Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi dari Lahir

5/5 (2)

Perkembangan Penglihatan Bayi – Menjadi hal yang sangat membahagiakan untuk setiap orangtua saat melihat malaikat kecil lahir ke dunia. Bahkan dengan tidak sabar anda ingin mengetahui apakah bayi anda sudah dapat melihat anda atau belum. Begitu dilahirkan ke dunia ini, bayi sebenarnya sudah bisa melihat. Hanya saja penglihatannya masih terbatas. Selain belum bisa melihat dengan jarak jauh, kedua mata bayi masih belum bisa bekerja bersamaan dengan baik sehingga penglihatannya masih belum fokus.

Saat bayi dilahirkan, mata si kecil akan membantu perkembangannya. Baik perkembangan fisik, mental maupun emosionalnya. Caranya dengan menarik informasi dari dunia sekitarnya. Saat bayi terlahir dengan mata yang sempurna, apa yang terjadi selama satu minggu hingga satu bulan kehidupan pertamnya akan tetap bisa mempengaruhi perkembangan penglihatan bayi. Penglihatan bayi akan mengalami perkembangan saat ia merespon cahaya, warna, bentuk dan gerakan. Apabila di minggu pertama tidak ada rangsangan visual, maka si kecil tidak akan mengembangkan kemampuan penglihatannya dengan baik.

Hal inilah yang menjadi penyebab masalah penglihatan pada usia anak-anak akan berpengaruh pada perkembangan otak yang lain dan menjadikan pertumbuhan anak lambat. Namun anda jangan khawatir, sebab aktivitas yang dapat menambah perkembangan sosial maupun kognitifnya seperti berinteraksi dengan orangtua dan lainnya dapat membantu perkembangan panca indera si kecil.

Perkembangan Penglihatan Bayi

Perkembangan Penglihatan Bayi

Saat dilahirkan ke dunia, bayi masih belum memiliki penglihatan yang sempurna. Seiring dengan pertumbuhan usia penglihatan bayi akan mengalami perkembangan. Penting untuk anda mengetahui tahapan perkembangan penglihatan bayi. Berikut ini uraian tentang tahapan perkembangan penglihatan bayi. ( Baca juga : Perkembangan Bayi 1 Bulan )

Penglihatan Mata Bayi Baru Lahir

Pada saat pertama dilahirkan bayi hanya bisa melihat warna putih dan hitam, serta bayangan abu-abu. Hal ini disebabkan karena belum berkembangnya sel saraf pada retina. Saat anda melihat si kecil belum fokus melihat atau menatap anda, sebaiknya anda jangan khawatir. Pasalnya bayi baru lahir masih belum memiliki kemampuan untuk memfokuskan penglihatannya terhadap objek dekat sekalipun.

Meskipun memiliki keterbatasan, berdasarkan sebuah penelitian menyatakan bahwa setelah beberapa hari dilahirkan bayi akan cenderung mengenal wajah ibunya dibandingkan dengan wajah orang lain atau orang asing. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan yang mencolok diantara wajah juga garis rambut ibu. Nah, jika ibunya menutup rambut atau mengubah gaya rambut maka si kecil tidak akan bisa mengenali wajah ibunya.

Perkembangan Penglihatan Bayi Bulan Pertama

Pada bulan pertama si kecil tidak akan terlalu sensitif terhadap cahaya. Anda tidak perlu khawatir jika ingin menyalakan lampu saat si kecil tidur.

Pada usia minggu pertama, tahap penglihatan si kecil sudah mulai memiliki kemampuan dalam melihat warna seperti merah, kuning, jingga dan hijau.  Bayi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melihat warna ungu dan biru. Pasalnya panjang gelombang yang dimiliki cahaya biru pendek, serta reseptor warna biru yang dimiliki manusia jumlahnya sedikit.

Perkembangan Penglihatan Bayi Bulan 2-3

Pada usia bulan kedua dan ketiga, penglihatan bayi mengalami perkembangan. Pada usia ini, penglihatan si kecil menjadi lebih tajam. Selain itu, kedua matanya akan mulai bekerja sama untuk melihat objek dengan lebih jelas. Pada usia ini, si kecil seharusnya sudah mampu mengikuti gerakan suatu objek, serta mulai meraih sesuai yang ia lihat.  Bayi akan belajar dalam mengalihkan pandangannya dari objek yang satu ke objek yang lainnya tanpa dibarengi dengan gerakan kepala.

Bayi akan menjadi lebih sensitif pada cahaya diusia ini. Sehingga penting untuk meredupkan lampu kamar agar ia bisa tidur dengan nyenyak.

Saat usia 1 – 2 bulan koordinasi antara kedua matanya masih belum maksimal. Oleh karena itu, jika anda melihat mata si kecil juling maka itu adalah hal yang normal. Hanya saja, apabila keadaan ini terjadi dalam waktu yang sering, bahkan menunjukan perbedaan yang cukup besar maka sangat disarankan untuk segera membawa si kecil ke dokter.

Perkembangan Penglihatan Bayi Bulan 4-6

Pada tahapan ini, perkembangan pada otak yang mengatur penglihatan mengalami perkembangan yang pesat, sehingga bayi akan melihat lebih tajam serta mampu menggerakan bola mata dengan lebih cepat juga akurat saat ia mengikuti objek. Ketajaman pada penglihatan si kecil mengalami perkembangan dari 20/400 saat bayi dilahirkan dan pada bulan keenam menjadi 20/25. Si kecil sudah mampu melihat warna seperti orang dewasa. ( Lihat juga : Perkembangan Bayi 4 Bulan )

Pada bulan keempat sampai bulan keenam, bayi memiliki koordinasi antara tangan dan mata lebih baik, sehingga bayi akan mampu mengambil suatu benda atau mampu mengarahkan botol susunya sendiri ke mulut.

Sedangkan saat usia 5 bulan, bayi akan mulai mengenal depth perception. Ini merupakan kemampuan untuk mengenal jarak antara suatu objek dengan objek yang lainnya. Di usia ini si kecil sudah mulai bisa melihat secara tiga dimensi.

Pada usia 6 bulan, anda dapat memeriksakan mata si kecil ke dokter untuk melihat ada atau tidaknya gangguan pada ketajaman mata si kecil.

Perkembangan Penglihatan Bayi Usia 7-12 Bulan

Pada usia ini, bayi anda sudah mulai bisa merangkak. Di usia ini juga ia mulai belajar dalam mengoordinasi penglihatan dengan gerakan tubuhnya. Kemampuan si kecil dalam menentukan jarak sudah semakin baik dan dalam mengambil atau melempar objek menjadi lebih akurat.

Apa yang Harus Dilakukan Ibu Untuk Membantu Perkembangan Penglihatan Bayi?

Berdasarkan penelitian membuktikan bahwa  bayi akan lebih memilih wajah manusia dibandingkan dengan gambar atau pola yang lainnya. Biarkan si kecil mengenal wajah anda. Anda dapat membuat wajah anda tetap dekat dengannya, terlebih lagi saat ia baru lahir. Pada usia 1 bulan, semua benda yang ditunjukan pada si kecil hampir semuanya akan membuat ia tertarik. Anda dapat melakukan kontak mata dengan si kecil selama jam makan atau mainnya. Tidak hanya untuk perkembangan penglihatan saja, peran kontak mata untuk perkembangan secara keseluruhan cukup besar. Ketika anda akan memberikan botol susu, maka anda dapat mengganti posisi tangan yang memegangnya. Ini dilakukan agar bayi belajar untuk menggunakan kedua matanya dalam membuat kontak mata.

Pada usia enam bulan awal, permainan cilukba biasa dilakukan. Ketika anda tidak berada pada garis pandang si kecil, ia akan menganggap anda tidak ada. Bahkan saat anda menyembunyikan wajah anda di balik tangan pun, si kecil tidak akan tahu bahwa anda sebenarnya masih berada di sana.

Saat baru lahir penglihatan bayi hanya mampu membedakan warna kontras yang terang saja. Untuk menstimulasi penglihatan bayi warna yang lembut yang biasa anda gunakan untuk mendekorasi kamar si kecil sebenarnya kurang membantu, setidaknya saat minggu pertamanya.

Anda juga dapat menggerakan mainan bersuara atau mainan berwarna cerah ke arah kiri dan kanan depan wajah bayi anda. Kemudian anda bisa menggantinya dengan gerakan naik dan turun. Benda-benda seperti ini akan menarik perhatian si kecil, meskipun biasanya kebanyakan bayi tidak mampu mengikuti gerakan vertikal sampai usia 3 atau 4 bulan dengan baik. Anda dapat mencari tahu hal lainnya yang dapat dilakukan untuk menarik perhatian bayi secara visual.

Saat usia si kecil sudah lebih besar, anda dapat memperkenalkan warna dasar maupun warna pastel. Anda dapat membelikan si kecil mainan berwarna cerah, menempel gambar pada dinding kamar atau buku cerita dengan gambar-gambar yang menarik.

Cara Mengecek Penglihatan Bayi Anda Normal

Bayi memang tidak akan bisa memberitahukan apa yang ia alami dan apa yang ia rasakan. Namun sebagai orang tua anda tentunya harus tahu cara mengecek apakah penglihatan bayi anda bekerja dengan normal. Untuk mengeceknya ada beberapa cara yang bisa anda gunakan.

Melihat Cahaya

Pertama kali hal yang bayi anda lihat adalah cahaya. Anda bisa mencoba menggerakan sumber cahaya, lalu lihatlah apakah si kecil mengikuti sumber cahaya tersebut atau tidak. Biasanya si kecil akan tertarik akan sumber cahaya tersebut.

Warna

Sebagai cara meningkatkan daya tangkap bayi, maka ia perlu dikenalkan pada aneka warna. Seperti memberinya mainan berwarna-warni, sehingga bayi anda akan mengenali banyak warna saat usianya masih muda.

Menggerakan Mata

Untuk penglihatan, refleksi mata bayi sangat penting. Dengan menggunakan cahaya atau mainan berwarna yang digerakan, apabila bayi anda mengikutinya maka ia memiliki reflek yang bagus.

Mengenal Wajah

Pada usia 6 sampai 9 bulan, bayi anda sudah bisa mengenal wajah. Apabila anda mencoba memberikan ia pada orang lain yang tidak dikenal dan kemudian menangis, maka itu tandanya bayi anda memiliki kemampuan mengenal wajah yang baik.

Suara

Apabila anda membuat suara atau menggunakan mainannya untuk sumber suara, apakah ia mengikuti sumber suara tersebut? Jika ia mengikutinya, itu berarti bayi anda mendengar dengan sempurna. Bayi mencoba mencari sumber suara yang anda buat tersebut dengan matanya.

Tes Mata

Anda dapat melakukan tes mata dengan rutin untuk memastikan perkembangan mata bayi berjalan normal.

Tanda-Tanda Ada yang Salah Pada Penglihatan Bayi

Anda perlu khawatir pada penglihatan bayi, jika ia menunjukan tanda-tanda ini. Bawa segera ia ke dokter atau beritahu dokter jika anda melihat tanda-tanda seperti berikut:

  • Bayi tidak mampu melacak benda dengan menggunakan kedua matanya saat usianya 3 sampai 4 bulan.
  • Mata si kecil terus bergerak dan tidak bisa diam.
  • Kedua atau salah satu bola mata bayi tidak bisa bergerak ke semua arah.
  • Mata bayi juling setiap waktu atau jika kedua maupun salah satu mata bayi menjorok keluar ataupun ke dalam. ( Baca juga : Cara Kenali Tanda-Tanda Mata Juling Pada Bayi )
  • Salah satu pupil warnanya putih.
  • Mata si kecil yang tidak bergerak dengan bersamaan.
  • Bayi tidak mampu melihat atau mengenali orang maupun benda dari jarak jauh.
  • Mata bayi merah, mengeluarkan cairan, berair atau belekan.
  • Kelopak mata bayi kendur.
  • Sensitif terhadap cahaya atau sering menyipitkan mata.
  • Selalu menggosok mata dengan berlebihan.

Dengan demikian, seiring bertambahnya usia bayi maka penglihatannya pun akan mengalami perkembangan. Anda dapat memberikan stimulasi untuk membantu perkembangan penglihatan bayi. Jika menunjukan beberapa tanda di atas, segera bawa bayi anda ke dokter dan konsultasikan pada dokter. Semoga bermanfaat.

Artikel ini di review oleh Bidan Pevi Revina sTR.Keb

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply