data-ad-format="auto"

Pasca Melahirkan

Kategori artikel yang berisi informasi mengenai berbagai hal pasca melahirkan. Bermanfaat untuk dijadikan panduan informasi, bagaimana menghadapai atau hal-hal apa saja yang harus dilakukan pasca melahirkan

18 Cara Merawat Payudara Setelah Melahirkan

Cara Merawat Payudara Setelah Melahirkan - Merawat payudara tentunya menjadi sebuah keharusan bagi Anda, terutama bagi wanita yang setelah melahirkan. Untuk itu, diperlukan alternatif dan juga cara merawat payudara setelah melahirkan yang wajib Anda lakukan.

Seorang wanita yang sudah pernah merasakan hamil dan juga melahirkan tentunya menjadi sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan. Bagaimanapun juga, mereka yang pernah hamil dan juga melahirkan disebut sebagai wanita sejati. Postur tubuh wanita yang sudah melahirkan tentunya mengalami perubahan.

Perubahan pada wanita sebelum dan juga setelah melahirkan tidaklah sama. Banyak sekali perubahan mendasar yang kerap dialami oleh banyak wanita baik dari fisik, postur tubuh, dan juga payudara. Wanita yang sudah melahirkan tentunya memiliki perubahan yang signifikan pada area payudara. Kekencangan dan kesehatan pada payudara rentan mengalami permasalahan terlebih bagi wanita yang sedang menyusui.

Meskipun Anda sudah melahirkan tentunya Anda ingin tetap memiliki tubuh dan juga payudara yang berisi, bukan? Untuk itu, diperlukan sebuah cara untuk merawat payudara setelah melahirkan agar tetap sehat dan juga terjaga kekencangannya. Pada poin selanjutnya kami akan sajikan beberapa cara merawat payudara setelah melahirkan yang dapat Anda lakukan di rumah. Baca juga: 16 Cara Membersihkan Usus Kotor Secara Alami & Bahaya Usus Kotor

Cara Merawat Payudara Setelah Melahirkan

Dengan melakukan suatu perawatan ekstra pada payudara tentunya Anda telah memilih jalan dan juga alternatif untuk mencegah beberapa masalah pada payudara Anda. Merawat payudara tentunya dapat dilakukan oleh tangan sendiri di rumah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Perawatan yang dilakukan pada wanita setelah melahirkan tentunya bertujuan untuk membuat fisik wanita kembali menjadi bugar dan juga sehat kembali.

Jika Anda menginginkan tubuh dan juga payudara kembali terjaga pasca melahirkan, tentunya Anda harus melakukan perawatan yang sangat aman, terlebih bagi wanita yang sedang menyusui. Untuk itu, Anda harus menghindari diri dari penggunaan obat pelangsing dan juga obat payudara karena dapat membuat keadaan menjadi lebih parah. LIhat juga:  14 Manfaat Baby Spa Untuk Perkembangan Bayi Yang Wajib Anda Ketahui

Maka dari itu, Anda harus melakukan perawatan yang aman dan juga alami dengan tangan Anda sendiri. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut kami sajikan beberapa cara merawat payudara setelah melahirkan, di antaranya:

1. Jagalah kebersihan payudara

Cara merawat payudara yang pertama yaitu menjaga payudara tertap bersih. Untuk menjaga kebersihan tersebut, tentunya Anda dapat memulai kebersihan puting payudara. Anda dapat melakukan perawatan pada area payudara ini dengan teratur dan juga rutin.

Anda dapat melakukan perawatan dengan cara membasuh puting dengan menggunakan air hangat. Cara ini bertujuan untuk membersihkan kotoran yang menempel di puting dan juga mencegah bakteri berada di puting payudara. Hal ini mengingat bahwa seorang wanita perlu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

2. Melakukan pijat payudara menggunakan teknik lipopase

Cara merawat payudara yang kedua ialah dengan melakukan pemijatan pada payudara menggunakan teknik lipopase. Teknik pijat ini bertujuan untuk menyehatkan dan juga mengencangkan payudara. Anda tentunya dapat melakukan teknik pijat ini secara rutin dan juga teratur pada kedua payudara Anda.

Pemijatan pada payudara dengan teknik tersebut tentunya dapat memperlancar peredaran darah pada payudara sehingga dapat membuat ASI menjadi lebih lancar. Pemijatan juga memiliki efek yang baik bagi payudara Anda agar tetap sehat dan juga kencang selama proses pemberian ASI pada si kecil.

3. Menggunakan bra yang nyaman

Cara merawat payudara yang selanjutnya yaitu dengan menggunakan bra yang nyaman setelah melahirkan. Jangan sampai Anda memaksakan penggunaan bra yang memiliki model bagus, akan tetapi tidak membuat Anda nyaman. Ukuran bra yang harus Anda gunakan tentunya jangan terlalu kekecilan dan juga kebesaran.

Hal tersebut tentunya dapat mengganggu kenyamanan Anda ketika Anda sedang melakukan berbagai aktifitas.

Anda sebaiknya memakai bra yang yang kuat untuk menyangga payudara Anda. Jika memang diperlukan, Anda dapat memakai bra khusus untuk ibu menyusui. Bra khusus untuk ibu menyusui tentunya dapat menyangga payudara agar tetap terjaga dengan bentuk yang sempurna.

4. Menggunakan masker payudara dari bahan alami

Masker dari bahan yang alami tentunya sangat aman digunakan untuk puting payudara Anda. Masker yang biasanya digunakan untuk payudara yakni kuning telur dan juga mentimun. Tujuan dari dibuatnya bahan ini ialah untuk menyehatkan dan juga mengencangkan payudara Anda.

Anda dapat menggunakan masker ini dengan cara menghaluskan mentimun, lalu dicampurkan dengan kuning telur secara merata. Kemudian, Anda dapat menggunakan masker ramuan tersebut dengan dibalurkannya kepada payudara Anda secara merata. Diamkan masker tersebut selama 30 menit atau sampai kering agar manfaatnya dapat meresap. Anda dapat membilasnya dengan menggunakan air hangat.

5. Mengonsumsi ramuan buah pepaya

Buah pepaya sangat dipercaya sebagai salah satu ramuan yang dapat meningkatkan produksi ASI. Anda dapat merawat kesehatan payudara setelah melahirkan. Hal ini dimaksudkan untuk melancarkan produksi ASI sehingga Anda dapat memberikan ASI dengan lancar.

Cara untuk membuat ramuan pepaya tersebut terbilang sangat sederhana. Anda dapat membuatkan jus buah pepaya dengan perasan air jeruk atau juga susu kedelai. Anda juga dapat menambahkan madu setidaknya 1 sendok makan. Lalu, konsumsi ramuan ini sebanyak 2 kali secara rutin.

6. Menggunakan air hangat dan air dingin

Tentunya, setelah melahirkan bentuk dan juga otot-otot pada payudara mulai mengendur. Untuk itu, diperlukan sebuah treatment yang diakukan secara rutin agar payudara dapat terawat. Menggunakan air hangat dan juga air dingin untuk mengompres payudara memang sangat dianjurkan untuk Anda.

Anda dapat menyiram payudara Anda dengan menggunakan air dingin, kemudian ganti dengan menggunakan air hangat. Setelah itu, diamkan beberapa saat kemudian ulangi langkah tersebut sampai beberapa kali. Anda tentu juga dapat mengulangi cara tersebut ketika Anda sedang mandi. Tujuannya cara tersebut dapat mencegah kendurnya payudara Anda tepat setelah melahirkan serta dapat memperlancar sirkulasi darah pada bagian payudara Anda.

7. Menggunakan masker rumput laut

Rumput laut tentunya memiliki manfaat yang cukup baik jika digunakan sebagai masker untuk payudara Anda. Selain rumput laut, alga juga dapat membantu mengencangkan payudara setelah melahirkan. Kedua bahan alami dari laut ini terbukti dapat membuat bentuk payudara tetap sempurna serta membuat payudara menjadi lebih sehat.

8. Menggunakan minyak bulus dan juga minyak sereh

Kedua minyak tersebut tentunya dapat membantu menjaga kesehatan payudara Anda. Dengan mengoleskan salah satu minyak tersebut pada payudara Anda, tentunya dapat meningkatkan kenyamanan selama melakukan proses pemijatan. Selain menggunakan salah satu dari minyak tersebut, tentunya Anda juga dapat mencampurkan kedua bahan tersebut agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Selain itu, kedua bahan tersebut dapat meningkatkan kelembaban kulit di area sekitar payudara Anda.

9. Latihan push up

Jika Anda menginginkan bentuk payudara yang sempurna tentunya jangan melewatkan keuntungan yang Anda dapatkan dari melakukan olahraga. Push up termasuk ke dalam salah satu jenis olahraga yang dipercaya dapat membuat bentuk payudara tetap sempurna. Dengan melakukan push up tentunya dapat mengencangkan otot-otot di sekitar payudara menjadi lebih kencang.

Manfaat yang didapat dari push up tentunya berdampak baik juga untuk otot punggung, dada dan juga tubuh bagian atas agar lebih tegak kembali seperti sebelum melahirkan. Tentunya, Anda dapat mengalirkan darah dari payudara menjadi lebih lancar sehingga dapat memperlancar produksi ASI.

10. Menggunakan masker tepung beras

Selain masker mentimun dan juga rumput lain. Bahan alami lain yang digunakan untuk merawat payudara ialah dengan menggunakan tepung beras. Tepung beras dipercaya mampu mengencangkan payudara setelah melahirkan.

Dengan cara yang cukup mudah, Anda dapat menyiapkan tepung beras yang siap pakai secukupnya. Lalu, campurkan dengan air bersih secukupnya hingga berbentuk pasta. Kemudian, balurkan pada bagian payudara Anda, tunggu sampai masker menjadi kering. Kemudian bilas dengan menggunakan air bersih.

11. Renang

Cara yang paling tepat sekaligus menjaga kesehatan ibu menyusui ialah dengan melakukan olahraga renang. Olahraga ini dipercaya dapat meningkatkan otot-otot tubuh bagian atas seperti area dada, lengan dan juga perut. Jika olahraga dilakukan secara rutin maka akan membuat payudara menjadi lebih kencang dan juga sehat. Anda tentunya dapat melakukan olahraga renang setelah Anda selesai nifas juga setelah pulih pasca melahirkan. Lakukan olahraga renang secara rutin, maka akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

12. Olahraga mengangkat beban

Selain melakukan latihan push up dan juga berenang, ada olahraga lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga payudara Anda tetap kencang. Melakukan olahraga angkat beban tentunya memiliki manfaat untuk payudara Anda. Anda tetapi, Anda harus mengangkat beban tersebut kurang lebih 1 kilo.

Latihan olahraga angkat beban tentunya dapat mengencangkan dan juga memperkuat otot-otot di sekitar dada dan juga lengan. Anda terlebih dahulu dapat berkonsultasi dengan tenaga medis dan juga dokter beban beban yang diperbolehkan untuk diangkat. Jaringan dan juga otot di sekitar payudara dapat bermanfaat baik untuk membuat payudara lebih sehat, kencang dan juga sempurna.

13. Menjaga asupan nutrisi dan juga gizi

Payudara yang terawat dan juga kencang menjadi idaman setiap wanita. Untuk itu, Anda perlu mengonsumsi makanan bernutrisi dan juga bergizi untuk menjaga kesehatan payudara. Dengan asupan nutrisi yang lengkap tentunya dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar dan juga menjaga elastisitas kulit.

Nutrisi dan juga vitamin yang diperlukan oleh tubuh diantaranya vitamin A, C dan juga E. Anda juga jangan sampai kekurangan asupan air putih secukupnya setiap hari. Hal ini dikarenakan air putih yang masuk ke dalam tubuh memang sangat berpotensi untuk membuat kulit lebih lembut dan juga lembab.

14. Menggunakan masker putih telur

Putih telur memang terkenal akan kandungan protein dan juga vitamin. Putih telur bermanfaat untuk membuat payudara tampak kencang. Anda sebaiknya memilih ayam kampung untuk dijadikan masker.

Cara yang dapat Anda lakukan tentunya sangat mudah. Hanya dengan mengocok putih telur ayam kampung hingga kaku dan juga berbusa. Kemudian, aplikasikan ke area payudara, diamkan setidaknya 15 menit atau sampai kering dan bilas dengan menggunakan air bersih.

15. Posisi tidur yang tepat

Cara merawat payudara agar kencang dan juga sehat ditentukan pula oleh posisi tidur yang tepat. Posisi tidur yang kurang tepat tentunya mempengaruhi bentuk dan juga kesehatan payudara. Terdapat beberapa pakar  yang akan hal tersebut dan terbukti memang posisi tidur ke arah kanan dan juga ke kiri dapat menyebabkan payudara menjadi lebih kendur. Sedangkan posisi tidur terlentang dapat membuat payudara lebih padat dan juga kencang.

Jika seorang wanita tidur dalam dalam posisi terlentang, tentunya memiliki kelebihan dibandingkan dengan posisi tidur yang lainnya. Pada posisi terlentang, berat payudara akan tertahan oleh tubuh sehingga dapat menjaga kekencangan dan juga membuat payudara lebih sehat. Untuk itu, mulailah untuk memposisikan tidur secara terlentang untuk mendapatkan payudara yang padat dan juga kencang.

16. Latihan dumbel pullover

Latihan olahraga seperti dumbel pullover yang merupakan suatu kegiatan untuk menjaga kesehatan dan juga kebugaran tubuh ibu menyusui. Latihan ini lebih menitikberatkan pada latihan otot agar tetap terawat dan juga sehat. Tentunya, payudara yang kendur dapat dikencangkan kembali dengan melakukan latihan ini.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat payudara Anda lebih kencang dengan melakukan latihan ini, diantaranya:

  1. Anda dapat menyiapkan satu buah papan, kemudian Anda dalam posisi berbaring dan juga kaki menapak pada lantai.
  2. Lalu, pegang 1 buah dumbel juga pegang kedua tangan, pastikan posisi tangan Anda dalam keadaan lurus tepat di depan paha.
  3. Kemudian, lakukan gerakan tangan dengan perlahan ke bawah dengan melewati kepala sampai posisi paling rendah.
  4. Lakukan posisi kembali ke awal. Setidaknya lakukan gerakan ini sampai 11 kali putaran untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  5. Lakukan gerakan press

Cara lain yang dapat Anda gunakan untuk membuat payudara tampak kencang ialah dengan melakukan gerakan press. Gerakan ini tentunya dapat membuat payudara yang kendur.

Gerakan ini hampir mirip dengan Dumbbell Bench Press dimana kamu hanya butuh sandaran bangku panjang dengan memiliki sandaran sekitar 10-35 derajat. Pastikan kaki menapak pada lantai. Gerakan ini tentunya dapat menguatkan otot pada area dada Anda.

 17. Teknik Butterfly

Teknik ini tentunya dilakukan dengan cara membaringkan tubuh pada bangku panjang dan juga matras. Anda tentunya dapat menggerakkan kedua lengan pada arah samping, lalu menghadap ke dada. Pastikan untuk tidak menyentuk dada pada kursi dan juga matras. Usahakan untuk membayangkan kupu-kupu yang mengepakkan sayapnya. Gerakan ini tidak lain adalah untuk menaikkan dan juga mengencangkan payudara Anda dengan sempurna.

18. Masker mentimun dan kuning telur

Selain putih telur, kuning telur juga dapat membuat payudara Anda tampak lebih kencang dan juga padat. Anda tentunya dapat mencampurkan mentimun dengan kuning telur untuk membuat masker ini. Cukup dengan haluskan mentimun dan campurkan dengan kuning telur. Kemudian, oleskan pada kedua payudara secara merata. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda dapat melakukan sedikit pijatan ketika mengoleskan masker tersebut pada payudara Anda. Diamkan selama 20 menit atau sampai kering, kemudian bilas dengan menggunakan air bersih.

Demikianlah beberapa cara merawat payudara setelah melahirkan yang wajib Anda lakukan di rumah. Pastikan Anda melakukan tips di atas dengan cara yang benar dan juga teknik yang dianjurkan bagi ibu menyusui. Setelah kita mengetahui cara tersebut, memang sangat penting bagi Anda untuk melakukannya. Bagaimanapun juga, teknik memijat payudara agar ASI keluar banyak memang perlu dilakukan oleh Anda. Semoga bermanfaat!

Sakit Kepala Usai Melahirkan Apakah Normal? Apa Penyebabnya?

Penantian kehadiran si buah hati selama 9 bulan ini akhirnya berbuah dengan hadirnya si buah hati ke dunia. Proses persalinan yang begitu menegangkan yang ibu jalani selama beberapa jam di rumah sakit tentu menjadi pengalaman yang paling mendebarkan dalam kehidupan.

Usai melahirkan dan menyambut kehadiran si buah hati beberapa ibu mungkin mengalami keluhan. Seperti misalkan sakit kepala yang timbul secara tiba-tiba. Masalah ini mungkin dialami oleh mereka yang melahirkan normal maupun lewat operasi C-section atau operasi Caesar.

Kondisi kepala yang tiba-tiba terasa berat dan pusing ini seringkali menimbulkan banyak pertanyaan pada para ibu yang baru saja melahirkan. Apakah kondisi semacam ini normal dialami oleh ibu yang baru saja melahirkan? Lalu apa saja penyebab kondisi ini dapat terjadi?

Nah, untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa informasi dan penjelasan mengenai kondisi yang satu ini. Seperti apa saja? Inilah dia pemaparannya.

Sakit Kepala Usai Melahirkan Apakah Berbahaya?

Kepala yang terasa berat dan pening yang tak tertahankan mungkin menjadi kekhawatiran besar yang dialami oleh banyak ibu usai melahirkan. Tak heran bila kondisi ini membuat banyak pertanyaan hadir dalam benaknya. Lantas apakah kondisi  ini berbahaya?

Gejala sakit kepala yang dirasakan usai melahirkan merupakan gejala yang cukup sering dialami oleh para wanita. KOndisi ini bahkan diketahui dapat berlangsung selama 24 jam. Bahkan beberapa orang mengalami kondisi ini pada periode yang lebih panjang, yakni sampai dengan 6 minggu berturut-turut.

Dalam kondisi yang wajar, gejala sakit kepala yang dirasakan oleh ibu hamil tentu hanya berupa sakit yang ringan. Namun, sakit kepala yang dirasakan lebih dari 24 jam usai proses persalinan selesai dapat dicurigai sebagai sebuah kondisi yang tidak normal.

Untuk itu, bai anda yang mengalami rasa sakit yang mengganggu dalam jangka waktu yang lama. Maka sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan baik bersama dengan dokter. Dengan demikian maka penanganan yang cepat akan bisa segera dilakukan.

Apa Penyebab Sakit Kepala Usai Melahirkan?

Adanya kondisi sakit kepala usai melahirkan bukan hanya menuai pertanyaan apakah kondisi ini normal atau tidak dialami oleh ibu hamil. Namun juga sebagian penasaran apa saja pemicu kondisi ini dapat terjadi.

Sebenarnya ada banyak hal yang dapat memicu kondisi ini. Proses persalinan yang dialami oleh seorang wanita pada umumnya dapat membuat tubuh ibu mengalami banyak perubahan dan adaptasi. Seperti halnya perubahan hormon, efek dari obat bius atau pola tidur ibu yang terganggu.

Selain itu, kondisi ini pun dapat terjadi pada jenis persalinan dan metode persalinan apapun. Bila anda menjalani proses persalinan lewat operasi Caesar maka gejala sakit kepala yang anda rasakan adalah hal yang wajar.

Hal ini dikarenakan sebelum menjalani operasi yang satu ini, sebelumnya anda mendapatkan obat bius terlebih dahulu. Dimana pemberian obat ini dilakukan agar ibu hamil tidak merasakan sakit yang terlalu berlebihan pada saat tindakan dilakukan.

Dari kondisi ini, penggunaan obat bius kemudian akan menyebabkan anda merasa pusing dan mengalami sakit kepala usainya. Jadi demikianlah, untuk anda yang menjalani operasi persalinan Caesar maka kondisi ini adalah hal yang wajar anda alami.

Selain itu, kondisi sakit kepala pun dapat terjadi sebab adanya dehidrasi atau kelelahan pada proses mengejan ketika melakukan persalinan dengan metode normal.

Bila anda mengalami kondisi ini maka sebaiknya atasi masalah ini dengan cukup mendapatkan konsumsi air putih yang cukup. Hal ini tentu saja dilakukan untuk mengatasi dehidrasi yang anda alami saat ini. Selain itu, dampak dari dehidrasi memang seringkali menyebabkan kondisi lemas dan pusing.

Tekanan darah tinggi pun akan dapat menyebabkan kondisi ini. Terutama mereka yang mengalami preeklampsia/eklamsia selama proses persalinan. Untuk itu, maka penting sekali menanyakan kondisi ini ke dokter dengan baik.

Penanganan Sakit Kepala Usai Melahirkan

  • Untuk menghilangkan sakit kepala usai melahirkan, anda dapat mengandalkan obat penghilang rasa sakit. Seperti halnya ibuprofen atau paracetamol. Penggunaan obat-obatan pasca melahirkan memang bisa anda gunakan dibandingkan pada masa kehamilan dimana banyak larangan yang perlu dihindari.
  • Selain itu, meskipun obat-obatan yang satu ini bisa dengan mudah anda dapatkan di apotek tanpa resep dokter. Namun sebaiknya sebelum anda hendak mengkonsumsi obat-obatan ini. Mak berkonsultasilah dengan dokter yang menangani anda.
  • Selain itu, anda pun dapat dengan perlahan memperbaiki pola tidur anda dengan baik. Terutama untuk anda para ibu yang mengalami gangguan tidur sebelum proses persalinan atau pada masa kehamilan. Hal ini dikarenakan gangguan tidur seperti terlalu sering terjaga sampai larut malam akan cenderung membuat ibu mudah mengalami pusing dan sakit kepala.
  • Untuk itu, memperbaiki pola tidur anda dengan baik dipercaya akan dapat mengatasi masalah sakit kepala usai melahirkan. Sementara itu, usai proses persalinan anda mungkin dihadapkan pada kegiatan menjaga si buah hati. Dimana mereka mungkin akan bangun dan menangis kapan saja.

Namun tak perlu khawatir berikut ini adalah beberapa hal mensiasati tidur yang cukup saat malam hari usai proses persalinan untuk mengatasi masalah sakit kepala yang sering anda rasakan.

Tips Atur Waktu Tidur Usai Persalinan Untuk Hindarkan Sakit Kepala

Usai persalinan bisanya anda akan dihadapkan pada kondisi dan kehidupan baru. Dimana pada saat ini kehadiran si buah hati memerlukan peran dari sosok seorang ibu. Seperti yang kita ketahui, bayi baru lahir pada umumnya belum memiliki waktu tidur yang pasti. Sehingga demikian mereka akan cenderung bangun dan tidur semau mereka sendiri.

Nah, hal inilah yang akan mungkin membuat ibu kesulitan untuk dapat tidur dan beristirahat pada saat malam hari. Apalagi untuk anda yang seringkali mengalami sakit kepala usai melahirkan. Namun tak perlu khawatir mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

Berikan ASI

Bayi baru lahir pada umumnya menghabiskan sebagian waktunya untuk tidur. Mereka hanya bangun pada saat popoknya basah atau pada saat ia lapar.

Nah, ketika si kecil rewel atau menangis pada malam hari, maka cobalah periksa popoknya. Bila popoknya masih kering maka mungkin ia menangis bukan karena pipis. Namun karena lapar, nah untuk itu maka silahkan berikan ia ASI dengan begitu si kecil akan bisa kembali tidur.

Biarkan Ia Bermain Saat Siang

Bayi baru lahir memang memiliki waktu tidur yang cenderung acak. Ketika ibu tidak bisa menyesuaikan jam tidurnya dengan jam tidur ibu maka mungkin hal ini bisa membuat ibu kesulitan mendapatkan waktu tidur yang cukup, terutama pada saat malam hari. Nah, untuk mengatasi masalah ini maka biarkan si kecil terjaga saat siang dan biarkan ia bermain.

Dengan begini pada saat malam hari ia pun akan merasa mengantuk karena energynya yang terkuras pada siang hari. Dengan begini, ibu dan si kecil akan dapat istirahat dengan nyaman saat malam hari.

Beberapa Kondisi yang Mengharuskan Anda Menunda Olahraga Setelah Melahirkan

Beberapa wanita yang mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan seringkali ingin berolahraga untuk kembali menurunkan berat badannya. Selain itu, olahraga yang dilakukan setelah melahirkan memang baik untuk tubuh. Beberapa manfaat ini akan dapat membantu mempercepat proses pemulihan tubuh usai melahirkan.

Selain itu, hal ini pun akan bermanfaat dengan baik untuk memperkuat otot usai melahirkan. Bukan hanya itu, olahraga yang dilakukan usai melahirkan pun akan dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh pada ukuran semula dengan lebih cepat.

Tak heran bila banyak wanita ingin cepat berolahraga usai melahirkan. Apalagi melihat banyak manfaat baik yang bisa didapatkan dari melakukan olahraga ini. Baca juga: Seputar Masa Kehamilan di Trimester Kedua

Akan tetapi, sebelum anda memutuskan melakukan olahraga usai melahirkan. Sebaiknya analisis beberapa kondisi ini dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anda dengan baik.

Apakah Tubuh Sudah Siap Berolahraga Usai Melahirkan?

Untuk anda yang menjalani proses persalinan dengan metode normal, maka biasanya anda akan lebih cepat sembuh dan dapat melakukan olahraga dengan lebih dini. Hal ini tentu berbeda dengan mereka yang menjalani proses persalinan lewat operasi Caesar. Luka bekas operasi biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa sembuh seperti sediakala.

Dalam menentukan siap atau tidaknya tubuh anda melakukan olahraga usai melahirkan maka anda sendiri yang akan dapat menjawab pertanyaan yang satu ini. Rasakan tubuh anda dengan baik karena andalah yang paling memahami kemampuan dari tubuh anda.

Bila anda merasa tubuh sudah merasa segar dan tidak ada lagi rasa sakit yang tertinggal pasca persalinan. Maka olahraga akan bisa anda lakukan dengan baik. Sementara itu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan wanita yang hendak menjalankan olahraga usai persalinan sebaiknya melakukannya dengan bertahap.

Kebanyakan ibu perlu menunggu selama hampir 6 minggu usai melahirkan untuk dapat melakukan olahraga dengan baik. hanya saja, sebaiknya untuk anda yang ingin melakukan olahraga ringan maka hal ini akan dapat anda lakukan sejak dini.

Beberapa Hal yang Perlu Membuat Ibu Menunda Olahraga Setelah Kelahiran

Melakukan olahraga mungkin memberikan manfaat yang baik untuk tubuh dan kesehatan anda. Hanya saja, sebaiknya anda hati-hati pada saat melakukan kegiatan ini pasca melahirkan. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu membuat ibu menunda olahraga setelah kelahiran.

Tidak Enak Badan

Pasca persalinan beberapa hari, anda mungkin masih mengalami beberapa keluhan seperti mual, muntah pusing dan seolah ingin pingsan disertai dengan kesulitan bernapas. Kondisi semacam ini tentu akan menghalangi anda untuk dapat melakukan olahraga dengan baik. Untuk itu, jangan paksakan tubuh anda terlalu keras.

Demam

Ibu yang baru saja menjalani proses persalinan juga bisa mengalami demam. Hal ini dapat terjadi ketika tubuh berupaya untuk melawan infeksi dari luar. Bila anda mengalami kondisi ini maka sebaiknya jangan paksakan untuk melakukan olahraga setelah persalinan.

Luka Bekas Operasi yang Belum Sembuh

Pada umumnya ibu yang menjalani operasi persalinan lewat operasi Caesar akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menjalani masa pemulihannya. Nah, bila anda masih merasa luka sayatan bekas operasi belum kunjung sembuh maka jangan paksakan kondisi ini. Sebaiknya beristirahatlah dan jangan terlebih dahulu melakukan olahraga dan memaksakan diri anda.

Demikianlah beberapa hal yang dapat kami sampaikan dari beberapa kondisi diatas. Pada intinya memberikan waktu untuk tubuh anda menjalani masa pemulihan dengan baik perlu diprioritaskan dengan baik sebelum anda memutuskan untuk berolahraga pasca persalinan.

Alasan Pentingnya Kontak Kulit dengan Bayi Pasca Melahirkan

Usai menjalani serangkaian proses melahirkan yang begitu menguras tenaga biasanya hal ini membuat ibu kelelahan dan ingin istirahat. Namun sebaiknya, jangan terburu untuk bergegas beristirahat terlebih dahulu.

Sebab masih ada tugas penting yang perlu ibu lakukan sebelum menyambut waktu istirahat anda. Usai melahirkan, ibu perlu meluangkan energy dan waktu anda untuk dapat melakukan momen bersentuhan secara kulit dengan si buah hati. Baca juga: Tips Mengetahui Kehamilan Bermasalah 'Kehamilan Anggur'

Meskipun hal ini terkesan sepele, namun rupanya ada begitu banyak manfaat yang akan dirasakan oleh bayi anda dari hal ini. Dengan demikian, sebaiknya tidak melewatkan momen penting ini usai menjalani proses persalinan.

Cara Melakukan Kontak Kulit dengan Bayi Usai Melahirkan

Moemen bersentuhan dari kulit ke kulit bersama dengan si buah hati usai melahirkan memang nampak sepele dan sederhana. Namun siapa menyangka bila dari momen sepele ini banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh si buah hati.

Jadi demikian, sebaiknya ibu tidak melewatkan momen berharga ini. Luangkan beberapa menit atau beberapa waktu untuk menimang si buah hati dan mendekatkan mereka dengan kulit anda.

Tepat setelah melahirkan, bayi anda bisa ditempatkan pada bagian dada anda. Sementara perawat berusaha mengeringkan si kecil dan menutupinya dengan selimut hangat. Maka ibu dapat memanfaatkan momen ini dengan baik.

Lewat sentuhan ini si kecil akan berusaha mengenai anda sebagai seorang ibu. Ia pun akan berusaha menjilat kulit anda dan mencari puting susu untuk menyusu.

Meskipun hal ini nampak mudah untuk dilakukan. Namun momen setelah melahirkan ini akan dapat membawa manfaat yang amat penting untuk bayi dan kesehatannya. Lantas apa saja sih manfaat sentuhan kulit ke kulit yang akan didapatkan oleh si bayi usai melahirkan? Mari kita simak beberapa informasi yang akan kami berikan kali ini.

Manfaat Kontak Kulit dengan Bayi Usai Melahirkan

Ada cukup banyak manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan kontak kulit bersama dengan bayi usai melahirkan. Untuk mengetahui apa saja manfaat tersebut, mari kita simak beberapa informasinya dibawah ini.

Memberikan Kehangatan Pada Bayi Guna Mengontrol Suhu Tubuhnya

Suhu sekitar pada saat bayi dilahirkan tentu berbeda dengan suhu bayi pada saat mereka berada didalam kandungan. Nah, agar si kecil tidak terlalu merasa perbedaan ini dengan terlalu kentara maka menempatkan si kecil pada dada ibu setelah melahirkan akan memberikan mereka kenyamanan.

Kulit ibu memiliki suhu yang hampir mirip dengan suhu pada saat mereka berada didalam rahim. Dengan begini maka si kecil akan dapat merasa hangat dan tenang berada diperlukan ibu.

Hal ini pun akan turut membantu si kecil untuk terhindar dari kedinginan yang mungkin membuat mereka merasa tidak nyaman. Lewat metode ini si kecil akan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan luar dengan mudah.

Memberikan Ketenangan Pada Bayi

Menempatkan bayi pada dada ibu tepat setelah melahirkan pun memberikan ketenangan untuk si kecil. Dengan begini maka si kecil akan dapat merasakan nafas dan detak jantung ibu. Suara-suara ini sama dengan suara yang sering ia perdengarkan ketika dirinya masih berada didalam kandungan.

Dengan demikian, hal ini akan tentu memberikan mereka ketenangan dan kenyamanan. Bayi yang didekap lewat dada ibu usai melahirkan pun cenderung jarang menangis terlalu kencang. Hal ini dikarenakan mereka merasa nyaman. Untuk itu, sebaiknya jangan lewatkan hal ini dengan baik.

Tips Agar Siap Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Terkadang kembali bekerja setelah menikmati masa cuti yang panjang bukahlah perkara yang mudah. Kebiasaan yang seringkali dilakukan selama cuti dengan bangun siang dan tidak adanya tekanan dari masalah pekerjaan seringkali membuat anda terbiasa dengan kondisi ini. Sehingga pada saat anda dihadapkan pada realita kembali bekerja usai menjalani cuti. Hal ini seringkali menjadi beban yang terasa berat.

Belum lagi peran baru anda sebagai ibu baru membuat anda sibuk dengan kegiatan mengurus si kecil. Perhatian anda yang sulit terbagi antara keluarga dan pekerjaan seringkali menuai perasaan yang malas menghadapi pekerjaan.

Namun bagaimanapun pekerjaan sudah menjadi tanggung jawab anda yang harus anda lakukan. Nah, tak perlu khawatir karena kali ini kami akan berikan tips agar siap kembali bekerja setelah cuti melahirkan. Mari simak informasi menariknya dibawah ini. Baca juga: Depresi dan Ibu Hamil

Cari Dukungan

Terkadang rasa malas kembali bekerja bukan hanya dialami oleh anda yang menjalani masa cuti melahirkan yang panjang. Sebab hal serupa bisa jadi dialami oleh banyak orang seperti ketika mengadapi weekend dan akan kembali dihadapkan pada hari senin. Nah, banyak orang mengatasi cara ini dengan mencari dukungan sebanyak mungkin. Dengan begini mereka akan terdorong untuk kembali semangat dalam melakukannya pekerjaannya.

Begitupun dengan anda, pada saat kembali ke kantor mungkin saat ini benak anda dihiasi dengan perasaan malas dan ogah pergi ke kantor esok hari. Namun demikian, hal ini tidak sebaiknya menghentikan anda.

Untuk mengembalikkan mood anda lebih bersemangat pergi ke kantor maka carilah dukungan sebanyak mungkin. Anda akan butuh dorongan dari suami, keluarga atau mungkin teman-teman anda. Tidak ada salahnya mulai kembali menyapa teman akran anda di kantor dan tanyakan bagaimana keadaan kantor saat ini. Buatlah diri anda tertarik dengan cerita-cerita mereka agar demikian anda pun akan merasa lebih ringan pergi bekerja.

Dapatkan Pengasuh yang Terpercaya

Terkadang alasan seorang ibu sulit menghadapi pekerjaan setelah melahirkan adalah kebingungan mencari orang yang akan dapat dipercaya untuk menjaga dan mengurus si buah hati. Bagaimana pun anda tentu tidak ingin bila buah hati anda yang begitu lucu jatuh ke pangkuan orang yang salah karena tidak tepat menemukan seorang pengasuh.

Nah, agar anda tidak merasa panik dengan hal ini maka tidak ada salahnya mencari pengasuh dari jauh-jauh hari sebelum anda bekerja. Selama waktu tersebut anda bisa saling mengenal dan mengetahui karakter dari pengasuh si buah hati. Dengan begini maka tidak ada alasan untuk anda merasa terlalu khawatir dengan si kecil.

Persiapkan Kebutuhan Si Kecil

Persiapan yang mendadak menjelang waktu bekerja yang akan anda hadapi beberapa hari lagi akan mungkin membuat anda semakin malas meninggalkan rumah. Belum lagi perasaan khawatir dan belum siapnya meninggalkan si buah hati akan semakin membuat anda tidak ingin pergi bekerja.

Nah, untuk mengatasi masalah ini maka perhatikan dengan baik. Persiapkan semua peralatan yang dibutuhkan si kecil jauh-jauh waktu sebelum anda masuk kerja. Beberapa peralatan dan perlengkapan si kecil tentunya perlu anda beritahukan pada pengasuhnya. Dengan begini maka akan lebih mudah untuk mereka mengambilnya pada saat mereka butuhkan.

Persiapkan Diri Anda

Bukan hanya tentang mempersiapkan kebutuhan si kecil saja. Terkadang mental anda pun perlu dipersiapkan untuk bisa kembali ke kantor esok hari. Bagaimana pun bekerja adalah tanggung jawab yang sudah anda setujui sebelumnya. Jadi demikian, berusahalah untuk menjadi seorang professional dalam hal ini.

Beberapa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Langsung Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Untuk anda yang baru saja melangsungkan proses melahirkan dan usai menjalani waktu cuti anda di rumah. Terkadang muncul kekhawatiran dalam diri kita mengenai sudah siapkah kita kembali bekerja lagi? Pasalnya, meskipun sudah mengambil cuti melahirkan, namun pada beberapa kasus tidak sedikit wanita yang masih merasa ragu untuk dapat kembali disibukkan dengan pekerjaan. Baik kesiapan secara fisik maupun mental yang mereka hadapi.

Tak jarang kondisi ini membuat mereka bertanya-tanya apakah boleh langsung bekerja setelah cuti melahirkan? Nah, untuk lebih jelasnya lagi maka tak perlu khawatir karena kali ini kami akan berbagi informasi menariknya untuk anda. Baca juga: Tips Melancarkan Keluarnya ASI Secara Alami

Bolehkah Langsung Bekerja Setelah Cuti Melahirkan?

Di tanah air, ibu yang menjalani proses bersalin mendapatkan hak cuti melahirkan. Adapun biasanya waktu cuti yang diberikan berkisar selama 12 minggu atau lebih. Setelah waktu ini habis, maka si ibu diharapkan dapat kembali bekerja dan memberikan performa yang baik pada perusahaan tempatnya bekerja seperti sediakala.

Namun setelah menikmati masa cuti yang panjang, tetap saja sebagian wanita akan merasa khawatir dengan kondisi fisik dan mentalnya ketika dihadapkan pada pekerjaan. Hal inilah yang tak jarang membuat sebagian orang bertanya-tanya apakah boleh langsung bekerja usai cuti melahirkan?

Jawabannya boleh-boleh saja. Hal ini dikarenakan untuk anda yang mendapatkan rentan waktu masa cuti yang standar sekitar kira-kira 12 minggu. Maka tubuh anda sudah dapat menyesuaikan kondisinya dengan baik. Rentan waktu inipun dirasa telah cukup untuk tubuh dalam memulihkan kondisinya pasca melahirkan.

Akan tetapi, tubuh dan pengalaman setiap wanita mungkin berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Dalam beberapa kasus tertentu mungkin sebagian orang akan membutuhkan rentan waktu yang lebih lama untuk dapat memulihkan kondisinya secara utuh. Adapun pada kasus ini sebagian wanita mungkin mengalami kondisi yang disebut dengan depresi postpartum (usai melahirkan) atau mungkin mengalami kondisi komplikasi persalinan yang cukup serius.

Selain itu, mereka yang menempuh persalinan lewat operasi Caesar mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dari jatah cuti yang diberikan. Hal ini dikarenakan operasi Caesar yang dijalani biasanya akan menimbulkan bekas luka yang lama untuk sembuh dibandingkan dengan kelahiran yang normal.

Nyeri yang ditimbulkan dari bekas luka Caesar akan mungkin berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Dimana pada umumnya kondisi ini bisa mungkin membatasi aktivitas dari si ibu.

Di sisi lain, mereka yang menjalani proses persalinan secara normal lewat bagian organ kewanitaannya. Biasanya sudah sembuh hanya dalam kurun beberapa waktu usai melahirkan. Nah, bila anda masuk kedalam golongan yang satu ini, justru anda dianjurkan untuk dapat kembali pada aktivitas dan rutinitas seperti biasanya. Namun demikian, tidak sebaiknya memaksakan diri ketika anda merasa tidak kuat maka silahkan beristirahatlah dengan baik.

Nah, untuk itulah guna mengetahui secara pasti terhadap keluhan yang dialami. Maka penting sekali melakukan check-up kesehatan ke dokter. Karena dengan begini maka dokter akan mengetahui secara pasti mengenai seperti apa penanganan kesehatan usai melahirkan yang perlu dilakukan.

Persiapan yang Penting Diperhatikan Saat Kembali Kerja

Untuk anda yang sudah siap masuk kerja setelah menjalani cuti melahirkan. Maka ada beberapa perubahan yang perlu anda perhatikan. Dimana beberapa perubahan ini memerlukan persiapan yang penting dari anda seorang ibu baru.

Kini peran anda sebagai seorang ibu membuat anda dituntut untuk dapat menjanlakan 3 peran yang berbeda, yakni seorang istri, seorang ibu dan seorang wanita karir. Jadi demikian, ada beberapa persiapan penting yang perlu anda perhatikan pada saat kembali bekerja setelah cuti melahirkan.

Jadwal dan Perencanaan yang Matang

Hal penting pertama yang perlu anda perhatikan dengan baik pada saat kembali bekerja usai menjalani cuti yang panjang adalah perencanaan yang matang. Hal ini dikarenakan mungkin untuk anda para ibu baru, bisa jadi anda kesulitan menyesuaikan diri anda dengan kondisi anda saat ini.

Oleh karenanya, sebaiknya lakukan perencanaan dan jadwal yang matang jauh-jauh hari sebelum anda kembali bekerja. Perhatikan jam berapa anda pergi ke kantor dan jam berapa anda pulang. Hal ini penting diperhatikan karena si kecil pada waktu ini amat membutuhkan kehadiran seorang ibu disampingnya.

Selain itu, bila perlu perhatikan pula untuk selalu menyempatkan mengecek kondisi si kecil dengan baik. Tentukan pula siapa yang akan menjaga dan mengurusnya pada saat anda pergi bekerja. Yang terpenting anda perlu menemukan orang yang tepat dan bisa dipercaya agar anda tidak terus-terusan merasa gelisah pada saat bekerja di kantor.

Siapkan Rencana Cadangan

Terkadang meski sudah berusaha begitu keras dan menata semua hal dengan baik. Namun masalah seringkali datang tanpa permisi dan tanpa aba-aba. Ketika hal ini terjadi dan anda tidak memiliki plan B untuk mengatasi hal ini dengan baik. Maka yang terjadi adalah kekacauan dan kondisi yang berantakan. Nah, untuk menghindari insiden semacam ini terjadi maka penting sekali untuk anda memiliki rencana cadangan ketika masuk kerja usai menjalani cuti melahirkan.

Ketika anda berada di kantor masalah di rumah mungkin tidak bisa anda hindari. Dimana kondisi ini bisa mungkin membuat anda perlu pergi bulak-balik dari kantor ke rumah. Nah, mencegah hal ini terjadi maka penting sekali untuk anda mempersiapkan segala halnya dengan baik.

Jika anda menggunakan jasa pengasuh untuk menemani dan mengurus si buah hati di rumah maka upayakan anda punya backup plan untuk pengasuh ini. Karena bisa jadi karena beberapa alasan si pengasuh tidak bisa bekerja seperti misalkan sakit. Nah, untuk inilah anda perlu mempersiapkan orang lain yang bisa anda percaya untuk menjaga dan mengurus buah hati anda yang masih begitu kecil.

Perhatikan Stok ASI

Untuk wanita karir yang bekerja, terkadang memberikan ASI menjadi tantangan yang besar. Namun kini masalah ini tidak lagi akan menjadi hambatan untuk anda bisa menjalankan dua peran ini sekaligus. Karena kini si kecil akan tetap bisa mendapatkan ASI secara ekslusif meski ibu mereka adalah seorang wanita karir. Salah satu caranya adalah dengan memberikan ASIP atau ASI perah.

Hanya saja, perhatikan pula untuk selalu menjaga stok ASI di rumah. Hal ini tentu saja dilakukan demi menjaga kenyamanan si buah hati di rumah anda. Jangan sampai karena beberapa hal, lantas membuat stok ASI di rumah habis dan si kecil akan merengek pada saat mereka kelaparan.

Sesekali Monitor Si Buah Hati

Terkadang kita tidak bisa sepenuhnya membiarkan tanggung jawab mengurus buah hati pada oranglain. Bagaimanapun anda akan butuh untuk memastikan bahwa si kecil tidak rewel atau  baik-baik saja bersama dengan pengasuhnya. Nah, untuk itulah penting sekali untuk sesekali memonitor si buah hati. Misalkan dengan melakukan video call pada saat jam istirahat atau menelpon si pengasuh dan menanyakan kabar si buah hati.

Apakah Saya Mampu Bekerja Lagi Setelah Punya Bayi?

Sebelum si kecil lahir kedunia, terkadang seorang wanita masih belum bisa memutuskan apakah ia akan berhenti dari pekerjaannya atau kembali bekerja usai melahirkan sang buah hatinya. Barulah ketika usai melahirkan, kehidupan anda bersama dengan pasangan seketika berubah. Apalagi saat anda sudah merasakan bagaimana mengurus sang buah hati dan menjalankan peran menjadi seorang istri.

Mulai saat ini, semua perhatian dan prioritas anda lebih mengutamakan keluarga dan buah hati anda. Hal ini pun terkadang menimbulkan dilemma yang besar antara melanjutkan pekerjaan atau diam di rumah dan mengurus si kecil serta berada disampingnya setiap saat.

Ya, untuk sebagian ibu terutama mereka ibu baru masalah seperti ini akan menjadi sebuah keputusan yang cukup membingungkan. Sehingga tak heran bila keraguan yang besar akan menghinggapi benak dan pikiran anda. Baca juga: Pilih mana, Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

 

Haruskah Kembali Bekerja Setelah Punya Bayi?

Pertanyaan ini mungkin menjadi hal yang amat membingungkan, namun sebagian besar ibu akan menghadapi permasalahan besar yang satu ini. Namun pada dasarnya perlu atau tidaknya kembali bekerja usai melahirkan, jawabannya ada pada diri anda masing-masing. Hal ini dikarenakan setiap orang tentu memiliki kondisi yang berbeda dan kebutuhan yang berbeda.

Tentunya tujuan utama dari bekerja adalah mendapatkan tambahan pemasukkan. Sehingga masalah ini perlu anda tanyakan pada diri anda masing-masing karena kaitannya akan erat dengan kebutuhan anda sendiri.

Akan tetapi menurut sebauh penelitan yang dilakukan oleh seorang psikoanalisis, Jenny Stuart mengungkapkan bahwa keputusan untuk kembali bekerja setelah punya bayi akan tergentung dari beberapa faktor. Diantaranya adalah faktor ketersediaan, kualiats dukungan eksternal, kesiapan emosional untuk tetap tinggal di rumah dan kendala keuangan.

Jika jawaban dari beberapa faktor ini pada akhirnya lebih mengacu pada keyakinan untuk merawat bayi dan tidak bermasalah dengan keuangan dan hal lainnya. Maka anda memiliki kesempatan untuk tidak kembali bekerja namun lebih fokus mengurus buah hati anda di rumah.

Lagipula, bila anda memaksakan untuk bekerja maka mungkin hal ini akan dapat mengurangi fokus anda merawat si kecil dengan baik. Akan tetapi bila rupanya karena kondisi tertentu anda terpaksa untuk bekerja maka mungkin pilihan ini perlu anda ambil dengan bijak.

Beberapa Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Bila Kembali Bekerja Setelah Punya Bayi

Menjadi ibu baru yang harus kembali bekerja memang bukanlah sebuah peran dan pekerjaan yang mudah. Lewat dua peran ini anda dituntut untuk bisa menjalankan dua kewajiban. Yakni mengurus si kecil dan menjalankan tugas anda sebagai seorang wanita karir.

Ketika meninggalkan buah hati anda untuk bekerja, anda tentu perlu menjamin bahwa si kecil akan tetap mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan baik. Namun selain beberapa hal tersebut adapula beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan.

Siapa yang Merawat Si Kecil

Sebelum anda terburu memutuskan untuk pergi bekerja dan menjalankan peran sebagai wanita karir maka anda perlu paham situasi yang penting ini. Ketika nanti anda bekerja anda perlu menjamin bahwa ada seseorang yang akan menjaga dan mengurusnya dengan baik.

Apakah Kebutuhan ASI Si Kecil Tetap Terpenuhi?

Bayi baru lahir hanya mendapatkan asupan makanan dan minumannya dari ASI yang diberikan oleh ibu mereka. Dimana asupan ini sangat penting untuk menunjang tumbuh kembangnya dengan baik.

Nah, pada saat anda bekerja kebutuhan ASI yang banyak pada si kecil perlu untuk selalu dipastikan dengan baik. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah dengan memberikan ASI perah untuk buah hati anda. Saat ini keberadaan ASI perah memang sudah menjadi hal yang lumrah. Bila anda mampu memperhatikan pemberian ASI perah dengan baik maka kebutuhan ASI si kecil akan dapat terpenuhi.

Mengapa Sering Berkeringat Pada Setelah Melahirkan?

Tujuh dari sepuluh ibu melahirkan seringkali mengeluhkan berkeringat. Ibu baru seringkali berkeringat bahkan setelah beberapa menit usai melahirkan, ada pula yang berkeringat setelah menyusui atau ibu yang melakukan aktivitas seperti biasanya akan tetapi keringatnya begitu deras tidak seperti biasa. Kondisi ibu berkeringat ini seringkali dipertanyakan oleh ibu baru, apakah merupakan kondisi yang normal atau kondisi yang menandai gangguan kesehatan?

Continue Reading

Tips Atasi Ibu Baru yang Bingung Seputar Perawatan Bayi

Membicarakan perawatan bayi dari dulu hingga sekarang memang tidak akan pernah habis. Setiap kali berbicara mengenai perawatan bayi seringkali ibu baru mendengar pengalaman dan masukan baik secara medis maupun mitos yang akhirnya membuat ibu baru kebingungan. Beberapa mitos yang seringkali diterima oleh ibu baru seputar merawat bayi yang didapat dari orang tua, kerabat, teman ataupun tetangga. Beberapa diantara ibu bayi mengalami kebingungan mengenai perawatan bayi yang baik dan benar untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan bayi.

Continue Reading

Tips Mangatur Energi Menjadi Ibu Baru

Kini hadirnya bayi ditengah keluarga akan mengubah agenda dan jadwal rutinitas anda. Meskipun demikian anda harus tetap dapat mengatur waktu dan tenaga sehingga tetap dapat merawat bayi anda. Beberapa diantara ibu baru banyak yang mengeluhkan cape, kelelahan bahkan hingga mengalami stres karena tidak dapat mengatur waktu dan tenaga menjadi ibu baru.

Continue Reading

Tips Atasi Sulit Tidur Setelah Melahirkan

Selamat, kini bertambah anggota keluarga baru anda yang dapat hadir ditengah kehangatan keluarga. Moment istimewa ketika anda dapat mengikuti tumbuh kembang bayi hingga berusia balita nanti namun untuk sebagian ibu baru malah kerepotan dengan kebiasaan yang akhir-akhir ini mengganggu pola tidur. Ya, salah satu masalah untuk ibu baru adalah kesulitan tidur setelah melahirkan. Ini yang dapat mengganggu kesehatan anda apabila diabaikan tanpa mengatasi dengan cara yang tepat.

Continue Reading

Mengatasi Kaki Bengkak Pasca Persalinan

Bagi para ibu yang baru saja melahirkan, gangguan tubuh seperti halnya bengkak di seluruh bagian tubuh terutama kaki menjadi permasalahan yang sering terjadi dan normal adanya. Bahkan, beberapa wanita justru mengalami kaki bengkak pasca persalinan. Meski kehadirannya cukup mengganggu dan membuat panik, namun sebaiknya ibu tidak perlu khawatir, sebab kondisi seperti ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya.

Continue Reading

Diet Sehat dan Aman Selama Menyusui

Wanita yang baru saja melahirkan dan sedang menyusui tentu sering dibuat pusing dengan bobot tubuhnya yang sedikit melar dan membengkak diakibatkan proses kehamilan selama 9 bulan lamanya. Selain itu, kebanyakan wanita yang baru saja melahirkan merasakan galau yang cukup tinggi sebab mereka merasa tidak dapat menjalani diet secepat setelah melahirkan karena harus dilanjutkan dengan fase menyusui. Kebanyakan pada ibu ragu dan merasakan takut untuk melakukan diet karena khawatir jika perkembangan gizi bayi mereka akan terganggu dan tidak terpenuhi dengan baik, sebab satu-satunya sumber makanan dan nutrisi untuk bayi hanyalah bersumber dari ASI ibunya.

Continue Reading

Tanda Depresi Setelah Melahirkan

Beberapa ibu yang telah melahirkan memiliki perasaan khawatir tidak dapat menjadi ibu yang terbaik ketika bayi terlahir. Perasaan kekhawatiran lama-lama membuat anda menjadi terbebani dan menimbulkan depresi. Apakah anda mengalami hal yang sama atau justru sama sekali tidak menyadari bahwa anda sedang mengalami depresi setelah ibu melahirkan? Artikel kali ini akan membantu anda memberitahu tanda-tanda terjadi setelah melahirkan dan juga cara mengatasinya.

Continue Reading

Ibu Menyusui Lebih Agresif dan Sensitif?

Proses menyusui dilakukan di awal kelahiran hingga minimal 6 bulan pertama kelahirannya. Pemberian ASI selama 6 bulan pertama atau ASI ekslusif sangat baik untuk tumbuh-kembang bayi yang optimal. Proses ini melibatkan peranan ibu dan bayi sehingga keduanya saling berhubungan.

Continue Reading

Bagaimana Cara Menyusui Bayi yang Sedang Tidur?

Menyusui merupakan proses alamiah yang dapat berakibat positif pada pertumbuhan bayi dengan memberikan ASI eksklusif maka bayi anda secara tidak langsung mendapatkan imunitas alami yang disediakan di dalam kandungan ASI. Selain itu pemberian ASI secara langsung akan membantu dalam menumbuhkan ikatan batin antara ibu dan anak. Mengingat pentingnya pemberian ASI maka proses menyusui yang baik dan benar harus anda ketahui untuk memberikan kenyamanan bagi bayi anda.

Continue Reading

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es?

Menyusui merupakan proses alamiah untuk memberikan makanan bagi anak anda akan tetapi bagaimana jadinya apabila ketika anda sedang menyusui selalu waswas dikarenakan banyak larangan yang berhubungan dengan mitos selama menyusui. Tidak hanya ketika anda memberikan ASI pada bayi anda, mitos ketika merawat bayi sudah dimulai ketika ibu sedang mengandung kemudian ketika perawatan bayi dan kini di masyarakat seringkali dibingungkan dengan mitos mengenai menyusui.

Continue Reading

Cara Kenali Psikologi Ibu Menyusui

Selamat bagi anda yang baru saja dianugrahi buah hati, ditengah kegembiraan anda bersama dengan keluarga. Umumnya seringkali anda merasakan perasaan yang berbeda yang timbul saat anda baru melahirkan. Kondisi psikologi yang timbul pada ibu baru melahirkan akan berbeda-beda. Diantara ibu baru melahirkan memiliki perasaan yang lebih peka, mudah tersinggung dan sensitif. Kondisi ini akan berlanjut pada saat anda sedang menyusui bayi di minggu awal kehadiran bayi bahkan dalam beberapa kondisi ibu baru melahirkan dapat mengalami perubahan psikologi hingga berbulan-bulan. Mengapa psikologi ibu baru melahirkan berbeda-beda? Bagaimana cara untuk mengenali dan mengatasi perubahan psikologi pada ibu hamil?

Continue Reading

Tips Mengembalikan Kebugaran Tubuh Setelah Melahirkan

Usai ibu melahirkan, terlebih bagi anda yang melahirkan secara normal terkadang menguras tenaga bahkan dapat menyebabkan rasa lelah yang sukar terpulihkan. Anda dapat melakukan olahraga untuk mengusir rasa lelah dan membuat tubuh anda bugar pasca melahirkan. Sebelum anda memutuskan untuk kembali berolahraga maka setelah melahirkan, pastikan jarak dari persalinan ke waktu olahraga minimal 1-2 minggu, tentu saja pada setiap ibu hamil berbeda-beda dikondisikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Continue Reading

Ibu Muda Beresiko Tinggi Mengalami Baby Blues?

Baby blues adalah kondisi psikis yang dialami oleh ibu setelah melahirkan. Meskipun istilah ini belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia akan tetapi apabila anda menyadari kondisi yang dipicu karena ketakutan, ketidakmampuan, ketidaksiapan dalam menghadapi diri anda merawat dan menjaga bayi anda di awal kelahiran bayi itulah yang dinamakan baby blues. Kondisi ini seringkali dialami oleh ibu baru. Betulkah ibu muda yang baru memiliki satu anak lebih tinggi beresiko mengalami baby blues?

Continue Reading

Waspadai Emboli Ketuban, Penyumbatan Sirkulasi Darah Pasca Melahirkan

Setelah ibu melahirkan resiko yang mungkin terjadi pada ibu hamil adalah ancaman dari gelembung yang dapat menghambat pasokan oksigen yang akan diedarkan ke seluruh tubuh ibu setelah melahirkan. Kejadian ini mungkin saja dapat terjadi pada siapapun termasuk pada ibu yang tidak memiliki riwayat penyakit apapun akan tetapi yang harus anda ketahui bahwa ternyata ada beberapa kondisi yang meningkatkan terjadinya emboli, berikut adalah penjelasan mengenal penyumbatan sirkulasi darah pasca melahirkan.

Continue Reading

Kekhawatiran Berlebih Pada Ibu Baru Memicu Gangguan Obsesif Kompulsif

Pada ibu baru seringkali mengalami kekhawatiran terhadap tumbuh kembang bayinya. Kekhawatiran dinilai wajar saja terjadi pada setiap ibu baru asalkan tidak berlebih dikarenakan kondisi yang membuat ibu baru berlebih akan memicu terjadinya gangguan kepribadian yang dikenal dengan obsesif kompulsif. Obsessive Compulsive disorder/OCD merupakan gangguan kepribadian yang ditandai ibu baru mudah resah dan kekhawatiran yang berlebih, misalnya ketakutan ketika bayi sedang tidur terjatuh di tempat tidur sehingga anda senantiasa menggendongnya atau menjaganya selama bayi anda tertidur.

Continue Reading

Tips Semangat Bekerja Pasca Melahirkan

Melahirkan merupakan proses alamiah yang dialami oleh wanita begitu juga dengan wanita yang bekerja atau wanita karir, hal  ini menjadi pertimbangan ketika wanita melahirkan dan harus kembali bekerja seperti biasanya dengan semangat dan juga tidak membuat si kecil kesepian atau kehilangan asupan ASI, berikut adalah beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk membuat semangat bekerja pasca ibu melahirkan :

Continue Reading

Kiat Mengatasi Kulit Perut Gatal Pasca Operasi Caesar

Kebanyakan ibu hamil menginginkan kelahiran normal selain dapat memperkecil resiko gangguan kesehatan setelah melahirkan, operasi secara alami dinilai aman dan membuat ibu baru cepat pulih pasca persalinan akan tetapi beberapa kondisi justru tidak mendukung persalinan alami seperti kondisi bayi yang sungsang atau kesehatan ibu hamil sehingga diputuskan menggunakan operasi caesar. Operasi yang dikenal secara medis sectio Caesarea yaitu melahirkan janin dengan sayatan di dinding rahim dan memerlukan perhatian khusus dalam penyembuhan pasca operasi. Beberapa ibu seringkali mengeluhkan terjadinya gatal di sekitar luka yang berada di perut pasca operasi, amankah untuk menggaruknya atau justru merupakan tanda abnormal yang terjadi pasca operasi caesar?

Continue Reading

Tips Atasi Kelelahan Menjadi Ibu Baru

Kini  bayi mungil telah hadir di dunia, perjuangan ibu dalam menjaga dan merawat kehamilan serta dalam proses persalinan yang berjuang berat terbayar sudah dengan kehadiran bayi anda yang sangat mempesona dan mengagumkan. Akan tetapi perjuangan anda setelah proses persalinan tidak terhenti begitu saja melainkan banyak sekali perubahan yang harus dialami dalam masa nifas dan menyusui. Sehingga penting sekiranya bagi anda yang mengalami kehamilan pertama untuk membekali diri dengan pengetahuan pasca persalinan termasuk kelelahan menjadi ibu baru.

Continue Reading

Cara Mudah dan Aman Merawat Bekas Operasi Caesar

Sekarang ini banyak sekali wanita yang lebih memilih untuk melakukan persalinan secara operasi caesar jika dibandingkan dengan melakukan persalinan secara normal, namun yang perlu anda ketahui terdapat bahaya besar yang dapat mengancam anda jika anda tidak mengetahui cara yang baik dan benar untuk merawat luka bekas proses operasi caesar. Meskipun melakukan persalinan dengan cara operasi caesar ini lebih cepat namun tidak dengan rasa sakit yang dirasakan ketika melahirkan secara normal. Proses penyembuhan pasca melakukan operasi caesar ini sangat lama dibandingkan persalinan normal. Waktu normal untuk menyembuhkan luka bekas operasi caesar ini kurang lebih 3 minggu sampai 4 minggu, namun hal ini masih bisa saja lebih. Yang perlu anda pikirkan ialah bagaimana cara yang baik dan juga benar ketika merawat luka bekas operasi ini, karena jika tidak hal ini dapat mengakibatkan infeksi yang dapat memperpanjang masa penyembuhan.

Continue Reading

4 Tips Mengecilkan Perut Setelah Operasi Caesar

Bagi calon ibu yang hendak melahirkan, menjalani persalinan dengan cara yang normal merupakan anugrah tersendiri bagi mereka. Bisa merasakan langsung suka duka melewati proses persalinan serta melewati masa paling kritis saat sang bayi lahir ke dunia. Namun terdapat beberapa wanita yang menjalani persalinan melalui jalan opererasi caesar. Biasanya hal ini terjadi disebabkan oleh adanya berbagai faktor yang yang membuat pihak medis harus melakukan operasi caesar. Pada umumnya setelah melakukan operasi caesar, anda akan mengalami suatu kondisi yang mana berat badan anda mengalami peningkatan.

Continue Reading

7 Cara Mengecilkan Perut Setelah Persalinan Normal

Melahirkan merupakan sebuah kodrat bagi seorang wanita. Biasanya bentuk perut serta pinggul setelah melahirkan perut akan lebih membesar dari sebelumnya. Namun, seiring berjalannya waktu, anda tetap bisa mengusahakan perut anda yang kendor agar bisa ramping kembali, sehingga penampilan anda tetap menarik. Hal ini memang biasa terjadi pada semua wanita yang telah melahirkan, jadi anda tidak perlu cemas memikirkan ukuran perut yang membesar sebab terdapat beberapa cara untuk mengecilkan perut pasca persalinan. Namun yang perlu di ingat tidak ada proses melangsingkan tubuh anda yang dapat dilakukan dengan cepat.

(Baca juga Memilih Nama bayi perempuan dan nama bali laki-laki)

Continue Reading

Tips Mengurangi Nyeri Payudara Pasca Persalinan

Pasa saat hari ke tiga ataupun hari ke empat setelah ibu melahirkan, kebanyakan ibu sering mengeluhkan payudaranya terasa sangat kencang dan juga nyeri. Keadaan itu juga dapat disebut sebagai engorgement atau bengkaknya payudara karena adanya statis padan vena dan juga pembuluh darah bening. Hal tersebut merupakam salah satu pertanda ASI anda akan mulai diproduksi dengan jumlah yang banyak. Ketika anda berada pada keadaan tersebut, kemungkinan anda akan menghindari untuk menyusui bayi anda karena berbagai alasan seperti rasa sakit, yang kemudian akan memberikan makanan tambahan (prelacteal feeding) pada bayi anda.

Continue Reading

Doa Setelah Melahirkan

melahirkan

Tangisan pertama pada bayi anda merupakan kebahagian ketika anda melihat kehadirannya di dunia. Kehadiran bayi anda menambah kesempurnaan keluarga anda rasa syukur senantiasa anda panjatkan, sebagai seorang muslim ungkapan syukur anda dapat senantiasa panjatkan melalui rangkaian doa. Do’a merupakan rangkaian ungkapan perasaan baik berupa permohonan maupun rasa syukur yang telah anda dapatkan disertai dengan hati yang ikhlas. Berikut adalah beberapa doa yang dapat anda amalkan seusai persalinan :

Continue Reading

  • 1
  • 2
Loading...

Populer di Persalinan

Tanda-tanda melahirkan

Tanda-Tanda Akan Melahirkan

Selamat datang di akhir kehamilan. Barangkali anda hanya tinggal menunggu selama beberapa…

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Pada ibu hamil kebanyakan kelahiran dimulai antara usia kehamilan di minggu ke 39 dan…

Tips Melahirkan Normal Tanpa Jahitan

Jahitan pada proses melahirkan biasanya disebabkan oleh adanya robekan yang terjadi di…
Default Image

Mengenal Tahapan Proses Melahirkan

Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu…
proses melahirkan normal

Melahirkan Normal: Tips Menghilangkan Rasa Sakit

Melahirkan normal merupakan proses melahirkan yang diidamkan oleh para ibu yang sedang…

Follow us