data-ad-format="auto"

Sistem Pernapasan

Organ sistem pernapasan manusia memegang peranan yang amat penting. Bayangkan ketika anda tidak bisa bernafas apa terjadi pada hidup anda? Untuk itulah, menjaga dan merawat semua organ dalam tubuh termasuk menjaga kesehatan organ sistem pernapasan adalah hal yang penting.

Kenali Jenis Obat Radang Amandel di Apotik dan Tradisional

Radang amandel adalah infeksi yang terjadi dibagian amandel yang menyebabkan bagian ini menjadi bengkak dan menimbulkan rasa sakit pada saat si penderita melakukan aktivitas menelan atau berbicara.

Amandel sendiri adalah dua kelenjar yang terletak dibagian faring (tenggorokan) yang memiliki banyak fungsi untuk tubuh. Hampir dari sebagian besar fungsi dari amandel mengambil peranan yang besar untuk tubuh kita diantaranya adalah sebagai filter yang menyaring masuknya kuman, bakteri, virus dan zat asing lainnya ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan.

Pada usia anak-anak amandel berfungsi sebagai produsen antibodi sebelum nantinya bagian ini akan digantikan oleh sistem kekebalan tubuh.

Pada dasarnya semua orang yang lahir ke dunia memiliki amandel. Ukuran amandel ini akan terus dikembangkan hingga si anak berusia 8-9 tahun. Pada usia ini amandel bekerja dengan aktif dan mengambil peranannya sendiri untuk menghasilkan antibodi dalam tubuh si anak.

Nah saat si anak menjelang usia dewasa maka dengan perlahan ukuran amandel ini akan menciut dan pada gilirannya ketika bagian ini sudah tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh maka ukuran amandel akan mengecil namun tidak menghilang sepenuhnya.

Itulah mengapa penyakit amandel akan lebih sering dijumpai pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Namun meski demikian tidak menutup kemungkinan bahwa beberapa orang dewasa pun akan terserang dengan penyakit yang satu ini bisa kebersihan mulut dan giginya tidak dijaga dengan baik.

Ketika amandel bekerja terlalu keras menyaring kuman dan bakteri maka pada gilirannya bagian ini pun bisa sangat rentan terninfeksi oleh mikroorgnisme yang masuk kebagian amandel. Sehingga pada akhirnya kondisi ini akan dapat menimbulkan amandel menjadi melemah dan mengalami masalah. Dengan demikian peradangan dan pembengkakan pada amandel tidak akan dapat dihindari dalam kasus ini.

Selain kebersihkan mulut dan gigi penyebab paling besar peradangan yang terjadi pada amandel lebih banyak disebabkan oleh virus dan selebihnya bakteri adalah salah satu penyebab yang mengambil peranan cukup banyak.

obat amandel

Dalam bahasa kedokteran penyakit radang amandel seringkali disebut dengan tonsilitis. Pada penderita yang mengalami tonsilitis biasanya mereka akan mulai merasakan dampak dan gejala dari penyakit ini seperti halnya sakit kepala, nyeri pada saat menelan, batuk dan pada kondisi tertentu sakit amandel bisa menyebabkan demam.

Selain itu dampak yang perlu diwaspada pada penyakit amandel adalah sifatnya yang berulang atau seringkali kambuh. Dengan demikian pada saat penyakit ini kambuh maka mungkin anda akan merasakan gejala-gejala diatas

Hingga sampai saat ini sebenarnya belum ada obat-obatan khusus yang diperuntukan untuk menyembuhkan radang amandel dan membuat kondisi si pasien pada keadaan semula. Pengobatan yang diberikan oleh tim medis pada umumnya lebih difokuskan untuk meredakan gejala yang dirasakan sehingga si pasien akan dapat kembali menjalani aktivitasnya seperti biasanya.

Adapun pengobatan yang dilakukan untuk menangani penyakit amandel pada kondisi yang paling serius adalah dengan melalui jalan operasi. Operasi ditujukan untuk mengangkat bagian amandel yang sudah membengkak dan dalam kondisi yang parah.

Akan tetapi untuk pembengkakan amandel yang masih dalam tahapan yang dapat ditolerir, pengobatan bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan dari apotik. Hanya saja bila anda mengkonsumsi obat-obatan jenis tertentu seperti dibawah ini maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar dosisnya tepat. Bukan hanya itu, obat-obatan yang berdasarkan dari resep dokter akan bermanfaat dengan lebih optimal.

Nah, untuk mengetahui jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk menangani pembengkakan amandel dari mulai obat dari apotik sampai dengan tradisional. Maka masi simak dibawah ini.

Obat Amandel Bengkak dari Apotek

Obat amandel bengkak di apotik merupakan obat yang pertama kali digunakan oleh orang yang menderita amandel. Alasan kepraktisan dan juga mudahnya didapatkan membuat orang yang menderita amandel lebih memilih jalur medis utuk mengobati penyakitnya. Nah untuk mengetahui jenis obat-obatan apa saja yang bisa digunakan untuk menangani amandel yang bengkak diantaranya adalah:

1. Antibiotik

Untuk radang amandel dengan gejala yang sudah parah biasanya dokter akan memberikan antibiotik guna membunuh kuman dan bakteri yang menjadi penyebab radang amandel. Akan tetapi untuk radang amandel dengan gejala yang belum parah, maka dokter tidak akan memberikan pengobatan jenis ini.

Penting sekali mendapatkan obat antibiotik sesuai dengan resep dari dokter. Dengan begini dokter akan menimbang pemberian dosis dengan mempertimbangkan riwayat pasien mengenali alergi terhadap konsumsi jenis obat ini atau tidak.

2. Aspirin

Selama ini kita mungkin mengetahui bahwa aspirin digunakan sebagai obat untuk mengatasi sakit kepala. Selain dapat digunakan untuk sakit kepala, obat jenis ini bisa digunakan untuk mengatasi amandel yang bengkak. Obat ini dapat digunakan karena fungsi aspirin yang bekrja untuk mengurangi rasa sakit pada saat amandel meradang. Hanya saja obat ini tidak bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja pada usia 16 tahun.

3. Parasetamol

Bukan hanya berfungsi sebagai obat penurun demam saja. Obat jenis ini pun dapat dikenakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri yang ditimbulkan. Hanya saja sebelum mengkonsumsi obat ini maka sebaiknya mintalah terlebih dahulu rsep dari dokter.

Parasetamol memang dapat digunakan sebagai penghilang rasa sakit yang aman untuk anak-anak. Akan tetapi obat ini tidak disertai dengan anti-inflamasi yang bisa menghilangkan radang amandel.

Obat Amandel Bengkak dari Apotek

1. Mengkudu Bersama Madu

Jenis obat trasional yang pertama untuk menangani amandel bengkak adalah dengan menggunakan mengkudu dan campuran madu. Mengkudu merupakan buah yang akan manfaat, selain bisa digunakan untuk para penderita darah tinggi, menurunkan gula garah pada penderita diabetes. Mengkudu juga bisa digunakan untuk mengobati amandel.

Hanya saja untuk mengobati amandel jenis mengkudu yang harus digunakan adalah mengkudu yang segar bukanlah mengkudu ekstrak. Bau dari buah mengkudu yang segar memang tidak sedap dan tidak enak, bahkan aromanya bisa sangat menyengat. Namun demi kesehatan anda maka tidak ada salahnya menahan bau demi membuat kondisi anda lebih baik.

Nah, untuk menggunakan mengkudu sebagai obat amandel anda bisa memarut mengkudu dengan menggunakan parutan atau di jus dengan menggunakan blender. Tambahkan dengan air panas dan aduk kembali secara merata. Untuk menambah rasanya tambahkan dengan mengggunakan madu. Saring dan konsumsi airnya dengan rutin.

2. Kulit Manggis

Kandungan antioksidan yang kaya dalam kulit manggis membuatnya baik untuk obat kanker. Akan tetapi selain itu, bahan herbal ini pun bisa difungsikan untuk meredakan amandel yang bengkak. Caranya bisa dilakukan dengan mengeringkan kulit manggis dan merebusnya dengan air. Saring dan konsumsi airnya dengan rutin.

3. Jeruk Nipis

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jeruk nipis adalah obat yang baik untuk meredakan amandel yang bengkak. Caranya, peras dan ambil sari jeruk nipis dan campur bersama dengan garam untuk kemudian konsumsi dengan rutin.

Demikianlah beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk meredakan amandel yang bengkak. Penggunaan obat herbal aman meski tanpa resep dokter. Akan tetapi untuk obat-obatan dari apotek resep dokter adalah syarat wajib yang harus anda miliki. 

Ketahui Beberapa Pantangan Sewaktu Amandel Bengkak

Anda mungkin sudah tidak asing dengan penyakit amandel bukan?

Ya salah satu permasalah gangguan kesehatan yang menyerang bagian kelenjar amandel yang ada dibagian tenggorokan ini seringkali menjadi hal yang sangat menganggu. Betapa tidak kondisi ini seringkali menimbulkan dampak yang menghalangi aktifitas sehari-hari yang dijalani oleh seseorang.

Belum lagi sakit dibagian tenggorokan menjadi permasalahan yang paling menyebalkan dan membuat nafsu makan berkurang akibat perasaan nyeri dibagian tersebut. Tak jarang orang yang menderita sakit amandel pun harus berhadapan dengan bau napas yang tidak sedap pada saat mengembuskan napas dari bagian mulut.

Hal ini tentu saja akan menimbulkan perasaan canggung berinteraksi dengan orang lain dan juga menurunkan kepercayaan diri. Berbicara dengan oranglain menjadi tidak nyaman, mengobrol bersama dengan teman kurang percaya diri dan lain sebagainya.

Dengan demikian kondisi ini mungkin akan menghantui anda setiap kali anda berhadapan dengan orang banyak yang anda kenali. Jangan sampai mereka mengira anda sombong, tidak ramah atau lain sebagainya hanya karena anda tidak ingin mengobrol dan berbagi bersama dengan mereka.

Nah, melihat dampaknya yang cukup menganggu maka penting sekali mengupayakan segala hal untuk segera mencari solusi guna mengatasi hal ini agar tidak berlanjut. Selain itu tidak bijak rasanya bila anda mengabaikan gangguan kesehatan yang terjadi dengan tubuh anda hanya karena masalah tersebut merupakan hal sepele. Perlu diingat segala macam gangguan kesehatan akan dapat fatal akibatnya bila anda tidak segera melakukan tindakan pada apa yang anda rasakan.

Dengan demikian bila anda mengabaikan gangguan pembengkakan pada amandel karena menganggap penyakit ini akan dapat sembuh dengan sendirinya maka bukan tidak mungkin jika penyakit ini akan menjalar dan berubah menjadi lebih buruk sehingga menimbulkan gangguan kesehatan lainnya.

Bila anda merasa terjadi sesuatu dengan tubuh anda atau gangguan kesehatan yang anda rasakan tidak kunjung sembuh maka sebaiknya segeralah kunjungi dokter dan konsultasikan kondisi kesehatan anda dengan baik. Percayakan pada dokter bahwa penanganan terbaik yang lebih tepat bisa anda dapatkan disana. Dengan berkonsultasi pada dokter maka diagnosa yang tepat akan bisa anda dapatkan sehingga pengobatan yang lebih efektif pun bisa anda dapatkan.

pantangan penderita amandel

Meski sebagian besar orang sudah mengetahui penyakit amandel atau radang amandel. Akan tetapi pada kenyataanya tidak banyak diantara mereka yang paham betul apa itu penyakit amandel dan bagaimana dampaknya bisa mempengaruhi tubuh. Sehingga mungkin inilah salah satu alasan yang membuat mereka cenderung mengabaikannya penyakit yang mereka alami. Nah, untuk mengetahui lebih dalam apa itu penyakit amandel, mari simak dibawah ini.

Pengertian Amandel

Amandel merupakan jaringan limfoid yang berada didaerah faring (tenggorokan). Amandel pada bagian faring ini memiliki banyak fungsi yang sebagian besar fungsi ini mengambil peranan yang penting dalam tubuh. Beberapa fungsi tersebut diantaranya adalah tempat memfilter kuman, bakteri dan mikroorganisme lain yang akan masuk kedalam tubuh melalui bagian saluran pernapasan, sebagai produsen antibody, sebagai pembentuk jaringan lokal dan juga sebagai pelawan infeksi selapun lendir.

Cukup banyak fungsi dari amandel itu sendiri yang mana sebagian besarnya memiliki peranan penting dalam tubuh. Sayangnya meskipun amandel memiliki banyak fungsi seperti yang dijelaskan diatas tetap saja bagian ini memiliki kelemahan yakni ketika bagian ini bekerja dengan terlalu keras maka kuman, bakteri dan mikroorganisme tersebut akan dapat menyerang dan melemahkan bagain tersebut. Pada akhirnya bagian amandel ini akan meradang dan menimbulkan masalah.

Apa Itu Penyakit Amandel?

Ketika bagian amandel mengalami masalah maka akan timbul peradangan. Dalam istilah kedokteran masalah pada amandel atau peradangan yang terjadi dibagian ini disebut dengan tonsilitis. Penyakit ini umumnya terjadi pada anak-anak.

Sebab ketika lahir amandel pada setiap manusia sudah tumbuh dan akan mulai dikembangkan hingga si anak berusia 8-9 tahun. Sementara itu pada usia 11 atau 12 tahun ukuran dari amandel pada anak-anak akan mulia menciut dan bekerja dengan tidak aktif.

Bila sebelumnya bagian tonsil atau amandel bekerja dengan memproduksi antobodi pada gilirannya bagian ini akan mulai berhenti bekerja dan produksi antibody akan digantikan oleh sistem kekebalan tubuh yang semakin menguat. Dengan demikian kondisi ini akan membuat bagian amandel menjadi menciut dengan perlahan namun tidak menghilang secara keseluruhan.

Penyebab Tonsilitis

Pada sebagian besar kondisi yang dijumpai, penyakit amandel atau tonsilitis lebih banyak disebabkan oleh adanya virus dan selebihnya disebabkan oleh bakteri. Akan tetapi selain beberapa penyebab diatas beberapa kandungan pada makanan pun biasanya seringkali menjadi penyebab yang paling banyak membuat amandel harus bekerja ekstra dalam memerangi bakteri dan mikroorganisme yang dibawa kedalamnya.

Pada penderita tonsilitis mereka akan mungkin merasakan beberapa gejala yang cukup mengganggu seperti halnya timbulnya sakit kepala, demam, nyeri dibagian tenggorokan, napas yang tericum tidak sedap dan bahkan batuk yang akan terasa menggaggu. Pada kondisi yang umum biasanya gejala akan dapat pulih dalam kurun waktu kurang lebih selama 4 hari.

Meski sebagian besar kasus tonsilitis tidak digolongkan kedalam penyakit yang serius. Akan tetapi sebaiknya kunjungilah dokter apabila anda atau orang-orang disekitar anda mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari atau setelah beberapa hari tidak ditunjukan tanda-tanda akan pulih kembali atau bahkan kondisinya malah makin memburuk.

Seperti yang dijelaskan diatas meski amandel memiliki fungsi yang begitu banyak dan cukup berpengaruh besar terhadap tubuh. Akan tetapi tetap saja bagian ini memiliki kelemahan tersendiri yakni amandel tidak dapat tahan terhadap makanan-makanan yang menjadi pantangannya.

Lantas apa sajakah pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi untuk pada penderita amandel? Simak dibawah ini.

Pantangan Konsumsi Makanan Untuk Amandel yang Bengkak

1. Makanan dengan Rasa Pedas

Amandel amat sensitif terhadap makananan yang pedas. Karena rupanya makanan yang pedas pada dasarnya akan dapat melukai bagian amandel. Kondisi ini memang cukup masuk akal bila kita membaca kembali makna dari kata pedas.

Pedas bukanlah sebuah rasa seperti halnya beberapa rasa yang bisa dikecap oleh lidah yakni asin, manis, dan pahit. Pedas hanyalah sebuah perasaan yang sebenarnya timbul dari rasa sakit yang dialami oleh lidah akibat menahan senyawa pedas itu sendiri. Akibatnya ketika rasa ini seringkali dinikmati dan masuk kedalam mulut, maka bukan tidak mungkin makanan pedas akan melukai bagian mulut termasuk pada bagian amandel.

Memang cukup sulit menghindari makanan pedas, apalagi Indonesia dikenal dengan sajian makanan yang berbumbu dan bercita rasa pedas. Tidak lengkap rasanya bila dalam sebuah hidangan makanan rasa pedas tida disertakan bersama-sama dengan masakan tersebut.

Bukan hanya itu sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa makanan yang pedas bisa mengunggah selera makan. Bahkan orang yang mengkonsumsi makanan yang tidak pedas akan kurang bergairah pada saat menyantap makanannya. Itulah mengapa banyak orang yang akan menyertakan sajian pedas pada makanannya.

Hanya saja untuk para penderita amandel sebaiknya konsumsi makanan ini dibatasi. Terutama pada saat amandel mereka mulai kambuh dan membengkak. Sebab bila tidak kondisi tersebut akan memburuk. Nah adapun beberapa jenis makanan pedas yang perlu dihindari diantaranya adalah:

  • Saus

Saus adalah salah satu teman terbaik pada saat menyantap makanan atau makanan ringan seperti halnya gorengan. Rasanya kurang mantap menyantap makanan tanpa menyeratakan saus. Bahkan mungkin saat ini hampir setiap hidangan yang digoreng akan selalu disantap dengan menggunakan saus. Namun demikian kebiasaan ini haruslah dikurangi atau bila memungkinkan sebaiknya dihilangkan. Karena kebiasaan ini tidaklah baik untuk penderita amandel.

Sebab selain rasanya yang pedas, saus juga mengandung bahan-bahan yang kurang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu kandungan zat-zat tambahan yang berbahaya yang ada didalamnya akan membuat bagian amandel semakin buruk. Untuk itu sebaiknya hindari konsumsi bahan pedas ini terutama pada saat amandel anda kambuh.

  • Sambal Cabai

Sambal cabai memang nikmat apalagi dinikmati pada saat makan siang ketika cuaca diluar panas dan terik. Bahkan hanya melihatnya saja sajian ini benar-benar menggoda dan membuat lidah dibuat bergoyang karenanya.

Akan tetapi bila anda adalah seorang penderita amandel maka sebaiknya menahan hasrat menyantap sambal cabai. Karena mengkonsumsi banyak sambal cabai akan membuat bagian tenggorokan menjadi lebih menderita dan akibatnya sakit amandel anda akan semakin parah.

  • Merica

Merica menjadi salah satu bumbu masakan yang paling banyak dijumpai pada hampir seluruh masakan yang dihidangkan. Selain nikmat bumbu yang satu ini termasuk kedalam bumbu masakan yang berasa pedas.

Meskipun bentuknya kecil namun rupanya bahan yang satu ini cukup berbahaya dampaknya untuk amandel karena dapat membuat bagian tersebut tersedak dan meradang dengan lebih parah. Untuk itu sebaiknya hindari mengkonsumsi bahan bumbu yang satu ini dengan jumlah yang berlebihan agar pembengkakan amandel anda bisa lebih ringan.

2. Ikan

Untuk sementara waktu ketika amandel anda meradang dan membengkak alangkah baiknya jika anda menghindari atau bahkan sejenak meninggalkan konsumsi terhadap makanan seperti ikan. Meski sebenarnya makanan ini baik untuk tubuh dan kandunagn proteinnya bermanfaat. Akan tetapi konsumsi ikan pada saat amandel meradang sebaiknya dihentikan untuk sementara waktu.

Adapun jenis ikan yang harus dihindari diantaranya adalah ikan air tawar dan ikan asin. Terutama untuk ikan asin. selain kandungan garam yang besar pada ikan asin yang akan berbahaya untuk kesehatan amandel. Duri-duri pada ikanpun dikhawatirkan akan terjebak dibagian amandel dan melukai bagian tersebut.

3. Makanan Instan

Makanan yang instant biasanya kentara dengan kandungan pengawet didalamnya. Belum lagi kandungan bumbu-bumbu pada makanan instan biasanya banyak mengandung perasa yang berlebihan. Untuk itu selama anda mengalami peradangan dan pembengkakan amandel maka sebaiknya jaga dan hindari mengkonsumsi makanan instan yang kurang baik untuk kesehatan amandel anda.

Adapun beberapa jenis makanan instan yang sebaiknya dihindari diantaranya adalah:

  • Mie Instan

Konsumsi mie instan bak sebuah kebiasaan dewasa ini. Tidak heran memang, dijaman yang serba cepat ini banyak orang yang tidak suka menunggu lama atau dibuat repot dengan harus membuat sendiri sajian makanan yang akan mereka santap. Itulah mengapa pada saat mereka lapar dan ingin menikmati sajian berkuah, mie instan seringkali dipilih sebagai alternatif yang cepat.

Akan tetapi untuk penderita amandel konsumsi jenis makanan ini bukanlah ide yang baik. Selain kandungan perasa pada makanan tersebut, zat pengawet buatan pada mie instant disebut-sebut begitu besar dan berbahaya untuk kesehatan.

  • Makanan yang Mengandung Banyak Micin

Makanan dengan kandungan micin dan pengawet adalah jenis makanan yang harus dihindari oleh para penderita amandel. Selain dapat merugikan bagian amandel, konsumsi makanan dengan kandungan micin dan pengawet yang banyak akan juga berpengaruh pada sistem pencernaan.

Untuk itu sebaiknya hindari mengkonsumsi jenis makanan yang seperti ini. Memang sulit rasanya menghindari jenis-jenis makanan yang ada di masyarakat dengan tidak adanya kandungan micin.

Rasanya hampir semua hidangan makanan selalu menyertakan bahan micin pada makanannya untuk menambah lezat hidangan ini. Untuk itulah ini mungkin menjadi waktu yang tepat untuk anda mengolah makanan sendiri agar anda bisa mengatur dan menyesuaikan bumbu dan bahan yang akan anda gunakan.

  • Jajanan/Makanan Ringan

Konsumsi jajanan atau makanan ringan seperti ciki-ciki adalah jenis makanan yang paling disenangi anak-anak. Kemasan yang unik dan rasa yang lezat dari ciki-ciki seringkali menjadi alasan betapa mereka jatuh cinta dengan hidangan makanan ringan tersebut. Akan tetapi tahukah anda jenis-jenis makanan ini adalah salah satu penyebab paling banyak yang menyebabkan sakit amandel banyak dijumpai terutama pada anak-anak.

Untuk itulah daripada membekali anak-anak dengan uang jajan yang akan memungkinkan mereka untuk jajan sembarangan. Alangkah lebih baik berikan mereka bekal makanan yang sehat dan aman untuk mereka konsumsi.

4. Hindari Minuman Berbau Alkohol

Bukan hanya dapat memabukan hampir 90 persen konsumsi minuman beralkohol tidak memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan. Selain merugikan kesehatan tubuh, konsumsi minuman beralkohol pun dapat merusak jaringan yang ada pada amandel.

Sehingga demikian amandel akan mungkin dapat terinfeksi karena bagian ini tidak dapat bekerja untuk menahan senyawa dan zat yang masuk kedalam tubuh melalui alkohol tersebut. Bahkan dengan konsumsi minuman ini bukan saja dapat berbahaya untuk amandel namun juga akan dapat merusak semua jaringan yang ada dalam tubuh dan mengurangi fungsinya.

Sehingga otakpun akan kehilangan kesadarannya akibatnya minuman ini bukan hanya berbahaya bagi amandel saja namun seluruh jaringan dalam tubuh anda akan juga dipertaruhkan.

Konsumsi alkohol biasanya seringkali menjadi gaya hidup yang umum pada masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan dengan ala-ala modern seringkali mereka mengatas namakan perubahan jaman menjadi alasan konsumsi alkohol adalah kebiasaan yang bisa ditoleransi. Akan tetapi apalah artinya perkembangan jaman bila kesehatan anda adalah taruhannya.

5. Hindari Konsumsi Durian

Durian adalah salah satu buah khas Indonesia yang mungkin sebagian besarnya mencintai buah tropis jenis ini. Ciri khas jenis buah ini adalah memiliki bau yang cukup menyengat dan bila dimakanpun biasanya bau yang disisakan seolah masih menyerebak di ruangan.

Bagi penderita amandel buah yang satu ini sebaiknya tidak dikonsumsi sebab biasanya akan dapat meninggalkan rasa sebab. Untuk itu sebaiknya hindari mengkonsumsi buah durian apalagi pada saat amandel anda sedang membengkak atau meradang.

Demikianlah beberapa jenis pantangan yang tidak sebaiknya dilakukan pada penderita yang sedang mengalami amandel bengkak. Dengan mengkonsumsi makanan diatas dapat menyebabkan kondisi amandel semakin memburuk. Untuk itu, sebisa mungkin kurangi atau hindari dulu mengkonsumsi makanan-makanan diatas demi kesehatan anda. 

Mengetahui Ciri-Ciri Sakit Amandel Pada Anak dan Orang Dewasa

Penyakit amandel seringkali menjadi permasalahan yang cukup kompleks dan seringkali dijumpai di masyarakat terutama pada anak-anak kecil.

Ya, penyakit dibagian tenggorokan ini seringkali menjadi satu masalah yang banyak dimaknai dengan keliru oleh sebagian besar orang. Banyak orang yang beranggapan bahwa sakit atau radang yang terjadi pada bagian amandel bukanlah masalah besar yang perlu dirisaukan. Sebaliknya kondisi ini seringkali dianggap sebagai hal biasa dan penyakit tersebut akan dapat sembuh dengan sendirinya.

Padahal nyatanya tak demikian. Setiap gangguan kesehatan yang terjadi dengan tubuh, sekecil apapun itu fatal akibatnya bila tidak segera ditangani atau tidak segera mendapatkan perhatian medis. Sebab kondisi ini akan menyebar dan menjalar ke seluruh tubuh sehingga memperburuk kondisinya dan bukan tidak mungkin kondisi yang sepele yang anda hadapi saat ini dapat menimbulkan gangguan masalah kesehatan lainnya.

Untuk itulah kurang bijak rasanya bila seseorang mengabaikan gangguan kesehatan yang dialaminya. Sebaliknya pergilah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan atau hanya sekedar berkonsultasi bila anda merasakan ada sesuatu yang salah dengan tubuh anda. Pendeteksian dini yang dilakukan oleh dokter akan membuat segala penyakit akan lebih cepat dideteksi. Dengan demikian penanganannya pun akan bisa anda dapatkan dengan lebih cepat. Bila begini maka kemungkinan dari dampak lebih buruk dari penyakit tersebut akan bisa dihindari.

Sama halnya dengan penyakit amandel yang dirasakan saat ini. Amandel sebenarnya adalah nama dari dua buah organ yang terletak dibagian batang tenggorokan. Dua buah organ ini terbentuk sebagai jaringan kelenjar yang disebut dengan tonsil.

Ketika lahir semua orang memiliki dua buah kelenjar dengan bentuk oval ini dibagian tenggorokannya. Adapun fungsi dari kedua bagian organ tubuh ini adalah sebagai penghasil antibodi untuk kekebalan tubuh. Selain itu, fungsi dari bagian tubuh ini adalah untuk menyaring atau memfilter masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh melalui bagian pernapasan.

Sayangnya fungsi yang cukup penting, membuat bagian ini rentan sekali mengalami masalah dan bahkan terinfeksi dengan masuknya kuman atau bakteri kedalam tubuh. Ada cukup banyak faktor yang dapat menimbulkan masalah pada bagian amandel salah satunya adalah peradangan. Peradangan amandel sering disebut juga amandel itu sendiri atau dalam bahasa kedokteran penyakit ini dikenal dengan sebutan tonsilitis.

ciri ciri amandel

Pada kasus ini penderita yang paling banyak mengalami tonsilitis umumnya lebih banyak menyerang anak-anak. Akan tetapi demikian bukan tidak mungkin bahwa sebagian orang dewasa akan merasakan kondisi serupa bila bagian amandelnya bekerja terlalu keras.

Seiring dengan perkembangan usia, fungsi amandel sebagai organ yang menghasilkan antobodi ini akan mulai menurun dan digantikan dengan sistem kekebalan tubuh yang semakin kuat. Dengan begini perlahan-lahan tugas amandel akan digantikan dengan perlahan. Ketika peranannya sudah tak lagi dibutuhkan oleh tubuh, kedua kelenjar ini kemudian akan berangsur-angsur menyusut namun tidak menghilang sepenuhnya.

Adapun penyebab secara umum penyakit amandel atau tonsilitis sebagian besar adalah karena adanya infeksi virus, selebihnya disebabkan oleh bakteri. Mereka yang menderita penyakit tonsilitis atau peradangan amandel akan mungkin merasakan dampak yang cukup menganggu seperti halnya sakit kepala, nyeri dibagian tenggorokan pada saat menelan, batuk dan bahkan pada gilirannya demam adalah kondisi gangguan kesehatan yang akan sering muncul pada saat amandel kambuh.

Meski sebagian besar kasus tonsilitis tidak tergolong kedalam gangguan penyakit yang serius. Akan tetapi temuilah dokter jika anda atau anak anda mengalami gejala yang masa berlangsungnya lebih dari 4 hari atau tidak menunjukan tanda-tanda kondisi akan membaik atau bahkan gejala yang dirasakan berubah menjadi lebih buruk, kesulitan bernapas atau mungkin anda merasakan sama sekali kesulitan untuk makan.

Mengingat dampaknya yang cukup menganggu maka penting sekali untuk anda mewaspadai penyakit yang satu ini. Selain virus dan bakteri, pola hidup yang sehat dan bersih serta selalu memperhatikan kesehatan gigi dan mulut adalah langkah pencegahan paling ampuh yang bisa dilakukan.

Selain itu, bila anda mulai merasakan beberapa ciri-ciri gejala dibawah ini maka segeralah bawa ke dokter atau atur dan periksa kembali pola makan anda. Karena bisa jadi beberapa hal yang dirasakan tersebut merujuk pada tonsilitis atau radang dibagian amendel.

Ciri-Ciri Amandel Pada Anak dan Orang Dewasa

1. Sakit Menelan

Salah satu ciri yang dapat mengindikasikan adanya gangguan dibagian tenggorokan adalah dengan timbulnya perasaan nyeri atau sakit pada saat anda hendak menelan. Nah, ketika anda mulai merasakan kondisi ini maka sebaiknya waspadai mungkin ada gangguan dibagian tenggorokan anda.

Selain itu peradangan pada amandel selalu erat kaitannya dengan pembengkakan dibagian tersebut. Maka demikian ketika bagian tenggorokan bertemu dengan zat asing melewati bagian tersebut maka akan timbul rasa sakit. Rasa sakit ini bisa terjadi mulai dari tenggorokan, lidah bahkan hingga kebagian telinga. Karena itu kesulitan menelan makanan atau minuman bisa terjadi pada saat amandel meradang atau membengkak.

Untuk memastikan kondisi ini maka sebaiknya segeralah kunjungi dokter yang dekat dari rumah anda. Selain itu selama kondisi ini berlangsung sebaiknya hentikan mengkonsumsi makanan yang pedas atau mengandung pengawet. Karena hal ini bisa memperburuk kondisi yang dialami.

2. Sulit Pada Saat Menelan

Rasa sakit yang amat parah ketika menelan berbagai zat asing yang masuk kedalam bagian tenggorokan termasuk makanan dan minuman juga akan dapat mengurangi kemampuan tenggorokan. Hal ini pada umumnya disebabkan karena rasa sakit yang terlalu berat atau ketika amandel membengkakan akibatnya tidak ada ruang yang bisa dilewati oleh makanan. Dua amandel yang membengkak dan membuat celah tenggorokan menjadi lebih sempit akibatnya kondisi ini akan menyulitkan anda untuk menelan sesuatu.

3. Amandel yang Bengkak

Biasanya amandel tidak akan terlihat jelas ketika mulut dibuka. Apalagi pada beberapa orang yang mengalami kesulitan membuka mulut dan menampakan amandelnya. Mereka biasanya akan dibuat kesulitan menjulurkan lidah saat diminta menunjukan amandelnya. Akan tetapi ketika terjadi peradangan dibagian tersebut biasanya amandel akan terlihat membengkak.

Untuk itulah rasa sakit akan berkembang dari bagian tenggorokan hingga bagian sekitaran rahang. Pembengkakan adalah reaksi dari peradangan yang biasa disebabkan oleh adanya infeksi virus. Amandel juga akan bengkak ketika penderita sedang mengalami influenza atau radang tenggorokan .

Untuk itu sebaiknya segera kunjungi dokter dan periksakan kondisi ini. Dengan begini dokter akan meresepkan obat tertentu untuk memerangi virus dan bakteri yang masuk kebagian amandel sehingga kondisinya dapat menjadi lebih baik.

4. Timbulnya Bercak Putih Dibagian Amandel

Pada amandel yang normal warnanya akan terlihat merah muda dan hampir mirip dengan warna pada gusi dimulut anda. Akan tetapi berbeda dengan yang terjadi pada amandel yang mengalami masalah dan peradangan.

Untuk anak-anak atau remaja yang terkena tonsilitis maka amandel akan terlihat seolah ada bercak putih dibagian tersebut seperti bagian daging yang berubah warnanya.

Hal ini disebabkan karena adanya reaksi amandel yang memproduksi sebuah zat antibodi yang berusaha menangkal semua infeksi dari virus atau bakteri. Bercak putih ini biasanya akan muncul sebelum peradangan amandel menimbulkan perasaan sakit.

5. Sakit Dibagian Tenggorokan

Sakit dibagian tenggorokan biasanya muncul sebagian gejala awal dari adanya pembengkakan dibagian amandel. Rasa sakit dibagian iin terjadi ketika menelan, minum, ataupun pada saat menyantap makanan. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk anda bisa akan merasakan sakit pada saat menelan ludah seperti biasanya. Rasa sakit ini terjadi ketika peradangan amandel memang membuat semua bagian tenggorokan termasuk bagian dalam menjadi tidak nyaman.

Akan tetapi pada sebagian kasus sakit dibagian tenggorokan juga bisa memungkinkan adanya penyakit lain seperti faringitis. Untuk itu untuk mengetahui dengan pasti kondisi kesehatan apa yang anda rasakan maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

6. Demam

Tubuh yang demam adalah reaksi yang wajar ketika tubuh membentuk reaksi terhadap infeksi yang terjadi pada bagian tubuh. Pada kasus ini sebenarnya amandel memiliki fungsi untuk memfilter semua jenis kuman, bakteri dan virus agar tidak sampai kebagian tubuh. Akan tetapi kemudian ketika bagian amandel mengalami peradangan maka virus dan bakteri justru akan menyerang si tubuh itu sendiri.

Demam akibat timbulnya peradangan dibagian amandel bisa mencapai lebih dari 38 derajat Celcius. Kondisi ini mungkin akan membuat si penderita dibuat kepayahan dengan demam tinggi dan perasaan panas yang tidak nyaman. Untuk itulah sebaiknya segera bawa kondisi ini ke dokter untuk menghindari demam dengan suhu yang lebih meningkat.

7. Suara Serak atau Terdengar Berat

Pembengkakan dibagian amandel juga bisa mengakibatkan efek yang cukup berat terhadap bagian pita suara yang letaknya dibagian dalam tenggorokan. Rasa sakit yang ditimbulkan dari peradangan ini akan secara langsung memberikan dampak pada bagian pita suara.

Kondisi inilah yang akan memungkinkan penderita radang amandel mengalami suara yang serak. Bila kondisi ini terjadi pada anak-anak mereka akan cenderung rewel atau bahkan bisa kehilangan suara untuk sementara waktu.

Ketika hal ini terjadi pada anak-anak orangtua mungkin akan dibuat pusing dengan rengekan dan anak-anak yang rewel. Untuk itu sebaiknya konsultasikan kondisi ini pada dokter agar penanganannya lebih tepat.

8. Kelenjar Getah Bening dan Leher yang Bengkak

Penyebab benjolan yang terdapat dibagain leher yang paling banyak dikhawatirkan oleh bayak orang adalah timbulnya amandel yang meradang. Terdapat kelenjar getah bening yang terdapat pada bagian terggorokan.

Ketika amandel meradang dan membengkak maka kondisi ini dapat menyebabkan bagian kelenjar getah bening tersebut terlihat membesar. Apabila disentuh atau diraba dengan lembut akan terasa bagian ini sedikit lebih membesar. Meskipun ini adalah salah satu tanda yang jarang diperhatikan akan tetapi sebaiknya jangan terlalu sering menekan bagian tersebut.

9. Timbulnya Bau Mulut

Penderita amandel bisa pula bermasalah dengan napas yang tidak sedap dan mulut yang tercium bau. Virus yang menyerang pada bagian amandel seperti jenis virus streptokokus pyogenes akan berkembang dibagian amandel dan juga pada bagian tenggorokan.

Hal ini menyebabkan bakteri yang berkembang pada bagian amandel akan merangsang air liur dan zat kimia yang terdapat pada lidah dan gigi. Dengan demikianlah kondisi ini dapat menyebabkan bau yang tidak sedap yang dikeluarkan seiap kali mengehembuskan napas dari muult.

10 Timbulnya Sakit Dibagian Kepala

Peradangan yang terjadi dibagian kepala dapat menyebabkan timbulnya sakit atau nyeri dibagian kepala. Kondisi ini sebenarnya bisa terjadi karena pengaruh beberapa faktor. Seperti halnya sakit yang menjalar dibagian tenggrokan, leher hingga ke kepala.

Dalam hal ini tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhannya dan kondisi ini umumnya akan menjadi lebih parah pada saat penderita mengalami influenza pada saat bersamaan dimana amandel membengkak atau meradang.

Ketika timbul sakit kepala sebaiknya cobalah untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan setiap kali anda merasakan nyeri dibagian tersebut. Sebaliknya cobalah tenang dan dapatkan istirahat yang cukup.

Bila kondisi ini tidak kunjung membaik maka cobalah dengan mendinginkan kepala dengan menggunakan es batu dengan menggunakan lap. Kondisi yang tegang dengan beban pikiran yang menumpuk akan membuat kondisi ini semakin memburuk dan sulit diatasi.

11. Sakit Dibagian Perut

Kondisi ini sebenarnya adalah dampak dari sulitnya makan pada saat tenggorokan mengalami rasa sakit ketika menelan. Untuk itulah anak-anak atau remaja yang mengalami radang tenggorokan akan mengeluhkan sakit perut.

Hal ini dikarenakan tubuh yang tidak mendapatkan makanan dan tidak diisi karena tenggorokan yang terasa sakit, maka akan menimbulkan perasaan nyeri dibgian perut. Ketika kondisi in terjadi maka mungkin dampaknya akan pula terjadi pada penurunan berat badan.

Untuk mensiasati hal ini maka sebaiknya konsumsilah makanan dalam bentuk yang halus dan lembek yang memungkinkan anda lebih mudah menelan. Selain itu hindari memberikan makanan dengan kandungan garam atau perasa gurih yang terlalu berlebihan karena digadang-gadang bahan-bahan tersebut akan membuat peradangan dibagian amandel menjadi lebih buruk.

12. Leher yang Terasa Kaku

Rasa sakit dibagian amandel atau tonsil akan juga dapat menyebabkan leher menjadi sangat kaku. Kondisi ini mungkin akan berubah menjadi lebih parah ketika si penderita mengalami sakit kepala dan juga demam.

Pada kondisi ini leher dapat menajdi begitu kaku karena infeksi yang terjadi pada bagian amandel dapat menyebabkan tekanan pada syaraf yang bekerja dibagian sekitar leher hingga ke bagian kepala. Pada intinya rasa sakit akibat amandel yang meradang akan menjalar hingag ke semua bagian leher sampai kebagian kepala.

Dengan demikian kondisi ini mungkin akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan membuat anda kesulitan menggerakan leher seperti pada kondisi yang normal.

Untuk mengatasi hal ini maka sebaiknya cobalah untuk beristirahat dan tidak melakukan pekerjaan yang terlalu berat. Sebaliknya aturlah posisi tidur anda dengan menempatkan bantal dengan posisi lebih tinggi dari dada anda. Selain itu untuk membuat anda merasa lebih nyaman dengan perasaan kaku pada bagian leher maka cobalah mendekatkan air hangat yang dimasukkan dalam botol kebagian leher.

13. Sakit dibagian Telinga

Telinga dan tenggorokan saling berkaitannya termasuk ketika bagian tenggorokan mengalami gangguan yang menimbulkan rasa sakit maka perasaan yang sama akan mungkin dirasakan hingga kebagian kuping. Begitupun sebaliknya pada saat anda merasakan sakit dibagian telinga maka dampaknya bisa pula dirasa hingga kebagian tenggorokan.

Akan tetapi tak perlu khawatir pada saat bagian tenggorokan mengalami masalah dan menimbulkan sakit hingag kebagian telinga kondisi ini biasanya akan dapat berangsur membaik dengan sendirinya.

14. Mendengkur

Gejala amandel yang mungkin tidak banyak disadari adalah mendengkur. Mendengkur bisa menjadi kebiasaan buruk yang mengganggu. Apalagi saat anda tidur bersama dengan orang lain seperti dengan adik, teman ataupun bersama dengan pasangan.

Bukan hanya itu pada saat anda menyadari bahwa anda adalah seorang pendengkur yang mengganggu orang lain maka mungkin hal ini bisa menimbulkan perasaan yang canggung dan tak jarang anda mungkin akan merasa malu.

Pada penderita radang amandel mendengkur bisa terjadi karena bagian tenggorokan yang mengalami penyempitan akibat pembengkakan amandel.

Demikianlah beberapa ciri amandel yang penting untuk diketahui. Saat merasakan salah satu cirri dari gejala diatas maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. 

Cara Mencegah dan Mengobati Tonsilitis (Amandel) Tanpa Harus Operasi

Amandel atau yang dalam bahasa kedokteran dikenal dengan nama tonsilits sejatinya adalah bagian dari tenggorokan yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh dari serangan bakteri dan virus.

Selain itu amandel juga memiliki peranan penting, bila bagian ini mengalami pembengkakan karena akibatnya akan bisa mempengaruhi saluran pernapasan. Pada saat bagian ini membesar dan membengkak maka akan sulit bagi si penderita bisa bernapas dengan normal.

Amandel juga bisa diartikan sebagai serdadu untuk pertarungan antara sel-sel imun dalam darah putih yang mebentuk pertahanan melawan bateri dan virus yang terbawa oleh makanan dan udara. Nah dengan semakin banyak virus dan bakteri yang masuk kedalam bagian tersebut tentu akan membuat baian amandel harus bekerja dengan lebih keras, sehingga kondisi ini akan dapat menimbulkan peradangan dan infeksi dibagian amandel. Peradangan inilah yang akan disebut dengan radang amandel atau yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan tonsilitis.

Penyakit yang satu ini menjadi penyakit yang umum untuk anak-anak dan remaja. Karena biasanya ukuran amandel akan membesar seiring dengan bertambahnya usia. Sementara itu pada kisaran usia 12-13 tahun ukuran ini akan berhenti berkembang dan pada gilirannya ketika fungsinya tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh maka amandel akan menciut dengan sendirinya ukurannya tersebut.

Nah pada anak-anak ukuran amandel yang masih terus berkembang dan bekerja aktif menghasilkan antibodi semetara pada saat yang bersamaan kinerja bagian ini berlebihan maka peradangan dibagian ini tidak dapat terhindari dan lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa.

Kondisi peradangan amandel bisa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri dan kuman yang tersebar dilingkungan. Salah satu hal yang paling sering kita jumpai adalah si penderita amandel yang lebih mudah terserang demam dan mengalami sakit-sakitan. Beberapa gejala yang akan dirasakan oleh si penderita amandel diantaranya adalah batuk, flu dan demam. Dimana beberapa gejala ini adalah gejala yang sangat umum ketika peradangan amandel kambuh.

Apa Itu Amandel?

Pada dasarnya amandel memiliki fungsi yang cukup besar untuk kesehatan tubuh. Bagian ini merupakan susunan kelenjar yang terletak dibagian belakang tenggorokan. Dengan demikian semua manusia pasti memiliki amande, hanya saja peradangan amandel yang terjaid bisa menyerang orang-orang tertentu saja.

Amandel atau tonsil yang berisi jaringan khusus yang tersusun oleh sel limfosit yang memiliki fungsi guna mencegah adanya infeksi tubuh yang diakibatkan oleh paparan bakteri atau virus yang masuk kedalam tubuh. Semua bakteri dan mikroorganisme lain akan masuk kedalam amandel dan kemudian amandel akan bekerja melawan infeksi tersebut denga sel-sel darah putih.

Hanya saja terkadang bagian ini pun bisa kewalahan dalam memerangi infeksi bakteri dan virus sehingga amandel menjadi bengkak dan mengalami peradangan akibat bagian tersebut bekerja dengan terlalu berlebihan. Dengan demikian penting sekali untuk menjaga dan mencegah agar bagian amandel tidak terserang infeksi atau penyakit.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah dengan selalu menjaga kesehatan mulut dan menjaga asupan makanan serta tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya yang dapat menimbulkan tumpukan bakteri dan kuman dalam tubuh.

mencegah tonsilitis tanpa operasi

Apa Penyebab Tonsilitis?

Amandel atau tonsil adalah sebuah organ yang terbentuk dari jaringan yang memiliki lubang-lubang kecil yang tidak mampu dilihat oleh mata dengan mudah karena letaknya yang berada dibagian dalam tenggorokan. Semua bagian lubang tersebut bekerja menampung bakteri, virus dan kuman yang akan masuk kedalam tubuh. Nah apabila sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan maka amandel akan lebih mudah mengalami peradangan dan masalah.

Semakin sering bagian tersebut mengalami peradangan maka amandel akan menjadi batu dan sulit untuk bisa kembali mengecil setelah peradangan sembuh. Dengan demikialah hal tersebut akan membuat peradangan menjadi lebih sering terjadi.

Gejala Radang Amandel (Tonsilitis)

Ada cukup banyak gejala yang akan dirasakan oleh si penderita ketika mengalami tonsilitis atau radang amandel. Beberapa gejala tersebut diantaranya adalah:

  • Nyeri dibagian tenggorokan
  • Sakit pada saat menelan
  • Bau mulut/napas
  • Sakit dibagian telinga
  • Seringnya demam/flu/pilek

Beberapa gejala diatas adalah beberapa hal yang akan dialami oleh penderita. Nah, kebanyakan orang yang menderita penyakit tonsilitis atau radang amandel umumnya lebih banyak tahu bahwa penyakit ini hanya bisa diobati dengan jalan operasi. Akan tetapi perlu diketahui operasi amandel biasanya dilakukan hanya apabila penderita sudah mengalami tingkatan kronis atau tingkatan paling parah dari penyakit ini.

Sebab pada kondisi ini sakit amandel yang diderita akan cenderung lebih sering kambuh dan dampaknya akan sangat menganggu aktivitas yang dijalani oleh si pendeirta. Selain itu si penderita akan menjadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan jenis penyakit lainnya. Adapun pengangkatan amandel akan dapat dilakukan di rumah sakit oleh dokter bedah ahli.

Mencegah dan Mengobati Amandel Tanpa Melakukan Operasi

Pada umumnya beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit amandel tanpa melalui jalan operasi akan lebih banyak dilakukan dirumah dengan bahan-bahan herbal. Nah, untuk mengetahui seperti apa saja maka simak dibawah ini.

Konsumsi Jus Lemon

Jus lemon menjadi buah yang paling baik untuk meredakan amandel atau tonsil yang membengkak dan meradang. Lemon mengandung vitamin C dan dapat berfungsi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Konsumsi jus lemon akan dapat mencegah amandel agar tidak membengkak dan meradang akibat adanya infeksi kuman atau bakteri.

Untuk memanfaatkan jus lemon bisa anda campurkan dengan garam atau dengan kecap. Konsumsi dengan rutin akan dapat meredakan amandel yang bengkak dengan lebih baik.

Konsumsi Minuman Probiotik

Minuman dengan kandungan probiotik akan berperan penting dalam mencegah amandel. Untuk bisa mendapatkan minuman dengan kandungan probiotik anda bisa mengkonsumsi yogurt alami atau produksi rumahan.

Konsumsi minuman probiotik yang dibuat dirumahan atau alami akan mencegah minuman yang anda konsumsi dari kandungan atau campuran bahan perasan, pemanis atau pewarna buatan yang berbahaya. Yang mana bahan-bahan kimia tersebut akan dapat menyebabkan peradangan amandel menjadi lebih parah. Kandungan probiotik dalam minuman tersebut dapat bekerja membersihkan bakteri dan kuman lain yang ada pada bagian amandel dan tubuh sehigga menjadi lebih sehat.

Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Mulut dan Gigi

Kebersihan mulut dan gigi menjadi faktor yang amat penting untuk mencegah timbulnya peradangan atau masalah dibagian amandel. Nah untuk anda yang memiliki riwayat peradangan amandel maka anda harus pandai dan lebih peduli terhadap kesehatan mulut dan gigi anda. Seperti yang kita ketahui mulut adalah media paling luar untuk masuknya bakteri dan kuman berbahaya kedalam tubuh.

Untuk itu rajinlah menyikat gigi dan berkumur dengan larutan nitrat yang dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. Saat ini sudah bayak dijual larutan pembersih gigi yang bisa digunakan saat berkumur. Untuk itu kenakanlah produk tersebut agar anda lebih mudah untuk mencegah penyakit amandel.

Hindari Konsumsi Makanan yang Mengandung Pengawet

Memilah dan menyeleksi makanan adalah hal penting dalam mencegah dan menangani sakit amandel yang dirasakan. Konsumsi makanan yang sehat amat disarankan untuk mereka yang terlanjur menderita radang amandel. Penderita radang amandel tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi sembarang makanan apalagi makanan yang mengandung perasa gurih, asin, manis dan lain sebagainya.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati tonsillitis tanpa jalan operasi. Semoga bermanfaat. 

Kenali Tonsilitis Akut dan Kronis Sebagai Bagian dari Penyakit Sistem Pernasapan

Pernahkah anda mendengar penyakit tonsilitis? Seberapa familiar anda dengan penyakit yang satu ini?

Bagaimana dengan penyakit radang amandel? Pernahkan anda mendengar penyakit ini? Jika jawabannya ya, maka mungkin saat ini anda sudah sering sekali menjumpai penyakit tonsilitis di beberapa tempat atau mungkin orang-orang terdekat anda sendiri pernah mengalami kondisi kesehatan yang serupa karena tonsilitis merupakan istilah medis yang sama untuk nama penyakit radang amandel.

Nah, bila anda sering mendengar tentang penyakit amandel anda mungkin akan mengira bahwa ini adalah sejenis penyakit biasa yang akan dapat sembuh meski tidak mendapatkan penanganan medis yang berarti.

Akan tetapi tidak demikian, menyepelekan segala macam jenis penyakit atau gangguan kesehatan yang menyerang dalam tubuh bukanlah tindakan yang bijak. Karena seberapa kecil bentuknya kondisi ini akan dapat membesar seiring dengan berjalannya waktu bila tidak ada tindakan atau pertolongan dari si penderita itu sendiri.

Begitu juga dengan penyakit amandel yang menyerang. Sebagian orang menganggap penyakit ini bukanlah sebuah penyakit menyeramkan yang harus mendapatkan pertolongan besar dengan segera. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh sering dan banyaknya mereka menjumpai kasus penyakit yang serupa dan dianggap tidak berbahaya karena dampak dari penyakit ini yang tidak terlalu mencolok. Sehingga demikian ketika dirinya atau orang-orang sekitarnya mengeluhkan menderita penyakit ini maka mereka lebih cenderung mengabaikan atau menunda pengobatan sampai akhirnya gejala penyakit ini membesar dan kondisinya memburuk barulah mereka akan mungkin mengunjungi dokter untuk memeriksakan kesehatannya.

Perlu diketahui penyakit amandel akan dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Adapun penyebab dari penyakit ini lebih banyak diakibatkan oleh adanya infeksi virus dan bakteri yang masuk kedalam tubuh melalui bagian tenggorokan.

Penyakit radang amandel atau tonsilits sekilas mungkin terlihat seperti sebuah penyakit yang biasa. Akan tetapi bila kondisi ini dibiarkan begitu saja maka kondisi gangguan kesehatan ini akan dapat berbahaya dan dampaknya bisa sampai berakhir dimeja operasi untuk mengangkat bagian amandel yang mengalami masalah guna menyembuhkan kondisi si pasien. Kondisi pengobatan ini biasanya dilakukan apabila radang amandel atau tonsilitis yang menyerang si pasien kondisinya sudah berada dalam tahap yang paling buruk.

Nah kondisi memburuknya radang amandel yang terjadi pada si pasien tentu tidak serta merta terjadi dengan tiba-tiba. Bila si pasien itu sendiri merasa aware dengan kesehatannya maka segala macam penyakit akan dapat dideteksi dengan lebih cepat bila saja orang yang bersangkutan peduli dengan kesehatannnya dengan sering mengkonsultasikan kondisi kesehatannya.

Sayangnya penyakit tonsilitis sudah terlanjur dianggap sebagai sebuah penyakit biasa yang akan dapat disembuhkan atau hilang dengan sendirinya. Padahal bila kondisi tersebut tidak ditangani dan si pasien tidak mengetahui hal apa saja yang akan memperburuk kondisinya maka mungkin banyak faktor pendukung yang akan membuat kondisi kesehatannya semakin memburuk sehingga pada akhirnya tonsilitis atau sakit amandel yang dideritanya menjadi lebih buruk yang membuatnya harus mendapatkan operasi untuk mengembalikan kondisinya.

Untuk itulah peduli kesehatan dengan sering memeriksakan kondisi tubuh anda pada tim medis adalah langkah awal yang penting yang akan menjadi senjata ampuh dalam mencegah dan memerangi penyakit yang masuk kedalam tubuh.

Lantas apa sih penyakit amandel itu dan seperti apa mekanisme terjadinya penyakit amandel? Untuk mengetahui lebih dalam mari simak dibawah ini.

Apa Itu Tonsilitis?

Penyakit tonsilitis adalah infeksi yang terjadi dibagian tonsil atau amandel. Organ yang satu ini letaknya berada dibelakang tenggorokan dimana dibagian tersebut terdapat dua bagian kelenjar yang menempel dibelakang tenggorokan, bagian inilah yang disebut dengan amandel.

Infeksi dibagian tonsil pada umumnya lebih banyak disebabkan oleh adanya virus atau bakteri yang hendak masuk kebagian saluran pernapasan melalui hidung, mulut atau tenggorokan. Kinerja dari amandel sendiri adalah menyaring dan menghalangi bakteri dan mikroorganisme berbahaya lainnya agar tidak masuk kebagian saluran pernapasan. Fungsinya yang vital inilah yang membuat bagian organ amendel menjadi lebih cenderung rentan terhadap serangan penyakit.

Kebanyakn penyakit tonsilitis sebenarnya lebih sering dijumpai pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Akan tetapi demikian bukan tidak mungkin bila sebagian orang dewasa akan mengalami penyakit yang serupa. Usia paling sering dan paling rentan terhadap penyakit inia dalah pada usia 5 sapai 15 tahun. Sehingga demikian tak heran bila anak-anak usia sekolah dasar dan menengah pertama akan lebih sering terkena paparan penyakit yang satu ini. Kondisi ini dapat terjadi kadang-kadang atau bahkan sering kambuh.

kenali tonsilitis aku dan kronis

Selain bekerja untuk menyaring kuman yang masuk kebagian saluran udara dan menyebabkan infeksi, amandel juga bekerja memproduksi antibodi untuk kekebalan tubuh dalam melawan infeksi yang terjadi. Akan tetapi kadang-kadang amandel sendiri seringkali terinfeksi atau mengalami masalah pada saat kinerjanya sudah berlebihan atau kewalahan dengan bakteri dan virus yang masuk. Akibatnya bagian ini akan dapat membengkak dan mengalami peradangan. Kondisi inilah yang disebut dengan tonsilitis atau radang amandel.

Pada amandel yang normal ukuran amandel ini tidak terlalu besar dan warnanya hampir mirip dengan gusi yakni merah muda. Akan tetapi pad amandel yang mengalami masalah atau peradangan bagian ini akan membengkak dengan ukuran yang lebih besar bahkan pada kondisi yang lebih buruk ukurannya bisa menutupi hampir bagian tenggorokan dan terhadap bercak putih nanah yang mengitari bagian ini.

Ketika kondisi ini mulai menyerang, penderita akan mengalami beberapa perubahan tubuh seperti timbulnya sakit kepala, nyeri dibagian tenggorokan pada saat menelan atau bahkan seringnya demam pada saat bagian ini meradang.

Dalam ilmu medis atau kedokteran, radang amandel atau tonsilitis terbagi kedalam dua bagian berdasarkan denan lama berlangsungnya penyakit ini. Kedua bagian tersebut yakni adalah tonsilitis akut dan tonsilitis kronis.

Mengenal Tonsilitis Akut dan Kronis

Berdasarkan dari lama perjalanan penyakit dan penyebabnya penyakit tonsilitis terbagi atas tonsilitis berikut ini.

Tonsilitis Akut

Penyakit tonsilitis jenis ini adalah penyakit radang amanedel yang timbulnya (onset) cepat atau berlangsung dalam kurun waku yang lebih singkat dan tidak berjalan dengan waktu yang lama atau jangka panjang. Melainkan hanya dalam hitungan jam atau beberapa hari hingga minggu, penyakit ini akan dapat sembuh dan menghilang. Penyakit yang satu ini biasanya hanya dikeluhkan pasien selama tidak lebih dari 3 minggu.

Sementara itu penyebab atau pemicu dari kondisi ini sendiri lebih kepada adanya paparan kuman jenis streptokokus beta hemolitikus grup A, streptokokus piogenes dan juga streptokokus viridian yang hendak masuk kebagian saluran pernapasan lewat rongga mulut, hidung dan tenggorokan.

Bukan hanya itu infiltrasi bakteri dibagian lapisan epitel jaringan tonsil pun akan dapat menimbulkan reaksi meradang dibagian tersebut yakni berupa keluarnya leukosit polimorfonuklear sehingga terbentuknya detritus. Perlu diketahui detritus ini merupakan kumpulan dari leukosit, epitel yang terlepas dan bakteri yang mati. Secara klinis detritus tersebut mengisi bagian kripte tonsil dan tampak seperti bercak putih kekuningan yang mengisi bagian tonsil seperti urat-urat yang saling terbentang.

Tonsilitis Kronis

Tonsilitis jenis ini masa berlangsungnya lebih lama sampai memakan bulan dan tahun. Penyakit ini juga dikenal dengan penyakit amandel menahun. Untuk jenis penyakit tonsilitis yang satu ini radang bisa terjadi sebanyak 7 kali dalam kurun satu tahun, atau 5 kali dalam kurun waktu dua tahuan atau 3 kali dalam kurun waktu satu rahun secara berkala selama tiga tahun bersangkutan.

Adapun penyebab tonsilitis jenis ini lebih banyak disebabkan oleh adanya bakteri yang sama yang menjadi penyabab tonsilitis akut. Hanya saja kadang-kadang bakteri dapat berubah menjadi golongan bakteri ber-gram negatif.

Adapun faktor yang disebut-sebut dapat memicu penyakit ini muncul diantaranya adalah karena faktor makanan tertentu, kepulan asap rokok, pengaruh cuaca, kelelahan fisik, kondisi mulut yang tidak higienis da masih banyak lagi.

Karena proses radang yang berulang maka epitel mukosa dan jaringan limfoid pada kasus ini akan dapat terkikis, sehingga pada proses penyembuhan jaringan tersebut akan diganti dengan jaringan parut. Jaringan ini akan mengerut sehingga ruang antara kelopak melebar yang akan diisi oleh detritus.

Bila si penderita berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisinya maka saat pemeriksaan akan ditemukan tonsil yang membesar, membengkak dengan permukaan yang tidak rata, kripte membesar dan terisi dengan detritus. Pada kondisi ini si pasien akan mungkin mengalami kesulitan bernapas, suara yang lebih berat, menelan terasa sakit bahkan pada saat menelan ludah dan aroma napas yang tercium tidak sedap.

Penyebab Tonsilitis

Pada umumnya penyebab paling besar yang membuat bagian tonsil meradang dan menimbulkan kondisi yang terganggu adalah karena adanya virus pilek yakni beberapa virus yang terkait diantaranya adalah Influenza virus, Coronavirus, Parainfluenza virus, Adenovirus dan juga RSV.

Sekitar 70% penyakit tonsilitis yang terjadi pada anak lebih banyak disebabkan oleh adanya infeksi virus dan begitu juga yang terjadi pada orang dewasa dengan persentasenya bahkan sampai 90%. Pada anak-anak hampir sebanyak 30% bakteri penyebab dari penyakit ini adalah disebabkan oleh adanya bakteri jenis Streptococcus hemolitikus. Sementara untuk pasien penderita dewasa bakteri yang sama hanya mengambil peran sebanyak 10% saja.

Selain itu jenis bakteri lain yang paling umum menyebabkan sakit amandel adalah adanya bakteri yang menjadi sumber radang tenggorokan yakni Group A-hemolitik streptokokus β (GABHS).

Gejala Tonsilitis

Penyakit radang amandel atau tonsilitis pada umumnya lebih ditunjukan dengan keluhan si pasien akan merasakan nyeri dibagian tenggorokannya seperti ada yang menghalangi, terasa kering atau bahkan pernapasan yang tercium bau tidak sedap. Akan tetapi selain beberapa gejala diatas ada juga gejala lain yang bisa mengindikasikan peradangan dibagian tonsil, diantaranya adalah:

  • Penderita mengalami sakit kepala, demam, lemas, menggigil, nyeri otot.
  • Penderita mengalami pilek, batuk, mulut berbau, mual, suara serak, nyeri perut, dan terjadinya pembesaran kelenjar getah bening yang terdapat di sekitar bagian leher.
  • Ketika diperiksakan ke dokter, terdapat pembesaran tonsil atau amandel dan berwarna merah, terkadang ditemukan bercak putih ata eksudat dibagian permukaan tonsil, dan adanya warna merah yang bertanda adanya peradangan di sekitar bagian tenggorokan dan tonsil/amandel.
  • Penderita mengalami rasa kering pada tenggorokannya atau seperti ada yang mengganjal pada bagian leher
  • Pada penderita tonsilitis yang sudah kronis, si pasien akan mungkin mendengkur pada saat tidur dan disertai adanya pembengkakan pada bagian kelenjar adenoid. Kelenjar adenoid adalah kelenjar yang posisinya terdapat di dinding bagian belakang antara rongga hidung dan tenggorokan.
  • Rasa nyeri yang diakibatkan penyakit tonsilitis ini bisa menjalar ke sekitar bagian telinga dan juga leher.
  • Nyeri ketika menelan makanan dan minuman bahkan ludah, dan berakibat penderita menjadi malas untuk melakukan aktifitas makan.

Beberapa gejala ini adalah segelintir gejala yang akan dirasakan oleh si penderita. Bila dibiarkan begitu saja kondisi ini tentu akan berubah menjadi lebih buruk dan membuat kondisi si pasien harus mendapatkan pertolongan medis segera.

Untuk itulah sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan ke dokter bila anda merasa terjadi sesuatu yang salah dengan tubuh anda terutama perasaan nyeri yang dirasakan pada saat menelan. Pemeriksaan lebih dini akan membuat tonsil atau amandel bisa diatasi dari pembengkakan. Selain itu pola makan dan pola hidup sehat yang bersih adalah salah satu faktor yang akan menghindarkan anda dari resiko penyakit tonsilitis yang cukup berbahaya.

Pengobatan dan Pencegahan Tonsilits

Pengobatan untuk penyakit amandel biasanya akan tergantung pada apa yang menjadi sumber atau faktor yang menyebabkan penyakit ini bisa terjadi.

Nah adapun cara yang dapat dilakukan dokter guna mengetahui dan menentukan penyebab sakit amandel yang derita pasien biasanya akan dilakukan tes strepcoccus (strep) atau membuat kultur usapan tenggorokan guna memastikan penyebabnya. Kedua tes ini biasanya akn melibatkan usapan lembut dibagian belakang tenggorokan dekat dengan posisi tonsil atau amandel dengan menggunakan kapas.

Tes laboratorium dapat mendeteksi infeksi betkteri yang menyerang. Infeksi virus tidak akan tampil pada tes, namun juga dapat diasumsikan bila tes untuk bakteri negatif. Pada beberapa kasus, temuan fisik yang cukup menyakinkan guna mendiagnosis kemungkinan adanya infeksi bakteri. Dalam kasus ini antibiotik akan diresepkan oleh dokter tanpa melakukan tes strep guna membunuh bakteri atau mikroorganisme yang menyerang bagian tonsil.

Nah apabila rupanya tes yang dilakukan menunjukan bahwa penyebab dari meradangnya bagian tonsil adalah karena adanya bakteri maka pengobatan yang akan diberikan biasanya akan berupa antibiotik untuk mengobati infeksi. Pemberian jenis antibiotik ini berupa penisilin atau amoksilin. Akan tetapi pada pasie yang mengalami alami terhadap penisilin biasanya jenis Macrolide seperti eritromisin diberikan sebagai pengganti penisilin.

Hanya saja untuk anda yang hendak menggunakan obat-obatan antibiotik untuk meredakan gejala yang ditimbulkan dari radang amandel maka harus ada resep dan dosis yang tepat yang diberikan oleh dokter sebelum anda mengkonsumsi bahan-bahan ini. Dosis dan jenis antiotik yang tepat akan membuat peredaan gejala berjalan lebih optimal.

Pengobatan yang diberikan lewat obat-obatan atau pengobatan yang diberikan oleh dokter akan lebih efektif bekerjanya apabila didukung dengan beberapa hal yang bisa dilakukan oleh si pasien itu sendiri. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah seperti:

  • Istirahat yang cukup.
  • Gunakan penghilang rasa sakit seperti acetaminophen atau ibuprofen.
  • Berkumur dengan air garam hangat.
  • Minum cairan hangat atau sangat dingin untuk meringankan rasa sakit tenggorokan.
  • Makanlah makanan yang halus, seperti es krim.
  • Menghirup pelega tenggorokan yang mengandung benzocaine atau anestesi lainnya.

Sebenarnya tidak ada obat-obatan khusus yang diberikan untuk mengobati tonsilitis secara keseluruhan. Pada dasarnya pengobatan hanya difungsikan untuk meredakan gejala yang dirasakan oleh si pasien agar kondisinya menjadi lebih baik. Untuk itulah pencegahan dilakukan umumnya untuk menghindari penularan infeksi yang terjadi dibagian rongga mulut dan tenggorokan agar tidak menyebar.

Demikianlah pemaparan lebih dalam mengenai tonsillitis akut dan kronis semoga bermanfaat! 

Penanganan dan Cara Menghilangkan Radang Amandel (Tonsilitis) Dirumah

Penyakit radang amandel adalah sebuah penyakit yang terjadi akibat bagian tonsil atau amandel mengalami peradangan yang membuat bagian tersebut mengalami pembengkakan, berwarna merah dan timbulnya bercak nanas pada bagian tonsil.

Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Namun demikian bukan tidak mungkin sebagian kecil orang dewasa akan mengalami serangan penyakit ini.

Alasan yang melatarbelakangi penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak diantaranya adalah pada saat lahir ukuran tonsil atau amandel ini ukurannya kecil dan akan membesar hingga usia anak 8 atau 9 tahun. Dengan seiring berjalannya waktu, tonsil ini akan dapat menyusut dengan sendirinya pada saat kehadirannya sudah tidak lagi diperlukan oleh tubuh. Untuk itulah pada saat dewasa mereka tidak akan rentan mengalami penyakit radang amandel ini.

Amandel atau tonsil adalah adalah dua kelenjar kecil yang terdapat dibagian dalam tenggorokan yang letaknya berada dibelakang tenggorokan. Organ ini berfungsi sebagai pertahanan tubuh untuk mencegah masuknya bakteri dan virus kedalam bagian sistem perapasan. Seiring dengan perkembangan usia, sistem kekebalan tubuh pada anak akan semakin kuat dan perlahan tugas amandel sebagai penangkal infeksi akan mulai tergantikan.

Sayangnya pada usia anak-anak dimana peranan amandel atau tonsil ini bekerja dengan cukup penting bagian ini rentan sekali terkena dengan infeksi virus dan bakteri yang hendak masuk kedalam sistem pernapasan. Akibatnya bila bagian tonsil atau amandel bekerja terlalu keras atau adanya serangan virus dan kuman yang masuk kedalam tubuh, maka bagian ini bisa meradang dan mengalami pembengkakan akibatnya tonsilitis akan terjadi dibagian tersebut.

penanganan amandel dirumah

Penyebab paling umum timbulnya tonsilitis atau radang amandel adalah karena adanya paparan virus, selebihnya biasanya penyebab yang meletarbelakangi tonsilitis timbul adalah adanya infeksi bakteri. Mereka yang menderita tonsilitis akan mengalami nyeri dibagian tenggorokan sewaktu menelan, sakit kepala, batuk dan juga demam.

Inilah beberapa dampak yang paling mengganggu bila terjadi pada anak-anak. Timbulnya dampak dari penyakit tonsilitis akan tentu membuat si anak menjadi rewel dan tak ingin berada jauh dari orangtuanya.

 Selain itu bila anak anda suda memasuki usia sekolah maka kondisi ini akan membuat mereka harus terus-terusan absen masuk sekolah karena dampak dari tonsilitis yang sering kambuh. Bukan hanya itu, beberapa dampak seperti demam, sakit menelan dan lain sebagainya tentu akan membuat si buah hati terlihat lesu dan tidak bersemangat dengan rutinitasnya.

Untuk itulah penting sekali mengupayakan segala hal untuk mencari cara agar tonsilitis yang diderita bisa segera ditangani dan pada akhirnya kondisi ini bisa dihilangkan.

Sebagian besar orang hanya mengetahui bahwa satu-satunya cara yang dapat ditempuh untuk menangani penyakit amandel atau tonsilitis adalah dengan melalui pengobatan medis. Namun sebenarnya dimedis sendiri tidak ada obat khusus yang bisa menghilangkan atau menyembuhkan penyakit ini dengan keseluruhan.

Perlu diketahui sebagain besar panyakit tonsilitis akan dapat sembuh sendiri dalam waktu satu pekan tergantung pada seberapa parah kondisi yang dialami oleh si pasien. Anda dapat meredakan sendiri gejala tonsilitis dirumah, seperti sakit tenggorokan, menggunakan obat untuk meredakan rasa sakit yang dijual bebas di apotek, seperti ibuprofen, aspirin atau parasetamol. Akan tetapi untuk aspirin jenis obat ini tidak sebaiknya diberikan pada anak-anak dibawah usia 16 tahun sebab dampaknya akan cukup berbahaya.

Ketika mengkonsumsi obat-obatan sebaiknya baca petunjuk pemakaian dengan jelas dan ketahui dosis pasti yang tertera pada kemasan. Atau bila anda merasa ragu, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Selain agar manfaatnya bisa optimal dirasakan, berkonsultasi ke dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan berfungsi agar kita terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.

Nah, selain dengan menggunakan atau mengkonsumsi obat-obatan. Cara yang alami pun bisa anda lakukan dirumah, cara yang satu ini tentu lebih aman meski dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak untuk jangka panjang. Tidak ada efek samping berbahaya yang akan anda rasakan dari mengkonsumsi bahan herbal untuk meredakan dan menghilangkan tonsilitis yang dirasakan. Untuk mengetahui bahan apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk meredakan tonsilitis dari bahan alami. Mari simak dibawah ini.

Bahan Alami Pereda Radang Amandel

1. Jeruk Nipis

Pernahkah anda mendengar bahwa jeruk nipis adalah obat yang paling banyak dianjurkan untuk mengobati sakit amandel yang diderita seseorang? Rupanya obat ini bukan hanya isapan jempol belaka. Manfaat dari jeruk nipis memang baik untuk meredakan pembangkakan dibagian amandel atau tonsil. Jeruk nipis dapat membuat peradanagn dan infeksi yang terjadi dibagian tonsil berkurang dan akhirnya akan dapat sembuh. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin C yang ada dalam jeruk nipis sama khasiatnya seperti yang terdapat dalam buah tomat yakni menjaga kekebalan tubuh.

Hanya saja tentunya konsumsi obat herbal ini haruslah dilakukan dengan rutin dan konsisten. Sebab tidak seperti obat kimia manfaat dari obat herbal biasanya akan dapat dirasakan setelah jangka panjang.

Adapun cara mengunakan jeruk nipis untuk mengobati sakit amandel atau tonsilitis adalah dengan menyiapkan satu buah jeruk nipis dan secukupnya kapur sirih. Cara membuatnya bisa dilakukan dengan memeras jeruk nipis dan mengambil airnya secara merata. Setelah itu baru campurkan perasan air jeruk nipis ini dengan air kapus sirih. Aduk-aduk dengan menggunakan sendok dan minum larutan tersebut secara teratur kira-kira 3 kali dalam satu hari.

2. Bawang Merah

Bawang merah disebut-sebut memiliki kandungan anti-inflamasi yang artinya kandungan dalam bawang merah dapat meredakan rasa panas yang dialami dan peradangan yang menjadi sumber amandel membengkak.

Cara yang alami yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan bawang merah sebagai obat alami tonsilitis adalah dengan mengupas bawang merah dan mengunyahnya saat mentah. Lalu telan dengan perlahan. Hal ini akan dapat membuat anda untuk menyembuhkan peradangan yang terjadi pada tonsil anda.

Meskipun rasa dan aroma dari bawang merah yang tidak enak di mulut anda akan tetapi jika bahan ini baik untuk kesehatan anda maka apalah artinya perjuangan bila kesehatan adalah hal yang anda dambakan.

3. Kulit Manggis

Bukan hanya bermanfaat untuk menyembuhkan masalah kulit yang dirasakan. Kulit manggis rupanya berkhasiat untuk menyembuhkan radang amandel atau tonsilitis yang dirasakan oleh seseorang. Penggunaan obat ini haruslah dilakukan dengan konsisten dan berkala agar manfaatnya bisa dirasakan dengan cepat.

Cara menggunakan kulit manggis untuk obat tonsilitis bisa dilkukan dengan merebus sebanyak 15 kulit manggis yang telah dikeringkan bersama dengan air. Rebus dalam panci sampai mendidih dan tunggu sampai dingin.

Gunakan air dari rebusan kulit manggis untuk berkumur secara teratur sebanyak 3 kali dalam satu hari atau setelah makan agar amandel bisa cepat sembuh. Selain bermanfaat untuk menyembuhkan tonsillitis, berkumur dengan menggunakan air kulit manggis bisa bermanfaat untuk meredakan asma yang diderita.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani dan menghilangkan radang amandel atau tonsillitis. Semoga tips dan cara kali ini bisa bermanfaat untuk anda dan kita semua. 

Apa Itu Tonsilitis (Radang Amandel) Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Penyakit tonsilitis adalah sebuah penyakit yang timbul akibat adanya peradangan dibagian tonsil (amandel).

Peradangan yang terjadi dibagian ini pada umumnya seringkali diakibatkan karena adanya virus atau bakteri yang menyerang bagian tersebut. Kebanyakan atau umumnya infeksi yang terjadi dibagian amandel ini lebih sering menyerang anak-anak yang berusia muda yakni pada usia sekitar 5 sampai dengan 15 tahun.

Penyakit ini adalah bagian dari penyakit pernapasan yang menyerang bagian tenggorokan. Dampak dari penyakit ini sendiripun cukup mengganggu dan membuat napas menjadi lebih berat dibandingkan pada kondisi yang normal. Adapun kondisi penyakit ini terjadi kadang-kadang atau seringkali kambuh pada si penderita.

Dalam dunia kedokteran penyakit tonsilitis dibagi kedalam dua bagian jenis penyakit yang dibagi berdasarkan dengan durasi berlangsungnya pernyakit tersebut. Kedua bagian penyakit tersebut adalah tonsilitis akut dan juga tonsilitis kronis.

Penyakit ini tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja atau diabaikan terutama bila menyerang si buah hati. Hal ini dikarenakan dampak dari penyakit ini akan mengaggu dan membuat si kecil kepayahan apalagi sifat dari penyakit ini adalah sering kambuh atau terjadi secara berulang.

Selain itu dampak yang paling sering ditunjukan pada si pasien yang menderita penyakit tonsilitis adalah demam yang menyertai gejala lainnya. Bisa dibayangkan pada saat si kecil buah hati anda seringkali mengalami demam pada saat penyakit ini kambuh maka berapa kali si kecil akan dibuat kepayahan dan lesu merasakan demam yang menyerangnya?

Belum lagi bila si buah hati anda sudah masuk usia sekolah maka kondisi ini akan membuat rutinitas sekolah dan kegiatan lain yang mereka jalani menjadi terhalang dan terhambat. Akibatnya bukan hanya pelajarannya yang tertinggal di sekolah namun juga keceriaan akan seketika direnggut dari wajah mungilnya yang ceria.

Nah, mengingat dampaknya yang begitu menganggu ibu tentu tidak tega melihat buah cinta anda terus-terusan dibuat kepayahan dengan kondisi demikian bukan? Untuk itulah sebaiknya segera atasi segala hal yang terjadi dengan si buah hati termasuk gangguan kesehatannya.

Nah, untuk mengetahui bagaimana bahaya dari penyakit tonsilitis, gejala, penyebab dan pengobatannya. Mari kita simak dibawah ini.

amandel penyebab gejala

Apa Itu Amandel?

Sebelum membahas lebih jauh pada penyakit radang amandel atau tonsilitis terlebih dahulu kita akan kupas mendalam apa itu amandel.

Amandel atau tonsil adalah dua massa jaringan limfatik (sistem kekebalan tubuh) yang letaknya terdapat dibagian belakang tenggorokan kita. Selain berfungsi sebagain filter yang dapat menjebak kuman yang hendak masuk kebagian saluran pernapasan, amandel pun berfungsi untuk menghasilkan antobodi atau kekebalan tubuh yang membantu tubuh untuk melawan infeksi dibagian saluran pernapasan.

Saat seseorang baru saja dilahirkan ke dunia tonsil atau amandel ini ukurannya kecil dan secara bertahap akan mulai bertambah besar sampai usia si anak 8 atau 9 tahun. Namun setelah berlalu masa tersebut yakni di usia 11 atau 12 tahun ukuran amandel ini akan menyusut namun tidak menghilang sepenuhnya.

Akan tetapi sayangnya bagian ini begitu mudah terkena papara kuman dan bakteri sehingga ketika bagian ini terinfeksi maka terjadilah peradangan atau pembengkakan dibagian tersebut yang mana kondisi ini lebih dikenal dengan tonsilitis.

Radang amandel atau tonsilitis lebih sering menyerang dan diderita oleh anak-anak dengan usia 3 sampai 7 tahun. Mengapa demikian? Sebab pada usia inilah amandel memainkan perannya dengan begitu aktif guna melawan infeksi yang akan masuk kebagian saluran pernapasan.

Dengan semakin bertumbuhnya si anak maka ukuran tonsil akan terus mengecil dan infeksi menjadi lebih kurang terjadi. Itulah mengapa dalam kasus ini, anak-anak disebut-sebut lebih rentan terkena dengan penyakit tonsilitis dibandingkan dengan orang dewasa.

Radang amandel yang menyerang biasanya tidak berbahaya terkecuali jika abses (pembengkakan dibagian tonsil tidak terus berkembang. Akan tetapi bila kondisi pembengkakan terus terjadi dan ukuran tonsil terus membesar dan menjadi lebih besar maka kondisi ini akan dapat menghambat sistem pernapasan pada si buah hati.

Perlu diketahui kondisi ini akan dapat berlangsung 4 sampai 5 kali dalam satu tahun. Yang mana bila anak anda mengalami hambatan bernapas dalam beberapa kali selama satu tahun maka bisa dibayangkan berapa kali dampak dan resiko yang akan mereka alami. Selain itu, kondisi pembengkakan dibagian tonsil ini akan juga memiciu kondisi lainnya seperti infeksi dibagian telinga dan masalah pada adenois (pembengkakan yang terjadi dibagian belakang rongga hidung atas amandel).

Sebagaimana disebutkan diatas bahwa klasifikasi dari penyakit amandel ini terbagi kedalam 2 bagian yakni akut dan kronis. Untuk penyakit tonsilitis yang akut adalah penyakit yang keluhannya terjadi dan berlangsung selam akurang dari 3 minggu yang dirasakan oleh si pasien. Sementara untuk jenis tonsilitis yang kronis adalah apabila radang yang terjadi sebanyak 7 kali dalam kurun waktu satu tahun, atau 5 kali dalam kurun waktu dua tahun, atau 3 kali dalam kurun waktu satu tahun. Kondisi inilah yang patut untuk diwaspadai karena dampak yang akan dirasakan oleh si kecil akan cukup menganggu rutinitasnya.

Penyebab Penyakit Tonsilitis

Pada kebanyakan kasus penyakit tonsilitis lebih sering menyerang anak-anak pada usia Sekolah Dasar. Penyebab paling umum dari timbulnya penyakit ini adalah diakibatkan oleh adanya serangan virus.

Adapun beberapa virus yang dapat menyebabkan kondisi tonsilitis terjadi pada si penderita diantaranya adalah virus influenza (flu) dan virus Epstein-Barr (EBV). Perlu anda ketahui beberapa jenis virus tersebut adalah virus yan juga menjadi penyebab mononucleosis, atau "mono". Beberapa jenis bakteri juga bisa menyebabkan radang amandel. Adapun untuk jenis bakteri yang lebih sering menyebabkan amandel diantaranya adalah organisme yang sama yang menyebabkan adanya radang tenggorokan.

Radang amandel atau tonsilitis yang disebabkan oleh radang tenggorokan pada anak-anak hanya terjadi sekitar 30% dan kurang terjadi pada orang dewasa. Untuk sebab itu maka sebaiknya orangtua perlu menjadi amat waspada pada saat si kecil didiagnosa mengalami radang tenggorokan agar jangan sampai bakteri yang sama penyebab dan menimbulkan radang amandel untuknya.

Bukan hanya itu, terkadang kuman pun bisa menjadi penyebab dari penyakit yang satu ini. Kuman ini biada ditularkan melalui kontak biasa dengan oranglain, seperti halnya melalui tetesan di udara akibat bersin atau batuk. Pada kasus ini penderita yang bersin atau batuk mengeluarkan cairan atau aerosol yang menyebar di udara dan terhisap oleh orang lain yang sehat. Akibatnya kuman masuk dan menyebar dibagian tenggorokan hingga kebagian tonsil. Selain itu penularan kuman juga dapat terjadi akibat adanya kontak oral (mulut), terutama pada kasus EBV (yang mana mono pun sering disebut dengan "penyakit ciuman").

Pada kasus ini amandel akan bekerja untuk melawan virus dan bakteri yang masuk kedalam tubuh melalui hidung atau mulut seseorang. Hasilnya adalah timbulnya infeksi dibagian amandel yang kemudian menimbulkan bagian tersebut mengalami pembengkakan atau kenaikan ukuran volume tonsil akibat adanya infeksi pada akhirnya kondisi ini akan dapat menimbulkan peradangan dan menimbulkan rasa sakit yang cukup menyiksa.

Selain itu sebuah data menunjukan bahwa sekitar 70% penyakit tonsilitis yang terjadi dan menyerang anak-anak diakibatkan oleh adanya infeksi virus, begitu pula dengan infeksi virus yang terjadi pada orang dewasa dengan persentasi hampir 90%. Pada golongan ana-anak hampir sebanyak 30% penyebab penyakit radang amandel diakibatkan oleh adanya bakteri adapun jenis bakteri yang menyerang adalah jenis Streptococcus hemolitikus, sementara pada orang dewasa kasus ini hanya dijumpai sebanyak 10%.

Beberapa Daftar Virus dan Bakteri yang Dapat Memicu Tonsilitis:

  • Virus herpes simplex
  • Bakteri streptococcus pyogenes
  • Bakteri hemolitikus
  • Adenovirus
  • Virus Epstein-Barr
  • Virus Influenza
  • Enterovirus
  • Virus parainfluenza

Umumnya mereka yang mengalami tonsilitis akan mengalami sakit kepala, nyeri dibagian tenggorokan ketika menelan, batuk dan juga demam. Gejala ini umumnya akan dapat pulih kembali dalam empat hari.

Meskipun sebagian besar kasus tonsilitis tidak tergolong kedalam penyakit yang serius, akan tetapi sebaiknya temuilah dokter jika anda atau si buah hati mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari atau ketika si penderita tidak menunjukan tanda-tanda pemulihan atau bahkan kondisi ini malah semakin parah yang membuat mereka bahka merasakan kesulitan bernapas.

Gejala Radang Amandel

Sama halnya seperti kasus pada penyakit-penyakit lainnya. Penyakit tonsilitis ini tidak terjadi dengan tiba-tiba atau mungkin menyerang dengan cepat dan berkembang menjadi penyakit tonsilitis yang akut yang harus segera mendapatkan pertolongan medis. Selalu muncul tanda atau ciri yang mengawali datangnya penyakit ini.

Sayangnya keterlambatan diagnosa yang dialami oleh sebagian besar penderita umumnya dikarenakan karena si penderita yang enggan memeriksakan kesehatannya ke dokter. Atau dalam kasus ini bila penyakit tonsilitis menyerang anak-anak biasanya orangtua kurang teliti atau kurang cekatan dalam mendeteksi penyakit atau gagguan kesehatan yang menyerang buah hatinya.

Nah, untuk mengetahui gejala apa saja yang bisa mencirikan timbulnya penyakit tonsilitis dalam tubuh si penderita, berikut ini adalah beberapa gejala yang mungkin dirasakan.

  1. 1. Timbulnya pilek, batuk, suara serak, mulut berbau, nyeri dibagian perut dan adanya pembesaran kelenjar getah bening yang terdapat di sekitar bagian leher. Kondisi ini pada umumnya mengindikasikan bahwa bagian tonsil mengalami pembengkakan dan harus segera dikonsultasikan ke dokter.
  2. 2. Perasaan nyeri yang dialami oleh si penderita pada saat ia hendak menelan makanan atau minuman. Bahkan dalam kasus yang lebih parah, menelan ludah sekalipun akan dapat menimbulkan perasaan nyeri. Pada kasus ini biasanya si penderita akan menghadapi kondisi malas makan akibatnya kurangnya asupan gizi dan nutrisi dari makanan.
  3. 3. Ketika diperiksakan ke dokter, terdapat pembengkakan dibagian tonsil atau amandel. Selain itu pembengkakan ini akan juga disertai dengan warna merah dibagian tonsil yang terkadang disertai dengan adanya bercak putih atau eksudat dibagian permukaan tonsil dan adanya warna merah sebagai tanda adanya peradangan dibagain tenggorokan dan tonsil.
  4. 4. Timbulnya perasaan kering dibagian tenggorokan atau seperti ada yang mengganjal dibagian leher yang dialami oleh si penderita. Hal ini diakibatkan oleh pembengkakan tonsil yang semakin membesar.
  5. 5. Timbulnya perasaan nyeri otot, lemas, mengigil, demam dan juga sakit dibagian kepala.
  6. 6. Rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit tonsilitsi pada umumnya akan dapat menjalar hingga kebagian telinga dan juga bagian leher.

Beberapa gejala diatas adalah segelintir tanda atau ciri yang mungkin akan dialami oleh si penderita bila rupanya timbul peradangan atau pembengkakan pada bagian tonsilnya. Ketika si penderita mulai merasakan satu atau beberapa gejala diatas sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini ke poli THT untuk dilakukan pemeriksakan lebih lanjut mengenai kondisi tersebut.

Pemeriksakan lebih dini akan dapat menyelamatkan penderita dari kondisi yang lebih buruk. Pada kondisi yang lebih buruk, penanganan tonsilitis yang sudah membesar dan membengkak biasanya akan dilakukan operasi untuk mengangkat tonsil yang membengkak.

Diagnosis Penyakit Tonsilitis (Radang Amandel)

Dalam hal mendiagnosis tonsilits pertama-tama dokter akan mulai memeriksa bagian tenggorokan anda, sekaligus dokter akan mulai mengajukan pertanyaan perihal gejala apa saja yang dirasakan oleh si penderita selama ini. Ketika anda memutuskan untuk berkonsultasi atau melakukan pemeriksakan gangguan pada tonsil maka poli kesehatan yang bisa anda kunjungi adalah poli THT.

Apabila rupanya tonsilitis yang dialami penyebabnya adalah akibat adanya infeksi bakteri, biasanya gejalanya dapat berupa pembengkakan kelenjar getah bening dibagian tenggorokan, demam namun tidak batuk dan munculnya bercak nanah pada bagian sekitar amandel.

Sementara itu bila tonsilitis yang dialami disebabkan oleh adanya infeksi virus, biasanya gejala yang akan dirasakan oleh si penderita adalah berupa kondisi yang lebih ringan, namun disertai dengan pilek dan batuk.

Selain beberapa pemeriksakan diatas, tes lebih lanjut di laboratorium seperti halnya tes darah, biasanya diperlukan oleh dokter guna memastikan apakah si pasien yang bersangkutan juga menderita gangguan kesehatan lain atau tidak, contohnya seperti demam kelenjar. Adapun tes laboratorium yang dilakukan oleh pasien yang memiliki resiko tinggi akan sanagt dibutuhkan, seperti misalahkan mengetahui apakah si pasien mengalami sistem kekebalan tubuh yang rendah atau tidak.

Pengobatan dan Pencegahan Tonsilitis (Radang Amandel)

Pada umumnya sebagian besar kasus tonsilitis akan dapat sembuh atau membaik pada kondisi semula selama kurang lebih 1 minggu. Pada kasus penyakit ini sebenarnya tidak ada obat khusus yang dibuat untuk menangani penyakit radang amandel agar kondisi yang dirasakan bisa membaik dan membuat tonsil atau amandel bisa kembali pada kondisi sediakala. Obat yang diberikan dan diresepkan oleh tim medis biasanya hanya difungsikan guna meringankan gejala yang dialami agar si pasien bisa merasa lebih baik dan dapat kembali menjalani rutinitasnya.

Adapun jenis obat-obatan yang diberikan kepada di pasien biasanya akan berupa parasetamol atau ibuprofen sebagai obat pereda rasa sakit yang dialami. Akan tetapi selain dengan menggunakan obat, pemulihan bisa ditunjang dengan mendapatkan istirahat yang cukup dan banyak mengkonsumsi cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Pada kasus penyakit tonsilitis yang parah dan kerap kambuh, biasanya adokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut. Dengan demikian bila peradangan dan pembengkakan yang terjadi rupanya menyerang kedua bagian amandel, maka kedua bagian tersebut akan diangkat melalui jalan operasi.

Sebenarnya tonsilitis atau radang amandel akan dapat dicegah. Pencegahan yang dilakukan pun bisa diterapkan sendiri dirumah. Dalam kasus ini bila buah hati anda rentan mengalami penyakit ini maka orangtua perlu mengarahkan dan mengajarkannya dengan baik.

Ajarkan anak untuk rajin mencuci tangan sebelum makan atau selepas dari kamar mandi, kenakan tisu untuk menutup hidung atau mulut mereka saat bersin ataupun batuk.

Waspadai Flu Singapura! Cari Tahu Penyebab, Gejala dan Penangannya

Mungkin masih banyak diantara anda yang belum terlalu familiar dengan jenis penyakit yang satu ini.

Atau bahkan sebuah kasus yang lucu yang mungkin terjadi adalah ketika seorang pasien anak-anak didiagnosa dengan penyakit yang satu ini, lantas dokter memberitahukan diagnosa tersebut kepada keluarga si anak dengan wajah panik dan bingung orangtua mereka lantas menyatakan "wah, penyakit apa itu dok? Padahal kami belum pernah berkunjung ke Singapore..." dan lain sebagainya. Inilah salah satu contoh yang membuktikan bahwa tidak banyak masyarakat yang tahu jenis penyakit seperti ini.

Penyakit flu singapura atau penyakit kaki, tangan dan mulut adalah salah satu penyakit yang cukup merebak belakangan ini. Dampaknya pun bisa sangat berbahaya bila menyerang si penderita atau dalam kasus ini dampak yang akan memprihatinkan mungkin dijumpai pada anak-anak.

Orangtua mana yang tega melihat buah hati kesayangan mereka harus terkulai lemah tak berdaya sewaktu serangan penyakit yang satu ini menjangkit tubuhnya yang masih begitu mungil. Ya, kondisi serangan penyakit akan tentu saja membuat si buah hati terlihat lemas dan mungkin sebagian hanya akan terlihat terkulai dikasur. Keceriaan mereka akan seketika menghilang dan berubah menjadi wajah murung dan bibir yang pucat akibat tak berdayanya tubuh untuk melakukan rutinitas yang biasa mereka jalani.

Melihat dampaknya yang akan sangat beresiko, terutama pada si buah hati. Anda tentu tidak ingin bila keceriaan dan riangnya si buah hati terenggut begitu saja bukan? Untuk itulah, penting sekali melakukan pencegahan segala macam penyakit, termasuk penyakit flu singapura dengan mengetahui apa saja penyebab dan gejala yang akan mungkin ditimbulkan dari penyakit ini. Dengan begini setidaknya anda akan dapat menghindari sumber-sumber penyebaran penyakit dan mencegah kondisi terburuk dari penyakit ini saat gejala mulai dirasakan. Nah, untuk lebih jelasnya lagi kita simak apa itu flu singapura. Baca Juga Mengenal Penyakit Pleuritis Ciri dan Penyebabnya

Penyakit kaki tangan dan mulut atau flu singapura ini mulai merebak. Istilah kedokterannya adalah Hand Foot Mouth Disease (HFMD) atau Kaki tangan dan Mulut (KTM ). Nama populer dari penyakit ini adalah flu singapura. Mengapa demikian? Penyakit flu singapura tidak semata-mata bahwa penyakit ini adalah penyakit yang asalnya datang dari singapura, melainkan penyakit yang satu ini pernah merebak di singapura tepatnya pada belasan tahun silam yakni di tahun 2000.

Saking hebohnya penyakit ini mewabah di Singapura beberapa fasilitas umum disana harus ditutup dan bahkan sebagian besar sekolah dan fasilitas umum disana harus diliburkan. Untuk itulah, saking besarnya respon terhadap penyakit yang satu ini, maka penyakit ini disebut dengan penyakit flu singapura.

Flu Singapura atau yang juga dikenal dengan penyakit kaki, tangan dan mulut merupakan infeksi yang bisa menular antara satu penderita kepada orang lain yang sehat. Adapun pemicu dari penyakit yang satu ini adalah karena adanya infeksi virus yang masuk kedalam tubuh. Biasanya, penyakit ini akan lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.

flu singapura

Pengidap flu singapura biasanya akan mengalami benjolan-benjolan air pada permukaan kulitnya dan luka-luka dibagian tangan, kaki dan juga area sekitaran mulut. Akan tetapi terkadang luka-luka tersebut pun dapat muncul dibagian siku tangan, lipatan paha, lutut dan bahkan sampai ke bagian bokong.

Bukan hanya itu, flu singapura digadang-gadang merupakan penyakit akibat infeksi virus yang dapat menyebabkan luka seperti halnya sariawan pada bibir dan bagian mulut dalam, luka lepuhan pun bisa muncul dibagian tangan dan kaki dengan banyaknya luka yang akan tergantung pada seberapa parah si penderita mengalami kondisi flu singapura ini.

Penyebab Flu Singapura

Seperti disebutkan diatas penyebab flu yang satu ini adalah bersumber dari adanya infeksi virus yang masuk kedalam tubuh. Jenis virus yang menginfeksi bagian tubuh itu sendiri sebenarnya beragam diantaranya adalah virus RNA pada famili Picornaviridae, Genus Enterovirus yang terdiri dari virus Coxsackie A dan B dan juga Enterovirus dan Echovirus. Akan tetapi virus penyebab paling sering dijumpai pada penyakit flu singapura ini adalah jenis virus Coxsackie A16 sementara penyebab yang dapat menimbulkan kasus berat dan berpotensi menimbulkan komplikasi hingga kematian adalah datang dari infeksi virus Enterovirus 71 yang masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi bagian tubuh sehingga flu singapura dapat timbul.

Akibat penyebab dari penyakit yang satu ini adalah virus maka flu singapura akan dapat menular bahkan penularannya bisa terjadi dengan begitu mudah.

Mekanisme penularan penyakit ini dapat terjadi seperti pada penyakit flu yakni droplet saat seorang penderita bersin, melalui air liur, cairan vesikel, eksreta atau tinja. Penularan kontak tidak langsung dengan melalui barang-barang yang terkotimasinasi oleh cairan tersebut akan besar pula resikonya.

Penyakit flu singapura pada umumnya lebih cenderung menyerang anak-anak dan balita dengan usia 2 tahun sampai usia 5 tahun, namun pada beberapa kasus adapula anak-anak dengan usia 10 tahun terserang dengan penyakit yang satu ini. Sementara itu, orang dewasa pada umumnya lebih kebal terhadap enterovirus yang satu ini akan tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bila ada beberapa orang dewasa yang terserang dan menderita penyakit yang satu ini.

Seperti pada penyakit virus lainnya, misalkan cacar air, anak-anak yang sudah pernah terkena dengan paparan virus ini dan mengalami gejala-gejala dari flu singapura maka tidak aka terserang untuk yang kedua kalinya karena tubuh anak akan cenderung lebih kebal setelah terkena dengan serangan virus ini sebelumnya. Akan tetapi dengan catatan, virus strain-nya sama, namun bila virus strainnya berbeda anak tetap dapat terkena dengan serangan penyakit yang satu ini untuk kesekian kalinya.

Serangan beberapa virus diatas akan dapat menyerang ke beberapa bagian tubuh tertentu dan bila menyerang jaringan mulut, sekitar amandel maka dampaknya akan pula masuk kebagian sistem pencernaan akibatnya bagian sistem ini akan mengalami gangguan. Hingga akhirnya akan dapat menyebar keseluruh tubuh melalui aliran darah. Akan tetapi sebelum virus ini menyebar ke organ-organ vital, sistem imunitas tubuh akan mengendalikannya. Adapun sumber utama penyebaran kelompok virus ini adalah melalui mulut.

Gejala Penyakit Flu Singapura

Penyakit flu yang satu ini pada umumnya sering muncul dengan ditandai oleh munculnya luka pada bagian mulut. Selain itu, selalu juga datang disertai dengan gejala awal yang umum. Gejala ini biasanya akan muncul 3 sampai 6 hari setelah si anak terkena dengan paparan virus yang masuk kedalam tubuh. Hal inilah yang dinamakan dengan masa inkubasi. Selain munculnya luka dibagian mulut, gejala lain yang juga dirasakan diantaranya adalah:

Demam

Demam akan dapat terjadi atau muncul pada si penderita ketika virus sudah menyebabkan adanya infeksi dalam tubuh. Anak yang sehat biasanya akan merasa demam dengan tiba-tiba yang mana demam ini baisanya muncul pada siang atau pada malam hari. Bila suhu tubuh si anak sudah mencapai 38-39 derajat Celcius maka si anak mungkin akan mulai terlihat rewel karena perasaan tidak nyaman yang mereka rasakan.

Akan tetapi pada tahapan ini basanya belum muncul luka dibagian mulut, kaki atau tangan pada si anak. Demam yang muncul biasanya dikenali sebaga gejala influenza, flu atau mungkin kelelahan. Apalagi bila sebelumnya si anak terlihat bermain diluar pada saat hujan atau karena faktor cuaca biasanya demam ini akan langsung diasumsikan dengan penyakit akibat cuaca yang tidak menentu.

Timbulnya demam pada anak sebenarnya masuk kedalam gejala yang umum. Untuk itulah ketika mereka mulai merasakan gejala yang satu ini maka tidak selalu berarti si buah hati menderita flu singapura. Untuk itu, bila anda menginginkan diagnosa yang pasti maka sebaiknya segeralah pergi ke dokter untuk memeriksakan kesehatannya.

Sakit Pada Bagian Tenggorokan

Sakit ini biasanya akan sering dibarengi dengan demam yang terjadi pada anak. Rasa nyeri yang timbul pada si anak mungkin akan membuat mereka kesulitan pada saat makan atau minum. Pada kondisi ini, infeksi virus mungkin sudah menyebar kebagian tubuh sampai ke rongga mulut. Gejala ini akan dapat berkembang dengan lebih cepat apabila dibagian tenggorokan si anak sudah timbul banyak bercak merah dan keputihan seperti halnya sariawan dibagian dalam tenggorokan.

Kondisi kesulitan makan dan minum pada si buah hati mungkin akan membuat mereka mengalami hambatan asupan gizi dan nutrisinya. Untuk itulah upayakan segala hal agar makanan dan minuman senantiasa bisa masuk kedalam tubuhnya agar si buah hati tidak mengalami kurang gizi atau dehidrasi.

Timbulnya Sariawan

Sariawan seringkali menjadi tanda awal dari adanya flu singapura. Sariawan biasanya dapat muncul dengan diserati demam atau perasaan badan yang tidak nyaman. Munculnya sariawan biasanya terjadi dibagian bibir, mulut atau gusi. Baru setelah 24 jam maka infeksi akan berkembang dan menyebabkan sariawan akan menyebar ke lebih banyak bagian pada mulut. Terkadang sariawan yang banyak terjadi tidak diserati dengan luka dibagian kaki dan tangan.

Badan yang Terasa Tidak Nyaman

Timbulnya infeksi dari virus coxsackievirus A akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Kondisi ini seringkali akan membuat si buah hati dibuat rewel dan merasa lemas untuk bergerak banyak. Bila kondisi ini mulai menyerang si buah hati, maka bisa dicirikan si anak akan mulai lebih sering minta di gendong dan tidak ingin ditinggal sendirian. Kondisi ini akan lebih parah bila anda memaksakan si buah hati untuk tetap pergi ke sekolah.

Luka Pada Bagian Gusi

Luka dibagian gusi biasanya akan berlangsung selama 2 hari setelah virus mulai menginfeksi tubuh. Luka seperti bisul kecil berwarna putih kemerahan akan mulai menyerang bagian gusi dan mulai nampak terlihat. Kondisi ini umumnya akan menimbulkan perasaan perih dan tidak nyaman, tak heran bila anak-anak akan merasakan sulit untuk makan dan minum. Dampak dari luka ini bukan hanya akan terasa perih, namun juga akan membuat si penderita kesulitan untuk berbicara dengan orang lain. Tak heran bila si anak akan lebih cenderung rewel pada saat gejala yang satu ini mulai dirasakan.

Luka Dibagian Lidah

Luka dibagian lidah termasuk pada gejala yang jarang terjadi karena biasanya hanya menyebabkan luka dibagian gusi dan bibir. Beberapa hari setelah tubuh terinfeksi maka biasanya akan memnyebabkan timbulnya bercak putih merata pada bagian lidah. Setelah itu, dalam tahapan selanjutnya akan muncul lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah seperti yang terdapat pada sariawan yang menyerang lidah. Bahkan kondisi ini akan dapat menyebab lidah tidak dapat merasakan atau indera pengecap tidak akan dapat berfungsi dengan baik.

Ruam Pada Bagian Telapak Kaki

Gejala lain yang akan juga dialami oleh si penderita flu singapura adalah adanya ruam dibagian telapak kaki. Pada anak-anak bekas ruam ini akan terlihat dengan sangat jelas dibagian telapak setelah itu akan berkembang hingga kebagian kaki. Pada bagian kaki yang sudah terluka maka akan mulai muncul kondisi melepuh dibagian ini kemudian berkembang dengan cukup cepat menjadi luka yang lebih luas. Lepuhan ini pun pada umumnya akan dapat menimbulkan bekas luka yang cukup mengganggu.

Luka Dibagian Pipi

Luka yang muncul dibagian pipi sebelah kanan atau pipi sebelah kiri biasanya akan muncul bersaam dengan bagian luka yang terdapat pada langit-langit mulut. Luka ini biasanya akan muncul dibagian pipi luar maupun pipi dalam. Luka yang timbul pada umumnya akan terbentuk seperti jerawat atau sariawan yang jumlahnya akan cukup banyak. Munculnya bercak kemerahan biasanya menandakan bahwa luka tersebut akan berkembang. Sementara itu, luka yang mirip seperti bisul kecil dan merata ini biasanya tidak terlalu sering untuk disentuh dengan tangan agar tidak berkembang dengan cepat. Selain itu, kuman dan bakteri dari tangan akan memperburuk luka yang dirasakan.

Ruam Pada Telapak Tangan

Sama halnya dengan ruam merah yang terjadi pada kaki, maka telapak tangan juga bisa mengalami hal yang serupa. Luka kemerahan ini biasanya akan muncul seperti luka yang tipis. Namun lama kelamaan ini akan berkembang dibagian pungguh, tangan dan area sekitarnya dengan jumlah yang lebih banyak. Luka pada bagian ini biasa muncul dan menyebar hingga kebagian lengan atas dengan perlahan. Bila rupanya ada salah satu luka melepuh pecah, maka luka tersebut akan berkembang dengan lebih cepat.

Berkurangnya Nafsu Makan

Kondisi ini biasanya terjadi karena badan demam munculnya luka dibagian gusi atau sekitaran mulut yang membuat si pnderita termasuk dalam hal ini anak-ana dan bayi mengalami penurunan nafsu makan. Pada kondisi ini, mereka bahkan bisa menjadi begitu rewel karena merasakan perasaan yang tidak nyaman dibagian mulutnya. bukan hanya itu, perasaan sakit dan kering seringkali membuat demam pada anak membutuhkan perawatan yang intens.

Penanganan Flu Singapura

Umumnya flu singapura tidak membutuhkan pengobatan atau perawatan medis yang serius dari dokter. Kondisi ini biasanya akan dapat puli sendiri setelah kurang lebih 1 minggu lamanya setelah masa inkubasi. Flu singapura yang diakibatkan oleh adanya infeksi virus yang masuk kedalam tubuh akan dapat diredakan dengan cara pemberian antibiotik guna meredakan gejala yang dirasakan. Namun bagi anda pun bisa melakukan beberapa perawatan sendiri di tumah dengan melakukan beberapa hal ini.

  • Konsumsi asetaminofen atau ibuprofen. Akan tetapi jangan berikan aspirin pada penderita anak-anak atau remaja dibawah usia 16 tahun, karena hal ini akan sangat beresiko.
  • Beristirahat dengan cukup dan konsumsi banyak air putih guna meredakan nyeri dibagian tenggorokan.
  • Jangan berikan minuman atau makanan yang pedas sebab akan menimbulkan kondisi yang lebih buruk pada luka yang muncul dimulut.

Demikianlah penjelasan mendalam mengenai flu singapura. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat untuk anda dan kita semua.

Sejuta Manfaat Bawang Putih dari Anti Kanker Sampai Legakan Pernapasan

Baik pria maupun wanita anda mungkin sudah tidak lagi asing dengan bumbu masakan dapur yang satu ini bahkan mungkin bahan yang satu ini sering anda konsumsi dalam masakan sehari-harinya.

Tak heran karena bahan yang satu ini adalah salah satu penyedap dan pelengkap dalam setiap masakan. Dari mulai masaka tumis yang sederhana sampai dengan masakan hidangan utama yang rumit, bahan bawang putih tidak pernah absen menjadi salah satu bahan pelengkap yang membuat masakan semakin lezat dan semakin nikmat.

Jika sebagian orang dibuat senang dengan aroma dan rasanya yang khas dan begitu lezat. Sebagian lain mungkin mengalami hal yang berbeda. Ya, beberapa orang mungkin akan merasakan hal yang beda dengan masakannya ketika bumbu bawang putih tidak disertakan dalam masakan asin yang mereka buat.

Akan tetapi, sebagian lain justru dengan pantang menghindarkan bahan yang satu ini dari masakan yang mereka buat. Bahkan mungkin mereka akan menolak ketika bahan ini secara tidak sengaja terdapat dalam makanan yang mereka makan.

Ada beragam alasan yang dituai pada orang-orang yang tidak suka dengan bawah putih. Mulai dari aroma bawang yang tidak enak, menyengat, dampak bau badan yang akan ditimbulkan dari konsumsi bawang ini dan lain sebagainya.

Padahal sebenarnya ada begitu banyak manfaat baik yang terdapat dalam bumbu yang satu ini. Salah satu manfaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi secara rutin bawah putih adalah kebaikannya untuk kesehatan tubuh.

Tahukah anda, tertanya bawah putih sudah dipergunakan sejak jaman dahulu kala sebagai obat pencegah atau mengobati berbagai macam ancaman penyakit. Tak heran bila orang jaman dulu terlihat lebih kuat dan lebih segar dalam menjalani aktivitas sehari-harinya tanpa diganggu dengan banyak keluhan kesehatan lain.

Selain itu orang jaman dulu pada umumnya tidak terlalu "memanjakan" sakit yang menyerang mereka dengan sedikit-sedikit konsumsi obat-obatan atau pergi ke dokter. Ketika mereka mulai menyadari sesuatu mulai terasa tidak enak dengan tubuh mereka, maka mereka akan langsung memanfaatkan bawah putih sebagai "senjata" untuk memerangi penyakit yang dirasakannya.

Bahkan adapula orang yang menikmati bawang putih dengan langsung memakannya mentah-mentah, tanpa mengkhawatirkan bau napas mereka akan seperti apa. Hal ini pada umumnya dapat dikonsumsi dalam bentuk bubuk atau bentuk minyak. Nutrisi dan berbagai sifat obat dalam bawang putih adalah apa yang membuatnya begitu bermanfaat.

Nah, sebelum mengetahui manfaat apa saja yang bisa diberikan oleh bawang putih bila dikonsumsi. Mari terlebih dahulu kita ketahui seperti apa saja kandungan nutirisi dalam bawang putih.

manfaat bawang putih

Kandungan Nutrisi Pada Bawang Putih

Terdapat segudang nutrisi yang mungkin belum anda ketahui yang terkandung dalam bawang putih. Nah dengan mengetahui kandungan nutrisi ini anda mungkin akan mulai berhenti mengolok-olok bahan ini sebagai bahan bumbu yang menjijikan.

Nah, kandungan nutrisi tersebut diantaranya adalah vitamin C, selenium, seng, mangan, vitam B6, kalsium dan fosfor.

Selain itu, khasiat dan manfaat dari bawang putih tercipta karena bahan ini memiliki beberapa zat bermanfaat salah satnya adalah Allicin. Senyawa ini digadang-gang menjadi zat paling penting yang memiliki kemampuan untuk membunuh mikroba, seperti kuman-kuman yang akan dapat menyebabkan timbulnya penyakit dalam tubuh. Dengan demikianlah ketika anda mulai merasakan gejala-gejala penyakit ringan yang diakibatkan oleh adanya virus dan bakteri, bahan yang satu ini akan dapat anda gunakan sebagai penawar atau antikuman.

Bukan hanya itu, dalam bawang putih juga terkandung ajoene, allin dan senyawa lainnya yang diyakini berdampak baik untuk bisa melancarkan peredaran dalam darah, baik untuk pencernaan dan membantu menaikan sistem kekebalan tubuh. Seperti yang kita ketahui dampak dari menurunnya sistem kekebalan tubuh adalah timbulnya beberapa penyakit termasuk penyakit kanker. Dengan demikian dalam kata lain bawah putih adalah salah satu obat yang bisa difungsikan untuk menghindarkan diri kita dari resiko kanker.

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan

Antibakteri dan Antivirus

Manfaat bawang putih yang pertama yang paling terkenal adalah sifat antibakteri dan antivirus yang dimilikinya. Untuk itulah, bawang putih dapat bekerja dalam mengendalikan infeksi akibat adanya virus dan bakteri yang masuk kedalam tubuh. Selain itu, bawang putih yang segar juga dapat diperkirakan untuk mencegah keracunan makanan dengan membunuh bakteri yang terkandung didalamnya, seperti bakteri E.coli yang berlebhan, Salmonella enteritidis dan jenis bakteri-virus lainnya.

Ilmu pengetahuan modern telah menunjukan bahwa bawang putih merupakan antibodi terbaik yang alami dan kuat meskipun memiliki spektrum yang luas. Namun untungnya bakteri tidak dapat berkembang menjadi resisten terhadap bawah putih ini, hal ini tentu tidak terjadi pada antibiotik farmasi modern yang banyak tersedia.

Mengobati Batuk

Karena kandungan sulfur yang dimiliki oleh bawang putih membuatnya memiliki aroma yang khas untuk meningkatkan dan mempercepat kerja membran dan mokus disaluran pernapasan yang mana kondisi ini akan dapat meningkatkan dan membantu bagian saluran pernapasan terutama dibagian tenggorokan menjadi lebih lega dan mempercepat pengeluaran lendir yang berada didalam saluran pernapasan.

Bawang putih yang mentah mengandung phytochemical yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus yang dapat menyebabkan penyakit muncul dalam tubuh. Pada sebuah penelitian yang dilakukan mengungkapkan bahwa bawang putih yan ditumbuk dan menghasilkan minyak akan dapat membunuh rhinivirus tipe 2. Perlu diketahui jenis virus ini adalah virus yang umumnya dapat menyebabkan sakit flu dan pilek. Selain itu, efek lain dari minyak bawang putih adalah membunuh 2 macam herpes yakni sebuah penyakit kulit yang sifatnya menular.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Beberapa penelitian lain juga mengungkapkan bahwa bawang putih memiliki efek antioksidan yang baik yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang tersebar diudara dan luar ruangan yang sifatnya dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Kerusakan sel dalam tubuh akibat radikal bebas akan dapat menimbulkan penyakit kanker yang berbahaya yang sulit untuk diobati.

Mengatasi Masalah Pernapasan

Bawang putih telah sejak dulu dipercaya oleh masyarakat daratan China, Yunani dan Mesir sebagai obat pelega pernapasan, merawat lelah, menghindarkan bronkitis dan penyakit pernapasan lainnya. Bahkan ramuan ini telah ada sejak ribuan tahun lamanya yang diyakini baik dalam memerangi masalah pernapasan diatas.

Untuk itulah mengingat manfaatnya yang baik untuk kesehatan, maka tidak ada alasan untuk tidak menyukai bumbu masakan yang satu ini. Selain aroma lezat dan menambah rasa lezat pada masakan, rupanya si kecil berwarna putih ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Mulai saat ini tidak ada salahnya jika anda menyertakan bawang putih dalam masakan yang dibuat untuk keluarga untuk membuat mereka agar terhindar dari paparan penyakit karena kandungannya yang baik dalam meningkatkan antibodi.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai manfaat yang baik dari bawang putih untuk kesehatan dan organ pernapasan. Semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa dipraktikan dirumah dengan mudah.

Mengenal Bahaya Kanker Paru-Paru, Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Paru-paru merupakan salah satu organ dalam tubuh yang sifatnya vital kerena fungsinya yang begitu amat penting, yakni sebagai tempat bertukarnya oksigen dan karbon diokasida, yang mana proses ini disebut dengan respirasi.

Organ yang satu ini letaknya dibagian dada. Paru-paru merupakan organ sistem pernapasan dan termasuk kedalam sistem kitaran vertebrata yang bernapas. Fungsi bagian ini adalah menukarkan oksigen dari udara dengan karbondioksida yang berasal dari darah dengan bantuan hemoglobin.

Paru-paru terletak di dalam rongga dada, tepatnya dibagian thoracic cavity. Bagian ini dilindungi oleh struktur tulang selangka dan diliputi oleh dua dinding lapisan yang disebut dengan pleura. Kedua lapisan ini dipisahkan oleh lapisan udara yang juga dikenal dengan sebutan rongga pleural yang isinya berupa cairan pleural.

Manusia menghirup udara guna mendapatkan oksigen, akan tetapi tidak semua udara yang dihirup tersebut akan dapat digunakan oleh tubuh, karena dapat tercampur dengan berbagai jenis gas yang berterbangan diudara.

Ketika kita bernapas, paru-paru akan menarik udara dari ruang tenggorokan. Nah, ketika dihembuskan, rangka pada bagian tulang rusuk akan tertarik kebagian daram dan diafragma dibawah tulang rusuk akan bergerak kebagian atas dengan perlahan. Ketika paru-paru menciut, udara yang ada didalam kantung udara sedikit demi sedikit akan terdorong keluar melalui batang tenggorokan. Dengan demikianlah anda akan dapat menghembuskan napas dengan mudah.

Sayangnya sistem yang memiliki fungsi amat vital dalam tubuh ini seringkali mudah terserang oleh penyakit akibat masuknya bakteri, virus dan mikroorganisme lain yang masuk kedalam tubuh, mengendap pada bagian tersebut dan pada akhirnya membuat bagian ini mudah sekali terserang dengan penyakit.

Untuk itulah, penting sekali memperhatikan kebersihan bagian paru-paru dan termasuk seluruh anggota tubuh lainnya agar tidak tercemar dengan kotoran. Karena layaknya sebuah sungai, bagian paru yang tercemar dengan kotoran akan membuat bagian ini rentan terkena penyakit yang mengalami kerusakan.

Ketika bagian paru mengalami masalah dan kerusakan, maka dampaknya akan berbahaya. Adapun dampak yang paling umum yang bisa menandakan jika bagian paru mengalami masalah adalah timbulnya sesak atau kesulitan bernapas.

Bayangkan ketika biasanya anda selalu bernapas dengan mudah dan ringan tanpa adanya halangan, namun dengan tiba-tiba napas anda menjadi begitu sulit dan seolah terasa begitu berat, maka tentunya kondisi ini akan menyiksa anda dan membuat anda kesulitan untuk dapat menjalankan aktivitas seperti pada kondisi yang normal.

Tahukah anda? kerusakan dibagian paru pada umumnya lebih sering diakibatkan oleh kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh si penderita. Salah satu masalah yang dapat menyerang bagian paru adalah timbulnya kanker paru-paru. Kondisi ini lebih sering dipicu karena adanya tumpukan asap rokok yang terjadi dalam jangka panjang. Untuk itulah, perokok terutama kaum laki-laki biasanya akan lebih beresiko terhadap serangan penyakit yang satu ini.

Sama halnya dengan penyakit kanker lainnya kanker paru-paru adalah kondisi kesehatan yang berbahaya bila tidak segera diatasi dan dicari solusinya. Hal ini dikarenakan hubungannya erat dengan bagian pernapasan. Nah untuk mengetahui seperti apa penjelasan lebih lanjut mengenai penyakit kanker paru-paru yang bisa menyerang, mari kita simak dibawah ini.

kanker paru paru

Pengertian Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru adalah tumor ganas atau kanker yang tumbuh dari sel-sel paru baik itu sel yang menyerang bagian paru-paru kanan atau bagian keduanya. Tentu kita telah tahu bahwa paru-paru merupakan sepasang organ yang menggantung dibagian dada kita yang strukturnya mirip dengan sebuah spons yang dapat mengembang dna mengempis sewaktu seseorang bernapas.

Nah, sekarang apa jadinya jika ternyata bagian organ tersebut diserang dengan penyakti kanker, maka tak heran jika kanker paru-paru merupakan salah satu kankaer berbahaya yang resikonya bisa sampai mengancam jiwa si penderitanya.

Kanker paru-paru berasal dari penyebaran kanker lain disebut dengan kanker paru-paru sekunder. Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang sebenarnya dapat dicegah. Paling tidak terdapat 80-90 persen kasus kanker paru-paru yang berhubungan erat dengan kebiasaan merokok seseorang.

Pada tahapan awal gejala atau tanda dari kanker tidaklah nampak terlalu jelas. Namun kemudian gejala yang akan dirasakan adalah berupa batuk yang terjadi secara berkelanjutan sehingga membuat kondisi batuk yang dialami oleh si penderita berangsur memburuk yang membuatnya mengalami batuk berdarah, sering merasakan kelelahan tanpa alasan, adanya penurunan badan dan merasa kehabisan napas bahkan pada saat ia sedang tidak beraktivitas.

Dampak paling besar yang banyak dijumpai pada kasus kanker paru-paru lebih sering dijumpai pada laki-laki. Penyakit kanker yang satu ini bahkan disebut-sebut sebagai kanker paling umum kedua yang diidap oleh pria dan kanker paling umum ketiga yang diidap oleh wanita di Singapura.

Data ini menunjukan bahwasanya fakta para perokok kini bukan hanya terjadi pada kaum pria saja, sebab faktanya wanita pun kini banyak yang menjadi seorang pecandu rokok. Sudah bukan barang tabu lagi ketika kita pergi ke mall atau makan di sebuah restoran atau kafe, maka kita akan dengan mudah menjumpai wanita dengan asiknya tengah menikmati kepulan asap yang dihirupnya dari setiap batang rokok yang dinyalakannya.

Kondisi seperti ini tentu saja menjadi hal yang naas dan begitu miris. Tatkala genderang perang ditabuhkan untuk mengkampanyekan memerangi asap rokok, sebagian malah asik mengotori udara dengan setiap kepulan asap yang mereka hembuskan. Tanpa mereka sadari, dampak merugikan dari asap rokok bukan hanya dirasakan oleh mereka saja, namun juga oranglain yang tak berdosa yang ada disekeliling mereka ikut mencicipi sesak dan pahitnya bau asap rokok yang begitu mengganggu. Dengan demikian, paparan penyakit berbahaya seperti kanker paru-paru pun akan tentu melibatkan mereka orang-orang yang tidak merokok namun terkena dengan paparan asapnya

Kanker paru-paru merupakan salah satu kanker paling umum yang terjadi di dunia dan dapat mempengaruhi setiap orang bahkan mereka yang bukan perokok sekalipun dan dampak dari penyakit ini akan sulit untuk diobati.

Itu sebabnya kita harus sedapat mungkin berusaha untuk mencegah penyakit mengerikan ini agar jangan sampai mengancam orang-orang yang kita sayangi. Untungnya, penyakit kanker ini pun merupakan salah satu penyakit kanker yang bisa dicegah. Dengan menghindari faktor resiko tertentu pencegahan kanker paru-paru dapat secara signifikan mengurangi resiko terkena kanker jenis yang satu ini.

Gejala Kanker Paru-Paru

Gejala yang timbul dari penyakit kanker yang satu ini umumnya akan tergantung pada letak pertumbuhan dan tingkat penyebaran tumor yang sudah terlanjur berkembang dibagian paru. Pada kebanyakan kasus, kanker paru-paru tidak menunjukan gejala pada tahapan awal. Akan tetapi, sebagai gejala umum yang datang pertama kali ketika seseorang mengidap kanker jenis ini biasanya adalah berupa gejala ringan dan akan berlanjut pada gejala yang lebih khusus apabila tingkatannya sudah berlanjut.

Untuk mengetahui secara pasti salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan secara rutin melakukan pemeriksaan medical checkup (MCU). Nah, untuk mengetahui seperti apa saja gejala yang akan muncul menandai penyakit kanker paru-paru diantaranya adalah:

  • Batuk kering yang baru muncul namun tak kunjung sembuh
  • Batuk kronis atau batuk lama terutama pada perokok.
  • Penyakit pneumonia atau bronkitis yang sering berulang
  • Nyeri dada
  • Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak
  • Batuk berdarah
  • Sesak napas
  • Nafas pendek dan bengek seperti orang asma

Gejala lain yang menyertainya:

  • Suara serak/parau.
  • Ujung jari membesar dan terasa sakit
  • Emosi yang tidak stabil, mood berubah-ubah, lesu, depresi
  • Pertumbuhan dada yang tidak normal pada laki-laki
  • Berat badan menurun dan kehilangan nafsu makan
  • Nyeri tulang
  • Sakit kepala

Bila seseorang mengalami salah satu atau beberapa gejala yang disebutkan diatas maka tidak selalu berarti doagnosa diarahkan pada kanker paru-paru. Karena gejala diatas sifatnya umum dan bisa saja merupakan gejala yang mengindikasikan adanya penyakit paru lain atau karena efek samping dari rokok yang bersifat sementara.

Untuk itulah sebaiknya periksakan atau berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi tepat apakah anda menderita kanker paru-paru atau tidak. Dengan diagnosa yang tepat, maka pengobatan yang lebih lanjut akan bisa diberikan oleh dokter.

Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab kanker paru-paru pada umumnya beragam dan banyak dipicu oleh berbagai faktor. Akan tetapi dalam kebanyakan kasus kebiasaan merokok lebih sering meningkatkan resiko seseorang terhadap serangan penyakit yang mematikan ini. Nah, untuk mengetahui lebih jelas apa saja pemicu atau faktor yang dapat membuat seseorang terkena serangan kanker paru-paru, maka simak dibawah ini.

Asap Rokok

Perokok pasif dan aktif sama-sama memiliki resiko tinggi terkena kanker paru-paru. Hal ini dikarenakan setiap rokok mengandung ribuan zat yang tidak baik untuk kesehatan. Rokok dan kanker paru-paru begitu erat saling berkaitan. Merokok adalah satu dari sekian banyak penyebab kanker paru-paru yang paling banyak dijumpai. Saking bahaya dampak dari rokok banyak yang menyebut bahwa semakin banyak rokok yang anda isap maka semakin cepat pula anda mengalami kanker.

Misalkan, bila anda merokok sebanyak 20 batang dalam satu hari maka anda akan meningkatkan resiko terkena serangan kanker dalam 20 tahun kemudian. Sementara itu bila anda merokok sebanyak 40 batang dalam satu hari maka anda mungkin akan meningkatkan resiko paparan kanker paru dalam 10 tahun ke depan.

Bukan hanya yang secara aktif merokok orang yang secara tidak sengaja menghisap kepulan asap rokok dan berlangsung dalam jangka waktu panjang mereka pun akan bersiko terkena kanker paru. Untuk itulah resiko besr terhadap penyakit yang satu ini bukanlah terfokus hanya pada para perokok tapi lebih kepada rokok itu sendiri.

Bagi seorang yang tidak pernah merokok resiko terkena serangan penyakit kanker paru-paru kecil, akan tetapi sedikit meningkat pada orang yang terpapar oleh asap rokok dari orag lain secara teratur. Karena rokok adalah penyebab utama penyakit kanker paru-paru bisa menyerang, maka menghindarinya adalah solusi bijak dalam hal ini.

Asap tembakau pada rokok merupakan campuran yang rumit yang terdiri dari ribuan zat berbeda yang hampir keseluruhan zat tersebut tidaklah baik untuk kesehatan. Beberapa zat didalamya termasuk adiktif nikotin, amonia, hidrogen sianida, zat stimulan adalah zat-zat yang akan meracuni tubuh manusia dan elemen tar yang terbakar dalam rokok diketahui menjadi salah satu penyebab rokok adalah pemicu kanker paru-paru.

Jika perokok aktif adalah seseorang yang memiliki ketergantungan terhadap rokok namun bagi anda yang bukan perokok anda bisa dikatakan sebagai perokok pasif bila anda sering terpapar dengan asap rokok.

Perokok pasif adalah seseorang yang berada dilingkungan perokok, seperti halnya ibu hamil atau anak-anak yang dibawa serta ke lingkungan merokok oleh ayah mereka. Hal inilah yang membuat si anak dan si ibu hamil bisa dikatakan seorang perokok pasif karena menghirup asap rokok dari ayah atau suami mereka yang seorang perokok.

Paparan Abses

Orang yang terkena paparan abses memiliki resiko yang lebih besar terkena serangan kanker paru-paru dibandingkan mereka yang tidak terserang paparannya. Paparan yang dimaksud ini adalah paparan yang masuk melalui saluran napas atau udara.

Resiko Pekerjaan

Tempat atau lingkungan kerja yang tidak sehat juga akan dapat memicu resiko penyakit kanker yang satu ini. Lingkungan yang kurang sehat seperti adanya paparan zat atau partikel berbahaya adanya arsen, radiasi dan beberapa paparan bahan kimia lainnya aka membuat resiko terkena penyakit kanker paru bisa meningkat pada seseorang. Selain itu, debu dan asap dari nikel, logam, kromium adalah salah satu penyebab dari timbulnya kanker paru-paru.

Usia

Meskipun penyakit ini lebih sering dialami oleh orang dewasa, akan tetapi bukan tidak mungkin remaja atau orang yang lebih muda pun akan dapat mengalami resiko kanker yang satu ini. Seseorang dengan usia 40 tahun keatas, memiliki resiko serangan lebih tinggi terhadap penyakit yang satu ini.

Kanker paru-paru pada umumnya tidak akan dapat dideteksi sampai kondisi ini berada pada stadium yang lanjut. Namun, dalam beberapa kasus, penyakit ini pun akan dapat didiagnosa sejak awal meski kemungkinannya akan relatif kecil. Untuk sebab itulah, sebaiknya segera periksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui bila gangguan kesehatan yang menakutkan ini menyerang anda.

Semakin cepat pengobatan dilakukan, maka akan semakin baik dampaknya. Sebuah pengobatan mungkin akan dapat berhasil jika dilakukan sejak dari awal. Ketika kanker paru-paru menyebar kedalam bagian tubuh lain seperti organ tubuh lainnya dan tulang, proses ini biasanya disebut dengan 'metastasizing' dengan tanda seperti berikut ini:

  • Penyakit kuning ( mata, kuku, dan kulit berwarna kuning)
  • Sakit dan nyeri tulang yang hebat
  • Mati rasa di kaki
  • Pembengkakan permukaan kulit
  • Sakit kepala

Penanganan Pada Kanker Paru-Paru

Pengobatan kanker paru-paru akan sangat tergantung pada jenis kanker yang dialami oleh si penderita. Tingkat penyebaran kanker dan kondisi kesehatan si penderita juga akan berpengaruh terhadap metode pengobatan dan penanganan kanker yang satu ini.

Ketika berobat ke dokter biasanya pada kondisi yang sudah berlanjut dokter akan melakukan bedah operasi guna mengangkat kanker. Hal ini dilakukan jika sel kanker belum menyebar secara luas kebagian tubuh lainnya. Akan tetapi bila kondisi kesehatan si pasien tidak memungkinkan untuk melakukan bedah operasi pengangkatan maka biasanya penanganan lainnya akan bisa diterapkan. Proses yang dimaksud adalah penghancuran sel kanker dengan cara radioterapi yang dijalankan oleh dokter.

Pada intinya kesembuhan kanker paru-paru akan bergantung pada penyebaran kanker dalam tubuh dan kapan diagnosis kanker diketahui. Untuk itulah semakin cepat diagnosis dilakukan maka kemungkinan dari keberhasilan pengobatan akan semakin tinggi.

Sayangi Organ Pernapasan, Begini Cara Ampuh Hentikan Kebiasan Merokok

Indonesia merupakan salah satu negara penyuplai tembakau dunia dan sudah banyak di ekspor ke luar negeri.

Selain itu, salah satu pendapatan negara terbesar salah satunya didapat dari tembakau. Kondisi iklim dan cuaca yang subur dan cocok dijadikan sebagai lahan bercocok tanam tembakau inilah yang menjadikan tanah air kita menjadi salah satu negara dengan konsumen rokok paling aktif di dunia, terutama konsumennya adalah pria.

Akan tetapi, mirisnya sudah banyak generasi muda tanah air yang mencoba mencicipi asap rokok atau bahkan di usianya yang masih belia mereka sudah kecanduan dengan rokok. Mulai dari anak sekolah dasar sampai anak-anak sekolah menengah atas, baik itu remaja pria atau wanita, tak jarang mereka sudah mulai menyentuh dan menikmati barang-barang berbahaya ini.

Padahal kita dan anda semua tentu sudah paham betul bagaimana bahaya dan dampak merugikan dari kegiatan merokok yang dilakukan. Selian itu, merokok akan dapat menimbulkan ketergantungan pada si pelakunya. Kondisi ini akan terlihat pada si perokok yang tidak mendapat rokok barang satu kali atau dua kali, mereka akan merasakan sesuatu yang berbeda pada tubuhnya bak seorang yang sedang sakau. Alhasil, bisa ditebak orang-orang yang sudah termotivasi untuk berhenti merokok, akhirnya akan tergoda kembali untuk merokok dan menghisap asap rokok.

Bila tidak percaya, tanyakan pada diri anda sendiri, sudah berapa kali ada berjanji pada diri anda untuk berhenti merokok mulai besok? Biasanya ketika kita membuat janji dengan diri kita untuk menghentikan kebiasaan buruk merokok dengan menimbang segala ancaman penyakit, namun tak selang beberapa lama kemudian, malah secara tak sadar kita sudah menyalakan korek dan membakar ujung rokok sehingga akhirnya yang dilakukan kembali adalah merokok. Lantas apakah yang salah dengan diri anda?

cara menghentikan kebiasaan merokok

Perlu diketahui, untuk memperjelas dan menghindari kesalah pahaman berhenti merokok haruslah terlebih dahulu datang dari inisiatif anda sendiri. Bukan sebuah keharusan, tapi tanamakan dalam diri anda bahwa berhenti merokok adalah sebuah pilihan pribadi yang akan menuntun anda pada kehidupan lebih nyaman, lebih ringan dan lebih sehat. Yakinkan pada diri anda bahwa ini adalah pilihan hidup anda dan tidak ada seorang pun yang akan dapat mempengaruhi anda untuk kembali merokok. Sebab pada dasarnya, ketika anda merasa kesulitan menghentikan kebiasaan merokok, maka secara tidak disadari diri anda sudah merasa tergantung dengan rokok tersebut.

Merokok adalah candu. Para ahli menyatakan setuju bahwa keputusan untuk berhenti merokok diambil pada saat si perokok itu sendiri merasakan keinginan besar dan adanya niatan dari si perokok untuk berubah dan menyudahi pola hidup tidak yang dijalaninya saat ini.

Biasanya keputusan ini akan dapat dilakukan mudah ketika si perokok tersebut merasa terancam oleh kebiasaan merokok bagi dirinya dan oranglain yang ada disekitarnya, dan ketika ia percaya bahwa dengan menjauhi nikotin, maka menikmati kehidupan dengan sebenarnya akan dapat dirasakan serta ketika si perokok merasa yakin bahwa ia dapat mengatasi perubahannya setelah memutuskan berhenti merokok. Sederhananya adalah, niatan untuk berhenti tersebut ada dipikiran kita dan harus segera dijalankan dengan cepat. Selain itu, ke konsistenan dalam hal ini adalah kunci keberhasilan seseorang dalam menghentikan kebiasaan merokoknya.

Nah, untuk mengetahui seperti apa sih langkah jitu dalam menghentikan kebiasaan merokok dalam rangka menghindarkan tubuh dari berbagai ancaman kesehatan dan penyakit sistem pernpasan? Mari simak dibawah ini.

Bulatkan Tekad Untuk Berhenti Merokok

Untuk berhenti merokok, sebuah niatan tentu menjadi hal yang mendasari keinginan ini agar dapat terwujud. Cobalah bulatkan tekad dan niatan anda dalam hati untuk mencapai keberhasilan berhenti merokok.

Bagi yang sudah mengalami kecanduan merokok, hal ini mungkin akan terasa sulit dan berat, akan tetapi bila fondasi niat dan tekadnya kuat, maka mungkin keinginan untuk berhenti merokok akan dapat terlealisasi.

Pada tahapan awal, anda mungkin merasa sulit dan merasa seolah tersiksa dengan kondisi ini, akan tetapi lakukan dengan perlahan dimulai dari mengurangi batang demi batang sampai dengan akhirnya keinginan untuk menghentikan kebiasaan merokok bisa segera terwujud dengan perlahan.

Bukan hanya itu, dukungan dari orang terdekat seperti sahabat dan keluarga akan juga anda butuhkan untuk membantu mengontrol anda saat godaan mencicipi rokok kembali datang.

Hindari Stres

Pada kebanyakan kasus, orang-orang yang merokok lebih sering mengungkapkan alasanya akibat stres atau penat dengan kegiataan yang dilakukan saat ini. Rokok dijadikannya sebagai penghilang penat dan pereda stres yang dialami.

Nah, untuk itulah salah satu cara yang dapat dilakukan dalam hal ini adalah dengan serta merta menghindarkan diri dari stres yang akan membuat anda tergoda menyentuh kembali barang ini. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres bukan hanya dilampiaskan pada rokok.

Beberapa kegiatan yang akan menyenangkan untuk dilakukan guna menghilangkan stres diantaranya adalah bersantai, berinteraksi dengan teman-teman atau bahkan mencurahkan masalah dengan seseorang yang anda percayai.

Mencari Kesibukan yang Positif

Salah satu hal yang membuat seseorang menyentuh rokok adalah karena tidak adanya kegiatan yang dilakukan atau dalam kata lain mereka merasa kesepian. Hal ini biasanya terjadi pada saat beristirahat atau pada saat tidak ada orang dekat dengan si perkok.

Nah, untuk itulah cobalah cari kesibukan lain yang positif yan dapat membantu anda mengurangi kebiasaa merokok. Beberapa kesibukan yang positif yang bisa dilakukan diantaranya adalah berolahraga, jogging, jalan kaki dan lain sebagainya. Selain bermanfaat untuk mengisi waktu luang, berolahraga tentu menjadi solusi yang sehat untuk hidup yang lebih segar.

Terapkan Pola Hidup yang Sehat

Sulit rasanya menyampaikan dan mengkampanyekan bahaya kebiasaan merokok pada seseorang yang sudah begitu kecanduan dengan barang yang satu ini. Bahkan sampai bahaya yang disampaikan dan dituliskan dalam bungkus rokok tertera dengan jelas didalamnya. Akan tetapi, tetap saja para perokok seolah menutup mata dan telinga mereka mengabaikan himbauan ini.

Nah untuk itu, bagi anda yang saat ini berkeyakinan besar untuk menghentikan kebiasaan merokok dan masih mencari alasan tepat mengapa anda harus segera berhenti. Maka cobalah pertimbangkan bagaimana kehidupan anda 3-4 tahun kedepannya.

Dampak dari kepulan asap rokok mungkin tidak anda rasakan saat ini, besok atau lusa. Akan tetapi, kondisi ini akan bertumpuk dan terakumulasi dalam jangka panjang sehingga dampaknya akan baru dirasakan beberapa tahun kemudian.

Untuk itulah, cobalah terapkan pola hidup yang sehat, seperit halnya mengkonsumsi makanan sehat yakni sayur dan buah, berolahraga yang rutin dan menghindari kebiasaan buruk yang akan merusak kesehatan anda seperti merokok, konsumsi junkfood dan masih banyak lagi.

Peduli kesehatan adalah hal yang penting, terutama mengenali betul bagaimana bahaya rokok akan dapat merusak kesehatan anda.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghentikan kebiasaan merokok yang dapat berpengaruh besar terhadap kesehatan, terutama kesehatan paru.

Penyakit Emfisema, Gejala, Penyebab dan Penanganan

Pernahkan anda mengalami sesak napas yang terasa berat dan disertai dengan perasaan nyeri yang cukup mengganggu? Lalu bagaimana reaksi anda saat pertama kali mengalami kondisi tersebut?

Ya, penyakit sesak napas adalah salah satu kondisi gangguan kesehatan yang penyebabnya bisa beragam. Ketika kondisi ini terjadi, maka biasanya si pasien akan mengalami keadaan yang panik, tidak berdaya, kepayahan dan bahkan pada kondisi tertentu hal ini akan dapat membuat si penderitanya merasa kewalahan hingga akhirnya sampai membuat si penderita dibuat tak sadarkan diri.

Kondisi sesak napas atau napas yang terasa sulit pada saat dihembuskan atau menarik napas, akan tentu saja menganggu dan membuat siapa saja akan merasa dihantui dengan dampak dan resikonya yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Bahkan pada saat-saat tak terduga seperti misalkan di sekolah, di kantor, pada saat meeting, pada saat berolahraga, pada saat melakukan kegiatan sehari-hari atau mungkin pada saat si penderita sedang tidak melakukan kegiatan apa-apa seperti atau saat beristirahat.

Kondisi ini tentu saja membuat segala kegiatan dan aktivitas yang dilakukan menjadi terkendala. Pengaruhnya juga besar terhadap produktivitas si penderita itu sendiri. Kondisi sesak napas bisa saja membuat si penderita menjadi terhalangi dalam melakukan berbagai aktivitasnya.

Untuk itulah, penting sekali mewaspadai setiap gangguan penyakit yang menyerang dalam tubuh sebelum dampaknya menyebar kedalam tubuh dan berubah menjadi kondisi yang lebih buruk. Sebab ketika kondisinya memburuk, maka penderita akan tentu saja membutuhkan pengobatan dan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk dapat mengobati penyakit yang dideritanya.

Apalagi, penyakit sesak napas yang dirasakan pada umumnya bisa disebabkan oleh banyak pemicu. Salah satu hal yang pasti dari kondisi sesak napas ini adalah adanya kerusakan dibagian paru dan saluran udara. Akibatnya, napas yang tadinya terasa begitu ringan dan begitu mudah, tiba-tiba menjadi berat dan seolah terasa begitu menyiksa.

penyakit emfisema

Kerusakan dibagian paru dan bagian saluran pernapasan pada umumnya lebih sering diakibat oleh adanya infeksi mikroorganisme yang masuk kedalam tubuh dan mengendap dibagian saluran pernapasan. Selain itu, masuknya partikel gas beracun dan kebiasaan merokok menjadi dalam satu penyumbang bagian paru menjadi tercemar. Akibatnya, lama-kelamaan kondisi ini akan membuat bagian paru menjadi tercemar dan mengalami kerusakan.

Untuk itulah, menghindari kebiasaan buruk seperti menghirup asap rokok atau menghindari beberapa tempat yang menjadi sumber beredarnya banyak partikel berbahaya adalah hal penting yang perlu dilakukan dalam rangka menghindari bagian paru dari paparan zat yang berbahaya agar tidak rusak.

Kerusakan paru yang terjadi bukan hanya berdampak pada si penderita yang mengalami masalah sesak napas. Namun kondisi ini, akan dapat membuat segala macam penyakit menjadi mudah terjadi dan mudah menyerang. Salah satu ancaman penyakit berbahaya yang menakutkan dari kondisi paru-paru yang rusak adalah adanya ancaman Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Ancaman penyakit ini adalah kondisi yang berbahaya dan digadang-gadang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar penyakit paru.

Untuk itulah, perlu diwaspadai dampaknya dengan menghindari penyebabnya. Salah satu ancaman PPOK adalah munculnya penyakit emfisema yang menyerang bagian paru. Penyakit ini pula yang datang dengan gejala berupa sesak napas seperti yang dijelaskan diatas.

Nah, untuk mengetahui seperti apa bahaya penyakit emfisema yang bisa menyerang seseorang, maka mari kita simak penjelasan mendalamnya dibawah ini.

Emfisema adalah sebuah penyakit paru yang muncul dengan tanda atau gejala utamanya adalah berupa sesak napas yang hebat yang menyerang si penderita. Pada emfisema paru, sesak napas yang hebat terjadi akibat adanya sumbatan dibagian saluran pernapasan yang timbul karena adanya kerusakan dibagian jaringan paru-paeu setelah paparan terhadap partikel gas beracun dan berbahaya dalam waktu yang lama dan terjadi secara terus menerus. Penyakit ini adalah bagian dari penyakit PPOK yang dapat timbul sendiri atau berbarengan dengan penyakit yang lain yakni bronkitis kronis.

Penyakit jenis ini adalah salah satu penyakit yang resikonya banyak menyerang kaum laki-laki di dunia. Di Indonesia sendiri, emfisema menduduki peringkat ke 5 penyebab kematian paling banyak dan angka kematiannya menduduki peringkat ke 6 dari 10 penyebab kematian paling seirng yang terjadi di Indonesia. Nah, untuk tahu lebih dalam apa itu emfisema, kita jelaskan dibawah ini.

Apa Itu Emfisema?

Anda mungkin asing dengan salah satu istilah kedokteran yang asing dan mungkin saat ini anda bertanya-tanya apakah emfisema itu. Emfisema adalah sebuah kelainan anatomis yang terjadi dibagian jaringan paru-paru yang muncul dengan tanda adanya pelebaran rongga udara dibagian distal bronkiolus terminal. Kondisi ini pun disertai dengan adanya kerusakan pada dinding saluran udara (dinding alveoli).

Pasien yang menderita emfisema biasanya akan mengalami kesulitan berpanas yang cukup hebat, dimana kondisi ini akan membuat mereka kepayahan. Pada penyakit emfisema, peradangan yang terjadi disebabkan oleh adanya kerusakan jaringan paru, terutama yang letaknya berdekatan dengan saluran udara tadi.

Cedera dibagian jaringan alveoli akan dapat berakibat pada kerusakan saluran udara, sehingga udara akan terjebak di kantung udara dan paru-paru dibiarkan kosong. Hal inilah yang akan membuat alveoli menjadi mengembung. Kondisi ini kemudian akan dapat memenuhi dada tanpa meninggalkan sedikit ruangpun untuk pertukaran udara dapat terjadi, sehingga akhirnya saluran udara menjadi tengganggu dan aliran udara menjadi terhenti.

Pada kasus emfisema, si paru-paru pada tubuh kehilangan kelenturannya. Paru-paru yang pada umumnya meregang pada saat menarik napas tidak akan dapat kembali pada keadaan yang normal karena udara yang terjebak dikantung udara. Selain itu, emfisema pun akan dapat mengganggu dan bahkan menghancurkan pembuluh darah kecil dibagian paru-paru, yang mana bagian ini adalah bagian yang membawa gas yang dibutuhkan utnuk pernapasan, sehingga demikian, kondisi ini akan membuat darah yang mengalir menuju paru-paru pun akan ikut terkena dampaknya.

Nah, secara anatomis emfisema dapat dibedakan menjadi 3 bentuk, diantaranya adalah:

Emfisema Jenis Sentriasinar

Pada emfisema jenis ini kerusakan akan mulai terjadi dibagian bronkiolus respiratori yang mulai meluas kebagian daerah tepiannya, terutama mengenai paru-paru dibagian atas. Emfisema jenis ini sering terjadi akibat kebiasaan merokok dalam jangka waktu yang lama dimana asap yang masuk kedalam paru-paru akan mengendap dan membuat bagian tersebut tercemar.

Emfisema Jenis Panasinar

Pada emfisema jenis ini, kerusakan yang terjadi adalah dibagian seluruh alveoli distal dan bagian bronkiolus terminal secara merata, terutama pada bagian paru-paru dibagian bawah. Adapun penyebab terjadinya emfisema jenis ini seringkali dikaitkan dengan adanya kekurangan alpha antitripsin yang dialami oleh si pasien.

Emfisema Asina Distal

Emfisema jenis ini terjadi akibat adanya kerusakan lebih banyak dibagian saluran napas distal, sakus alveoler dan juga bagian duktus, terutama pada bagian septa atau dibagian dekat dengan pleura.

Gejala Emfisema

Perkembangan penyakit emfisema akan dapat berjalan dengan lambat. Akan tetapi, penyakit ini akan dapat memburuk dengan lebih cepat bila penderita ternyata adalah seorang perokok dan enggan menghentikan kebiasaannya meski telah mengetahui diagnosa penyakit ini dari dokter.

Itulah mengapa penyakit emfisema pada umumnya akan lebih banyak menyerang kaum laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Hal ini dikarenakan sebagian perokok di Tanah air lebih banyak didominasi oleh pria dibandingkan dengan wanita.

Akan tetapi, saat ini perokok aktif rupanya bukan hanya terjadi pada laki-laki, namun perempuan pun bisa mengalami hal serupa. Dengan demikian, bukan tidak mungkin bahwa gejala dari emfisema ini akan dapat menjadi lebih buruk pada perempuan.

Perkembangan pada penyakit emfisema pada umumnya bisa dikatakan amat lambat. Karena biasanya si penderita akan mengalami perasaan sesak napas pada saat menjalani aktivitas atau kegiatan sehari-harinya. Dan pada umumnya, alasan inilah yang memotivasi seseorang untuk berkonsultasi ke dokter. Dengan demikian, penanganan lebih awal biasanya akan dapat dilakukan dengan segera.

Emfisema datang secara bertahap biasanya setelah si penderita merokok selama bertahun-tahun, penyakit ini barulah akan dapat dirasakan dampaknya.

Adapun gejala awal dari emfisema adalah batuk, kesulitan bernapas dan juga produksi lendir dibagian saluran pernapasan yang meningkat.

Batuk biasanya merupakan gejala awal dari munculnya emfisema. Batuk disini, umumnya lebih merujuk pada kondisi yang lama dan masa berlangsungnya lebih dari 3 bulan dalam satu tahun, minimal pada 2 tahun berurut-turut. Pada panyakit emfisema, batuk yang dialami biasanya disertai dengan lendir yang keluar.

Kesulitan bernapas biasanya terjadi pada tahap selanjutnya, namun seringkali menjadi gejala yang mengganggu. Betapa tidak, kondisi ini akan tentu saja membuat si penderita dibuat kelelahan dan kepayahan dengan kondisi sesak napas yang dialaminya.

Pada tahap lanjutan, gejala dari emfisema yang bisa dirasakan adalah di pasien merasakan sesak napas saat bersantai dan tidak melakukan kegiatan apa-apa. Bahkan pada beberapa kasus, kondisi sesak napas yang dirasakan bisa menyerang pada saat si penderita tengah tertidur lelap. Banyak penderita yang akhirnya akan menggunakan mulut mereka untuk dapat membantu lajunya pernapasan agar terasa lebih baik.

Buka hanya itu, pada kondisi ini si pasien akan mungkin mengalami mengi atau timbulnya suara seperti siulan pada saat menghembuskan napas. Hal ini dikarenakan adanya penyempitan saluran pernapasan. Terutama bila kondisi si pasien mengalami penurunan fungsi, kondisi ini akan dapat menyebabkan eksaserbasi akut atau infeksi dibagian saluran pernapasan.

Nah, bila kondisi gejala lanjutan diatas dirasakan, maka biasanya pasien akan cenderung menggunakan otot leher dan otot lainnya untuk membantu pernapasan mereka. Seiring dengan perkembangan penyakit, dada pasien mungkin akan mengalami perubahan bentuk dan terlihat seperti dada burung dan seringkali berada dalam posisi kaki tiga (tripod).

Sementara itu, pada tahapan akhir atau masa paling buruk, si pendeirta bisa saja mengalami gagal jantung dibagian sebelah kanan yang mana kondisi ini akan tentu saja berakibat pada pembesaran saraf dibagian leher dan pembengkakan pada bagian tubuh bawah.

Selain itu, gejala lain yang akan juga dirasakan oleh si penderita yang menderita emfisema diantaranya adalah:

  • bibir tampak kebiruan
  • nafsu makan berkurang
  • sering merasa cepat lelah
  • dada berbentuk seperti tong
  • kulit kemerahan
  • penurunan berat badan
  • Penurunan kemampuan untuk berolahraga
  • Pembengkakan pada mata kaki dan kaki

Beberapa gejala diatas pada umumnya tidak akan langsung dirasakan dengan cepat setelah si penderita menghirup atau terpapar partikel dari gas beracun. Kondisi ini akan mulai dirasakan setelah bertahun-tahun. Nah, bila anda atau orang sekitar anda mulai mengeluhkan beberapa gejala diatas, maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan leih lanjut.

Penyebab Emfisema

Ada cukup banyak penyebab yang bisa memicu timbulnya emfisema pada tubuh seseorang. Nah, untuk mengetahui apa saja pemicunya, simak dibawah ini.

Kebiasaan Merokok

Dari sekian banyak penyebab emfisema, merokok adalah penyebab utama dari penyakit ini. Kandungan racun pada rokok dipercaya menjadi penyebab kerusakan saluran udara yang kemudian mengundang penyakit ini muncul dalam tubuh seseorang. Adapun jalannya kerusakan tubuh akibat asap rokok diantaranya adalah rokok dapat merusak rambut-rambut halus dibagian saluran udara, rambut-rambut ini disebut dengan silia.

Pada sistem pernapasan, silia bekerja untuk dapat membersihkan saluran pernapasan dari pembuangan lendir yang membawa kandungan bakteri berbahaya keluar dari bagian paru. Ketika bagian silia mengalami gangguan atau tidak dapat bekerja dengan baik, maka akan membuat produksi lendir dibagian saluran pernapasan menjadi meningkat dan berkurangnya kemampuan silia untuk membersihkan bagian ini akan menimbulkan infeksi.

Pada saat yang bersamaan, rokok juga akan dapat menyebabkan peradangan dan penyempitan udara sehingga menghalangi saluran udara untuk dapat bekerja dengan baik. Tidak heran bila anda yang bukan perokok dan menghisap asap rokok, maka akan terasa engap dan sesak sewaktu bernapas.

Jenis kandungan rokok lainnya seperti halnya cerutu, ganja, pipa, termasuk perokok pasif akan beresiko terhadap penyakit yang satu ini. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa resiko seorang perokok terkena penyakit emfisema 6 kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Cacat Pada Antitripsin Alpha-1

Penyebab lainnya yang dapat memicu timbulnya emfisema adalah adanya cacat antitripsin alpha-1. Cacat bagian ini merupakan kelainan genetis dimana pasien memiliki kandungan antitipsin alpha-1 atau AAT dalam jumlah yag amat sedikit pada darahnya. AAT dapat melawan tripsin, yakni sebuah enzim yang dihasilkan oleh sel darah putih. Cacat sel ini akan dapat menyebabkan sel kekebalan tubuh menyerang dan merusak jaringan paru.

Adanya hipereaktiviti bronkus

Adanya riwayat infeksi saluran napas bawah berulang

Adanya riwayat terpapar polusi udara di lingkungan dan tempat kerja

seperti asap dari kendaraan, asap kayu bakar

Penanganan Emfisema

Penyakit emfisema sebenarnya tidak dapat disembuhkan, pengobatan yang dilakukan selama ini pada umumnya hanya ditujukan untuk mengurangi gejala dan menghambat perkembangan penyakit lainnya dalam tubuh. Akan tetapi, hal yang paling penting dalam pengobatan emfisema adalah dengan berusaha menghindari paparan dan sumber utamnya khususnya adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari polusi udara.

Kapan Harus Ke Dokter?

Pada dasarnya, ketika anda mengalami sesuatu yang salah dengan kesehatan anda, maka segera kunjugi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar penangannnya lebih bisa dilakukan. Sementara itu, bila anda mengalami beberapa gejala ini, maka segera temui dokter.

  • Detak jantung anda sangat cepat
  • Bibir atau kuku anda membiru atau berwarna abu-abu·    
  • Anda mengalami sesak napas, hingga tidak dapat berbicara·  
  • Anda tidak waspada secara mental·    

Demikianlah penjelasan mendalam mengenai penyakit emfisema. Penyakit ini adalah penyakit yang berbahaya dan bagian dari penyakit paru obtrusktif kronis (PPOK). Selain itu, penyebab utama penyakit ini adalah adanya paparan polusi udara yang tercemar dan juga asap rokok. Menghindari penyebabnya sejak dini adalah hal penting yang perlu dilakukan untuk menghindari kondisi tersebut agar tidak terjadi.