data-ad-format="auto"

Perkembangan Bayi

Kategori yang berisikan aritkel-artikel perkembangan bayi dari mulai perkembangan bayi 1 bulan hingga perkembangan bayi 12 bulan

Inilah Alasan dan Penyebab Bayi Tidak Menangis Ketika Lahir

Tangisan bayi memang menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh ibu pasca persalinan. Hal ini dikarenakan tangisan bayi memang harus terjadi setelah melahirkan. Jika tidak terjadi, maka akan berakibat fatal dan juga menandakan bayi dalam keadaan baik-baik saja. Bayi yang menangis memang menjadi salah satu indikasi yang menandakan bahwa organ paru-paru bayi memang berfungsi dengan sangat baik.

Terlepas dari hal tersebut tentunya ada beberapa bayi yang memang tidak menangis dan juga sangat terlambat untuk menangis. Kondisi bayi yang tidak menangis tentunya membutuhkan pertolongan medis karena jika tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan bayi. Bayi yang tidak menangis memang menjadi kondisi yang harus dikhawatirkan. Selain ada beberapa masalah pada gangguan pernapasan, bayi yang tidak menangis juga memang menjadi indikasi dimana bayi tidak memiliki suara yang nantinya akan sangat sulit untuk bicara.

Meskipun hal ini menjadi kondisi yang perlu diwaspadai, namun tetap saja ada beberapa orang tua yang tidak merasa khawatir terlebih jika melakukan persalinan di dukun beranak. Untuk saat ini memang tidak terlalu banyak dukun beranak, namun terdapat beberapa daerah yang mungkin masih terpencil sehingga masih mendapatkan pertolongan persalinan dari dukun beranak. Lantas, apa penyebab bayi tidak menangis setelah dilahirkan? Yuk kita langsung simak saja pemaparan kami berikut ini!

Penyebab Bayi Tidak Menangis

Setelah kita mengetahui bahwa tangisan bayi memang menjadi satu hal yang terpenting pasca persalinan maka hal ini memang harus terjadi. Sebenarnya bayi yang tidak menangis dapat disebabkan oleh beberapa hal dan banyak sekali penyebabnya. Faktanya bahwa bayi yang berada dalam kondisi yang baik-baik saja tidak akan langsung menangis. Bahkan para medis mencoba melakukan apa saja yang akan membuat bayi tersebut menangis seperti menekan kaki bayi ataupun bagian tubuh yang lainnya.

Bayi yang tidak menangis selain disebabkan oleh beberapa faktor saat dilahirkan. Penyebab bayi tidak menangis juga disebabkan oleh kondisi ibu yang ketika hamil. Kondisi ibu saat hamil juga ikut mempengaruhi keadaan bayi setelah dilahirkan. Berikut ini beberapa penyebab bayi tidak menangis setelah lahir, diantaranya:

Sebelum Persalinan

Bayi yang tidak menangis juga bisa terjadi karena sesuatu keadaan sebelum persalinan. Kondisi ibu tentu sangat berpengaruh pada tangisan bayi ketiak dilahirkan. Inilah penyebab sebelum persalinan dimana bayi tidak menangis, diantaranya:

Ibu menderita diabetes melitus

Penyebab pertama bayi tidak menangis sebelum melahirkan yakni seorang ibu yang menderita diabetes melitus yang dikenal dengan sebutan DMG (Diabetes semasa kehamilan) 40%. Hal ini akan menyebabkan bayi lahir dalam keadaan makrosomia yakni salah satu risiko dimana bayi akan lahir dalam keadaan trauma, fraktur, asfiksia, dan juga sindrom gawat napas. Inilah yang menjadi satu kondisi dimana bayi akan mengalami beberapa keadaan yang terbilang sangat gawat.

Seperti yang dilansir dari Livestrong dimana ibu yang mengalami diabetes berisiko besar melahirkan bayi dengan kondisi hipoglikemia yakni gula darah rendah. Salah satu ciri yang menandakan terjadinya kondisi ini yakni pernapasan yang tidak teratur. Dalam artian bayi yang dilahirkan akan mengalami pernapasan yang tidak lancar sehingga sangat sulit untuk menunjukkan respon menangis saat bayi dilahirkan.

Sedangkan menurut Elizabeth Davis yakni seorang bidan menyatakan bahwa wanita yang mengidap diabetes akan melahirkan bayi yang memiliki ukuran yang besar dikarenakan adanya pengaruh kadar gula di dalam darah dari tubuh sang ibu. Seperti yang kita tahu bahwa kadar gula darah yang tinggi akan menyebabkan bayi memproduksi insulin yang lebih banuak sehingga dapat menyebabkan penumpukan pada lemak di dalam tubuh. Kondisi ini tentunya akan menyebabkan bayi mengalami kesulitan ketika bernapas yang akhirnya akan membuat bayi menjadi tidak menangis atau terlambat untuk menangis saat dilahirkan.

Terjadi pendarahan pada antepartum

Penyebab selanjutnya yang bisa menyebabkan bayi tidak menangis setelah dilahirkan yaitu ibu yang mengalami pendarahan pada antepartum. Pendarahan ini tentunya dapat terjadi semasa sebelum melahirkan. Pada umumnya kejadian ini dapat disebabkan oleh adanya kelainan pada plasenta yang terlepas dari pelekatannya sebelum bayi lahir, pembuluh darah pada selaput ketuban dan juga kelainan insersi pada tali pusat.

Infeksi pada ibu

Infeksi yang terjadi pada ibu juga bisa menyebabkan terjadinya bayi tidak menangis ketika dilahirkan. Ibu yang mengalami infeksi yang dapat menyebabkan janin di dalam kandungan mengalami IUGR atau Retardasi Pertumbuhan dalam Rahim.

Ibu memiliki sempit panggul

Pada umumnya kondisi ini banyak terjadi dimana banyak ibu yang mengalami sempit panggul. Kondisi ini disebut dengan Disproportio sefalo pelvik (panggul sempit) dimana ukuran tulang pelvic ibu tidak cukup untuk janin dalam proses persalinan dan melewati bagian tersebut. Kondisi ini menyebabkan pembukaan akan berlangsung cukup lama karena kepala bayi akan susah untuk masuk pada pinggul bagian atas dan besar kemungkinan akan terjadi air ketuban yang pecah sebelum waktunya. Kondisi ini dapat terjadi dimana kepala bayi tidak bisa menekan serviks. Namun bisa terjadi dimana bayi sangat kuat untuk menekan servis, namun akan terjadi moulage hebat yang dapat menyebabkan bayi akan kesulitan untuk bernapas ketika sedang lahir.

Air ketuban berwarna hijau

Penyebab selanjutnya dimana bayi tidak menangis yaitu dapat ditandai dengan air ketuban yang berwarna hijau dan bercampur dengan mekonium yang mungkin bisa saja terjadi.

Ibu menderita preeklampsia

Penyebab selanjutnya dimana bayi tidak menangis ketika dilahirkan yakni ibu mengalami preeklampsia. Kondisi ini dapat terjadi dimana adanya peningkatan tekanan darah yang menyebabkan pembengkakan dan juga terjadinya proteinuria yakni adanya protein di dalam darah. Keadaan ini tentunya dapat menyebabkan sindrom gawat napas pada bayi, kematian janin intrauterin (IUGR), sepsis (infeksi berat) dan juga prematuritas.

Selama Persalinan

Setelah kita mengetahui penyebab sebelum persalinan, maka kita akan beranjak pada penyebab bayi tidak menangis selama persalinan. Penyebab bayi tidak menangis selama persalinan tentunya dapat terjadi dimana bayi melahirkan bayi yang sungsang, persalinan yang cukup lama serta ibu yang melahirkan dalam jalan lahir yang cukup sempit. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan bayi kesulitan ketika bernapas sehingga bayi tidak akan menangis saat dilahirkan. Kondisi ini tentunya dapat terjadi karena adanya penekanan pada tali pusat pada beberapa bagian tubuh bayi, tumor di rahim dan juga bayi kembar. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan bayi mengalami gangguan pernapasan. Gangguan afiksia tentunya dapat juga terjadi jika plasenta dapat lepas terlebih dahulu yang menyebabkan bayi terlilit bayi tali pusat.

Bayi lahir prematur

Pada bayi yang lahir prematur tentunya dapat menjadi penyebab dimana bayi lahir tidak menangis. Pasalnya, organ paru-paru bayi yang prematur belum bisa berkembang dengan sempurna layaknya bayi yang lahir ketika cukup bulan. Kondisi ini tentunya dapat terjadi karena adanya surfaktan yakni zat pelindung paru-paru yang tidak berkembang secara sempurna. Akibat yang terjadi yaitu bayi yang prematur akan lebih cenderung mengalami gangguan pernapasan ketika lahir.

Setelah Persalinan

Kondisi pada bayi yang terjadi setelah persalinan yakni terjadinya asfiksia neonatorum dimana keadaan bayi yang tidak bisa bernapas secara teratur dan juga spontan. Kondisi ini tentunya dapat menurunkan kadar oksigen yang dapat meningkatkan karbondioksida sehingga menimbulkan dampak yang lebih buruk pada kehidupan yang lebih lanjut. Setelah proses persalinan, asfiksia yang terjadi tentunya dapat pula disebabkan oleh adanya penyakit infeksi akut atau kronis, uremia, keracunan obat bius dan juga toksomia gravidarum, cacat bawaan atau trauma, anemia berat, serotinus (kehamilan kelebihan bulan) dan juga kekurangan gizi pada ibu hamil di dalam kandungan.

Asfiksia

Bayi yang tidak menangis disebabkan oleh asfiksia yakni terjadinya sumbatan pada saluran pernapasan bayi. Sumbatan tersebut tentunya dapat berupa lendir, darah, tinja, air ketuban ataupun lidah yang terdorong ke belakang tenggorokan. Kondisi inilah yang menyebabkan bayi sulit untuk bernapas sehingga bayi tidak dapat memberikan respon dengan tangisan. Di dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan asfiksia dimana adanya bayi yang kekurangan oksigen selama proses persalinan.

Sedangkan menurut Dr. Yvonne Bohn yakni seorang dokter kandunagn di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica California menyatakan bahwa setidaknya ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya asfiksia pada bayi, diantaranya:

- Terjadinya masalah pada plasenta

- Prolaps tali pusar

- Trauma pda bayi di dalam kandungan

- Ibu yang mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu

- Ibu yang mengalami preeklampsia dan eklampsia

- Distosia batu atau persalinan macet ketika sudah mencapai bahu bayi

Asfiksia yang terjadi pada bayi tentunya harus ditangani sesegera mungkin karena jika tidak akan menyebabkan oksigen tidak dapat mencapai otak bayi. Jika hal ini terjadi, maka akan meningkatkan risiko terjadinya kecacatan seperti autisme, ADHD, lumpuh otak (cerebral palsy), kejang bahkan hingga kematian.

Cara yang dapat Anda lakukan yakni dengan membersihkan tubuh bayi secara keseluruhan mulai dari wajah, kepala hingga bagian tubuh lainnya. Selain itu, tim medis juga akan menepuk-nepuk atau menggosok perut, punggung , dada bayi dan juga menekan telapak kaki bayi untuk merangsang agar bayi dapat bernapas dan mengeluarkan tangisan. Jika bayi tetap tidak menangis, maka dokter akan menghisap cairan yang ada di mulut dan juga hidung bayi dengan menggunakan pipa isap untuk membersihkan sumbatan dan memastikan kedua lubang tersebut dapat terbuka dengan penuh.

Alasan Mengapa Bayi Harus Menangis Saat Dilahirkan

Bayi harus menangis ketika dilahirkan tentunya sangat berhubungan dengan keadaan bayi. Ketika proses persalinan bayi akan merasakan udara luar yang tentu jauh berbeda dengan keadaan rahim seorang ibu. Keadan ini tentunya memaksa bayi merasakan udara yang dingin dan juga cahaya yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan. Setelah tali pusar bayi terputus, maka mau tidak mau bayi akan langsung mendapatkan sendiri oksigen tanpa bantuan sang ibu.

Dalam hal ini menangis memang cara terbaik yang dapat bayi tunjukkan untuk menandakan bahwa tidak terjadi apa-apa pada saluran pernapasan bayi. Kondisi ini juga turut mempengaruhi kondisi organ vital lainnya seperti jantung, otak, ginjal, pembuluh darah dan juga organ tubuh lainnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa bayi harus menagis ketika dilahirkan. Pada bayi yang normal tentunya akan menangis dalam waktu 30 detik hingga 1 menit pertama setelah proses persalinan. Ketika bayi lahir tentunya ia akan mulai beradaptasi dengan lingkungan luar dan juga menghirup udara untuk pertama kalinya. Inilah kondisi yang memicu dimana bayi akan mengeluarkan suara berupa tangisan.

Ketika bayi masih di dalam  kandungan, bayi akan mendapatkan oksigen dari ibu melalui plasenta. Kondisi inilah yang terjadi dimana paru-paru dan juga organ tubuh lainnya mengalami perkembangan hingga tahap hingga bayi dilahirkan. Selain itu, paru-paru bayi yang masih di dalam kandungan dapat berisi cairan amnion yakni cairan ketuban yang dapat melindungi bayi selama di dalam kandungan.

Ketika menjelang kelahiran, cairan ketuban pada bayi akan terus menyusut dan juga mengering dengan perlahan. Hal ini berarti air ketuban yang ada di dalam paru-paru bayi juga akan ikut berkurang yang menjadi bentuk persiapan bagi bayi untuk mulai bernapas di dunia luar.

Dalam beberapa kasus ditemukan dimana cairan ketuban pada bayi masih tersisa pada paru-paru. Hal inilah yang menyebabkan bayi berisiko mengalami sumbatan pada sistem pernapasannya. Hal ini yang yang menjadi alasan mengapa bayi harus menangis yakni untuk membantu membersihkan lendir yang masih tersisa pada paru-paru untuk memudahkan jalannya oksigen di dalam tubuh bayi.

Bahaya Bayi Tidak Menangis

Pada umumnya, bayi yang tidak menangis akan menyebabkan beberapa gangguan pernapasan yaitu paru-paru. Namun, ada beberapa dampak yang dapat terjadi dimana bayi tidak menangis ketika dilahirkan yang sangat mengganggu perkembangan bayi, diantaranya:

Kejang

Dampak pertama yang dapat terjadi dimana bayi mengalami asfiksia yakni terjadinya gangguan gas dan juga transport O2 sehingga akan menyebabkan penderita kekurangan oksigen dan sulit untuk mengeluarkan karbondioksida. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan terjadinya kejang pada anak yang dapat menyebabkan perfusi jaringan menjadi tidak efektif.

Terjadinya ederma dan pendarahan pada otak

Pada bayi yang tidak menangis tentunya akan menyebabkan bayi mengalami gangguan fungsi jantung hingga berlarut-larut sehingga dapat terjadinya renjatan neonatus. Kondisi ini tentunya dapat menyebabkan aliran darah ke otak akan menurun. Bagaimanapun juga, keadaan ini akan menyebabkan hipoksia dan juga iskemik otak sehingga dapat berakibat terjadinya edema otak sehingga dapat menimbulkan pendarahan pada otak.

Anuria atau Oliguria

Pada umumnya, bayi akan kencing pada 49 jam pertama setelah dilahirkan. Dalam kondisi normal, setelah lahir produksi urin bayi berkisar 1-3 ml/kg. Disebut dengan kondisi oliguria jika produksi pada urin sedikit yakni <0,5-1 ml/kg BB/jam. Sedangkan anuria terjadi pada bayi yang tidak memiliki kemampuan untuk buang air kecil pada 24 jam pertama. Kondisi ini biasanya masih dianggap normal dikarenakan bayi telah buang air kecil setelah persalinan.

Untuk metode penanganan pada bayi yang tidak menagis setelah dilahirkan hendaknya bayi langsunng ditutup dengan kain bersih dan kering pada seluruh bagian tubuhnya kecuali telapak tangan. Jika memungkinkan, maka dapat dipasang sebuah alat yang dapat dimasukkan ke dalam mulut melalui aliran O2 dengan tekanan 12 mmHg. Tindakan awal ini tentunya dapat dilakukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup bayi dan juga mengatasi gejala terjadinya pasokan oksigen ke jaringan dan organ tubuh lainnya serta gangguan pernapasan.

Demikianlah beberapa penyebab bayi tidak menangis, alasan mengapa bayi harus menangis serta bahaya yang dapat terjadi jika bayi tidak menangis. Semoga bermanfaat!

Saat Si Kecil Mulai Merangkak dan Segala Perkembangan Menakjubkan di Usia 8 Bulan

Bagi seorang ibu setiap tahapan tumbuh kembang sang anak, termasuk perkembangan di usia 8 bulan merupakan hal yang tentu tidak ingin dilewatkan begitu saja. Tahukah ibu bahwa usia 8 bulan, seorang bayi akan mengalami begitu bayak perkebangan yang luar biasa yang tidak sebaiknya kita lewatkan.

Pertumbuhan dan perkembangan seorang anak dalam hidupnya adalah periode yang amat sangat penting untuk orangtua selalu memberikan pengawasan dan perhatiannya. Dengan lebih banyak meluangkan waktu bersama dengan si kecil pada periode-periode usia seperti ini, maka orangtua akan secara tidak langsung mampu membangun hubungan emosional dengan sang buah hati dan juga ibu akan mampu mengamati bila terjadi masalah kesehatan yang berhubungan dengan tumbuh kembangnya.

Selain itu, periode pertumbuhan dan perkembangan pada si kecil di usia 8 bulan ini masih menjadi perkembangan yang cukup menarik untuk diikuti. Pada perkembangan ini, orangtua akan banyak dikejutkan dan dibuat kagum dengan perkembangan yang progres yang dicapai oleh si buah hatinya sebagi bentuk tumbuh kembangnya yang baik.

Akan tetapi, satu hal yang harus dipahami oleh setiap orangtua dalam hal mengikuti perkembangan buah hati adalah tidak semua bayi mengalami perkembangan masal yang serupa. Artinya, bayi lain mungkin mengalami perkembangan yang berbeda dengan bayi anda, bisa saja bayi anda lebih cepat berkembang dibandingkan dengan bayi lain ataupun sebaliknya. Hal ini adalah hal yang wajar sebab setiap tumbuh kembang masing-masing bayi berbeda. Namun tetap menjadi periode menarik untuk diperhatikan dengan seksama.

Tak terasa ya bunda, rasanya seperti baru kemarin bunda dan suami saling menguatkan dan memberikan doa agar proses kelahiran yang bunda jalani bisa berjalan dengan lancar. Seperti baru kemarin pula, bunda berjuang dengan sekuat tenaga dengan rasa sakit dan lelah sewaktu mengejan. Namun rupanya, tak terasa kini si buah hati tercinta telah tumbuh menjadi seorang malaikat kecil periang yang selalu bunda cintai.

Tahapan usia 8 bulan pada si buah hati menjadi yang pesat. Jika pada usia sebelumnya, si kecil belum mampu melakukan interaksi berarti dengan lingkungannya. Saat ini anda mungkin akan dikejutkan dengan berbagai hal baru yang baru saja dikuasainya.

Nah, dari serangkaian tahapan ini, penting sekali untuk selalu memberikan pengawasan dan perhatian anda agar eksplorasinya tidak sampai membahayakan tubuhnya yang mungil. Pada usia ini, anda mungkin akan sedikit dibuat kerepotan karena si kecil sudah mulai hilir mudik kesana-kemari memperlancar gerakan merangkaknya yang sudah semakin lihai.

Lantas seperti apa sih perkembangan lain yang sayang untuk dilewatkan dari usia 8 bulan ini? Nah, di artikel ini kita akan bahas lebih dalam seperti apa saja menakjubkannya perkembangan yang mungkin terjadi pada bayi berusia 8 bulan? Simak dibawah ini.


Mengenali Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan dengan Baik

Tumbuh kembang seorang anak pada dasarnya bervariasi meskpun terjadi dalam kisaran waktu yang sama. Dengan demikian, seperti yang telah dijelaskan diatas anda tidak bisa berharap atau menyamakan  tumbuh kembang bayi anda dengan bayi teman anda bisa beriringan bersama-sama.

Perlu dipahami, tumbuh kembang yang terjadi pada seorang anak diperngaruhi oleh berbagai hal selain kesehatan si anak itu sendiri, asupan nutrisi yang baik dan juga stimulus atau rangsangan yang diberikan oleh orangtua yang tepat pun akan ikut mendukung berjalanya tumbuh kembang yang baik pada si buah hati.

Untuk itulah, penting sekali untuk orangtua memahami tahapan perkembangan ini guna tepat dalam memberikan rangsangan yang akan membantu proses tumbuh-kembang sang anak agar berjalan dengan baik.

Kemampuan Motorik

Bayi berusia 8 bulan akan mulai dapat bergerak dan merangkak ke depan atau ke belakang, atau menggerakan bokongnya. Pada tahapan awal, bayi anda akan mungkin lebih dulu dapat merayap dengan menggerakan tangan dan menarik tubuhnya dengan perlahan, baru bisa menggunakan lututnya. Semua gerakan ini berperan menguatkan otot-ototnya sebagai fondasi untuknya bisa berjalan. Selain itu, kemampuan lain yang mulai dapa dikuasai bayi berusia ini, diantaranya adalah:

  • Belajar Merangkak, Duduk dan Berdiri

Umumnya pada usia 6 bulan seorang bayi sudah mampu duduk sendiri dan kemampuan ini suah mulai membaik saat si buah hati menginjak usia 8 bulan. Bayi berusia 8 bulan biasanya sudah mampu untuk dapat duduk tanpa harus berpegangan lagi pada orangtua, orang-orang sekitar atau benda lainnya.

Bahkan pada usianya saat ini, si kecil sudah mulai dapat belajar untuk merangkak bila anda meninggalkan mereka duduk dilantai ataupun di kasur. Selain belajar mengusai kemampuan untuk merangkak, perkembangan bayi berusia 8 bulan yang juga patut dinilai adalah keinginannya untuk dapat belajar sendiri. Tak heran bila pada saat anda meminta mereka untuk melakukan kegiatan yang baru mereka kuasai mereka akan cenderung mengabaikannya.

Hal ini pun sudah bisa dilakukan oleh si kecil seorang diri. Coba saja perhatikan,  anak-anak bayi yang masih berusia 8-9 bulan, mereka akan cenderung memegang benda disekitarnya pada saat mereka hendak berdiri.

Nah, untuk merangsang atau memberikan stimulasi agar si kecil dapat mengasah kemampuannya dengan baik, maka ibu dapat menempatkan si kecil dekat dengan sofa atau kursi sehingga ketika si kecil mencoba untuk beridiri maka akan lebih mudah untuknya berpegang pada peralatan disekitarnya.

Dalam hal ini, pengawasan yang diberikan oleh orangtua adalah hal yang penting guna memastikan keselamatan si buah hati. Selain itu, jangan biarkan si buah hati seorang diri dalam ruangan yang terbuka sebab akan berdampak bahaya untuknya.


  • Menggenggam

Perkembangan pada bayi usia 8 bulan lainnya yang juga penting untuk diperhatikan selain kemampuan merangkak, duduk dan berdirinya, juga kini ia sudah mulai dapat menggenggam benda yang ada disekitarnya.

Pada usia ini seorang bayi akan mulai mampu meraih benda dengan baik sesuai denga keinginannya atau hal yang diberikan oleh orang lain dengan menggunakan kedua tangannya. Untuk itu, tidak ada salahnya jika ibu memberikan sesuatu untuk diraihnya.

Pada masa inilah, kedua tangan si kecil akan bekerja dengan aktif. Selain berusaha meraih sesuatu, si kecil pun akan berusaha menggenggam apapun yang diterimanya. Bukan hanya itu, si kecilpun akan cenderung mahir dalam meremas makanan atau bahan lunak yang anda tempatkan dalam genggamannya yang mungil.

Mengingat kemampuan dalam menggenggamnya sudah semakin mahir, maka tidak ada salahnya bila ibu mulai memberikan kesempatan si kecil untuk makan sendiri. Atau menerapkan metode baby led weaning (BLW), yakni sebuah metode dimana ibu memberikan kebabasan anak untuk memilih dan menyantap sendiri makanannya.

Bila perlu belikan sepaket kursi dan meja mungil untuk si kecil agar ia lebih leluasa dalam menyantap makanannya. Anda hanya perlu memberikan semangkuk atau sepiring makanan dan menyimpannya diatas meja tepat dihadapan si kecil dan membiarkan mereka menyantap sendiri makanannya. Akan tetapi, jangan lupa untuk mengajarkan mereka bagaimana caranya makan dan memasukkan makanan pada mulutnya.

  • Mulai Senang Memasukkan Jari-Jarinya Pada Lubang dan Sela-Sela

Bayi pada usia ini akan mulai senang memasukkan jari-jari mungilnya pada lubang-lubang kecil atau sela-sela mainan yang dimainkannya. Seperti misalkan memasukkan mainan pada lubang kunci atau bahkan pada mulut dan hidungnya.

Dalam hal ini pengawasan dan perhatian orangtua akan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar jangan sampai jari-jarinya terluka saat ia memainkan permainannya. Selain itu, awasi pula saat si kecil bermain dengan peralatan bermainnya, maka pastikan bila jari-jarinya tidak dimasukkan kemulut atau hidungnya dengan sembarangan. Sebab hal ini akan membuat kuman dan bakteri semakin mudah masuk kedalam tubuhnya.

  • Mulai Belajar Berjalan

Selain kemampuan duduk, merangkak dan berdiri yang telah disebutkan diatas sebagian bayi lain mungkin sudah mulai merancang langkah pertama untuknya agar dapat berjalan. Meski kemampuan ini masih terlalu dini, namun sebagian bayi lain sudah masuk dalam tahapan yang satu ini.

Nah, untuk memberikan stimulasi yang baik bagi bayi anda agar mampu berjalan. Maka tidak ada salahnya jika anda mulai memegang kedua tangannya saat si kecil berdiri agar memudahkan ia untuk bisa mengatur langkah pertamanya.

Selain itu, awasi pula bisa disekitar si kecil terdapat benda tajam atau menyakitkan yang akan memungkinkan tubuhnya menghantam peralatan tersebut sewaktu ia terjatuh saat mencoba berjalan. Pada intinya adalah ketika anda mengajarkan si kecil berjalan usahakan area yang digunakan bebas dari peralatan lainnya, termasuk ujung karpet yang sering menggulung karena bagian ini bisa membahayakan si kecil untuk mudah terjatuh.

Meskipun bayi anda sudah mampu berjalan, namun usia ini belum membuatnya membutuhkan sepatu. Banyak dokter anak yang menyebutkan bahwa berjalan dengan kaki telanjang akan dapat memperkuat otot-otot kakinya. Tekstur lantai yang dijejakinya juga dapat membantu bayi untuk menjaga keseimbangannya dengan baik.


Kemampuan Bicara

Bayi berusia 8 bulan sudah mulai mampu merespon kata-kata yang sering didengarnya. Pada usia ini, ia pun sudah mulai mampu dapat mengucapkan sebuah kata dengan benar yang ditujukannya untuk menyebut seseorang atau sesuatu yang ia inginkan, seperti misalkan 'mama' atau 'papa'

Dengan demikian, tidak heran bila mungkin anda akan sering mendengar si kecil sudah mampu menyebutkan bahasa-bahasa aneh seperti 'nananana' atau 'papapa' dan lain sebagainya. Selain karena mereka mendengarkan apa yang anda ucapkan, pada usia ini si kecil pun biasanya akan mengeluarkan kata-kata yang berulang tanpa arti yang bermakna.

Untuk itu, sebaiknya guna membantu memerikan stimulasi pada si kecil maka teruslah banyak bercerita tentang banyak hal seperti aktivitas anda sehari-hari, tentang ayahnya atau mungkin dengan membacakan dongeng untukya. Bila si kecil tertarik, maka anda akan bisa melihat ia menjadi lebih tenang seolah memperhatikan pada saat anda membacakan dongeng, meski demikian adapula sebagian anak yang acuh sewaktu dibacakan cerita atau dongeng.

Selain itu, anda pun bisa terus melatihnya untuk berbicara serta mengenali anggota tubuhnya dengan menyebutkan nama anggota tubuh sambil menunjuk pada anggota tubuh yang bersangkutan.

Penglihatan yang Baik

Anda tentu mengetahui bahwa penglihatan seorang anak pada saat mereka pertama kali dilahirkan,  belumlah sempurna secara keseluruhan. Dibutuhkan proses untuk si bayi dapat mengembangkan kemampuan melihatnya dengan baik. Nah, pada usianya yang ke 8 bulan, seorang anak akan sudah memiliki kemampuan penglihatan sebaik orang dewasa yang normal, baik dalam kejelasan dan persepsi ruangan.

Meskipun dalam hal ini penglihatan jarak jauhnya belumlah terlalu semprna, akan tetapi mereka sudah cukup baik untuk mengenali orang dan melakukan orientasi ruangan yang sering dilihatnya.

Kemampuan Sosial

Bayi dengan usia 8 bulan sudah mulai mampu dapat menirukan perilaku yang dilihatnya dari orang dewasa, seperti halnya menyanyi dengan menggunakan mic, menyisir rambut, atau bahkan berbicara melalui telpon. Dengan demikian, tidak heran bila ketika anda memberikan sebuah benda yang mirip dengan telpon, microfon atau pun saat anda memberikan mereka sisir mainan, maka mereka akan secara spontan langsung menirukan gaya anda.

Bukan hanya itu, usia ini membuat si anak sedang senang-senangnya dengan permainan cilukba dan senang mencari-cari benda yang disembunyikan didepannya.

Hanya saja, dalam hal disiplin si kecil masih belum memahami dan mengikuti peraturan dengan baik. Maklumlah, rasanya masih terlalu dini pula untuk mereka dapat menguasai kemampuan yang satu ini. Akan tetapi, tetaplah berikan pengaruh positif pada anak anda tatkala mereka mampu melakukan sesuatu yang baik, begitu juga tidak ada salahnya memberikan larangan terhadap hal yang dianggap kurang baik untuk dilakukan. Perlahan namun pasti, bila terbiasa si kecil akan mulai memahami mana yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan.


Perkembangan Ikatan Emosi

Selain tumbuh kembang fisiknya yang semakin pesat, seorang anak berusia 8 bulan pun sudah mulai mengalami perkembangan secara psikis atau mental. Pada perkembangan mental yang  dapat anda lihat adalah bentuk empatinya tehadap lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat ditunjukan pada saat ia melihat orang lain menangis, maka ia pun akan ikut menangis meskipun tak ada orang lain yang menganggunya.

Perlu diketahui, ikatan emosional ini pun dapat berlaku pada anda sebagai orangtua, terutama pada seorang ibu. Ikatan kuat yang akan mungkin dirasakan adalah pada saat anda harus meninggalkan sendiri atau berada jauh dengan buah hati anda.

Pada usia 8 bulan, saat anda hendak meninggalkan bayi anda, maka mereka akan mungkin cenderung menunjukan penolakan. Hal ini bisa ditunjukannya dengan rewel atau tidak ingin lepas dari pelukan ibunya. Selain itu, anak berusia 8 bulan pun sudah mulai cenderung memilih orang yang menggendongnya. Tidak heran, bila pada usia ini anak anda akan sulit dipegang oleh oranglain yang belum mereka kenali.

Pada saat hendak meninggalkan si buah hati dan rupanya mereka menolak, maka mungkin anda akan membutuhkan pemahaman untuk menenangkan mereka dengan baik. Tentu saja, bentuk pemahaman ini tidak akan diberikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan yang belum dipahami oleh si buah hati. Maka dari itu, pada saat si kecil mulai rewel dan merengek, maka sempatkan waktu sementara untuk menemaninya sampai ia menjad lebih tenang.

Demikianlah beberapa perkembangan yang mungkin terjadi pada anak bayi berusia 8 bulan. Dengan mengetahui jenis perkembangan yang akan dihadapi oleh si buah hati pada usianya ini, maka diharapkan ibu dapat mempersiapkan diri untuk memberikan berbagai stimulasi guna mendukung petumbuhan dan perkembangan si kecil agar lebih baik.

Selain itu, pemahaman akan perbedaan tumbuh kembang antara setiap anak adalah hal dasar yang akan membuat anda memahami dengan seksama bagaimana mendukung tumbuh kembang si buah hati.

Perkembangan Bayi 12 bulan

Bayi anda sudah berusia 12 bulan atau 1 tahun dan anda biasanya akan merayakannya hari ulang tahunnya yang pertama ini. Banyak hal yang membuat anda sangat bangga menjadi seorang ibu. Anda menemukan hal-hal ajaib yang sungguh membuat anda takjub dengan bayi anda. Anda tidak bileh berhenti mengamati bayi anda selama anda masih bisa mengamati anak anda. Perkembangan bayi 12 bulan juga sudah sangat banyak. Ibu akan menemukan berbagai hal baru yang dilakukan oleh bayinya. Pada usia 12 bulan, bayi telah bisa mengenal benda yang dia lihat ditempat lain. Misalnya dia punya benda itu dirumah, maka dia akan mudah mengenal benda serupa ketika bayi anda berjalan-jalan dengan anda dipusat perbelanjaan. Usia 12 bulan bisa dikatakan sebagai akhir tahapan sensor motorik pada bayi anda. Bayi anda akan mulai terampil bukan hanya dari berbagai gerakan yang dilakukan saja, tetapi dari segi bahasa dan kosa kata yang akan dikatakan oleh bayi. Bayi juga sangat lincah dalam menerima informasi dari ibunya dan dia akan segera menirukannya.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 11 Bulan

Bayi-bayi anda akan tumbuh sehat dan anda akan menjadi ibu yang paling bahagia melihat perkembangan bayi anda dari bulan ke bulan. Apakah yang akan terjadi pada perkembangan bayi 11 bulan? Bayi usia ini akan sudah berlatih untuk keluar dari dirinya sendiri dan mereka biasanya akan cenderung butuh teman untuk bermain dan belajar. Bayi akan sering berbaur dengan bayi yang lainnya. Bayi usia ini sudah berlatih tentang konsep berbagi. Apa yang dimaksud dengan konsep berbagi ini? Bayi yang sedang bermain dengan temannya akan asik bermain dengan mainannya. Jika ada teman bayi anda yang merasa sangat ingin memainkan salah satu mainan dari bayi anda, maka bayi yang anda sudah belajar untuk menyerahkan mainan kepada bayi lainnya dan meminjamkannya ataupun sebaliknya.  Tetapi ada juga bayi yang tidak mau mainannya diambil atau dipinjam karena dia menganggap semua mainannya adalah miliknya. Peran ibu sangatlah penting disini untuk mulai memasukkan latihan berbagi dan bertoleransi dengan bayi yang lainnya. (Artikel lainnya: Nama Bayi Perempuan)

Anda bisa mengajaknya berdiskusi dan memberikan pemahaman bahwa teman bayi anda juga mau ikut bermain bersama bayi anda. Pada perkembangan bayi 11 bulan, bayi-bayi anda sudah mulai bisa menyusun dan mengelompokkan barang-barangnya. Bahkan anak anda sudah bisa memisahkan barang-barangnya dengan barang-barang milik orang tuanya ataupun kakak-kakaknya. Anda bisa memberikan keranjang pakaian didepan bayi anda dan mintalah bayi anda membantu anda memilah bajunya sendiri, baju ibu, baju bapak dan baju kakak. Anda bisa meringankan pekerjaan anda sekaligus member pengertian pada bayi anda akan barang-barangnya sendiri.

Pada perkembangan bayi 11 bulan, bayi anda sudah bisa duduk tenang dan menunggu anda membacakan cerita. Bayi sudah sangat tertarik melihat berbagai gambar dan bentuk dan membalik-balik halaman buku ceritanya. Bayi akan menunjuk ke gambar yang pernah dia temukan dan lihat dalam kehidupan. Bayi juga cenderung sangat penasaran. Bayi biasanya akan memasukkan jari-jari kecinya ke lubang buku atau bahkan menghisap bagian buku atau memasukkan ke dalam mulutnya. Dengan banyak melihat bentuk dan warna, bayi-bayi anda akan mulai belajar tentang banyak hal. Ibu juga bisa mengajarkan bayi anda untuk mencintai buku sedari dia bayi. Ada beberapa tips bagi ibu terutama untuk bayi usia 11 bulan.

Tips

Ibu sebaiknya memanfaatkan waktu pada malam hari untuk mulai memberikan cerita dari buku dongeng anak pengantar tidur. Ibu melatih anak untuk rajin membaca dan mengenal beberapa kata sehingga bayi akan mudah mengingat, berkonsentrasi dan mengatakan sebuah kalimat. Usahakan ibu mulai melarang bayi memasukkan berbagai hal yang bukan makanan kedalam mulut karena akan berakibat buruk bagi kesehatan perut dan kesehatan tubuh lainnya. Ibu harus bersabar melatih dan mendampingi anak karena semua perkembangan membutuhkan waktu.

Perkembangan Bayi 10 Bulan

Mengikuti perkembangan sang buah hati memang sesuatu yang menggembirakan bagi semua orang tua didunia. Pada perkembangan bayi 10 bulan, apa saja yang akan anda dapat lihat dan cermati dari bayi anda? Berikut ini banyak hal penting yang bayi anda akan lakukan ketika usia 10 bulan.

  • Bayi anda sudah mahir duduk dan mengatur posisi tubuhnya sendiri
  • Bayi sudah bisa merambat dan memakai bantuan dari berbagai barang didekatnya dan sudah bisa berdiri dalam waktu yang lama.
  • Anda sudah bisa mulai menatihnya dan bayi akan mulai melangkahkan kakinya untuk berjalan.
  • Bayi di usia ini sudah mulai bisa menggunakan dua tanggan dengan lebih baik. Bayi juga sudah bisa mengenggam dan melakukan gerakan dengan tangannya.
  • Bayi anda sudah bisa bertepuk tangan dengan lincahnya ketika anda mengatakan tepuk tangan
  • Jika anda memberikan pujian kepada bayi anda, bayi anda akan kembali melakukan gerakan atau tindakan yang sama dengan yang dia lakukan tadi.
  • Pada perkembangan bayi 10 bulan, bayi lebih takut ditinggal oleh orang tuanya. Bayi juga tidak akan mudah diajak oleh orang lain.
  • Bayi akan senang sekali mencari segala hal yang baru yang ada disekitarnya. Ibu harus mengetahui lingkungan dan memastikan semua aman untuk tempat main bayi anda.

Tips

Pada perkembangan bayi 10 bulan, bayi sudah mahir melakukan gerakan dengan jari-jarinya oleh karena itu, ibu harus tetap mengawasi semua makanan yang dimasukkan kemulutnya. Ibu juga bisa melatih bayi menggunakan sendok untuk makan. Pilihlah makanan yang mengandung banyak gizi untuk anak anda. Latihlah anak agar punya waktu makan jadi bayi anda tidak akan makan di waktu yang bukan jam makannya. Ini akan membuat bayi anda mandiri dan disiplin. Bayi anda perlu pujian dan hadiah jika melakukan hal yang benar dan baik.

Perkembangan Bayi 9 Bulan

Memiliki seorang bayi menjadi kebanggangan dan kebahagiaan yang tersendiri bagi anda. Anda akan mengikuti setiap perkembangan dari bulan ke bulan. Pada perkembangan bayi 9 bulan, anda akan mendapatkan banyak perubahan pada bayi anda. Bayi dengan usia ini sudah mulai menjadi penjelajah. Bayi sudah mulai bisa merangkak dan menuju ke bebarapa titik. Bayi sudah mulai menentukan dan mendekati objek yang mereka inginkan dengan langkah-langkah kecil mereka. Bayi memang sedang mulai menguasai beberapa posisi seperti merangkak, belajar duduk dan juga belajar berdiri. Ibu harus selalu mengawasi setiap pergerakan bayi agar bayi tetap aman dengan semua yang dia lakukan. Ibu juga bertugas untuk membantu menyempurnakan gerakan dan membantunya memanjat tangga atau melakukan gerakan lain.

Bayi anda memang sangat ingin mencapai beberapa tempat. Walaupun dia seorang penjelajah, bayi anda belum membutuhkan sepatu. Anda bisa membelikan sepatu bila bayi anda sudah mulai masuk dan berjalan atau malahan berlari ke beberapa titik. Pada perkembangan bayi 9 bulan, bayi anda sudah mulai bisa dan memilah barang. Anda bisa mengumpulkan beberapa barang dikotak dan kemudian meminta bayi anda untuk memilah dan mencari bentuk-bentuk yang dia sukai. Dengan latihan seperti ini, bayi akan bisa mulai berlatih mengenal bentuk barang.

Dari sisi bahasa perkembangan bayi 9 bulan, anda tentu sudah mulai mendengar ocehan bayi anda. Bayi anda akan mulai mengatakan beberapa kata. Biasanya bayi anda akan menirukan kata-kata yang anda ucapkan kepadanya. Pada usia ini, anda sudah bisa mengajari bayi anda untuk melakukan sesuatu hal yang benar dan tidak benar. Jika bayi anda melakukan hal yang membahayakan, anda bisa mulai mengatakan tidak dengan nada tertentu. Jika anda memperbolehkan anda juga harus mengatakan dengan nada yang berbeda. Bayi anda akan mengerti dan tidak akan melakukan hal yang tidak anda perbolehkan. Bayi yang bandel cenderung akan mencoba segala hal. Anda tidak boleh terlalu melarangnya karena ini akan membuat bayi anda tidak kreatif. Carilah dan ajak bayi bermain permainan interaktif.

Tips

Memberikan waktu tidur yang cukup bagi bayi sangatlah penting bagi seorang ibu. Ada tips penting bagi ibu, ibu sebaiknya berhati-hati dalam meletakkan benda-benda tertentu. Bayi jangan didekatkan dengan benda-benda yang berbahaya. Jangan meninggalkannya sendirian tanpa pengawasan. Jauhkan anak anda dari dapur atau tangga. Dapur dan tangga bukan tempat bermain bagi bayi anda karena ada banyak benda yang berbahaya. Sebaiknya anda menggunakan penutup tangga sehingga bayi tidak bisa lalu lalang dekat tangga dengan mudah. Jika anda harus membawa anak anda ke dapur, pastikan anda menggunakan tempat duduk yang aman bagi bayi dan berikan dia mainan agar bayi tenang

Perkembangan Bayi 8 Bulan

Kini, buah hati anda sudah memasuki masa 8 bulan yang masih membuat anda sebagai orang tua masih merasa kagum dan menarik untuk diikuti setiap detik perkembangannya. Anda mungkin sudah mengetahui dan mengenali karakter buah hati anda dengan baik. Namun harus dipahami betul oleh para orang tua bahwa setiap bulan perkembangan buah hati anda tentu saja berbeda dan merupakan proses yang baik yang harus anda perhatikan dengan seksama. Dengan mengetahuinya dengan baik akan membuat anda bisa memahami dan mempersiapkan diri anda sendiri menjadi orang tua yang baik yang mengikuti perkembangan bayi 8 bulan.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 7 Bulan

Bayi berkembang dengan pesat sejak mereka dilahirkan di dunia ini. Setiap perkembangan di usianya menunjukkan hal yang berarti yang menandakan mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Tentu saja menjadi hal yang membahagiakan bagi para orang tua untuk mengetahui perkembangan anakya dengan baik. Orang tua haruslah belajar dengan baik tentang perkembangan anak ini sesuai dengan usia perkembangan anak tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas perkembangan bayi 7 bulan yang mungkin bisa memberikan gambaran pada para orang tua tentang perkembangan anak mereka dengan baik.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 6 Bulan

Bayi adalah makhluk kecil yang sangat ajaib. Setiap perkembangannya sangatlah unik dan seringkali menjadi perhatian utama oleh para orang tua. Hal ini menjadi yang paling menarik untuk dipahami apalagi pada orang tua baru yang baru pertama kali mengikuti perkembangan buah hatinya. Setiap momen bayi adalah yang paling berharga untuk dipahami dan diikuti. Terkadang para orang tua baru tersebut haruslah memiliki pengetahuan yang luas terutama pada perkembangan bayi 6 bulan yang merupakan awal-awal penyesuaian bagi para orang tua baru akan lahirnya buah hati yang sangat mereka idam-idamkan sebelumnya. Artikel berikut mungkin akan memberikan gambaran pada anda lebih lanjut tentang detil perkembangan pada bayi di usia tersebut.

Jika anda mempunyai bayi berusia kurang dari 6 bulan, berikut kemungkinan yang sedang terjadi pada perkembangan buah hati kecil anda. Pada perkembangan bayi 6 bulan, bayi akan belajar memaksimalkan fungsi jari jemarinya dengan baik. Mereka akan berusaha menggerakkan dengan maksimal organ tangan mereka untuk memegang, mengidentifikasi sekelilingnya dengan kedua tangan yang lengkap denga jari jemarinya yang mungil untuk mengambil sesuatu yang terlihat oleh mata mereka dan mereka tidak segan-segan untuk memasukkan benda-benda tersebut ke dalam mulut mereka untuk membantu proses indentifikasi tersebut. Selain mengambil mereka juga akan berusaha menggenggam, memulkul, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lainnya.

Selanjutnya, penglihatan mereka juga berkembang dengan sangat baik. Mereka menggunakan matanya untuk mengidentifikasi orang-orang yang ada di sekelilingnya bahkan benda-benda kecil ataupun besar yang ada di sekelilingnya. Dalam hal berbahasa, perkembangan bayi 6 bulan juga menunjukkan jika pada seusia ini, bayi akan mengeluarkan kata-kata yang terdiri dari satu hruf konsonan dan satu huruf vokal seperti pada kata ‘ma’, ‘pa’, ‘na’, etc yang dikeluarkan dari mulutnya dengan nada yang ritmis atau berirama.

Tips

Bisa disimpulkan dari uraian di atas bahwa pada perkembangan bayi 6 bulan, bayi sangat belajar dari sekelilingnya dengan menggunakan inderanya dengan baik. Mereka akan mengekplorasi dengan baik keadaan sekelilingnya yang masih merupakan hal yang baru bagi mereka. dalam hal ini orang tua haruslah memfasilitasi dengan baik perkembangan buah hatinya dengan menyediakan mainan bayi yang sesuai dengan perkembangan bayi 6 bulan ini. Para orang tua bisa membelikan dan juga memberikan mainan berupa mainan yang lembut dan aman untuk digigit dan juga pilihlah mainan yang berbunyi untuk merangsang inderanya yang lain. Selain itu mulailah melakukan kebiasaan untuk membacakan cerita atau dongeng untuk buah hati anda walaupun mereka belum sepenuhnya mengerti dengan cerita yang anda bacakan. Yang paling terpenting adalah orang tua haruslah memberikan stimulus yang baik untuk motorik kasar dan juga motorik halusnya.

Perkembangan Bayi 5 Bulan

bayi usia 5 bulanPada usia bayi yang kelima bulan maka perkembanganya semakin pesat. Sang bayi sudah semakin mahir untuk mempergunakan segala fungi organ tubuhnya. Pada perkembangan bayi 5 bulan, si bayi sudah bisa membuat berbagai suara dengan lidah dan bibirnya. Suara yang paling sering terdengar adalah suara berdecak dan menggumam, selain itu, bayi usia 5 bulan juga sudah bisa dan mulai mempelajari suara-suara disekitarnya dan kemudian menirunya. Ini adalah sebenarnya mekanisme bayi untuk memulai kemampuan berbahasanya. Sehingga anda akan sering mendengar bayi menggumamkan kata-kata atau suara yang sama berulang kali.

Pada fase perkembangan usia inilah juga bayi usia 5 bulan bisa mulai tertawa. Untuk merangsang sang bayi agar tertawa atau membuat suara dengan mulutnya, cobalah membuat tanggapan saat bayi anda tertawa ataupun anda membuat gerakan yang bisa merangsang bayi untuk tertawa. Selain itu, dengan kemampuan awal berbahasanya, bayi usia 5 bulan sudah bisa memberikan suara yang berbeda ketika dia lapar atau sedang pup.

Pada perkembangan bayi 5 bulan, bayi akan lebih suka didudukan dalam posisi tegak walau pada awalnya dia akan bertumpu pada tangannya. Sebaiknya bayi usia 5 bulan anda dudukan dengan cara diberi sandaran bantal atau anda sandarkan ke tubuh anda untuk membuat sang bayi cepat kuat duduk dan menghindari punggung yang bengkok. Pada saat bayi usia 5 bulan duduk anda bisa mengenalkan gelas minum bermoncong. Pilih gelas bermoncong yang mempunyai dua pegangan dan terbuat dari bahan yang tidak tajam dan tidak mudah pecah karena bayi anda akan sering membantingnya atau memukul-mukulkanya ke lantai. Saat mengajari minum dengan gelas bermoncong, maka akan banyak air yang tumpah, maka sebaiknya beri lembaran kain yang menyerap air dibawah dagu bayi saat dia minum.

Tips

Tips yang bisa anda lakukan pada perkembangan bayi 5 bulan adalah mendorong dan merangsang pertumbuhan dan kemampuan bayi. Hal ini bisa anda lakukan dengan memberi pujian berupa tepuk tangan, ciuman, ataupun senyuman saat bayi anda berhasil berguling, meraih benda yang diletakkan jauh darinya, atau melakukan sesuatu yang jarang dia lakukan. Anda juga sudah bisa memperkenalkan warna cerah padanya dengan memberikan gambar poster dengan warna cerah ataupun mempergunakan media yang mencolok agar kemampuan visual bayi berkembang sempurna.

Perkembangan Bayi 4 Bulan

Perkembangan bayi 4 bulan sungguh cepat dan menakjubkan. Ada banyak hal baru yang bisa dilakukan oleh bayi anda yang berusia 4 bulan dan ini membuat anda harus lebih perhatian karena dia semakin aktif. Pertanda pertubuhan yang paling pesat yang terjadi pada bayi usia 4 bulan adalah suara dan caranya tertawa. Sang bayi akan lebih sering tertawa dan suaranya juga makin jelas.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 3 Bulan

Bayi adalah hadiah terindah yang kita dapatkan dari yang Maha Kuasa. Bulan-bulan awal setelah kelahiran bayi adalah bulan-bulan yang sangat indah dan berarti. Pada bulan ketiga, bayi sudah mulai aktif dan belajar banyak hal seperti mengenali dan membedakan wajah ibu dan bapaknya. Perkembangan bayi 3 bulan sungguh pesat dan ia sudah mulai mengamati benda-benda disekelilingnya dan mulai ingin menyentuh benda tersebut. Sang bayi juga mulai lebih sadar dalam gerakanya dan gerak reflek bayi kemudian kebiasaan tangan menggenggam sudah mulai hilang. Bayi sudah mulai bisa menggerakan tangan untuk menyentuh benda-benda dan perkembangan jarinya juga sudah pesat. Pada usia 3 bulan bayi sudah bisa memandang dan melambaikan tangan walau sedikit tidak terarah.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 2 Bulan

Bayi merupakan hal yang sangat didambakan seorang pasangan suami istri karena dengan kehadiran bayi, lengkaplah sudah keluarga tersebut. Pada perkembangan bayi 2 bulan, bayi sudah dapat mengidentifikasi bunyi – bunyi yang sering mereka dengarkan dan karena itulah, bayi mulai menjadi pemerhati yang bagus khususnya mengenai suara. Diantara sekian banyaknya orang, ibu adalah yang paling dekat dengan bayi meski ada ayah mereka karena ibu adalah orang yang paling mengerti mereka dengan menghabiskan waktu bersama – sama sekian lamanya.

Continue Reading

Perkembangan Bayi 1 Bulan

bayi usia 1 bulanDalam perkembangan bayi 1 bulan pertama, tentunya seorang ibu harus cermat dengan apa yang bayi tersebut lakukan pada masa perkembangan bayi. Secara fisik, bayi akan semakin lama tampak bersih dan kerutan-kerutan dibadannya akan mulai menghilang. Tulang kaki dan tangan mungkin masih terlihat bengkok namun semakin lama akan menjadi lebih wajar. Gerakan-gerakan yang dilakukan bayi pada perkembangan bayi 1 bulan mungkin mencakup kepalan tangan ketika kita meletakkan jari kita ke tangan bayi tersebut, gerakan minor kepala, dan lain sebagainya. Perlu dicermati pula sinyal-sinyal yang berusaha diberikan sang bayi kepada kita terutama pada aspek suara dan tatapan mata bayi tersebut. Seiring bayi anda bertambah usia, semakin berkembang pula cara mereka berkomunikasi. (Baca juga artikel lainnya: Nama Bayi Perempuan)

Pola Bahasa Bayi

Apabila kita membicarakan masa perkembangan bayi 1 bulan pertama berusaha berkomunikasi dengan orang disekitar mereka, kita dapat menjumpai bahwa hal paling dominan yang bayi tersebut dapat lakukan hanya mengeluarkan tangisan. Sebenarnya fungsi tangisan tersebut dapat diinterpretasikan menjadi bermacam makna yang menyangkut apa yang sedang bayi tersebut coba utarakan pada orang disekitarnya terutama pada kedua orang tuanya. Bagi anda para ibu, tentunya anda memilki intuisi lebih bagus guna menginterpretasikan tangisan pada bayi tersebut. Biasanya, pada minggu-minggu pertama, setiap ibu yang telah memiliki bayi sebelumnya seharusnya sudah dapat membedakan jenis tangisan bayi dan makna yang terkandung didalamnya. Apabila kita cermati mengenai tangisan pada bayi yang masih berada pada masa perkembangannya, kita dapat menemukan beberapa pesan yang setiap bayi ingin utarakan. Sebelumnya, mari pahami alasan bayi tersebut menangis. Pada umumnya hal yang sering menjadi alasan utama bayi menangis adalah karena faktor lapar. Seorang ibu harus benar-benar cermat mengenai hal ini karena amat penting untuk selalu memperhatikan kesehatan bayi dengan tanpa pernah melewatkan pemberian ASI pada bayi tersebut. Tangisan pada bayi dapat memiliki arti juga rasa ketidaknyamanan yang sedang dialaminya baik bayi mengaalami kepanasan atau bayi kedinginan. Terkadang, tangisan dapat berarti pula bahwa bayi tersebut memerlukan perhatian lebih seperti sekedar pelukan dan belaian sayang dari orang tuanya. Selengkapnya mengenai hal in ibisa di baca: Memahami Isyarat-isyarat Bayi

Anda sebagai orang tua dari bayi harus selalu memperhatikan kebutuhan komunikasi pada bayi tersebut. Yang dimaksud adalah, anda harus selalu berusaha untuk mengajak bicara bayi meskipun bayi anda belum sepenuhnya memahami bahasa anda. Alasan utama pentingnya interaksi komunikasi ini tentunya guna merangsang otak bayi supaya dapat menangkap banyak kosakata yang nantinya dapat dia gunakan sebagai bahasa ibu guna berkomunikasi. Metode-metode yang dapat anda terapkan juga bervariasi dari secara langsung mengajak berbicara atau juga menggunakan media-media lain seperti kaset tape dan juga buku cerita bergambar dapat juga menjadi strategi yang bagus untuk merangsang komunikasi perkembangan bayi 1 bulan secara lebih efisien.

Akan tetapi, masih banyak para orang tua khususnya para ibu yang masih canggung bagaimana mereka dapat menerapkan strategi komunikasi yang baik kepada bayi mereka. Berikut beberapa tips yang anda dapat aplikasikan untuk mempermudah komunikasi anda dengan bayi anda:

  • Harus natural. Yang saya maksud disini anda harus melakukan komunikasi dengan wajar. Hindari untuk berkomunikasi karena tuntutan peran sebagai orang tua. Namun biasanya para orang tua sudah bisa memahami hal alami berkomunikasi dengan bayi mereka karena mereka memiliki landasan cinta kasih sehingga pasti semua jenis komunikasi seperti ucapan, belaian, dan lain-lain sudah dapat dilakukan secara alami tanpa ada suatu kesulitan.
  • Pembicaraan itu Wajib. Bagi anda khususnya seorang ibu, lakukan pembicaraan dengan bayi sesering mungkin pada kesempatan apapun. Misalnya ketika anda sedang menyusui, anda dapat menanyakan mengenai kenyamanan kepada bayi anda.
  • Pembatasan Kalimat. Biasanya, dengan menghindari pola kalimat panjang dan rumit akan membantu sang bayi lebih cepat tanggap terhadap pembicaraan tersebut. Yang saya maksud adalah anda hanya perlu menggunakan kalimat singkat namun kaya makna dan dapat pula menekannkan suatu kata untuk membuat bayi anda lebih tanggap dalam memahami.
  • Penyalahgunaan Empeng. Kesalahan fatal yang seringkali masyarakat lakukan pada bayi mereka adalah terlalu lama menyediakan empeng bagi bayi tersebut. Faktanya adalah bayi yang sudah terlalu lama menggunakan empeng cenderung memiliki perkembangan bahasa lebih lambat dibanding lainnya.


Pesan tambahan bagi anda khususnya para ibu adalah mengenai fakta bahwa bayi cenderung memiliki kedekatan lebih baik dibandingkan dengan ayah atau orang lain. Sehingga para ibu cenderung memiliki potensi guna mengembangkan kemampuan berbahasa bayi lebih baik. Lakukan kontak fisik secara sering sehingga akan menambah kedekatan baik secara komunikasi maupun batin.

Perkembangan Bayi Minggu Pertama

perkembangan bayiPada minggu pertama atau kedua setelah persalinan tugas anda hanyalah merawat bayi anda dan berusaha untuk mengenalnya. Sebisa mungkin usahakan untuk cukup beristirahat, tapi jangan lupa melakukan senam pasca melahirkan untuk memulihkan peredarahan darah anda dan mengembalikan otot-otot yang meregang ke bentuk semula. Selama beberapa minggu pertama mungkin kebiasaan makan dan tidur bayi anda belum terpola, namun dengan mempelajari perilaku dan kebiasaannya, anda akan segera menemukan cara terbaik untuk mengatasinya dengan baik.

Bila hendak disusui dengan asi, pada awalnya bayi akan sering menuntut untuk menyusu, setiap kali dalam jumlah sedikit. Proses ini akan membantu mendorong persediaan susu anda, dan membuat anda harus sering bersentuhan fisik dengannya. Disamping itu hisapan tersebut akan merangsang rahim anda untuk mengerut kembali ke bentuk awal sebelum kehamilan. Akibat dari kontak awal ini, 80% dari waktu terjada bayi akan terpakai untuk menatap wajah anda. Kini daya tangkap utamanya berada pada tingkat yang paling teliti, dan karena ia mendapatkan segalanya dari anda, tanpa menyentuh, mendengar suara, serta menghirup aroma tubuh anda, ia tak akan terangsang untuk menggunakan dan mengembangkan kemampuan yang sudah dibawanya saat dilahirkan. (Artikel lainnya: Perkembangan Bayi)

Beberapa refleks awalnya akan menghilang begitu sistem syarafnya telah berkembang, namun bayi akan mengembangkan anggota tubuhnya dan mencengkeramkan, tangannya erat-erat pada anda di saat terkejut. Ciri khas yang lain yang mengirigi bayi saat baru dilahirkan juga lenyap setelah beberapa minggu. Kepalanya yang memanjang kini mulai membulat, rambut-rambut halu yang menutupi tubuhnya berguguran, warna kulit dan kotorannya akan lebih normal. Mungkin bayi masih suka tidur dengan posisi janin, namun akan lebih rileks dengan belaian dan usapan lembut. Kepala bayi masih perlu ditopang saat anda mengangkatnya, namun bayi akan semakin bisa mengendalikan kepalanya, terutama bila anda sering menggendongnya.

Begitu ASI anda mengali dengan lancar dan selera makan bayi anda telah berkembang, menyusunya mulai semakin jarang dan waktu menyusunya akan lebih lama. Namun waktu terbanyak yang dihabiskannya dihadapan payudara anda, bukanlah menyusu, justeru menikmati kontak, pembicaraan sambil sesekali mengisap payudara anda. Tak satupun kata yang terbuang percuma. Bahkan saat ia berbaring sendirian dalam ayunannya, bayi akan menikmati suara anda yang sudah sangat dikenalinya. Dengan segera anda belajar untuk bereaksi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan bayi anda, yang akan mendapat imbalan dalam bentuk tanggapan dan rasa puas si bayi.

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…
Default Image

Mengenal Tanda-Tanda Pertumbuhan Gigi Bayi

Setiap bayi akan memiliki masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, namun biasanya awal di…

Follow us