data-ad-format="auto"

Penyakit Kulit

Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh yang memiliki fungsi untuk melindungi tubuh. Sama dengan bagian tubuh lainnya, kulit juga rentan terserang gangguan atau penyakit. Banyak jenis penyakit yang dapat menyerang kulit. Nah, kategori ini berisi jenis-jenis penyakit kulit, lengkap dengan gejala, penyebab dan cara mengobatinya.

Kenalilah Penyebab & Bahaya Kanker Melanoma Sebagai Penyakit Mematikan

Penyakit kanker memang menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan. Apapun jenisnya, kanker memang menjadi satu penyakit yang harus kita waspadai. Hal ini dikarenakan sebagian besar orang yang mengidap kanker tidak dapat mempertahankan hidupnya. Selain itu, penyakit kanker juga termasuk ke dalam jenis penyakit yang tidak ada obatnya sehingga sangat sulit untuk diatasi. Berbagai jenis penyakit kanker saat ini kerap menyerang siapa saja. Terlepas dari ringan berat dan stadium awal hingga stadium akhir.

Seperti salah satu penyakit kanker yang saat ini tengah menjadi sorotan publik, apa lagi kalau bukan penyakit kanker melanoma. Jenis penyakit kanker kulit yang sangat langka ini justru saat ini menampakkan keganasan. Terdapat beberapa kasus penderita kanker melanoma yang tidak bisa mempertahankan hidupnya dikarenakan penyakit kanker ini terus menyerangnya. Kanker kulit ini sangat langka terjadi, namun bagi penderita harus tetap mewaspadainya karena dapat mengancam jiwa yang cukup serius.

Tidak dapat dipungkiri jika banyak orang yang belum mengenal akan penyakit kanker kulit yang satu ini. Faktanya memang sangat jarang terjadi sehingga sebagian besar orang kurang menyadari akan kemunculan jenis penyakit kanker yang satu ini. Agar Anda lebih berhati-hati dalam mengetahui gejala penyakit kanker yang satu ini, berikut kami sajikan beberapa fakta yang wajib Anda ketahui mengenai jenis penyakit kanker kulit yang mematikan ini. Yuk kita simak faktanya di bawah ini!

Apa Itu Kanker Melanoma?

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas bahwa kanker melanoma ialah salah satu jenis penyakit kanker kulit yang berada dalam kriteria yang sangat serius. Hal ini dikarenakan penyakit kanker ini sangat cepat sekali berkembang yang disebabkan oleh gangguan sel (melanosit) yang memproduksi melamin-pigmen yang berperan dalam menentukan warna kulit. Banyak kasus penderita kanker melanoma yang mendapati kemunculan kanker ini seperti tahi lalat yang baru atau berkembang dari tahi lalat yang sudah lama ada.

Kanker melanoma ini tentunya berawal dari tahi lalat yang kemudian berkembang dan juga menyebar di daerah sekitarnya. Kondisi ini akan terus bertambah parah dengan menjalar hingga semakin ke dalam kulit, pembuluh darah, kelenjar getah bening dan terakhir akan ke tulang, paru-paru bahkan sampai pada tulang. Inilah yang menjadi penyebab mengapa Anda harus benar-benar mewaspadai kemunculan akan penyakit kanker melanoma. Tentu, gejala awal dari kanker melanoma ini disebabkan oleh tahi lalat yang biasa kita lihat pada kulit.

Kanker melanoma ini tentunya sejenis kanker yang berkembang pada melanosit yakni sel pigmen kulit sebagai penghasil hormon melanin. Hormon melani inilah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet serta melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari ataupun radikal bebas. Seperti yang kita tahu bahwa melanoma ini sejenis kanker kulit yang sangat jarang terjadi dan juga memiliki tingkat bahaya yang sangat tinggi. Kondisi yang bisa Anda cermati sebagai awal dari gejala kanker melanoma ini yakni kemunculan tahi lalat yang sudah menyebar hingga ke berbagai organ tubuh lainnya. Beberapa bagian tubuh yang sering mengalami kemunculan gejala penyakit kanker ini diantaranya punggung, wajah, kaki dan juga tangan.

Pada awalnya penyakit kanker melanoma tidak memiliki bentuk yang beraturan atau lebih dari satu warna. Jenis tahi lalat yang dapat berkembang menjadi kanker akan terasa gatal dan juga mengalami pendarahan yang cukup serius. Jika dilihat dari ukuran, maka tahi lalat ini melebihi ukuran tahi lalat yang normal. 

Seberapa Umumkah Melanoma Terjadi?

Penyakit kanker melanoma ini tentunya akan menyerang siapa saja, terlebih bagi mereka yang memiliki cukup banyak tahi lalat. Risiko kemunculan penyakit melanoma ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Dilihat dari usia, orang yang sudah memasuki usia 40 tahun akan mengalami peningkatan akan terjadinya penyakit kanker melanoma. Untuk itu, tidak heran jika banyak wanita yang mengidap kanker melanoma ini tidak berhasil mempertahankan kehidupannya.

Sedangkan menurut data WHO yakni ada sekitar 132.000 kasus melanoma yang terjadi setiap tahunnya di seluruh dunia. Untuk setiap 3 kasus kanker tentu ditemukan satu kasus kanker kulit melanoma. Kasus penyakit kanker kulit melanoma ini tentunya akan terus meningkat dikarenakan lapiasan ozon di langit sudah sangat menipis. Mungkin inilah salah satu penyebab dimana kasus kanker kulit melanoma ini semakin meningkat setiap tahunnya. Pengurangan lapisan ozon sekitar 10% dapat menyebabkan adanya peningkatan akan terjadinya penyakit kanker kulit melanoma yakni sebesar 4500 tambahan kasus baru. Jenis kanker kulit ini tentunya berakibat cukup fatal terutama jika tidak didiagnosa cukup awal.

Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Kanker Kulit

Tidak hanya disebabkan oleh tahi lalat yang baru terjadi atau yang sudah lama terjadi, namun beberapa risiko terjadinya penyakit kanker kulit melanoma ikut menjadi hal yang patut untuk Anda waspadai. Beberapa faktor risiko dari penyakit melanoma ini tentunya ikut menjadi penyebab meningkatkan risiko penyakit kanker kulit melanoma. Berikut ini beberapa faktor risiko terjadinya penyakit kanker kulit melanoma diantaranya:

Luka bakar parah

Jika Anda pernah mengalami luka bakar yang cukup parah tentu dapat menjadi risiko terjadinya penyakit kanker kulit melanoma. Luka bakar cukup parah yang terjadi pada kulit tentu akan menyebabkan rusaknya jaringan sel melamin sehingga risiko terserangnya penyakit kanker kulit melanoma dapat terus meningkat.

Kulit yang berbintik

Kita tentunya sering menjumpai orang yang memiliki bintik-bintik di seluruh area kulit. Baik bintik hitam seperti tahi lalat dan juga bintik-bintik merah ikut menjadi faktor risiko terkenanya penyakit kanker kulit melanoma.

Memiliki kulit putih

Kulit putih yang menjadi ciri dari ras suku barat ini tentunya tidak sedikit memiliki faktor risiko terserangnya penyakit kanker kulit. Bagi kulit putih tentu pigmen yang menentukan warna kulit menjadi sangat sedikit jika dibandingkan dengan orang yang berkulit hitam. Untuk itu, orang yang memiliki kulit putih tentunya akan memiliki risiko yang lebih besar terserang penyakit kanker kulit melanoma dibandingkan dengan orang yang berkulit hitam.

Faktor genetik

Jika terdapat keluarga yang pernah menderita atau ada yang menderita penyakit kanker melanoma tentu ini menjadi faktor risiko yang tidak dapat dihindarkan. Bagaimanapun juga, faktor genetik menjadi salah satu risiko yang sangat sulit untuk diindahkan karena berhubungan langsung dengan mengalirnya darah di keluarga tersebut. Maka dari itu, risiko terkenanya kanker melanoma pada keluarga yang mengalami jenis kanker ini tentu menjadi faktor risiko yang cukup besar.

Sistem imunitas tubuh yang lemah

Pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup lemah tentunya faktor risiko terserangnya penyakit kanker kulit melanoma memang cukup tinggi. Bagaimanapun juga, sistem imunitas tubuh kita akan kalah untuk memerangi virus dan juga sel-sel kanker yang berkembang di dalam tubuh. Maka dari itu, memang sangat penting untuk menjaga sistem imunitas tubuh kita agar tetap sehat dan juga bugar.

Menggunakan pewarna kulit

Pada orang yang menggunakan perawatan khusus untuk mengubah warna kulit misalnya dari warna kulit hitam ke putih tentu memiliki faktor risiko yang cukup tinggi terkenanya penyakit kanker kulit melanoma. Hal ini dikarenakan jika seseorang sudah melakukan perubahan warna kulit baik suntik putih ataupun sejenisnya. Maka pigmen kulit dan juga hormon melanin yang ada di dalam kulit menjadi berantakan sehingga kulit tidak lagi mampu memproduksi sel kulit baru dan sel-sel kanker kulit melanoma akan terus berkembang pada kulit.

Itulah beberapa faktor risiko terjadinya kanker penyakit melanoma pada tubuh Anda. Tidak memiliki faktor risiko terserangnya penyakit kanker melanoma bukan berarti Anda tidak memiliki risiko terkenanya jenis kanker ini. Untuk itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan segala gejala yang mungkin saja terjadi pada tubuh Anda.

Penyebab Kanker Melanoma

Setelah kita mengetahui faktor risiko terjadinya penyakit kanker kulit melanoma, maka saatnya kita membahas mengenai penyebab terjadinya kanker melanoma. Jenis kanker ini tentunya terjadi dikarenakan sel-sel pigmen kulit terus berkembang secara tidak normal. Sampai saat ini, belum diketahui mengapa hal ini terjadi, akan tetapi sebagian orang menganggap bahwa penyebab mucnulnya kanker kulit melanoma dikarenakan seringnya terpapar sinar ultraviolet (UV) baik alami ataupun buatan yang secara langsung terkena pada permukaan kulit Anda. Namun ternyata tidak semua orang yang terpapar sinar matahari dapat memiliki risiko terjadinya kanker melanoma.

Saat ini para peneliti masih terus mengembangkan untuk mencari tahu apa penyebab terjadinya kanker kulit melanoma yang sebenarnya. Beberapa faktor mungkin dapat terjadi serta dapat meningkatkan kemungkinan terserangnya penyakit kanker melanoma. Bagi siapa saja yang memiliki banyak tahi lalat ataupun bintik-bintik disekitar kulit, kulit yang terbakar serta memiliki warna kulit yang pucat tentunya dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker melanoma. Selain itu, ras yang memiliki kulit putih dan berambut pirang dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya kanker melanoma.

Gejala Terjadinya Kanker Kulit Melanoma

Kanker kulit yang terjadi pada kulit tentunya dapat terjadi saat DNA atau molekul yang ditemukan di dalam sel-sel kulit mati mengkode informasi genetik sehingga sel kulit menjadi rusak dan tubuh tidak dapat memperbaiki kerusakan tersebut. Pada umumnya, gejala kanker kulit melanoma ini terjadi pada beberapa bagian kulit seperti kulit wajah, lengan, dadar dan juga tangan. Akan tetapi, ada beberapa bagian tubuh lainnya yang memungkinkan penyakit kanker melanoma ini dapat terjadi. Berikut ini beberapa gejala kanker kulit melanoma yang umum terjadi dan dirasakan oleh penderita kanker melanoma, diantaranya:

Ukuran tahi lalat yang bertambah besar

Pastinya setiap orang memiliki tahi lalat di tubuhnya baik yang berukuran kecil ataupun yang berukuran cukup besar. Namun, tahi lalat ini seringkali dianggap sebagai tumor jinak sehingga Anda tetap harus mewaspadai jika tahi lalat yang Anda miliki mengalami ukkuran yang terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Munculnya bercak pada kulit

Tanpa Anda sadari tentunya bercak-bercak pada kulit bisa saja muncul secara tiba-tiba baik di permukaan kulit seperti lingkar coklat ataupun hitam. Seiring dengan berjalannya waktu, bercak pada kulit ini semakin lebar hingga bertambah besar. Jika Anda secara tiba-tiba mengalami gejala tersebut, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Terlebih jika Anda sering terpapar sinar matahari secara langsung, maka mencegah hal-hal buruk yang kemungkinan dapat terjadi tentu menjadi langkah yang harus Anda lakukan.

Munculnya benjolan pada kulit

Benjolan yang terjadi pada kulit tentunya dapat menjadi ciri bahwa hampir setiap penyakit tumor dan juga kanker dapat menjadi gejala terjadinya kanker melanoma pada kulit Anda. Jika Anda mendapati benjolan yang terjadi pada kulit Anda, maka jangan Anda sepelekan dan segera periksakan ke dokter untuk mengetahui jenis benjolan tersebut.

Rasa gatal disertai dengan nyeri

Rasa nyeri dan juga gatal yang muncul dipermukaan kulit tentu menjadi gejala awal yang harus Anda waspadai. Rasa gatal dan juga nyeri pada kulit ini tentunya menyerang area kulit yang sehat. Gatal dan juga nyeri ini tentunya dapat dikenali dengan bentuk luka yang secara kebetulan muncul di permukaan kulit. Pada umumnya, permukaan kulit yang terserang akan terasa kasar dan juga menimbulkan luka lecet pada area yang tidak terlihat. Kondisi ini muncul dan diiringi dengan kulit yang berlubang dan mengeluarkan darah secara terus menerus.

Terjadinya perubahan warna kulit

Perubahan warna kulit yang terjadi pada beberapa area tertentu tentunya dapat menjadi gejala terjadinya kanker kulit melanoma. Perubahan warna kulit ini tentunya dapat disebabkan oleh sel kanker yang menyerang pigmen kulit. Selain itu, paparan sinar ultraviolet yang terjadi secara langsung dapat mempengaruhi perubahan pada warna kulit tertentu. Pada umumnya, perubahan warna kulit ini menyerupai bercak yang terjadi pada area tertentu seperti rasa nyeri dan juga gatal disertai dengan warna kulit yang coklat kemerahan.

Tekstur permukaan kulit yang bersisik

Selain terjadinya benjolan pada kulit, permukaan kulit sebagai tempat sel kanker berkembang akan cenderung bersisik dan juga kering. Hal ini dikarenakan banyaknya sel kulit yang rusak sehingga tidak dapat melakukan regenerasi dengan baik. Untuk itu, segera temui dokter Anda agar mengetahui kondisi yang terjadi pada Anda serta bertujuan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Diagnosa Kanker Kulit Melanoma

Seorang dokter tentunya akan mulai mendiagnosa tentang penyakit melanoma yang menyerang Anda. Hal ini dinyatakan setelah Anda melakukan pemeriksaan fisik. Dokter tentunya akan merujuk untuk menemui dokter spesialis kulit (dermatologi) ataupun dokter bedah plastik untuk mencetuskan apakah memang Anda terserang penyakit kanker melanoma ataukah tidak. Jika Anda melihat adanya perubahan yang terjadi pada bentuk dan juga ukuran tahi lalat, maka alangkah baiknya Anda untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pada banyaknya kasus yang ada, jaringan tahi lalat memnag dianggap sebagai satu hal yang mencurigakan. Tahi lalat ini akan diangkat melalui proses pembedahan ataupun dipelajari, apakah memang telah menjadi kanker ataukah tidak. Proses ini tentunya dikenal dengan istilah biopsi. Sementara itu, untuk memeriksa apakah melanoma sudah berkembang dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, tentu akan dilakukan prosedur biopsi nodus sentinel yang dapat Anda lakukan pula.

Sebagai pencegahan untuk mengurangi risiko terjadinya kanker melanoma pada tubuh Anda, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari terpapar sinar ultraviolet secara langsung. Meskipun memang kemunculan dari penyakit kanker melanoma ini tidak dapat dicegah, namun sebaiknya Anda menghindarkan diri dari faktor risiko terkenanya penyakit kanker kulit melanoma. Itulah beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai penyakit kanker melanoma, penyebab serta gejala yang kemungkinan dapat terjadi pada Anda. Semoga bermanfaat!

Mengetahui Penanganan Terhadap Penyakit Eksim Kering dan Eksim Basah

Gangguan penyakit yang menyerang tubuh, memang serigkali menimbulkan masalah yang cukup serius.

Betapa tidak, tubuh yang fit dan prima yang tiba-tiba diserang dengan masalah penyakit akan tentu saja membuat tubuh mengalami perubahan dan penurunan fungsinya. Tubuh yang sakit atau diserang dengan masalah akan membuat anda merasa lemas. Selain itu pada beberapa gangguan penyakit umumnya akan menimbulkan masalah yang akan membuat anda merasa tidak nyaman.

Gangguan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada saat tubuh mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Dengan kondisi ini, maka penyakit akan lebih mudah menyerang seseorang dan menimbulkan banyak masalah. Untuk itulah, menjaga tubuh tetap sehat dan menjaga agar sistem kekebalan tubuh dapat selalu prima adalah kunci dari menghindarkan penyakit dan masalah menyerang.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit dan menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik, salah satunya yakni dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi jenis makanan sehat. Kedua hal ini akan mendukung tubuh untuk selalu prima. Sementara itu, asupan makanan sehat adalah energi guna menjaga tubuh tetap dalam keadaan sistem kekebalan tubuh yang baik.

Nah, dari sekian banyak ancaman gangguan penyakit, masalah kesehatan kulit adalah salah satu gangguan yang seringkali menjadi momok yang menakutkan untuk hampir sebagian besar orang. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada penyakit kulit, bukan hanya gejala saja yang cukup menyiksa akan tetapi dampak yang ditimbulkan dari penyakit inilah yang seringkali memusingkan.

Ya, dampak bekas luka yang ditimbulkan dari masalah gangguan kulit seringkali membuat orang frustasi mengatasi hal ini. Betapa tidak, bekas luka yang ditinggalkan umumnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk dapat menghilang. Itupun goresan atau coretan dari bekas luka tidak akan mampu menghilang secara keseluruhan. Pasien yang pernah mengalami penyakit kulit akan mungkin membutuhkan perawatan khusus guna mengembalikan keindahan kulitnya pada kondisi semula.

Nah, kondisi inilah yang dapat menjadi hal yang cukup banyak ditakuti. Tubuh yang indah dengan balutan kulit yang halus yang mereka miliki sebelumnya akan menghilang seketika saat gangguan ini menyerang.

Tak ayal kondisi ini akan membuat pasien penderita penyakit kulit akan dilanda krisis percaya diri dimana mereka enggan memamerkan bagian tubuh yang terkena dengan bekas luka. Tak jarang bahkan bagian yang pernah mengalami bekas luka akan ditutup selama dan tidak diperlihatkan seperti biasanya.

Kondisi ini tentu akan cukup menyiksa, apalagi untuk mereka orang yang memiliki profesi dimana mereka harus dituntut tampil sempuran setiap waktu. Hal ini tentu saja akan seolah membatasi ruang gerak mereka.


Timbulnya bekas luka yang ditinggalkan akan membuat mereka tak lagi mampu menggunakan gaun indah yang terbuka. Apalagi jika luka tersebut rupanya menyerang bagian wajah. Tak terbayang seperti apa rasanya dan seperti apa paniknya.

Kondisi penyakit atau gangguan kesehatan yang menyerang, termasuk kondisi gangguan kesehatan kulit tentu tidak akan menyerang bila tidak ada sebabnya. Ada cukup banyak penyebab yang dapat memicu kondisi ini dapat terjadi, termasuk diantaranya adalah paparan jamur dan kuman. Yang mana bisanya kedua jenis pemicu ini akan dapat muncul saat seseorang kurang sigap dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya. Akibatnya jamur dan kuman akan dapat masuk dan menginfeksi kulit sehingga menimbulkan banyak masalah.

Nah, untuk itulah bagi anda yang tidak ingin terkena atau meningkatkan resiko tubuh terhadap paparan penyakit ini, maka sebaiknya tingkatkan kembali kebersihan tubuh anda dengan lebih baik. Tubuh yang sehat adalah salah satu kunci mendapatkan kesehatan yang baik, untuk itu mulai dari saat ini jaga dengan baik kebersihan tubuh anda.

Ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang bisa menyerang seseorang, mulai dari jenis penyakit kulit yang ringan sampai dengan jenis penyakit kulit yang besar dan berhaya. Akan tetapi, satu hal yang pasti, apapun jenis penyakitnya sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganan yang tepat bisa anda dapatkan dengan lebih baik.

Seperti halnya dengan jenis penyakit kulit yang satu ini. Adalah penyakit eksim yang mungkin jenis penyakit ini sudah tak lagi asing ditelinga anda. Jenis penyakit kulit yang satu ini adalah penyakit kulit yang cukup banyak menyerang, terutama di Indonesia. Masyarakat Indonesia mengenali penyakit ini sebagai salah satu penyakit kulit umum dan banyak menyerang.

Akan tetapi meski sering mendengar istilah ini, tidak sedikit orang yang masih keliru dalam mengartikannya. Nah, untuk itulah penting sekali memahami apa sebenarnya arti dari penyakit kulit eksim ini, sebab masih banyak orang yang masih bingung dengan definisi dari gangguan kesehatan kulit ini. Untuk Itu, mari simak penjelasan lebih terperinci dibawah ini.


Apa Itu Eksim?

Di Indonesia, banyak sekali istilah-istilah yang dipergunakan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan. Hal inilah yang terkadang membuat kita sulit menemukan padanan kata yang sesuai dengan ilmu kedokteran, termasuk dengan istilah yang digunakan untuk menyebut penyakit eksim.

Jika disebutkan kata eksim, maka biasanya kita sering mendengar kata selanjutnya yang menyertainya yakni adalah basah dan kering. Nah, bila digabungkan maka kita akan mendengar istilah eksim basah dan eksim kering. Lantas apakah sebenarnya definisi dari istilah-istilah tersebut? Mari kita pelajari lebih jauh dibawah ini.

Dalam bahasa kedokteran eksim dikenal dengan sebutan eczema yakni sebuah istilah yang umum guna menggambarkan setiap proses inflamasi atau peradangan yang terjadi pada kulit dibagian luar, yang mana umumnya kondisi ini akan ditandai dengan timbulnya gatal, kemerahan, vesikel (gelembung cairan), berair, pengerasan kulit, penebalan kulit, perubahan warna kulit dan juga penonjolan. Akan tetapi demikian, dalam dunia kedokteran istilah medis yang seringkali digunakan untuk menggambarkan kondisi eksim pada kulit adalah penyakit dermatitis atopik.

Penyakit dermatitis atopik adalah sebuah kondisi gangguan kulit kronis yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang biasanya kondisi ini dimulai selama masa bayi dan berlanjut hingga ke masa kana-kanak. Beberapa orang dapat sembut dari penyakit ini dan sementara beberapa lainnya terus membawa kondisi gangguan kulit ini hingga ia dewasa.

Perlu diketahui gangguan penyakit kulit yang satu ini bukan hanya menyerang bayi dan anak-anak saja. Remaja, orang dewasa dan bahkan manula pun bisa terserang dengan gangguan kulit yang satu ini.

Dermatitis berarti peradangan yang terjadi pada bagian kulit, sementara untuk kata "atopic" adalah istilah yang mengacu pada penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh atau istlah lainnya juga bisa dikatakan sebagai alergi. Untuk itulah, sebagaimana disebutkan diatas, penyakit gangguan kulit yang satu ini pun erat kaitannya dengan stabilitas kekebalan tubuh pada seseorang, yang mana ini berarti orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah atau menurun akan lebih beresiko menaikan kondisi gangguan kulit yang satu ini.

Istilah atopic sendiri umumya memiliki ragam macam termasuk dermatitis atopik, asma dan biduran dan biasanya merupakan sebuah kondisi gangguan kesehatan yang sifatnya dapat diturunkan secara genetik. Maka demikian tak heran bisa masalah kesehatan yang satu ini dapat terjadi dalam keluarga seperti ibu yang memiliki asma anaknya pun akan dapat menderita asma atau ayahnya menderita dermatitis atopic maka kondisi ini akan bisa diturunkan.


Lalu Apa yang Dimaksud dengan Eksim Kering dan Basah?

Lagi-lagi, agak sulit mencari istilah medis yang sesuai menggambarkan istilah yang sering digunakan oleh masyarakat awam. Akan tetapi, dari bahasanya saja maka kita dapat menerka bahwa eksim kering artinya adalah peradangan pada kulit yang terjadi hanya berupa pengelupasan kulit (seperti bersisik), kulit kering dan tidak mengeluarkan cairan atau tidak melibatkan nanah didalamnya sehingga penyakit ini tampak kering. Akan tetapi demikian tetap saja, kondisi penyakit ini menimbulkan bercak merah yang timbul pada kulit dan terkadang menimbulkan gelembung-gelembung yang keras. Yang mana kondisi ini akan dapat menimbulkan kondisi yang tidak nyaman pada si penderitanya.

Sementara untuk eksim yang basah adalah kebalikannya dari eksim yang kering, yakni peradangan pada kulit yang menimbulkan keluarnya cairan dari luka atau bercak yang timbul. Pada kondisi eksim yang basah, penderita yang mengalami kondisi ini akan mungkin terganggu dengan timbulnya gelembung-gelembung luka yang didalamnya terdapat air sehingga kondisinya selalu basah. Selain itu, pada eksim yang basah, penderita akan lebih beresiko terkena dengan paparan jamur dan kuman bila tidak piawai menjaga kebersihan kulitnya.

Macam-Macam Eksim

Selain eksim kering dan basah, ada pula jenis-jenis eksim yang dikenal dalam dunia kedokteran yang mana nantinya pengobatan dan tatalaksana terhadap penyakit ini akan bergantung pada jenis eksim yang diderita dan apa penyebabnya. Apa saja jenis-jenis eksim tersebut? Mari simak dibawah ini.

1. Dermatitis Kontak Alergi

Jenis eksim yang pertama adalah dermatitis kontak alergi, yakni sebuah peradangan kulit yang timbul setelah adanya kontak dengan alergen melalui proses sensitasi terhadap substansi yang beraneka ragam yang mampu menimbulkan peradangan pada bagian kulit bagi mereka yang mengalami hipersensitivitas terhadap alergen sebagai suatu akibat dari pajanan tertentu.

Adapun penyebab dari jenis eksim dermatitits alergi adalah alergen, paling sering berupa bahan kimia, seperti halnya terkena parfum, semen dan bahan lainnya yang dianggap tubuh tidak cocok. Dermatitis jenis ini biasanya timbul sebagai dermatitis vesikuler akut dalam beberapa jam sampai dengan 72 jam setelah terjadinya kontak dengan alergen. Adapun perjalanan paling puncak yang akan dialami dari alergi pada 7 sampai dengan 10 hari dan umumnya akan dapat sembuh dalam 2 hari apabila tidak terjadi paparan secara berulang.

Pada kondisi ini, dermatitis akan mungkin menimbulkan ruam merah dan kulit yang berisisik. Kondisi ini umumnya akan dapat sembuh dengan sendirinya sebagaimana dijelaskan tadi. Akan tetapi sebaiknya periksakan kondisi ini ke dokter apabila gejala alergi tidak sembuh dalam beberapa hari.

2. Dermatitis Kontak Iritan

Yang selanjutnya adalah eksim dengan jenis Dermatitis kontak iritan. Kondisi ini adalah sebuah reaksi peradangan pada kulit yang terjadi setelah kulit bersentuhan dengan benda atau zat tertentu yang dapat menyebabkan iritasi dalam jumlah atau kadar tertentu. Adapun bahan-bahan umum yang dapat mengiritasi bagian kulit diantaranya adalah bahan pelarut, seperti diterjen, minyak pelumas, alkasi, asam dan serbuk kayu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah lama kontak, kekerapan (frekuensi), adanya oklusi menyebabkan kulit lebih permeable, serta faktor gesekan dan trauma. Selian itu, suhu dan kelembapan jug akan berperan dalam hal ini.

Bahan Iritan dapat merusak lapisan tandu, menyingkirkan lemak lapisan tanduk dan mengubah daya ikat air kulit. Untuk itulah, pada bagian kulit yang teritasi maka akan timbul luka yang juga disebut dengan eksim.


3. Infeksi Jamur

Jenis lain dari eksim adalah kondisi kulit yang terjadi sebab adanya paparan jamur yang masuk kedalam kulit dan menimbulkan peradangan. Kondisi ini umum terjadi pada penyakit kurap.

4. Eksim Nummular

Jenis eksim ini bentuknya melingkar seperti koin kulit teriritasi dan timbul gatal serta bersisik.

5. Eksim Seborik

Jenis eksim ini bisa menimbulkan kulit berminyak, bercak kekuninga.

6. Kudis

Kondisi ini disebabkan oleh infestasi oleh tungau scabies yang dapat menimbulkan ruam yang amat miti dengan bentuk lain dari eksim.


Mengenali Obat Eksim Kering dan Basah

Ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan guna mengurangi gejala dari eksim, diantaranya adalah:

Dengan menghindari sumber atau pemicu yang akan membuat gejala eksim menjadi lebih buruk, seperti misalkan benda tertentu yang digunakan atau makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi. Pada intinya penderita eksim haruslah lebih waspada dan selektif.

  • Gunakan sedikit saja sabun dan sebaiknya aplikasikan pada tubuh dengan lembut.
  • Mandi dengan menggunakan air hangat untuk meredakan gejala perih dan truma yang dialami oleh kulit.
  • Gunakan pelembab setelah selesai madi untuk menjaga kulit agar tidak kering.
  • Kelola stres yang dialami. Hal ini penting sekali untuk dilakukan karena ada tipe eksim yang erat kaitannya dengan stres.

Nah, bila hal-hal diatas masih belum cukup, maka pengobatan dengan melakukan konsultasi ke dokter akan penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk dari kondisi eksim yang dirasakan. Selain itu, gejala yang dialami dalam jangka waktu yang terlalu lama bisa jadi mengindikasikan adanya penyakit lain dalam tubuh anda. Untuk itu sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.

Bila berkonsultasi dengan dokter, maka dokter akan meresepkan satu atau beberapa obat eksim berikut, tak peduli apakah jenis eksim tersebut kering atau basah.

  • Dokter akan memberikan krim atau salep dengan jenis kortikosteroid. Ini adalah jenis obat anti-inflamasi yang dapat meringkankan gejala utama dari eksim, seperti misalkan peradangan yang terasa pedih pada kulit, gatal-gatal dan juga menjaga agar kulit menjadi lebih lembab. Apabila, obat ini masih belum memberikan hasil pada pasien, maka kortikosteroid sistemik dapat direspkan. Obat ini umumnya diberikan dalam bentuk suntik atau minum dan hanya digunakan dalam jangka waktu yang sebentar.
  • Obat untuk mengobati infeksi dari jamur, parasit, dan virus sesuai dengan indikasi penyakit yang dialami.
  • Memberikan pelembap yang mengurangi kehilangan air dan bekerja untuk memperbaiki kulit agar tidak bersisik.

Demikialah beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengobati eksim basah dan eksim kering. Yang terpenting adalah jangan pernah mengabaikan jenis penyakit yang anda alami, agar kondisi terburuk bisa dihindari. Pengobatan ke dokter adalah solusi paling baik dan paling bijak. Dengan begini dokter akan memberikan penanganan yang lebih tepat sehingga pengobatan akan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Mengetahui Lebih Jauh Penyebab Panu, Gejala dan Penanganannya

Gangguan penyakit kulit yang menyerang seringkali menjadi masalah yang menakutkan.

Betapa tidak, keberadaannya yang menyerang bagian terluar pada tubuh ini, seringkali membuat orang yang mengalami masalah kulit tidak percaya diri untuk tampil lebih terbuka. Hadirnya penyakit pada bagian kulitnya, membuat mereka akhirnya harus terpaksa menutup bagian tubuh tersebut agar sebisa mungkin luka pada kulit tidak terlihat.

Ya, selain ancaman dari dampaknya, penyakit kulit seringkali menjadi hal yang menyeramkan karena mampu mengurangi estetika kecantikan tubuh seseorang. Belum lagi, bekas luka yang ditinggalkan umumnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk bisa pulih, itupun kondisi pemulihan biasanya tidak sepenuhnya menghilangkan bekas luka dan mengembalikan kondisi kulit pada kondisi semula.

Hal ini tentu saja akan membuat penderita penyakit kulit akan mungkin mengalami krisis percaya diri sebab bagian kulit yang pernah dihinggapi masalah menjadi rusak dan penampilannya tak lagi mulus. Untuk itulah, penting sekali mengetahui jenis-jenis penyakit kulit agar anda menjadi lebih waspada terhadap ancaman dan resiko dari penyakit tersebut.

Ketika telah muncul gejala-gejala atau kondisi yang mengarah terhadap gangguan kulit, sebaiknya segera periksakan ke dokter dan jangan pernah mengambil keputusan sendiri dengan lantas mengobati luka yang anda alami seorang diri. Salah-salah, bukan malah mengobati, namun hal ini malah mungkin menimbulkan masalah baru dengan timbulnya infeksi.

Periksakan segala keluhan yang anda rasakan ke dokter. Dengan begini dokter akan mulai melakukan pemeriksaan dan menarik diagnosis penyakit yang anda alami berdasarkan gejala yang anda rasakan. Penangan yang dilakukan oleh dokter tentunya akan jauh lebih baik dan lebih aman dibandingkan hanya mengobatinya seorang diri.

Sebenarnya ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang dapat mengancam seseorang. Mulai dari jenis penyakit kulit yang biasa, sampai dengan penyakit kulit berbahaya yang dampaknya bisa sampai membahayakan jiwa.

Meskipun sebagian orang menganggap bahwa penyebab paling umum timbulnya masalah kesehatan kulit adalah dipicu akibat dari kurang terjaganya kebersihan. Akan tetapi, anggapan ini tidak selamanya benar, karena tidak semua penyakit kulit disebabkan oleh kondisi yang demikian. Walaupun anda tergolong kedalam bagian orang yang selalu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh, akan tetapi belum tentu anda dapat terhindar dari ancaman penyakit kulit.

Seringkali masalah penyakit kulit datang menyerang seseorang tanpa disadari. Kondisi inilah yang pada umumnya seringkali menimbulkan keterlambatan pengobatan akibat si penderita tidak menyadari sedini mungkin masalah kesehatan kulit yang dideritanya.

Nah, dari sekian banyak penyakit kesehatan kulit, penyakit panu mungkin adalah bagian dari penyakit yang umum dan sudah sering anda dengar. Sebagian orang menganggap penyakit panu adalah penyakit kulit yang tidak cukup menyenangkan dan bila menyerang seseorang, maka biasanya stigma negatif akan melekat pada diri orang tersebut. Bukan hanya itu, penderita panu kerap kali dijauhi atau mendapatkan batas membaur bersama dengan orang lain.

Dipungkiri atau tidak, penderita panu akan cenderung mendapatkan batasan untuk bisa membaur dalam sebuah kelompok. Seperti misalkan dalam satu rumah atau tempat, penderita panu akan mungkin dijauhi teman-temannya yang menganggap penyakit yang diderita akan menulari mereka sehingga batasan perlu mereka berikan.

Dengan demikian, orang-orang yang menderita panu bukan hanya akan menerima dampak dan gejala dari penyakitnya saja, melainkan timbul kesenjangan sosial dilingkungannya sendiri. Untuk itu, penting sekali melakukan cara dan mengupayakan segala hal agar ketika anda mulai menemukan gejala dari penyakit ini, maka setidaknya segera lakukan penanganan dini agar panu tidak menyebar kebagian tubuh dan menulari orang lain.

Nah, untuk lebih jauhnya lagi mari kita simak beberapa hal dibawah ini mengenai penjelasan panu.


Penyakit Panu

Penyakit panu merupakan penyakit gangguan kulit yang mungkin sudah tak asing lagi pada beberapa orang. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang masih salah atau keliru dalam mengartikan gangguan kesehatan kulit yang satu ini. Untuk itu, mari kita samakan terlebih dahulu persepsi kita mengenai penyakit yang satu ini.

Mungkin banyak diantara kita yang sudah tidak lagi asing dengan penyakit panu. Walau demikian masih banyak juga yang keliru dengan mengatakan bahwa penyakit kulit ini berupa bercak putih padahal timbulnya bercak tersebut, belum tentu merupakan penyakit panu. Sepintas mungkin terlihat mudah untuk menentukan bahwa itu panu atau bukan, namun setelah kita pelajari ternyata banyak pula jenis penyakit kulit yang berupa bercak putih selain dari indikasi penyakit panu.

Nah, apabila persepsi anda masih keliru mengenai jenis penyakit ini, maka bisa ditebak pengobatan yang dilakukan pun bisa keliru. Misalnya, timbulnya bercak putih pada kulit yang langsung diasumsikan sebagai panu lantas diobati segera dengan menggunakan salep panu. Nah bila begini maka yang terjadi bukanlah sembuh melainkan malah timbul masalah kulit yang baru seperti iritasi, pedih atau bahkan menimbulkan perasaan terbakar pada bagian kulit yang diberikan obat panu.

Lalu apa itu penyakit panu? Penyakit panu dalam bahasa kedokteran dikenal dengan tinea vesicolor atau juga disebut dengan pityriasis versicolor, yakni sebuah gangguan kesehatan kulit yang timbul sebab adanya jamur. Kondisi ini pada umumnya akan lebih sering menyerang orang yang sering berkeringat, memiliki kulit yang lembab, perubahan hormon, kulit yang berminyak dan daya tahan tubuh yang lemah.

Pada penderita penyakit panu akan timbul bercak-bercak kecil pada bagian kulit. Warna bercak ini bisa lebih terang atau lebih gelap dibandingkan dengan warna asli kulit, bahkan pada beberapa kasus ada pula penyakit panu yang muncul dengan timbulnya bercak berwarna merah atau merah muda.

Seiring dengan berjalannya waktu bercak tersebut akan mulai berkembang dan berjumlah lebih banyak atau bahkan melebar. Selain menyebabkan kulit tampak berubah warna, panu juga dapat pula menyebabkan kulit si penderitanya menjadi kasar atau bahkan bersisik.

Adapun bagian tubuh yang paling sering terkena dengan panu adalah bagian lengan, perut, dada, leher dan juga punggung. Penyakit panu memang bukanlah ancaman penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, kondisi gangguan kulit yang satu ini bisa sangat menganggu penampilan dan menyebabkan timbulnya perasaan yang tidak nyaman akibat gejala gatal yang menyerang.

Untuk mengatasi masalah ini, seorang penderita panu bisa segera mengobati masalah yang dialaminya dengan menggunakan obat-obatan anti panu yang saat ini banyak dijual dengan bebas di apotek tanpa harus menggunakan resep dokter. Akan tetapi, bila gejala dari penyakit ini sudah menyebar dan malah memburuk, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganannya bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Selain itu, penyakit panu akan dapat dialami oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Bukan hanya itu, anak-anak dan remaja pun akan dapat beresiko mengalami penyakit yang satu ini. Dengan demikian, sebaiknya waspada agar jangan sampai masalah gangguan kesehatan kulit ini tidak menyerang si buah hati.


Penyebab Panu

Seperti yang disebutkan diatas jenis penyakit ini dipicu oleh adanya jamur yang menginfeksi bagian kulit dan membuat gatal dan bercak timbul pada bagian tersebut. Adapun jenis jamur yang menyebabkan kondisi ini terjadi diantaranya adalah Malassezia. Pada umumnya, jamur ini tidak menyebabkan masalah pada kulit dan umum ditemukan pada bagian kulit manusa, terutama pada orang dewasa.

Jamur jenis ini diduga hidup dan terdapat pada kulit 9 dari 10 orang dewasa. Lantas demikian, mengapa Malassezia dapat menimbulkan panu? Diduga kulit mulai teriritasi ketika jamur ini mulai berkembang biak dengan cukup pesat.

Banyak orang menganggap bahwa orang-orang yang menderita panu seringkali dianggap kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya sehingga masalah jamur bisa menyerang dengan mudah. Akan tetapi, sadari anggapan ini tidaklah benar. Penyakit panu tidaklah terkait dengan tingkat kebersihan yang buruk dan bukanlah sebagai penyakit yang menular.

Untuk itu, sampai saat ini belum bisa dijelaskan dengan pasti mengapa Malassezia dapat berkembang biak dengan pesat pada beberapa orang, sementara pada sebagian orang tidak terjadi. Namun ada beberapa faktor yang diduga mendukung terjadinya perkembangbiakan jamur secara pesat tersebut, diantaranya kulit berminyak, keringat yang diproduksi berlebihan, usia remaja atau orang-orang yang tinggal di daerah lembab dan bersuhu hangat.


Gejala Penyakit Panu

Sebelum timbul bercak pada bagian kulit yang mengindikasikan adanya penyakit panu akan timbul beberapa hal yang datang atau menyerang si penderita dimana hal-hal tersebut adalah gejala yang menandai penyakit panu bisa menyerang. Ketika anda mengalami gejala ini, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini untuk segera diobati.

Perhatikan dengan cermat setiap gejala yang dirasakan agar demikian kemungkinan terburuk dari kondisi gangguan kesehatan ini akan bisa anda atasi. Nah, berikut ini adalah beberpa ciri atau gejala yang dapat menandai adanya penyakit panu pada seseorang:

Timbulnya bercak pada bagian kulit yan berwarna lebih gelap atau lebih terang dibandingkan dengan warna kulit aslinya. Selain itu, pada beberapa kasus yang dijumpai, bercak yang timbul juga bisa berwarna cokelat, cokelat gelap, putih atau bahkan merah muda.

Pertumbuhan bercak ini terhitung cukup lambat dan disertai dengan gatal ringan dan bersisik yang cukup khas. Pada saat menggaruk bagian yang terkena panu, umumnya bagian tersebut akan terasa lebih kering dibandingkan dengan bagian kulit yang normal.

Kondisi bercak panu umumnya akan dapat terlihat setelah terkena dengan paparan sinar matahari. Itulah mengapa orang-orang yang menderita panu akan terlihat lebih kontras dari bercak yang dimilikinya pada saat berjemur di cuaca yang terik.

Meskipun kemunculan panu bisa dibagian tubuh mana saja dan menyerang seluruh bagian kulit, akan tetapi bagain yang paling sering terkena dengan masalah kesehatan kulit yang satu ini adalah bagian dada, leher, lengan bagian atas dan juga pada bagian punggung. Dimana ketika bagian punggung yang terserang umumnya si penderita tidak akan terlalu menyadari kondisi ini akibat bagian ini tidak bisa terlihat dengan mudah.

Demikianlah beberapa ciri dan gejala yang bisa menyeratai serangan dari penyakit panu. Dengan mengetahui gejala-gejala diatas, maka akan lebih mudah untuk anda untuk dadap menghilangkan panu agar penyakit ini bisa segera disembuhkan dengan tuntas.


Cara Menghilangkan Penyakit Panu

Untuk menghilangkan penyakit yang satu ini sebenarnya cukup mudah, sebab saat ini sudah banyak obat-obatan panu yang dijual diapotek meski tanpa menggunakan resep dokter. Nah, dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat anda simak guna menghilangkan penyakit panu yang dialami.

Menghilangkan Panu Ringan

Penyakit panu yang menyerang seseorang umumya beragam, ada panu yang ringan atau panu yang baru menyerang sedikit bagian pada tubuh dan ada pula yang sudah parah atau daerah serangan panu pada tubuh sudah menyebar. Nah, untuk panu yang masih ringan, anda bisa mengobatinya dengan cukup mengoleskan salep atau krim anti-jamur kebagian yang terkena panu dan 3 cm dari bagian sekitarnya.

Cukup banyaknya jenis dan ragam obat panu yang dijual dipasaran, mungkin sedikit membuat anda kebingungan memilih salah satunya. Sebenarnya anda bisa menentukan pilihan anda sendiri pada jenis obat yang akan dipilih atau bila tidak minta pendapat apoteker obat mana yang lebih baik. Akan tetapi sebaiknya pilihlah obat yang memiliki kandungan akti sebagaimana dibawah ini (pilihlah salah satu)

  • Obat klotrimazol, obat ini biasanya dalam bentuk krim
  • Obat Miconazole, sama halnya dengan jenis obat diatas, obat ini dibuat dalam bentuk krim
  • Terbinafine (lamisil), obat ini beragam ada yang berbentuk gel dan apula yang dibuat dalam bentuk krim yang mana anda bisa menentukan pilihan anda pada salah satu jenis obat ini.
  • Selenium sulfida, obat jenis ini berbeda dengan obat lainnya, yakni dengan bentuk sampo yang dapat diaplikasikan dengan keramas. Obat jenis ini bisa digunakan untuk mengatasi panu yang menyerang bagian kepala.

Adapun cara mengaplikasikan obat panu diatas adalah dengan mencuci terlebih dahulu bagian yang terkena panu. Setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk atau tisu sampai bagian tersebut tidak terasa lembab. Lalu, oleskan dengan tipis obat krim pada bagian panu tersebut sebanyak dua kali satu hari dan dilakukan setidaknya secara rutin selama dua minggu. Pada saat mengaplikasikan krim sebaiknya aplikasikan juga sejauh 3 cm dari area yang terkena panu agar jamur tidak menyebar kebagian lainnya.

Akan tetapi, bila anda tidak mendapatkan hasil yang maik selama 4 minggu, maka segeralah memeriksakan kondisi ini kedokter. Anda mungkin membutuhkan obat panu yang lebih ampuh, seperti krim dengan kandungan ketoconazole, Ciclopirox atau yang dikombinasikan dengan obat panu tablet dan juga kapsul. Untuk jenis obat yang satu ini sebaiknya harus disertai dengan resep dokter.

Panu yang Berat

Untuk jenis penyakit panu yang sudah menyebar atau meluas, selain obat panu yang dioleskan seperti diatas, diperlukan obat panu jenis tablet dan kapsul dimana pemakaian obat ini akan digunakan dengan cara diminum. Adapun jenis obat tersebut haruslah memiliki kandungan aktif seperti dibawah ini.

  • Flukonazol, obat ini dibuat dalam bentuk tablet
  • Ketooconazole, obat jenis ini pun dibuat dalam bentuk tablet.

Untuk mendapatkan obat-obatan jenis ini guna menyembuhkan panu berat yang anda alami sebaiknya haruslah mendapatkan resep dokter. Sekali lagi, obat jenis ini tidak boleh dikonsumsi dengan sembarang tanpa mendapatkan resep dari dokter.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan panu dengan obat diatas adalah dengan mengkonsumsinya secara rutin berdasarkan anjuran dari dokter. Obat diatas akan sangat efektif menghilangkan panu sebab jenis obat tersebut akan membunuh jamur penyebab dalam kurun waktu rata-rata satu hingga dua minggu.

Akan tetapi, warna kulit yang terkena dengan panu tetap tidak akan merata selama beberapa minggu, atau bahkan beberapa bulan. Untuk itu, sebaiknya bersabar karena pengobatan tidak bisa dilakukan dengan instan.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengatasi penyakit panu yang dialami. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk anda dan kita semua.

Timbul Bercak Merah Pada Kulit? Waspadai Beberapa Penyakit Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik akan tentu saja membuat penyakit enggan singgah atau mampir pada tubuh.

Apalagi tubuh yang sehat seringkali dicerminkan sebagai jiwa yang kuat yang mana terhindar dari ancaman segala penyakit. Tidak mudah menjaga kesehatan tubuh untuk selalu prima dan tampil selalu segar. Seringkali beberapa faktor membuat tubuh kita merasa lemas dan tak sanggup melakukan banyak kegiatan seperti biasanya.

Berbeda halnya dengan pada saat kondisi kesehatan anda berada dalam kondisi yang baik, segala hal bisa anda lakukan dan anda pun akan cenderung lebih aktif secara fisik. Untuk itulah, penting sekali menjaga kesehatan agar senantiasa terjaga dengan baik. Karena demi mendapatkan kesehatan yang prima itu sebenarnya mahal. Dengan demikianlah, jangan sia-siakan waktu dan tenaga anda untuk menyakiti diri anda atau menempatkan diri anda pada bahaya dimana penyakit akan menjadi ancaman terbesar yang harus anda hadapi.

Nah, dari sekian banyak ancaman penyakit yang paling banyak menyerang, penyakit yang terjadi pada bagian kulit seringkali menjadi ancaman yang cukup menakutkan. Selain resikonya yang besar, gangguan kesehatan yang menyerang bagian kulit seringkali menjadi ancaman yang menakutkan tak terkecuali untuk semua orang.

Bukan seberapa besar dan seberapa parah sakit yang dialami dari penyakit kulit, akan tetapi dampak lain yang juga ditakuti adalah bekas luka yang dapat ditimbulkan dari kondisi ini. Ya, bekas luka pada bagian terbuka dikulit seringkali membuat penderita, terutama wanita merasa takut dan khawatir ketika kondisi gangguan kulit menyerangnya.

Kondisi bekas luka yang ditinggalkan dari gangguan kulit umumnya tidak mudah menghilang atau sembuh dalam waktu yang singkat. Melainkan dibutuhkan waktu untuk kulit bisa kembali memulihkan keadaannya. Itupun tidak sepenuhnya mengembalikan kondisi kulit semulus dahulu.

Nah, inilah yang menjadi ketakutan terbesar pada para perempuan, termasuk kaum laki-laki. Pasalnya, bekas luka yang ditinggalkan dari kondisi gangguan kulit akan tentu saja membuat estetika kecantikan kulit akan berkurang. Pada akhirnya, si penderita yang mengalami kondisi ini akan mengalami krisis percaya diri dan memilih menutup bagian yang dihinggapi bekas luka sampai batas waktu yang tidak ditentukan.


Anda tentu tidak ingin bila hal ini terjadi bukan? Untuk itulah menjaga kebersihan dan kesehatan kulit akan menjadi kunci utama dalam menghindarkan tubuh anda dari ancaman segala penyakit termasuk penyakit kulit.

Ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang bisa menyerang. Selain itu, dari sekian banyak jenis penyakit, bagian kulit termasuk kedalam bagian yang rentan terhadap banyak ancaman. Hal ini dikarenakan fungsi kulit yang melapisi seluruh organ dalam tubuh dan menjadi bagian paling luar dari tubuh membuat bagian ini rentan terkena dengan masalah. Untuk itulah, penting sekali melakukan upaya perawatan dan pencegahan agar masalah kulit tidak menyerang dan merusak keindahan kulit anda.

Salah satu masalah kulit yang mungkin menyerang secara tiba-tiba pada saat anda tak menyadarinya adalah timbulnya bercak-bercak merah dibagian kulit. Ketika kondisi gangguan kulit ini menyerang anda mungkin dibuat bingung dan tidak tahu apa yang terjadi dengan tubuh anda. Apalagi pada saat kondisi ini terjadi tidak ada tanda atau gejala mencolok yang anda alami sebelum atau saat kondisi ini menyerang.

Atau mungkin sebaliknya, sebelum atau sesudah bercak ini muncul, anda mungkin akan merasakan gejala lain seperti perasaan gatal, rasa panas seperti terbakar atau mungkin terasa pedih. Nah, saat seseorang mengalami kondisi ini, maka mereka umumnya akan lebih cenderung mengatasi kondisi ini seorang diri dengan langsung memberikan salep atau obat krim pada bagian yang terasa gatal atau bercak merah dibagian kulit mereka tanpa mereka ketahui dengan pasti apa hal yang memicu kondisi ini terjadi.

Perlu diketahui, pada beberapa kasus bercak merah pada kulit hanya mengenai bagian tertentu saja pada bagian tubuh, seperti halnya tangan, kaki atau wajah. Meskipun demikian ada pula bercak yang timbul dan menyerang bagian mana saja pada kulit. Selain itu sifat dari bercak merah yang timbul pada kulit umumnya dapat bervariasi tergantung pada apa yang memicunya.

Sehingga demikian, pada saat anda atau orang terdekat anda mengalami kondisi timbulnya bercak merah pada kulit tubuhnya, maka sebaiknya tidak segera memberikan obat atau krim untuk mengatasi hal ini secara terburu.

Kenali terlebih dahulu apa penyebabnya atau bila perlu sebaiknya kunjungi dokter dan jelaskan apa yang anda rasakan. Dengan begini dokter akan menarik diagnosis dari gejala yang anda alami. Sehingga demikian penanganan yang tepat untuk penyakit yang anda alami bisa segera dilakukan dengan baik dan lebih tepat.

Nah, dibawah ini ada beberapa hal yang dapat memicu atau menjadi penyebab timbulnya bercak merah pada kulit. Seperti apa? Kita simak sama-sama.


Penyebab Timbulnya Bercak Merah Pada Kulit

1. Iritasi

Gejala kemerahan atau timbulnya bercak dibagain kulit pada area tertentu merupakan gejala normal dan dapat juga merupakan tanda dari adanya gangguan penyakit dalam tubuh. Iritasi kulit merupakan sebuah kondisi dimana kulit tubuh mengalami permasalahan seperti gatal, meradang, kemerahan, pecah-pecah, bersisik atau timbulnya bercak dibagian tersebut.

Seseorang yang mengalami iritasi kulit pada umumnya akan menimbulkan beberapa gejala seperti perasaan gatal, perasaan terbakar, panas, pedih, kemerahan, nyeri dibagian kulit, pecah-pecah dan trmsuk timbulnya ruam.

Adapun hal yang dapat memicu kondisi iritasi kulit bisa terjadi diantaranya adalah adanya kontak kulit terhadap konsentrasi zat pada taraf tertentu dimana kulit tidak tahan terhadapnya sehinggga kondisi ini dapat memicu timbulnya iritasi yang ditandai dengan kemerahan dan terasa pedih yang juga disebut dengan dermatitis kontak iritan.

Akan tetapi selain beberapa hal diatas, penyebab lain yang juga bisa memicu kondisi iritasi kulit diantaranya adalah:

  • Produk kecantikan atau kosmetik.
  • Sabun yang tidak cocok dengan jenis kulit.
  • Paparan sinar matahari.
  • Bahan kimia seperti semen dll.
  • Kotoran dan debu.

Cara Mengatasi Iritasi Kulit

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala yang ditimbulkan dari iritasi kulit, termasuk dengan pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi ini dan mendapatkan obat yang tepat sehingga iritasi bisa segera dihilangkan. Akan tetapi, sebenarnya pengobatan dirumah pun bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati iritasi kulit dengan cara yang alami.

  • Kompres dengan Air Dingin

Sensasi dingin yang dihasilkan dari kompres yang anda berikan pada bagian yang teriritasi akan membuat bagian tersebut merasa lebih tenang dan dapat secara alami meringankan kulit yang bengkak akibat iritasi. Caranya mudah, bisa dilakukan dengan membungkus beberapa es batu dan menggunakan kain bersih dan letakkan pada bagian kulit yang mengelami iritasi.

  • Berikan Cairan Cuka Apel

Kandungan zat yang terdapat pada cuka apel dapat digunakan dan bermanfaat untuk meredakan bagian kulit yang teriritasi. Untuk menggunakannya anda bisa membeli sendiri sari cuka sari apel. Untuk mengaplikasikannya, sediakan kapas dan celupkan kapas tersebut pada cuka apel dan aplikasikan pada bagian yang teriritasi.

  • Gunakan Madu dan Putih Telur

Selain beberapa cara diatas, anda juga menggunakan campuran antara madu dan juga telur. Kandungan antioksidan pada madu dapat berguna untuk menangkal radikal bebas penyebab iritasi kulit. Untuk menggunakan bahan ini dapat dilakukan dengan mencampurkan madu bersama dengan putih telur dan aduk dengan menggunakan sendok. Lalu, oleskan pada bagian kulit yang terkena dengan iritasi. Setelah itu, diamkan selama kurang lebih 15-20 menit hingga mengering. Baru bilas dengan air bersih.


2. Alergi

Bercak merah yang dapat muncul pada bagian kulit bisa jadi timbul setelah memakai bahan tertentu yang merupakan alergen untuk kulit anda.

Alergi merupakan salah satu benatuk reaksi tubuh terhadap zat yang menurutnya tidak cocok dan mengganggu kondisi serta keadaan tubuh. Alergi kulit merupakan sebuah indikasi bahwa kulit anda mengalami iritasi. Biasanya kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala seperti gatal-gatal, timbul bercak kemerahan dan timbul bintik-bintik pada kulit.

Adapun beberapa hal yang dapat memicu alergi diantaranya adalah pakaian, penggunaan alat kecantikan atau setelah mengkonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Jika pemakaian bahan langsung pada kulit maka area bagian kulit itu saja yang umumnya akan terserang dengan reaksi alergi. Akan tetapi bila penyebab alergi dimakan maka bisa muncul bercak merah pada bagian seluruh tubuh. Selain itu, dingin juga bisa menjadi penyebab dari timbulnya alergi.

Cara Mengatasi Alergi

Sebenarnya cara paling ampuh untuk meredakan reaksi tubuh terhadap alergi adalah dengan menghindari sumbernya itu sendiri. Nah, dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi yang dialami:

  • Temukan Penyebabnya

Untuk mengatasi alergi, hal yang paling utama dan penting dilakukan adalah dengan mencari tahu apa penyebab alergi tersebut. Apabila anda mengalami alergi sebab dari zat tertentu pada obat, maka lain kali jangan pernah membeli obat dengan kandungan zat tersebut. Begitu berlaku pada semua jenis alergen yang terkandung dalam makanan atau kosmetik yang anda gunakan.

  • Konsumsi Makanan dengan Kandungan Magnesium

Konsumsi makanan dengan kandungan magnesium akan berfungsi sebagai manipulasi substansi polyphosphate ATP. Hal ini akan sangat baik untuk memanipulasi hal yang dapat menjadi sumber alergi menjadi kurang efek alerginya. Adapun beberapa jenis makanan yang mengandung magnesium diantaranya adalah bayam, rempah-rempah, kacang tahan, kopi dan juga soba.

  • Konsumsi Makanan dengan Kandungan Beta Karoten

Makanan dengan kandungan beta karoten yang tinggi terdapat pada wortel. Jenis makanan yang satu ini akan dapat mengatasi alergi dengan baik. Kandungannya dapat meningkatkan sistem imunitas pada tubuh dengan lebih baik. Selain itu juga beta karoten akan mampu memperbaiki sistem pernapasan dan kandungan antioksidan yang ada pada wortel akan dapat menangkal radikal bebas. Selain wortel, makanan dengan kandungan beta karoten yang tinggi diantaranya adalah mangga, pepaya dan juga bayam.


3. Biang Keringat

Kondisi lain yang mungkin menyebabkan timbulnya bercak merah pada bagian kulit tubuh adalah adanya biang keringat. Biang keringat merupakan sebuah kondisi gangguan kulit dimana muncul ruam berwarna merah kecil dan menonjol yang menimbulkan rasa gatal dan dapat menyebabkan sensasi panas seperti menyengat atau pedih yang terjadi di bagian kulit. Kondisi biang keringat juga dikenal dengan sebutan ruam panas atau miliaria dalam bahasa kedokteran.

Kondisi ini umumnya muncul setelah si penderita terkena dengan pajanan suhu panas. Biang keringat akan dapat muncul diseluruh bagian tubuh, akan tetapi lebih sering menyerang bagain wajah, leher, dada dan bagian paha.

Kondidi gangguan kulit yang satu ini umumnya bukanlah sebuah kondisi gawat darurat yang membuat pasiennya memerlukan penanganan medis tertentu dengan segera. Kondisi ini dapat pulih kembali dengan sendirinya dengan mendinginkan kulit dan menghindari pajanan suhu panas. Akan tetapi sebaiknya temui dokter apabila kemunculan biang keringat pada tubuh anda sudah disertai dengan beberapa kondisi berikut:

  • Rasa sakit bertambah
  • Timbulnya demam dan menggigil
  • Keluarnya nanah dari bintil atau benjolan ruam

Cara Mengatasi Biang Keringat

Meski kondisi ini bukanlah kondisi yang serius, akan tetapi tidak ada salahnya mengatasi biang keringat sesegera mungkin dengan melakukan beberapa hal dibawah ini:

  • Menghindari Tempat yang Lembap dan Panas Berlebihan

Pajanan terlau panas akan membuat anda berkeringat dimana kondisi ini akan semakin memperburuk kemungkinan biang keringat yang dialami. Pastikan anda sering berteduh atau kenakan payung pada saat anda berada dalam cuaca yang panas. Yang terpenting adalah pastikan bila anda menjaga tubuh anda tetap stabil.

  • Gunakan Pakaian yang Longgar

Kondisi munculnya biang keringat bisa juga dipengaruhi sebab pemakaian pakaian yang terlalu ketat dan bergesekan dengan kulit. Untuk itu, kenakan baju yang longgar dan dibuat dari bahan yang menyerap keringat agar anda merasa lebih nyaman.

  • Menjaga Kulit Tetap Dingin

Untuk menurunkan keringat dan menjaga kulit tetap dingin, maka anda bisa berendam atau mandi agar menjaga tubuh anda tetap sejuk dan menghindari keluarnya keringat secara berlebihan.


4. Petechiae/Purpura

Timbunya bercak ungu kemerahan pada kulit yang terjadi ketika pembuluh darah kecil rapuh dan bocor dimana darah merembes ke kulit. Kondisi ini merupakan gejala dari banyak kondisi seperti sindrom rubella kongenital, penyakit autoimun, vaskulitis, mengambil obat yang mempengaruhi trombosit dan lan sebagainya. Perlu diketahui, kondisi ini pun akan dapat menimbulkan bercak merah pada bagian kulit.

5. Rosacea

Kondisi bercak merah ini seringkali muncul pada bagian hidung, dahi atau pada bagian pipi. Kondisi ini lebih sering disebabkan oleh rosacea. Hal ini juga dapat menyebabkan benjolan berisi nanah muncul dibagian bawah kulit.

Meskipun higga sampai saat ini penyebab dari kondisi ini belum diketahui dengan pasti, akan tetapi diyakini bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya stres, mengkonsumsi makanan pedas, konsumsi alkohol, menggunakan obat-obatan, terpapar sinar matahari sampai dengan mandi air panas.

6. Campak

Kondisi lain yang juga menyebabkan bercak timbul pada kulit diantaranya adalah timbulnya bercak merah yang aka muncul pada bagian kulit setelah beberapa hari mengalami badan demam. Kondisi ini akan dapat menyebabkan timbulnya gejala lain yang akan menyertai bercak merah yang timbul, seperti kelelahan, mata berair, sakit tenggorokan atau demam.

Demikianlah beberapa kemungkinan penyakit yang menimbulkan bercak merah pada bagian kulit. Hal terpenting yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan menjaga kebersihan tubuh dengan baik. Selain itu, cara mengatasi bercak yang timbul ada baiknya berkonsultasi ke dokter agar penanganannya lebih tepat dan bisa dengan segera anda dapatkan. Semoga tips diatas bermanfaat dan bisa memberikan pengetahuan.

Mengenal Neuridermatitis, Gejala, Penyebab dan Penanganan

Kondisi gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuh, memang seringkali mengakibatkan timbulnya masalah.

Keluhan dan gejala yang ditimbulkan seringkali membuat banyak orang merasa terganggu dengan kondisi ini. Akan tetapi meskipun dampaknya disadari dengan betul, tidak semua orang merasa peduli dan cekatan mengatasi gangguan yang dialami. Bahkan sebagian ada yang meremehkan kondisi tersebut sehingga membuat mereka cenderung mengulur waktu untuk mengobati kondisinya.

Lantas bijkkah hal tersebut dilakukan? Tentu saja tidak. Yang namanya gangguan penyakit yang timbul pada tubuh akan tentu saja membuat si penderita berada dalam ancaman bahaya bila kondisi tersebut tidak ditangani dengan segera.

Penyakit yang menyerang atau gangguan kesehatan yang datang mungkin tidak berdampak seberapa pada tubuh anda saat ini. Akan tetapi bila kondisi tersebut terus-terusan diabaikan tanpa segera dicari solusi untuk mengatasinya, maka bukan tidak mungkin kondisi ini akan semakin memburuk dan beranjak menjadikan penyakit lain yang lebih berbahaya bisa timbul dalam tubuh. Untuk itu, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganan yang lebih tepat bisa segera didapatkan.

Ada cukup banyak masalah yang bisa menyerang kesehatan tubuh seseorang. Untuk itulah, setiap orang dituntut untuk senantiasa waspada dalam menjaga kesehatan tubuhnya agar senantiasa prima. Jika pertahanan tubuh kuat, maka penyakit dan masalah kesehatan yang menyerang tubuh akan senantiasa dapat dihindari.

Seperti halnya masalah yang menyerang bagian kulit. Kulit adalah organ paling luar dalam tubuh manusia. Organ ini memiliki fungsi untuk melapisi dan menutupi seluruh organ dalam pada tubuh manusia. Fungsinya yang menjadi bagian terluar inilah yang membuat kulit rentan sekali terkena dengan gangguan dan masalah. Belum lagi, peranan kulit seringkali dijadikan sebagai standarisasi kecantikan hampir semua orang, tak terkecuali kaum laki-laki.

Banyak yang menganggap bahwa kulit yang mulus, terawat dan indah adalah cerminan dari seseorang dengan pribadi yang bersih dan pandai merawat tubuh. Sehingga seringkali orang yang memiliki kulit yang indah seringkali dianggap lebih menarik dibandingkan dengan mereka yang tidak piawai merawat kecantikan kulitnya. Bukan hanya itu, orang-orang yang memiliki kulit yang tidak terawat seringkali dianggap sebagai orang yang tidak bersih, tidak rapih dan lain sebagainya.

Tak heran, hal ini pada akhirnya membuat banyak orang rela melakukan banyak hal demi mendapatkan jenis kulit yang telah diimpikan. Ada banyak cara yang dilakukan demi mendapatkan kulit yang indah, mulai dari melakukan perawatan mudah yang sederhana dirumah sampai dengan menghabiskan biaya ratusan juta dengan melakukan jalan operasi atau suntik agar kulit yang indah bisa mereka dapatkan dengan lebih mudah.

Tak bisa dipungkiri memang, kulit yang mulus dan terawat akan senantiasa membuat si pemiliknya lebih percaya diri. Mau tampil tertutup atau terbuka, kulit yang mulus dan terawat akan senantiasa terlihat indah dan lebih menarik. Untuk itulah, menjaga dan merawat kecantikan kulit adalah hal penting yang harus dilakukan.

Tak perlu biaya mahal dengan pergi ke dokter kecantikan. Cukup dengan melakukan perawatan sederhana dengan memanfaatkan bahan alami. Bila dilakukan dengan rutin, maka manfaatnya bisa anda rasakan sendiri.

Selain perlu, kecantikan kulit memang senantiasa penting untuk dijaga. Hal ini dikarenakan ada cukup banyak jenis penyakit yang rentan menyerang seseorang apabila orang tersebut tidak piawai dalam menjaga kesehatan kulitnya. Mulai dari ancaman penyakit yang biasa sampai dengan penyakit berbahaya yang menular akan menjadi ketakutan siapa saja yang mengalaminya.

Seperti salah satunya adalah ancaman dari penyakit neurodermatitis. Kondisi gangguan kulit yang satu ini adalah jenis penyakit kulit yang cukup kronis. Dimana si penderitanya akan mengalami gatal-gatal yang cukup hebat, terutama bila area yang terkena gatal digaruk.

Selain itu, jenis penyakit kulit yang satu ini lebih cenderung dapat meninggalkan bekas luka yang mana demikian kondisi ini akan meninggalkan coretan atau goresan pada bagian kulit anda. Bila hal ini terjadi, maka tentu saja kecantikan dan estetika kulit anda akan terganggu. Untuk itulah penting sekali menjaga kesehatan dan kecantikan kulit agar senantiasa terjaga.

Nah, untuk memahami betul dan lebih dalam mengenai gangguan kulit yang satu ini, maka mari kita simak lebih dalam mengenai gangguan kulit neudermatitis dibawah ini.


Apakah Neurodermatitis?

Neurodermatitis atau lebih dikenal dengan sebutan lichen simpleks adalah sebuah gangguan kulit yang terjadi pada tubuh dengan tanda dan gejala sensasi gatal yang kronis yang timbul dibagian kulit. Pada mulanya, penderita yang mengalami kondisi ini akan merasakan sedikit gatal disalah satu bagian kulit pada tubuh dan apabila bagian gatal tersebut digaruk, maka kulit akan semakin terasa gatal dan membuat si penderta kan semakin ingin menggaruknya. Pada akhirnya, menggaruk akan menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan dengan berkala oleh si penderita.

Bahkan penderita kondisi gangguan kulit yang satu ini bahkan bisa menghadapi kondisi dimana dirinya sudah tidak mampu lagi mengontrol keadaan gatal yang dirasakan. Bekas garukan pada kulit yang gatal tentu saja akan meninggalkan bekas luka yang berlangsung lama yang pada akhirnya akan menyebabkan kulit yang terkena gangguan ini menjadi tebal, kasar, kering dan hiperpegmentasi dengan timbulnya batas bercak yang terlihat dengan jelas akibat dari garukan yang berkepanjangan.

Kondisi ini umumnya dapat muncul sebagai suatu iritasi kulit yang kronis atau gatal sekali sehingga orang akan cendrung secara-terus menerus menggaruknya, sehingga kulit bagian tersebut menjadi menebal dan gatal-gatal akan berangsur menjadi lebih parah sehingga penderita akan lebih sering menggaruknya, mempertahankannya sebagai suatu lingkaran setan.

Lesi ini paling sering muncul dibagian kulit yang mudah dijangkau, seperti misalkan bagian kulit kepala, lengan dan juga bagian leher. Kondisi gangguan kulit ini sifatnya tidak menular, akan tetapi memiliki beberapa penyebab yang memungkinkannya.

Kondisi ini pada umumnya lebih sering menyerang wanita, dengan awal kemunculannya pada usia antara 30 sampai dengan usia 50 tahun.

Prognosis umumnya baik dengan lesi dan kegatalan akan sembuh dengan melalui pengobatan yang tepat, asalkan pasien bisa mengontrol dan menghentikan kebiasaan menggaruk untuk menghindari lesi tersebut menjadi lebih buruk. Akan tetapi, dengan memperhitungkan bahwa kondisi ini sifatnya kronis dan rekuren dengan sendirinya, maka disarankan untuk pasien agar melakukan konsultasi langsung dengan ahlinya.


Apakah Gejala Neurodermatitis?

Sebagaimana disebutkan diatas, bahwa kondisi gangguan kulit neurodermatitis ini bisa terjadi sebab adanya iritasi pada bagian kulit. Akan tetapi, bila iritasi tersebut menyebabkan timbulnya rasa gatal yang menyengat pada saat digaruk dan membuat anda tak ingin berhenti menggaruknya atau bahkan mungkin kondisinya menjadi berbalik dimana pada saat anda menggaruk bagian tersebut anda merasakan nyaman dan ingin melanjutkan menggaruk, maka mungkin ini bisa diindikasikan sebagai gejala awal dari timbulkan gangguan kulit yang satu ini.

Selain itu, gejala lain yang juga dapat dirasakan oleh pasien diantaranya adalah:

  • Sensasi gatal yang timbul pada bagian kulit bersifat lokal hanya berada pada satu area tubuh saja, biasanya menyerang bagian pergelangan tangan, paha, leher, daerah kelamin dan bagian pergelangan kaki.
  • Kulit yang kasar dan bersisik akan tampak berubah menjadi warna merah atau lebih gelap dari kulit yang lainnya. Sehingga luka ini akan umumnya terlihat jelas dibandingkan dengan bagian luka lainnya pada tubuh.
  • Kulit yang terserak dengan gangguan kondisi ini akan tampak kasar dan bersisik, rasa gatal yang dialami umumnya akan datang dan pergi begitu saja. Untuk itu, sebaiknya hubungi dokter atau konsultasikan masalah ini dengan ahli kulit apabila gatal yang dialami tak kunjung menghilang, terutama bila lokasi gatal selalu menyerang dibagain yang sama, menimbulkan iritasi yang menyakitkan atau bahkan sampai menimbulkan infeksi.

Apakah Penyebab Neurodermatitis?

Pemicu atau hal yang dapat menyebabkan kondisi neurodermatitis hingga sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas dan dokter pun belum bisa memberikan jawaban yang pasti apa yang memicu kondisi ini dapat menyerang bagian kulit manusia. Diketahui bahwa gejala awal yang terlihat adalah karena si penderita seringkali menggaruk kulitnya yang gatal dimana kondisi ini terus menerus berlanjut sampai akhirnya mengakibatkan iritasi kulit dapat terjadi.

Adapun penyebab utama untuk kondisi kulit yang gatal tersebut biasanya adalah karena adanya gesekan antara kulit dengan penggunaan baju atau pakaian yang ketat atau akibat adanya gigitan serangga.

Selain karena penyebab utama tersebut, penyakit ini juga dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan lainnya yang dapat memicu timbulnya gatal-gatal pada bagian kulit, seperti misalkan kondisi kulit itu sendiri yang kering, adanya psoriasis, eksim dan setres akibat kecemasan yang timbul.


Bagaimana Pengobatan Neurodermatitis?

Pengobatan yang dilakukan pada kondisi gangguan kulit yang satu ini memiliki tujuan untuk membuat si penderita mengurangi rasa gatal yang dialami agar setidaknya kebiasaan menggaruk bisa dikurangi. Secara medis pengobatan neurodermatitis dapat dilakukan dengan beberapa hal dibawah ini.

Bila berkonsultasi ke dokter akan gangguan kulit yang anda alami ini, maka dokter akan menyarankan anda untuk menggunakan krim steroid yang dijual  bebas, akan tetapi bila jenis obat ini tidak menunjukan hasil dalam menghilangkan rasa gatal yang dirasakan, biasanya dokter akan mencari obat dengan kandungan yang lebih kuat dibandingkan dengan obat sebelumnya.

Terkadang dalam kondisi khusus, pasien juga bisa saja menggunakan krim kortikosteroid, akan tetapi jenis pengobatan yang satu ini haruslah sesuai dengan resep dokter, karena obat ini dapat memberikan efek samping. Konsultasi dengan dokter akan membuat anda mendapatkan dosis yang tepat sehingga pengobatan neurodermatitis bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Bukan hanya itu, guna menuntaskan masalah gangguan kulit yang satu ini, antibiotik dan antihiastamin juga dapat diberikan guna menuntaskan masalah-masalah gatal yang dialami oleh si pesien. Apabila pasien membutuhkannya, maka dokter akan menyesuaikan pemberian dosis dari obat-obatan ini dengan kebutuha atau kondisi si pasien itu sendiri.

Selain beberapa metode pengobatan dengan obat, adapula yang memiliki menggunakan metode terapi guna menghindari kebiasaan menggaruk bagian area yang gatal, terapi yang seperti ini akan cocok untuk mengontrol emosi menjadi titik utama kebiasaan tersebut.

Selain itu, obat antidepresan atau obat anti kecemasan pun bisa dipertimbangkan oleh dokter untuk diberikan guna mengurangi stres dan kecemasan yang dialami oleh si penderita agar tidak memperburuk perasaan gatal yang bisa ditimbulkan.

Langkah Pencegahan Neurodermatitis

Senantiasa menjaga kebersihan kulit dan kelembapannya adalah kunci keberhasilan anda agar dapat mencegah munculnya gejala penyakit dari gangguan kulit yang satu ini. Untuk itulah, tidak ada salahnya bila mulai saat ini budayakan untuk selalu meraat dan menjaga kebersihan serta kelembapan kulit anda dengan baik. Nah, dibawah ini ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyakit neurodermatitis:

  • Gunakan lotion, minyak atau krim mandi yang dapat dilakukan guna menjaga kondisi kulit agar tetap lembap sehingga kulit anda dapat terhindari dari resiko neurodermatitis.
  • Memotong kuku jari tangan dan menjaganya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan jaringan dan kemungkinan infeksi dibagian kulit yang tergaruk.
  • Sebaiknya daerah yang gatal atau mengalami luka ditutup pada saat malam hari untuk menghindari anda dari menggaruk bagian tersebut pada saat tidur.
  • Menggunakan pakaian yang dibuat dari bahan katun halus untuk mengurangi terjadinya iritasi pada bagian kulit. Sebagaimana diketahui, timbulnya gatal seringkali timbul dari penggunaan pakaian yang bergesekan dengan tubuh sehingga timbul iritasi yang menyebabkan gatal tak dapat dihindari.
  • Cobalah untuk berendam dalam bak mandi dengan menggunakan air hangat yang dicampur dengan baking soda, collodial oatmeal yang dibuat secara khusus untuk mandi guna memberikan kebersihan kulit dan memberikan ketenangan serta kenyamanan untuk anda. Untuk mendapatkan jenis oatmeal yang satu ini anda bisa mengunjungi supermarket atau lakukan belanja online untuk bisa mendapatkan bahan yang satu ini.
  • Hindari penggunaan sabun yang didalamnya memiliki kandungan parfum. Hal ini dikarenakan zat ini dapat menimbulkan iritasi dibagian kulit. Untuk itu, sebaiknya beralihlah pada jenis sabun kesehatan yang aman untuk kulit.

Apabila sensasi gatal yang dirasakan tak kunjung sembuh setelah melakukan pengobatan ke dokter. Atau mungkin sensasi gatal yang dialami terjadi secara berulang dibagian lokasi kulit yang sama dan malah menimbulkan rasa gatal yang semakin parah, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Jangan sesekali mengabaikan kondisi ini hanya karena gejala yang ditimbulkan hanyalah berupa gatal biasa. Sebab lama kelamaan kondisi ini malah akan semakin memburuk dan membuat luka goresan akibat garukan akan semakin parah.

Berkonsultasi ke dokter akan membuat diagnosis yang dilakukan terhadap kondisi yang anda alami lebih tepat. Dengan begini penanganan yang lebih tepat akan bisa anda dapatkan dengan lebih baik. Selain itu, pengobatan yang diberikan oleh dokter tentunya dilakukan dengan banyak pertimbangan serta dosis yang dianjurkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yang anda alami saat ini.

Demikianlah penjelasan terperinci mengenai penyakit gangguan kulit neurodermatitis. Pada kesimpulannya penyakit ini adalah kondisi gatal yang ditimbulkan dari kulit yang apabila digaruk, kondisi gatal tersebut akan semakin parah dan membuat si penderitanya akhirnya menjadikan menggaruk sebagai kebiasaannya.

Perlu diketahui gangguan kulit yang satu ini akan dapat menimbulkan sensasi gatal yang berbeda dengan kondisi gatal pada umumnya. Gatal pada kondisi ini lebih terasa panas dan menyengat. Bila si penderita terus-terusan menggaruk secara berulang dan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, maka bekas luka akan timbul dan membuat estetika kecantikan kulit bisa menghilang akibatnya. Untuk itu, penting sekali segera memeriksakan segala keluhan yang dialami ke dokter agar penanganannya bisa segera didapatkan.

Mengenal Penyakit Pityriasis Rosea, Penyakit Kulit yang Menganggu

Kondisi kulit yang bersih dan sehat tentu menjadi impian untuk siapa saja.

Bukan hanya penting untuk kaum perempuan, penampilan kulit yang berseri dan bebas dari gangguan atau masalah tentu juga didambakan para kaum pria. Apalagi saat ini anggapan baru di dunia kecantikan yang semakin menyerebak mengatakan bahwa kulit yang putih, bersih dan mulus adalah modal utama untuk dapat terlihat menarik. Tak heran bila banyak orang akan melakukan banyak cara demi mendapatkan kulit impian yang sudah diidam-idamkan selama ini.

Mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan cara yang mudah dan sederhana sampai dengan mengunjungi dokter kecantikan guna melakukan perawatan dengan prosedur yang begitu rumit dan harus mengeluarkan banyak biaya. Hal ini semata-mata mereka lakukan demi menunjang penampilannya agar senantiasa terlihat prima.

Apalagi untuk mereka yang memiliki profesi yang menuntut mereka untuk selalu tampil maksimal dan sempurna. Cacat sedikit saja dibagian kulit tubuh mereka, kondisi ini akan dengan spontan membuat mereka panik dan tak tenang.

Dengan demikian tak heran bila dokter kecantikan dan jasa-jasa salon kecantikan selalu diburu oleh banyak orang, terutama para selebritis yang mana tampil cantik dan menarik dilayar kaca adalah modal utama mereka menjadi seorang entertainer.

Tidak semua orang diberkahi dengan kulit yang indah dan mulus. Ada beberapa orang yang mengalami masalah dengan kecantikan kulitnya sehingga membuat mereka mengalami krisis percaya diri untuk bisa memperlihatkan bagian kulit mereka yang tertutupi.

Sementara itu, untuk mereka yang telah dikaruniai dengan kecantikan dan keindahan kulit maka berbahagialah mereka. Sebab demi terlihat cantik mereka tidak perlu lagi mengeluarkan dana atau biaya yang terlalu besar demi mendapatkan kulit dambaan. Yang menjadi masalah adalah mereka yang merasa kurang percaya diri dengan kondisi kulitnya saat ini, maka sebagian ada yang dengan suka rela melakukan banyak hal demi mendapatkan kulit yang sudah diimpikan termasuk beberapa hal diatas tadi.

Sehingga demikian tidak heran bila kulit yang sudah mereka dapatkan ini akan dengan teliti mereka jaga dan mereka rawat. Jangankan ada goresan sedikit, bahkan rasanya gigitan serangga seukuran titik jarum saja akan membuat mereka merasa panik dan segera mencari solusi untuk masalah yang tengah mereka hadapi ini.

Kulit yang indah memang tengah menjadi buruan pada hampir banyak orang dewasa ini. Selain untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih menarik, kulit yang mulus dan tanpa masalah seringkali menjadi tanda kebersihan seseorang.

Sebuah stigma yang terlanjur terbentuk dalam masyarakat seringkali menyatakan bahwa mereka yang mengalami masalah dengan kulitnya dianggap kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya. Meskipun anggapan ini tidak sepenuhnya bebar karena tidak semua masalah kesehatan kulit disebabkan oleh faktor kurang menjaga kebersihan. Akan tetapi demikian tetap saja, mencegah masalah kesehatan tubuh seringkali berawal dari menjaga kebersihannya.

Masalah kesehatan kulit yang timbul acap kali menimbulkan masalah pada si penderita itu sendiri. Bukan hanya pada seberapa parah penyakit yang menyerang kulit, akan tetapi disamping lain dampak dari penyakit ini seringkali membuat si penderita yang mengalaminya dibuat tidak percaya diri.

Betapa tidak masalah penyakit kulit yang muncul seringkali membuat bagian yang biasanya diexpose dan terasa percaya diri, akan tetapi ketika masalah ini datang seringkali kita dibuat tidak percaya diri dan terpaksa memilih menutup bagian tersebut. Belum lagi, pada beberapa masalah kulit bekas luka seringkali menjadi masalah yang memusingkan. Hal ini dikarenakan bekas luka yang ditinggalkan umumnya tidak cepat menghilang.

Nah, melihat dampak yang dapat ditimbulkan dari bekas luka akibat penyakit kulit. Maka rasanya perlu sekali melakukan pencegahan agar sebisa mungkin penyakit tersebut tidak datang atau mengancam kita.

Ada cukup banyak ragam dan jenis penyakit kulit, mulai dari penyakit yang ringan sampai dengan penyakit kulit berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian. Penting sekali untuk kita semua mengetahui jenis dan penjelasan dari penyakit kulit tersebut agar setidaknya diharapkan kita mampu bersiaga ketika gejala atau tanda-tandanya dirasakan. Dengan begini diharapkan anda dan kita semua bisa lebih siaga dengan mengkonsultasikan masalah tersebut ke dokter agar penanganan yang lebih tepat serta diagnosis yang pasti bisa segera didapatkan.

Nah, seperti salah satunya kali ini adalah penyakit kulit yang timbul dengan munculnya ruam merah pada kulit. Meski semua penyakit kulit yang timbul seringkali diawali atau disertai dengan rumah kemerahan. Akan tetapi penting pula untuk anda mengenali lebih dalam tentang penyakit ruam yang muncul pada kulit.

Adalah penyakit pityriasis rosea yang akan kami bahas dan jelaskan lebih dalam pada anda. Mungkin masih banyak diantara anda yang masih asing dengan istilah medis yang satu ini. Namun secara tidak disadari selama ini anda mungkin menjadi salah satu pasien yang mengidap jenis penyakit kulit yang satu ini. Nah, untuk lebih jauhnya lagi, mari kita simak apa itu pityriasis rosea, penyebab, gejala dan penanganannya dibawah ini.


Apa Itu Pityriasis Rosea?

Pityriasis Rosea adalah sebuah kondisi umum yang menyatakan adanya atau timbulnya kondisi ruam pada kulit. Pada penyakit ini, ruam yang muncul dibagian kulit umumnya berwarna merah muda atau juga merah. Adapun bentukan dari ruam ini bisa muncul seperti bekas luka, benjolan merah yang bentuknya mirip dengan luka tambalan.

Pada penderita yang mengalami kondisi gangguan kulit yang satu ini umumnya mereka dinyatakan dalam kondisi yang aman. Akan tetapi demikian tetap saja dampak yang bisa dimunculkan dari kondisi ini pada pasien yang menderitanya adalah timbulnya rasa gatal yang cukup mengganggu dan menyiksa, yang mana kondisi ini biasanya akan dapat berlangsung selama dua minggu atau bahkan lebih dari kurun waktu tersebut.

Pada penderita yang terserang dengan gangguan penyakit yang satu ini, beberapa area yang mungkin terserang dengan pityriasis rosea pada tubuh diantaranya adalah bagian punggung, dada atau hingga ke bagian perut.

Kondisi gangguan kulit pityriasis rosea pada umumnya akan dapat menghilang atau sembuh dengan sendirinya meski tanpa dilakukan perawatan intensif oleh tim medis. Masa penyembuhan ini umumnya akan dapat berlangsung dalam tiga bulan atau lebih. Sebagai tanda awal beberapa gejala akan mungkin dialami oleh penderita yakni dengan timbulnya ruam besar yang juga disebut dengan herald patch, yang mana kondisi ini kemudian akan diikuti dengan penyebaran ke bagian area tubuh lainnya seperti kebagian lengan dan juga kebagian kaki.

Penyebab Pityriasis Rosea

Gangguan kesehatan kulit yang satu ini merupakan kondisi penyakit yang sifatnya tidak menular. Akan tetapi hingga sampai saat ini belum ditemukan atau belum diketahui apa penyebab pasti yang mengakibatkan kondisi ini bisa menyerang seseorang. Walaupun demikian, infeksi virus dari golongan virus herpes disebut-sebut menjadi salah satu pemicu timbulnya kondisi ini.

Meskipun kondisi pityriasis rosea dapat sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan medis, akan tetapi saat si penderita mulai mengeluhkan gejala yang parah atau bahkan memburuk yang telah berlangsung lama, maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Gejala Pityriasis Rosea

Sebelum akhirnya menderita timbul ruam yang menyerang bagian kulit, penderita akan mungkin melalui tiga tahapan dari kondisi pityriasis rosea ini. Beberapa tahapan  ini biasanya muncul dengan diawali oleh keadaan tubuh yang tidak terasa nyaman selama beberapa hingga berlangsung berminggu-minggu.

Ruam yang muncul biasanya berupa herald patch, yang mana ruam ini muncul dengan bentuk oval dan ditandai dengan munculnya warna merah muda. Pada sebagian besar kasus, penderita yang lebih beresiko meningkatkan kondisi ini adalah orang-orang dengan usia 1 sampai dengan 35 tahun.

Selain ruam, gejala yang juga ikut menyertai kondisi ini meliputi demam tinggi, menurun/hilangnya nafsu makan, timbulnya nyeri bagian persendian, sakit bagian kepala dan juga timbulnya gangguan pencernaan.

Noda merah yang berbentuk oval yang menyerupai tambalan juga dapat muncul di beberapa bagian tubuh yang tersembunyi, seperti misalkan bagian perut, ketiak dan beberapa bagian lipatan lain pada tubuh.

Sementara itu, pada akhir minggu kedua, bercak merah akan dapat menjamur dan menyebar hingga kebagian leher, punggung dada dan membentuk pola mirip dengan bentuk pohon pinus. Bukan hanya itu, pada masa ini gatal pun akan dapat muncul dan akhirnya kembali mereka setelah ruam muncul dikulit selama kurang lebi 2-6 minggu lamanya.

Pada penyakit gangguan kulit yang satu ini, periode pityriasis rosea akan dapat berlangsung hingga 12 minggu atau bahkan sampai dengan 5 bulan lamanya. Kondisi ini pun akan dapat menyisakan area kulit yang terkena masalah berubah menjadi gelap dibandingkan dengan area sekitarnya. Akan tetapi tak perlu khawatir umumnya kondisi ini akan dapat kembali pada kondisi semula setelah beberapa waktu.

Hanya saja untuk beberapa orang yang memiliki profesi yang mana menuntut mereka untuk dapat tampil sempurna tanpa cacat sedikitpun, maka mungkin mereka akan terganggu dengan kondisi ini. Bila anda mengkonsultasikan ke dokter untuk menghilangkan area gelap akibat kulit yang bermasalah dari pityriasis rosea dengan alasan kosmetik maka biasanya dokter akan meresepkan salep agar penyembuhan menjadi lebih cepat.

Pityriasis rosea dapat menunjuk bentuk-bentuk yang berbeda pada masing-masing pasien. Bila kondisi ini terjadi pada bayi, bentuk penyakit ini mungkin bisa menyerupai kulit yang melepuh. Sementara bila terjadi pada ibu hamil atau seseorang yang memiliki kulit gelpa, maka bentukan dari penyakit yang satu ini bisa berupa ruam yang bulat dan terlihat lebih menonjol.

Penyakit pityriasis rosea dapat menyerupai ruam yang disebabkan akibat dari penyakit lain, seperti halnya sifilis. Sehingga demikian, pemeriksaan lebih lanjut dari gejala penyakit ini perlu dilakukan oleh si pasien demi mendapatkan diagnosis yang tepat.

Jangan sesekali menunda atau mengabaikan kondisi ini. Beberapa kemungkinan penyakit lain mungkin saja mengintai kesehatan anda. Dengan demikian, sebaiknya konsultasikan kondisi ini dengan segera pada dokter.


Diagnosis Penyakit Pityriasis Rosea

Proses diagnosis penyakit gangguan kulit pityriasis rosea dilakukan dengan mengamati kondisi kulit yang terpapar secara langsung. Setelah itu, umumnya dokter akan memastikan melalui tes KOH atau tes yang dilakukan dengan menggunakan larutan potassium hydroxide guna mengetahui apakah ruam yang timbul dibagian kulit disebabkan oleh adanya infeksi dari jamur.

Tes ini membutuhkan sampel yang diambil dari kulit yang terkena dengan pityriasis rosea. Selain itu, tes lain juga dapat dilakukan apabila si penderita aktif melakukan hubungan intim, terdapat kondisi penyakit lain yang juga berkaitan, atau terserang dengan dimana ruam adalah salah satu bagian dari gejalanya.

Pengobatan Penyakit Ptyriasis Rosea

Sebagaimana telah dijelaskan diatas, kondisi gangguan kulit yang satu ini umumya tidak memerlukan perawatan khusus dan pada sebagian besar kasus yang dijumpai kondisi pityriasis rosea dapat sembuh dan menghilang dengan sendirinya.

Beberapa pengobatan yang dilakukan pada umumnya ditujukan agar gejala yang dialami oleh si pasien bisa sedikitnya diminimalisir agar di penderita dapat kembali melakukan aktivitas dan rutinitasnya seperti sediakala.

Adapun beberapa pengobatan yang bisa diberikan pada penderita gangguan penyakit ini adalah dengan memberikan salep atau krim untuk mencegah kulit kering yang sekaligus berfungsi untuk melembapkan kulit.

Beberapa jenis salep atau krim streoid dan antihistamis dapat diberikan untuk mengurangi gatal yang dialami. Selain itu, pengobatan lain yang lebih sederhana juga bisa dilakukan dirumah seperti berendam atau mandi dengan menggunakan air hangat agar gatal-gatal yang menganggu bisa diredakan.

Akan tetapi untuk rasa gatal yang terasa begitu menganggu, anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter mengenai penggunaan krim atau salep yang akan digunakan. Krim atau salep steroid umunya digunakan dengan cara mengoleskan krim pada area atau bagian yang terpapar dengan ruam. Hal ini dilakukan sebanyak 1-2 kali dalam satu hari guna mengurangi peradangan yang menyerang bagian kulit serta meredakan gatal agar tidak terlalu menyiksa.

Pada tahapan awal pemakaian salep, anda mungkin akan merasakan perih, akan tetapi hal ini akan mulai berkurang seiring dengan kulit yang mulai beradaptasi dengan obat yang digunakan.

Selain penggunaan krim atau salep, obat dari jenis antihistamin juga dapat dikonsumsi akan tetapi harus berdasarkan resep dari dokter. Obat-obatan ini umumnya dapat memiliki efek samping sebagai penenang sehingga akan cukup berguna untuk pasien yang mengalami kendala dengan gangguan tidur sebagai akibat dari rasa gatal yang ditimbulkan terlalu berlebihan.

Akan tetapi ketika menggunakan jenis obat-obatan ini untuk mengatasi ruam gatal, sebaiknya hindari melakukan pekerjaan berat atau berkendara selama anda berda dalam pengaruh obat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi.

Bukan hanya beberapa pengobatan diatas, obat lain yang juga dapat digunakan adalah dengan menggunakan krim emolien. Krim ini adalah obat yang dapat bekerja dalam tubuh untuk mencegah kulit kering. Krim ini dapat dikenakan sebagai bahan pengganti sabun dan mudah sekali didapatkan di apotek. Cara penggunaan obat ini dapat dilakukan dengan mengoleskan krim seperlunya pada bagian yang terkena dengan ruam dari pityriasis rosea mengikuti arah dari tumbuhnya rambut pada kulit.

Pengobatan lain yang mungkin perlu dilakukan adalah dengan menggunakan cara yang lebih rumit yakni dengan menggunakan terapi sinar ultra violet atau ultra ungu jangka pendek yang mana metode ini lebih lazim disebut dengan istilah sinar UVB.

Kulit yang terkena dengan ruam pityriasis rosea akan disorot dengan sinar UVB dalam waktu yang singkat guna mengurangi rasa gatal dan munculnya ruam pada bagian kulit yang terserang. Pengobatan ini merupakan pilihan lain yang diambil apabila beberapa pengobatan diatas tidak kunjung memberikan hasil dan mengatasi ruam dan gatal yang muncul.

Demikian beberapa hal yang dapat dijelaskan dari penyakit gangguan kulit pityriasis rosea. Semoga artikel diatas bisa memberikan pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua.

Mengenal Penyebab, Gejala dan Penanganan Biang Keringat

Kulit merupakan bagian paling luar pada tubuh yang bekerja dalam menutupi dan melapisi semua bagian organ dalam pada tubuh manusia.

Kulit adalah bagian organ tubuh manusia yang terletak diluar dan hanya sedikit saja yang membatasi bagian dalam tubuh. Luas kulit manusia pada orang dewasa diperkirakan sekitar 1,5 meter persegi dengan berat sekitar 15% dari berat badannya secara keseluruhan.

Selain sebagai organ paling luar yang berfungsi dalam menjaga dan melapisi bagian tubuh dalam. Kulit juga memiliki fungsi lain yang masih sangat banyak diantaranya yang pertama adalah sebagai pelindung tubuh dari tiap bagian lapisan kulit terdalam sampai dengan bagian terluar. Misalkan sel keratin dalam kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari mikroba, adanya abrasi (gesekan), panas dan juga zat-zat kimia.

Keratin merupakan struktur keras, kaku dan tersusun dengan rapih dan erat seperti batu pada dipermukaan kulit. Dan masih ada begitu banyak fungsi dan peranan dari kulit dalam menjaga tubuh agar tetap terlindungi dari paparan zat luar yang hendak masuk kedalam tubuh.

Selain itu fungsi diatas, kini fungsi umum dari kulit adalah menunjang dan mendukung kecantikan seseorang. Banyak orang mendambakan memiliki kulit yang indah dan cantik. Hal ini mereka anggap akan menunjang penampilan mereka menjadi lebih sempurna dan terlihat lebih menarik. Sehingga demikian, tak ayal bila ada banyak orang bersedia melakukan segala hal demi mendapatkan jenis kulit yang sudah didambakan.

Adan banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan jenis kulit yang telah diimpikan. Mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan cara dan langkah sederhana sampai dengan melakukan perawatan di dokter kecantikan dengan mengeluarkan banyak uang dan biaya.

Ya, bagi sebagian orang yang didukung dengan kemampuan material yang mencukupi, mereka lebih memilih mempercayakan perawatan kulitnya ke dokter kecantikan. Tak peduli harus merogoh kocek berapapun yang terpenting kecantikan kulit mereka bisa didapatkan dengan lebih cepat dan lebih instan.

Tak heran bila setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka yang memiliki kulit indah dengan usaha yang besar akan cenderung lebih concern terhadap kecantikan kulitnya. Jangankan ada goresan sedikit, bahkan rasanya gigitan serangga sekalipun akan membuat mereka panik dan mengalami krisis percaya diri yang begitu besar. Akibatnya, mereka akan langsung pergi ke dokter untuk segera mengatasi masalah tersebut.

Memang wajar melakukan segala hal demi mempercantik diri, terutama mempercantik kulit. Apalagi bila tujuannya adalah untuk membuat anda terlihat lebih indah. Selama hal tersebut dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan tubuh anda, maka sah-sah saja rasanya.

Akan tetapi, sayangnya meski seberapa keras dan seberapa besar usaha kita dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Masalah selalu saja datang dengan tiba-tiba. Bak seperti seorang ninja yang menyerang dengan mengendap-endap dan tanpa kita sadari, masalah pada kulit pun seringkali tak kita sadari dan tahu-tahu sudah muncul bercak atau ruam pada kulit yang membuat anda pada akhirnya "kecolongan" menjaga kesehatannya.

Untuk itu, mungkin sudah saatnya anda benar-benar teliti dengan mengetahui jenis penyakit kulit apa saja yang bisa menyerang dan mengancam (Baca juga: Kenali Jenis Ruam Kulit, Gejala, Penyebab dan Penanganannya). Sebab dengan begini setidaknya anda akan lebih waspada dalam mengenali tanda-tanda atau gejala yang mungkin telah anda rasakan.

Sebenarnya ada begitu banyak jenis masalah yang dapat menyerang kulit, mulai dari masalah yang kecil sampai dengan masalah yang beresiko besar untuk kesehatan anda. Akan tetapi, satu hal yang pasti semua masalah ini seringkali akan menimbulkan rasa panik tersendiri untuk si penderitanya. Terutama bila anda adalah seseorang yang memiliki profesi dimana anda dituntut untuk selalu tampil prima dan sempurna.

Semua masalah kulit umumnya bukan hanya akan menganggu, akan tetapi bekas luka dari penyakit tersebutlah yang seringkali membuat frustasi karena hal ini akan dapat merusak estetika kecantikan kulit anda dengan timbulnya bekas luka yang tidak mudah hilang dengan cepat.


Nah, salah satu masalah kulit yang umum dan paling sering terjadi yang mana masalah ini pun seringkali meninggalkan bekas yang merusak kulit adalah masalah biang keringat. Kondisi gangguan kulit ini mungkin sudah pernah anda alami atau mungkin bila anda memiliki anak bayi dirumah yang sering berkeringat, anda mungkin menjadi salah satu orangtua yang kebingungan mencari solusi untuk masalah yang satu ini.

Ya, biang keringat adalah salah satu masalah gangguan kulit yang umum dialami oleh sebagian besar orang. Timbulnya bintik-bintik merah dan ruam pada kulit seringkali membuat si penderitanya merasa tidak nyaman dan terganggu dengan kondisi ini. Betapa tidak, setiap kali berkeringat akan timbul perasaan gatal dna tak lama kemudian disusul dengan munculnya bintik-bintik merah serta ruam yang lama kelamaan kondisi ini akan terasa menyiksa dengan perasaan perih yang menyertainya.

Bila sudah begini, para penderita biang keringat akan merasa kepayahan dengan cucuran keringat yang membasahi tubuhnya. Belum lagi, umumnya biang keringat seringkali menyerang bagian tertutup pada tubuh seperti halnya bagian lipatan dibagain leher, punggung dan masih banyak lagi.

Hal inilah yang terkadang membuat penderita biang keringat akan kesulitan mengobati bagian yang gatal dan terasa perih, terutama pada bagian yang sulit dijangkau. Bukan hanya pada orang dewasa, biang keringat juga umum dijumpai pada anak-anak dan bayi. Kondisi inilah yang seringkali membuat para orangtua dibuat pusing karena anak dan bayi mereka yang akan berubah menjadi rewel dan terus menangis pada saat kondisi ini menyerang.

Lantas apakah biang keringat? Apa penyebabnya? Seperti apa gejalanya dan yang terpenting adalah bagaimana mengatasi kondisi ini? Untuk lebih dalamnya lagi mari kita simak penjelasan dibawah ini.

Mengetahui Apa Itu Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan dapat menyebabkan sensasi menyerang atau perih pada bagian kulit. Dalam istilah kedokteran, kondisi ini disebut dengan miliaria yang biasanya timbul sebagai akibat dari keringat yang berlebihan yang tidak bisa keluar karena adanya penyumbatan pada bagian saluran kelenjar keringat.

Adapun penyumbatan yang terjadi ini dipicu oleh adanya sel-sel kulit mati yang karena keringat tidak terbuang dengan baik. Keringat yang tidak dapat keluar tersebut menimbulkan bintik-bintik kecil atau lenting yang berisi dengan air yang timbul dengan disertai gejala gatal, pedih dan kulit yang berubah menjadi kemerahan.

Biang keringan dapat terjadi pada anak-anak dan bahkan pada orag dewasa. Ketika kondisi ini terjadi, beberapa daerah atau area pada tubuh yang seringkali diserang oleh kondisi ini adalah bagian dahi dan juga leher. Selain itu, gangguan ini seringkali mengincar bagian-bagian tubuh yang tertutup dengan pakaian seperti halnya punggung dan juga dada, serta bagian yang mengalami tekanan atau gesekan akibat pemakaian baju.

Biang keringat juga dikenal dengan sebutan ruam panas yang bukan hanya terjadi pada bayi, akan tetapi orang dewasa pun bisa mengalami kondisi ini ketika cuaca sedang panas atau pada lingkungan dengan suhu yang lembap.

Kemunculan gangguan kesehatan ini biasanya muncul beberapa hari setelah anda terkena pajanan suhu panas. Kondisi ini umumnya muncul di seluruh bagian tubuh, namun area yang lebih rentan terkena kondisi ini adalah beberapa area yang telah disebutkan diatas.

Kondisi biang keringat bukanlah sebuah gangguan kesehatan berbahaya dan biasanya kondisi ini akan dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu dengan melakukan perawatan kulit seperti biasa. Akan tetapi gejala yang ditimbulkan dari kondisi ini akan dapat mengganggu aktivitas anda, terutama bila terjadi pada anak-anak atau bayi maka hal ini akan membuat mereka terus-terusan tidak nyaman. Untuk itulah, perawatan dan penanganan yang tepat akan tetap dibutuhkan agar penyembuhan gangguan ini bisa berjalan dengan efektif dan lebih cepat.


Gejala Biang Keringat

Terdapat perbedaan lokasi kemunculan ruam pada orang dewasa dan bayi. Pada bayi, biang keringat pada umumnya dapat muncul dibagian leher, lipatan siku, selangkangan dan terkadang bisa pula muncul dibagian ketiak. Sementara pada orang dewasa, kondisi ini dapat terjadi pada lipatan kulit yang bergesekan dengan pakaian.

Selain itu, guna memahami betul cara penanganan biang keringat yang tepat, maka anda dan kita semua perlu mengenal benar beberapa klasifikasi biang keringat berdasarkan perbedaan level keparahannya. Ciri dari gejala yang muncul umumnya juga beragam pada masing-masing klasifikasinya.

Nah, untuk mengetahui jenis-jenis biang keringat yang dapat terjadi berdasarkan dengan tingkat keparahannya, maka dibawah ini kami akan jelaskan untuk anda.

  • Miliaria Kristalina

Kondisi biang keringat yang satu ini adalah jenis biang keringat dengan tingkatan yang paling ringan, yakni mempengaruhi saluran keringat dari lapisan paling atas.

Pada kondisi ini, tanda dan gejala yang muncul biasanya berupa timbulnya bintik-bintik merah yang berisi dengan cairan berwarna jernih yang mudah pecah. Kondisi yang satu ini umumnya lebih mudah terjadi pada bayi dibandingkan dengan orag dewasa.

Pada kondisi biang keringat yang ini, tidak ada keluhan apalun yang dirasakan dan pada umumnya kondisi ini akan dapat sembuh dengan sendirinya dengan ditandai munculnya sisik-sisik halus menjelang masa penyembuhan.

Akan tetapi demikian tetap saja saat kondisi ini menyerang bayi anda, rasa khawatir dan panik mungkin tetap saja akan membendungi benak anda. Untuk itu, ibu bisa mencegah kondisi ini dengan memberikan pakaian yang tipis pada bayi dimana jenis pakaian yang dikenakan sebaiknya bersifat menyerap keringat dengan baik. Prinsipnya adalah mencegah keringat atau mengusahakan keringat menguap dengan baik.

  • Miliaria Rubra

Jenis biang keringat yang satu ini adalah jenis yang lebih berat. Kemunculannya bisa pada bagian lapisan kulit yang lebih dalam dan biasanya terjadi pada wilayah dengan suhu yang panas atau lembap. Bagian tubuh yang umum terserang dengan biang keringat yang satu ini adalah area badan yang sering bergesekan dengan pakaian.

Adapun tanda dan gejala dari konisi ini adalah timbulnya sensasi gatal yang menyengat disertai dengan timbulnya bintil kemerahan dengan ukuran yang lebih besar. Hingga kini penyebab yang menjadi pemicu kondisi ini terjadi sebenarnya belum diketahui dengan pasti.

Ada pakar yang menyatakan bahwa kadar garam yang tinggi pada kulit disertai dengan adanya paparan kuman adalah pemicu kondisi ini timbul. Pada bagian yang terkena dengan bintil, keringat akan berkurang dan kulit yang mengalami inflamasi akan terasa perih dan sakit akibat dari keringat yang tidak dapat keluar dari permukaan kulit.

Untuk menghindari kondisi ini anda bisa menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Selain itu terapi obat juga bisa dilakukan dengan memberikan bedak salisil 2% yang mengandung mentol dengan efek dingin dan menenangkan pada tubuh.

  • Miliaria Pustulosa

Kondisi biang keringat ini adalah perkembangan yang lebih besar dari kondisi miliaria rubra yang mana kondisi ini ditandai dengan gejala bintil yan mengalami inflamasi atau peradangan yang didalamnya berisi nanah. Kondisi ini bisa lebih beresiko dibandingkan dengan dua jenis biang keringat sebelumnya. Untuk kondisi ini sebaiknya memerlukan penanganan medis dengan mengunjungi dokter dan meminta obat untuk dapat meredakan kondisi ini.

  • Miliaria Profunda

Kondisi biang keringat yang satu ini adalah jenis yang paling jarang terjadi dan berdampak pada dermis, lapisan kulit yang lebih dalam. Untuk biang keringat yang satu ini sifatnya kronis dan sering kambuh. Kondisi ini lebih cenderung menyerang orang dewasa setelah mealukan aktivitas fisik yang menghasilkan banyak keringat seperi berolahraga, melakukan pekerjaan angkat beban yang banyak, berlari dan masih banyak lagi.

Adapun untuk tanda dan gejala dari kondisi ini diantaranya adalah dengan timbulnya bintil-binitl yang kebanyakan tidak berisi air, dapat teraba seperti kulit yang mengeras, tidak terasa gatal dan berwarna seperti kulit biasanya. Bila anda mengalami kondisi ini sebaiknya atasi dengan memberikan lotion calamin atau dengan tanpa mentol.

Biang keringat pada umumnya bukanlah sebuah kondisi yang memerlukan penanganan medis serius dimana si penderita yang mengalaminya harus dibawa ke rumah sakit. Sebab umumnya kondisi ini akan dapat pulih dengan sendirinya dengan cara mendinginkan kulit serta menghindari pajanan yang panas.

Akan tetapi segera temui dokter apabila tanda dan ruam yang dialami menjadi lebih parah, gejala yang muncul biasanya dapat bertahan cukup lama. Atau bila anda menemui beberapa tanda infeksi seperti berikut ini:

  • Rasa sakit makin bertambah.
  • Demam dan menggigil.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak dan selangkangan.
  • Nanah keluar dari bintil dan benjolan ruam.

Untuk itu, segera bawa kondisi ini ke dokter agar gejala yang dialami bisa segera diatasi dengan tepat.


Langkah yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Biang Keringat

Meski biang keringat bukan sebuah kondisi gangguan kesehatan yang serius. Akan tetapi tetap saja, dampaknya yang cukup mengganggu membuatnya patut untuk segera diatasi. Kondisi ini sebenarnya dapat ditangani sendiri dirumah dengan melakukan beberapa tahapan yang sederhana seperti dibawah ini.

  • Menghindari Panas Berlebihan dan Tempat yang Lembap

Pajanan terhadap panas akan membuat anda cenderung menjadi lebih mudah berkeringat dan kondisi ini tentu akan membuat ruam yang timbul menjadi lebih parah. Untuk itu, pastikan untuk lebih sering berteduh atau mencari tempat dingin dan hindari panas dari sengatan mata hari. Selain itu, dukung pula dengan mengkonsumsi banyak cairan agar terhindari dari dehidrasi.

  • Menjaga Kulit Agar Tetap Dingin

Untuk menurunkan keringat, sebaiknya jaga agar kulit anda senantiasa tetap dingin. Hal ini bisa dilakukan dengan mandi untuk membuat tubuh terasa lebih sejuk atau gunakan kipas angin untuk meredakan cucuran keringat.

  • Kenakan Pakaian yang Longgar

Pakaian yang terlalu ketat dan terbuat dari bahan serat sintetis seperti nilon atau polyster adalah bahan-bahan pakaian yang sebaiknya anda hindari. Selain panas, penggunaan jenis bahan pakaian ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan dirumah dengan mudah untuk mengatasi dan mencegah timbulnya biang keringat yang akan sangat menyiksa.

Ketahui Penyebab Gatal Pada Telapak Tangan dan Cara Pengobatannya

Ketika menjalankan aktivitas sehari-hari dan rutinitas yang begitu banyak, tentu setiap hal yang kita lakukan akan terasa seperti dikejar-kejar waktu.

Untuk itulah, gangguan sedikit saja bisa jadi menjadi masalah saat pekerjaan dan deadline masih begitu banyak dan menumpuk dan belum kita selesaikan. Masalah yang dihadapi beriringan dengan kewajiban yang harus dikerjakan akan tentunya membuat kita frustasi dengan masalah tersebut. Dengan demikianlah, mau tidak mau, dan siap tidak siap maka kita harus meluangkan waktu dan segera mencari solusi agar masalah tersebut bisa segera diselesaikan dengan baik.

Contohnya seperti masalah yang menyerang bagian telapak tangan. Masalah yang satu ini memang jarang terjadi, akan tetap dampaknya yang seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman membuat banyak orang cukup kewalahan menahan rasa gatal yang ditimbulkannya. Hal inilah yang membuat mereka banyak bertanya-tanya mengapa telapak tangan mereka bisa terasa begitu gatal? Hal apa yang sebenarnya melatar belakangi kondisi ini? Dan masih banyak lagi.

Betapa tidak, kondisi gatal yang menyerang telapak tangan seringkali membuat siapa saja merasa tak nyaman dengan kondisi ini. Apalagi ketika melakukan pekerjaan seperti menulis, mengetik, memasak dan beberpa kegiatan lain yang melibatkan tangan. Kondisi ini umumnya akan sangat terkendala terutama saat gejala gatal mulai menyerang. Pada akhirnya, rasa gatal yang semakin terasa parah akan membuat anda tak tahan menahan godaan untuk menggaruk bagian tersebut dan lebih memilih mengesampingkan apa yang sedang anda kerjakan. Akibatnya hal ini mungkin akan membuat anda menghentikan pekerjaan dan bolos masuk bekerja karena rasa gatal yang cukup menyiksa.

Gatal-gatal yang timbul dibagian telapak tangan adalah kondisi umum yang dapat terjadi dan mungkin hampir sebagian orang pernah mengalami kondisi ini. Terutama setelah melakukan kontak atau menyentuh sumber air yang kotor dan beberapa sumber lainnya. Bila kondisi ini terjadi, maka mungkin gatal pada telapak tangan yang dialami akan tergantung pada penyebabnya. Hal ini dikarenakan ada cukup banyak pemicu yang dapat menimbulkan rasa gatal dibagian telapak tangan.

Dengan demikian, maka anda harus lebih waspada terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar agar jangan sampai kuman dan bakteri menjadi pemicu timbulnya gatal-gatal yang menyiksa. Lantas apakah itu gatal yang menyerang bagian telapak tangan? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Nah, untuk lebih jelasnya lagi mari kita simak beberapa hal dibawah ini.


Gatal Pada Bagian Telapak Tangan

Gatal di telapak tangan merupakan gejala umum yang menandakan adanya gangguan pada bagian tangan itu sendiri atau gangguan tubuh yang berefek secara keseluruhan. Kondisi ini pada umumnya tidak dianggap sebagai kondisi yang besar atau sebagai ancaman penyakit yang besar, karena biasanya gatal pada telapak tangan akan bisa diatasi dengan mengaplikasikan krim atau salep gatal pada bagian yang terasa gatal.

Akan tetapi terkadang, pada beberapa kasus, telapak tangan yang sudah diberikan dengan salep masih saja terus berlanjut untuk waktu yang sangat lama dan berpotensi mengganggu aktivitas yang dijalankan sehari-hari.

Nah, bila kondisi ini menyerang anda atau orang terdekat, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penyebabnya bisa ditentukan lewat gejala yang anda rasakan. Dengan demikian, penanganan yang lebih tepat pun akan bisa dengan cepat anda dapatkan.

Sementara itu, untuk anda yang baru saja mengalami gatal dibagian telapak tangan,  perlu dipelajari terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana mengatasi kondisi ini dengan sederhana yang dapat diaplikasikan dirumah sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter.

Mengetahui Penyebab Telapak Tangan Terasa Gatal

Ada cukup banyak faktor yang dapat menjadi latar belakang timbulnya gatal dibagian telapak tangan mulai dari penyakit yang ringan dan umum sampai dengan penyakit yang serius yang mana perlu anda waspadai betul. Untuk itulah, bila anda merasa khawatir atau tidak pasti dengan kondisi gatal pada telapak tanngan yang anda alami saat ini, maka sebaiknya periksakan terlebih dahulu ke dokter agar diagnosa pasti bisa anda dapatkan.

Nah, berikut ini adalah beberpa faktor kondisi medis yang dapat menjadi penyebab gatal pada telapak tangan.

Adanya Dermatitis Kontak

Penyebab pertama yang mungkin menjadi pemicu timbulnya kondisi gatal pada telapak tangan adalah adanya penyakit kulit dermatitis kontak. Kondisi ini adalah sebuah penyakit kulit yang timbul dengan ditandai adanya peradangan, gatal-gatal dan bercak nyeri yang timbul setelah terjadi kontak langsung dengan alergen atau iritan.

Kondisi ini biasanya akan dapat muncul antara 12 dan 72 jam setelah terjadi paparan. Adapun penyebab yang seringkali dikaitkan dengan kondisi ini adalah benda atau zat-zat tertentu yang sifatnya dapat mengiritasi kulit, seperti halnya semen, deterjen, parfum, bahan kimia dan tanaman seperti poison ivy serta poison oak.

Perluasan penyakit yang sesungguhnya pada suatu individu akan sangat bervariasi sejalan dengan waktu, meskipun riwayat alergi berpengaruh dalam menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.

Adapun kondisi penyakit ini umumnya akan dapat menghilang tanpa komplikasi dalam kurun waktu 2 sampai dengan 3 minggu. Akan tetapi si penderita harus senantiasa menghindarkan dirinya dari paparan alergen atau iritan yang ada.

Kompilkasi mungkin terjadi pada orang yang berkulit gelap yang mana kondisi ini umumnya akan menyebabkan perubahan warna kulit yang lebih terang ke lebih gelap dan juga mereka riskan menderita infeksi bakteri sekunder.

Meskipun kondisi gangguan penyakit ini akan dapat menghilang dengan sendirinya. Akan tetapi bila gejala yang dialami sudah terlalu berlebihan dan bahkan hingga berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan tak kunjung membaik, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini ke dokter agar penanganan guna memulihkan gejala yang dialami bisa diredakan dengan baik.


Adanya Penyakit Eksim

Eksim adalah istilah yang umum untuk menggambarkan setiap peradangan yang timbul pada kulit yang mana kondisi ini dapat menyebabkan kondisi lain seperti gatal dan kemerahan yang timbul pada bagian kulit mana saja, termasuk kemerahan dan gatal yang timbul pada bagian telapak tangan dan juga kaki.

Kondisi seperti ini lebih dikenal dengan kondisi dyshidrosis atau dermatitis palmoplantaris yang mana kondisi ini merupakan jenis eksim yang khusus menyerang bagian telapak tangan dan kaki. Kondisi gatal yang dialami oleh si penderita akan semakin memburuk terutama saat malam hari.

Adapun penyebab dari kondisi gangguan kulit yang satu ini belum diketahui hingga sampai saat ini. Penyakit eksim atopik juga sering disertai dengan kondisi medis lainnya seperti hay fever atau kondisi tubuh yang sensitif terhadap paparan serbuk sari dan juga asma.

Kondisi eksim yang dialami akan semakin memburuk apabila muncul beberapa seperti dibawah ini.

  • Kulit yang kering.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Infeksi bakteri dan virus.
  • Asap rokok dan polusi udara.
  • Cairan pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen.
  • Menggaruk kulit sehingga kulit mengalami luka atau iritasi.
  • Pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol.
  • Makanan seperti telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan. Terutama dampaknya kepada bayi dan anak kecil.
  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.
  • Keringat tubuh.

Penyakit gangguan kulit yang satu ini pun umumnya muncul pada anak-anak, akan tetapi dermatitis atopik bisa pula menyerang orang-orang dewasa pada segala usia. Umumnya penyakit ini akan lebih sering menyerang orang-orang dengan riawayat penyakit asma dan hay fever.

Sementara itu, kondisi eksim lebih sering muncul pada beberapa bagian organ pada tubuh yang memiliki lipatan seperti misalkan beberapa tempat berikut ini.

  • Bagian dahi pada wajah
  • Bagian belakang lutut
  • Bagian pergelangan kaki depan
  • Bagian samping leher
  • Bagian dalam siku
  • Sekitar mata dan telinga
  • Sekitar lipatan selangkangan

Kulit yang kering dan terasa sangat gatal bisa menjadi gejala awal dari kondisi kesehatan yang satu ini. Pada gilirannya kulit akan mengalami iritasi dan memerah ketika anda menggaruk bagian yang terasa gatal.

Akibat dari Alergi Makanan

Ada beberapa orang yang rentan memiliki alergi terhadap konsumsi jenis makanan tertentu. Beberapa makanan yang umum menjadi pemicu alergi pada orang-orang yang rentan terkena dengan gangguan yang satu ini adalah jenis makanan seperti kacang, susu, telur, kacang-kacangan, makanan lain dan kedelai.

Meskipun algeri makanan dapat menimbulkan beberapa anda fisik yang jelas dan perubahan pada tubuh yang luas, akan tetapi reaksi dan tanda klinis pada kulit adalah gejala paling awal dan paling mudah terlihat. Gatal pada bagian telapak tangan yang dirasakan oleh si penderita bisa menjadi tanda awal akibat alergi makanan.

Bila si penderita mengalami kondisi yang satu ini dan rasa gatal disertai dengan tanda alergi lainnya. Maka segera hentikan konsumsi terhadap beberapa makanan tersebut. Selain itu, bila gejala yang dialami semakin memburuk maka sebaiknya hubungi dokter agar gejala tersebut bisa segera diredakan dengan lebih baik.


Adanya Primary Biliary Sirosis

Gangguan penyakit lain yang dapat menimbulkan gatal pada bagian telapak tangan adalah adanya Primary Biliary Sirosis yakni sebuah kondisi dimana saluran empedu dalam hati hancur secara perlahan. Empedu, cairan yang diproduksi dalam hati berperan dalam mencerna makanan dan membantu membersihkan tubuh dari sel darah merah yang telah usang, racun dan juga kolesterol.

Akan tetapi ketika jaringan pada empedu rusak, seperti karena primari biliary sirosis, maka zat berbahaya akan terbentuk dalam hati dan kadang-kadang kondisi ini akan dapat menimbulkan parut ireversibel pada jaringan sirosis. Kondisi penyakit ini dianggap sebagai suatu penyakit autoimun dimana tubuh berbalik melawan sel sendiri. Akan tetapi apa yang memicu kondisi ini bisa terjadi, sampai saat ini belum lah diketahui dengan jelas.

Akibat dari adanya penyakti ini dapat menimbulkan pruritus atau gatal-gatal pada kulit. Bahkan jika penyakit ini belum berkembang menjadi lebih besar, salah satu tanda yang paling awal adalah dengan timbulnya kondisi gatal pada bagian telapak tangan dan juga bagian telapak kaki.

Adapun tingkat keparahan dari kondisi gatal yang dirasakan bisa berfluktuasi karena dapat menyerang kapan saja, baik saat siang maupun sewaktu malam.

Kondisi gatal yang seperti ini dialami sebab oleh asam empedu yang beredar luar dan bebas pada aliran darah. Hal ini bisa terjadi karena adanya masalah pada sistem saluran empedu.

Untuk itu, maka segera periksakan kondisi kesehatan anda bila anda mulai merasakan gatal-gatal pada tangan. Sebagaimana kita lihat pada penjelasan diatas, gatal yang dialami pada bagian telapak tangan bisa menjadi gejala awal dari kondisi penyakit lainnya.

Adanya Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Pemicu lain yang mampu sebabkan kondisi gatal pada tangan adalah adanya Carpa Tunnel Syndrome (CTS). Kondisi ini terjadi sebab adanya kompresi atau terjepitnya bagian saraf medianus. Yang mana hal ini bisa terjadi akibat terlalu banyak mengetik, menulis atau melakukan kegiatan lain yang membutuhkan penggunaan jari-jari tangan yang dilakukan secara berulang dalam jangka panjang.

Perlu diketahui beberapa gejala utama yang akan mungkin dirasakan diantaranya adalah kesemutan, rasa baal serta timbulnya gatal pada bagian telapak tangan.

Konsisi dari gejala ini umumnya akan dapat berkembang dengan perlahan dan pada malam hari hal ini akan dapat bertambah dengan parah. Bagian yang paling sering terpengaruh dengan kondisi ini diantaranya adalah telunjuk, jari tengah dan juga jempol.

Saat terjadi bengkak pada bagian saraf, tendon atau bahkan bagian keduanya, saraf median akan terhimpit dan pada akhinya terjadinya carpal tunnel syndrom. Ketika saraf median terhimpit atau terjepit, maka akan timbul perasaan mati rasa, sensasi kesemutan, termasuk dengan timbulnya gatal pada bagian telapak tangan dan juga jari-jari tangan.

Adanya Penyakit Lupus

Kondisi resiko penyakit lain yang dapat menimbulkan gatal pada bagian telapak tangan adalah adanya ancaman dari penyakit lupus. Kondisi penyakit ini adalah inflamasi kronis yang diakibatkan oleh sistem kekebalan tubuh yang kelru sehigga mulai menyerang bagian jaringan dan organ tubuh sendiri. Inflamasi yang terjadi akibat penyakit lupus bisa menyerang beberapa bagian tubuh seperti misalkan bagian sel darah, sendi, jantung, paru-paru dan juga kebagian kulit.

Gejala dari penyakit lupus sendiri umumnya lebih mirip dengan penyakit lain sehingga membuat penyakit ini lebih sulit untuk didiagnosis. Gejala penyakit lupus sendiri umumnya sangat beragam. Ada yang ringan dan bahkan ada gejala yang bisa sampai mengancam jiwa. Salah satu gejala yang termasuk kedalam tanda penyakit lupus adalah lesi dan kemerahan yang muncul dibagian telapak tangan. Ruam bisa menjadi sangat gatal sehingga membuat si penderita tidak nyaman dengan kondisi yang dialaminya.

Penyakit yang satu ini memang tidak menular, akan tetapi bisa berbahaya dan berpotensi mematikan. Di Indonesia sendiri penderita peyakit lupus dipercaya terdapat sebanyak lima juta jiwa. Penyakit ini kebanyakan menyerang wanita dengan usia 15-50 tahun pada masa produktif. Akan tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini pun dapat menyerang anak-anak dan juga pria.

Pengobatan Pada Telapak Tangan yang Gatal

Cara mengatasi atau mengobati bagian telapak tangan yang terasa gatal idealnya disesuaikan dengan penyebabnya itu sendiri. Akan tetapi tantanganya sendiri adalah dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk dapat mendiagnosis suatu kondisi penyakit yang menjadi penyebab gatal yang tidak tepat.

Bila penyebabnya adalah alergi, maka pengobatan terbaik adalah dengan menghindari paparan dari zat alergen yang akan memicu kondisi tersebut menjadi lebih parah.

Sementara itu, bila kondisi ini disebabkan oleh penyakit lainnya. Maka ada baiknya segera konsultasikan kondisi yang anda alami ke dokter. Agar dapat dilakukan pemeriksaan guna mendiagnosis adanya penyakit tertentu. Dengan begini penanganan yang lebih tepat akan bisa segera anda dapatkan.

Semoga artikel diatas bisa bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan yang lainnya.

Kenali Jenis Ruam Kulit, Gejala, Penyebab dan Penanganannya

Kulit yang mulus, putih dan indah tentu menjadi dambaan untuk siapa saja.

Tak heran bila saat ini ada begitu banyak orang yang berlomba-lomba melakukan banyak hal demi mendapatkan kulit indah seperti yang telah didambakan. Mulai dari melakukan perawatan sederhana di rumah sampai dengan pergi mengunjungi dokter dan mengeluarkan banyak biaya demi memuluskan impian mendapatkan kulit yang indah yang telah diimpikan.

Dengan demikian, munculnya masalah sedikit saja dibagian kulit akan membuat siapa saja menjadi khawatir dan panik. Hal ini bisa jadi dipengaruhi karena mindset yang sudah terlanjur terbentuk dalam diri banyak orang. Mereka menganggap bahwa standarisasi kecantikan kulit adalah kulit yang mulus, putih dan tanpa adanya keluhan.

Jangankan terkena cacat sedikit, sengatan serangga yang mungkin hanya terlihat seperti bentol kecil akan menjadi masalah yang cukup besar untuk beberapa orang. Betapa tidak, kulit putih mulus yang mereka miliki tentunya tidak mereka dapatkan dengan mudah. Ada banyak pengorbanan dan usaha yang mereka lakukan demi mendapatkan kulit yang mereka miliki saat ini. Sehingga wajar rasanya bila ketika mereka menghadapi masalah dengan kulitnya, reaksi yang ditunjukan akan cenderung besar dan panik.

Tidak bisa dipungkiri memang, kulit yang indah dan mulus memang seringkali menjadi faktor yang mendukung kecantikan seseorang. Bukan hanya pada kaum perempuan, peraturan yang sama pun berlaku pada kaum laki-laki. Mereka yang memiliki kulit yang indah seringkali terlihat lebih memukau dan bersih dibandingkan dengan mereka yang kurang piawai dalam menjaga kecantikan kulitnya. Hal inilah yang sekaligus menjadi nilai tambah pada orang-orang yang memiliki kulit mulus dan terawat.

Akan tetapi, kulit yang mulus dan putih saja tidak menjamin bahwa kesehatan kulit anda terjaga dengan baik. Perawatan yang terbaik dalam menjaga kulit bukan hanya memperhatikan kecantikannnya saja, namun ada banyak aspek yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah kesehatan kulit anda.

Bukan hanya melihat seberapa mulus dan seberapa putih kulit yang anda milik saat ini, anda pun harus mampu mengontrol apakah kulit tubuh anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup atau belum? Karena dari kulit yang sehat, kecantikan kulit akan dengan mudah bisa didapatkan.

Kami menyadari betul, tidak mudah memang menjaga kulit agar tetap sehat dan terlihat mulus tanpa adanya masalah. Apalagi fungsi kulit sebagai bagian terluar dari tubuh yang melapisi semua organ dalam tubuh, seringkali membuatnya mengalami banyak malasah dan keluhan. Ada cukup banyak resiko penyakit atau masalah yang bisa menyerang bagian kulit. Salah satunya adalah timbulnya gatal yang dapat mengakibatkan ruam pada kulit.

Pada saat kondisi ruam ini menyerang, umumnya akan timbul rasa gatal yang cukup menganggu dan dapat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman pada si penderita. Apalagi bila gatal tersebut digaruk, maka mungkin akan timbul bekas luka dibagian kulit tersebut. Sehingga pada akhirnya kondisi ini akan mempengaruhi estetika kecantikan kulit anda.

Terutama jika daerah yang terkena ruam menyerang bagian-bagian terbuka pada tubuh anda seperti tangan, kaki, siku atau bahkan dibagian wajah.


Hal ini tentu saja akan menjadi mimpi buruk untuk siapa saja. Kulit mulus yang didapatkan dengan susah payah dan penuh dengan pengorbanan mungkin akan menghilang dengan sekejap mata pada saat anda mengalami bekas luka dibagian tersebut. Belum lagi bekas luka yang ditimbulkan umumnya tidak mudah menghilang dalam hitungan jam atau bahkan hitungan hari. Bila sudah begini maka mungkin anda akan kelabakan dan panik akibat kondisi ini.

Lantas apa itu ruam yang timbul pada kulit? Apa saja sih jenis-jenis penyakit ruam yang bisa timbul? Nah, untuk lebih jauhnya lagi kita akan bahas lebih dalam apa itu ruam kulit dan jenis-jenis ruam yang bisa timbul. Dengan mengetahui penjelasan kali ini diharapkan anda bisa menentukan tindakan pertolongan pertama pada kondisi yang anda alami dan mampu menentukan sendiri hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar tidak memperparah kondisi ruam yang dirasakan. Untuk itu, mari kita simak lebih dalam penjelasan ruam kulit dibawah ini.

Mengenal Penyakit Ruam Kulit

Ruam atau rash yang timbul dibagian kulit pada umumnya seringkali mengindikasikan adanya perubahan abnormal pada kulit baik perubahan warna atau perubahan teksturnya. Beberapa penyakit ruam kulit dapat disebabkan oleh virus, seperti cacar air, campak atau herpes zoster.

Selain itu, ruam yang timbul pada kulit juga dapat disebabkan oleh adanya iritasi kulit yang dapat dipicu oleh banyak sebab, seperti misalkan akibat reaksi dari adanya alergi. Beberapa ruam yang disebabkan oleh kondisi kronis atau seumur hidup, seperti psoriasis.

Bukan hanya itu, beberapa jenis ruam yang muncul dibagian kulit dapat pula menunjukan adanya masalah serius, bahkan dalam beberapa kasus kondisi ini akan dapat mengancam jiwa si penderitanya. Untuk itulah penting sekali kiranya untuk kita mengetahui dengan pasti apa saja jenis atau macam-macam penyakit ruam yang bisa menyerang kulit.

Ruam yang timbul pada kulit adalah inflamasi yang menyerang bagian kulit. Timbulnya gatal-gatal, bentol, mengelupas, bersisik atau terjadi iritasi adalah bentuk dari reaksi kulit yang mengalami ruam. Beberapa penyebab ruam bisa disebabkan oleh alergi, penggunaan kosmetik, efek sambil dari konsumsi obat-obatan dan adanya indikasi berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah jenis-jenis ruam pada kulit.


Mengenal Jenis-Jenis Ruam Kulit

1. Eksim

Eksim adalah salah satu istilah yang umum menggambarkan kondisi kulit yang meradang, kering, gatal dan timbul kemerahan. Dermatitis atopik atau eksim adalah peradangan pada bagian permukaan kulit. Kondisi ini umumya sering dijumpai pada anak-anak, namun bisa pula menyerang orang dewasa dengan usia berapapun.

Kondisi penyakit ini adalah penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncu kembali, kemudian menghilang Kondisi ini seringkali disebut dengan dermatitis.

Selain itu, penyakit yang satu ini umumnya akan lebih beresiko dan banyak menyerang mereka yang menderita asma atau hay fever. Kondisi eksim ini umumnya akan lebih sering dijumpai pada bagian lipatan tubuh, seperti halnya bagian dahi pada wajah, bagian samping leher, bagian dalam siku, belakang mulut, sekitar lipatan selangkangan, bagian pergelangan kaki depan dan bahkan dibagian mata dan juga telinga.

Gejala Eksim

Kulit yang terasa kering dan gatal bisa menjadi gejala awal dari kondisi masalah gangguan kulit yang satu ini. Kulit akan mengalami iritasi dan timbul ruam kemerahan yang apabila muncul gejala ini maka anda akan mulai menggaruknya.

Semakin digaruk, gatal yang anda alami umumnya akan semakin memburuk. Kondisi ini biasanya akan diikuti dengan timbulnya benjolan kecil yang melepuh bahkan adanya infeksi. Luka melepuh ini bisa jadi mengeluarkan cairan atau menjadi kulit yang kering dan pecah-pecah.

Kondisi seluruh gejala seperti kulit kering, gatal, inflamasi dan pecah-pecah umumnya akan muncul dan menghilang. Selama kondisi ini terjadi lapisan kulit mungkin akan menebal dan membuat bagian tersebut terasa kasar.

Penyebab Eksim Atopik

Penderita eksim atopik juga dapat mungkin mengalami alergi yang lain. Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasir apa penyebab jelasnya. Akan tetapi berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan penyebab eksim menjadi lebih buruk:

  • Menggaruk bagian kulit yang terkena dengan ruam sehingga kulit mengalami luka atau juga iritasi.
  • Kondisi kulit yang mengering.
  • Infeksi akibat adanya paparan bakteri serta virus.
  • Cairan pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen.
  • Pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol.
  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.
  • Keringat tubuh.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Makanan seperti telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan. Terutama dampaknya kepada bayi dan anak kecil.
  • Asap rokok dan polusi udara.

2. Granuloma Annulare

Granuloma annulare atau granuloma anular adalah sebuah kondisi gangguan kulit kronis yang terdiri dari timbulnya ruam melingkar yang berbentuk benjolan kemerahan (papula). Beberapa daerah yang seringkali dihinggapi dengan ruam cincin ini adalah dibagian tangan, kaki, siku dan juga pada bagian lutut. Kondisi gangguan kulit ini biasanya tidak berdampak terhadap kesehatan untuk jangka panjang, akan tetapi kehadirannya akan mungkin mempengaruhi penampilan si penderita.

Dalam kebanyakan kasus, kondisi timbulnya bercak tersebut akan dapat menghilang dengan sendirinya sedikitnya dalam kurun waktu 2 tahun. Apabila pengobatan annulare granuloma dilakukan untuk alasan kosmetik, maka mungkin dokter akan memberikan kortikosteroid untuk memperbaiki penampilan dan mempercepat hilangnya bercak.

Gejala Granuloma Annulare

Kondisi ini pada umumnya akan ditandai dengan timbulnya beberapa hal dalam diri si penderita. Seperti halnya timbulnya benjolan kulit berwarna kemerahan yang dapat menyebar dan bergabung membentuk pola melingkar atau pola cincin. Kondisi ini umumnya lebih sering dijumpai pada beberapa bagian tubuh seperti tangan dan juga kaki. Polanya dapat mirip menyerupai kurap.

Selain itu, gejala lain yang juga mungkin dialami adalah timbulnya gejala ringan pada beberapa orang, meskipun benjolan ini pada umumnya tidak menyebabkan rasa sakit atau perasaan gatal pada si pengidap.

Penyebab Granuloma Annulare

Hingga sampai saat ii, penyebab atau pemicu dari kondisi gangguan kulit yang satu ini belum diketahui dengan pasti. Penyakit kulit yang satu ini seringkali dikaitkan dengan diabetes melitus dan penyakit lainnya. Akan tetapi pada kebanyakan orang yang menderita kondisi ini mereka dinyatakan sehat.


3. Pityriasis Rosea

Jenis ruam pada kulit lainnya yang juga bisa muncul adalah pityriasis rosea. Kondisi ini adalah timbulnya ruam kemerahan yang muncul pada kulit berwarna merah muda atau merah dan berbentuk seperti benjolan berwarna merah atau bekas luka yang mirip dengan tambalan.

Gejala seperti ini umumnya tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang terlalu serius yang membutuhkan pengobatan medis intens. Akan tetapi, pada penderita yang terserang dengan kondisi ini mereka juga dapat mengalami perasaan gatal yang akan sangat menganggu. Dimana waktu berlangsungnya gejala ini bisa terjadi selama dua minggu atau bahkan lebih.

Adapun kemunculan kondisi ini seringkali ditemukan dibeberapa bagian pada tubuh seperti perut, punggung dan juga bagian dada.

Penyebab Pityriasis Rosea

Kondisi gangguan penyakit yang satu ini merupakan kondisi yang tidak menular. Akan tetapi hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab dari kondisi ini, walaupun infeksi virus dari golongan virus herpes diduga sebagai salah satu pemicu timbulnya penyakit yang satu ini.

Gejala Pityriasis Rosea

Selain ruam, beberapa gejala lain akan mungkin dialami oleh si penderita seperti halnya timbulnya demam tinggi, menurun atau bahkan menghilangnya nafsu makan, gangguan pencernaan, sakit kepala dan timbulnya nyeri dibagian persendian.

Melihat dari gejala yang akan sangat menganggu, maka pengobatan medis akan mungkin dibutuhkan guna meredakan atau mengurangi gejala yang dialami sehingga si pasien dapat kembali melakukan aktivitas dan rutinitasnya seperti sediakala.


4. Lichen Planus

Lichen planus adalah ruam kulit yang dapat menimbulkan perasaan gatal. Selain itut, kondisi ini umumnya dapat menyebar hingga kebagian seluruh tubuh si penderita. Seseorang tidak bisa menularkan, tertular atau menularkan penyakit gangguan kulit yang satu ini.

Adapun bagian tubuh yang dapat terserang dengan lichen planus adalah dibagain mulut. Satu dari dua kasus lichen planus terjadi pada bagian kulit dan kondisi ini lebih umum dihadapi oleh wanita. Akan tetapi, selain bagian mulut, bagian lain pada tubuh yang juga dapat terserang dengan kondisi gangguan kulit ini adalah organ vital laki-laki, vulva, organ intim wanita, kulit kepala dan bahkan kebagian kuku.

Kasus yang ditemukan pada wanita dan pria yang menderita lichen planus diagian kulit hampir seimbang. Kondisi ini umumnya seringkali terjadi pada orang dewasa dengan tingkat usia 40 tahun keatas.

Apabila kondisi gangguan penyakit ini terlambat diobati maka lichen planus yang menyerang bagian vulva dan organ kewanitaan akan dapat menimbulkan jaringan parut terasa sangat nyeri dan dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Gejala Lichen Planus

Gejala adalah sesuatu yang dialami, dirasakan dan diceritakan oleh si penderita. Pada penyakit gangguan kesehatan kulit yang satu ini bagian organ tubuh yang dapat terserang bisa meliputi, ketiak, kaki, punggung bawah dan beberapa bagian lainnya.

Gejala yang mungkin dialami dari kondisi lichen planus kulit diantaranya adalah:

  • bagian atas yang rata dan mengkilat.
  • Terasa gatal.
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap setelah benjolan-benjolan mereda.
  • Benjolan berwarna ungu kemerahan dengan
  • Terbentuknya sebagian kulit yang menebal dan bersisik, biasanya di sekitar pergelangan kaki.

Penyebab Lichen Planus

Sama halnya dengan beberapa gejala ruam diatas, penyebab dari kondisi kesehatan kulit yang satu ini masih belum ditemukan pemicunya. Namun diduga kondisi ini berhubungan erat dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau adanya respon tidak normal dari sistem kekebalan tubuh yang mana kondisi ini dapat mengakibatkan protein yang diproduksi sebagai bahan untuk antibodi menjadi berlebihan. Pada kondisinya, jumlah protein yang berlebihan inilah yang menimbulkan reaksi dan gejala lichen planus.


5. Ruam Kulit dengan Demam

Ada beberapa penyakit umum tertentu yang dapat menimbulkan ruam atau timbulnya kemerahan pada bagian kulit, yang mana kondisi ini biasanya disertai atau didahului dengan timbulnya demam. Sebagai contoh beberapa ruam kulit yang terjadi seperti penyakit cacar air, penyakit campak, campak jerman, demam berdarah dan masih banyak lagi.

Penyakit ini biasanya akan dapat dideteksi bila anda melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter. Untuk itu, saat anda mulai merasakan demam sebelum atau setelah timbulnya ruam pada kulit maka sebaiknya segera hubungi dokter agar penanganan yang lebih tepat bisa anda dapatkan dengan lebih cepat.

Cara Pengobatan Ruam Kulit

Ruam yang muncul pada bagian kulit umumnya akan sangat menganggu. Bukan hanya sifatnya yang bisa berbahaya, namun juga penampakannya yang akan membuat si penderita merasa tidak percaya diri dengan kondisi yang satu ini.

Untuk itulah penting sekali melakukan pengobatan untuk dapat menghilangkan kondisi ruam yang muncul pada bagian tubuh.

Ketika anda berobat ke dokter untuk menghilangkan ruam yang ada pada bagian tubuh, maka pengobatan penyakit ruam kulit ini umumnya akan sangat tergantung pada jenis ruam serta penyebabnya, seperti misalkan apabila kondisi ruam rupanya dipicu sebab adanya reaksi alergi atau virus maka pengobatan yang diberikan akan berbeda.

Pertama-tama dokter akan mengidentifikasi jenis penyakit ruam yang anda aalmi. Baru setelah itu, dokter akan menentukan jenis obat dan pengobatan seperti apa yang tepat diberikan.

Hanya saja satu hal yang pasti pengobatan ke dokter akan aman anda lakukan. Hal ini tentunya karena dokter tahu betul pengobatan seperti apa yang perlu dilakukan guna menindak lanjuti kondisi anda saat ini.

Mengenal Penyakit Scabies (Kudis/Gudik), Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Kulit adalah bagian organ tubuh paling luar pada manusia.

Bagian ini mengambil peranan yang cukup penting dan cukup vital dalam melindungi organ dalam pada tubuh manusia. Haya saja, fungsinya yang sebagai pelapis organ dalam tubuh inilah yang seringkali membuat kulit rentan terkena dengan masalah dan gangguan penyakit.

Masalah yang menyerang bagian kulit tentu tidak bisa dianggap remeh atau bahkan dianggap sepele. Karena salah-salah kondisi tersebut akan menyebar dan berubah menjadi semakin parah. Akibatnya bila penanganannya terlambat atau tidak tepat maka bukan tidak mungkin masalah yang menyernag kulit akan dapat berubah menjadi masalah besar atau bahkan berujung pada timbulnya komplikasi kesehatan dalam tubuh.

Selain itu, rasanya kurang bijak pula bila anda dan kita semua seringkali meremehkan suatu kondisi kesehatan hanya karena masalahnya masih terlihat kecil atau sepele. Seberapa kecilnya suatu masalah kesehatan atau penyakit akan fatal akibatnya bila tidak segera diatasi.

Untuk itu, sebaiknya periksakan keluhan anda ke dokter. Dengan begini dokter akan mulai melakukan pemeriksaan guna mendeteksi gangguan penyakit yang anda alami. Bila diagnosa dari penyakit sudah ditemukan, maka akan lebih cepat untuk penanganan dapat dilakukan. Yang mana artinya, setidaknya kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut akan bisa diatasi.

Masalah yang menyerang bagian anggota tubuh terluar ini memang cukup beragam, mulai dari masalah yang sepele sampai dengan masalah yang berbahaya. Akan tetapi pada umumya, hampir semua jenis penyakit kulit akan cenderung membuat si penderita yang mengalaminya dibuat tidak percaya diri dengan adanya gangguan atau masalah pada kulitnya. Hal ini dikarenakan penyakit yang menyerang bagian kulit umumnya akan sering menimbulkan bekas luka. Yang mana dengan begini si penderita akan kemungkinan mengalami krisis percaya diri sebab bagian kulitnya tak lagi terlihat semulus dulu.

Belum lagi stigma yang terlanjur terbentuk dalam masyarakat yang menyatakan orang-orang yang memiliki masalah dengan kesehatan kulit seringkali dinilai kurang mampu dalam merawat dan menjaga kesehatan tubuhnya. Meski anggapan tersebut tidak selamanya benar, karena tidak semua masalah penyakit kulit terjadi akibat kurang menjaga kesehatan tubuh.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri kesehatan tubuh memang menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung tubuh agar terhindar dari kuman, bakteri dan kotoran yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Nah, salah satu masalah kesehatan tubuh yang saat ini sudah banyak ditemui dimasyarakat adalah timbulnya penyakit scabies atau yang biasa disebut dengan kudis atau gudik.


Bila anda pernah mengalami gatal-gatal pada kulit yang begitu menganggu dan terutama gejala ini seringkali dialami pada malam hari, serta pada saat yang bersamaan ada anggota keluarga atau teman satu kamar anda yang mengalami hal serupa, maka kemungkinan kondisi ini mengindikasikan adanya penyakit kulit scabies atau kudis.

Penyakit kudis memang sudah sejak dulu menjadi salah satu peyakit kulit yang banyak dialami oleh sebagian besar masayarakat. Bahkan penyebaran penyakit ini bisa sampai mewabah pada masanya. Banyak orang yang terjangkiti dengan penyakit ini dan mengeluhkan rasa gatal yang mengganggu.

Belum lagi kondisi gatal yang dialami bisa sampai memburuk dan membuat si penderitanya tidak tahan menahan gatal yang terasa panas dan tidak nyaman. Akibatnya para penderita penyakit kudis seringkali menghadapi masalah dengan kondisi kulit yang terluka akibat goresan atau garukan yang dilakukan pada saat gejala gatal-gatal menyerang.

Lantas apa sebenarnya penyebab dari kondisi ini? Bagaimana penyebarannya? Seperti apa saja gejalanya dan bagaimana penanganannya? Nah, pada artikel dibawah ini kita akan kupas lebih dalam dan mempelajari seperti apa penyakit scabies pada manusia dan mengetahui bagaimana pengobatannya yang mana diharapkan agar penyakit yang menimbulkan gatal beramai-ramai ini bisa segera dikenali dan diobati dengan baik sehingga penyebarannya bisa diminimalisir.

Apa Itu Penyakit Scabies (Kudis)?

Penyakit kudis atau scabies adalah penyakit gatal yang menyerang bagian kulit yang penyebabnya acap kali disebabkan oleh tungau atau kutu kecil yang disebut dengan Sarcoptes scabies varian hominis. Pada penderita yang terserang dengan penyakit ini umumnya mereka akan mulai mengalami beberapa gejala yang menganggu seperti halnya gatal, terutama kondisi ini akan dialami pada malam hari dan mudah menular melalui kontak langsung atau tidak langsung bersama dengan orang yang sehat.

Penyakit scabies banyak diderita di masyarakat kita, maka tak heran bila banyak orang menyebut penyakit ini dengan banyak sebutan seperti gudik (gudikan), kudis (kudisan), gatal agogo, budukan dan lain sebagainya.

Mengingat kondisinya tidak hanya terjadi pada si penderita saja dan penularannya yang cukup cepat, maka sebaiknya saat anda mulai mengalami beberapa gejala dari scabies, segera konsultasikan masalah tersebut ke dokter agar anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begini penularan dari penyakit ini akan sedikitnya bisa dicegah serta tubuh anda pun dapat dihindarkan dari kemungkinan terburuk penyakit yang satu ini.


Apa Penyebab Scabies?

 

Sebagaimana telah kita bahas diatas bahwa penyakit ini penyebabnya dipengaruhi sebab adanya tungau yang ukurannya kecil yang tak tampak oleh mata telanjang. Dimana tungau tersebut masuk kedalam bagian kulit dan membentuk sarangnya pada jaringan kulit.

Tungau jenis ini hanya akan nampak bila and amelihatnya menggunakan alat bantu mikroskop. Ukuran kutu (tungau) betina bisa mencapai 0,3-0,4 mm, sementara S. scabies jantan ukurannya bisa setengah lebih kecil dari ukuran betina. Bisa dibayangkan betapa kecilnya ukuran tungau-tungau tersebut yang membuat mereka akan tentunya lebih mudah masuk kedalam kulit melalui lubang pori-pori. Bila anda tidak berhati-hati atau tidak sigap dalam memperhatikan kebersihan anda, maka tungau atau kutu-kutu ini akan lebih mudah masuk kedalam tubuh dan menginfeksi kulit anda.

Tungau betina yang telah dibuahi oleh si pejantan akan masuk kedalam kulit dengan membuat lubang atau terowongan pada kulit anda, disanalah mereka akan mulai membuat sarang untuk berkembang biak dan menetaskan telurnya sekitar 40-50 butir, yang mana nantinya telur-telur tersebut akan menetasa dalam kurun waktu sekitar 3-5 hari.

Dibagian kulit luar, kutu atau tungau-tungau ini hanya akan mampu bertahan selama kurang lebih 2-3 hari saja pada suhu kamar atau ruangan yang lembab. Daerah sekitaran sarang yang terjangkiti oleh tungau tersebut kemudian akan menimbulkan rasa gatal, terutama kondisi ini akan lebih parah dialami pada malam hari, yang mana pada akhirnya akan terbentuk ruam pada bagian kulit yang terserang.

Mekanisme Penularan Scabies

Karena penyebab scabies ini dipicu sebab adanya kutu atau tungau yang bersarang dalam kulit, maka kondisi penyakit ini sifatnya menular dan perlu diketahui penularan dari penyakit ini mudah sekali terjadi. Penularan scabies dapat terjadi secara kontak langsung atau bersentuhan lewat kulit dengan kulit atau hubungan intim suami-isteri. Selain itu, bisa juga terjadi secara tidak langsung seperti misalkan melalui pakaian, handuk atau tempat tidur yang digunakan bersama-sama.

Untuk itulah, bagi anda yang sehat atau mungkin sebaliknya anda rupanya adalah seseorang yang terjangkiti dengan penyakit menular ini, maka sebaiknya hindari menggunakan pakaian atau beberapa properti yang akan memungkinkan terjadinya penularan. Sebaliknya, hindari berbagi barang-barang bersama dengan orang lain agar anda terhindar dari resiko penularan penyakit ini.


Gejala Penyakit Scabies

Penyakit kudis atau scabies memiliki masa inkubasi sekitar 30-60 hari sebelum muncul timbulnya rasa gatal atau ruam dibagian kulit. Akan tetapi bila anda pernah mengalami kondisi ini sebelumnya, maka waktu kemunculan gejala ini akan lebih cepat.

Pada anak-anak, ruam tempat tungau bersarang seringkali muncul atau menyerang bagian kulit kepala, wajah, telapak tangan, leher dan juga dibagian telapak kaki. Sementara pada orang dewasa, bagian atau area tubuh yang seringkali terserang dengan tungau diantaranya adalah dibagian sela-sela jari, pergelangan tangan, sekitaran selangkangan, siku, telapak tangan dan kaki, bokong, sekitaran organ intim dan bahkan sampai kebagian payudara dan bagian putingnya.

Tungau penyebab scabies akan terus berkembang biak didalam lapisan kulit si penderita bila tidak segera ditangani dengan baik atau bila penanganannya keliru. Perlu diketahui tungau penyebab kudis ini tahan terhadap air hangat atau bahkan dengan menggunakan sabun.

Sehingga demikian, meski anda seringkali mandi dengan meggosok seluruh tubuh dengan keras atau merasa telah bersih, kutu atau tungau ini tidak akan dapat diberantas. Penderita akan tetap membutuhkan penanganan medis untuk dapat mengatasi serangan kuman atau tungau tersebut.

Gejala yang dialami dari penyakit scabies diantaranya adalah timbul ruam dan gatal yang memburuk pada malam hari. Rasa gatal ini timbul sebab adanya rekasi alergi terhadap masuknya tungau dalam jaringan kulit. Nah, selain beberapa gejala diatas, gejala lain yang juga meliputi timbulnya kudis dalam kulit bisa juga menimbulkan beberapa gejala dibawah ini.

  • Gatal dibagian garis bra
  • Gatal dibagia irgan intim (pada pria)
  • Gatal yang timbul dibagian ketiak
  • Gatal yang timbul dibagian perut dan pusar

Kondisi kudis bukan hanya menyerang orang dewasa, remaja dan anak-anak saja. Bila tidak waspada, kondisi ini akan mungkin menyerang anak bayi sekalipun. Melihat gejala yang cukup mengkhawatirkan, anak-anak bayi tentu akan dibuat tidak nyaman dan rewel dengan kondisi yang satu ini.

Untuk itu sebaiknya cegah dengan baik kondisi ini sebelum tersebar dan menyerang anda. Sebab umumya bila satu orang dalam anggota keluarga mulai terserang dengan penyakit ini, biasanya semua orang yang ada dirumah akan ikut terserang dengan penyakit ini. Untuk itu, maka sebaiknya lebih waspada agar jangan sampai resiko mengkhawatirkan dialami oleh bayi dan anak-anak anda.


Diagnosis Penyakit Scabies

Proses diagnosis utama untuk penyakit kulit yang satu ini adalah dengan memeriksakan gejala-gejala yang dialami beserta dengan ruam yang muncul dibagian kulit sebab adanya sarang tungau yang muncul di kulit si penderita. Bila dibutuhkan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan uji tinta serta melakukan uji biopsi pada bagian kulit.

Uji tinta ini dilakukan guna mendeteksi atau mengidentifikasi keberadaan sarang tungau yang sudah masuk kedalam jaringan kulit. Adapun prosedur yang dilakukan dalam pemeriksaan uji tinta ini dilakukan dengan mengoleskan tinta pada ruam yang gatal, kemudian dibasuh dengan menggunakan kapas beralkohol. Apabila terdapat sarang tungau, maka akan terdapat sisa-sisa tinta dan terbentuk garis-garis kecil.

Bukan hanya itu, diagnosis lain yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan mengambil sedikit jaringan kulit untuk diperiksa di laboratorium. Proses ini disebut dengan biopsi kulit.

Setelah pasien dinyatakan positif terkena atau mengidap penyakit kudis, umumnya dokter akan memberikan pengobatan guna mengatasinya, yakni dengan memberikan losion atau krim. Obat-obatan jenis oles ini mengandung insektisida guna membunuh tungau penyebab kudis.

Adapun cara mengaplikasikan jenis obat-obatan tersebut dapat dilakukan dengan mengoleskannya pada bagian ruam di kuit serta daerah sekitarnya yang berada pada bagian leher ke bawah, lalu didiamkan selama sekurang-kurangnya 8 jam.

Ada beberapa contoh obat yang dapat digunakan untuk menyembuhka penyakit kudis yang dialami seperti misalkan lindane, malathion dan juga premethrin yang mana obat-obatan ini harus didapatkan dengan resep dokter agar dosisnya jelas sehingga dapat bekerja dengan efektif dalam mengobati masalah kulit yang anda alami.

Rasa gatal yang dialami bahkan masih dapat berlangsung selama beberapa minggu setelah penderita menyelesaikan pengobatan akibat adanya reaksi alergi terhadap tungau-tungau yang mati. Ketika kondisi ini anda alami, maka sebaiknya kompres dengan menggunakan air dingin dan berikan losion kalamin yang akan membantu anda mengurangi rasa gatal yang diderita.

Terutama untuk mereka yang mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya serta mengidap kudis keropeng, umumnya dokter terkadang akan juga memberikan obat telanivermectin. Apabila rasa gatal yang menyerang tidak kunjung membaik selama sekitar 2 minggu setelah anda menjalani pengobatan yang diberikan oleh dokter, atau bahkan kondisi ruam malah justru bertambah parah, maka sebaiknya anda disarankan untuk kembali menghubungi dokter.

Komplikasi Impetigo dan Kudis Keropeng

Kondisi kudis yang dialami digaruk, maka permukaan kulit tempat ruam kudis akan mengalami luka sehingga akan lebih rentan untuk si pendeirta mengalami infeksi bakteri, seperti misalkan impetigo. Infeksi kulit ini biasaya disebabkan oleh adanya paparan bakteri yang disebut dengan staphylococci dan streptococci.

Komplikasi berupa jenis kudis dengan tingkatan yang lebih parah, seringkali disebut dengan kudis keropeng, juga bisa terjadi. Ruam kudis akan berubah menjadi bersisik, membentuk koreng dengan ukuran luka yang lebih besar. Komplikasi ini umumnya dapat muncul sebab dari jumlah tungau yang sudah lebih banyak. Hanya saja, ruam ini tidak akan menimbulkan rasa gatal.

Ada beberapa kelompok orang yang lebih beresiko terhadap serangan komplikasi ini, yakni ibu hamil, manula serta orang-orang yang sedang mengalami sistem kekebalan tubuh yang menurun. Yang mana ini artinya seorang penderita HIV, orang yang menjalani kemoterapi atau menggunakan obat steroid akan lebih beresiko terhadap kondisi ini.


Tips Bagaimana Mengobati Scabies (Kudis/Gudik) dengan Tuntas

Penderita yang tinggal bersama dengan orang lain dalam satu rumah atau satu tempat harus diobati secara bersamaan. Hal ini dilakukan guna memutus rantai penularan. Untuk itu, sebaiknya tidak ada salahnya beramai-ramai pergi ke dokter untuk memeriksa kondisi anda dan mengobati masalah tersebut. Apalagi bila dirumah anda terdapat anak-anak atau bayi yang masih sangat kecil.

Bersihkan semua pakaian, seprai dan handuk yang digunakan dalam 3 hari sebelum memulai pengobatan. Gunakan air panas pada bilasan terakhir sebelum anda menjemur perlengkapan tersebut.

Bersihkan dengan hati-hati tempat tidur anda, sofa, ruangan atau kamar yang sebelumnya digunakan oleh si penderita kuis atau gudik.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dijelaskan dari penyakit scabies yakni penyakit kudis atau gudik. Seoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. 

Penyebab Kutu Air dan Cara Penanganannya

Gangguan kulit yang menyerang seseorang seringkali menjadi masalah yang menjengkelkan.

Betapa tidak, kulit adalah bagian terbesar dan terluar dari tubuh yang memiliki fungsi untuk menutupi semua organ yang ada dalam tubuh. Oleh karenanya, kulit menjadi bagian yang cukup penting dari semua bagian tubuh.

Sayangnya, fungsinya yang menjadi bagian paling luar dari tubuh inilah yang seringkali menimbulkan banyak masalah pada bagian kulit. Selain itu, kulit pun memiliki peranan penting dalam menjaga estetika keindahan tubuh seseorang. Bisa dibayangkan bila tubuh anda tidak dilapisi dengan kulit atau bagian kulit yang dihinggapi dengan masalah. Tentu saja, kondisi ini akan membuat anda risau dan panik dengan masalah yang menyerang anda.

Ya, bukan hanya sehat, kulit yang mulus adalah dambaan untuk semua orang, tak terkecuali dengan para kaum pria. Lewat kulit yang mulus, predikat menawan akan dengan mudah didapatkan oleh seseorang. Dengan demikianlah tak heran bila banyak orang akan melakukan segala hal untuk bisa mendapatkan kulit indah seperti yang telah diimpikan.

Sayangnya, meski sudah dijaga dan dirawat dengan baik dan penuh perhatian, masalah seringkali mengintai dan datang tanpa permisi. Akibatnya seringkali kita kecolongan dengan timbulnya masalah dibagian kulit dengan begitu tiba-tiba. Masalah inilah yang seringkali membuat sebagian orang kaget dan risau dibuatnya.

Oleh karenanya tidak heran bila banyak orang akan langsung dengan siaga menghubungi dokter kulit atau tim kecantikan kulit mereka dengan segera agar masalah yang saat ini tengah mereka hadapi bisa diselesaikan dengan lebih mudah.

Ada cukup banyak permasalahan yang mungkin datang dan menyerang kulit anda. Dari sekian banyak permasalah tersebut, kutu air adalah salah satu masalah gangguan kulit yang paling sering dijumpai. Terutama pada ibu rumah tangga yang hampir sebagian besar waktunya dihabiskan didapur untuk memasak dan mencuci. Kegiatan inilah yang menjadi satu dari sekian banyak faktor yang membuat kutu air bisa muncul dan menyerang mereka.

Untuk sebagian ibu rumah tangga, permasalah kulit yang satu ini bukan hanya mengganggu keindahan dan kecantikan kulit mereka. Namun pada gilirannya kutu air yang sudah menjalar dan menyerang bagian kaki dan tangan, akan tentu saja membuat aktivitas dan rutinitas yang biasa dijalankan sehari-hari menjadi terbatas.

Atau bahkan ada pula sebagian kasus yang dijumpai dimana ibu-ibu rumah tangga yang menderita kutu air terpaksa harus menghentikan kegiatan dan rutinitasnya karena kutu air yang diderita sudah begitu parah sehingga mereka disarankan oleh dokter untuk jangan dulu terlibat dengan kegiatan di air yang akan membuat kulit mereka lembab dan perkembang biakan kutu air akan semakin parah.

Bila sudah begini, apalah bisa dikata selain dari menerima keadaan dengan terpaksa. Mereka tentu saja tidak akan dapat memenuhi kewajibannya melayani anak-anak dan suaminya pada saat mereka harus menyiapkan makan dan mengurus anak-anaknya.

Kondisi seperti ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri untuk para ibu dirumah. Sebab kegiatan mengurus rumah tangga yang terkendala akan mempengaruhi yang lainnya. Bila sudah begini maka mungkin penting sekali dilakukan cara agar bagaimana kutu air yang diderita oleh banyak pasien bisa segera diobati.

Selain itu, kepedulian seseorang terhadap kondisi kesehatannya adalah hal penting yang harus dipupuk sejak dini. Sebab pada sebagian kasus, tidak sedikit orang yang menderita kutu air mengabaikan kondisi yang mereka alami dengan alasan bahwa kondisi tersebut adalah hal yang biasa dan bukanlah kondisi yang berbahaya.

Selain itu, anggapan bahwa kondisi kutu air adalah bagian dari resiko sebagai ibu rumah tangga sepertinya harus diluruskan dan diperbaiki. Setiap penyakit yang timbul memang menjadi bagian dari resiko sebuah gaya hidup yang dilakukan. Akan tetapi, membiarkan demikian sebuah penyakit yang menyerang tentu bukanlah tindakan yang bijak. Sebab sebarapa besar atau kecilnya sebuah masalah akan besar dampaknya apabila tidak segera diatasi dari sejak dini.

Demikian pula dengan kutu air yang menyerang seseorang. Nah, sebelum membahas lebih jauh tentang bagaimana penanganan terhadap kutu air, mari kita simak terlebih dahulu apa itu kutu air, apa saja penyebabnya, bagaimana gejalanya dan seperti apa penangananya dibawah ini.

kutu air


Kutu Air

Kutu air adalah infeksi menular dan dapat menyebabkan ruam, kulit pecah-pecah, gatal-gatal, mengelupas dan bahkan dapat menyebabkan nyeri dibagian kaki. Dengan mengetahui penyebab kutu air, serta cara penanganan terhadap kutu air diharapkan akan membantu anda mengatasi masalah yang satu ini.

Kutu air adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur, maka dari itu kondisi ini disebut pula dengan "tinea pedis". Kuman dan bakteri memang lazim tumbuh dan hidup dibagian kulit kita dan biasanya kondisi ini tidak menimbulkan masalah. Akan tetapi terkadang, jamur ini menyerang kulit dan dapat menyebabkan infeksi timbul dibagian tersebut.

Beberapa faktor yang menyebabkan jamur berkembang biak dengan berlebihan dan akhirnya kondisi ini dapat menginfeksi bagian kulit, yakni jamur ini cenderung senang dengan lingkungan kulit yang lembab, hangat dan juga pengap. Dengan demikianlah kutu air sering kita jumpai dibagian sela-sela jari kaki.

Infeksi jamur yang menyebabkan kutu air dapat menyerang siapa saja yang seringkali berjalan atau melakukan aktivitas dengan melibatkan kaki namun tidak mengenakan alas kaki. Seperti misalkan berjalan di lantai yang basah atau lembab, yakni kamar mandi atau ruang ganti.

Gejala Kutu Air

Sebelum kondisi kutu air menjalar menjadi kondisi yang besar dan menyebabkan serangkaian gangguan kulit yang cukup menyiksa. Kondisi ini selalu muncul dengan ditandai beberapa hal. Nah, untuk anda yang mungkin penasaran seperti apa saja gejala-gejala yang dimunculkan pada saat kutu air akan menyerang, mari simak dibawah ini.

  • Kuku menjadi tebal dan mungkin berubah warna
  • Jika sudah demikian biasanya akan terasa perih, nyeri, terutama ketika kena air
  • Kulit tampak kemerahan dan gatal
  • Lepuh pada kaki bisa berkerak atau menjadi borok
  • Kulit kaki atau telapak kaki retak, mengelupas sering terdapat pada sela-sela antar jari kaki atau lipatan jari kaki. 

Kutu air juga dapa menyebar ke bagian telapak kaki, ketiak, pangkal paha dan bagian tangan terutama bila anda menggaruk daerah yang terinfeksi dan kemudian menyentuh bagian lain. Maka demikian bagian tersebut akan lebih mudah terinfeksi. Untuk itu, maka sebaiknya hindari menggaruk bagian yang terkena kutu air, apalagi pada saat yang bersamaan anda meletakan tangan atau jari-jari yang digunakan untuk menggaruk lalu menempatkannya pada bagian lain ditubuh anda.


Penyebab Kutu Air

Jamur adalah penyebab kutu air yang paling umum. Adapun jenis yang menginfeksi kulit dan menimbulkan kutu air adalah jamur yang sama yang menjadi penyebab kurap. Seseorang akan lebih sering terserang  dan terkena kutu air apabila mereka cenderung mengenakan kaus kaki yang basah atau lembab pada saat bekerja.

Kondisi lembab dibagian kaki dan tertutupi dengan kulit pada sepatu, akan membuat jamur lebih mudah berkembang biak dan akibatnya menginfeksi bagian kaki dengan lebih cepat. Resiko lain yang dapat meningkatkan kondisi kutu air menyerang adalah ketika berkeringat banyak, memakai sepatu plastik berlapis atau mengalami cedera kuku dan kulit.

Penyebaran kutu air akan dapat terjadi dengan mudah dan cepat. Seseorang yang tidak mengalami masalah jamur dan kutu air bisa saja terkena kutu air dengan mudah pada saat ia menginjakan kakinya bersama dengan penderita kutu air dengan media yang sama seperti air. Misalkan, seseorang yang sudah memiliki kutu air dan lantas orang tersebut berjalan tanpa mengenakan alas kaki, maka orang lain pun akan dapat terinfeksi dengan jamur yang menyebar sebab ia pun berjalan dengan tanpa mengenakan alas kaki pada lantai yang sudah terkontaminasi.

Dengan demikian pula, apabila anda mengenakan kaus kaki, handuk atau sprei bersama dengan penderita kutu air, maka bukan tidak mungkin anda akan dengan mudah terinfeksi dengan jamur penyebab kutu air.

Cara Mengobati Kutu Air

Selain beberapa gejala seperti gatal, ruam pada kaki dan kaki yang pecah-pecah. Bau tidak sedap pun seirngkali menjadi hal yang mengganggu dari dampak kutu air yang dialami. Kondisi inilah yang akan pula membuat seseorang merasa tidak nyaman dengan kondisi kutu air yang dialaminya.

Kutu air yang tidak kunjung diobati akan dapat menyebar kebagian tubuh lainnya. Untuk itulah penting sekali mengatahui cara tentang bagaimana menangani dan mengobati kutu air yang dialami saat ini. Sebenarnya ada cukup banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kutu air, mulai dari melakukan perawatan sederhana dirumah, diatasi dengan jalan obat-obatan yang banyak dijual bebas di apotek sampai dengan menyerahkan metode pengobatan ke dokter. Untuk mengetahui apa saja pengobatan yang dapat dilakukan untuk penderita kutu air, maka mari simak beberapa hal dibawah ini.

Pengobatan Kutu Air Dirumah

Beberapa cara yang dapat dilakukan dirumah untuk pengobatan kutu air umumnya adalah metode yang melibatkan pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita. Untuk mengetahui bahan apa saja yang bisa digunakan mari simak dibawah ini.

  • Air Garam

Bahan yang satu ini adalah bahan yang mudah ditemui dan dibuat dirumah dengan sederhana. Garam adalah bumbu masakan umum yang hampir semua orang memilikinya didapur. Selain sebagai bumbu penambah rasa, bahan yang satu ini pun ampuh dalam membunuh jamur penyebab kutu air yang menjengkelkan.

Kandungan zat anti-jamur yang terkandung dalam garam membuatnya menjadi bahan sederhana yang ampuh mengatasi kutu air. Selain itu, sifat antibakteri yang dimiliki oleh garam akan membuat kutu air yang menyerang bagian tubuh akan efektif diatasi dengan bahan yang satu ini.

Untuk menggunakan garam sebagai obat anti jamur anda bisa melakukannya dengan menyiapkan sebanyak satu baskom atau satu ember air hangat, sebaiknya tidak terlalu dingin. Setelah itu masukkan sebanya 4-5 sendok makan garam kedalam air tersebut dan aduk-aduk sampai semua bahan tercampur secara merata. Kemudian masukkan bagian tubuh yang terserang kutu air kedalamnya, seperti misalkan merendam kaki dan tunggu selama kurang lebih 15-20 menit saja.

Bila metode ini dilakukan secara rutin dan teratur, maka khasiat dari air garam sebagai pembunuh kutu air akan bisa anda rasakan.

  • Bawang Putih

Satu lagi bumbu dapur yang rupanya cukup efektif menjadi obat kutu air, yakni bawang putih. Kandungan yang banyak dan manfaat yang besar dalam bawang putih membuatnya tidak hanya ampuh dijadikan obat anti kutu air, namun juga ampuh dalam mengatasi beberaa penyakit. Sementara itu, kandungan antibiotik yang ada didalam bawang putih membuatnya amat baik untuk dijadikan obat anti kutu air dan dapat bekerja dalam membasmi jamur dan kuman dengan baik.

Cara kerjanya adalah dengan mengiris bawang putih dan gosok-gosokan pada bagian area kaki yang terserang dengan kutu air. Lakukan cara ini dengan berulang dan gunakan dengan rutin sampai kutu air menghilang. Selain itu, hindari terlalu banyak berada di air apalagi tidak menggunakan alas kaki yang akan memperparah kutu air yang dirasakan.

  • Rendam Kaki

Cara lain yang sederhana dan dapat dilakukan dirumah adalah dengan merendam bagian kaki yang terkena dengan kutu air yakni dengan menambahkan minyak pohon teh kedalam air rendaman. Lalu campur pula air tersebut dengan menggunakan garam dapur. Bahan yang satu ini akan dapat membantu membunuh dan mencegah penyebaran jamur penyebab kutu air kebagian tubuh lainnya.

Cara yang bisa dilakukan untuk merendam kaki dengan bahan diatas adalah dengan mengisi bak dengan menggunakan air hangat. Lalu masukkan kedalam air sebanyak 3 sendok makan garam dan juga 1 sendok makan minyak pohon teh.

Setelah direndam, gunakan batu apung untuk menghilangkan kulit mati dan kapalan pada kaki. Hati-hati pada saat menghapus bagian kulit yang bersisik yang ada dibagain sekitar kuku kaki dan diantara jari kaki. Lakukan metode ini dengan lembut agar jangan sampai kulit anda terluka.

Setelah selesai, silahkan keringkan bagian kaki dengan menggunakan handuk dan lap dengan menggunakan lap bersih yang kering.


Pengobatan Kutu Air dengan Obat

Saat ini sudah banyak obat-obatan yang dijual bebas di apotek tanpa harus menggunakan resep dari dokter beberapa jenis obat yang bisa dikenakan adalah obat anti jamur atau dengan menggunakan hidrokortison.

Untuk menggunakan obat-obatan pada bagian kutu air bisa dilakukan dengan mencuci bersih bagian kaki dan lap dengan menggunakan handuk yang lembut sampai kering. Setelah itu, oleskan salep yang dibeli dari apotek pada bagian kulit yang terkena kutu air.

Selain itu, aplikasikan salep sekitar 3 cm pada kulit normal yang ada disekitarnya, agar penyebaran jamur dan bakteri tidak menjalar terlalu jauh hingga kebagian tubuh yang lainnya.

Pada saat mengaplikasikan bahan in sebaiknya pastikan tangan anda bersih. Tangan yang kotor atau tercemar malah akan memperburuk kondisi kutu air yang dirasakan.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mengobati kutu air. Kondisi kutu air yang menyerang bagian kaki seringkali menjadi gangguan yang begitu menyiksa. Belum lagi, kondisi ini seringkali membuat bagian kulit menjadi rusak. Akibatnya kita seringkali merasa tidak percaya diri pada saat berkumpul bersama dengan orang lain dalam keadaan kaki atau tangan yang terbuka.

Dengan demikianlah, mencari solusi bagaimana mengatasi kutu air agar segera sembuh dan hilang adalah hal yang penting untuk dilakukan sejak dini. Demikian, semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa menambah ilmu dan wawasan kita semua. Sampia jumpa pada pembahasan yang lainnya. 

Penyebab Kutil, Gejala dan Cara Menanganinya

Mendengar nama kutil, anda mungkin sudah cukup familiar dengan nama penyakit yang satu ini.

Ya, penyakit yang timbul dibagian kulit dengan munculnya benjolan kecil seperti terdapat rongga akar didalamnya ini, adalah sebuah penyakit kulit yang mengganggu. Bukan karena tingkat kesakitannya yang besar yang dapat dirasakan oleh si penderita, karena pada dasarnya gangguan kulit yang satu ini tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan seperti pada penyakit kulit lainnnya. Akan tetapi, daerah yang diserang pada bagian tubuh yang seringkali dihinggapi oleh kutil adalah bagian-bagian yang terlihat dan terbuka. Sehingga demikian, ketika bagian ini biasa anda perlihatkan, namun dengan tumbuhnya kutil dibagian tersebut maka mungkin anda akan merasa enggan untuk tampil terbuka dengan percaya diri yang besar.

Sebaliknya, kondisi ini mungkin akan membuat anda terpaksa menutup bagian tersebut dan mengurungkan niatan anda untuk memakai pakaian indah dengan memperlihatkan lengan yang terbuka atau pada saat mengenakan alas kaki yang terbuka. Pada akhirnya kondisi ini akan tentu saja membatasi anda pada saat bersama dengan orang lain.

Nah, kondisi ini tentu saja tidak diinginkan oleh siapa saja bukan? Terlebih lagi, orang-orang yang menderita kutil kerap kali mendapatkan pandangan yang buruk dari orang lain perihal kepiawaiannya dalam menjaga kebersihan kulit. Mereka yang tubuhnya ditumbuhi dengan kutil, seringkali dianggap tidak bersih dan tidak pintar dalam menjaga kesehatannya.

Meskipun anggapan ini tidak selamanya dibenarkan, karena sebagian besar penyakit kulit tidak melulu disebabkan oleh faktor tersebut. Akan tetapi, anggapan ini sudah terlanjur melekat pada diri masayarakat. Sehingga mau tidak mau, kitalah yang harus mampu mencegah dan melakukan upaya agar terhindar dari ancaman kutil yang sewaktu-waktu bisa menyerang kapan saja.

Tumbuhnya kutil seringkali menyerang beberapa bagian tubuh yang terbuka seperti halnya pada tangan, jari-jari kaki dan tangan, kaki dan bagian lainnya. Kondisi ini bila terjadi pada anda, khususnya untuk para wanita, maka mungkin akan menjadi mimpi buruk. Apalagi kulit yang dimilikinya adalah kulit mulus yang didapatnya dengan banyak pengorbanan dan kerja keras.

penyebab kutil gejala

Tak terbayangkan rasanya saat anda sudah bekerja dan mati-matian untuk mendapatkan kulit yang indah dan mulus, namun seketika tanda-tanda kutil menyerang dan tumbuh benjolan dibagian tersebut, maka mungkin anda akan panik dengan kondisi yang seperti ini.

Nah, bila sudah begini seseorang mungkin akan kelabakan mencari cara bagaimana mengatasi masalah kutil yang menyerangnya saat ini. Mesi sebagian besar orang sudah paham betul bagaimana mengatasi kutil yang menyerang sehingga dapat dihilangkan, akan tetapi sebagian lain rupanya masih kebingungan menangani timbulnya benjolan-benjolan kecil yang ada pada tubuhnya. Alhasil, kesalahan penanganan ini seringkali menimbulkan masalah dan malah ada yang sampai kutil tersebut menjalar kebagian tubuh lainnya dengan cepat.

Untuk itulah, sebelum kita bahas lebih jauh mengenai apa penyebab kutil, bagaimana gejalanya dan seperti apa penangannya. Terlebih dahulu mari kita samakan persepsi kita mengenai apa itu kutil dibawah ini.


Apa Itu Kutil?

Kutil adalah sebuah gangguan kulit yang terjadi akibat adanya benjolan yang timbul dibagian permukaan kulit. Benjolan ini adalah sejenis tumor jinak yag menyerang bagian kulit. Adapun penyebab timbulnya kutil bisa menyerang adalah karena adanya virus yang menginfeksi yakni virus Human Papilloma Virus (HPV).

Infeksi kulit ini dapat menular pada orang lain atau pada diri sendiri dan penyebarannya terbilang cukup mudah apabila bersentuhan secara langsung dengan kulit yang terinfeksi. Terlebih lagi apabila orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, maka peluang untuk tertular dengan jenis penyakit kulit ini akan lebih besar.

Selain orang-orang dengan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh yang rendah, anak-anak dan remaja pun beresiko meningkatkan penyebaran kutil dengan lebih rentan.

Virus yang menyerang lapisan kulit ini membuat produksi keratin atau protein keras menjadi meningkat pesat sehingga melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Perlu diketahui, kelebihan keratin yang ada dalam bagian kulit yang menumpuk pada beberapa bagian lapisan kulit akan terbentuk menjadi kutil.

Kondisi gangguan kulit yang satu ini memang dapat dihilangkan dalam beberapa bulan, akan tetapi ada pula penderita yang mengalami kondisi ini sampai bertahun-tahun lamanya. Menggunakan barang-barang pribadi secara bergantian seperti misalkan handuk, pisau cukur dan lain sebagainya akan memberikan peluang lebih besar untuk tertular dengan kutil.

Siapa saja beresiko terkena dengan kutil, tak perduli usia, ras atau suku bangsa semua orang akan dapat beresiko terkena dengan gangguan kulit yang satu ini. Akan tetapi, resiko penyakit ini lebih banyak dijumpai pada anak-anak dan remaja dibandingkan dengan orang dewasa. Penyebaran kutil bisa tumbuh pada beberpa organ tertentu dalam tubuh, akan tetapi bagian yang lebih rentan terkena dengan gangguan ini diantaranya adalah tangan, kaki, wajah dan bahkan ada pula kutil yang tumbuh dibagian genital (kelamin).

Gejala Timbulnya Kutil

Sama halnya dengan penyakit lainnya yang menyerang tubuh, sebuah penyakit akan timbul dan menyerang dengan munculnya tanda-tanda sebelum penyakit tersebut berubah menjadi penyakit berbahaya yang harus segera mendapatkan pertolongan. Begitu pula halnya dengan kutil, sebelum gangguan ini timbul pada kulit dan berubah menjadi benjolan yang membesar, ada tanda-tanda atau ciri yang mengawali tumbuhnya kutil pada kulit.

Ketika kutil hendak tumbuh, pada umumnya bentuk kutil menonjol keatas seperti bulatan yang memiliki permukaan kulit yang kasar, kendati demikian adapula kutil yang berbentuk pipih atau tertekan ke dalam kulit. Diameter kutil umumya bisa berkisar antara 0,1 sampai dengan 1 sentimeter dan terletak pada bagian-bagian tubuh tertentu seperti halnya kaki, jari, wajah dan juga bagian tangan.

Ada kutil yang menimbulkan perasaan sakit dan adapula kutil yang tidak menimbulkan perasaan sakit yang berlebihan.

Kutil merupakan sebuah kondisi gangguan kulit yang tidak bersifat kanker dan mudah dikenali hanya dengan melihatnya secara langsung. Hal tersebut dikarenakan tampilannya yang khas. Dengan demikian akan cukup mudah untuk seseorang mengenali timbulnya kutil pada bagian kulitnya.

Meskipun kondisi ini umumnya tidak berbahaya, akan tetapi tetap saja hal ini akan mampu merusak keindahan tubuh seseorang, terutama bila daerah tubuh yang diserang dengan kondisi ini adalah bagian yang terbuka seperti halnya wajah. Kondisi ini tentu saja akan menghilangkan nilai estetika pada wajah anda sehingga rasanya akan kurang enak untuk dipandang. Untuk itulah, penting sekali segera melakukan penanganan terhadap kondisi ini.

Ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi tersebut. Baik dengan melakukan perawatan dirumah atau dengan melakukan pengobatan dengan cara medis. Akan tetapi pada umumnya, pengobatan yang dilakukan akan bergantung pada jenis kutil yang dialami. Untuk itu, mari kita simak terlebih dahulu jenis-jenis kutil yang perlu diketahui.


Jenis-Jenis Kutil

Kutil Datar

Jenis kutil yang satu ini penyebabnya dipicu akibat infeksi virus jenis HPV tipe 3 dan 10. Yakni yang berbentuk papula keratosis minimal. Dan sedikit agak meninggi yang biasanya ukurannya kurang lebih mencapai 3 mm. Sementara itu, warna yang mungkin ditimbulkan dari jenis kutil yang satu ini sebenarnya cukup bervariasi dari warna merah muda sampai dengan warna kecokltan.

Selain itu, umumnya jenis kutil yang satu ini biasanya muncul secara profus dibagian wajah, lengan, dorsum tangan dan juga pada bagian lutut.

Dan penyebaran dari lesi multipel yang terjadi sepanjang garis trauma kulit yang merupakan suatu tanda diagnostik yang berguna. Lesi ini bisa saja menyebar kedaerah janggut dan juga kedaerah kulit kepala.

Kutil Genital

Kutil jenis ini penyebarannya dibagian kelamin dan penyebabnya adalah dipicu akibat adanya serangan virus HPV tipe 6, 11, 16 dan juga 18. Dan umumnya kondisi ini terjadi akibat perilaku seks bebas yang biasanya dilakukan oleh si penderita.

Kutil jenis ini harus segera ditangani oleh tim medis, sebab umumnya kondisi ini berbahaya dan dapat menyebabkan penyumbatan matus uretra atau juga introitus vagina, karena letaknya dibagian lipatan, lesi ini bisa menjadi basah dan tergesek.

Kutil Plantar

Jenis kutil yang satu ini akibatnya disebabkan oleh adanya virus jenis HPV tipe 1 dan baisanya timbul warna kemerahan dibagian permukaan telapak kaki. Karena adanya tekanan berat yang membuat bagian ini tertekan dengan beban yang berat yang terjadi secara berkala. Selain itu, jenis kutil yang satu ini kemungkinan dapat menimbulkan perasaan sakit yang cukup luar biasa.

Pengobatan Kutil

Meski sebagian besar kasus kutil dibiarkan membaik degan sendirinya, akan tetapi pengobatan tetap harus dilakukan apabila kutil telah menyebar kebagian tubuh lainnya, mulai menimbulkan perasaan sakit dan menyebabkan pendarahan yang besar. Kondisi-kondisi seperti ini umumnya dapat menimbulkan infeksi dan menjadi indikasi bahwa terjadi sesuatu dengan penyakit kutil yang dialami oleh anda. Untuk itu, sebaiknya periksakan dan konsultasikan kondisi ini pada tim medis.

Pada dasarnya, cepat atau lambatnya penyembuhan kutil yang menyerang seorang penderita akan tergantung kepada kemampuan sistem kekebalan tubuhnya itu sendiri. Sebagian besar kutil akan dapat hilang dengan sendirinya tanpa harus mendapatkan pengobatan intens atau diberikan obat-obatan dari resep dokter. Penyembuhan ini umumnya akan dapat berjalan dalam rentan sampai waktu dua tahun lamanya.

Sebelum pergi ke dokter, ada baiknya terlebih dahulu lakukan penanganan sederhana yang bisa dilakukan dirumah. Pengobatan kutil sendiri umumnya dapat dilakukan seperti memberikan perekat atau obat kutil yang mengandung asam salisilat yang dapat digunakan tanpa harus menggunakan resep dokter.

Selain itu, cara lain yang dapat dilakukan untuk mengobati kutil adalah dengan menghindari penularannya. Jangan coba-coba memegang kutil sendiri atau orang lain karena penasaran. Jangan pula memakai barang-barang miliki pribadi dan berbaginya dengan orang lain, bila berjalan di tempat yang lembap atau basah, sebaiknya upayakan menggunakan alas kaki.

Jagalah kesehatan diri terhadap iritasi dibagian telapak kaki seperti halnya tergores atau terluka. Bila terjadi, upayakan untuk mendapatkan perawatan dengan segara karena akan memudahkan virus masuk dibagian kulit yang terititasi.

Kulit juga sebenarnya bisa dihilangkan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada dilingkungan sekitar kita, seperti misalnya dengan menggunakan cuka. Bahan masakan yang satu ini digadang-gadang mampu menghilangkan benjolan kutil yang dialami. Cuka memiliki kandungan bahan yang dapat merusak jaringan pertumbuhan kutil dan menghentikan penyebarannya. Hanya dengan meneteskan cuka pada kapas dan mengoleskannya pada bagian permukaan kutil, lalu diamkan selama kurang lebih 2-4 minggu saja kutil akan dapat menghilang dan melepas dengan akar-akarnya.

Bahan lain yang juga dapat digunakan untuk menghilangkan kutil adalah sabun colek dan deterjen. Kedua bahan ini hanya perlu dicampurkan dengan takaran perbandingan 1:1. Ketika dioleskan dengan menggunakan korek kuping kapas diharapkan kutil akan dapat mengering dan akhirnya bisa lepas dengan sendirinya.

Bukan hanya bahan tersebut, daun dewa pun dapat menghancurkan jaringan pertumbuhan kutil dan menghancurkannya dengan lebih alami. Begitu pula dengan biji jali, bahan ini bisa digunakan dengan merebus sebanyak 6 gelas air dan dikonsumsi sebanyak 2 gelas dalam 1 hari. Untuk melakukan cara-cara alami yang bisa dijalankan dirumah, ada baiknya anda melakukannya dengan rutin. Agar manfaat dari bahan-bahan tersebut bisa lebih efektif dirasakan.


Pengobatan Kutil Oleh Tim Medis

Pada saat anda memutuskan untuk megobati kutil dengan bantuan tim medis, maka umumnya ada beberapa cara yang akan dilakukan oleh dokter. Selain itu, dokter akan memberikan anda beberapa pertanyaan guna memperkuat diagnosis yang akan diberikan. Berikut ini ada beberapa hal yang akan dilakukan ketika mengobati kutil ke dokter:

Pada tahapan awal, dokter akan menanyakan anda mengenai gejala-gejala lain yang mungkin dialami pada kutil yang tumbuh dibagian tubuh. Seperti misalkan apakah kutil yang dialami menimbulkan rasa sakit, gatal atau gejala lainnya. Pertanyaan ini dibuat guna menentukan jenis dan penyebab kutil yang dialami.

Pengobatan yang akan dilakukan umumnya akan tergantung dari letak, jenis dan juga berat serta sudah berapa lamakah kutil yang diderita oleh si pasien.

Pada veruka vulgarin, umumnya kutil akan dapat sembuh dengan sendirinya selama kurun waktu 2 tahun. Meskipun kemungkinannya kecil, dokter bisa saja meawarkan anda metode pengobatan yang lebih cepat dengan cara pengangkatan kutil yang diderita.

Untuk membantu mempercepat pengobatan terhadap kutil agar benjolan yang dialami bisa cepat menghilang, maka metode yang aman dan cepat yang akan dilakukan adalah dengan memberikan larutan yang dioleskan pada bagian kutil kemudian ditutup dengan plester yang memiliki kandungan asam salisilat serta asam laktat guna membunuh jaringan kutil agar tidak menyebar dan tumbuh menjadi lebih besar ukurannya.

Selain itu, biasanya kutil akan dapat dibekukan dengan menggunakan cairan nitrogen dan pembekuan ini biasanya dilakukan secara berulang-ulang guna seluruh kutil dapat menghilang secara keseluruhan.

Bukan hanya itu, pengobatan lain yang dilakukan oleh tim medis adalah elektrodesikasi atau pengobatan dengan menggunakan sinar laser yang bertujuan untuk menghancurkan jaringan kutil. Akan tetapi metode pengobatan ini dapat mengakibatkan terbentuknya jaringan parut pada kulit.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dijelaskan dari gangguan penyakit kulit kutil. Pada dasarnya gangguan penyakit ini akan membuat si pendrita tidak nyaman dengan kondisi yang dialami. Untuk itulah, pengobatan yang lebih cepat akan membuat kondisi si pasien menjadi lebih baik. Kutil memang dapat sembuh dengan sendirinya, akan tetapi bila kondisi ini sudah menjalar dan menyebar sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan tim medis atau dokter. Dengan begini, penganan yang lebih tepat terhadap penyakit kutil akan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Semoga artikel ini memberikan cukup informasi dan bermanfaat untuk anda dan kita semua.