tubuh.

Sebuah penelitian lain menambahkan bahwa vitamin D dapat menghambat dan juga mengurangi sel kanker untuk terus berkembang dengan berbagai cara. Vitamin D di sini memang diperlukan dalam mengubah gen yang mampu mengendalikan peradangan, mengganggu hormon pertumbuhan IGF-1, kematian sel dan juga proliferasi sel serta hormon lain yang digunakan untuk memicu pertumbuhan tumor di dalam tubuh.

Tidak hanya dapat mengurangi risiko terkena kanker, vitamin D juga mampu memperbaiki kerusakan DNA, menghambat antiogenesis dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antiogenesis ialah sebuah zat yang memang berperan penting dalam mengahambat pertumbuhan dan juga perkembangan sel kanker yang ada di alam tubuh. Maka dari itu, memang sangat terbukti bahwa vitamin D yang mudah untuk kita dapatkan ini dapat melindungi tubuh dari kanker dan juga menghambat pertumbuhan kanker di dalam tubuh.

Vitamin D Dapat Berhubungan Dengan Kanker Payudara

Pencegahan kanker yang paling ampuh tentunya dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker payudara. Riset yang telah dilakukan membuktikan bahwa pasien yang memiliki kanker payudara dapat memiliki risiko yang lebih rendah dalam mencegah kematian. Orang yang memiliki kanker payudara dapat berisiko kematian 2 kali lipat dibandingkan dengan yang memiliki asupan vitamin D yang cukup terhadap tubuhnya.

Para peneliti menemukan jika wanita dengan kadar vitamin D yang lebih rendah akan sangat mudah terkena penyakit kanker dibandingkan dengan yang memiliki asupan vitamin D yang cukup banyak. Kadar vitamin D yang tinggi dalam tubuh dapat memiliki angkat kematian yang lebih rendah sekitar 50%. Sistem metabolisme vitamin D dapat meningkatkan komunikasi dan juga hubungan antar sel untuk mengaktifkan protein dan menghentikan pembelahan sel yang cukup agresif.

Setelah kita mengetahui peranan yang dimiliki oleh vitamin D dalam mencegah penyakit kanker tentunya ini menjadi tugas kita untuk senantiasa menjaga asupan vitamin D untuk tubuh kita. Peranan vitamin D memang dipercaya dapat melindungi tubuh dari kanker payudara dimana vitamin D dapat membuat sel payudara lebih pintar karena terdapat reseptor dari vitamin D yang ada di dalam jaringan payudara. Selain itu, vitamin D juga dapat mengikat reseptor dan menyebabkab sel oncogenes mati dan juga berhenti untuk tumbuh. Hasilnya, sel kanker tidak akan lagi menyebar pada bagian tubuh yang lainnya.

Fakta Tentang Vitamin D

Vitamin D memang menjadi salah satu vitamin yang berfungsi penting dalam menjaga kekuatan tulang dan juga menghindari tubuh dari terkena osteoporosis. Selain dari sinar matahari, vitamin ini tentunya dapat ditemukan dengan mudah dalam beberapa jenis makanan. Meskipun demikian, tentunya banyak faktor yang memang mempengaruhi vitamin D di dalam tubuh seseorang.

Vitamin D memang memiliki beberapa faktor yang tentunya dipengaruhi oleh beberapa hal. Seperti yang dilansir dari Third Age (13/01) beberapa hal yang tidak banyak orang yang tahu mengenai vitamin, diantaranya:

Kondisi Udara

Faktor utama yang menjadi mempengaruhi vitamin D yaitu kondisi udara yang ada di lingkungan tersebut. Seorang peneliti di Harvard Medical School yang menunjukkan bahwa partikel karbon yang dihasilkan dari sebuah pembakarann bahan bakar fosil dapat menghancurkan sinar UVB yang ada di dalam udara. Akan tetapi, mereka menyatakan bahwa polusi tersebut dapat menyebabkan adanya lubang pada ozon yang dapat meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh.

Tempat Tinggal

Tempat tinggal memang sangat mempengaruhi produksi vitamin D yang ada di dalam tubuh. Hal ini berhubungan dengan semakin rendahnya iklim di suatu wilayah, maka semakin sedikit juga sinar matahari yang akan sampai hingga ke permukaan bumi. Faktanya bahwa vitamin D yang akan didapatkan sangat rendah jika Anda tinggal di daerah yang memiliki iklim yang rendah pula. Selain itu, vitamin D yang berasal dari matahari juga tidak akan pernah Anda dapatkan jika Anda menggunakan baju tebal.

Warna Kulit

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi produksi vitamin D di dalam tubuh yaitu warna kulit. Warna kulit yang cukup gelap tentunya disebabkan adanya melanin di dalam tubuh. Zat tersebut tentunya dapat membuat kulit tidak dapat meresap sinar UVB dari matahari. Dengan begitu, tubuh membutuhkan banyak asupan nutrisi untuk memproduksi vitamin D yang ada di dalam tubuh. Sedangkan orang yang memiliki kulit gelap memang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam menyerap vitamin D dibandingkan dengan orang yang memiliki kulit putih.

Berat Badan

Berat badan memang sangat berpengaruh terhadap produksi vitamin D yang ada di dalam tubuh. Orang yang memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas memang memiliki produksi yang rendah dibandingkan dengan orang yang kurus. Hal ini dikarenakan penumpukan lemak yang ada di dalam tubuh mempengaruhi kemampuan tubuh dalam memproduksi dan juga menyerap vitamin D. Selain itu, semakin bertambahnya usia seseorang, maka efek vitamin D yang ada pad kulit juga semakin berkurang.

 Pemakaian Tabir Surya

Faktor ini tentunya memiliki pengaruh yang cukup untuk tubuh dalam memproduksi vitamin D. Anda tentunya jangan harap dapat mendapatkan asupan vitamin D pada tubuh jika Anda menggunakan tabir surya. Dalam pemakaian tabir surya yang sedikit tentunya vitamin D yang berasal dari matahari dapat langsung masuk ke dalam tubuh meski dalam jumlah yang sedikit.

Ada baiknya jika Anda ingin menggunakan tabir surya, Anda dapat memakainya pada saat siang hari saja. Hindari pemakaian tabir surya pada saat pagi hari, karena waktu ini menjadi waktu yang paling tepat bagi tubuh untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari.

Itulah beberapa faktor yang memungkinkan dapat mempengaruhi tubuh dalam memproduksi vitamin D yang berasal dari sinar matahari.

Sumber Vitamin D Terbaik

Selain sinar matahari tentunya terdapat sumber lain yang dapat meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh manusia. Manfaat ganda yang akan Anda dapatkan dari vitamin D bukan hanya sebagai penguat tulang, akan tetapi mampu mencegah berbagai penyakit yang kemungkinan akan masuk ke dalam tubuh manusia. Agar tubuh Anda mendapatkan vitamin D yang cukup, kami menyarankan agar Anda mendapatkan asupan vitain D sekitar 400 IU vitamin D setiap harinya dan juga sekitar 200 IU untuk remaja yang berusia kurang dari 18 tahun.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, tentunya hal ini akan ada kaitannya dengan kondisi kesehatan Anda. Adanya penyakit kronis dan juga penyakit yang dapat mengancam jiwa seperti kanker, diabetes, jantung, multipel sklerosis dan juga adanya penurunan daya ingat pada seseorang. Untuk itu, penuhi kebutuhan vitamin D Anda dengan mengonsumsi makanan sebagai sumber vitamin D yang cukup ampuh, diantaranya:

Susu

Selain berperan aktif dalam menghasilkan kalsium yang diperlukan untuk kepadatan dan juga kekuatan tulang. Ternyata, susu juga dipercaya dapat meningkatkan produksi vitamin D yang ada di dalam tubuh manusia. Susu sapi tentunya mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan juga vitamin D yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Diperkirakan dari satu gelas susu mengandung sekitar 100 IU vitamin D yang mampu menjaga kepadatan dan juga kekuatan tulang manusia.

 Minyak Ikan

Seperti yang kita tahu bahwa minyak ikan memang memiliki rasa yang tidak enak. Akan tetapi, suplemen ini memang dipercaya dapat meningkatkan produksi vitamin D yang ada di dalam tubuh. Minyak ikan memang mengandung omega-3 yang dapat meningkatkan produksi vitamin D yang cukup tinggi. Selain itu, minyak ikan berperan dalam meingkatkan nafsu makan seseorang.

Ikan Salmon

Ikan yang sudah tidak asing lagi akan gizi dan juga nutrisinya. Jenis ikan ini memang disediakan dalam berbagai bentuk baik beku, segar dan juga kalengan. Ikan salmon tersebut tentunya mengandung vitamin D empat kali lebih banyak dibandingkan dengan produk pertanian seperti buah dan juga sayuran.

 Ikan Tuna

Selain ikan salmon, ikan tuna juga memiliki kandungan vitamin D yang cukup tinggi untuk tubuh. Seperti yang kita tau bahwa tuna merupakan salah satu jenis ikan laut yang tinggi protein dan juga omega-3. Ikan yang sering kita jumpai sebagai salahs atu bahan pembuat sushi ini ternyata memang berperan penting dalam pembentukan tulang dan juga vitamin D di dalam tubuh.

Telur

Jenis makanan yang mengandung protein dan juga omega-3 memang memiliki peran penting juga dalam meningkatkan produksi vitamin D pada tubuh manusia. Telur memang mengandung vitamin D sekitar 21 IU di dalam kuning telur dan juga protein yang murni pada bagian putih telurnya. Telur merupakan bahan pangan yang memang bernutrisi dan juga wajib dikonsumsi oleh setiap orang.

 Udang

Jenis makanan laut yang satu ini memang mengandung omega-3 yang tinggi akan nutrisi dan juga protein yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Udang memang tinggi protein tetapi rendah kalori dan juga lemak. Udang yang tersaji dalam takaran 85 gram memang mengandung 129 IU vitamin D. Takaran ini memang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

 

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai vitamin D dapat melindungi tubuh dari kanker serta peranan penting dalam vitamin D untuk menjaga kesehatan tubuh. Memang sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dan juga daya tahan tubuh dari berbagai penyakit yang kemungkinan akan muncul di dalam tubuh kita. Dengan memiliki asupan vitamin D yang cukup, ini menjadi keuntungan bagi kita agar dapat terhindar dari penyakit kanker.

Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Penting Untuk Diketahui

Kanker payudara stadium 1 merupakan kanker payudara stadium awal. Ini adalah sebuah kondisi dimana benjolan kanker pada bagian payudara umumnya berukuran 2 cm atau lebih kecil dari ukuran tersebut. Benjolan ini masih belum menyebar ke kelenjar getah bening dibagian ketiak. Untuk itu, mengenai setiap gejala yang mungkin terjadi adalah tindakan dini yang penting untuk dilakukan guna mencegah kemungkinan terburuk dari kondisi ini.

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan untuk setiap wanita, setelah kanker serviks. Kondisi ini seringkali menjadi mimpi buruk yang membayang-bayangi diri setiap wanita. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara anda, semisal pada bagian saluran keluarnya air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama dengan jaringan pendukung lainnya, seperti halnya jaringan lemak.

Pada umumnya hormonal, gaya hidup dan faktor lingkungan menjadi salah satu pemicu yang patut dicurigai sebagai pemicu dari timbulnya kanker yang satu ini. Akan tetapi, tidak semua orang dengan gaya hidup yang hampir sama pun memiliki resiko terserang dengan penyakit yang satu ini. Sehingga demikian pada umumnya kondisi ini akan memerlukan penelitian yang lebih lanjut.

Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Penting Untuk Dikenali

Akan tetapi demikian, ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan anda untuk terkena dengan serangan penyakit ini. Misalnya saja bila anda berusia sekitar 50 tahun atau lebih, jika anda memiliki keluarga dekat atau bahka ibu yang terkena denan kanker ovarium atau kanker payudara, pernah muncul benjolan jinak pada payudara atau pernah didiagnosa dengan kanker payudara. Seharusnya, kanker payudara bukanlah penyakit warisan.

Namun ada gen tertentu dalam tubuh yang disebut dengan BRCA1 dan BRCA2 dimana gen ini dapat meningkatkan resiko seseorang terhadap serangan kanker yang satu ini. Buka hanya itu, gen yang satu ini pun dapat diturunkan kepada generasi penerus.

Nah, memiliki resiko atau tidaknya terhadap paparan kanker yang satu ini maka tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara. Terutama untuk kanker payudara pada stadium awal. Agar jika sel kanker tersebut tumbuh maka penanganan lebih awal dapat dilakukan untuk mengobati kondisi ini. Berikut ini adalah beberapa ciri kanker payudara dibawah ini.

Benjolan/Penebalan Disekitar Payudara

Benjolan yang timbul pada bagian payudara merupakan salah satu ciri atau tanda paling awal yang perlu untuk diperhatikan dengan baik. Sebagian wanita akan mungkin menjumpai benjolan didaerah ketiak atau sekitar bagian payudara. Kondisi ini biasanya menjadi tanda awal timbulnya kanker payudara pada stadium awal.

Meski tidak 100 persen benjolan yang muncul menandakan adanya kanker. Namun setidaknya anda perlu waspada dengan kondisi yang satu ini. Mulai dari ditemukannya benjolan kecil atau benjolan yang sudah membengkak dan membesar sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih pasti dan mendapatkan penanganan yang lebih dini. Adapun guna membedakan mana benjolan yang berpotensi kanker dan benjolan mana yang tidak, maka berikut ini adalah beberapa karakteristiknya.

Tanda Benjolan yang Berpotensi Kanker

  • Benjolan terasa keras
  • Kulit payudara berlesung pipit
  • Benjolan ini tidak diskrit; tidak mudah dibedakan
  • Tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya
  • Benjolan tetap di payudara; tidak bergerak
  • Hanya ada satu benjolan
  • Benjolan disertai dengan keluarnya cairan

Tanda Benjolan yang Berpotensi Kanker

  • Benjolan lunak
  • Ada beberapa benjolan payudara
  • Benjolan diskrit; mudah dibedakan
  • Benjolan bergerak di payudara
  • Benjolan menghilang setelah siklus menstruasi
  • Ada benjolan di payudara sebelahnya.

Selain benjolan, penebalan payudara yang muncul dibagian bawah ketiak juga wajib untuk diwaspadai dengan baik. Untuk itu, penting sekali memeriksakan kondisi ini ke dokter jika anda mulai merasakan beberapa gejala seperti yang telah disebutkan diatas.

Perubahan Ukuran dan Bentuk Payudara

Pengenalan tanda adanya kanker payudara yang selanjutnya dapat dilihat dari perubahan ukuran dan bentuk payudara anda. Apabila anda melihat terjadi keanehan pada salah satu bagian payudara anda maka penting sekali untuk anda mulai memberikan perhatian yang lebih. Karena hal ini bisa jadi merupakan tanda umum kedua yang paling sering dijumpai. Tidak hanya dilihat dari bentuknya saja, perubahan ukuran payudara yang terkesan janggal pun perlu diperhairkan dengan baik.

  • Perubahan Ukuran Payudara

Pada umumnya perubahan ukuran payudara tidak terjadi dengan drastis atau terkesan tiba-tiba. Semisal bila sebelumnya ukuran besar payudara anda hanya 34 namun dengan tiba-tiba berubah menjadi 32. Hal ini bisa menjadi hal yang perlu untuk diperhatikan dengan baik.

  • Perubahan Bentuk

Perubahan bentuk pada bagian payudara pun penting untuk diperhatikan dengan baik. Misalkan dari ukuran yang sebelumnya mancung, namun sekarang menjadi tengkulai kebawah menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dengan baik. Perubahan yang terjadi ini bisa saja tidak terjadi pada keduanya, melainkah hanya salah satu bagian saja. Untuk itu, segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar anda bisa segera mendapatkan penanganan yang lebih baik terkait dengan masalah yang satu ini.

Terdapat Kerutan Disekitar Bagian Payudara

Kerutan yang muncul ini umumnya banyak dialami oleh mereka yang sudah berusia lebih lanjut. Namun tidak halnya apabila anda mengalami atau terkena dengan gejala awal dari kanker payudara, kerutan mungkin saja dijumpai pada bagian tertentu dipayudara anda.

Untuk kulit payudara yang normal umumnya tidak memiliki kerutan dan cenderung terasa lebih halus pada bagian permukaan yang rata (terkecuali bagian puting). Untuk itu, agar dapat memeriksa kondisi ini maka cobalah untuk bercermin dan kenali payudara anda dengan mengelusnya secara perlahan.

Bila terjadi kerutan sekitaran permukaan rata pada bagian payudara maka segera konsultasikan masalah ini ke dokter. Sementara itu, untuk kerutan yang berpotensi dengan indikasi adanya kanker biasanya dapat dikenali dengan pemukaan yang kasar, spesifik pada bagian daerah tertentu pada bagian kulit payudara anda. Untuk kerutan ini umumnya akan terlihat berpigmen lbih gelap dan tidak terlalu besar lingkupnya.

Keluarnya Cairan dari Bagian Puting Secara Tiba-Tiba

Pada ibu yang tengah menyusui umumnya akan sulit membedakan masalah yang satu ini. Sebab keluarnya cairan dari bagian puting akan mungkin disalah artikan sebagai keluarnya ASI. Akan tetapi tanpa sebab yang jelas pada saat si kecil tidak sedang menyusu namun tiba-tiba keluar cairan dari bagian puting, maka hal ini perlu diperhatikan dengan baik. Sebab bisa mungkin gejala ini sebagai tanda dari adanya kanker payudara yang penting untuk diketahui.

Nah, adapun untuk dapat membedakan cairan yang mengindikasikan adanya kanker payudara adalah cairan ini berupa putih atau bening. Dan teksturnya agak kental atau encer.

Untuk itu, bila puting anda mengelaurkan cairan coklat atau bahkan cairan berwarna merah darah. Kondisi ini sudah ada dalam tahapan kronis dimana anda perlu untuk segera mengkonsultasikan masalah ini dengan dokter. Sebab tanda ini dapat menandakan anda mengalami gejala awal kanker payudara. Akan tetapi, secara umum apapun cairan yang kelar dari bagian puting tanpa sebab yang jelas sebaiknya berikan perhatian khusus yakni dengan memeriksakan masalah ini ke dokter.

Timbulnya Perasaan Nyeri yang Tak Kunjung Menghilang Pada Bagian Payudara

Nyeri pada bagian payudara umumnya menjadi tanda yang sering terjadi pada beberapa kasus tertentu seperti pada saat menstruasi ataupun pada saat hamil. Sehingga umumnya akan sedikit sulit membedakan kondisi ini dengan indikasi adanya tanda kanker payudara. Akan tetapi, untuk gejala kondisi umum tersebut perasaan nyeri ini dapat menghilang dengan sendirinya setelah usainya siklus yang anda lalui.

Lantas bagaimana dengan perasaan nyeri yang terjadi pada gejala kanker payudara? Nah, untuk gejala ini perasaan yang dirasakan dari tanda ini akan cenderung sulit menghilang. Untuk itu, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter. Terutama bila bagian yang terasa nyeri semakin membengkak dan timbul benjolan didalamnya. Pemeriksakan lebih dini untuk kasus yang satu ini akan dapat membuat anda terhindar dari kemungkinan buruk akibat keterlambatan pengobatan.

Ketika anda menemukan atau merasakan perasaan nyeri yang timbul pada bagian payudara alangkah lebih baik untuk tidak memencet atau menempelkan minyak pereda nyeri pada bagian ini. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, jangan pernah abaikan perasaan atau tanda ini terlalu lama sebab kondisi ini bisa mungkin berbahaya untuk anda.

Payudara yang Nampak Kemerahan dan Bengkak

Apabila anda mengalmai perubahan drastis pada warna kulit yang terdapat pada bagian sekitaran payudara seperti misalkan merah, membengkak atau mungkin terlihat gelap pada bagian salah satu sisi dibagian tertentu sebaiknya waspadai kasus seperti ini. Periksakan kondisi ini ke spesialis atau dokter terdekat agar anda bisa segera mendapatkan penanganan terbaik.

Untuk mengetahui tanda yang satu ini anda dapat melakukanya dengan mengamati kulit sekitaran payudara anda. Coba lihat apakah terdapat warna aneh pada bagian payudara atas, bawah ataupun pada bagain samping payudara anda.

Tanda kemerahan ini biasanya membawa kehangatan pada saat anda menyentuhnya. Seperti orang yang saat mengalami demam, hanya saja pada umumnya perasaan tersebut hanya dirasakan pada bagian tersebut saja. Sementara itu timbulnya benjolan juga bisa menandakan adanya kanker payudara. Tidak seperti benjolan yang keras pada umumnya, benjolan yang mungkin timbul pada kondisi ini umumnya lebih lunak.

Puting yang Masuk Kedalam

Puting susu pada umumnya akan timbul, terutama ketika ada stimulasi berupa sentuhan, kalaupun sedang mengecil biasanya tidak akan sejajar dengan kulit. Hanya saja, ketika terjadi keanehan perlu anda perhatikan dengan baik, terutama ketika ia telah menukik kedalam atau tidak dalam keadaan sewajarnya.

  • Apakah Puting Susu Saja?

Tentu tidak, semua bagian pada payudara yang menukik kebagian dalam perlu diwaspadai dengan baik sebagai tanda dari kanker payudara yang patut dilakukan pengecekan lebih lanjut untuk mencegah adanya kemungkinan lebih buruk dari kondisi ini.

Puting susu yang 'bersembunyi' didalam dapat terjadi di bagian salah satu payudara saja atau pada kedua bagian dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, hal penting lain yang perlu diingat adalah bukan hanya pada bagian puting susu sebab bagian lain pada payudara yang menukik kebagian dalam perlu diperhatikan dengan baik agar tidak berdampak kronis.

Timbulnya Perasaan Gatal, Bersisik Ruam di Bagian Puting Susu

Faktor lain yang dapat mejadi ciri-ciri peyakit kanker payudara adalah timbulnya gatal yang timbul secara tidak terduga pada bagian sekitaran payudara. Umumnya gatal yang muncul bisa terjadi dalam skala yang kecil dan umumnya tidak akan terlalu menggaggu. Akan tetapi, pada kasus yang lain kondisi ini pun bisa menyebar kebagian sekitaran payudara dan muncul dengan tiba-tiba. Umumnya kondisi ini akan sulit menghilang sebab intensitasnya sudah tinggi.

Sementara itu, kondisi payudara yang muncul sebagai tanda adanya kanker payudarapun bisa berupa timbulnya sisik yang cukp menganggu. Sebab kondisi ini akan sakit bila mengelupas atau pada saat dipegang. Bersisik pada bagian kulit manapun tentu perlu mendapatkan perawatan yang lebih khusus. Hal ini dikarenakan kondisi umum kulit manusia tidaklah bersisik, terlebih lagi bila terdapat pada bagian payudara. Untuk itu, maka sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan segera ke dokter agar anda bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Gejala Lanjutan Dari Kanker Payudara

Beberapa ciri diatas pada umumnya adalah gejala awal dari kanker payudara. Akan tetapi jika kanker sudah menyebar tentu tidak hanya akan memberikan efek fisik utnuk bagian sekitaran payudaran tersebut. Nah, dibawah ni adalah tanda dan efek kanker payudara yang penting untuk anda ketahui atau pada saat kanker sudah menyebar dan mempengaruhi bagian lain pada tubuh kita.

  • Adanya nyeri pada bagian tulang
  • Timbulnya mual yang seringkali muncul
  • Kehilangan nafsu makan
  • Terjadinya penurunan berat badan
  • Timbulnya penyakit kuning
  • Sakit kepala hebat yang tak kunjung sembuh
  • Batuk-batuk
  • Penglihatan ganda
  • Kelemahan otot
  • Penumpukan cairan yang terjadi disekitaran paru-paru

Setelah mengetahui tanda-tanda diatas, maka pemeriksaan lebih lanjut ke dokter adalah hal yang paling dianjutkan untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi dengan tubuh ibu. Lewat pemeriksaan ini dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan tindakan dini untuk menghindari kemungkinan buruk dari kondisi kanker yang dialami.

Selain itu, guna mengetahui tanda dan gejala kanker payudara diatas, maka cobalah untuk melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri yang dilakukan setiap bulannya. Rajin melakukan SADARI juga dapat membantu anda mengenali lebih dalam jaringan payudara anda. Sehingga demikian kondisi ini akan dapat membantu anda lebih waspada dalam mengenali kondisi atau gejala yang tidak lazim yang terjadi dengan bagian payudara anda.

Kanker payudara adalah salah satu jenis penyakit yang tidak kalah mematikan dari kanker serviks. Meski penyebab dari kanker ini masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk anda dapat lebih waspada terhadap resiko penyakit yang satu ini.

Anda tetap disarankan untuk senantiasa menjaga pola makan anda dengan baik dan terus waspada terhadap paparan penyakit yang satu ini. Rajinlah melakukan SADARI sejak dini. Dan jika anda merasa berpotensi besar terkena dengan kanker karena ibu atau kerabat dekat anda mengidap penyakit yang sama maka mungkin kondisi ini akan membuat anda merasa khawatir. Untuk itu, jangan sungkan mengkonsultasikan masalah ini dengan dokter.

Pada intinya jangan pernah merasa enggan atau segan pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebab pada dasarnya hal ini penting dilakukan untuk kesehatan dan keselamatan anda dengan baik. Menunda pemeriksaan kesehatan saat terjadi kondisi yang janggal dengan tubuh anda sama artinya dengan memberikan penyakit bersarang dan tumbuh lebih besar dalam diri anda.

Daftar Makanan Sehat Untuk Mencegah Kanker Payudara

Memiliki payudara yang sehat tidak hanya dapat diperoleh dari rajin melakukan perwatan payudara seperti spa, pijat payudara ataupun masker payudara. Peribahasa yang menyatakan 'You are what you eat', nampaknya menjadi peribahasa yang tepat digunakan saat ini, pasalnya apa yang anda makan ikut pula berkontribusi dalam menjaga kesehatan anda termasuk kesehatan payudara, apalagi timbulnya kanker sebagai penyakit yang paling ditakuti oleh para wanita bisa disebabkan akibat dari gaya hidup dan menu makanan yang tidak teratur.

Continue Reading

Waspada Kanker Payudara Muda

Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka  akan terkena risiko kanker payudara dan pada kenyataannya memang hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, tidak terkecuali anda yang masih berada di usia yang muda (dibawah 40 tahun).

Continue Reading

Stop ! 7 Makanan yang Dapat Menghambat Penyembuhan Kanker Payudara

Meskipun telah melalui pengobatan kanker payudara memungkinkan kembali terbangunnya sel-sel kanker pada tubuh anda. Penting untuk anda dapat mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk memerangi pertumbuhan sel kanker payudara, diantaranya dengan menjaga konsumsi anda terhadap makanan di bawah ini :

1.  Jenis sayuran seperti kangkung, sawi, cabai dan tauge. Kandungan yang terdapat pada kangkung dan sawi dapat mengurangi kerja obat-obatan sehingga tidak bekerja dengan optimal. Adapula kandungan zat yang terdapat di dalam tauge diduga akan memicu perkembangan sel kanker selain itu anda juga harus menghindari cabai karena dapat merangsang aktifitas sadar sehingga menyebabnya penurunan oksigen. Disarankan untuk anda mengkonsumsi sayuran jenis lain seperti brokoli, dengan adanya zat yang dapat membantu anda menghentikan perkembangan sel kanker atau mencegah anda dari kanker payudara.

Continue Reading

5 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Kanker Payudara Muda

Sekitar sepuluhribu perempuan yang lebih muda, berusia kurang dari 40 tahun didiagnosis terkena kanker payudara. Sejauh mana anda mengetahui kanker payudara, jadi apa yang harus anda ketahui tentang kanker payudara? Berikut adalah beberapa saran yang harus anda ketahui mengenai kanker payudara.

1.  Mengetahui perubahan payudara

Kanker payudara adalah penyebab kedua kematian setelah kanker serviks. Meskipun kanker payudara kebanyakan menyerang usia diatas 40 tahun akan tetapi untuk anda yang berusia 15 sampai 34 tahun tetap harus waspada. Bicaralah dengan dokter anda tentang perubahan yang terjadi pada payudara. Anda bisa memeriksanya sendiri dengan melakukan pemeriksaan secara berkala di rumah. Anda dapat melakukannya dengan cara memeriksa payudara anda, jika anda mengalami perubahan (terdapat benjolan) disekitar payudara, bisa langsung berkonsultasi dengann dokter.

Continue Reading

Kehamilan dan Kanker Payudara

Untuk anda yang memiliki kehamilan di usia dua puluh tahun hingga tiga puluh tahun dan memberikan ASI eksekutif maka berbanggalah. Penelitian menemukan hal tersebut dapat membantu anda untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara. Hormon estrogen yang berperan sebesar 80% dari semua kanker payudara dapat dikurangi dengan adanya kehamilan dan menyusui.

Bagaimana Kehamilan Membantu Mencegah Kanker Payudara?

Payudara berkembang selama masa pubertas, ketika tingkat hormon yang berubah dengan cepat dan pematangan tubuh. Sel jaringan payudara mencapai kematangan lengkap setelah kehamilan. Payudara Anda belum matang dari siklus menstruasi pertama dengan kehamilan pertama Anda. Penelitian yang dilakukan bahwa sel-sel payudara matang menawarkan perlindungan terbaik terhadap perubahan kanker. Sebuah hormon yang dihasilkan selama kehamilan, human chorionic gonadotropin (hCG), menyebabkan sel-sel payudara untuk tumbuh dan melindungi perkembangan kanker di masa depan. Hormon kehamilan hCG sebenarnya menyebabkan perubahan genetik permanen pada kelenjar susu anda, dan perubahan genetik dapat membantu mencegah kanker payudara.

Continue Reading

Menggunakan Bra Memicu Kanker Payudara

Bagi wanita pengunaan bra menjadi kebutuhan setiap harinya. Bra dapat membuat wanita tampil percaya diri. Sehingga bra akan membuat payudara anda tetap terjaga bentuk dan keindahannya. Pada dasarnya bra dirancang untuk mengubah bentuk payudara, mereka menerapkan tekanan konstan pada jaringan payudara lunak dan hasil dalam mengompresi dan konstriksi pembuluh limfatik. Anda dapat mengamati bukti penyempitan dari tanda merah dan lekukan di kulit yang disebabkan oleh bra.

Continue Reading

Kanker Payudara, Cara Mendeteksi Dini Benjolan Pada Payudara

Seperti yang kita ketahui adanya kanker payudara disebabkan karena sel abnormal yang berkembang pada payudara anda. Peringatan dini adalah dengan adanya tanda benjolan pada payudara anda. Anda juga harus mengetahui bahwa tidak semua benjolan pada kanker payudara merupakan benjolan abnormal. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi diantaranya adalah benjolan tersebut adalah kelainan hormon,atau adanya kista, infeksi bahkan bisa saja benjolan yang disebabkan trauma .

Satu dari delapanwanita beresiko terkena kanker payudara. Setidaknya sepertiga dari wanita tidakmenyadari bahwa perubahan yang dialami adanya kelainan yang memicu pada berkembangnya kanker payudara. Diagnosis dini sangat penting dalam mengetahui adanya kanker payudara. Jika anda tidak yakin di mana untuk memulai ,jangan khawatir. Kami akam memberikan panduan untuk dapat membantu anda dalam mendeteksi dini benjolan pada payudara anda.

Continue Reading

Cara Menjaga Payudara Agar Terhindar dari Kanker Payudara

Data menunjukan kanker payudara merupakan kanker pembunuh no dua setelah kanker serviks. Sembilan dari sepuluh dari wanita bersedia untuk membuat perubahan gaya hidup untuk mengurangi risiko kanker payudara. Sebenarnya, banyak penelitian masih diperlukan untuk memahami kanker payudara dan penyebabnya  sepenuhnya. Tapi ada langkah-langkah tertentu untuk  setiap wanita yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi kemungkinan anda terserang kanker payudara.

Continue Reading

Terapi Hormon Untuk Kanker Payudara

Hormon adalah zat yang berfungsi sebagai pembawa pesan kimia dalam tubuh. Hormon mempengaruhi tindakan sel dan jaringan di berbagai lokasi di tubuh dengan mengikuti aliran darah. Hormon estrogen dan progesteron yang diproduksi oleh ovarium pada wanita premenopause dan beberapa jaringan lain, termasuk lemak dan kulit, baik pada wanita premenopause dan menopause. Estrogen mempromosikan perkembangan dan pemeliharaan karakteristik reproduksis wanita dan pertumbuhan tulang panjang.Progesteron berperan dalam siklus menstruasi dan kehamilan. Estrogen dan progesteron juga dapat mempromosikan pertumbuhan beberapa jenis kanker payudara, yang disebut (atau tergantung hormon) kanker payudara hormon-sensitif.

Continue Reading

Pengobatan Tanpa Operasi Kanker Payudara

Pengobatan tradisional kanker payudara menjadi alternatif untuk anda menekan perkembangan sel-sel kanker payudara. Meskipun membutuhkan penanganan medis untuk mengetahui sejauh mana perkembangan sel kanker pada payudara anda akan tetapi pengobatan tradisional ini dapat mendampingi pengobatan medis pada kanker payudara.

Berikut adalah tumbuhan yang memiliki khasiat untuk anda dalam membantu pengobatan kanker payudara :

1. Daun sirsak

Pengobatan tradisional kanker dengan bahan-bahan alami ternyata tidak kalah dengan pengobatan medis, kemoterapi. Daun sirsak yang ternyata memiliki khasiat untuk kanker payudara , studi ini didukung dengan penelitian yang dilakukan di negara-negara Eropa. Bahkan para peneliti meyakini daun sirsak bisa mengobati penyakit kanker payudara lebih dari kekuatan kemoterapi. Kandungan dari sirsak seperti acetogenins, muricapentocin, annocatacin, linoleic acid, annocatalin,gigantetroin dan senyawa lainnya yang ternyata mempunyai khasiat untuk mengobati beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara. Anda dapat membuat teh daun sirsak dengan cara 10 lembar daun sirsak tua yang direbus dengan 3 gelas air kemudian sisakan sehingga menjadi 1 gelas kemudian anda dapat meminum 2 kali setiap hari.

Continue Reading

Konsumsi Makanan Berkhasiat Untuk Melawan Kanker Payudara

Konsumsi makanan berkhasiat untuk melawan kanker payudara . Banyak penelitian telah dilakukan mengenai dampak makanan tertentu, bumbu, dan rempah-rempah terhadap pertumbuhan dan penyebaran sel kanker (metastasis). Sementara hasilnya sudah sangat menjanjikan, banyak studi membuktikan manfaat dari makanan melawan kanker pada manusia. Informasi berikut mencerminkan penelitian terbaru dari makanan yang membantu melawan kanker atau mencegah dan mengurangi efek samping dari kanker dan pengobatannya.

Continue Reading

Tips Pemulihan di Rumah, Pasca Operasi Kanker Payudara

Ada beberapa alternatif untuk anda yang ingin melakukan pengobatan untuk kanker payudara. Diantaranya adalah pengobatan melalui medis yaitu radical mastectomy atau lumpectomy yaitu operasi yang diperuntukan mengangkat jaringan yang terdapat sel-sel kanker saja. Operasi ini selalu diikuti oleh pemberian radioterapi. Meskipun menurut Monica Morrow,MD pada Departement of Surgery at Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York City yang dikutip dari situs health.com menyatakan bahwa  wanita yang telah melakukan operasi lumpectomy sebagian besar siap untuk melakukan aktivitas seperti biasanya, pemulihan akan berangsur membaik dalam jangka waktu lima hari setelah operasi. Setelah operasi selesai dokter akan memberikan pengobatan pasca operasi melalui penanganan lebih lanjut seperti radioterapi atau kemoterapi. Selain itu juga dokter akan memberikan waktu dimana anda harus melakukan konsultasi.

Continue Reading

10 Langkah Mencegah Kanker Payudara

1.  Menjaga berat badan

Menjaga berat badan yang sehat  sepanjang hidup Anda terbukti dapat menjaga kesehatan. Anda dapat menghitung BMI atau Body Mass Index dengan cara berat badan (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam meter, telah terbukti secara signifikan jika peningkatan BMI (lebih dari keadaan normal 25) akan meningkatkan risiko kanker payudara. Selain itu, dan peningkatan BMI telah meyakinkan terbukti meningkatkan risiko kanker payudara pasca-menopause.

Continue Reading

Tanda Peringatan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang dimulai pada sel-sel payudara. Sebuah tumor ganas adalah sekelompok sel kanker yang dapat tumbuh  berkembang menyerang jaringan sekitarnya atau menyebar (metastasis) ke daerah-daerah tubuh lainnya.

Berikut sebuah peringatan yang dapat anda waspadai mengenai kanker payudara :

1.  Benjolan payudara atau lumpiness

Timbulnya benjolan ketika anda sedang menstruasi, itu hal yang biasa dialami sebagai salah satu gejala PMS. Payudara mengalami pembengkakan akibat adanya perubahan hormon estrogen saat menstruasi. Akan tetapi jika mengalami perkembangan dengan adanya pembersaran benjolan payudara anda harus melakukan pemeriksaan payudara kepada dokter.

Tidak banyak wanita yang tau mengenai perubahan yang terjadi pada tubuhnya.Begitu juga dengan perubahan payudara yang bersifat abnormal yang memicu kanker payudara. Jaringan payudara secara alami memiliki tekstur bergelombang. Bagi beberapa wanita, benjolan akan lebih parah dibandingkan dengan yang lainnya. Dalam kebanyakan kasus, adanya benjolan menjadi tanda payudara anda bermasalah.

Continue Reading

Mempunyai Turunan Kanker Payudara, Mungkinkah Tertular?

Penyebab kanker payudara tidak sepenuhnya dapat  dipahami. Sulit ditentukan penyebab dari kanker payudara. Meskipun pada kasus tertentu ditemukan karena adanya faktor turunan. Betulkah faktor turunan itu merupakan faktor dominan ? Tidak juga, karena ada juga wanita yang memiliki resiko tinggi terkena kanker payudara karena memiliki riwayat keluarga kanker payudara akan tetapi tidak menderita kanker payudara. Sebagian besar kasus kanker payudara tidak herediter (tidak berjalan dalam keluarga). Namun, gen tertentu dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium. Hal ini dimungkinkan untuk gen ini untuk diturunkan dari orang tua kepada anak mereka. Sebuah gen ketiga (TP53) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Continue Reading

Waspada Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan kanker kedua yang ditakuti oleh wanita setelah kanker serviks. Kanker payudara terjadi pada lapisan saluran susu yang menyediakan ketersediaan susu. Kanker payudara adalah tumor ganas yang memungkinkan berkembang ke bagian tubuh lainnya. Kanker payudara dapat dikategorikan karsinoma lobular yaitu yang dimuali dari lobules sedangkan yang berkembanng berkembang dari saluran lain dinamakan karsinoma duktal.

Continue Reading

Loading...

Follow us