data-ad-format="auto"

Penyakit Kulit

Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh yang memiliki fungsi untuk melindungi tubuh. Sama dengan bagian tubuh lainnya, kulit juga rentan terserang gangguan atau penyakit. Banyak jenis penyakit yang dapat menyerang kulit. Nah, kategori ini berisi jenis-jenis penyakit kulit, lengkap dengan gejala, penyebab dan cara mengobatinya.

Mengetahui Penanganan Terhadap Penyakit Eksim Kering dan Eksim Basah

Gangguan penyakit yang menyerang tubuh, memang serigkali menimbulkan masalah yang cukup serius.

Betapa tidak, tubuh yang fit dan prima yang tiba-tiba diserang dengan masalah penyakit akan tentu saja membuat tubuh mengalami perubahan dan penurunan fungsinya. Tubuh yang sakit atau diserang dengan masalah akan membuat anda merasa lemas. Selain itu pada beberapa gangguan penyakit umumnya akan menimbulkan masalah yang akan membuat anda merasa tidak nyaman.

Gangguan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada saat tubuh mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Dengan kondisi ini, maka penyakit akan lebih mudah menyerang seseorang dan menimbulkan banyak masalah. Untuk itulah, menjaga tubuh tetap sehat dan menjaga agar sistem kekebalan tubuh dapat selalu prima adalah kunci dari menghindarkan penyakit dan masalah menyerang.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan guna mencegah timbulnya penyakit dan menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik, salah satunya yakni dengan rajin berolahraga dan mengkonsumsi jenis makanan sehat. Kedua hal ini akan mendukung tubuh untuk selalu prima. Sementara itu, asupan makanan sehat adalah energi guna menjaga tubuh tetap dalam keadaan sistem kekebalan tubuh yang baik.

Nah, dari sekian banyak ancaman gangguan penyakit, masalah kesehatan kulit adalah salah satu gangguan yang seringkali menjadi momok yang menakutkan untuk hampir sebagian besar orang. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada penyakit kulit, bukan hanya gejala saja yang cukup menyiksa akan tetapi dampak yang ditimbulkan dari penyakit inilah yang seringkali memusingkan.

Ya, dampak bekas luka yang ditimbulkan dari masalah gangguan kulit seringkali membuat orang frustasi mengatasi hal ini. Betapa tidak, bekas luka yang ditinggalkan umumnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk dapat menghilang. Itupun goresan atau coretan dari bekas luka tidak akan mampu menghilang secara keseluruhan. Pasien yang pernah mengalami penyakit kulit akan mungkin membutuhkan perawatan khusus guna mengembalikan keindahan kulitnya pada kondisi semula.

Nah, kondisi inilah yang dapat menjadi hal yang cukup banyak ditakuti. Tubuh yang indah dengan balutan kulit yang halus yang mereka miliki sebelumnya akan menghilang seketika saat gangguan ini menyerang.

Tak ayal kondisi ini akan membuat pasien penderita penyakit kulit akan dilanda krisis percaya diri dimana mereka enggan memamerkan bagian tubuh yang terkena dengan bekas luka. Tak jarang bahkan bagian yang pernah mengalami bekas luka akan ditutup selama dan tidak diperlihatkan seperti biasanya.

Kondisi ini tentu akan cukup menyiksa, apalagi untuk mereka orang yang memiliki profesi dimana mereka harus dituntut tampil sempuran setiap waktu. Hal ini tentu saja akan seolah membatasi ruang gerak mereka.


Timbulnya bekas luka yang ditinggalkan akan membuat mereka tak lagi mampu menggunakan gaun indah yang terbuka. Apalagi jika luka tersebut rupanya menyerang bagian wajah. Tak terbayang seperti apa rasanya dan seperti apa paniknya.

Kondisi penyakit atau gangguan kesehatan yang menyerang, termasuk kondisi gangguan kesehatan kulit tentu tidak akan menyerang bila tidak ada sebabnya. Ada cukup banyak penyebab yang dapat memicu kondisi ini dapat terjadi, termasuk diantaranya adalah paparan jamur dan kuman. Yang mana bisanya kedua jenis pemicu ini akan dapat muncul saat seseorang kurang sigap dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya. Akibatnya jamur dan kuman akan dapat masuk dan menginfeksi kulit sehingga menimbulkan banyak masalah.

Nah, untuk itulah bagi anda yang tidak ingin terkena atau meningkatkan resiko tubuh terhadap paparan penyakit ini, maka sebaiknya tingkatkan kembali kebersihan tubuh anda dengan lebih baik. Tubuh yang sehat adalah salah satu kunci mendapatkan kesehatan yang baik, untuk itu mulai dari saat ini jaga dengan baik kebersihan tubuh anda.

Ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang bisa menyerang seseorang, mulai dari jenis penyakit kulit yang ringan sampai dengan jenis penyakit kulit yang besar dan berhaya. Akan tetapi, satu hal yang pasti, apapun jenis penyakitnya sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganan yang tepat bisa anda dapatkan dengan lebih baik.

Seperti halnya dengan jenis penyakit kulit yang satu ini. Adalah penyakit eksim yang mungkin jenis penyakit ini sudah tak lagi asing ditelinga anda. Jenis penyakit kulit yang satu ini adalah penyakit kulit yang cukup banyak menyerang, terutama di Indonesia. Masyarakat Indonesia mengenali penyakit ini sebagai salah satu penyakit kulit umum dan banyak menyerang.

Akan tetapi meski sering mendengar istilah ini, tidak sedikit orang yang masih keliru dalam mengartikannya. Nah, untuk itulah penting sekali memahami apa sebenarnya arti dari penyakit kulit eksim ini, sebab masih banyak orang yang masih bingung dengan definisi dari gangguan kesehatan kulit ini. Untuk Itu, mari simak penjelasan lebih terperinci dibawah ini.


Apa Itu Eksim?

Di Indonesia, banyak sekali istilah-istilah yang dipergunakan oleh masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan. Hal inilah yang terkadang membuat kita sulit menemukan padanan kata yang sesuai dengan ilmu kedokteran, termasuk dengan istilah yang digunakan untuk menyebut penyakit eksim.

Jika disebutkan kata eksim, maka biasanya kita sering mendengar kata selanjutnya yang menyertainya yakni adalah basah dan kering. Nah, bila digabungkan maka kita akan mendengar istilah eksim basah dan eksim kering. Lantas apakah sebenarnya definisi dari istilah-istilah tersebut? Mari kita pelajari lebih jauh dibawah ini.

Dalam bahasa kedokteran eksim dikenal dengan sebutan eczema yakni sebuah istilah yang umum guna menggambarkan setiap proses inflamasi atau peradangan yang terjadi pada kulit dibagian luar, yang mana umumnya kondisi ini akan ditandai dengan timbulnya gatal, kemerahan, vesikel (gelembung cairan), berair, pengerasan kulit, penebalan kulit, perubahan warna kulit dan juga penonjolan. Akan tetapi demikian, dalam dunia kedokteran istilah medis yang seringkali digunakan untuk menggambarkan kondisi eksim pada kulit adalah penyakit dermatitis atopik.

Penyakit dermatitis atopik adalah sebuah kondisi gangguan kulit kronis yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang biasanya kondisi ini dimulai selama masa bayi dan berlanjut hingga ke masa kana-kanak. Beberapa orang dapat sembut dari penyakit ini dan sementara beberapa lainnya terus membawa kondisi gangguan kulit ini hingga ia dewasa.

Perlu diketahui gangguan penyakit kulit yang satu ini bukan hanya menyerang bayi dan anak-anak saja. Remaja, orang dewasa dan bahkan manula pun bisa terserang dengan gangguan kulit yang satu ini.

Dermatitis berarti peradangan yang terjadi pada bagian kulit, sementara untuk kata "atopic" adalah istilah yang mengacu pada penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh atau istlah lainnya juga bisa dikatakan sebagai alergi. Untuk itulah, sebagaimana disebutkan diatas, penyakit gangguan kulit yang satu ini pun erat kaitannya dengan stabilitas kekebalan tubuh pada seseorang, yang mana ini berarti orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah atau menurun akan lebih beresiko menaikan kondisi gangguan kulit yang satu ini.

Istilah atopic sendiri umumya memiliki ragam macam termasuk dermatitis atopik, asma dan biduran dan biasanya merupakan sebuah kondisi gangguan kesehatan yang sifatnya dapat diturunkan secara genetik. Maka demikian tak heran bisa masalah kesehatan yang satu ini dapat terjadi dalam keluarga seperti ibu yang memiliki asma anaknya pun akan dapat menderita asma atau ayahnya menderita dermatitis atopic maka kondisi ini akan bisa diturunkan.


Lalu Apa yang Dimaksud dengan Eksim Kering dan Basah?

Lagi-lagi, agak sulit mencari istilah medis yang sesuai menggambarkan istilah yang sering digunakan oleh masyarakat awam. Akan tetapi, dari bahasanya saja maka kita dapat menerka bahwa eksim kering artinya adalah peradangan pada kulit yang terjadi hanya berupa pengelupasan kulit (seperti bersisik), kulit kering dan tidak mengeluarkan cairan atau tidak melibatkan nanah didalamnya sehingga penyakit ini tampak kering. Akan tetapi demikian tetap saja, kondisi penyakit ini menimbulkan bercak merah yang timbul pada kulit dan terkadang menimbulkan gelembung-gelembung yang keras. Yang mana kondisi ini akan dapat menimbulkan kondisi yang tidak nyaman pada si penderitanya.

Sementara untuk eksim yang basah adalah kebalikannya dari eksim yang kering, yakni peradangan pada kulit yang menimbulkan keluarnya cairan dari luka atau bercak yang timbul. Pada kondisi eksim yang basah, penderita yang mengalami kondisi ini akan mungkin terganggu dengan timbulnya gelembung-gelembung luka yang didalamnya terdapat air sehingga kondisinya selalu basah. Selain itu, pada eksim yang basah, penderita akan lebih beresiko terkena dengan paparan jamur dan kuman bila tidak piawai menjaga kebersihan kulitnya.

Macam-Macam Eksim

Selain eksim kering dan basah, ada pula jenis-jenis eksim yang dikenal dalam dunia kedokteran yang mana nantinya pengobatan dan tatalaksana terhadap penyakit ini akan bergantung pada jenis eksim yang diderita dan apa penyebabnya. Apa saja jenis-jenis eksim tersebut? Mari simak dibawah ini.

1. Dermatitis Kontak Alergi

Jenis eksim yang pertama adalah dermatitis kontak alergi, yakni sebuah peradangan kulit yang timbul setelah adanya kontak dengan alergen melalui proses sensitasi terhadap substansi yang beraneka ragam yang mampu menimbulkan peradangan pada bagian kulit bagi mereka yang mengalami hipersensitivitas terhadap alergen sebagai suatu akibat dari pajanan tertentu.

Adapun penyebab dari jenis eksim dermatitits alergi adalah alergen, paling sering berupa bahan kimia, seperti halnya terkena parfum, semen dan bahan lainnya yang dianggap tubuh tidak cocok. Dermatitis jenis ini biasanya timbul sebagai dermatitis vesikuler akut dalam beberapa jam sampai dengan 72 jam setelah terjadinya kontak dengan alergen. Adapun perjalanan paling puncak yang akan dialami dari alergi pada 7 sampai dengan 10 hari dan umumnya akan dapat sembuh dalam 2 hari apabila tidak terjadi paparan secara berulang.

Pada kondisi ini, dermatitis akan mungkin menimbulkan ruam merah dan kulit yang berisisik. Kondisi ini umumnya akan dapat sembuh dengan sendirinya sebagaimana dijelaskan tadi. Akan tetapi sebaiknya periksakan kondisi ini ke dokter apabila gejala alergi tidak sembuh dalam beberapa hari.

2. Dermatitis Kontak Iritan

Yang selanjutnya adalah eksim dengan jenis Dermatitis kontak iritan. Kondisi ini adalah sebuah reaksi peradangan pada kulit yang terjadi setelah kulit bersentuhan dengan benda atau zat tertentu yang dapat menyebabkan iritasi dalam jumlah atau kadar tertentu. Adapun bahan-bahan umum yang dapat mengiritasi bagian kulit diantaranya adalah bahan pelarut, seperti diterjen, minyak pelumas, alkasi, asam dan serbuk kayu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah lama kontak, kekerapan (frekuensi), adanya oklusi menyebabkan kulit lebih permeable, serta faktor gesekan dan trauma. Selian itu, suhu dan kelembapan jug akan berperan dalam hal ini.

Bahan Iritan dapat merusak lapisan tandu, menyingkirkan lemak lapisan tanduk dan mengubah daya ikat air kulit. Untuk itulah, pada bagian kulit yang teritasi maka akan timbul luka yang juga disebut dengan eksim.


3. Infeksi Jamur

Jenis lain dari eksim adalah kondisi kulit yang terjadi sebab adanya paparan jamur yang masuk kedalam kulit dan menimbulkan peradangan. Kondisi ini umum terjadi pada penyakit kurap.

4. Eksim Nummular

Jenis eksim ini bentuknya melingkar seperti koin kulit teriritasi dan timbul gatal serta bersisik.

5. Eksim Seborik

Jenis eksim ini bisa menimbulkan kulit berminyak, bercak kekuninga.

6. Kudis

Kondisi ini disebabkan oleh infestasi oleh tungau scabies yang dapat menimbulkan ruam yang amat miti dengan bentuk lain dari eksim.


Mengenali Obat Eksim Kering dan Basah

Ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan guna mengurangi gejala dari eksim, diantaranya adalah:

Dengan menghindari sumber atau pemicu yang akan membuat gejala eksim menjadi lebih buruk, seperti misalkan benda tertentu yang digunakan atau makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi. Pada intinya penderita eksim haruslah lebih waspada dan selektif.

  • Gunakan sedikit saja sabun dan sebaiknya aplikasikan pada tubuh dengan lembut.
  • Mandi dengan menggunakan air hangat untuk meredakan gejala perih dan truma yang dialami oleh kulit.
  • Gunakan pelembab setelah selesai madi untuk menjaga kulit agar tidak kering.
  • Kelola stres yang dialami. Hal ini penting sekali untuk dilakukan karena ada tipe eksim yang erat kaitannya dengan stres.

Nah, bila hal-hal diatas masih belum cukup, maka pengobatan dengan melakukan konsultasi ke dokter akan penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk dari kondisi eksim yang dirasakan. Selain itu, gejala yang dialami dalam jangka waktu yang terlalu lama bisa jadi mengindikasikan adanya penyakit lain dalam tubuh anda. Untuk itu sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.

Bila berkonsultasi dengan dokter, maka dokter akan meresepkan satu atau beberapa obat eksim berikut, tak peduli apakah jenis eksim tersebut kering atau basah.

  • Dokter akan memberikan krim atau salep dengan jenis kortikosteroid. Ini adalah jenis obat anti-inflamasi yang dapat meringkankan gejala utama dari eksim, seperti misalkan peradangan yang terasa pedih pada kulit, gatal-gatal dan juga menjaga agar kulit menjadi lebih lembab. Apabila, obat ini masih belum memberikan hasil pada pasien, maka kortikosteroid sistemik dapat direspkan. Obat ini umumnya diberikan dalam bentuk suntik atau minum dan hanya digunakan dalam jangka waktu yang sebentar.
  • Obat untuk mengobati infeksi dari jamur, parasit, dan virus sesuai dengan indikasi penyakit yang dialami.
  • Memberikan pelembap yang mengurangi kehilangan air dan bekerja untuk memperbaiki kulit agar tidak bersisik.

Demikialah beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengobati eksim basah dan eksim kering. Yang terpenting adalah jangan pernah mengabaikan jenis penyakit yang anda alami, agar kondisi terburuk bisa dihindari. Pengobatan ke dokter adalah solusi paling baik dan paling bijak. Dengan begini dokter akan memberikan penanganan yang lebih tepat sehingga pengobatan akan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Mengetahui Lebih Jauh Penyebab Panu, Gejala dan Penanganannya

Gangguan penyakit kulit yang menyerang seringkali menjadi masalah yang menakutkan.

Betapa tidak, keberadaannya yang menyerang bagian terluar pada tubuh ini, seringkali membuat orang yang mengalami masalah kulit tidak percaya diri untuk tampil lebih terbuka. Hadirnya penyakit pada bagian kulitnya, membuat mereka akhirnya harus terpaksa menutup bagian tubuh tersebut agar sebisa mungkin luka pada kulit tidak terlihat.

Ya, selain ancaman dari dampaknya, penyakit kulit seringkali menjadi hal yang menyeramkan karena mampu mengurangi estetika kecantikan tubuh seseorang. Belum lagi, bekas luka yang ditinggalkan umumnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk bisa pulih, itupun kondisi pemulihan biasanya tidak sepenuhnya menghilangkan bekas luka dan mengembalikan kondisi kulit pada kondisi semula.

Hal ini tentu saja akan membuat penderita penyakit kulit akan mungkin mengalami krisis percaya diri sebab bagian kulit yang pernah dihinggapi masalah menjadi rusak dan penampilannya tak lagi mulus. Untuk itulah, penting sekali mengetahui jenis-jenis penyakit kulit agar anda menjadi lebih waspada terhadap ancaman dan resiko dari penyakit tersebut.

Ketika telah muncul gejala-gejala atau kondisi yang mengarah terhadap gangguan kulit, sebaiknya segera periksakan ke dokter dan jangan pernah mengambil keputusan sendiri dengan lantas mengobati luka yang anda alami seorang diri. Salah-salah, bukan malah mengobati, namun hal ini malah mungkin menimbulkan masalah baru dengan timbulnya infeksi.

Periksakan segala keluhan yang anda rasakan ke dokter. Dengan begini dokter akan mulai melakukan pemeriksaan dan menarik diagnosis penyakit yang anda alami berdasarkan gejala yang anda rasakan. Penangan yang dilakukan oleh dokter tentunya akan jauh lebih baik dan lebih aman dibandingkan hanya mengobatinya seorang diri.

Sebenarnya ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang dapat mengancam seseorang. Mulai dari jenis penyakit kulit yang biasa, sampai dengan penyakit kulit berbahaya yang dampaknya bisa sampai membahayakan jiwa.

Meskipun sebagian orang menganggap bahwa penyebab paling umum timbulnya masalah kesehatan kulit adalah dipicu akibat dari kurang terjaganya kebersihan. Akan tetapi, anggapan ini tidak selamanya benar, karena tidak semua penyakit kulit disebabkan oleh kondisi yang demikian. Walaupun anda tergolong kedalam bagian orang yang selalu menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh, akan tetapi belum tentu anda dapat terhindar dari ancaman penyakit kulit.

Seringkali masalah penyakit kulit datang menyerang seseorang tanpa disadari. Kondisi inilah yang pada umumnya seringkali menimbulkan keterlambatan pengobatan akibat si penderita tidak menyadari sedini mungkin masalah kesehatan kulit yang dideritanya.

Nah, dari sekian banyak penyakit kesehatan kulit, penyakit panu mungkin adalah bagian dari penyakit yang umum dan sudah sering anda dengar. Sebagian orang menganggap penyakit panu adalah penyakit kulit yang tidak cukup menyenangkan dan bila menyerang seseorang, maka biasanya stigma negatif akan melekat pada diri orang tersebut. Bukan hanya itu, penderita panu kerap kali dijauhi atau mendapatkan batas membaur bersama dengan orang lain.

Dipungkiri atau tidak, penderita panu akan cenderung mendapatkan batasan untuk bisa membaur dalam sebuah kelompok. Seperti misalkan dalam satu rumah atau tempat, penderita panu akan mungkin dijauhi teman-temannya yang menganggap penyakit yang diderita akan menulari mereka sehingga batasan perlu mereka berikan.

Dengan demikian, orang-orang yang menderita panu bukan hanya akan menerima dampak dan gejala dari penyakitnya saja, melainkan timbul kesenjangan sosial dilingkungannya sendiri. Untuk itu, penting sekali melakukan cara dan mengupayakan segala hal agar ketika anda mulai menemukan gejala dari penyakit ini, maka setidaknya segera lakukan penanganan dini agar panu tidak menyebar kebagian tubuh dan menulari orang lain.

Nah, untuk lebih jauhnya lagi mari kita simak beberapa hal dibawah ini mengenai penjelasan panu.


Penyakit Panu

Penyakit panu merupakan penyakit gangguan kulit yang mungkin sudah tak asing lagi pada beberapa orang. Akan tetapi, tidak sedikit orang yang masih salah atau keliru dalam mengartikan gangguan kesehatan kulit yang satu ini. Untuk itu, mari kita samakan terlebih dahulu persepsi kita mengenai penyakit yang satu ini.

Mungkin banyak diantara kita yang sudah tidak lagi asing dengan penyakit panu. Walau demikian masih banyak juga yang keliru dengan mengatakan bahwa penyakit kulit ini berupa bercak putih padahal timbulnya bercak tersebut, belum tentu merupakan penyakit panu. Sepintas mungkin terlihat mudah untuk menentukan bahwa itu panu atau bukan, namun setelah kita pelajari ternyata banyak pula jenis penyakit kulit yang berupa bercak putih selain dari indikasi penyakit panu.

Nah, apabila persepsi anda masih keliru mengenai jenis penyakit ini, maka bisa ditebak pengobatan yang dilakukan pun bisa keliru. Misalnya, timbulnya bercak putih pada kulit yang langsung diasumsikan sebagai panu lantas diobati segera dengan menggunakan salep panu. Nah bila begini maka yang terjadi bukanlah sembuh melainkan malah timbul masalah kulit yang baru seperti iritasi, pedih atau bahkan menimbulkan perasaan terbakar pada bagian kulit yang diberikan obat panu.

Lalu apa itu penyakit panu? Penyakit panu dalam bahasa kedokteran dikenal dengan tinea vesicolor atau juga disebut dengan pityriasis versicolor, yakni sebuah gangguan kesehatan kulit yang timbul sebab adanya jamur. Kondisi ini pada umumnya akan lebih sering menyerang orang yang sering berkeringat, memiliki kulit yang lembab, perubahan hormon, kulit yang berminyak dan daya tahan tubuh yang lemah.

Pada penderita penyakit panu akan timbul bercak-bercak kecil pada bagian kulit. Warna bercak ini bisa lebih terang atau lebih gelap dibandingkan dengan warna asli kulit, bahkan pada beberapa kasus ada pula penyakit panu yang muncul dengan timbulnya bercak berwarna merah atau merah muda.

Seiring dengan berjalannya waktu bercak tersebut akan mulai berkembang dan berjumlah lebih banyak atau bahkan melebar. Selain menyebabkan kulit tampak berubah warna, panu juga dapat pula menyebabkan kulit si penderitanya menjadi kasar atau bahkan bersisik.

Adapun bagian tubuh yang paling sering terkena dengan panu adalah bagian lengan, perut, dada, leher dan juga punggung. Penyakit panu memang bukanlah ancaman penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, kondisi gangguan kulit yang satu ini bisa sangat menganggu penampilan dan menyebabkan timbulnya perasaan yang tidak nyaman akibat gejala gatal yang menyerang.

Untuk mengatasi masalah ini, seorang penderita panu bisa segera mengobati masalah yang dialaminya dengan menggunakan obat-obatan anti panu yang saat ini banyak dijual dengan bebas di apotek tanpa harus menggunakan resep dokter. Akan tetapi, bila gejala dari penyakit ini sudah menyebar dan malah memburuk, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganannya bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Selain itu, penyakit panu akan dapat dialami oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Bukan hanya itu, anak-anak dan remaja pun akan dapat beresiko mengalami penyakit yang satu ini. Dengan demikian, sebaiknya waspada agar jangan sampai masalah gangguan kesehatan kulit ini tidak menyerang si buah hati.


Penyebab Panu

Seperti yang disebutkan diatas jenis penyakit ini dipicu oleh adanya jamur yang menginfeksi bagian kulit dan membuat gatal dan bercak timbul pada bagian tersebut. Adapun jenis jamur yang menyebabkan kondisi ini terjadi diantaranya adalah Malassezia. Pada umumnya, jamur ini tidak menyebabkan masalah pada kulit dan umum ditemukan pada bagian kulit manusa, terutama pada orang dewasa.

Jamur jenis ini diduga hidup dan terdapat pada kulit 9 dari 10 orang dewasa. Lantas demikian, mengapa Malassezia dapat menimbulkan panu? Diduga kulit mulai teriritasi ketika jamur ini mulai berkembang biak dengan cukup pesat.

Banyak orang menganggap bahwa orang-orang yang menderita panu seringkali dianggap kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya sehingga masalah jamur bisa menyerang dengan mudah. Akan tetapi, sadari anggapan ini tidaklah benar. Penyakit panu tidaklah terkait dengan tingkat kebersihan yang buruk dan bukanlah sebagai penyakit yang menular.

Untuk itu, sampai saat ini belum bisa dijelaskan dengan pasti mengapa Malassezia dapat berkembang biak dengan pesat pada beberapa orang, sementara pada sebagian orang tidak terjadi. Namun ada beberapa faktor yang diduga mendukung terjadinya perkembangbiakan jamur secara pesat tersebut, diantaranya kulit berminyak, keringat yang diproduksi berlebihan, usia remaja atau orang-orang yang tinggal di daerah lembab dan bersuhu hangat.


Gejala Penyakit Panu

Sebelum timbul bercak pada bagian kulit yang mengindikasikan adanya penyakit panu akan timbul beberapa hal yang datang atau menyerang si penderita dimana hal-hal tersebut adalah gejala yang menandai penyakit panu bisa menyerang. Ketika anda mengalami gejala ini, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini untuk segera diobati.

Perhatikan dengan cermat setiap gejala yang dirasakan agar demikian kemungkinan terburuk dari kondisi gangguan kesehatan ini akan bisa anda atasi. Nah, berikut ini adalah beberpa ciri atau gejala yang dapat menandai adanya penyakit panu pada seseorang:

Timbulnya bercak pada bagian kulit yan berwarna lebih gelap atau lebih terang dibandingkan dengan warna kulit aslinya. Selain itu, pada beberapa kasus yang dijumpai, bercak yang timbul juga bisa berwarna cokelat, cokelat gelap, putih atau bahkan merah muda.

Pertumbuhan bercak ini terhitung cukup lambat dan disertai dengan gatal ringan dan bersisik yang cukup khas. Pada saat menggaruk bagian yang terkena panu, umumnya bagian tersebut akan terasa lebih kering dibandingkan dengan bagian kulit yang normal.

Kondisi bercak panu umumnya akan dapat terlihat setelah terkena dengan paparan sinar matahari. Itulah mengapa orang-orang yang menderita panu akan terlihat lebih kontras dari bercak yang dimilikinya pada saat berjemur di cuaca yang terik.

Meskipun kemunculan panu bisa dibagian tubuh mana saja dan menyerang seluruh bagian kulit, akan tetapi bagain yang paling sering terkena dengan masalah kesehatan kulit yang satu ini adalah bagian dada, leher, lengan bagian atas dan juga pada bagian punggung. Dimana ketika bagian punggung yang terserang umumnya si penderita tidak akan terlalu menyadari kondisi ini akibat bagian ini tidak bisa terlihat dengan mudah.

Demikianlah beberapa ciri dan gejala yang bisa menyeratai serangan dari penyakit panu. Dengan mengetahui gejala-gejala diatas, maka akan lebih mudah untuk anda untuk dadap menghilangkan panu agar penyakit ini bisa segera disembuhkan dengan tuntas.


Cara Menghilangkan Penyakit Panu

Untuk menghilangkan penyakit yang satu ini sebenarnya cukup mudah, sebab saat ini sudah banyak obat-obatan panu yang dijual diapotek meski tanpa menggunakan resep dokter. Nah, dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat anda simak guna menghilangkan penyakit panu yang dialami.

Menghilangkan Panu Ringan

Penyakit panu yang menyerang seseorang umumya beragam, ada panu yang ringan atau panu yang baru menyerang sedikit bagian pada tubuh dan ada pula yang sudah parah atau daerah serangan panu pada tubuh sudah menyebar. Nah, untuk panu yang masih ringan, anda bisa mengobatinya dengan cukup mengoleskan salep atau krim anti-jamur kebagian yang terkena panu dan 3 cm dari bagian sekitarnya.

Cukup banyaknya jenis dan ragam obat panu yang dijual dipasaran, mungkin sedikit membuat anda kebingungan memilih salah satunya. Sebenarnya anda bisa menentukan pilihan anda sendiri pada jenis obat yang akan dipilih atau bila tidak minta pendapat apoteker obat mana yang lebih baik. Akan tetapi sebaiknya pilihlah obat yang memiliki kandungan akti sebagaimana dibawah ini (pilihlah salah satu)

  • Obat klotrimazol, obat ini biasanya dalam bentuk krim
  • Obat Miconazole, sama halnya dengan jenis obat diatas, obat ini dibuat dalam bentuk krim
  • Terbinafine (lamisil), obat ini beragam ada yang berbentuk gel dan apula yang dibuat dalam bentuk krim yang mana anda bisa menentukan pilihan anda pada salah satu jenis obat ini.
  • Selenium sulfida, obat jenis ini berbeda dengan obat lainnya, yakni dengan bentuk sampo yang dapat diaplikasikan dengan keramas. Obat jenis ini bisa digunakan untuk mengatasi panu yang menyerang bagian kepala.

Adapun cara mengaplikasikan obat panu diatas adalah dengan mencuci terlebih dahulu bagian yang terkena panu. Setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk atau tisu sampai bagian tersebut tidak terasa lembab. Lalu, oleskan dengan tipis obat krim pada bagian panu tersebut sebanyak dua kali satu hari dan dilakukan setidaknya secara rutin selama dua minggu. Pada saat mengaplikasikan krim sebaiknya aplikasikan juga sejauh 3 cm dari area yang terkena panu agar jamur tidak menyebar kebagian lainnya.

Akan tetapi, bila anda tidak mendapatkan hasil yang maik selama 4 minggu, maka segeralah memeriksakan kondisi ini kedokter. Anda mungkin membutuhkan obat panu yang lebih ampuh, seperti krim dengan kandungan ketoconazole, Ciclopirox atau yang dikombinasikan dengan obat panu tablet dan juga kapsul. Untuk jenis obat yang satu ini sebaiknya harus disertai dengan resep dokter.

Panu yang Berat

Untuk jenis penyakit panu yang sudah menyebar atau meluas, selain obat panu yang dioleskan seperti diatas, diperlukan obat panu jenis tablet dan kapsul dimana pemakaian obat ini akan digunakan dengan cara diminum. Adapun jenis obat tersebut haruslah memiliki kandungan aktif seperti dibawah ini.

  • Flukonazol, obat ini dibuat dalam bentuk tablet
  • Ketooconazole, obat jenis ini pun dibuat dalam bentuk tablet.

Untuk mendapatkan obat-obatan jenis ini guna menyembuhkan panu berat yang anda alami sebaiknya haruslah mendapatkan resep dokter. Sekali lagi, obat jenis ini tidak boleh dikonsumsi dengan sembarang tanpa mendapatkan resep dari dokter.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan panu dengan obat diatas adalah dengan mengkonsumsinya secara rutin berdasarkan anjuran dari dokter. Obat diatas akan sangat efektif menghilangkan panu sebab jenis obat tersebut akan membunuh jamur penyebab dalam kurun waktu rata-rata satu hingga dua minggu.

Akan tetapi, warna kulit yang terkena dengan panu tetap tidak akan merata selama beberapa minggu, atau bahkan beberapa bulan. Untuk itu, sebaiknya bersabar karena pengobatan tidak bisa dilakukan dengan instan.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengatasi penyakit panu yang dialami. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk anda dan kita semua.

Timbul Bercak Merah Pada Kulit? Waspadai Beberapa Penyakit Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik akan tentu saja membuat penyakit enggan singgah atau mampir pada tubuh.

Apalagi tubuh yang sehat seringkali dicerminkan sebagai jiwa yang kuat yang mana terhindar dari ancaman segala penyakit. Tidak mudah menjaga kesehatan tubuh untuk selalu prima dan tampil selalu segar. Seringkali beberapa faktor membuat tubuh kita merasa lemas dan tak sanggup melakukan banyak kegiatan seperti biasanya.

Berbeda halnya dengan pada saat kondisi kesehatan anda berada dalam kondisi yang baik, segala hal bisa anda lakukan dan anda pun akan cenderung lebih aktif secara fisik. Untuk itulah, penting sekali menjaga kesehatan agar senantiasa terjaga dengan baik. Karena demi mendapatkan kesehatan yang prima itu sebenarnya mahal. Dengan demikianlah, jangan sia-siakan waktu dan tenaga anda untuk menyakiti diri anda atau menempatkan diri anda pada bahaya dimana penyakit akan menjadi ancaman terbesar yang harus anda hadapi.

Nah, dari sekian banyak ancaman penyakit yang paling banyak menyerang, penyakit yang terjadi pada bagian kulit seringkali menjadi ancaman yang cukup menakutkan. Selain resikonya yang besar, gangguan kesehatan yang menyerang bagian kulit seringkali menjadi ancaman yang menakutkan tak terkecuali untuk semua orang.

Bukan seberapa besar dan seberapa parah sakit yang dialami dari penyakit kulit, akan tetapi dampak lain yang juga ditakuti adalah bekas luka yang dapat ditimbulkan dari kondisi ini. Ya, bekas luka pada bagian terbuka dikulit seringkali membuat penderita, terutama wanita merasa takut dan khawatir ketika kondisi gangguan kulit menyerangnya.

Kondisi bekas luka yang ditinggalkan dari gangguan kulit umumnya tidak mudah menghilang atau sembuh dalam waktu yang singkat. Melainkan dibutuhkan waktu untuk kulit bisa kembali memulihkan keadaannya. Itupun tidak sepenuhnya mengembalikan kondisi kulit semulus dahulu.

Nah, inilah yang menjadi ketakutan terbesar pada para perempuan, termasuk kaum laki-laki. Pasalnya, bekas luka yang ditinggalkan dari kondisi gangguan kulit akan tentu saja membuat estetika kecantikan kulit akan berkurang. Pada akhirnya, si penderita yang mengalami kondisi ini akan mengalami krisis percaya diri dan memilih menutup bagian yang dihinggapi bekas luka sampai batas waktu yang tidak ditentukan.


Anda tentu tidak ingin bila hal ini terjadi bukan? Untuk itulah menjaga kebersihan dan kesehatan kulit akan menjadi kunci utama dalam menghindarkan tubuh anda dari ancaman segala penyakit termasuk penyakit kulit.

Ada cukup banyak jenis penyakit kulit yang bisa menyerang. Selain itu, dari sekian banyak jenis penyakit, bagian kulit termasuk kedalam bagian yang rentan terhadap banyak ancaman. Hal ini dikarenakan fungsi kulit yang melapisi seluruh organ dalam tubuh dan menjadi bagian paling luar dari tubuh membuat bagian ini rentan terkena dengan masalah. Untuk itulah, penting sekali melakukan upaya perawatan dan pencegahan agar masalah kulit tidak menyerang dan merusak keindahan kulit anda.

Salah satu masalah kulit yang mungkin menyerang secara tiba-tiba pada saat anda tak menyadarinya adalah timbulnya bercak-bercak merah dibagian kulit. Ketika kondisi gangguan kulit ini menyerang anda mungkin dibuat bingung dan tidak tahu apa yang terjadi dengan tubuh anda. Apalagi pada saat kondisi ini terjadi tidak ada tanda atau gejala mencolok yang anda alami sebelum atau saat kondisi ini menyerang.

Atau mungkin sebaliknya, sebelum atau sesudah bercak ini muncul, anda mungkin akan merasakan gejala lain seperti perasaan gatal, rasa panas seperti terbakar atau mungkin terasa pedih. Nah, saat seseorang mengalami kondisi ini, maka mereka umumnya akan lebih cenderung mengatasi kondisi ini seorang diri dengan langsung memberikan salep atau obat krim pada bagian yang terasa gatal atau bercak merah dibagian kulit mereka tanpa mereka ketahui dengan pasti apa hal yang memicu kondisi ini terjadi.

Perlu diketahui, pada beberapa kasus bercak merah pada kulit hanya mengenai bagian tertentu saja pada bagian tubuh, seperti halnya tangan, kaki atau wajah. Meskipun demikian ada pula bercak yang timbul dan menyerang bagian mana saja pada kulit. Selain itu sifat dari bercak merah yang timbul pada kulit umumnya dapat bervariasi tergantung pada apa yang memicunya.

Sehingga demikian, pada saat anda atau orang terdekat anda mengalami kondisi timbulnya bercak merah pada kulit tubuhnya, maka sebaiknya tidak segera memberikan obat atau krim untuk mengatasi hal ini secara terburu.

Kenali terlebih dahulu apa penyebabnya atau bila perlu sebaiknya kunjungi dokter dan jelaskan apa yang anda rasakan. Dengan begini dokter akan menarik diagnosis dari gejala yang anda alami. Sehingga demikian penanganan yang tepat untuk penyakit yang anda alami bisa segera dilakukan dengan baik dan lebih tepat.

Nah, dibawah ini ada beberapa hal yang dapat memicu atau menjadi penyebab timbulnya bercak merah pada kulit. Seperti apa? Kita simak sama-sama.


Penyebab Timbulnya Bercak Merah Pada Kulit

1. Iritasi

Gejala kemerahan atau timbulnya bercak dibagain kulit pada area tertentu merupakan gejala normal dan dapat juga merupakan tanda dari adanya gangguan penyakit dalam tubuh. Iritasi kulit merupakan sebuah kondisi dimana kulit tubuh mengalami permasalahan seperti gatal, meradang, kemerahan, pecah-pecah, bersisik atau timbulnya bercak dibagian tersebut.

Seseorang yang mengalami iritasi kulit pada umumnya akan menimbulkan beberapa gejala seperti perasaan gatal, perasaan terbakar, panas, pedih, kemerahan, nyeri dibagian kulit, pecah-pecah dan trmsuk timbulnya ruam.

Adapun hal yang dapat memicu kondisi iritasi kulit bisa terjadi diantaranya adalah adanya kontak kulit terhadap konsentrasi zat pada taraf tertentu dimana kulit tidak tahan terhadapnya sehinggga kondisi ini dapat memicu timbulnya iritasi yang ditandai dengan kemerahan dan terasa pedih yang juga disebut dengan dermatitis kontak iritan.

Akan tetapi selain beberapa hal diatas, penyebab lain yang juga bisa memicu kondisi iritasi kulit diantaranya adalah:

  • Produk kecantikan atau kosmetik.
  • Sabun yang tidak cocok dengan jenis kulit.
  • Paparan sinar matahari.
  • Bahan kimia seperti semen dll.
  • Kotoran dan debu.

Cara Mengatasi Iritasi Kulit

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala yang ditimbulkan dari iritasi kulit, termasuk dengan pergi ke dokter untuk memeriksakan kondisi ini dan mendapatkan obat yang tepat sehingga iritasi bisa segera dihilangkan. Akan tetapi, sebenarnya pengobatan dirumah pun bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati iritasi kulit dengan cara yang alami.

  • Kompres dengan Air Dingin

Sensasi dingin yang dihasilkan dari kompres yang anda berikan pada bagian yang teriritasi akan membuat bagian tersebut merasa lebih tenang dan dapat secara alami meringankan kulit yang bengkak akibat iritasi. Caranya mudah, bisa dilakukan dengan membungkus beberapa es batu dan menggunakan kain bersih dan letakkan pada bagian kulit yang mengelami iritasi.

  • Berikan Cairan Cuka Apel

Kandungan zat yang terdapat pada cuka apel dapat digunakan dan bermanfaat untuk meredakan bagian kulit yang teriritasi. Untuk menggunakannya anda bisa membeli sendiri sari cuka sari apel. Untuk mengaplikasikannya, sediakan kapas dan celupkan kapas tersebut pada cuka apel dan aplikasikan pada bagian yang teriritasi.

  • Gunakan Madu dan Putih Telur

Selain beberapa cara diatas, anda juga menggunakan campuran antara madu dan juga telur. Kandungan antioksidan pada madu dapat berguna untuk menangkal radikal bebas penyebab iritasi kulit. Untuk menggunakan bahan ini dapat dilakukan dengan mencampurkan madu bersama dengan putih telur dan aduk dengan menggunakan sendok. Lalu, oleskan pada bagian kulit yang terkena dengan iritasi. Setelah itu, diamkan selama kurang lebih 15-20 menit hingga mengering. Baru bilas dengan air bersih.


2. Alergi

Bercak merah yang dapat muncul pada bagian kulit bisa jadi timbul setelah memakai bahan tertentu yang merupakan alergen untuk kulit anda.

Alergi merupakan salah satu benatuk reaksi tubuh terhadap zat yang menurutnya tidak cocok dan mengganggu kondisi serta keadaan tubuh. Alergi kulit merupakan sebuah indikasi bahwa kulit anda mengalami iritasi. Biasanya kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala seperti gatal-gatal, timbul bercak kemerahan dan timbul bintik-bintik pada kulit.

Adapun beberapa hal yang dapat memicu alergi diantaranya adalah pakaian, penggunaan alat kecantikan atau setelah mengkonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Jika pemakaian bahan langsung pada kulit maka area bagian kulit itu saja yang umumnya akan terserang dengan reaksi alergi. Akan tetapi bila penyebab alergi dimakan maka bisa muncul bercak merah pada bagian seluruh tubuh. Selain itu, dingin juga bisa menjadi penyebab dari timbulnya alergi.

Cara Mengatasi Alergi

Sebenarnya cara paling ampuh untuk meredakan reaksi tubuh terhadap alergi adalah dengan menghindari sumbernya itu sendiri. Nah, dibawah ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi yang dialami:

  • Temukan Penyebabnya

Untuk mengatasi alergi, hal yang paling utama dan penting dilakukan adalah dengan mencari tahu apa penyebab alergi tersebut. Apabila anda mengalami alergi sebab dari zat tertentu pada obat, maka lain kali jangan pernah membeli obat dengan kandungan zat tersebut. Begitu berlaku pada semua jenis alergen yang terkandung dalam makanan atau kosmetik yang anda gunakan.

  • Konsumsi Makanan dengan Kandungan Magnesium

Konsumsi makanan dengan kandungan magnesium akan berfungsi sebagai manipulasi substansi polyphosphate ATP. Hal ini akan sangat baik untuk memanipulasi hal yang dapat menjadi sumber alergi menjadi kurang efek alerginya. Adapun beberapa jenis makanan yang mengandung magnesium diantaranya adalah bayam, rempah-rempah, kacang tahan, kopi dan juga soba.

  • Konsumsi Makanan dengan Kandungan Beta Karoten

Makanan dengan kandungan beta karoten yang tinggi terdapat pada wortel. Jenis makanan yang satu ini akan dapat mengatasi alergi dengan baik. Kandungannya dapat meningkatkan sistem imunitas pada tubuh dengan lebih baik. Selain itu juga beta karoten akan mampu memperbaiki sistem pernapasan dan kandungan antioksidan yang ada pada wortel akan dapat menangkal radikal bebas. Selain wortel, makanan dengan kandungan beta karoten yang tinggi diantaranya adalah mangga, pepaya dan juga bayam.


3. Biang Keringat

Kondisi lain yang mungkin menyebabkan timbulnya bercak merah pada bagian kulit tubuh adalah adanya biang keringat. Biang keringat merupakan sebuah kondisi gangguan kulit dimana muncul ruam berwarna merah kecil dan menonjol yang menimbulkan rasa gatal dan dapat menyebabkan sensasi panas seperti menyengat atau pedih yang terjadi di bagian kulit. Kondisi biang keringat juga dikenal dengan sebutan ruam panas atau miliaria dalam bahasa kedokteran.

Kondisi ini umumnya muncul setelah si penderita terkena dengan pajanan suhu panas. Biang keringat akan dapat muncul diseluruh bagian tubuh, akan tetapi lebih sering menyerang bagain wajah, leher, dada dan bagian paha.

Kondidi gangguan kulit yang satu ini umumnya bukanlah sebuah kondisi gawat darurat yang membuat pasiennya memerlukan penanganan medis tertentu dengan segera. Kondisi ini dapat pulih kembali dengan sendirinya dengan mendinginkan kulit dan menghindari pajanan suhu panas. Akan tetapi sebaiknya temui dokter apabila kemunculan biang keringat pada tubuh anda sudah disertai dengan beberapa kondisi berikut:

  • Rasa sakit bertambah
  • Timbulnya demam dan menggigil
  • Keluarnya nanah dari bintil atau benjolan ruam

Cara Mengatasi Biang Keringat

Meski kondisi ini bukanlah kondisi yang serius, akan tetapi tidak ada salahnya mengatasi biang keringat sesegera mungkin dengan melakukan beberapa hal dibawah ini:

  • Menghindari Tempat yang Lembap dan Panas Berlebihan

Pajanan terlau panas akan membuat anda berkeringat dimana kondisi ini akan semakin memperburuk kemungkinan biang keringat yang dialami. Pastikan anda sering berteduh atau kenakan payung pada saat anda berada dalam cuaca yang panas. Yang terpenting adalah pastikan bila anda menjaga tubuh anda tetap stabil.

  • Gunakan Pakaian yang Longgar

Kondisi munculnya biang keringat bisa juga dipengaruhi sebab pemakaian pakaian yang terlalu ketat dan bergesekan dengan kulit. Untuk itu, kenakan baju yang longgar dan dibuat dari bahan yang menyerap keringat agar anda merasa lebih nyaman.

  • Menjaga Kulit Tetap Dingin

Untuk menurunkan keringat dan menjaga kulit tetap dingin, maka anda bisa berendam atau mandi agar menjaga tubuh anda tetap sejuk dan menghindari keluarnya keringat secara berlebihan.


4. Petechiae/Purpura

Timbunya bercak ungu kemerahan pada kulit yang terjadi ketika pembuluh darah kecil rapuh dan bocor dimana darah merembes ke kulit. Kondisi ini merupakan gejala dari banyak kondisi seperti sindrom rubella kongenital, penyakit autoimun, vaskulitis, mengambil obat yang mempengaruhi trombosit dan lan sebagainya. Perlu diketahui, kondisi ini pun akan dapat menimbulkan bercak merah pada bagian kulit.

5. Rosacea

Kondisi bercak merah ini seringkali muncul pada bagian hidung, dahi atau pada bagian pipi. Kondisi ini lebih sering disebabkan oleh rosacea. Hal ini juga dapat menyebabkan benjolan berisi nanah muncul dibagian bawah kulit.

Meskipun higga sampai saat ini penyebab dari kondisi ini belum diketahui dengan pasti, akan tetapi diyakini bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya stres, mengkonsumsi makanan pedas, konsumsi alkohol, menggunakan obat-obatan, terpapar sinar matahari sampai dengan mandi air panas.

6. Campak

Kondisi lain yang juga menyebabkan bercak timbul pada kulit diantaranya adalah timbulnya bercak merah yang aka muncul pada bagian kulit setelah beberapa hari mengalami badan demam. Kondisi ini akan dapat menyebabkan timbulnya gejala lain yang akan menyertai bercak merah yang timbul, seperti kelelahan, mata berair, sakit tenggorokan atau demam.

Demikianlah beberapa kemungkinan penyakit yang menimbulkan bercak merah pada bagian kulit. Hal terpenting yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan menjaga kebersihan tubuh dengan baik. Selain itu, cara mengatasi bercak yang timbul ada baiknya berkonsultasi ke dokter agar penanganannya lebih tepat dan bisa dengan segera anda dapatkan. Semoga tips diatas bermanfaat dan bisa memberikan pengetahuan.

Mengenal Neuridermatitis, Gejala, Penyebab dan Penanganan

Kondisi gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuh, memang seringkali mengakibatkan timbulnya masalah.

Keluhan dan gejala yang ditimbulkan seringkali membuat banyak orang merasa terganggu dengan kondisi ini. Akan tetapi meskipun dampaknya disadari dengan betul, tidak semua orang merasa peduli dan cekatan mengatasi gangguan yang dialami. Bahkan sebagian ada yang meremehkan kondisi tersebut sehingga membuat mereka cenderung mengulur waktu untuk mengobati kondisinya.

Lantas bijkkah hal tersebut dilakukan? Tentu saja tidak. Yang namanya gangguan penyakit yang timbul pada tubuh akan tentu saja membuat si penderita berada dalam ancaman bahaya bila kondisi tersebut tidak ditangani dengan segera.

Penyakit yang menyerang atau gangguan kesehatan yang datang mungkin tidak berdampak seberapa pada tubuh anda saat ini. Akan tetapi bila kondisi tersebut terus-terusan diabaikan tanpa segera dicari solusi untuk mengatasinya, maka bukan tidak mungkin kondisi ini akan semakin memburuk dan beranjak menjadikan penyakit lain yang lebih berbahaya bisa timbul dalam tubuh. Untuk itu, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penanganan yang lebih tepat bisa segera didapatkan.

Ada cukup banyak masalah yang bisa menyerang kesehatan tubuh seseorang. Untuk itulah, setiap orang dituntut untuk senantiasa waspada dalam menjaga kesehatan tubuhnya agar senantiasa prima. Jika pertahanan tubuh kuat, maka penyakit dan masalah kesehatan yang menyerang tubuh akan senantiasa dapat dihindari.

Seperti halnya masalah yang menyerang bagian kulit. Kulit adalah organ paling luar dalam tubuh manusia. Organ ini memiliki fungsi untuk melapisi dan menutupi seluruh organ dalam pada tubuh manusia. Fungsinya yang menjadi bagian terluar inilah yang membuat kulit rentan sekali terkena dengan gangguan dan masalah. Belum lagi, peranan kulit seringkali dijadikan sebagai standarisasi kecantikan hampir semua orang, tak terkecuali kaum laki-laki.

Banyak yang menganggap bahwa kulit yang mulus, terawat dan indah adalah cerminan dari seseorang dengan pribadi yang bersih dan pandai merawat tubuh. Sehingga seringkali orang yang memiliki kulit yang indah seringkali dianggap lebih menarik dibandingkan dengan mereka yang tidak piawai merawat kecantikan kulitnya. Bukan hanya itu, orang-orang yang memiliki kulit yang tidak terawat seringkali dianggap sebagai orang yang tidak bersih, tidak rapih dan lain sebagainya.

Tak heran, hal ini pada akhirnya membuat banyak orang rela melakukan banyak hal demi mendapatkan jenis kulit yang telah diimpikan. Ada banyak cara yang dilakukan demi mendapatkan kulit yang indah, mulai dari melakukan perawatan mudah yang sederhana dirumah sampai dengan menghabiskan biaya ratusan juta dengan melakukan jalan operasi atau suntik agar kulit yang indah bisa mereka dapatkan dengan lebih mudah.

Tak bisa dipungkiri memang, kulit yang mulus dan terawat akan senantiasa membuat si pemiliknya lebih percaya diri. Mau tampil tertutup atau terbuka, kulit yang mulus dan terawat akan senantiasa terlihat indah dan lebih menarik. Untuk itulah, menjaga dan merawat kecantikan kulit adalah hal penting yang harus dilakukan.

Tak perlu biaya mahal dengan pergi ke dokter kecantikan. Cukup dengan melakukan perawatan sederhana dengan memanfaatkan bahan alami. Bila dilakukan dengan rutin, maka manfaatnya bisa anda rasakan sendiri.

Selain perlu, kecantikan kulit memang senantiasa penting untuk dijaga. Hal ini dikarenakan ada cukup banyak jenis penyakit yang rentan menyerang seseorang apabila orang tersebut tidak piawai dalam menjaga kesehatan kulitnya. Mulai dari ancaman penyakit yang biasa sampai dengan penyakit berbahaya yang menular akan menjadi ketakutan siapa saja yang mengalaminya.

Seperti salah satunya adalah ancaman dari penyakit neurodermatitis. Kondisi gangguan kulit yang satu ini adalah jenis penyakit kulit yang cukup kronis. Dimana si penderitanya akan mengalami gatal-gatal yang cukup hebat, terutama bila area yang terkena gatal digaruk.

Selain itu, jenis penyakit kulit yang satu ini lebih cenderung dapat meninggalkan bekas luka yang mana demikian kondisi ini akan meninggalkan coretan atau goresan pada bagian kulit anda. Bila hal ini terjadi, maka tentu saja kecantikan dan estetika kulit anda akan terganggu. Untuk itulah penting sekali menjaga kesehatan dan kecantikan kulit agar senantiasa terjaga.

Nah, untuk memahami betul dan lebih dalam mengenai gangguan kulit yang satu ini, maka mari kita simak lebih dalam mengenai gangguan kulit neudermatitis dibawah ini.


Apakah Neurodermatitis?

Neurodermatitis atau lebih dikenal dengan sebutan lichen simpleks adalah sebuah gangguan kulit yang terjadi pada tubuh dengan tanda dan gejala sensasi gatal yang kronis yang timbul dibagian kulit. Pada mulanya, penderita yang mengalami kondisi ini akan merasakan sedikit gatal disalah satu bagian kulit pada tubuh dan apabila bagian gatal tersebut digaruk, maka kulit akan semakin terasa gatal dan membuat si penderta kan semakin ingin menggaruknya. Pada akhirnya, menggaruk akan menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan dengan berkala oleh si penderita.

Bahkan penderita kondisi gangguan kulit yang satu ini bahkan bisa menghadapi kondisi dimana dirinya sudah tidak mampu lagi mengontrol keadaan gatal yang dirasakan. Bekas garukan pada kulit yang gatal tentu saja akan meninggalkan bekas luka yang berlangsung lama yang pada akhirnya akan menyebabkan kulit yang terkena gangguan ini menjadi tebal, kasar, kering dan hiperpegmentasi dengan timbulnya batas bercak yang terlihat dengan jelas akibat dari garukan yang berkepanjangan.

Kondisi ini umumnya dapat muncul sebagai suatu iritasi kulit yang kronis atau gatal sekali sehingga orang akan cendrung secara-terus menerus menggaruknya, sehingga kulit bagian tersebut menjadi menebal dan gatal-gatal akan berangsur menjadi lebih parah sehingga penderita akan lebih sering menggaruknya, mempertahankannya sebagai suatu lingkaran setan.

Lesi ini paling sering muncul dibagian kulit yang mudah dijangkau, seperti misalkan bagian kulit kepala, lengan dan juga bagian leher. Kondisi gangguan kulit ini sifatnya tidak menular, akan tetapi memiliki beberapa penyebab yang memungkinkannya.

Kondisi ini pada umumnya lebih sering menyerang wanita, dengan awal kemunculannya pada usia antara 30 sampai dengan usia 50 tahun.

Prognosis umumnya baik dengan lesi dan kegatalan akan sembuh dengan melalui pengobatan yang tepat, asalkan pasien bisa mengontrol dan menghentikan kebiasaan menggaruk untuk menghindari lesi tersebut menjadi lebih buruk. Akan tetapi, dengan memperhitungkan bahwa kondisi ini sifatnya kronis dan rekuren dengan sendirinya, maka disarankan untuk pasien agar melakukan konsultasi langsung dengan ahlinya.


Apakah Gejala Neurodermatitis?

Sebagaimana disebutkan diatas, bahwa kondisi gangguan kulit neurodermatitis ini bisa terjadi sebab adanya iritasi pada bagian kulit. Akan tetapi, bila iritasi tersebut menyebabkan timbulnya rasa gatal yang menyengat pada saat digaruk dan membuat anda tak ingin berhenti menggaruknya atau bahkan mungkin kondisinya menjadi berbalik dimana pada saat anda menggaruk bagian tersebut anda merasakan nyaman dan ingin melanjutkan menggaruk, maka mungkin ini bisa diindikasikan sebagai gejala awal dari timbulkan gangguan kulit yang satu ini.

Selain itu, gejala lain yang juga dapat dirasakan oleh pasien diantaranya adalah:

  • Sensasi gatal yang timbul pada bagian kulit bersifat lokal hanya berada pada satu area tubuh saja, biasanya menyerang bagian pergelangan tangan, paha, leher, daerah kelamin dan bagian pergelangan kaki.
  • Kulit yang kasar dan bersisik akan tampak berubah menjadi warna merah atau lebih gelap dari kulit yang lainnya. Sehingga luka ini akan umumnya terlihat jelas dibandingkan dengan bagian luka lainnya pada tubuh.
  • Kulit yang terserak dengan gangguan kondisi ini akan tampak kasar dan bersisik, rasa gatal yang dialami umumnya akan datang dan pergi begitu saja. Untuk itu, sebaiknya hubungi dokter atau konsultasikan masalah ini dengan ahli kulit apabila gatal yang dialami tak kunjung menghilang, terutama bila lokasi gatal selalu menyerang dibagain yang sama, menimbulkan iritasi yang menyakitkan atau bahkan sampai menimbulkan infeksi.

Apakah Penyebab Neurodermatitis?

Pemicu atau hal yang dapat menyebabkan kondisi neurodermatitis hingga sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas dan dokter pun belum bisa memberikan jawaban yang pasti apa yang memicu kondisi ini dapat menyerang bagian kulit manusia. Diketahui bahwa gejala awal yang terlihat adalah karena si penderita seringkali menggaruk kulitnya yang gatal dimana kondisi ini terus menerus berlanjut sampai akhirnya mengakibatkan iritasi kulit dapat terjadi.

Adapun penyebab utama untuk kondisi kulit yang gatal tersebut biasanya adalah karena adanya gesekan antara kulit dengan penggunaan baju atau pakaian yang ketat atau akibat adanya gigitan serangga.

Selain karena penyebab utama tersebut, penyakit ini juga dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan lainnya yang dapat memicu timbulnya gatal-gatal pada bagian kulit, seperti misalkan kondisi kulit itu sendiri yang kering, adanya psoriasis, eksim dan setres akibat kecemasan yang timbul.


Bagaimana Pengobatan Neurodermatitis?

Pengobatan yang dilakukan pada kondisi gangguan kulit yang satu ini memiliki tujuan untuk membuat si penderita mengurangi rasa gatal yang dialami agar setidaknya kebiasaan menggaruk bisa dikurangi. Secara medis pengobatan neurodermatitis dapat dilakukan dengan beberapa hal dibawah ini.

Bila berkonsultasi ke dokter akan gangguan kulit yang anda alami ini, maka dokter akan menyarankan anda untuk menggunakan krim steroid yang dijual  bebas, akan tetapi bila jenis obat ini tidak menunjukan hasil dalam menghilangkan rasa gatal yang dirasakan, biasanya dokter akan mencari obat dengan kandungan yang lebih kuat dibandingkan dengan obat sebelumnya.

Terkadang dalam kondisi khusus, pasien juga bisa saja menggunakan krim kortikosteroid, akan tetapi jenis pengobatan yang satu ini haruslah sesuai dengan resep dokter, karena obat ini dapat memberikan efek samping. Konsultasi dengan dokter akan membuat anda mendapatkan dosis yang tepat sehingga pengobatan neurodermatitis bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Bukan hanya itu, guna menuntaskan masalah gangguan kulit yang satu ini, antibiotik dan antihiastamin juga dapat diberikan guna menuntaskan masalah-masalah gatal yang dialami oleh si pesien. Apabila pasien membutuhkannya, maka dokter akan menyesuaikan pemberian dosis dari obat-obatan ini dengan kebutuha atau kondisi si pasien itu sendiri.

Selain beberapa metode pengobatan dengan obat, adapula yang memiliki menggunakan metode terapi guna menghindari kebiasaan menggaruk bagian area yang gatal, terapi yang seperti ini akan cocok untuk mengontrol emosi menjadi titik utama kebiasaan tersebut.

Selain itu, obat antidepresan atau obat anti kecemasan pun bisa dipertimbangkan oleh dokter untuk diberikan guna mengurangi stres dan kecemasan yang dialami oleh si penderita agar tidak memperburuk perasaan gatal yang bisa ditimbulkan.

Langkah Pencegahan Neurodermatitis

Senantiasa menjaga kebersihan kulit dan kelembapannya adalah kunci keberhasilan anda agar dapat mencegah munculnya gejala penyakit dari gangguan kulit yang satu ini. Untuk itulah, tidak ada salahnya bila mulai saat ini budayakan untuk selalu meraat dan menjaga kebersihan serta kelembapan kulit anda dengan baik. Nah, dibawah ini ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyakit neurodermatitis:

  • Gunakan lotion, minyak atau krim mandi yang dapat dilakukan guna menjaga kondisi kulit agar tetap lembap sehingga kulit anda dapat terhindari dari resiko neurodermatitis.
  • Memotong kuku jari tangan dan menjaganya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan jaringan dan kemungkinan infeksi dibagian kulit yang tergaruk.
  • Sebaiknya daerah yang gatal atau mengalami luka ditutup pada saat malam hari untuk menghindari anda dari menggaruk bagian tersebut pada saat tidur.
  • Menggunakan pakaian yang dibuat dari bahan katun halus untuk mengurangi terjadinya iritasi pada bagian kulit. Sebagaimana diketahui, timbulnya gatal seringkali timbul dari penggunaan pakaian yang bergesekan dengan tubuh sehingga timbul iritasi yang menyebabkan gatal tak dapat dihindari.
  • Cobalah untuk berendam dalam bak mandi dengan menggunakan air hangat yang dicampur dengan baking soda, collodial oatmeal yang dibuat secara khusus untuk mandi guna memberikan kebersihan kulit dan memberikan ketenangan serta kenyamanan untuk anda. Untuk mendapatkan jenis oatmeal yang satu ini anda bisa mengunjungi supermarket atau lakukan belanja online untuk bisa mendapatkan bahan yang satu ini.
  • Hindari penggunaan sabun yang didalamnya memiliki kandungan parfum. Hal ini dikarenakan zat ini dapat menimbulkan iritasi dibagian kulit. Untuk itu, sebaiknya beralihlah pada jenis sabun kesehatan yang aman untuk kulit.

Apabila sensasi gatal yang dirasakan tak kunjung sembuh setelah melakukan pengobatan ke dokter. Atau mungkin sensasi gatal yang dialami terjadi secara berulang dibagian lokasi kulit yang sama dan malah menimbulkan rasa gatal yang semakin parah, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Jangan sesekali mengabaikan kondisi ini hanya karena gejala yang ditimbulkan hanyalah berupa gatal biasa. Sebab lama kelamaan kondisi ini malah akan semakin memburuk dan membuat luka goresan akibat garukan akan semakin parah.

Berkonsultasi ke dokter akan membuat diagnosis yang dilakukan terhadap kondisi yang anda alami lebih tepat. Dengan begini penanganan yang lebih tepat akan bisa anda dapatkan dengan lebih baik. Selain itu, pengobatan yang diberikan oleh dokter tentunya dilakukan dengan banyak pertimbangan serta dosis yang dianjurkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yang anda alami saat ini.

Demikianlah penjelasan terperinci mengenai penyakit gangguan kulit neurodermatitis. Pada kesimpulannya penyakit ini adalah kondisi gatal yang ditimbulkan dari kulit yang apabila digaruk, kondisi gatal tersebut akan semakin parah dan membuat si penderitanya akhirnya menjadikan menggaruk sebagai kebiasaannya.

Perlu diketahui gangguan kulit yang satu ini akan dapat menimbulkan sensasi gatal yang berbeda dengan kondisi gatal pada umumnya. Gatal pada kondisi ini lebih terasa panas dan menyengat. Bila si penderita terus-terusan menggaruk secara berulang dan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, maka bekas luka akan timbul dan membuat estetika kecantikan kulit bisa menghilang akibatnya. Untuk itu, penting sekali segera memeriksakan segala keluhan yang dialami ke dokter agar penanganannya bisa segera didapatkan.

Mengenal Penyakit Pityriasis Rosea, Penyakit Kulit yang Menganggu

Kondisi kulit yang bersih dan sehat tentu menjadi impian untuk siapa saja.

Bukan hanya penting untuk kaum perempuan, penampilan kulit yang berseri dan bebas dari gangguan atau masalah tentu juga didambakan para kaum pria. Apalagi saat ini anggapan baru di dunia kecantikan yang semakin menyerebak mengatakan bahwa kulit yang putih, bersih dan mulus adalah modal utama untuk dapat terlihat menarik. Tak heran bila banyak orang akan melakukan banyak cara demi mendapatkan kulit impian yang sudah diidam-idamkan selama ini.

Mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan cara yang mudah dan sederhana sampai dengan mengunjungi dokter kecantikan guna melakukan perawatan dengan prosedur yang begitu rumit dan harus mengeluarkan banyak biaya. Hal ini semata-mata mereka lakukan demi menunjang penampilannya agar senantiasa terlihat prima.

Apalagi untuk mereka yang memiliki profesi yang menuntut mereka untuk selalu tampil maksimal dan sempurna. Cacat sedikit saja dibagian kulit tubuh mereka, kondisi ini akan dengan spontan membuat mereka panik dan tak tenang.

Dengan demikian tak heran bila dokter kecantikan dan jasa-jasa salon kecantikan selalu diburu oleh banyak orang, terutama para selebritis yang mana tampil cantik dan menarik dilayar kaca adalah modal utama mereka menjadi seorang entertainer.

Tidak semua orang diberkahi dengan kulit yang indah dan mulus. Ada beberapa orang yang mengalami masalah dengan kecantikan kulitnya sehingga membuat mereka mengalami krisis percaya diri untuk bisa memperlihatkan bagian kulit mereka yang tertutupi.

Sementara itu, untuk mereka yang telah dikaruniai dengan kecantikan dan keindahan kulit maka berbahagialah mereka. Sebab demi terlihat cantik mereka tidak perlu lagi mengeluarkan dana atau biaya yang terlalu besar demi mendapatkan kulit dambaan. Yang menjadi masalah adalah mereka yang merasa kurang percaya diri dengan kondisi kulitnya saat ini, maka sebagian ada yang dengan suka rela melakukan banyak hal demi mendapatkan kulit yang sudah diimpikan termasuk beberapa hal diatas tadi.

Sehingga demikian tidak heran bila kulit yang sudah mereka dapatkan ini akan dengan teliti mereka jaga dan mereka rawat. Jangankan ada goresan sedikit, bahkan rasanya gigitan serangga seukuran titik jarum saja akan membuat mereka merasa panik dan segera mencari solusi untuk masalah yang tengah mereka hadapi ini.

Kulit yang indah memang tengah menjadi buruan pada hampir banyak orang dewasa ini. Selain untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih menarik, kulit yang mulus dan tanpa masalah seringkali menjadi tanda kebersihan seseorang.

Sebuah stigma yang terlanjur terbentuk dalam masyarakat seringkali menyatakan bahwa mereka yang mengalami masalah dengan kulitnya dianggap kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya. Meskipun anggapan ini tidak sepenuhnya bebar karena tidak semua masalah kesehatan kulit disebabkan oleh faktor kurang menjaga kebersihan. Akan tetapi demikian tetap saja, mencegah masalah kesehatan tubuh seringkali berawal dari menjaga kebersihannya.

Masalah kesehatan kulit yang timbul acap kali menimbulkan masalah pada si penderita itu sendiri. Bukan hanya pada seberapa parah penyakit yang menyerang kulit, akan tetapi disamping lain dampak dari penyakit ini seringkali membuat si penderita yang mengalaminya dibuat tidak percaya diri.

Betapa tidak masalah penyakit kulit yang muncul seringkali membuat bagian yang biasanya diexpose dan terasa percaya diri, akan tetapi ketika masalah ini datang seringkali kita dibuat tidak percaya diri dan terpaksa memilih menutup bagian tersebut. Belum lagi, pada beberapa masalah kulit bekas luka seringkali menjadi masalah yang memusingkan. Hal ini dikarenakan bekas luka yang ditinggalkan umumnya tidak cepat menghilang.

Nah, melihat dampak yang dapat ditimbulkan dari bekas luka akibat penyakit kulit. Maka rasanya perlu sekali melakukan pencegahan agar sebisa mungkin penyakit tersebut tidak datang atau mengancam kita.

Ada cukup banyak ragam dan jenis penyakit kulit, mulai dari penyakit yang ringan sampai dengan penyakit kulit berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian. Penting sekali untuk kita semua mengetahui jenis dan penjelasan dari penyakit kulit tersebut agar setidaknya diharapkan kita mampu bersiaga ketika gejala atau tanda-tandanya dirasakan. Dengan begini diharapkan anda dan kita semua bisa lebih siaga dengan mengkonsultasikan masalah tersebut ke dokter agar penanganan yang lebih tepat serta diagnosis yang pasti bisa segera didapatkan.

Nah, seperti salah satunya kali ini adalah penyakit kulit yang timbul dengan munculnya ruam merah pada kulit. Meski semua penyakit kulit yang timbul seringkali diawali atau disertai dengan rumah kemerahan. Akan tetapi penting pula untuk anda mengenali lebih dalam tentang penyakit ruam yang muncul pada kulit.

Adalah penyakit pityriasis rosea yang akan kami bahas dan jelaskan lebih dalam pada anda. Mungkin masih banyak diantara anda yang masih asing dengan istilah medis yang satu ini. Namun secara tidak disadari selama ini anda mungkin menjadi salah satu pasien yang mengidap jenis penyakit kulit yang satu ini. Nah, untuk lebih jauhnya lagi, mari kita simak apa itu pityriasis rosea, penyebab, gejala dan penanganannya dibawah ini.


Apa Itu Pityriasis Rosea?

Pityriasis Rosea adalah sebuah kondisi umum yang menyatakan adanya atau timbulnya kondisi ruam pada kulit. Pada penyakit ini, ruam yang muncul dibagian kulit umumnya berwarna merah muda atau juga merah. Adapun bentukan dari ruam ini bisa muncul seperti bekas luka, benjolan merah yang bentuknya mirip dengan luka tambalan.

Pada penderita yang mengalami kondisi gangguan kulit yang satu ini umumnya mereka dinyatakan dalam kondisi yang aman. Akan tetapi demikian tetap saja dampak yang bisa dimunculkan dari kondisi ini pada pasien yang menderitanya adalah timbulnya rasa gatal yang cukup mengganggu dan menyiksa, yang mana kondisi ini biasanya akan dapat berlangsung selama dua minggu atau bahkan lebih dari kurun waktu tersebut.

Pada penderita yang terserang dengan gangguan penyakit yang satu ini, beberapa area yang mungkin terserang dengan pityriasis rosea pada tubuh diantaranya adalah bagian punggung, dada atau hingga ke bagian perut.

Kondisi gangguan kulit pityriasis rosea pada umumnya akan dapat menghilang atau sembuh dengan sendirinya meski tanpa dilakukan perawatan intensif oleh tim medis. Masa penyembuhan ini umumnya akan dapat berlangsung dalam tiga bulan atau lebih. Sebagai tanda awal beberapa gejala akan mungkin dialami oleh penderita yakni dengan timbulnya ruam besar yang juga disebut dengan herald patch, yang mana kondisi ini kemudian akan diikuti dengan penyebaran ke bagian area tubuh lainnya seperti kebagian lengan dan juga kebagian kaki.

Penyebab Pityriasis Rosea

Gangguan kesehatan kulit yang satu ini merupakan kondisi penyakit yang sifatnya tidak menular. Akan tetapi hingga sampai saat ini belum ditemukan atau belum diketahui apa penyebab pasti yang mengakibatkan kondisi ini bisa menyerang seseorang. Walaupun demikian, infeksi virus dari golongan virus herpes disebut-sebut menjadi salah satu pemicu timbulnya kondisi ini.

Meskipun kondisi pityriasis rosea dapat sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan medis, akan tetapi saat si penderita mulai mengeluhkan gejala yang parah atau bahkan memburuk yang telah berlangsung lama, maka sebaiknya segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Gejala Pityriasis Rosea

Sebelum akhirnya menderita timbul ruam yang menyerang bagian kulit, penderita akan mungkin melalui tiga tahapan dari kondisi pityriasis rosea ini. Beberapa tahapan  ini biasanya muncul dengan diawali oleh keadaan tubuh yang tidak terasa nyaman selama beberapa hingga berlangsung berminggu-minggu.

Ruam yang muncul biasanya berupa herald patch, yang mana ruam ini muncul dengan bentuk oval dan ditandai dengan munculnya warna merah muda. Pada sebagian besar kasus, penderita yang lebih beresiko meningkatkan kondisi ini adalah orang-orang dengan usia 1 sampai dengan 35 tahun.

Selain ruam, gejala yang juga ikut menyertai kondisi ini meliputi demam tinggi, menurun/hilangnya nafsu makan, timbulnya nyeri bagian persendian, sakit bagian kepala dan juga timbulnya gangguan pencernaan.

Noda merah yang berbentuk oval yang menyerupai tambalan juga dapat muncul di beberapa bagian tubuh yang tersembunyi, seperti misalkan bagian perut, ketiak dan beberapa bagian lipatan lain pada tubuh.

Sementara itu, pada akhir minggu kedua, bercak merah akan dapat menjamur dan menyebar hingga kebagian leher, punggung dada dan membentuk pola mirip dengan bentuk pohon pinus. Bukan hanya itu, pada masa ini gatal pun akan dapat muncul dan akhirnya kembali mereka setelah ruam muncul dikulit selama kurang lebi 2-6 minggu lamanya.

Pada penyakit gangguan kulit yang satu ini, periode pityriasis rosea akan dapat berlangsung hingga 12 minggu atau bahkan sampai dengan 5 bulan lamanya. Kondisi ini pun akan dapat menyisakan area kulit yang terkena masalah berubah menjadi gelap dibandingkan dengan area sekitarnya. Akan tetapi tak perlu khawatir umumnya kondisi ini akan dapat kembali pada kondisi semula setelah beberapa waktu.

Hanya saja untuk beberapa orang yang memiliki profesi yang mana menuntut mereka untuk dapat tampil sempurna tanpa cacat sedikitpun, maka mungkin mereka akan terganggu dengan kondisi ini. Bila anda mengkonsultasikan ke dokter untuk menghilangkan area gelap akibat kulit yang bermasalah dari pityriasis rosea dengan alasan kosmetik maka biasanya dokter akan meresepkan salep agar penyembuhan menjadi lebih cepat.

Pityriasis rosea dapat menunjuk bentuk-bentuk yang berbeda pada masing-masing pasien. Bila kondisi ini terjadi pada bayi, bentuk penyakit ini mungkin bisa menyerupai kulit yang melepuh. Sementara bila terjadi pada ibu hamil atau seseorang yang memiliki kulit gelpa, maka bentukan dari penyakit yang satu ini bisa berupa ruam yang bulat dan terlihat lebih menonjol.

Penyakit pityriasis rosea dapat menyerupai ruam yang disebabkan akibat dari penyakit lain, seperti halnya sifilis. Sehingga demikian, pemeriksaan lebih lanjut dari gejala penyakit ini perlu dilakukan oleh si pasien demi mendapatkan diagnosis yang tepat.

Jangan sesekali menunda atau mengabaikan kondisi ini. Beberapa kemungkinan penyakit lain mungkin saja mengintai kesehatan anda. Dengan demikian, sebaiknya konsultasikan kondisi ini dengan segera pada dokter.


Diagnosis Penyakit Pityriasis Rosea

Proses diagnosis penyakit gangguan kulit pityriasis rosea dilakukan dengan mengamati kondisi kulit yang terpapar secara langsung. Setelah itu, umumnya dokter akan memastikan melalui tes KOH atau tes yang dilakukan dengan menggunakan larutan potassium hydroxide guna mengetahui apakah ruam yang timbul dibagian kulit disebabkan oleh adanya infeksi dari jamur.

Tes ini membutuhkan sampel yang diambil dari kulit yang terkena dengan pityriasis rosea. Selain itu, tes lain juga dapat dilakukan apabila si penderita aktif melakukan hubungan intim, terdapat kondisi penyakit lain yang juga berkaitan, atau terserang dengan dimana ruam adalah salah satu bagian dari gejalanya.

Pengobatan Penyakit Ptyriasis Rosea

Sebagaimana telah dijelaskan diatas, kondisi gangguan kulit yang satu ini umumya tidak memerlukan perawatan khusus dan pada sebagian besar kasus yang dijumpai kondisi pityriasis rosea dapat sembuh dan menghilang dengan sendirinya.

Beberapa pengobatan yang dilakukan pada umumnya ditujukan agar gejala yang dialami oleh si pasien bisa sedikitnya diminimalisir agar di penderita dapat kembali melakukan aktivitas dan rutinitasnya seperti sediakala.

Adapun beberapa pengobatan yang bisa diberikan pada penderita gangguan penyakit ini adalah dengan memberikan salep atau krim untuk mencegah kulit kering yang sekaligus berfungsi untuk melembapkan kulit.

Beberapa jenis salep atau krim streoid dan antihistamis dapat diberikan untuk mengurangi gatal yang dialami. Selain itu, pengobatan lain yang lebih sederhana juga bisa dilakukan dirumah seperti berendam atau mandi dengan menggunakan air hangat agar gatal-gatal yang menganggu bisa diredakan.

Akan tetapi untuk rasa gatal yang terasa begitu menganggu, anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter mengenai penggunaan krim atau salep yang akan digunakan. Krim atau salep steroid umunya digunakan dengan cara mengoleskan krim pada area atau bagian yang terpapar dengan ruam. Hal ini dilakukan sebanyak 1-2 kali dalam satu hari guna mengurangi peradangan yang menyerang bagian kulit serta meredakan gatal agar tidak terlalu menyiksa.

Pada tahapan awal pemakaian salep, anda mungkin akan merasakan perih, akan tetapi hal ini akan mulai berkurang seiring dengan kulit yang mulai beradaptasi dengan obat yang digunakan.

Selain penggunaan krim atau salep, obat dari jenis antihistamin juga dapat dikonsumsi akan tetapi harus berdasarkan resep dari dokter. Obat-obatan ini umumnya dapat memiliki efek samping sebagai penenang sehingga akan cukup berguna untuk pasien yang mengalami kendala dengan gangguan tidur sebagai akibat dari rasa gatal yang ditimbulkan terlalu berlebihan.

Akan tetapi ketika menggunakan jenis obat-obatan ini untuk mengatasi ruam gatal, sebaiknya hindari melakukan pekerjaan berat atau berkendara selama anda berda dalam pengaruh obat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan agar tidak terjadi.

Bukan hanya beberapa pengobatan diatas, obat lain yang juga dapat digunakan adalah dengan menggunakan krim emolien. Krim ini adalah obat yang dapat bekerja dalam tubuh untuk mencegah kulit kering. Krim ini dapat dikenakan sebagai bahan pengganti sabun dan mudah sekali didapatkan di apotek. Cara penggunaan obat ini dapat dilakukan dengan mengoleskan krim seperlunya pada bagian yang terkena dengan ruam dari pityriasis rosea mengikuti arah dari tumbuhnya rambut pada kulit.

Pengobatan lain yang mungkin perlu dilakukan adalah dengan menggunakan cara yang lebih rumit yakni dengan menggunakan terapi sinar ultra violet atau ultra ungu jangka pendek yang mana metode ini lebih lazim disebut dengan istilah sinar UVB.

Kulit yang terkena dengan ruam pityriasis rosea akan disorot dengan sinar UVB dalam waktu yang singkat guna mengurangi rasa gatal dan munculnya ruam pada bagian kulit yang terserang. Pengobatan ini merupakan pilihan lain yang diambil apabila beberapa pengobatan diatas tidak kunjung memberikan hasil dan mengatasi ruam dan gatal yang muncul.

Demikian beberapa hal yang dapat dijelaskan dari penyakit gangguan kulit pityriasis rosea. Semoga artikel diatas bisa memberikan pengetahuan dan bermanfaat untuk kita semua.

Mengenal Penyebab, Gejala dan Penanganan Biang Keringat

Kulit merupakan bagian paling luar pada tubuh yang bekerja dalam menutupi dan melapisi semua bagian organ dalam pada tubuh manusia.

Kulit adalah bagian organ tubuh manusia yang terletak diluar dan hanya sedikit saja yang membatasi bagian dalam tubuh. Luas kulit manusia pada orang dewasa diperkirakan sekitar 1,5 meter persegi dengan berat sekitar 15% dari berat badannya secara keseluruhan.

Selain sebagai organ paling luar yang berfungsi dalam menjaga dan melapisi bagian tubuh dalam. Kulit juga memiliki fungsi lain yang masih sangat banyak diantaranya yang pertama adalah sebagai pelindung tubuh dari tiap bagian lapisan kulit terdalam sampai dengan bagian terluar. Misalkan sel keratin dalam kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari mikroba, adanya abrasi (gesekan), panas dan juga zat-zat kimia.

Keratin merupakan struktur keras, kaku dan tersusun dengan rapih dan erat seperti batu pada dipermukaan kulit. Dan masih ada begitu banyak fungsi dan peranan dari kulit dalam menjaga tubuh agar tetap terlindungi dari paparan zat luar yang hendak masuk kedalam tubuh.

Selain itu fungsi diatas, kini fungsi umum dari kulit adalah menunjang dan mendukung kecantikan seseorang. Banyak orang mendambakan memiliki kulit yang indah dan cantik. Hal ini mereka anggap akan menunjang penampilan mereka menjadi lebih sempurna dan terlihat lebih menarik. Sehingga demikian, tak ayal bila ada banyak orang bersedia melakukan segala hal demi mendapatkan jenis kulit yang sudah didambakan.

Adan banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan jenis kulit yang telah diimpikan. Mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan cara dan langkah sederhana sampai dengan melakukan perawatan di dokter kecantikan dengan mengeluarkan banyak uang dan biaya.

Ya, bagi sebagian orang yang didukung dengan kemampuan material yang mencukupi, mereka lebih memilih mempercayakan perawatan kulitnya ke dokter kecantikan. Tak peduli harus merogoh kocek berapapun yang terpenting kecantikan kulit mereka bisa didapatkan dengan lebih cepat dan lebih instan.

Tak heran bila setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka yang memiliki kulit indah dengan usaha yang besar akan cenderung lebih concern terhadap kecantikan kulitnya. Jangankan ada goresan sedikit, bahkan rasanya gigitan serangga sekalipun akan membuat mereka panik dan mengalami krisis percaya diri yang begitu besar. Akibatnya, mereka akan langsung pergi ke dokter untuk segera mengatasi masalah tersebut.

Memang wajar melakukan segala hal demi mempercantik diri, terutama mempercantik kulit. Apalagi bila tujuannya adalah untuk membuat anda terlihat lebih indah. Selama hal tersebut dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan tubuh anda, maka sah-sah saja rasanya.

Akan tetapi, sayangnya meski seberapa keras dan seberapa besar usaha kita dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Masalah selalu saja datang dengan tiba-tiba. Bak seperti seorang ninja yang menyerang dengan mengendap-endap dan tanpa kita sadari, masalah pada kulit pun seringkali tak kita sadari dan tahu-tahu sudah muncul bercak atau ruam pada kulit yang membuat anda pada akhirnya "kecolongan" menjaga kesehatannya.

Untuk itu, mungkin sudah saatnya anda benar-benar teliti dengan mengetahui jenis penyakit kulit apa saja yang bisa menyerang dan mengancam (Baca juga: Kenali Jenis Ruam Kulit, Gejala, Penyebab dan Penanganannya). Sebab dengan begini setidaknya anda akan lebih waspada dalam mengenali tanda-tanda atau gejala yang mungkin telah anda rasakan.

Sebenarnya ada begitu banyak jenis masalah yang dapat menyerang kulit, mulai dari masalah yang kecil sampai dengan masalah yang beresiko besar untuk kesehatan anda. Akan tetapi, satu hal yang pasti semua masalah ini seringkali akan menimbulkan rasa panik tersendiri untuk si penderitanya. Terutama bila anda adalah seseorang yang memiliki profesi dimana anda dituntut untuk selalu tampil prima dan sempurna.

Semua masalah kulit umumnya bukan hanya akan menganggu, akan tetapi bekas luka dari penyakit tersebutlah yang seringkali membuat frustasi karena hal ini akan dapat merusak estetika kecantikan kulit anda dengan timbulnya bekas luka yang tidak mudah hilang dengan cepat.


Nah, salah satu masalah kulit yang umum dan paling sering terjadi yang mana masalah ini pun seringkali meninggalkan bekas yang merusak kulit adalah masalah biang keringat. Kondisi gangguan kulit ini mungkin sudah pernah anda alami atau mungkin bila anda memiliki anak bayi dirumah yang sering berkeringat, anda mungkin menjadi salah satu orangtua yang kebingungan mencari solusi untuk masalah yang satu ini.

Ya, biang keringat adalah salah satu masalah gangguan kulit yang umum dialami oleh sebagian besar orang. Timbulnya bintik-bintik merah dan ruam pada kulit seringkali membuat si penderitanya merasa tidak nyaman dan terganggu dengan kondisi ini. Betapa tidak, setiap kali berkeringat akan timbul perasaan gatal dna tak lama kemudian disusul dengan munculnya bintik-bintik merah serta ruam yang lama kelamaan kondisi ini akan terasa menyiksa dengan perasaan perih yang menyertainya.

Bila sudah begini, para penderita biang keringat akan merasa kepayahan dengan cucuran keringat yang membasahi tubuhnya. Belum lagi, umumnya biang keringat seringkali menyerang bagian tertutup pada tubuh seperti halnya bagian lipatan dibagain leher, punggung dan masih banyak lagi.

Hal inilah yang terkadang membuat penderita biang keringat akan kesulitan mengobati bagian yang gatal dan terasa perih, terutama pada bagian yang sulit dijangkau. Bukan hanya pada orang dewasa, biang keringat juga umum dijumpai pada anak-anak dan bayi. Kondisi inilah yang seringkali membuat para orangtua dibuat pusing karena anak dan bayi mereka yang akan berubah menjadi rewel dan terus menangis pada saat kondisi ini menyerang.

Lantas apakah biang keringat? Apa penyebabnya? Seperti apa gejalanya dan yang terpenting adalah bagaimana mengatasi kondisi ini? Untuk lebih dalamnya lagi mari kita simak penjelasan dibawah ini.

Mengetahui Apa Itu Biang Keringat

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal dan dapat menyebabkan sensasi menyerang atau perih pada bagian kulit. Dalam istilah kedokteran, kondisi ini disebut dengan miliaria yang biasanya timbul sebagai akibat dari keringat yang berlebihan yang tidak bisa keluar karena adanya penyumbatan pada bagian saluran kelenjar keringat.

Adapun penyumbatan yang terjadi ini dipicu oleh adanya sel-sel kulit mati yang karena keringat tidak terbuang dengan baik. Keringat yang tidak dapat keluar tersebut menimbulkan bintik-bintik kecil atau lenting yang berisi dengan air yang timbul dengan disertai gejala gatal, pedih dan kulit yang berubah menjadi kemerahan.

Biang keringan dapat terjadi pada anak-anak dan bahkan pada orag dewasa. Ketika kondisi ini terjadi, beberapa daerah atau area pada tubuh yang seringkali diserang oleh kondisi ini adalah bagian dahi dan juga leher. Selain itu, gangguan ini seringkali mengincar bagian-bagian tubuh yang tertutup dengan pakaian seperti halnya punggung dan juga dada, serta bagian yang mengalami tekanan atau gesekan akibat pemakaian baju.

Biang keringat juga dikenal dengan sebutan ruam panas yang bukan hanya terjadi pada bayi, akan tetapi orang dewasa pun bisa mengalami kondisi ini ketika cuaca sedang panas atau pada lingkungan dengan suhu yang lembap.

Kemunculan gangguan kesehatan ini biasanya muncul beberapa hari setelah anda terkena pajanan suhu panas. Kondisi ini umumnya muncul di seluruh bagian tubuh, namun area yang lebih rentan terkena kondisi ini adalah beberapa area yang telah disebutkan diatas.

Kondisi biang keringat bukanlah sebuah gangguan kesehatan berbahaya dan biasanya kondisi ini akan dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu dengan melakukan perawatan kulit seperti biasa. Akan tetapi gejala yang ditimbulkan dari kondisi ini akan dapat mengganggu aktivitas anda, terutama bila terjadi pada anak-anak atau bayi maka hal ini akan membuat mereka terus-terusan tidak nyaman. Untuk itulah, perawatan dan penanganan yang tepat akan tetap dibutuhkan agar penyembuhan gangguan ini bisa berjalan dengan efektif dan lebih cepat.


Gejala Biang Keringat

Terdapat perbedaan lokasi kemunculan ruam pada orang dewasa dan bayi. Pada bayi, biang keringat pada umumnya dapat muncul dibagian leher, lipatan siku, selangkangan dan terkadang bisa pula muncul dibagian ketiak. Sementara pada orang dewasa, kondisi ini dapat terjadi pada lipatan kulit yang bergesekan dengan pakaian.

Selain itu, guna memahami betul cara penanganan biang keringat yang tepat, maka anda dan kita semua perlu mengenal benar beberapa klasifikasi biang keringat berdasarkan perbedaan level keparahannya. Ciri dari gejala yang muncul umumnya juga beragam pada masing-masing klasifikasinya.

Nah, untuk mengetahui jenis-jenis biang keringat yang dapat terjadi berdasarkan dengan tingkat keparahannya, maka dibawah ini kami akan jelaskan untuk anda.

  • Miliaria Kristalina

Kondisi biang keringat yang satu ini adalah jenis biang keringat dengan tingkatan yang paling ringan, yakni mempengaruhi saluran keringat dari lapisan paling atas.

Pada kondisi ini, tanda dan gejala yang muncul biasanya berupa timbulnya bintik-bintik merah yang berisi dengan cairan berwarna jernih yang mudah pecah. Kondisi yang satu ini umumnya lebih mudah terjadi pada bayi dibandingkan dengan orag dewasa.

Pada kondisi biang keringat yang ini, tidak ada keluhan apalun yang dirasakan dan pada umumnya kondisi ini akan dapat sembuh dengan sendirinya dengan ditandai munculnya sisik-sisik halus menjelang masa penyembuhan.

Akan tetapi demikian tetap saja saat kondisi ini menyerang bayi anda, rasa khawatir dan panik mungkin tetap saja akan membendungi benak anda. Untuk itu, ibu bisa mencegah kondisi ini dengan memberikan pakaian yang tipis pada bayi dimana jenis pakaian yang dikenakan sebaiknya bersifat menyerap keringat dengan baik. Prinsipnya adalah mencegah keringat atau mengusahakan keringat menguap dengan baik.

  • Miliaria Rubra

Jenis biang keringat yang satu ini adalah jenis yang lebih berat. Kemunculannya bisa pada bagian lapisan kulit yang lebih dalam dan biasanya terjadi pada wilayah dengan suhu yang panas atau lembap. Bagian tubuh yang umum terserang dengan biang keringat yang satu ini adalah area badan yang sering bergesekan dengan pakaian.

Adapun tanda dan gejala dari konisi ini adalah timbulnya sensasi gatal yang menyengat disertai dengan timbulnya bintil kemerahan dengan ukuran yang lebih besar. Hingga kini penyebab yang menjadi pemicu kondisi ini terjadi sebenarnya belum diketahui dengan pasti.

Ada pakar yang menyatakan bahwa kadar garam yang tinggi pada kulit disertai dengan adanya paparan kuman adalah pemicu kondisi ini timbul. Pada bagian yang terkena dengan bintil, keringat akan berkurang dan kulit yang mengalami inflamasi akan terasa perih dan sakit akibat dari keringat yang tidak dapat keluar dari permukaan kulit.

Untuk menghindari kondisi ini anda bisa menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Selain itu terapi obat juga bisa dilakukan dengan memberikan bedak salisil 2% yang mengandung mentol dengan efek dingin dan menenangkan pada tubuh.

  • Miliaria Pustulosa

Kondisi biang keringat ini adalah perkembangan yang lebih besar dari kondisi miliaria rubra yang mana kondisi ini ditandai dengan gejala bintil yan mengalami inflamasi atau peradangan yang didalamnya berisi nanah. Kondisi ini bisa lebih beresiko dibandingkan dengan dua jenis biang keringat sebelumnya. Untuk kondisi ini sebaiknya memerlukan penanganan medis dengan mengunjungi dokter dan meminta obat untuk dapat meredakan kondisi ini.

  • Miliaria Profunda

Kondisi biang keringat yang satu ini adalah jenis yang paling jarang terjadi dan berdampak pada dermis, lapisan kulit yang lebih dalam. Untuk biang keringat yang satu ini sifatnya kronis dan sering kambuh. Kondisi ini lebih cenderung menyerang orang dewasa setelah mealukan aktivitas fisik yang menghasilkan banyak keringat seperi berolahraga, melakukan pekerjaan angkat beban yang banyak, berlari dan masih banyak lagi.

Adapun untuk tanda dan gejala dari kondisi ini diantaranya adalah dengan timbulnya bintil-binitl yang kebanyakan tidak berisi air, dapat teraba seperti kulit yang mengeras, tidak terasa gatal dan berwarna seperti kulit biasanya. Bila anda mengalami kondisi ini sebaiknya atasi dengan memberikan lotion calamin atau dengan tanpa mentol.

Biang keringat pada umumnya bukanlah sebuah kondisi yang memerlukan penanganan medis serius dimana si penderita yang mengalaminya harus dibawa ke rumah sakit. Sebab umumnya kondisi ini akan dapat pulih dengan sendirinya dengan cara mendinginkan kulit serta menghindari pajanan yang panas.

Akan tetapi segera temui dokter apabila tanda dan ruam yang dialami menjadi lebih parah, gejala yang muncul biasanya dapat bertahan cukup lama. Atau bila anda menemui beberapa tanda infeksi seperti berikut ini:

  • Rasa sakit makin bertambah.
  • Demam dan menggigil.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak dan selangkangan.
  • Nanah keluar dari bintil dan benjolan ruam.

Untuk itu, segera bawa kondisi ini ke dokter agar gejala yang dialami bisa segera diatasi dengan tepat.


Langkah yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Biang Keringat

Meski biang keringat bukan sebuah kondisi gangguan kesehatan yang serius. Akan tetapi tetap saja, dampaknya yang cukup mengganggu membuatnya patut untuk segera diatasi. Kondisi ini sebenarnya dapat ditangani sendiri dirumah dengan melakukan beberapa tahapan yang sederhana seperti dibawah ini.

  • Menghindari Panas Berlebihan dan Tempat yang Lembap

Pajanan terhadap panas akan membuat anda cenderung menjadi lebih mudah berkeringat dan kondisi ini tentu akan membuat ruam yang timbul menjadi lebih parah. Untuk itu, pastikan untuk lebih sering berteduh atau mencari tempat dingin dan hindari panas dari sengatan mata hari. Selain itu, dukung pula dengan mengkonsumsi banyak cairan agar terhindari dari dehidrasi.

  • Menjaga Kulit Agar Tetap Dingin

Untuk menurunkan keringat, sebaiknya jaga agar kulit anda senantiasa tetap dingin. Hal ini bisa dilakukan dengan mandi untuk membuat tubuh terasa lebih sejuk atau gunakan kipas angin untuk meredakan cucuran keringat.

  • Kenakan Pakaian yang Longgar

Pakaian yang terlalu ketat dan terbuat dari bahan serat sintetis seperti nilon atau polyster adalah bahan-bahan pakaian yang sebaiknya anda hindari. Selain panas, penggunaan jenis bahan pakaian ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan dirumah dengan mudah untuk mengatasi dan mencegah timbulnya biang keringat yang akan sangat menyiksa.

Ketahui Penyebab Gatal Pada Telapak Tangan dan Cara Pengobatannya

Ketika menjalankan aktivitas sehari-hari dan rutinitas yang begitu banyak, tentu setiap hal yang kita lakukan akan terasa seperti dikejar-kejar waktu.

Untuk itulah, gangguan sedikit saja bisa jadi menjadi masalah saat pekerjaan dan deadline masih begitu banyak dan menumpuk dan belum kita selesaikan. Masalah yang dihadapi beriringan dengan kewajiban yang harus dikerjakan akan tentunya membuat kita frustasi dengan masalah tersebut. Dengan demikianlah, mau tidak mau, dan siap tidak siap maka kita harus meluangkan waktu dan segera mencari solusi agar masalah tersebut bisa segera diselesaikan dengan baik.

Contohnya seperti masalah yang menyerang bagian telapak tangan. Masalah yang satu ini memang jarang terjadi, akan tetap dampaknya yang seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman membuat banyak orang cukup kewalahan menahan rasa gatal yang ditimbulkannya. Hal inilah yang membuat mereka banyak bertanya-tanya mengapa telapak tangan mereka bisa terasa begitu gatal? Hal apa yang sebenarnya melatar belakangi kondisi ini? Dan masih banyak lagi.

Betapa tidak, kondisi gatal yang menyerang telapak tangan seringkali membuat siapa saja merasa tak nyaman dengan kondisi ini. Apalagi ketika melakukan pekerjaan seperti menulis, mengetik, memasak dan beberpa kegiatan lain yang melibatkan tangan. Kondisi ini umumnya akan sangat terkendala terutama saat gejala gatal mulai menyerang. Pada akhirnya, rasa gatal yang semakin terasa parah akan membuat anda tak tahan menahan godaan untuk menggaruk bagian tersebut dan lebih memilih mengesampingkan apa yang sedang anda kerjakan. Akibatnya hal ini mungkin akan membuat anda menghentikan pekerjaan dan bolos masuk bekerja karena rasa gatal yang cukup menyiksa.

Gatal-gatal yang timbul dibagian telapak tangan adalah kondisi umum yang dapat terjadi dan mungkin hampir sebagian orang pernah mengalami kondisi ini. Terutama setelah melakukan kontak atau menyentuh sumber air yang kotor dan beberapa sumber lainnya. Bila kondisi ini terjadi, maka mungkin gatal pada telapak tangan yang dialami akan tergantung pada penyebabnya. Hal ini dikarenakan ada cukup banyak pemicu yang dapat menimbulkan rasa gatal dibagian telapak tangan.

Dengan demikian, maka anda harus lebih waspada terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar agar jangan sampai kuman dan bakteri menjadi pemicu timbulnya gatal-gatal yang menyiksa. Lantas apakah itu gatal yang menyerang bagian telapak tangan? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Nah, untuk lebih jelasnya lagi mari kita simak beberapa hal dibawah ini.


Gatal Pada Bagian Telapak Tangan

Gatal di telapak tangan merupakan gejala umum yang menandakan adanya gangguan pada bagian tangan itu sendiri atau gangguan tubuh yang berefek secara keseluruhan. Kondisi ini pada umumnya tidak dianggap sebagai kondisi yang besar atau sebagai ancaman penyakit yang besar, karena biasanya gatal pada telapak tangan akan bisa diatasi dengan mengaplikasikan krim atau salep gatal pada bagian yang terasa gatal.

Akan tetapi terkadang, pada beberapa kasus, telapak tangan yang sudah diberikan dengan salep masih saja terus berlanjut untuk waktu yang sangat lama dan berpotensi mengganggu aktivitas yang dijalankan sehari-hari.

Nah, bila kondisi ini menyerang anda atau orang terdekat, maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar penyebabnya bisa ditentukan lewat gejala yang anda rasakan. Dengan demikian, penanganan yang lebih tepat pun akan bisa dengan cepat anda dapatkan.

Sementara itu, untuk anda yang baru saja mengalami gatal dibagian telapak tangan,  perlu dipelajari terlebih dahulu apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana mengatasi kondisi ini dengan sederhana yang dapat diaplikasikan dirumah sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter.

Mengetahui Penyebab Telapak Tangan Terasa Gatal

Ada cukup banyak faktor yang dapat menjadi latar belakang timbulnya gatal dibagian telapak tangan mulai dari penyakit yang ringan dan umum sampai dengan penyakit yang serius yang mana perlu anda waspadai betul. Untuk itulah, bila anda merasa khawatir atau tidak pasti dengan kondisi gatal pada telapak tanngan yang anda alami saat ini, maka sebaiknya periksakan terlebih dahulu ke dokter agar diagnosa pasti bisa anda dapatkan.

Nah, berikut ini adalah beberpa faktor kondisi medis yang dapat menjadi penyebab gatal pada telapak tangan.

Adanya Dermatitis Kontak

Penyebab pertama yang mungkin menjadi pemicu timbulnya kondisi gatal pada telapak tangan adalah adanya penyakit kulit dermatitis kontak. Kondisi ini adalah sebuah penyakit kulit yang timbul dengan ditandai adanya peradangan, gatal-gatal dan bercak nyeri yang timbul setelah terjadi kontak langsung dengan alergen atau iritan.

Kondisi ini biasanya akan dapat muncul antara 12 dan 72 jam setelah terjadi paparan. Adapun penyebab yang seringkali dikaitkan dengan kondisi ini adalah benda atau zat-zat tertentu yang sifatnya dapat mengiritasi kulit, seperti halnya semen, deterjen, parfum, bahan kimia dan tanaman seperti poison ivy serta poison oak.

Perluasan penyakit yang sesungguhnya pada suatu individu akan sangat bervariasi sejalan dengan waktu, meskipun riwayat alergi berpengaruh dalam menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.

Adapun kondisi penyakit ini umumnya akan dapat menghilang tanpa komplikasi dalam kurun waktu 2 sampai dengan 3 minggu. Akan tetapi si penderita harus senantiasa menghindarkan dirinya dari paparan alergen atau iritan yang ada.

Kompilkasi mungkin terjadi pada orang yang berkulit gelap yang mana kondisi ini umumnya akan menyebabkan perubahan warna kulit yang lebih terang ke lebih gelap dan juga mereka riskan menderita infeksi bakteri sekunder.

Meskipun kondisi gangguan penyakit ini akan dapat menghilang dengan sendirinya. Akan tetapi bila gejala yang dialami sudah terlalu berlebihan dan bahkan hingga berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan tak kunjung membaik, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini ke dokter agar penanganan guna memulihkan gejala yang dialami bisa diredakan dengan baik.


Adanya Penyakit Eksim

Eksim adalah istilah yang umum untuk menggambarkan setiap peradangan yang timbul pada kulit yang mana kondisi ini dapat menyebabkan kondisi lain seperti gatal dan kemerahan yang timbul pada bagian kulit mana saja, termasuk kemerahan dan gatal yang timbul pada bagian telapak tangan dan juga kaki.

Kondisi seperti ini lebih dikenal dengan kondisi dyshidrosis atau dermatitis palmoplantaris yang mana kondisi ini merupakan jenis eksim yang khusus menyerang bagian telapak tangan dan kaki. Kondisi gatal yang dialami oleh si penderita akan semakin memburuk terutama saat malam hari.

Adapun penyebab dari kondisi gangguan kulit yang satu ini belum diketahui hingga sampai saat ini. Penyakit eksim atopik juga sering disertai dengan kondisi medis lainnya seperti hay fever atau kondisi tubuh yang sensitif terhadap paparan serbuk sari dan juga asma.

Kondisi eksim yang dialami akan semakin memburuk apabila muncul beberapa seperti dibawah ini.

  • Kulit yang kering.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Infeksi bakteri dan virus.
  • Asap rokok dan polusi udara.
  • Cairan pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen.
  • Menggaruk kulit sehingga kulit mengalami luka atau iritasi.
  • Pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol.
  • Makanan seperti telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan. Terutama dampaknya kepada bayi dan anak kecil.
  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.
  • Keringat tubuh.

Penyakit gangguan kulit yang satu ini pun umumnya muncul pada anak-anak, akan tetapi dermatitis atopik bisa pula menyerang orang-orang dewasa pada segala usia. Umumnya penyakit ini akan lebih sering menyerang orang-orang dengan riawayat penyakit asma dan hay fever.

Sementara itu, kondisi eksim lebih sering muncul pada beberapa bagian organ pada tubuh yang memiliki lipatan seperti misalkan beberapa tempat berikut ini.

  • Bagian dahi pada wajah
  • Bagian belakang lutut
  • Bagian pergelangan kaki depan
  • Bagian samping leher
  • Bagian dalam siku
  • Sekitar mata dan telinga
  • Sekitar lipatan selangkangan

Kulit yang kering dan terasa sangat gatal bisa menjadi gejala awal dari kondisi kesehatan yang satu ini. Pada gilirannya kulit akan mengalami iritasi dan memerah ketika anda menggaruk bagian yang terasa gatal.

Akibat dari Alergi Makanan

Ada beberapa orang yang rentan memiliki alergi terhadap konsumsi jenis makanan tertentu. Beberapa makanan yang umum menjadi pemicu alergi pada orang-orang yang rentan terkena dengan gangguan yang satu ini adalah jenis makanan seperti kacang, susu, telur, kacang-kacangan, makanan lain dan kedelai.

Meskipun algeri makanan dapat menimbulkan beberapa anda fisik yang jelas dan perubahan pada tubuh yang luas, akan tetapi reaksi dan tanda klinis pada kulit adalah gejala paling awal dan paling mudah terlihat. Gatal pada bagian telapak tangan yang dirasakan oleh si penderita bisa menjadi tanda awal akibat alergi makanan.

Bila si penderita mengalami kondisi yang satu ini dan rasa gatal disertai dengan tanda alergi lainnya. Maka segera hentikan konsumsi terhadap beberapa makanan tersebut. Selain itu, bila gejala yang dialami semakin memburuk maka sebaiknya hubungi dokter agar gejala tersebut bisa segera diredakan dengan lebih baik.


Adanya Primary Biliary Sirosis

Gangguan penyakit lain yang dapat menimbulkan gatal pada bagian telapak tangan adalah adanya Primary Biliary Sirosis yakni sebuah kondisi dimana saluran empedu dalam hati hancur secara perlahan. Empedu, cairan yang diproduksi dalam hati berperan dalam mencerna makanan dan membantu membersihkan tubuh dari sel darah merah yang telah usang, racun dan juga kolesterol.

Akan tetapi ketika jaringan pada empedu rusak, seperti karena primari biliary sirosis, maka zat berbahaya akan terbentuk dalam hati dan kadang-kadang kondisi ini akan dapat menimbulkan parut ireversibel pada jaringan sirosis. Kondisi penyakit ini dianggap sebagai suatu penyakit autoimun dimana tubuh berbalik melawan sel sendiri. Akan tetapi apa yang memicu kondisi ini bisa terjadi, sampai saat ini belum lah diketahui dengan jelas.

Akibat dari adanya penyakti ini dapat menimbulkan pruritus atau gatal-gatal pada kulit. Bahkan jika penyakit ini belum berkembang menjadi lebih besar, salah satu tanda yang paling awal adalah dengan timbulnya kondisi gatal pada bagian telapak tangan dan juga bagian telapak kaki.

Adapun tingkat keparahan dari kondisi gatal yang dirasakan bisa berfluktuasi karena dapat menyerang kapan saja, baik saat siang maupun sewaktu malam.

Kondisi gatal yang seperti ini dialami sebab oleh asam empedu yang beredar luar dan bebas pada aliran darah. Hal ini bisa terjadi karena adanya masalah pada sistem saluran empedu.

Untuk itu, maka segera periksakan kondisi kesehatan anda bila anda mulai merasakan gatal-gatal pada tangan. Sebagaimana kita lihat pada penjelasan diatas, gatal yang dialami pada bagian telapak tangan bisa menjadi gejala awal dari kondisi penyakit lainnya.

Adanya Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Pemicu lain yang mampu sebabkan kondisi gatal pada tangan adalah adanya Carpa Tunnel Syndrome (CTS). Kondisi ini terjadi sebab adanya kompresi atau terjepitnya bagian saraf medianus. Yang mana hal ini bisa terjadi akibat terlalu banyak mengetik, menulis atau melakukan kegiatan lain yang membutuhkan penggunaan jari-jari tangan yang dilakukan secara berulang dalam jangka panjang.

Perlu diketahui beberapa gejala utama yang akan mungkin dirasakan diantaranya adalah kesemutan, rasa baal serta timbulnya gatal pada bagian telapak tangan.

Konsisi dari gejala ini umumnya akan dapat berkembang dengan perlahan dan pada malam hari hal ini akan dapat bertambah dengan parah. Bagian yang paling sering terpengaruh dengan kondisi ini diantaranya adalah telunjuk, jari tengah dan juga jempol.

Saat terjadi bengkak pada bagian saraf, tendon atau bahkan bagian keduanya, saraf median akan terhimpit dan pada akhinya terjadinya carpal tunnel syndrom. Ketika saraf median terhimpit atau terjepit, maka akan timbul perasaan mati rasa, sensasi kesemutan, termasuk dengan timbulnya gatal pada bagian telapak tangan dan juga jari-jari tangan.

Adanya Penyakit Lupus

Kondisi resiko penyakit lain yang dapat menimbulkan gatal pada bagian telapak tangan adalah adanya ancaman dari penyakit lupus. Kondisi penyakit ini adalah inflamasi kronis yang diakibatkan oleh sistem kekebalan tubuh yang kelru sehigga mulai menyerang bagian jaringan dan organ tubuh sendiri. Inflamasi yang terjadi akibat penyakit lupus bisa menyerang beberapa bagian tubuh seperti misalkan bagian sel darah, sendi, jantung, paru-paru dan juga kebagian kulit.

Gejala dari penyakit lupus sendiri umumnya lebih mirip dengan penyakit lain sehingga membuat penyakit ini lebih sulit untuk didiagnosis. Gejala penyakit lupus sendiri umumnya sangat beragam. Ada yang ringan dan bahkan ada gejala yang bisa sampai mengancam jiwa. Salah satu gejala yang termasuk kedalam tanda penyakit lupus adalah lesi dan kemerahan yang muncul dibagian telapak tangan. Ruam bisa menjadi sangat gatal sehingga membuat si penderita tidak nyaman dengan kondisi yang dialaminya.

Penyakit yang satu ini memang tidak menular, akan tetapi bisa berbahaya dan berpotensi mematikan. Di Indonesia sendiri penderita peyakit lupus dipercaya terdapat sebanyak lima juta jiwa. Penyakit ini kebanyakan menyerang wanita dengan usia 15-50 tahun pada masa produktif. Akan tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini pun dapat menyerang anak-anak dan juga pria.

Pengobatan Pada Telapak Tangan yang Gatal

Cara mengatasi atau mengobati bagian telapak tangan yang terasa gatal idealnya disesuaikan dengan penyebabnya itu sendiri. Akan tetapi tantanganya sendiri adalah dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk dapat mendiagnosis suatu kondisi penyakit yang menjadi penyebab gatal yang tidak tepat.

Bila penyebabnya adalah alergi, maka pengobatan terbaik adalah dengan menghindari paparan dari zat alergen yang akan memicu kondisi tersebut menjadi lebih parah.

Sementara itu, bila kondisi ini disebabkan oleh penyakit lainnya. Maka ada baiknya segera konsultasikan kondisi yang anda alami ke dokter. Agar dapat dilakukan pemeriksaan guna mendiagnosis adanya penyakit tertentu. Dengan begini penanganan yang lebih tepat akan bisa segera anda dapatkan.

Semoga artikel diatas bisa bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan yang lainnya.

Kenali Jenis Ruam Kulit, Gejala, Penyebab dan Penanganannya

Kulit yang mulus, putih dan indah tentu menjadi dambaan untuk siapa saja.

Tak heran bila saat ini ada begitu banyak orang yang berlomba-lomba melakukan banyak hal demi mendapatkan kulit indah seperti yang telah didambakan. Mulai dari melakukan perawatan sederhana di rumah sampai dengan pergi mengunjungi dokter dan mengeluarkan banyak biaya demi memuluskan impian mendapatkan kulit yang indah yang telah diimpikan.

Dengan demikian, munculnya masalah sedikit saja dibagian kulit akan membuat siapa saja menjadi khawatir dan panik. Hal ini bisa jadi dipengaruhi karena mindset yang sudah terlanjur terbentuk dalam diri banyak orang. Mereka menganggap bahwa standarisasi kecantikan kulit adalah kulit yang mulus, putih dan tanpa adanya keluhan.

Jangankan terkena cacat sedikit, sengatan serangga yang mungkin hanya terlihat seperti bentol kecil akan menjadi masalah yang cukup besar untuk beberapa orang. Betapa tidak, kulit putih mulus yang mereka miliki tentunya tidak mereka dapatkan dengan mudah. Ada banyak pengorbanan dan usaha yang mereka lakukan demi mendapatkan kulit yang mereka miliki saat ini. Sehingga wajar rasanya bila ketika mereka menghadapi masalah dengan kulitnya, reaksi yang ditunjukan akan cenderung besar dan panik.

Tidak bisa dipungkiri memang, kulit yang indah dan mulus memang seringkali menjadi faktor yang mendukung kecantikan seseorang. Bukan hanya pada kaum perempuan, peraturan yang sama pun berlaku pada kaum laki-laki. Mereka yang memiliki kulit yang indah seringkali terlihat lebih memukau dan bersih dibandingkan dengan mereka yang kurang piawai dalam menjaga kecantikan kulitnya. Hal inilah yang sekaligus menjadi nilai tambah pada orang-orang yang memiliki kulit mulus dan terawat.

Akan tetapi, kulit yang mulus dan putih saja tidak menjamin bahwa kesehatan kulit anda terjaga dengan baik. Perawatan yang terbaik dalam menjaga kulit bukan hanya memperhatikan kecantikannnya saja, namun ada banyak aspek yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya adalah kesehatan kulit anda.

Bukan hanya melihat seberapa mulus dan seberapa putih kulit yang anda milik saat ini, anda pun harus mampu mengontrol apakah kulit tubuh anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup atau belum? Karena dari kulit yang sehat, kecantikan kulit akan dengan mudah bisa didapatkan.

Kami menyadari betul, tidak mudah memang menjaga kulit agar tetap sehat dan terlihat mulus tanpa adanya masalah. Apalagi fungsi kulit sebagai bagian terluar dari tubuh yang melapisi semua organ dalam tubuh, seringkali membuatnya mengalami banyak malasah dan keluhan. Ada cukup banyak resiko penyakit atau masalah yang bisa menyerang bagian kulit. Salah satunya adalah timbulnya gatal yang dapat mengakibatkan ruam pada kulit.

Pada saat kondisi ruam ini menyerang, umumnya akan timbul rasa gatal yang cukup menganggu dan dapat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman pada si penderita. Apalagi bila gatal tersebut digaruk, maka mungkin akan timbul bekas luka dibagian kulit tersebut. Sehingga pada akhirnya kondisi ini akan mempengaruhi estetika kecantikan kulit anda.

Terutama jika daerah yang terkena ruam menyerang bagian-bagian terbuka pada tubuh anda seperti tangan, kaki, siku atau bahkan dibagian wajah.


Hal ini tentu saja akan menjadi mimpi buruk untuk siapa saja. Kulit mulus yang didapatkan dengan susah payah dan penuh dengan pengorbanan mungkin akan menghilang dengan sekejap mata pada saat anda mengalami bekas luka dibagian tersebut. Belum lagi bekas luka yang ditimbulkan umumnya tidak mudah menghilang dalam hitungan jam atau bahkan hitungan hari. Bila sudah begini maka mungkin anda akan kelabakan dan panik akibat kondisi ini.

Lantas apa itu ruam yang timbul pada kulit? Apa saja sih jenis-jenis penyakit ruam yang bisa timbul? Nah, untuk lebih jauhnya lagi kita akan bahas lebih dalam apa itu ruam kulit dan jenis-jenis ruam yang bisa timbul. Dengan mengetahui penjelasan kali ini diharapkan anda bisa menentukan tindakan pertolongan pertama pada kondisi yang anda alami dan mampu menentukan sendiri hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar tidak memperparah kondisi ruam yang dirasakan. Untuk itu, mari kita simak lebih dalam penjelasan ruam kulit dibawah ini.

Mengenal Penyakit Ruam Kulit

Ruam atau rash yang timbul dibagian kulit pada umumnya seringkali mengindikasikan adanya perubahan abnormal pada kulit baik perubahan warna atau perubahan teksturnya. Beberapa penyakit ruam kulit dapat disebabkan oleh virus, seperti cacar air, campak atau herpes zoster.

Selain itu, ruam yang timbul pada kulit juga dapat disebabkan oleh adanya iritasi kulit yang dapat dipicu oleh banyak sebab, seperti misalkan akibat reaksi dari adanya alergi. Beberapa ruam yang disebabkan oleh kondisi kronis atau seumur hidup, seperti psoriasis.

Bukan hanya itu, beberapa jenis ruam yang muncul dibagian kulit dapat pula menunjukan adanya masalah serius, bahkan dalam beberapa kasus kondisi ini akan dapat mengancam jiwa si penderitanya. Untuk itulah penting sekali kiranya untuk kita mengetahui dengan pasti apa saja jenis atau macam-macam penyakit ruam yang bisa menyerang kulit.

Ruam yang timbul pada kulit adalah inflamasi yang menyerang bagian kulit. Timbulnya gatal-gatal, bentol, mengelupas, bersisik atau terjadi iritasi adalah bentuk dari reaksi kulit yang mengalami ruam. Beberapa penyebab ruam bisa disebabkan oleh alergi, penggunaan kosmetik, efek sambil dari konsumsi obat-obatan dan adanya indikasi berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah jenis-jenis ruam pada kulit.


Mengenal Jenis-Jenis Ruam Kulit

1. Eksim

Eksim adalah salah satu istilah yang umum menggambarkan kondisi kulit yang meradang, kering, gatal dan timbul kemerahan. Dermatitis atopik atau eksim adalah peradangan pada bagian permukaan kulit. Kondisi ini umumya sering dijumpai pada anak-anak, namun bisa pula menyerang orang dewasa dengan usia berapapun.

Kondisi penyakit ini adalah penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncu kembali, kemudian menghilang Kondisi ini seringkali disebut dengan dermatitis.

Selain itu, penyakit yang satu ini umumnya akan lebih beresiko dan banyak menyerang mereka yang menderita asma atau hay fever. Kondisi eksim ini umumnya akan lebih sering dijumpai pada bagian lipatan tubuh, seperti halnya bagian dahi pada wajah, bagian samping leher, bagian dalam siku, belakang mulut, sekitar lipatan selangkangan, bagian pergelangan kaki depan dan bahkan dibagian mata dan juga telinga.

Gejala Eksim

Kulit yang terasa kering dan gatal bisa menjadi gejala awal dari kondisi masalah gangguan kulit yang satu ini. Kulit akan mengalami iritasi dan timbul ruam kemerahan yang apabila muncul gejala ini maka anda akan mulai menggaruknya.

Semakin digaruk, gatal yang anda alami umumnya akan semakin memburuk. Kondisi ini biasanya akan diikuti dengan timbulnya benjolan kecil yang melepuh bahkan adanya infeksi. Luka melepuh ini bisa jadi mengeluarkan cairan atau menjadi kulit yang kering dan pecah-pecah.

Kondisi seluruh gejala seperti kulit kering, gatal, inflamasi dan pecah-pecah umumnya akan muncul dan menghilang. Selama kondisi ini terjadi lapisan kulit mungkin akan menebal dan membuat bagian tersebut terasa kasar.

Penyebab Eksim Atopik

Penderita eksim atopik juga dapat mungkin mengalami alergi yang lain. Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasir apa penyebab jelasnya. Akan tetapi berikut ini adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan penyebab eksim menjadi lebih buruk:

  • Menggaruk bagian kulit yang terkena dengan ruam sehingga kulit mengalami luka atau juga iritasi.
  • Kondisi kulit yang mengering.
  • Infeksi akibat adanya paparan bakteri serta virus.
  • Cairan pelarut, pembersih, sabun, dan deterjen.
  • Pakaian, selimut atau karpet dari bahan wol.
  • Cuaca panas dan perubahan tingkat kelembapan.
  • Keringat tubuh.
  • Debu dan serbuk sari.
  • Makanan seperti telur, susu, kacang, kedelai, dan ikan. Terutama dampaknya kepada bayi dan anak kecil.
  • Asap rokok dan polusi udara.

2. Granuloma Annulare

Granuloma annulare atau granuloma anular adalah sebuah kondisi gangguan kulit kronis yang terdiri dari timbulnya ruam melingkar yang berbentuk benjolan kemerahan (papula). Beberapa daerah yang seringkali dihinggapi dengan ruam cincin ini adalah dibagian tangan, kaki, siku dan juga pada bagian lutut. Kondisi gangguan kulit ini biasanya tidak berdampak terhadap kesehatan untuk jangka panjang, akan tetapi kehadirannya akan mungkin mempengaruhi penampilan si penderita.

Dalam kebanyakan kasus, kondisi timbulnya bercak tersebut akan dapat menghilang dengan sendirinya sedikitnya dalam kurun waktu 2 tahun. Apabila pengobatan annulare granuloma dilakukan untuk alasan kosmetik, maka mungkin dokter akan memberikan kortikosteroid untuk memperbaiki penampilan dan mempercepat hilangnya bercak.

Gejala Granuloma Annulare

Kondisi ini pada umumnya akan ditandai dengan timbulnya beberapa hal dalam diri si penderita. Seperti halnya timbulnya benjolan kulit berwarna kemerahan yang dapat menyebar dan bergabung membentuk pola melingkar atau pola cincin. Kondisi ini umumnya lebih sering dijumpai pada beberapa bagian tubuh seperti tangan dan juga kaki. Polanya dapat mirip menyerupai kurap.

Selain itu, gejala lain yang juga mungkin dialami adalah timbulnya gejala ringan pada beberapa orang, meskipun benjolan ini pada umumnya tidak menyebabkan rasa sakit atau perasaan gatal pada si pengidap.

Penyebab Granuloma Annulare

Hingga sampai saat ii, penyebab atau pemicu dari kondisi gangguan kulit yang satu ini belum diketahui dengan pasti. Penyakit kulit yang satu ini seringkali dikaitkan dengan diabetes melitus dan penyakit lainnya. Akan tetapi pada kebanyakan orang yang menderita kondisi ini mereka dinyatakan sehat.


3. Pityriasis Rosea

Jenis ruam pada kulit lainnya yang juga bisa muncul adalah pityriasis rosea. Kondisi ini adalah timbulnya ruam kemerahan yang muncul pada kulit berwarna merah muda atau merah dan berbentuk seperti benjolan berwarna merah atau bekas luka yang mirip dengan tambalan.

Gejala seperti ini umumnya tidak dianggap sebagai masalah kesehatan yang terlalu serius yang membutuhkan pengobatan medis intens. Akan tetapi, pada penderita yang terserang dengan kondisi ini mereka juga dapat mengalami perasaan gatal yang akan sangat menganggu. Dimana waktu berlangsungnya gejala ini bisa terjadi selama dua minggu atau bahkan lebih.

Adapun kemunculan kondisi ini seringkali ditemukan dibeberapa bagian pada tubuh seperti perut, punggung dan juga bagian dada.

Penyebab Pityriasis Rosea

Kondisi gangguan penyakit yang satu ini merupakan kondisi yang tidak menular. Akan tetapi hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab dari kondisi ini, walaupun infeksi virus dari golongan virus herpes diduga sebagai salah satu pemicu timbulnya penyakit yang satu ini.

Gejala Pityriasis Rosea

Selain ruam, beberapa gejala lain akan mungkin dialami oleh si penderita seperti halnya timbulnya demam tinggi, menurun atau bahkan menghilangnya nafsu makan, gangguan pencernaan, sakit kepala dan timbulnya nyeri dibagian persendian.

Melihat dari gejala yang akan sangat menganggu, maka pengobatan medis akan mungkin dibutuhkan guna meredakan atau mengurangi gejala yang dialami sehingga si pasien dapat kembali melakukan aktivitas dan rutinitasnya seperti sediakala.


4. Lichen Planus

Lichen planus adalah ruam kulit yang dapat menimbulkan perasaan gatal. Selain itut, kondisi ini umumnya dapat menyebar hingga kebagian seluruh tubuh si penderita. Seseorang tidak bisa menularkan, tertular atau menularkan penyakit gangguan kulit yang satu ini.

Adapun bagian tubuh yang dapat terserang dengan lichen planus adalah dibagain mulut. Satu dari dua kasus lichen planus terjadi pada bagian kulit dan kondisi ini lebih umum dihadapi oleh wanita. Akan tetapi, selain bagian mulut, bagian lain pada tubuh yang juga dapat terserang dengan kondisi gangguan kulit ini adalah organ vital laki-laki, vulva, organ intim wanita, kulit kepala dan bahkan kebagian kuku.

Kasus yang ditemukan pada wanita dan pria yang menderita lichen planus diagian kulit hampir seimbang. Kondisi ini umumnya seringkali terjadi pada orang dewasa dengan tingkat usia 40 tahun keatas.

Apabila kondisi gangguan penyakit ini terlambat diobati maka lichen planus yang menyerang bagian vulva dan organ kewanitaan akan dapat menimbulkan jaringan parut terasa sangat nyeri dan dapat menyebabkan disfungsi seksual.

Gejala Lichen Planus

Gejala adalah sesuatu yang dialami, dirasakan dan diceritakan oleh si penderita. Pada penyakit gangguan kesehatan kulit yang satu ini bagian organ tubuh yang dapat terserang bisa meliputi, ketiak, kaki, punggung bawah dan beberapa bagian lainnya.

Gejala yang mungkin dialami dari kondisi lichen planus kulit diantaranya adalah:

  • bagian atas yang rata dan mengkilat.
  • Terasa gatal.
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap setelah benjolan-benjolan mereda.
  • Benjolan berwarna ungu kemerahan dengan
  • Terbentuknya sebagian kulit yang menebal dan bersisik, biasanya di sekitar pergelangan kaki.

Penyebab Lichen Planus

Sama halnya dengan beberapa gejala ruam diatas, penyebab dari kondisi kesehatan kulit yang satu ini masih belum ditemukan pemicunya. Namun diduga kondisi ini berhubungan erat dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau adanya respon tidak normal dari sistem kekebalan tubuh yang mana kondisi ini dapat mengakibatkan protein yang diproduksi sebagai bahan untuk antibodi menjadi berlebihan. Pada kondisinya, jumlah protein yang berlebihan inilah yang menimbulkan reaksi dan gejala lichen planus.


5. Ruam Kulit dengan Demam

Ada beberapa penyakit umum tertentu yang dapat menimbulkan ruam atau timbulnya kemerahan pada bagian kulit, yang mana kondisi ini biasanya disertai atau didahului dengan timbulnya demam. Sebagai contoh beberapa ruam kulit yang terjadi seperti penyakit cacar air, penyakit campak, campak jerman, demam berdarah dan masih banyak lagi.

Penyakit ini biasanya akan dapat dideteksi bila anda melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter. Untuk itu, saat anda mulai merasakan demam sebelum atau setelah timbulnya ruam pada kulit maka sebaiknya segera hubungi dokter agar penanganan yang lebih tepat bisa anda dapatkan dengan lebih cepat.

Cara Pengobatan Ruam Kulit

Ruam yang muncul pada bagian kulit umumnya akan sangat menganggu. Bukan hanya sifatnya yang bisa berbahaya, namun juga penampakannya yang akan membuat si penderita merasa tidak percaya diri dengan kondisi yang satu ini.

Untuk itulah penting sekali melakukan pengobatan untuk dapat menghilangkan kondisi ruam yang muncul pada bagian tubuh.

Ketika anda berobat ke dokter untuk menghilangkan ruam yang ada pada bagian tubuh, maka pengobatan penyakit ruam kulit ini umumnya akan sangat tergantung pada jenis ruam serta penyebabnya, seperti misalkan apabila kondisi ruam rupanya dipicu sebab adanya reaksi alergi atau virus maka pengobatan yang diberikan akan berbeda.

Pertama-tama dokter akan mengidentifikasi jenis penyakit ruam yang anda aalmi. Baru setelah itu, dokter akan menentukan jenis obat dan pengobatan seperti apa yang tepat diberikan.

Hanya saja satu hal yang pasti pengobatan ke dokter akan aman anda lakukan. Hal ini tentunya karena dokter tahu betul pengobatan seperti apa yang perlu dilakukan guna menindak lanjuti kondisi anda saat ini.

Mengenal Penyakit Scabies (Kudis/Gudik), Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Kulit adalah bagian organ tubuh paling luar pada manusia.

Bagian ini mengambil peranan yang cukup penting dan cukup vital dalam melindungi organ dalam pada tubuh manusia. Haya saja, fungsinya yang sebagai pelapis organ dalam tubuh inilah yang seringkali membuat kulit rentan terkena dengan masalah dan gangguan penyakit.

Masalah yang menyerang bagian kulit tentu tidak bisa dianggap remeh atau bahkan dianggap sepele. Karena salah-salah kondisi tersebut akan menyebar dan berubah menjadi semakin parah. Akibatnya bila penanganannya terlambat atau tidak tepat maka bukan tidak mungkin masalah yang menyernag kulit akan dapat berubah menjadi masalah besar atau bahkan berujung pada timbulnya komplikasi kesehatan dalam tubuh.

Selain itu, rasanya kurang bijak pula bila anda dan kita semua seringkali meremehkan suatu kondisi kesehatan hanya karena masalahnya masih terlihat kecil atau sepele. Seberapa kecilnya suatu masalah kesehatan atau penyakit akan fatal akibatnya bila tidak segera diatasi.

Untuk itu, sebaiknya periksakan keluhan anda ke dokter. Dengan begini dokter akan mulai melakukan pemeriksaan guna mendeteksi gangguan penyakit yang anda alami. Bila diagnosa dari penyakit sudah ditemukan, maka akan lebih cepat untuk penanganan dapat dilakukan. Yang mana artinya, setidaknya kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut akan bisa diatasi.

Masalah yang menyerang bagian anggota tubuh terluar ini memang cukup beragam, mulai dari masalah yang sepele sampai dengan masalah yang berbahaya. Akan tetapi pada umumya, hampir semua jenis penyakit kulit akan cenderung membuat si penderita yang mengalaminya dibuat tidak percaya diri dengan adanya gangguan atau masalah pada kulitnya. Hal ini dikarenakan penyakit yang menyerang bagian kulit umumnya akan sering menimbulkan bekas luka. Yang mana dengan begini si penderita akan kemungkinan mengalami krisis percaya diri sebab bagian kulitnya tak lagi terlihat semulus dulu.

Belum lagi stigma yang terlanjur terbentuk dalam masyarakat yang menyatakan orang-orang yang memiliki masalah dengan kesehatan kulit seringkali dinilai kurang mampu dalam merawat dan menjaga kesehatan tubuhnya. Meski anggapan tersebut tidak selamanya benar, karena tidak semua masalah penyakit kulit terjadi akibat kurang menjaga kesehatan tubuh.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri kesehatan tubuh memang menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung tubuh agar terhindar dari kuman, bakteri dan kotoran yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Nah, salah satu masalah kesehatan tubuh yang saat ini sudah banyak ditemui dimasyarakat adalah timbulnya penyakit scabies atau yang biasa disebut dengan kudis atau gudik.


Bila anda pernah mengalami gatal-gatal pada kulit yang begitu menganggu dan terutama gejala ini seringkali dialami pada malam hari, serta pada saat yang bersamaan ada anggota keluarga atau teman satu kamar anda yang mengalami hal serupa, maka kemungkinan kondisi ini mengindikasikan adanya penyakit kulit scabies atau kudis.

Penyakit kudis memang sudah sejak dulu menjadi salah satu peyakit kulit yang banyak dialami oleh sebagian besar masayarakat. Bahkan penyebaran penyakit ini bisa sampai mewabah pada masanya. Banyak orang yang terjangkiti dengan penyakit ini dan mengeluhkan rasa gatal yang mengganggu.

Belum lagi kondisi gatal yang dialami bisa sampai memburuk dan membuat si penderitanya tidak tahan menahan gatal yang terasa panas dan tidak nyaman. Akibatnya para penderita penyakit kudis seringkali menghadapi masalah dengan kondisi kulit yang terluka akibat goresan atau garukan yang dilakukan pada saat gejala gatal-gatal menyerang.

Lantas apa sebenarnya penyebab dari kondisi ini? Bagaimana penyebarannya? Seperti apa saja gejalanya dan bagaimana penanganannya? Nah, pada artikel dibawah ini kita akan kupas lebih dalam dan mempelajari seperti apa penyakit scabies pada manusia dan mengetahui bagaimana pengobatannya yang mana diharapkan agar penyakit yang menimbulkan gatal beramai-ramai ini bisa segera dikenali dan diobati dengan baik sehingga penyebarannya bisa diminimalisir.

Apa Itu Penyakit Scabies (Kudis)?

Penyakit kudis atau scabies adalah penyakit gatal yang menyerang bagian kulit yang penyebabnya acap kali disebabkan oleh tungau atau kutu kecil yang disebut dengan Sarcoptes scabies varian hominis. Pada penderita yang terserang dengan penyakit ini umumnya mereka akan mulai mengalami beberapa gejala yang menganggu seperti halnya gatal, terutama kondisi ini akan dialami pada malam hari dan mudah menular melalui kontak langsung atau tidak langsung bersama dengan orang yang sehat.

Penyakit scabies banyak diderita di masyarakat kita, maka tak heran bila banyak orang menyebut penyakit ini dengan banyak sebutan seperti gudik (gudikan), kudis (kudisan), gatal agogo, budukan dan lain sebagainya.

Mengingat kondisinya tidak hanya terjadi pada si penderita saja dan penularannya yang cukup cepat, maka sebaiknya saat anda mulai mengalami beberapa gejala dari scabies, segera konsultasikan masalah tersebut ke dokter agar anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begini penularan dari penyakit ini akan sedikitnya bisa dicegah serta tubuh anda pun dapat dihindarkan dari kemungkinan terburuk penyakit yang satu ini.


Apa Penyebab Scabies?

 

Sebagaimana telah kita bahas diatas bahwa penyakit ini penyebabnya dipengaruhi sebab adanya tungau yang ukurannya kecil yang tak tampak oleh mata telanjang. Dimana tungau tersebut masuk kedalam bagian kulit dan membentuk sarangnya pada jaringan kulit.

Tungau jenis ini hanya akan nampak bila and amelihatnya menggunakan alat bantu mikroskop. Ukuran kutu (tungau) betina bisa mencapai 0,3-0,4 mm, sementara S. scabies jantan ukurannya bisa setengah lebih kecil dari ukuran betina. Bisa dibayangkan betapa kecilnya ukuran tungau-tungau tersebut yang membuat mereka akan tentunya lebih mudah masuk kedalam kulit melalui lubang pori-pori. Bila anda tidak berhati-hati atau tidak sigap dalam memperhatikan kebersihan anda, maka tungau atau kutu-kutu ini akan lebih mudah masuk kedalam tubuh dan menginfeksi kulit anda.

Tungau betina yang telah dibuahi oleh si pejantan akan masuk kedalam kulit dengan membuat lubang atau terowongan pada kulit anda, disanalah mereka akan mulai membuat sarang untuk berkembang biak dan menetaskan telurnya sekitar 40-50 butir, yang mana nantinya telur-telur tersebut akan menetasa dalam kurun waktu sekitar 3-5 hari.

Dibagian kulit luar, kutu atau tungau-tungau ini hanya akan mampu bertahan selama kurang lebih 2-3 hari saja pada suhu kamar atau ruangan yang lembab. Daerah sekitaran sarang yang terjangkiti oleh tungau tersebut kemudian akan menimbulkan rasa gatal, terutama kondisi ini akan lebih parah dialami pada malam hari, yang mana pada akhirnya akan terbentuk ruam pada bagian kulit yang terserang.

Mekanisme Penularan Scabies

Karena penyebab scabies ini dipicu sebab adanya kutu atau tungau yang bersarang dalam kulit, maka kondisi penyakit ini sifatnya menular dan perlu diketahui penularan dari penyakit ini mudah sekali terjadi. Penularan scabies dapat terjadi secara kontak langsung atau bersentuhan lewat kulit dengan kulit atau hubungan intim suami-isteri. Selain itu, bisa juga terjadi secara tidak langsung seperti misalkan melalui pakaian, handuk atau tempat tidur yang digunakan bersama-sama.

Untuk itulah, bagi anda yang sehat atau mungkin sebaliknya anda rupanya adalah seseorang yang terjangkiti dengan penyakit menular ini, maka sebaiknya hindari menggunakan pakaian atau beberapa properti yang akan memungkinkan terjadinya penularan. Sebaliknya, hindari berbagi barang-barang bersama dengan orang lain agar anda terhindar dari resiko penularan penyakit ini.


Gejala Penyakit Scabies

Penyakit kudis atau scabies memiliki masa inkubasi sekitar 30-60 hari sebelum muncul timbulnya rasa gatal atau ruam dibagian kulit. Akan tetapi bila anda pernah mengalami kondisi ini sebelumnya, maka waktu kemunculan gejala ini akan lebih cepat.

Pada anak-anak, ruam tempat tungau bersarang seringkali muncul atau menyerang bagian kulit kepala, wajah, telapak tangan, leher dan juga dibagian telapak kaki. Sementara pada orang dewasa, bagian atau area tubuh yang seringkali terserang dengan tungau diantaranya adalah dibagian sela-sela jari, pergelangan tangan, sekitaran selangkangan, siku, telapak tangan dan kaki, bokong, sekitaran organ intim dan bahkan sampai kebagian payudara dan bagian putingnya.

Tungau penyebab scabies akan terus berkembang biak didalam lapisan kulit si penderita bila tidak segera ditangani dengan baik atau bila penanganannya keliru. Perlu diketahui tungau penyebab kudis ini tahan terhadap air hangat atau bahkan dengan menggunakan sabun.

Sehingga demikian, meski anda seringkali mandi dengan meggosok seluruh tubuh dengan keras atau merasa telah bersih, kutu atau tungau ini tidak akan dapat diberantas. Penderita akan tetap membutuhkan penanganan medis untuk dapat mengatasi serangan kuman atau tungau tersebut.

Gejala yang dialami dari penyakit scabies diantaranya adalah timbul ruam dan gatal yang memburuk pada malam hari. Rasa gatal ini timbul sebab adanya rekasi alergi terhadap masuknya tungau dalam jaringan kulit. Nah, selain beberapa gejala diatas, gejala lain yang juga meliputi timbulnya kudis dalam kulit bisa juga menimbulkan beberapa gejala dibawah ini.

  • Gatal dibagian garis bra
  • Gatal dibagia irgan intim (pada pria)
  • Gatal yang timbul dibagian ketiak
  • Gatal yang timbul dibagian perut dan pusar

Kondisi kudis bukan hanya menyerang orang dewasa, remaja dan anak-anak saja. Bila tidak waspada, kondisi ini akan mungkin menyerang anak bayi sekalipun. Melihat gejala yang cukup mengkhawatirkan, anak-anak bayi tentu akan dibuat tidak nyaman dan rewel dengan kondisi yang satu ini.

Untuk itu sebaiknya cegah dengan baik kondisi ini sebelum tersebar dan menyerang anda. Sebab umumya bila satu orang dalam anggota keluarga mulai terserang dengan penyakit ini, biasanya semua orang yang ada dirumah akan ikut terserang dengan penyakit ini. Untuk itu, maka sebaiknya lebih waspada agar jangan sampai resiko mengkhawatirkan dialami oleh bayi dan anak-anak anda.


Diagnosis Penyakit Scabies

Proses diagnosis utama untuk penyakit kulit yang satu ini adalah dengan memeriksakan gejala-gejala yang dialami beserta dengan ruam yang muncul dibagian kulit sebab adanya sarang tungau yang muncul di kulit si penderita. Bila dibutuhkan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan uji tinta serta melakukan uji biopsi pada bagian kulit.

Uji tinta ini dilakukan guna mendeteksi atau mengidentifikasi keberadaan sarang tungau yang sudah masuk kedalam jaringan kulit. Adapun prosedur yang dilakukan dalam pemeriksaan uji tinta ini dilakukan dengan mengoleskan tinta pada ruam yang gatal, kemudian dibasuh dengan menggunakan kapas beralkohol. Apabila terdapat sarang tungau, maka akan terdapat sisa-sisa tinta dan terbentuk garis-garis kecil.

Bukan hanya itu, diagnosis lain yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan mengambil sedikit jaringan kulit untuk diperiksa di laboratorium. Proses ini disebut dengan biopsi kulit.

Setelah pasien dinyatakan positif terkena atau mengidap penyakit kudis, umumnya dokter akan memberikan pengobatan guna mengatasinya, yakni dengan memberikan losion atau krim. Obat-obatan jenis oles ini mengandung insektisida guna membunuh tungau penyebab kudis.

Adapun cara mengaplikasikan jenis obat-obatan tersebut dapat dilakukan dengan mengoleskannya pada bagian ruam di kuit serta daerah sekitarnya yang berada pada bagian leher ke bawah, lalu didiamkan selama sekurang-kurangnya 8 jam.

Ada beberapa contoh obat yang dapat digunakan untuk menyembuhka penyakit kudis yang dialami seperti misalkan lindane, malathion dan juga premethrin yang mana obat-obatan ini harus didapatkan dengan resep dokter agar dosisnya jelas sehingga dapat bekerja dengan efektif dalam mengobati masalah kulit yang anda alami.

Rasa gatal yang dialami bahkan masih dapat berlangsung selama beberapa minggu setelah penderita menyelesaikan pengobatan akibat adanya reaksi alergi terhadap tungau-tungau yang mati. Ketika kondisi ini anda alami, maka sebaiknya kompres dengan menggunakan air dingin dan berikan losion kalamin yang akan membantu anda mengurangi rasa gatal yang diderita.

Terutama untuk mereka yang mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya serta mengidap kudis keropeng, umumnya dokter terkadang akan juga memberikan obat telanivermectin. Apabila rasa gatal yang menyerang tidak kunjung membaik selama sekitar 2 minggu setelah anda menjalani pengobatan yang diberikan oleh dokter, atau bahkan kondisi ruam malah justru bertambah parah, maka sebaiknya anda disarankan untuk kembali menghubungi dokter.

Komplikasi Impetigo dan Kudis Keropeng

Kondisi kudis yang dialami digaruk, maka permukaan kulit tempat ruam kudis akan mengalami luka sehingga akan lebih rentan untuk si pendeirta mengalami infeksi bakteri, seperti misalkan impetigo. Infeksi kulit ini biasaya disebabkan oleh adanya paparan bakteri yang disebut dengan staphylococci dan streptococci.

Komplikasi berupa jenis kudis dengan tingkatan yang lebih parah, seringkali disebut dengan kudis keropeng, juga bisa terjadi. Ruam kudis akan berubah menjadi bersisik, membentuk koreng dengan ukuran luka yang lebih besar. Komplikasi ini umumnya dapat muncul sebab dari jumlah tungau yang sudah lebih banyak. Hanya saja, ruam ini tidak akan menimbulkan rasa gatal.

Ada beberapa kelompok orang yang lebih beresiko terhadap serangan komplikasi ini, yakni ibu hamil, manula serta orang-orang yang sedang mengalami sistem kekebalan tubuh yang menurun. Yang mana ini artinya seorang penderita HIV, orang yang menjalani kemoterapi atau menggunakan obat steroid akan lebih beresiko terhadap kondisi ini.


Tips Bagaimana Mengobati Scabies (Kudis/Gudik) dengan Tuntas

Penderita yang tinggal bersama dengan orang lain dalam satu rumah atau satu tempat harus diobati secara bersamaan. Hal ini dilakukan guna memutus rantai penularan. Untuk itu, sebaiknya tidak ada salahnya beramai-ramai pergi ke dokter untuk memeriksa kondisi anda dan mengobati masalah tersebut. Apalagi bila dirumah anda terdapat anak-anak atau bayi yang masih sangat kecil.

Bersihkan semua pakaian, seprai dan handuk yang digunakan dalam 3 hari sebelum memulai pengobatan. Gunakan air panas pada bilasan terakhir sebelum anda menjemur perlengkapan tersebut.

Bersihkan dengan hati-hati tempat tidur anda, sofa, ruangan atau kamar yang sebelumnya digunakan oleh si penderita kuis atau gudik.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dijelaskan dari penyakit scabies yakni penyakit kudis atau gudik. Seoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. 

Penyebab Kutu Air dan Cara Penanganannya

Gangguan kulit yang menyerang seseorang seringkali menjadi masalah yang menjengkelkan.

Betapa tidak, kulit adalah bagian terbesar dan terluar dari tubuh yang memiliki fungsi untuk menutupi semua organ yang ada dalam tubuh. Oleh karenanya, kulit menjadi bagian yang cukup penting dari semua bagian tubuh.

Sayangnya, fungsinya yang menjadi bagian paling luar dari tubuh inilah yang seringkali menimbulkan banyak masalah pada bagian kulit. Selain itu, kulit pun memiliki peranan penting dalam menjaga estetika keindahan tubuh seseorang. Bisa dibayangkan bila tubuh anda tidak dilapisi dengan kulit atau bagian kulit yang dihinggapi dengan masalah. Tentu saja, kondisi ini akan membuat anda risau dan panik dengan masalah yang menyerang anda.

Ya, bukan hanya sehat, kulit yang mulus adalah dambaan untuk semua orang, tak terkecuali dengan para kaum pria. Lewat kulit yang mulus, predikat menawan akan dengan mudah didapatkan oleh seseorang. Dengan demikianlah tak heran bila banyak orang akan melakukan segala hal untuk bisa mendapatkan kulit indah seperti yang telah diimpikan.

Sayangnya, meski sudah dijaga dan dirawat dengan baik dan penuh perhatian, masalah seringkali mengintai dan datang tanpa permisi. Akibatnya seringkali kita kecolongan dengan timbulnya masalah dibagian kulit dengan begitu tiba-tiba. Masalah inilah yang seringkali membuat sebagian orang kaget dan risau dibuatnya.

Oleh karenanya tidak heran bila banyak orang akan langsung dengan siaga menghubungi dokter kulit atau tim kecantikan kulit mereka dengan segera agar masalah yang saat ini tengah mereka hadapi bisa diselesaikan dengan lebih mudah.

Ada cukup banyak permasalahan yang mungkin datang dan menyerang kulit anda. Dari sekian banyak permasalah tersebut, kutu air adalah salah satu masalah gangguan kulit yang paling sering dijumpai. Terutama pada ibu rumah tangga yang hampir sebagian besar waktunya dihabiskan didapur untuk memasak dan mencuci. Kegiatan inilah yang menjadi satu dari sekian banyak faktor yang membuat kutu air bisa muncul dan menyerang mereka.

Untuk sebagian ibu rumah tangga, permasalah kulit yang satu ini bukan hanya mengganggu keindahan dan kecantikan kulit mereka. Namun pada gilirannya kutu air yang sudah menjalar dan menyerang bagian kaki dan tangan, akan tentu saja membuat aktivitas dan rutinitas yang biasa dijalankan sehari-hari menjadi terbatas.

Atau bahkan ada pula sebagian kasus yang dijumpai dimana ibu-ibu rumah tangga yang menderita kutu air terpaksa harus menghentikan kegiatan dan rutinitasnya karena kutu air yang diderita sudah begitu parah sehingga mereka disarankan oleh dokter untuk jangan dulu terlibat dengan kegiatan di air yang akan membuat kulit mereka lembab dan perkembang biakan kutu air akan semakin parah.

Bila sudah begini, apalah bisa dikata selain dari menerima keadaan dengan terpaksa. Mereka tentu saja tidak akan dapat memenuhi kewajibannya melayani anak-anak dan suaminya pada saat mereka harus menyiapkan makan dan mengurus anak-anaknya.

Kondisi seperti ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri untuk para ibu dirumah. Sebab kegiatan mengurus rumah tangga yang terkendala akan mempengaruhi yang lainnya. Bila sudah begini maka mungkin penting sekali dilakukan cara agar bagaimana kutu air yang diderita oleh banyak pasien bisa segera diobati.

Selain itu, kepedulian seseorang terhadap kondisi kesehatannya adalah hal penting yang harus dipupuk sejak dini. Sebab pada sebagian kasus, tidak sedikit orang yang menderita kutu air mengabaikan kondisi yang mereka alami dengan alasan bahwa kondisi tersebut adalah hal yang biasa dan bukanlah kondisi yang berbahaya.

Selain itu, anggapan bahwa kondisi kutu air adalah bagian dari resiko sebagai ibu rumah tangga sepertinya harus diluruskan dan diperbaiki. Setiap penyakit yang timbul memang menjadi bagian dari resiko sebuah gaya hidup yang dilakukan. Akan tetapi, membiarkan demikian sebuah penyakit yang menyerang tentu bukanlah tindakan yang bijak. Sebab sebarapa besar atau kecilnya sebuah masalah akan besar dampaknya apabila tidak segera diatasi dari sejak dini.

Demikian pula dengan kutu air yang menyerang seseorang. Nah, sebelum membahas lebih jauh tentang bagaimana penanganan terhadap kutu air, mari kita simak terlebih dahulu apa itu kutu air, apa saja penyebabnya, bagaimana gejalanya dan seperti apa penangananya dibawah ini.

kutu air


Kutu Air

Kutu air adalah infeksi menular dan dapat menyebabkan ruam, kulit pecah-pecah, gatal-gatal, mengelupas dan bahkan dapat menyebabkan nyeri dibagian kaki. Dengan mengetahui penyebab kutu air, serta cara penanganan terhadap kutu air diharapkan akan membantu anda mengatasi masalah yang satu ini.

Kutu air adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur, maka dari itu kondisi ini disebut pula dengan "tinea pedis". Kuman dan bakteri memang lazim tumbuh dan hidup dibagian kulit kita dan biasanya kondisi ini tidak menimbulkan masalah. Akan tetapi terkadang, jamur ini menyerang kulit dan dapat menyebabkan infeksi timbul dibagian tersebut.

Beberapa faktor yang menyebabkan jamur berkembang biak dengan berlebihan dan akhirnya kondisi ini dapat menginfeksi bagian kulit, yakni jamur ini cenderung senang dengan lingkungan kulit yang lembab, hangat dan juga pengap. Dengan demikianlah kutu air sering kita jumpai dibagian sela-sela jari kaki.

Infeksi jamur yang menyebabkan kutu air dapat menyerang siapa saja yang seringkali berjalan atau melakukan aktivitas dengan melibatkan kaki namun tidak mengenakan alas kaki. Seperti misalkan berjalan di lantai yang basah atau lembab, yakni kamar mandi atau ruang ganti.

Gejala Kutu Air

Sebelum kondisi kutu air menjalar menjadi kondisi yang besar dan menyebabkan serangkaian gangguan kulit yang cukup menyiksa. Kondisi ini selalu muncul dengan ditandai beberapa hal. Nah, untuk anda yang mungkin penasaran seperti apa saja gejala-gejala yang dimunculkan pada saat kutu air akan menyerang, mari simak dibawah ini.

  • Kuku menjadi tebal dan mungkin berubah warna
  • Jika sudah demikian biasanya akan terasa perih, nyeri, terutama ketika kena air
  • Kulit tampak kemerahan dan gatal
  • Lepuh pada kaki bisa berkerak atau menjadi borok
  • Kulit kaki atau telapak kaki retak, mengelupas sering terdapat pada sela-sela antar jari kaki atau lipatan jari kaki. 

Kutu air juga dapa menyebar ke bagian telapak kaki, ketiak, pangkal paha dan bagian tangan terutama bila anda menggaruk daerah yang terinfeksi dan kemudian menyentuh bagian lain. Maka demikian bagian tersebut akan lebih mudah terinfeksi. Untuk itu, maka sebaiknya hindari menggaruk bagian yang terkena kutu air, apalagi pada saat yang bersamaan anda meletakan tangan atau jari-jari yang digunakan untuk menggaruk lalu menempatkannya pada bagian lain ditubuh anda.


Penyebab Kutu Air

Jamur adalah penyebab kutu air yang paling umum. Adapun jenis yang menginfeksi kulit dan menimbulkan kutu air adalah jamur yang sama yang menjadi penyebab kurap. Seseorang akan lebih sering terserang  dan terkena kutu air apabila mereka cenderung mengenakan kaus kaki yang basah atau lembab pada saat bekerja.

Kondisi lembab dibagian kaki dan tertutupi dengan kulit pada sepatu, akan membuat jamur lebih mudah berkembang biak dan akibatnya menginfeksi bagian kaki dengan lebih cepat. Resiko lain yang dapat meningkatkan kondisi kutu air menyerang adalah ketika berkeringat banyak, memakai sepatu plastik berlapis atau mengalami cedera kuku dan kulit.

Penyebaran kutu air akan dapat terjadi dengan mudah dan cepat. Seseorang yang tidak mengalami masalah jamur dan kutu air bisa saja terkena kutu air dengan mudah pada saat ia menginjakan kakinya bersama dengan penderita kutu air dengan media yang sama seperti air. Misalkan, seseorang yang sudah memiliki kutu air dan lantas orang tersebut berjalan tanpa mengenakan alas kaki, maka orang lain pun akan dapat terinfeksi dengan jamur yang menyebar sebab ia pun berjalan dengan tanpa mengenakan alas kaki pada lantai yang sudah terkontaminasi.

Dengan demikian pula, apabila anda mengenakan kaus kaki, handuk atau sprei bersama dengan penderita kutu air, maka bukan tidak mungkin anda akan dengan mudah terinfeksi dengan jamur penyebab kutu air.

Cara Mengobati Kutu Air

Selain beberapa gejala seperti gatal, ruam pada kaki dan kaki yang pecah-pecah. Bau tidak sedap pun seirngkali menjadi hal yang mengganggu dari dampak kutu air yang dialami. Kondisi inilah yang akan pula membuat seseorang merasa tidak nyaman dengan kondisi kutu air yang dialaminya.

Kutu air yang tidak kunjung diobati akan dapat menyebar kebagian tubuh lainnya. Untuk itulah penting sekali mengatahui cara tentang bagaimana menangani dan mengobati kutu air yang dialami saat ini. Sebenarnya ada cukup banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kutu air, mulai dari melakukan perawatan sederhana dirumah, diatasi dengan jalan obat-obatan yang banyak dijual bebas di apotek sampai dengan menyerahkan metode pengobatan ke dokter. Untuk mengetahui apa saja pengobatan yang dapat dilakukan untuk penderita kutu air, maka mari simak beberapa hal dibawah ini.

Pengobatan Kutu Air Dirumah

Beberapa cara yang dapat dilakukan dirumah untuk pengobatan kutu air umumnya adalah metode yang melibatkan pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita. Untuk mengetahui bahan apa saja yang bisa digunakan mari simak dibawah ini.

  • Air Garam

Bahan yang satu ini adalah bahan yang mudah ditemui dan dibuat dirumah dengan sederhana. Garam adalah bumbu masakan umum yang hampir semua orang memilikinya didapur. Selain sebagai bumbu penambah rasa, bahan yang satu ini pun ampuh dalam membunuh jamur penyebab kutu air yang menjengkelkan.

Kandungan zat anti-jamur yang terkandung dalam garam membuatnya menjadi bahan sederhana yang ampuh mengatasi kutu air. Selain itu, sifat antibakteri yang dimiliki oleh garam akan membuat kutu air yang menyerang bagian tubuh akan efektif diatasi dengan bahan yang satu ini.

Untuk menggunakan garam sebagai obat anti jamur anda bisa melakukannya dengan menyiapkan sebanyak satu baskom atau satu ember air hangat, sebaiknya tidak terlalu dingin. Setelah itu masukkan sebanya 4-5 sendok makan garam kedalam air tersebut dan aduk-aduk sampai semua bahan tercampur secara merata. Kemudian masukkan bagian tubuh yang terserang kutu air kedalamnya, seperti misalkan merendam kaki dan tunggu selama kurang lebih 15-20 menit saja.

Bila metode ini dilakukan secara rutin dan teratur, maka khasiat dari air garam sebagai pembunuh kutu air akan bisa anda rasakan.

  • Bawang Putih

Satu lagi bumbu dapur yang rupanya cukup efektif menjadi obat kutu air, yakni bawang putih. Kandungan yang banyak dan manfaat yang besar dalam bawang putih membuatnya tidak hanya ampuh dijadikan obat anti kutu air, namun juga ampuh dalam mengatasi beberaa penyakit. Sementara itu, kandungan antibiotik yang ada didalam bawang putih membuatnya amat baik untuk dijadikan obat anti kutu air dan dapat bekerja dalam membasmi jamur dan kuman dengan baik.

Cara kerjanya adalah dengan mengiris bawang putih dan gosok-gosokan pada bagian area kaki yang terserang dengan kutu air. Lakukan cara ini dengan berulang dan gunakan dengan rutin sampai kutu air menghilang. Selain itu, hindari terlalu banyak berada di air apalagi tidak menggunakan alas kaki yang akan memperparah kutu air yang dirasakan.

  • Rendam Kaki

Cara lain yang sederhana dan dapat dilakukan dirumah adalah dengan merendam bagian kaki yang terkena dengan kutu air yakni dengan menambahkan minyak pohon teh kedalam air rendaman. Lalu campur pula air tersebut dengan menggunakan garam dapur. Bahan yang satu ini akan dapat membantu membunuh dan mencegah penyebaran jamur penyebab kutu air kebagian tubuh lainnya.

Cara yang bisa dilakukan untuk merendam kaki dengan bahan diatas adalah dengan mengisi bak dengan menggunakan air hangat. Lalu masukkan kedalam air sebanyak 3 sendok makan garam dan juga 1 sendok makan minyak pohon teh.

Setelah direndam, gunakan batu apung untuk menghilangkan kulit mati dan kapalan pada kaki. Hati-hati pada saat menghapus bagian kulit yang bersisik yang ada dibagain sekitar kuku kaki dan diantara jari kaki. Lakukan metode ini dengan lembut agar jangan sampai kulit anda terluka.

Setelah selesai, silahkan keringkan bagian kaki dengan menggunakan handuk dan lap dengan menggunakan lap bersih yang kering.


Pengobatan Kutu Air dengan Obat

Saat ini sudah banyak obat-obatan yang dijual bebas di apotek tanpa harus menggunakan resep dari dokter beberapa jenis obat yang bisa dikenakan adalah obat anti jamur atau dengan menggunakan hidrokortison.

Untuk menggunakan obat-obatan pada bagian kutu air bisa dilakukan dengan mencuci bersih bagian kaki dan lap dengan menggunakan handuk yang lembut sampai kering. Setelah itu, oleskan salep yang dibeli dari apotek pada bagian kulit yang terkena kutu air.

Selain itu, aplikasikan salep sekitar 3 cm pada kulit normal yang ada disekitarnya, agar penyebaran jamur dan bakteri tidak menjalar terlalu jauh hingga kebagian tubuh yang lainnya.

Pada saat mengaplikasikan bahan in sebaiknya pastikan tangan anda bersih. Tangan yang kotor atau tercemar malah akan memperburuk kondisi kutu air yang dirasakan.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mengobati kutu air. Kondisi kutu air yang menyerang bagian kaki seringkali menjadi gangguan yang begitu menyiksa. Belum lagi, kondisi ini seringkali membuat bagian kulit menjadi rusak. Akibatnya kita seringkali merasa tidak percaya diri pada saat berkumpul bersama dengan orang lain dalam keadaan kaki atau tangan yang terbuka.

Dengan demikianlah, mencari solusi bagaimana mengatasi kutu air agar segera sembuh dan hilang adalah hal yang penting untuk dilakukan sejak dini. Demikian, semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa menambah ilmu dan wawasan kita semua. Sampia jumpa pada pembahasan yang lainnya. 

Penyebab Kutil, Gejala dan Cara Menanganinya

Mendengar nama kutil, anda mungkin sudah cukup familiar dengan nama penyakit yang satu ini.

Ya, penyakit yang timbul dibagian kulit dengan munculnya benjolan kecil seperti terdapat rongga akar didalamnya ini, adalah sebuah penyakit kulit yang mengganggu. Bukan karena tingkat kesakitannya yang besar yang dapat dirasakan oleh si penderita, karena pada dasarnya gangguan kulit yang satu ini tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan seperti pada penyakit kulit lainnnya. Akan tetapi, daerah yang diserang pada bagian tubuh yang seringkali dihinggapi oleh kutil adalah bagian-bagian yang terlihat dan terbuka. Sehingga demikian, ketika bagian ini biasa anda perlihatkan, namun dengan tumbuhnya kutil dibagian tersebut maka mungkin anda akan merasa enggan untuk tampil terbuka dengan percaya diri yang besar.

Sebaliknya, kondisi ini mungkin akan membuat anda terpaksa menutup bagian tersebut dan mengurungkan niatan anda untuk memakai pakaian indah dengan memperlihatkan lengan yang terbuka atau pada saat mengenakan alas kaki yang terbuka. Pada akhirnya kondisi ini akan tentu saja membatasi anda pada saat bersama dengan orang lain.

Nah, kondisi ini tentu saja tidak diinginkan oleh siapa saja bukan? Terlebih lagi, orang-orang yang menderita kutil kerap kali mendapatkan pandangan yang buruk dari orang lain perihal kepiawaiannya dalam menjaga kebersihan kulit. Mereka yang tubuhnya ditumbuhi dengan kutil, seringkali dianggap tidak bersih dan tidak pintar dalam menjaga kesehatannya.

Meskipun anggapan ini tidak selamanya dibenarkan, karena sebagian besar penyakit kulit tidak melulu disebabkan oleh faktor tersebut. Akan tetapi, anggapan ini sudah terlanjur melekat pada diri masayarakat. Sehingga mau tidak mau, kitalah yang harus mampu mencegah dan melakukan upaya agar terhindar dari ancaman kutil yang sewaktu-waktu bisa menyerang kapan saja.

Tumbuhnya kutil seringkali menyerang beberapa bagian tubuh yang terbuka seperti halnya pada tangan, jari-jari kaki dan tangan, kaki dan bagian lainnya. Kondisi ini bila terjadi pada anda, khususnya untuk para wanita, maka mungkin akan menjadi mimpi buruk. Apalagi kulit yang dimilikinya adalah kulit mulus yang didapatnya dengan banyak pengorbanan dan kerja keras.

penyebab kutil gejala

Tak terbayangkan rasanya saat anda sudah bekerja dan mati-matian untuk mendapatkan kulit yang indah dan mulus, namun seketika tanda-tanda kutil menyerang dan tumbuh benjolan dibagian tersebut, maka mungkin anda akan panik dengan kondisi yang seperti ini.

Nah, bila sudah begini seseorang mungkin akan kelabakan mencari cara bagaimana mengatasi masalah kutil yang menyerangnya saat ini. Mesi sebagian besar orang sudah paham betul bagaimana mengatasi kutil yang menyerang sehingga dapat dihilangkan, akan tetapi sebagian lain rupanya masih kebingungan menangani timbulnya benjolan-benjolan kecil yang ada pada tubuhnya. Alhasil, kesalahan penanganan ini seringkali menimbulkan masalah dan malah ada yang sampai kutil tersebut menjalar kebagian tubuh lainnya dengan cepat.

Untuk itulah, sebelum kita bahas lebih jauh mengenai apa penyebab kutil, bagaimana gejalanya dan seperti apa penangannya. Terlebih dahulu mari kita samakan persepsi kita mengenai apa itu kutil dibawah ini.


Apa Itu Kutil?

Kutil adalah sebuah gangguan kulit yang terjadi akibat adanya benjolan yang timbul dibagian permukaan kulit. Benjolan ini adalah sejenis tumor jinak yag menyerang bagian kulit. Adapun penyebab timbulnya kutil bisa menyerang adalah karena adanya virus yang menginfeksi yakni virus Human Papilloma Virus (HPV).

Infeksi kulit ini dapat menular pada orang lain atau pada diri sendiri dan penyebarannya terbilang cukup mudah apabila bersentuhan secara langsung dengan kulit yang terinfeksi. Terlebih lagi apabila orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, maka peluang untuk tertular dengan jenis penyakit kulit ini akan lebih besar.

Selain orang-orang dengan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh yang rendah, anak-anak dan remaja pun beresiko meningkatkan penyebaran kutil dengan lebih rentan.

Virus yang menyerang lapisan kulit ini membuat produksi keratin atau protein keras menjadi meningkat pesat sehingga melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Perlu diketahui, kelebihan keratin yang ada dalam bagian kulit yang menumpuk pada beberapa bagian lapisan kulit akan terbentuk menjadi kutil.

Kondisi gangguan kulit yang satu ini memang dapat dihilangkan dalam beberapa bulan, akan tetapi ada pula penderita yang mengalami kondisi ini sampai bertahun-tahun lamanya. Menggunakan barang-barang pribadi secara bergantian seperti misalkan handuk, pisau cukur dan lain sebagainya akan memberikan peluang lebih besar untuk tertular dengan kutil.

Siapa saja beresiko terkena dengan kutil, tak perduli usia, ras atau suku bangsa semua orang akan dapat beresiko terkena dengan gangguan kulit yang satu ini. Akan tetapi, resiko penyakit ini lebih banyak dijumpai pada anak-anak dan remaja dibandingkan dengan orang dewasa. Penyebaran kutil bisa tumbuh pada beberpa organ tertentu dalam tubuh, akan tetapi bagian yang lebih rentan terkena dengan gangguan ini diantaranya adalah tangan, kaki, wajah dan bahkan ada pula kutil yang tumbuh dibagian genital (kelamin).

Gejala Timbulnya Kutil

Sama halnya dengan penyakit lainnya yang menyerang tubuh, sebuah penyakit akan timbul dan menyerang dengan munculnya tanda-tanda sebelum penyakit tersebut berubah menjadi penyakit berbahaya yang harus segera mendapatkan pertolongan. Begitu pula halnya dengan kutil, sebelum gangguan ini timbul pada kulit dan berubah menjadi benjolan yang membesar, ada tanda-tanda atau ciri yang mengawali tumbuhnya kutil pada kulit.

Ketika kutil hendak tumbuh, pada umumnya bentuk kutil menonjol keatas seperti bulatan yang memiliki permukaan kulit yang kasar, kendati demikian adapula kutil yang berbentuk pipih atau tertekan ke dalam kulit. Diameter kutil umumya bisa berkisar antara 0,1 sampai dengan 1 sentimeter dan terletak pada bagian-bagian tubuh tertentu seperti halnya kaki, jari, wajah dan juga bagian tangan.

Ada kutil yang menimbulkan perasaan sakit dan adapula kutil yang tidak menimbulkan perasaan sakit yang berlebihan.

Kutil merupakan sebuah kondisi gangguan kulit yang tidak bersifat kanker dan mudah dikenali hanya dengan melihatnya secara langsung. Hal tersebut dikarenakan tampilannya yang khas. Dengan demikian akan cukup mudah untuk seseorang mengenali timbulnya kutil pada bagian kulitnya.

Meskipun kondisi ini umumnya tidak berbahaya, akan tetapi tetap saja hal ini akan mampu merusak keindahan tubuh seseorang, terutama bila daerah tubuh yang diserang dengan kondisi ini adalah bagian yang terbuka seperti halnya wajah. Kondisi ini tentu saja akan menghilangkan nilai estetika pada wajah anda sehingga rasanya akan kurang enak untuk dipandang. Untuk itulah, penting sekali segera melakukan penanganan terhadap kondisi ini.

Ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi tersebut. Baik dengan melakukan perawatan dirumah atau dengan melakukan pengobatan dengan cara medis. Akan tetapi pada umumnya, pengobatan yang dilakukan akan bergantung pada jenis kutil yang dialami. Untuk itu, mari kita simak terlebih dahulu jenis-jenis kutil yang perlu diketahui.


Jenis-Jenis Kutil

Kutil Datar

Jenis kutil yang satu ini penyebabnya dipicu akibat infeksi virus jenis HPV tipe 3 dan 10. Yakni yang berbentuk papula keratosis minimal. Dan sedikit agak meninggi yang biasanya ukurannya kurang lebih mencapai 3 mm. Sementara itu, warna yang mungkin ditimbulkan dari jenis kutil yang satu ini sebenarnya cukup bervariasi dari warna merah muda sampai dengan warna kecokltan.

Selain itu, umumnya jenis kutil yang satu ini biasanya muncul secara profus dibagian wajah, lengan, dorsum tangan dan juga pada bagian lutut.

Dan penyebaran dari lesi multipel yang terjadi sepanjang garis trauma kulit yang merupakan suatu tanda diagnostik yang berguna. Lesi ini bisa saja menyebar kedaerah janggut dan juga kedaerah kulit kepala.

Kutil Genital

Kutil jenis ini penyebarannya dibagian kelamin dan penyebabnya adalah dipicu akibat adanya serangan virus HPV tipe 6, 11, 16 dan juga 18. Dan umumnya kondisi ini terjadi akibat perilaku seks bebas yang biasanya dilakukan oleh si penderita.

Kutil jenis ini harus segera ditangani oleh tim medis, sebab umumnya kondisi ini berbahaya dan dapat menyebabkan penyumbatan matus uretra atau juga introitus vagina, karena letaknya dibagian lipatan, lesi ini bisa menjadi basah dan tergesek.

Kutil Plantar

Jenis kutil yang satu ini akibatnya disebabkan oleh adanya virus jenis HPV tipe 1 dan baisanya timbul warna kemerahan dibagian permukaan telapak kaki. Karena adanya tekanan berat yang membuat bagian ini tertekan dengan beban yang berat yang terjadi secara berkala. Selain itu, jenis kutil yang satu ini kemungkinan dapat menimbulkan perasaan sakit yang cukup luar biasa.

Pengobatan Kutil

Meski sebagian besar kasus kutil dibiarkan membaik degan sendirinya, akan tetapi pengobatan tetap harus dilakukan apabila kutil telah menyebar kebagian tubuh lainnya, mulai menimbulkan perasaan sakit dan menyebabkan pendarahan yang besar. Kondisi-kondisi seperti ini umumnya dapat menimbulkan infeksi dan menjadi indikasi bahwa terjadi sesuatu dengan penyakit kutil yang dialami oleh anda. Untuk itu, sebaiknya periksakan dan konsultasikan kondisi ini pada tim medis.

Pada dasarnya, cepat atau lambatnya penyembuhan kutil yang menyerang seorang penderita akan tergantung kepada kemampuan sistem kekebalan tubuhnya itu sendiri. Sebagian besar kutil akan dapat hilang dengan sendirinya tanpa harus mendapatkan pengobatan intens atau diberikan obat-obatan dari resep dokter. Penyembuhan ini umumnya akan dapat berjalan dalam rentan sampai waktu dua tahun lamanya.

Sebelum pergi ke dokter, ada baiknya terlebih dahulu lakukan penanganan sederhana yang bisa dilakukan dirumah. Pengobatan kutil sendiri umumnya dapat dilakukan seperti memberikan perekat atau obat kutil yang mengandung asam salisilat yang dapat digunakan tanpa harus menggunakan resep dokter.

Selain itu, cara lain yang dapat dilakukan untuk mengobati kutil adalah dengan menghindari penularannya. Jangan coba-coba memegang kutil sendiri atau orang lain karena penasaran. Jangan pula memakai barang-barang miliki pribadi dan berbaginya dengan orang lain, bila berjalan di tempat yang lembap atau basah, sebaiknya upayakan menggunakan alas kaki.

Jagalah kesehatan diri terhadap iritasi dibagian telapak kaki seperti halnya tergores atau terluka. Bila terjadi, upayakan untuk mendapatkan perawatan dengan segara karena akan memudahkan virus masuk dibagian kulit yang terititasi.

Kulit juga sebenarnya bisa dihilangkan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada dilingkungan sekitar kita, seperti misalnya dengan menggunakan cuka. Bahan masakan yang satu ini digadang-gadang mampu menghilangkan benjolan kutil yang dialami. Cuka memiliki kandungan bahan yang dapat merusak jaringan pertumbuhan kutil dan menghentikan penyebarannya. Hanya dengan meneteskan cuka pada kapas dan mengoleskannya pada bagian permukaan kutil, lalu diamkan selama kurang lebih 2-4 minggu saja kutil akan dapat menghilang dan melepas dengan akar-akarnya.

Bahan lain yang juga dapat digunakan untuk menghilangkan kutil adalah sabun colek dan deterjen. Kedua bahan ini hanya perlu dicampurkan dengan takaran perbandingan 1:1. Ketika dioleskan dengan menggunakan korek kuping kapas diharapkan kutil akan dapat mengering dan akhirnya bisa lepas dengan sendirinya.

Bukan hanya bahan tersebut, daun dewa pun dapat menghancurkan jaringan pertumbuhan kutil dan menghancurkannya dengan lebih alami. Begitu pula dengan biji jali, bahan ini bisa digunakan dengan merebus sebanyak 6 gelas air dan dikonsumsi sebanyak 2 gelas dalam 1 hari. Untuk melakukan cara-cara alami yang bisa dijalankan dirumah, ada baiknya anda melakukannya dengan rutin. Agar manfaat dari bahan-bahan tersebut bisa lebih efektif dirasakan.


Pengobatan Kutil Oleh Tim Medis

Pada saat anda memutuskan untuk megobati kutil dengan bantuan tim medis, maka umumnya ada beberapa cara yang akan dilakukan oleh dokter. Selain itu, dokter akan memberikan anda beberapa pertanyaan guna memperkuat diagnosis yang akan diberikan. Berikut ini ada beberapa hal yang akan dilakukan ketika mengobati kutil ke dokter:

Pada tahapan awal, dokter akan menanyakan anda mengenai gejala-gejala lain yang mungkin dialami pada kutil yang tumbuh dibagian tubuh. Seperti misalkan apakah kutil yang dialami menimbulkan rasa sakit, gatal atau gejala lainnya. Pertanyaan ini dibuat guna menentukan jenis dan penyebab kutil yang dialami.

Pengobatan yang akan dilakukan umumnya akan tergantung dari letak, jenis dan juga berat serta sudah berapa lamakah kutil yang diderita oleh si pasien.

Pada veruka vulgarin, umumnya kutil akan dapat sembuh dengan sendirinya selama kurun waktu 2 tahun. Meskipun kemungkinannya kecil, dokter bisa saja meawarkan anda metode pengobatan yang lebih cepat dengan cara pengangkatan kutil yang diderita.

Untuk membantu mempercepat pengobatan terhadap kutil agar benjolan yang dialami bisa cepat menghilang, maka metode yang aman dan cepat yang akan dilakukan adalah dengan memberikan larutan yang dioleskan pada bagian kutil kemudian ditutup dengan plester yang memiliki kandungan asam salisilat serta asam laktat guna membunuh jaringan kutil agar tidak menyebar dan tumbuh menjadi lebih besar ukurannya.

Selain itu, biasanya kutil akan dapat dibekukan dengan menggunakan cairan nitrogen dan pembekuan ini biasanya dilakukan secara berulang-ulang guna seluruh kutil dapat menghilang secara keseluruhan.

Bukan hanya itu, pengobatan lain yang dilakukan oleh tim medis adalah elektrodesikasi atau pengobatan dengan menggunakan sinar laser yang bertujuan untuk menghancurkan jaringan kutil. Akan tetapi metode pengobatan ini dapat mengakibatkan terbentuknya jaringan parut pada kulit.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dijelaskan dari gangguan penyakit kulit kutil. Pada dasarnya gangguan penyakit ini akan membuat si pendrita tidak nyaman dengan kondisi yang dialami. Untuk itulah, pengobatan yang lebih cepat akan membuat kondisi si pasien menjadi lebih baik. Kutil memang dapat sembuh dengan sendirinya, akan tetapi bila kondisi ini sudah menjalar dan menyebar sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan tim medis atau dokter. Dengan begini, penganan yang lebih tepat terhadap penyakit kutil akan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Semoga artikel ini memberikan cukup informasi dan bermanfaat untuk anda dan kita semua. 

Ketahui Cara Mencegah Mata Ikan yang Menyakitkan

Timbulnya mata ikan dibagian tertentu pada tubuh seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman.

Rasa sakit dan ngilu yang ditimbulkan dari kondisi gangguan kulit ini terkadang membuat si penderita merasa risih. Belum lagi, kemunculannya dibeberapa bagian yang terlihat pada tubuh, membuat hampir sebagian besar orang tak percaya diri dengan kondisi ini. Akibatnya mereka yang menderita mata ikan baik dibagian kaki atau tangan akan mengalami krisis percaya diri pada saat mengenakan alas kaki yang terbuka, akhirnya dengan terpaksa mereka akan menutup bagian tersebut untuk menyembunyikannya.

Padahal, kondisi ini malah akan semakin memperparah penyakit mata ikan yang diderita. Bagian kulit yang terkena mata ikan dan seringkali tertutup akan membuat bagian tersebut menjadi lembab. Akibatnya kuman dan bakteri akan lebih mudah berkembang biak dibagian tersebut dan akhirnya akan timbul infeksi yang menjalar menjadi penyakit lainnya.

Kondisi inilah yang membuat mata ikan harus segera ditangani. Bukan hanya karena penampilannya yang akan mengurangi estetika keindahan kulit, namun juga perasaan nyeri yang ditimbulkan dari kondisi ini akan membuat si penderita kepayahan menahan rasa sakit. Alhasil orang-orang yang menderita mata ikan akan mungkin membuat mereka menjadi lambat dalam melakukan rutinitas kesehariannya. Sementara itu untuk mereka para pekerja, hal ini akan berpengaruh pada menurunnya tingkat produktivitasnya.

Mengetahui cara pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit mata ikan adalah hal yang penting dilakukan. Karena ini adalah satu-satunya solusi yang akan menyelamatkan anda dari rasa sakit dan krisis percaya diri yang saat ini dialami. Akan tetapi sebelum itu, sebaiknya kita pahami lebih jauh tentang apa itu mata ikan, penyebab dan gejalanya. Simak beberapa penjelasan dibawah ini.

mencegah mata ikan2


 

Penyakit Mata Ikan

Mata ikan atau dalam bahasa medis disebut dengan clavus adalah sebuah penyakit gangguan kulit yang timbul pada beberapa bagian tertentu dalam tubuh, seperti bagian kaki dan tangan. Penyakit ini timbul sebab dari adanya infeksi virus Human Papilomavirus (HPV). Perlu diketahui jenis virus ini biasanya menyerang bagian permukaan kulit pada bagian tumit, kaki, telapak dan jari-jari tangan.

Selain itu, ada dua jenis virus yang menyerang pada tubuh saat kondisi mata ikan terjadi, yakni virus HPV-1 dan HPV-2. Dimana virus HPV-1 adalah virus yang menjadi penyebab timbulnya mata ikan dibagian kaki, sementara untuk HPV-2 adalah virus yang menyerang bagian tangan.

Penyakit yang satu ini sebenarnya tidak berbahaya, akan tetapi demikian, perasaan nyeri dan tidak nyaman yang ditimbulkan dari penyakit ini membaut seseorang perlu sekali melakukan tindakan pengobatan untuk menghilangkan mata ikan yang diderita.

Selain itu, penyakit mata ikan adalah penyakit yang menyebabkan penebalan dan pengerasan dibagian kulit yang diserangnya. Dengan demikian kondisi ini akan membuat bagian kulit yang terkena mata ikan akan terlihat kurang enak untuk dipandang.

Selain itu, untuk mereka yang menderita penyakit mata ikan dan adalah seorang penderita diabetes, maka penanganan terhadap penyakit yang satu ini haruslah menjadi hal yang utama. Sebab pada orang dengan riwayat penyakit tersebut, mata ikan yang muncul bisa disebabkan oleh adanya kelainan pembuluh darah. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter pada saat memutuskan untuk mengobati mata ikan yang diderita.

Penyebab Penyakit Mata Ikan

Selain beberapa hal diatas berikut adalah beberapa hal yang dapat memicu timbulnya mata ikan pada tubuh:

  • Kebersihan yang kurang terjaga dengan baik, seperti sepatu yang kotor atau lembap
  • Adanya tekanan berlebihan akibat penggunaan sepatu yang terlalu sempit
  • Adanya gesekan secara terus menerus pada bagian kaki atau tangan
  • Penggunaan kamar mandi secara masal seperti di tempat kost, gym dan lain sebagainya.

Gejala Mata Ikan

Timbulnya perasaan gatal pada bagian kulit yang kemudian berubah menjadi benjolan seperti pada saat digigit nyamuk, namun pada bejolan ini tidak muncul warna kemerahan akan tetapi didalamnya terdapat cairan. Lama kelamaan kondisi ini akan menjadi keras dan menimbulkan rasa sakit pada saat disentuh.


 

Cara Mencegah Mata Ikan

Mata ikan memang bukanlah penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, siapapun tentunya tidak ingin jika bagian ditubuhnya dihinggapi dengan masalah kulit yang satu ini sebab perasaan tidak nyaman dan menyakitkan yang ditimbulkannya akan terasa menganggu. Karenanya, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan bila anda ingin terhindar dari penyakit mata ikan.

1. Melindungi Bagian Kulit

Hal pertama yang dapat dilakukan sebagai langkah awal dalam menghindari penyakit mata ikan adalah dengan melindungi kulit tubuh anda. Dengan siaga melindungi kulit, bukan hanya mata ikan yang bisa anda cegah namun semua masalah kulit bisa anda hindari.

Salah satu hal yang dapat dilakukan dalam melindungi kulit untuk terhindar dari mata ikan adalah dengan mengenakan kaus kaki yang lembut guna membantu tubuh anda agar terhindar dari gesekan secara langsung antaka kulit kaki dengan laas kaki.

Sementara itu untuk melindungi tangan bisa dilakukan dengan mengenakan sarung tangan apabila anda seringkali menggunakan peralatan tangan, seperti halnya menggunakan alat musik, menyetir mobil, menyetir motor dan lain sebagainya.

2. Menggunakan Alas Kaki yang Bersih dan Nyaman

Mata ikan terutama yang tumbuh dibagian kulit yang sering mendapatkan gesekan akan semakin parah bila tidak segera diatasi. Untuk itulah, kulit dibagian kaki seringkali diserang dengan kondisi mata ikan. Karenanya, dianjurkan sekali untuk memperhatikan alas kaki yang digunakan pada saat sehari-hari, bekerja ataupun melakukan pekerjaan tertentu.

Gunakan sepatu yang nyaman, baik dari segi bahan ataupun ukuran. Artinya jangan kenakan sepatu yang sempit atau sepatu yang longgar yang akan membuat gesekan semakin parh terjadi dibagian tersebut.

3. Menjaga Kebersihan Tangan dan Kaki

Virus dan kuman yang masuk kedalam tubuh umumnya akan lebih mudah apabila tubuh dalam keadaan kotor dan tidak terawat, termasuk dengan virus penyebab mata ikan muncul. Untuk itulah, penting sekali menjaga kebersihan bagian kaki dan tangan untuk menghindari mata ikan.

Tidak lupa untuk mengeringkan tangan dan kaki menggunakan handuk bersih dan lembut, sebab bagian kaki dan tangan yang lembab akan memudahkan mata ikan tumbuh dibagian tersebut.

Bila perlu, tidak ada salahnya kenakan scrub terutama untuk bagian kaki dengan diaplikasikan dengan melakukan pijitan denga air hangat yang telah dicampur bersama dengan garam. Hal ini dapat dilakukan agar kaki menjadi lebih rilkes. Lakukan perawatan ini dengan teratur minimal satu kali dalam seminggu.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya mata ikan pada kulit. Sebab pada dasarnya gangguan kulit yang satu ini seringkali menimbulkan kondisi yang tidak nyaman dan perasaan sakit yang diberikannya akan mungkin membuat si penderita kepayahan menahan kondisi ini. Untuk itu, beberapa cara diatas diharapkan mampu membantu anda dalam menangani penyakit mata ikan yang dirasakan. 

Gangguan Kulit Mata Ikan, Penyebab, Gejala dan Penanganan

Bagi siapa saja yang terkena dengan masalah kulit tentu mereka akan merasa risih dan malu dengan kondisi ini.

Belum lagi, perasaan nyeri dan tidak nyaman yang ditimbulkan dari kondisi ini akan membuat siapa saja terganggu. Kulit yang mulus dan indah yang dimiliki dan harus dirusak dengan timbulnya masalah pada kulit tentu akan membuat siapa saja panik dan cemas dibuatnya.

Penyakit yang timbul pada kulit, umumya lebih sering disebabkan oleh si penderita itu sendiri, baik kurang teliti dalam memperhatikan kebersihannya atau seringkali bagian dari gaya hidupnya sendiri. Untuk itulah sebaiknya jaga dan rawat kebiasaan anda sehari-hari agar masalah tidak muncul dengan mudah dalam tubuh anda.

Beberapa permasalahan yang timbul dalam kulit seringkali membuat si penderitanya merasa malu dan tidak percaya diri. Betapa tidak, stigma dalam masyarakat sudah terlanjur terbentuk dengan menyatakan bahwa mereka yang mengalami masalah dengan kulitnya adalah tanda bahwa mereka tidak mampu menjaga kebersihan tubuhnya dengan baik.

Meski peryataan ini tidak selamanya dibenarkan karena tidak semua masalah gangguan kulit disebabkan oleh hal tersebut. Akan tetapi, tidak dipungkiri bahwa sebagian besar dari gangguan tersebut lebih banyak disebabkan oleh adanya kuman dan bakteri, yang mana seperti yang telah kita pahami bahwa kuman dan bakteri lebih senang berkembang biak pada daerah-daerah yang kotor.

Nah, dari sekian banyak masalah kulit yang amat menganggu permasalah mata ikan seringkali membuat si penderita merasa risih, malu dan bahkan terganggu dengan rasa sakit yang ditimbulkannnya. Kemunculannya dibagian telapak kaki atau telapak tangan yang mudah terlihat membuat banyak penderita merasa terganggu dengan kondisi ini. Belum lagi, bagian kedua anggota tubuh tersebut seringkali banyak dilibatkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Ketika bagian ini mengalami masalah, maka dampaknya akan tentu saja mempengaruhi rutinitas yang dijalankan sehari-harinya.

Banyak orang yang menderita mata ikan dibagian tubuhnya akan dibuat kepayahan menahan sakit yang ditimbulkan dari kondisi ini. Dengan demikian, maka tak heran banyak orang akan berupaya melakukan banyak hal guna mengobati mata ikan yang dideritanya agar cepat menghilang.

Bahkan dalam beberapa kasus yang dijumpai ada beberapa orang yang mengeluhkan mata ikan yang mereka alami telah dideritanya selama berbulan-bulan bahkan ada yang sampai bertahun-tahun tak kunjung sembuh. Hanya saja, dari sekian banyak kasus yang dikeluhkan, kondisi mata ikan tersebut baru bereaksi menimbulkan rasa sakit baru-baru ini. Sehingga demikian banyak orang yang mencari-cari cara agar dapat menghilangkan mata ikan yang dirasakannya dengan segera.

Kondisi mata ikan yang tumbuh dibagian tubuh tertentu seperti misalkan dibagian tangan dan menimbulkan perasaan sakit yang tak karuan akan tentu saja mempengaruhi aktivitas si penderita itu sendiri. Akibatnya, bila biasanya ia dapat melakukan pekerjaannya dengan cepat sesuai dengan kebiasaannya, munculnya mata ikan mungkin akan berengaruh terhadap lambatnya produktivitas atau bahkan pada beberapa kasus, sebagian mengeluhkan tidak dapat menjalankan pekerjaannya sama sekali.

Nah, melihat dampaknya yang cukup mengganggu, maka penting sekali untuk anda bisa mengetahui bagaimana penanganan terhadap gangguan kulit yang satu ini. Akan tetapi sebelum membahas lebih lanjut tentang tata cara menghilangkan mata ikan yang menganggu pada kulit, mari kita samakan terlebih dahulu persepsi kita mengenai penyakit mata ikan ini, karena mungkin ada yang sudah tahu benar, namun mungkin ada sebagian yang maih belum paham betul apa itu penyakit mata ikan.

mata ikan gejala penyebab penanganan


 

Apa Itu Penyakit Mata Ikan?

Dalam bahasa kedokteran, penyakit mata ikan disebut dengan clavus, yakni sebuah gangguan penyakit kulit yang penyebabnya dipicu akibat adanya virus Human Papilomavirus (HPV), yang mana biasanya kondisi ini lebih banyak menyerang bagian permukaan kulit pada tumit, jari-jari kaki, telapak tangan dan kaki.

Ada dua jenis HPV yang dapat memicu timbulnya mata ikan pada kulit manusia yakni HPV-1 yang menyerang bagian kaki dan HPV-2 yang menyerang bagian tangan.

Meskipun penyebabnya dipicu sebab adanya virus, akan tetapi mata ikan sebenarnya bukanlah penyakit yang berbahaya seperti penyakit jantung atau kanker. Akan tetapi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit ini dapat menimbulkan perasaan yang menganggu dan sekaligus kondisi ini akan mengurangi estetika keindahan kulit sebab manisfestasi daripada penyakit ini ialah adanya penabalan dan pengerasan dibagian kulit yang diserangnya. Selain itu, tak jarang kondisi ini pun dapat menimbulkan perasaan yang menganggu dan menyebabkan penderitanya menjadi tidak nyaman dengan kondisi mata ikan tersebut.

Selain oleh adanya virus yang masuk, kondisi mata ikan pun bisa dipicu akibat adanya gesekan atau tekanan yang terjadi secara terus menerus dan berulang yang menimpa bagian kulit tertentu dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan  terjadinya iritasi yang kemudian semakin memudahkan untuk virus menyerang bagian tersebut.

Komplikasi Mata Ikan

Meski dikatakan sebagai penyakit yang tidak terlalu berbahaya, akan tetapi mata ikan tetap harus mendapatkan perhatian yang cukup dan harus segera diobati sebab kondisi ini akan dapat menimbulkan borok yang kemudian menjadi infeksi.

Apalagi untuk seseorang yang memiliki berat badan yang berlebihan serta seringkali mengenakan pakaian atau alas kaki yang sempit. Sehingga kondisi ini dapat menyebabkan tekanan terus menerus terjadi dibagian ini. Dengan beginilah mata ikan tak bisa dihindari yang akhirnya tumbuh dibagian tersebut.

Bila kondisi ini terjadi maka hal ini sama artinya dengan meningkatkan keburukan penyakit yang akan semakin bertambah parah dan semakin cepat terjadi infeksi dibagian tersebut.

Selain itu pada penderita kencing manis atau diabetes, penyakit mata ikan akan dapat muncul karena disebabkan oleh kelainan pembuluh darah. Bukan hanya itu, kondisi ini akan dapat menimbulkan komplikasi untuk para penderita diabetes dengan kemungkinan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes.

Bahkan, mata ikan yang sekalipun hanya berbentuk luka borok yang kecil, kondisi ini akan bisa berbahaya untuk mereka para penderita diabetes bila kondisi ini tidak segera diobati. Untuk pengobatan mata ikan, penderita diabetes dianjurkan untuk tidak mengobati kondisi ini dengan sembarang atau dilakukan dengan seorang diri dirumah. Konsultasikan kondisi ini dengan dokter agar penanganan yang lebih tepat dan leih aman bisa segera dilakukan.


 

Penyakit Mata Ikan di Kaki

Penyebab kondisi mata ikan yang tumbuh dibagian kaki adalah adanya virus jenis HPV-1. Umumnya, kondisi mata ikan yang satu ini ialah jenis mata ikan yang keras, bentuknya kecil, keras dan cukup menyakitkan.

Kondisi ini selain dapat menganggu si penderita pada saat beraktivitas, mata ikan yang tumbuh dibagian kaki juga akan menimbulkan perasaan kurang percaya diri ketika ingin mengenakan alas kaki yang terbuka, sehingga demikian tak heran bila kebanyakan penderita mata ikan jenis ini akan lebih sering menutup bagian kakinya dengan terpaksa. Padahal disisi lain kondisi ini malah akan memperparah kondisi mata ikan yang dialami.

Mata ikan pada kaki yang tumbuh bisa pula disebabkan oleh adanya tekanan atau gesekan yang terjadi secara terus menerus terutama datang dari alas kaki yang sempit atau terlalu kecil. Terutama untuk orang-orang dengan berat tubuh yang besar, adanya berat badan yang berlebih, akan secara otomatis membuat tekanan pada kaki menjadi lebih besar. Sehingga demikian, orang-orang gemuk yang mengenakan sepatu hak tinggi akan semakin beresiko meningkatkan potensi mata ikan.

Penyakit Mata Ikan di Tangan

Mata ikan yang tumbuh dibagian tangan umumnya disebabkan oleh virus HPV-2. Tidak jauh berbeda dengan mata ikan yang tumbuh dibagian kaki, penyakit mata ikan yang tumbuh dibagian ini juga dapat mengganggu, sebab dapat menimbulkan rasa nyeri dan membuat si penderita terbatasi sewaktu melakukan aktivitasnya, terutama bila mata ikan yang dirasakan telah berubah menjadi borok atau infeksi. Oleh karena itu, penyakit yang satu ini haruslah segera mendapatkan pertolongan, baik itu dengan perawatan dirumah atau dengan bantuan tim medis.


 

Gejala Mata Ikan

Pada penderita mata ikan, umumnya gejala yang akan dirasakan pada tahapan awal adalah berupa gatal-gatal yang timbul dibagian kulit yang kemudian akan muncul benjolan seperti bentol-bentol bekas gigitan nyamuk, akan tetapi benjolan ini tidak memunculkan warna merah, namun berisi air seperti pada penderita luka bakar. Lama-kelamaan kondisi benjolan yang timbul pada bagian kulit tersebut akan mengeras dan apabila ditekan kondisi ini akan menimbulkan rasa nyeri yang cukup besar dan berdenyut.

Kondisi diatas pulalah yang menjadi alasan bagaimana seorang penderita akan merasa kepayahan menahan rasa sakit mata ikan yang dirasakan. Akibatnya mereka akan cenderung memilih untuk menghentikan pekerjaan atau rutinitasnya sementara sampai mata ikan yang dirasakan bisa sembuh dan dihilangkan.

Akan tetapi secara khusus, gejala penyakit mata ikan dapat dibedakan berdasarkan dengan penyakitnya, yakni mata ikan yang lunak dan mata ikan yang keras. Nah, untuk mengetahui klasifikasi dari gejala dua mata ikan tersebut, mari kita simak langsung penjelasannya dibawah ini.

Mata Ikan Lunak

Untuk penyakit mata ikan jenis ini, ada beberapa kriteria dan ciri yang menjadi tanda pembeda antara satu mata ikan dan mata ikan lainnya. Sementara itu, pada jenis mata ikan yang lunak tekstur dari permukaan mata ikan terlihat lembek dan lunak pada saat anda menyentuh bagian atasnya.

Selain itu, mata ikan jenis ini biasanya berwarna putih dan dapat menimbulkan rasa sakit apabila disentuh atau ditekan. Umumnya kondisi ini lebih banyak disebabkan oleh keadaan kulit yang seringkali lembab atau terlalu basah. Jenis penyakit mata ikan lunak ini akan lebih sering dijumpai pada bagian jari kaki atau dibagian sela-selanya.

Mata Ikan Keras

Untuk jenis yang satu ini, mata ikan yang muncul memiliki tekstur yang keras dan bentuknya seperti kacang polong yakni bulat dan kecil. Jenis mata ikan yang satu ini disebut-sebut menjadi jenis mata ikan yang seringkali muncul.

Mata ikan jenis ini memiliki ciri-ciri keras juga dapat menyebabkan rasa nyeri karena dapat terjadi pembengkakan serta akan terasa seperti sesuatu yang mengganjal akibat kekerasannya yang sering tumbuh dibagian kaki. Selain itu, jenis mata ikan yang satu ini sering juga dapat menyebabkan terjadinya kekeringan dan kulit yang bersisik dibagian sekitaran tempat tumbuhnya.


 

Cara Mengobati Mata Ikan

Pengobatan mata ikan sebenarnya cukup beragam, mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan melakukan pengobatan yang sederhana, penggunaan obat-obatan mata ikan yang banyak dijual di apotek sampai dengan pertolongan medis yang bisa dilakukan oleh dokter. Nah, untuk mengetahui bagaimana pengobatan terhadap mata ikan yang menganggu, mari simak dibawah ini.

Pengobatan Mata Ikan di Rumah

Sebelum pergi ke dokter, cara mengobati penyakit mata ikan adalah dengan mengurangi penyebabnya. Misalnya apabila anda sering menggunakan sepatu yang sempit, maka tinggalan sementara waktu kebiasaan tersebut. Mata ikan merupakan penebalan kulit, maka cara penanganan terhadap kondisi ini yang pertama kali adalah tentu saja dengan mengurangi penebalan kulit tersebut. Kemudian cara pengobatan yang sederhana yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  • Untuk yang pertama bisa dilakukan dengan merendam kaki pada air hangat yang sebelumnya telah diberikan dengan campuran sabun mandi. Diamkan kaki selama kurang lebih 15 menit
  • Selanjutnya, angkat kaki dari rendaman dan bilas dengan menggunakan air bersih. Lalu keringkan dengan handuk yang lembut
  • Sebelum kaki benar-benar kering, oleskan salep yang mengandung salisilat 40% yang berfungsi untuk mengangkat kulit mati.
  • Setelah itu gosok kulit yang menebal dengan batu apung atau menggunakan sabun khusus untuk kulit.
  • Jangan mengikis kulit yang menebal secara langsung, namun bertahap sedikit demi sedikit.
  • Cara lain untuk menghilangkan mata ikan adalah dengan injeksi steroid.

Pengobatan Mata Ikan dengan Obat

Saat ini sudah ada banyak obat-obatan mata ikan yang dijual bebas di apotek. Ragam dari jenis obatnya pun cukup bervariasi seperti salah satunya adalah obat yang cair. Obat jenis ini bersifat kertolitik yaki akan mengikis secara perlahan bagian kulit yang menebal dibagian kulit yang terserang mata ikan.

Akan tetapi cara ini tergolong lambat dalam menghilangkan mata ikan, bahka jika salah dalam menggunkannya akan merusak kulit yang sehat. Sangat tidak cocok untuk mata ikan yang besar.

Pengobatan Mata Ikan dengan Tindakan Medis

Tindakan medis sebagai solusi paling akhir untuk mengatasi mata ikan yang dirasakan adalah dengan melakukan tindakan bedah atau operasi.

Operasi mata ikan adalah cara yang paling cepat dan paling ampuh untuk mengatasi mata ikan yang dialami oleh si penderita. Tindakan ini dilakukan dengan mengeluarkan inti mata ikan atau eksis total. Hanya saja, banyak yang takut menjalani tindakan bedah ini. Padahal operasi ini tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Ketakutan yang ada dalam benak penderita yang enggan melakukan hal ini datang karena mereka belum mengalaminya.

Padahal sama dengan tindakan bedah lainnya, metode ini dilakukan dengan memberikan bius lokal pada si pasien. Adapun rasa sakit akan mungkin dirasakan pada saat obat bius mulai mneghilang, namun kondisi ini pun dapat diringankan dengan pemberian resep obat-obatan yang diberikan.

Selain itu, rasanya akan lebih baik merasaakan sakit sebentar saja dan masalah bisa dituntaskan, daripada merasakan sakit yang terus menerus sebagai dampak dari mata ikan yang tak kunjung sembuh.

Untuk metode pembedahan ada dua metode utama yang dapat dilakukan yakni diantaranya adalah:

  • Operasi Bedah Minor dengan Pisau
  • Operasi dengan Kauterisasi.

Demikianlah beberapa metode yang dapat dilakukan sebagai tindakan pengobatan untuk menangani masalah mata ikan yang dirasakan. Bila tidak segera diatasi, kondisi ini akan mungkin menyebabkan perasaan sakit yang terus menerus dan berlangsung lama. Semoga penjelasan diatas memberikan cukup informasi untuk anda bisa mengatasi mata ikan yang dirasakan. 

Apa Itu Kapalan, Penyebab, Gejala dan Penanganannya

Kapalan adalah salah satu gangguan pada kulit yang mungkin sebagian besar dari anda sudah tidak terlalu asing mendengar istilah ini.

Ya, gangguan penebalan pada kulit ini adalah salah satu gangguan yang paling umum. Kebanyakan orang dewasa mengklaim pernah mengalami kapalan. Umumnya kondisi ini akan sering terjadi dan menyerang pada orang-orang yang seringkali melakukan pekerjaan yang kasar atau pada seseorang yang seringkali mengenakan sepatu dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang. Kondisi inilah yang dapat membuat kulit menjadi tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik akibatnya kulit mati menumpuk disalah satu bagian kulit dan akhirnya timbul penebalan pada kulit tersebut.

Kulit yang kapalan seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman, penderita yang mengalami kapalan umumnya akan merasakan mati rasa dibagian kulit yang kapalan. Bukan hanya itu, penebalan yang terjadi pada kulit umumnya akan membuat bagian area kulit menjadi gelap. Alhasil bagian tersebut menjadi terlihat kurang menarik dan bahkan untuk sebagian orang penampilan ini seringkali membuat mereka tidak percaya diri dengan kondisi kulitnya yang mengalami kapalan.

Untuk itulah, selain menganggu, kondisi kapalan yang menyerang bagian kulit akan mungkin menghilangkan estetika kecantikan kulit seseorang. Apalagi bila terjadi pada wanita, yang mana notabene mereka selalu ingin tampil menarik dan terlihat indah hal ini akan menjadi mimpi buruk. Belum lagi untuk sebagian besar orang ,kulit yang mulus adalah dambaan dan impian agar mereka bisa mendapatkan predikat cantik dan menawan.

Tak bisa terbayangkan saat anda sudah mendapatkan kulit cantik yang diidamkan dengan berbagai cara yang telah dilakukan, namun karena kebiasaan mengenakan sepatu setiap hari dalam waktu yang lama, akhirnya kulit mulus anda harus dirusak dengan timbulnya kapalan yang akan sangat menganggu.

Nah, bila sudah begini anda mungkin akan menyesali selalu mengenakan sepatu setiap saat. Akan tetapi apalaah daya bila berpenampilan menarik dan formal adalah tuntutan pekerjaan anda, mungkin anda akan semakin dibuat pusing dengan hal ini.

Menanggapi hal yang seperti diatas, maka mungkin salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan mencegah sebelum kapalan tersebut menyerang anda. Selain itu, mencegah tentunya akan menjadi solusi terbaik untuk menghindari segala macam ancaman penyakit yang mungkin menyerang anda.

Meski sebagian orang banyak memahami bahwa salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko kapalan adalah penggunaan sepatu yang berlebihan. Akan tetapi sebenarnya ada cukup banyak hal yang memicu kondisi ini dapat terjadi pada seseorang.

Nah, untuk mengetahui lebih dalam seperti apa itu kapalan, apa penyebabnya dan bagaimana menanganinya. Terlebih dahulu kita akan bahas lebih dalam pada penjelasan dibawah ini.

apa itu kapalan penyebab gejala penanganan


 

Apa Itu Kalapan?

Kapalan atau yang dalam bahasa ilmiah dikenal degan Callvus adalah sebuah kondisi gangguan kulit yang umumnya lebih banyak menyerang bagian-bagian tertentu pada kulit manusia, seperti halnya bagian kaki, tumit atau jari. Ketika seseorang mengalami kondisi ini, maka biasanya mereka akan mengalami kondisi yang tidak nyaman bahkan pada gilirannya hal ini akan dapat menyebabkan nyeri pada saat si penderita melakukan aktivitas.

Kapalan sebenarnya adalah bagian dari reaksi alami tubuh untuk melindungi bagian kulit tertentu. Apabila dijabarkan, kapalan adalah penebalan atau pengerasan kulit akibat adanya tekanan atau gesekan yang berlebihan dibagian kulit yang bersangkutan. Umumnya kulit yang mengalami kapalan akan berubah menjadi berwarna kekuningan atau bahkan lama kelamaan kondisi ini akan membuat kulit menghitam.

Kulit yang mengalami kapalan atau penebalan akan membuat bagian kulit tersebut menjadi kurang sensitif terhadap rangsangan. Kapalan umumnya seringkali menyerang bagian tubuh dibagian tertentu seperti telapak kaki. Hal ini dikarenakan pada saat kita berjalan, kaki adalah bagian yang menopang semua beban tubuh kita.

Pemilihan ukuran dan jenis sepatu umumnya akan sangat berpengaruh terhadap resiko kapalan yang dialami. Salah memilih model atau jenis sepatu akan membuat anda mengalami kapalan dengan lebih mudah, apalagi jika sepatu tersebut digunakan dengan sering.

Akan tetapi bukan hanya bagian telapak kaki saja, bagian tubuh lain yang rentan terkena kapalan adalah bagian telapak tangan. Penebalan kulit yang menyerang bagian tangan umumnya lebih sering dijumpai pada pemain gitar, pemegang raket, pemukul, pekerja kasar, penabuh drum dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan intensitas gesekan dan tekanan pada beberapa orang yang memiliki pekerjaan diatas akan membuat kulit mereka perlahan menebal dan mengeras akibat tubuh melakukan perlindungannya terhadap kulit.

Apa Sajakah Gejala Kapalan?

Kulit manusia umumnya terasa lembut dan cukup elastis, apalagi bila anda menyentuh kulit bayi. Rasa halus dan lembut akan membuat kulit bayi masih begitu rentan terhadap sesuatu yang kasar sebab akan membuat kulitnya mudah terluka. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, kulit manusia akan lebih menebal dan menguat. Namun ketebalannya ini masih dalam tahapan yang normal dan wajar.

Akan tetapi bila seseorang seringkali melakukan pekerjaan yang banyak melibatkan fisik seperti tangan dan kakinya saat bekerja. Maka tubuh mereka akan melakukan pertahanannya dengan melindungi kulit yang bersangkutan agar tidak mudah terluka. Salah satunya adalah dengan mengeraskan dan menebalkan kulit tersebut. Itulah mengapa orang yang memiliki pekerjaan kasar akan dengan perlahan kulitnya mulai mengeras dan timbul pigmen yang lebih tua pada kulit telapak tangan atau kakinya.

Sebelum berubah dengan total kondisi kapalan ini umumnya datang dengan ciri atau tanda yang sebagian besar bisa dirasakan oleh si penderitanya. Nah, untuk mengetahui apa saja gejala pada penderita kapalan, mari simak dibawah ini.

  • Kulit berubah menjadi kering atau pecah-pecah.
  • Rasa nyeri atau sakit saat disentuh pada bagian bawah kulit.
  • Ada sebagian kulit yang terasa kasar dan menebal.
  • Timbulnya benjolan yang mengeras pada kulit.

Kapalan jarang sekali menimbulkan rasa nyeri atau kondisi yang memiliki ukuran serta bentuk yang bermacam-macam. Pada penderita kapalan ciri dan tanda dari kapalan umumnya sama sehingga kondisi ini umumnya tidaklah berbahaya. Akan tetapi untuk pasien yang mengidap diabetes atau mengalami sirkulasi darah yang buruk kondisi kapalan ini sebaiknya tidak dianggap remeh atau dipandang sebelah mata.

Konsultsikan kondisi ini dengan dokter sebelum anda memutuskan untuk mengobati sendiri kapalan yang dialami. Untuk pasien dengan riwayat penyakit diatas, cedera kecil yang menyerang bagian lengan atau kaki sekalipun akan dapat menimbulkan infeksi yang dikhawatirkan kondisi ini akan memburuk dan menimbulkan masalah yang lebih besar. Untuk itu, sebaiknya segera konsultasikan kondisi kapalan anda bila kapalan yang dirasakan mulai menimbulkan rasa nyeri atau peradangan yang tidak tertahankan.


 

Lantas Apakah Penyebab Kapalan?

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa salah satu faktor yang memicu timbulnya kapalan adalah diakibatkan oleh adanya tekanan atau gesekan secara berkala dibagian kulit tertentu pada bagian tubuh. Akan tetapi selain beberapa hal diatas, rupanya beberapa pemicu ini mampu meningkatkan resiko terhadap timbulnya kapalan.

Kapalan dapat muncul ketika berat badan menekan secara berlebihan salah satu area dibagian kulit. Kulit yang mengalami tekanan secara berlebihan akan mengalami penebalan. Hal ini dilakukan tubuh untuk melindungi jaringan yang ada dibagian bawahnya. Kondisi ini umumnya akan dapat terjadi dibagian telapak kaki maupun bagian telapak tangan. Reaksi alami tubuh ini akan membuat kapalan muncul pada seseorang.

Dengan demikianlah, semua aktivitas yang menyebabkan tekanan secara berulang dibagian kulit tertentu akan dapat menyebabkan kapalan muncul. Akan tetapi pada beberpa kasus, kapalan juga bisa muncul dibagian tertentu yang dipengaruhi oleh tipe atau jenis kulit seseorang. Orang-orang dengan usia yang lanjut memiliki kemungkinan meningkatkan resiko kapalan, karena jaringan lemak pada bagian kulit mereka sudah perlahan berkurang. Kapalan juga dapat menjadi tanda adanya kelainan tulang.

Beberapa penyebab atau pemicu munculnya kapalan diantara lainnya adalah:

Seringkali Menggunakan Alat Musik Atau Menggunakan Peralatan Tangan

Bermain dengan alat music yang melibatkan tangan, menjalankan beberapa peralatan tangan, atau bahkan menulis dalam waktu yang lama dan terus-menerus akan dapat menyebabkan kapalan mudah muncul. Untuk itu, tidak heran bila pada beberapa orang dengan profesi atau pekerjaan diatas, maka kapalan akan mudah muncul terutama dibagian telapak tangan atau jari-jarinya.

Menggenakan Sepatu yang Tidak Nyaman

Sepatu yang terlau sempit atau sepatu dengan hak yang tinggi dapat menyebabkan tekanan yang cukup besar pada bagian kaki. Demikianpun, ketika memakai sepatu yang terlalu longgar, kaki akan cenderung sering bergesekan dengan jahitan yang ada didalam sepatu.

Untuk itulah, pada kondisi ini kapalan akan mungkin lebih sering terjadi. Bukan hanya itu, untuk seseorang yang mengenakan tidak kaus kaki, kapalan umumya akan lebih sering muncul dibagian tumit kakinya, dimana dibagian tersebut akan muncul pigmen warna kulit yang gelap seiring dengan penebalan kulit yang mulai mengeras.

Tidak Mengenakan Kaus Kaki

Penggunaan kaus kaki akan melindungi bagian kaki dari gesekan yang berlebihan. Tanpa dengan menggunakan kaus kaki, gesekan akan langsung terjadi pada bagian kulit kaki anda. Akan tetapi kaus kaki yang ukurannya tidak sesuai pun akan mungkin menyebabkan kapalan muncul.

Tidak Mengenakan Sarung Tangan

Sama halnya dengan penggunaan kaus kaki, sarung tangan juga mampu melindungi bagian kulit agar terhindari dari gesekan secara langsung yang membuat bagian tersebut mengalami kapalan. Terutama bila anda bekerja dengan menggunakan alat kerja yang terlalu lama tanpa mengenakan sarung tangan. Kondisi ini tentu akan membuat kulit tangan bergesekan dengan alat yang anda gunakan. Semakin lama durasinya, maka akan semakin besar resiko kulit tangan terkena dengan kapalan.

Jari Kaki Palu

Kondisi ini adalah kondisi cacat dimana sendi jari kaki membengkok ke bagian bawah seperti halnya cakar. Kondisi ini akan dapat menyebabkan kapalan timbul pada bagian buku jari yang bergesekan.

Bunion

Kondisi ini adalah kondisi yang terjadi sebab adanya benjolan pada bagian sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang. Bunion juga dapat memicu kulit kaki membentuk kapalan.

Nah, beberapa hal diatas adalah beberapa penyebab yang mampu memicu timbulnya kapalan pada bagian kaki. Akan tetapi bila anda tidak merasa yakin akan apa penyebab kapalan yang menyerang anda, maka sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter ahli kulit agar penyebabnya segera diketahui dengan demikian penanganan yang tepat akan bisa dilakukan dengan segera.


 

Diagnosis dan Pengobatan Kapalan

Apabila terjadi penebalan pada kulit ditubuh anda, maka langkah awal diagnosis yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik terhadap si penderita sambil dokter mengajukan beberapa pertanyaan seputar keluhan yang mungkin dirasakan. Dokter akan mulai melakukan pemeriksaan guna menentukan apakah pengerasan kulit yang dialami tersebut disebabkan oleh kapalan, mata ikan, kutil atau kista.

Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan rupanya penyebabnya tidak dapat memastikan diagnosis, maka dokter akan mungkin menyarankan si penderita untuk melakukan tes sinar X.

Kondisi kapalan tidak hanya dapat diselesaikan dengan cara pengobatan medis terhadap si penderita. Dokter biasanya akan menganjurkan si penderita untuk sementara waktu menghindari beberapa rutinitas atau pekerjaan yang menjadi pemicu awal dari munculnya kapalan yang diderita.

Pada tahapan ini si penderita akan disarankan untuk memilih sepatu yang nyaman dan menghindari pemakaian sepatu dengan hak yang tinggi. Apabila kapalan menyerang bagian kulit telapak tangan, maka umumnya dokter akan menyarankan si penderita untuk mengenakan sarung tangan saat mereka beraktivitas.

Akan tetapi apabila kapalan mulai menunjukan rasa sakit meski sudah dilakukan pengobatan dirumah, maka beberapa pengobatan kapalan secara medis ini akan dilakukan oleh dokter.

Memotong Bagian Kulit yang Mengeras

Cara ini akan diambil oleh dokter sebagai solusi ketika kapalan yang diderita oleh pasien mulai menunjukan gejala-gejala yang menyiksa pada si pasien. Pemotongan ini dilakukan guna menurunkan tekanan pada jaringan yang ada dibawah kulit yang keras tersebut. Hanya saja, metode ini tidak diperkenankan dicoba dirumah oleh sembarang orang sebab dampaknya bisa menimbulkan infeksi.

Pemberian Plester Anti Kapalan

Saat berkonsultasi ke dokter dan menyerahkan pengobatan pada tim medis, biasanya kapalan akan diobati dengan beberapa cara, termasuk memberikan plester yang didalamnya terkandung senyawa asam salisilat yang dapat digunakan untuk menutupi bagian kapalan. Dokter akan menentukan kapan anda harus mengganti plester yang digunakan tersebut.

Pemberian Alas Sepatu Khusus

Apabila si penderita mengidap kapalan dan pada saat yang bersamaan ia mengalami kelainan bentuk kaki, dokter umumnya akan menyarankan alas kaki untuk dimasukkan kedalam sepatu agar kaki si penderita terhindari dari gesekan yang dapat menimbulkan kapalan.

Pemberian Salep Antibiotik

Metode penanganan kapalan yang satu ini diberikan apabila kapalan yang dialami terdapat luka. Hal ini diberikan agar kapalan yang dirasakan tidak terkena infeksi.

Operasi

Tindakan ini dilakukan sebagai langkah akhir bila semua metode diatas tidak berhasil menyembuhkan kapalan yang dialami oleh si penderita. Meskipun kondisi ini jarang dilakukan, akan tetapi dokter bisa saja menyarankan tindakan bedah untuk dilakukan guna memperbaiki letak tulang yang selama ini menyebabkan kapalan terjadi.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari artikel kali ini. Sebenarnya ada cukup banyak hal yang dapat dilakukan seorang diri untuk menangani atau menurunkan resiko terkena kapalan yang dapat dilakukan secara sederhana dirumah. Salah satunya adalah dengan mencuci kaki, memastikan bagian kaki dan tangan dikeringkan dengan baik dan memberikan krim pelembab untuk bagian kaki agar tidak kering.

Selain itu, sebaiknya selektiflah memilih model dan ukuran sepatu yang nyaman untuk anda. Untuk anda yang seringkali melakukan aktivitas dengan menggunakan peralatan tangan, sebaiknya kenakan sarung tangan untuk menghindari gesekan kulit secara langsung yang dapat menimbulkan kapalan bisa terjadi.

Demikian semoga penjelasan kali ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda dan juga kita semua, sampai jumpa dipembahasan lainnya. 

5 Kiat Mencegah Bisul Agar Tak Meradang dan Timbulkan Sakit Berlebihan

Kulit yang mulus, halus dan indah tentu menjadi dambaan untuk setiap orang.

Betapa tidak, lewat kulit yang mulus saat ini orang akan dengan mudah memberikan anda predikat cantik dan menawan. Itulah mengapa, tak heran bila banyak orang akan melakukan banyak hal guna mendapatkan kulit tubuh yang telah diimpikan. Mulai dari melakukan perawatan sederhana yang bisa dijalankan dirumah sampai dengan pergi ke dokter kulit dan menjalankan perawatan mahal dengan berbagai prosedur.

Namun apa jadinya bila kulit cantik dan mulus anda tiba-tiba diserang dengan masalah kulit yang akan sangat mengganggu, seperti halnya bisul. Indah dan mulusnya kulit yang anda miliki tentu akan terganggu dengan timbulnya benjolan yang cukup menjijikan tumbuh dibagian tersebut. Bila sudah begini anda tentu akan panik dan dibuat khawatir bila nantinya bekas luka akan bersarang dibagian tersebut dan membuatnya tak lagi semulus dulu.

Bukan hanya itu, bisul yang muncul dibagian kulit tentu akan membuat si penderitanya merasa kepayahan menahan rasa sakit yang ditimbulkan dari kondisi ini. Benjolan merah yang berisi nanah serta perasaan sakit berdenyut yang tak tertahankan pada penderia bisul akan membuat mereka tak nyaman dengan kondisi seperti ini.

Belum lagi pada saat bisul menyerang dibagian yang tak terduga, seperti misalkan dibagian ketiak. Kondisi ini akan membuat mereka mungkin kesulitan untuk dapat menjalankan aktivitas dan rutinitasnya seperti biasanya. Alhasil, semua hal yang telah direncanakan akan menjadi berantakan dan menhancurkan hari-hari anda untuk beberapa waktu ke depan.

Nah, untuk itu maka mungkin penyakit kulit yang satu ini harus segera anda atasi dengan berbagai cara. Agar demikian anda bisa kembali menjalankan aktivitas anda dan benjolan menjijikan yang menganggu tersebut akan dapat segera menghilang dari kulit mulus anda.

Cara penanganan bisul, sebenarnya tidak terlalu sulit dengan harus mendatangi dokter kulit untuk mengatasi kondisi yang anda alami saat ini. Sebab pada dasarnya penyakit bisul akan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus mendapatkan pertolongan dari dokter.

Akan tetapi masalahnya adalah setiap orang mungkin akan beresiko terserang dengan penyakit ini apabila mereka kurang jeli dalam memperhatikan kebersihan tubuhnya. Untuk itu, langkah pencegahan akan menjadi hal penting sebelum bisul menjangkiti anda lebih cepat.

Akan tetapi sebelum mengetahui bagaimana pencegahan terhadap bisul agar tidak meradang dan menimbulkan perasaan sakit yang berlebihan. Terlebih dahulu sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu apa sih itu bisul?


Penyakit Bisul

Bisul merupakan suatu gangguan penyakit kulit yang amat menjengkelkan. Penyakit ini timbul dengan adanya benjolan merah dibagian permukaan kulit yang kemerahan dan berisi dengan cairan juga nanah.

Ketika seseorang terserang dengan penyakti bisul, maka gejala yang akan mungkin dirasakan adalah perasaan nyeri yang berdenyut, peradangan dibagian benjolan yang apabila disentuh akan terasa hangat. Benjolan yang muncul umumnya akan membesar seiring dengan berjalannya waktu dan pada gilirannya bisul akan pecah dengan sendirinya dan mengeluarkan nanah. Akan tetapi ada pula beberapa bisul yang tidak bisa pecah dan menjadi infeksi dibagian dalam.

Adapun penyebab bisul yang paling umum adalah adanya infeksi akibat bakteri yang masuk kedalam folikel rambut lewat pori-pori kulit. Bakteri yang menginfeksi bagian tersebut adalah jenis bakteri Staphylococcus aureus. Infeksi pada awalnya akan menyerang bagain akar rambut dibagian bawah kulit. Kemudian akan naik hinga menubuhkan bintik kecil dibagian kulit.

Serangan dari penyakit kulit yang satu ini tidak hanya menyerang orang dewasa. Bahkan pada beberapa survei menunjukan bahwa penderita bisul lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Untuk itulah, sangat penting untuk kita mengetahui bagaimana pencegahan terhadap penyakit bisul. Simak dibawah ini.

kiat mencegah bisul agar tidak meradang

1. Jangan Stres

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi bisul yang dirasakan agar tidak memburuk adalah menjaga tubuh dan pikiran anda agar tidak stres. Stres umumnya akan menyebabkan gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh. Yang mana dampak awal dari kondisi perubahan hormon adalah timbulnya jerawat yang kemudian akan mungkin berubah menjadi bisul.

Gangguan pikiran yang berat ini pun akan dapat menimbulkan aliran darah dalam tubuh menjadi tidak lancar. Untuk itu, sebaiknya hindari stres dari tubuh anda dengan menghindari beberapa penyebab stres.

Stres biasanya timbul ketika tekanan pada tubuh dan pikiran anda terlalu besar. Untuk itu cobalah menjadi lebih rileks dengan mengalihkan perhatian anda pada sesuatu yang dapat menenangkan anda seperti mendengarkan musik, bersantai dan lain sebagainya.

2. Mengelola Alergi

Alergi juga bisa menjadi salah satu hal yang dapat memicu penyebab bisul muncul. Alergi akan dapat menimbulkan bisul karena sistem kerja sel darah putih justru dapat merusak keseimbangan alirah darah dalam tubuh. Salah satu cara mencegah bisul timbul dalam kulit adalah dengan mengelola alergi anda.

Bila anda seringkali mengalami alergi yang dapat menyebabkan bisul, maka hindari produk atau berbagai hal yang akan dapat memicu alergi. Beberapa produk yang bisa memicu alergi diantaranya adalah susu, ikan telur dan jenis makanan lainnya.


3. Cukupi Kebutuhan Mineral Dalam Tubuh

Bisul juga rupanya dapat dicegah dengan mengkonsumsi cukup air mineral. Air merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh manusia akan membutuhkan air untuk dapat menyeimbahkan cairan dalam darah, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga sistem metabolisme dan juga menjaga agar tubuh tetap terhidrasi.

Selain itu, fungsi cukup air dalam tubuh akan dapat mengeluarkan racun dalam tubuh melalui ginjal yang kemudian akan disalurkan melalui ureter. Racun yang keluar dari dalam tubuh akan mengurangi kemungkinan bisa muncul bisul.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Bisul juga rupanya bisa dilawan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang baik. Untuk dapat melakukan hal ini ada banyak cara yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah dengan rajin mengkonsumsi makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi. D

imana kandungan tersebut bisa anda dapatkan dari buah dan sayur yang mengandung vitamin C dan bahan antioksidan yang membuat tubuh mampu meningkatkan kekebalan tubuhnya dengan baik. Bukan hanya itu, kekebalan tubuh bisa ditingkatkan dengan melakukan olahraga atau semacam latihan yang ringan.

5. Kurangi Produk Garam

Untuk anda yang seringkali mengalami bisul yang datang kembali, akan sebaiknya kurangi makanan dengan kandungan garam yang tinggi dan berasa asin. Produk dengan kandungan garam akan dapat meningkatkan resiko bisul yang parah terutama untuk penderita yang mengalami gangguan tiroid. Gangguan ini amat berat karena kelenjar tiroid tidak dapat berfungsi dengan baik.

Setelah itu, kondisi ini akan dapat menyebabkan aliran darah dalam tubuh menjadi tidak lancar. Untuk itu, maka sebaiknya hindari konsumsi produk garam dengan berlebihan. Selain bisul, mengkonsumsi produk garam yang berlebihan akan dapat meningkatkan terhadap jenis penyakit lain seperti darah tinggi dan stroke.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya bisul yang meradang dan menimbulkan perasaan sakit yang berlebihan. Semoga kiat diatas akan bermanfata untuk anda dan kita semua. 

Kenali Jenis Bisul Hidradenitis Suppurativa, Gejala dan Penyebabnya

Kulit menjadi bagian paling besar untuk tubuh manusia.

Kulit memiliki fungsi untuk menutupi semua organ tubuh dalam yang ada pada manusia sehingga tampilannya menjadi terlihat menarik. Hal inilah yang menyebabkan manusia akan dibuat risau dan panik pada saat bagian kulitnya mengalami masalah dengan hinggapnya penyakit atau munculnya masalah pada kulitnya. Betapa tidak, permasalahan yang timbul pada kulit akan tentu saja menurunkan rasa percaya diri seseorang dan merasa enggan untuk tampil indah dan terbuka seperti kebanyakan orang. Alhasil orang-orang yang mengalami gangguan atau masalah dengan kulitnya maka mereka akan cenderung menjadi tidak percaya diri dan menutup seluruh tubuhnya agar tidak terlihat.

Padahal jauh dalam lubuk hati yang paling dalam, melihat orang lain berada dalam balutan gaun yang indah dengan lengan yang terbuka atau bagian kaki yang terlihat, tentu menjadi godaan yang membuat mereka ingin melakukan hal serupa. Namun apa daya pada saat masalah mulai menyerang bagian terluar pada tubuh mereka, maka mau tidak mau mereka akan menutupnya dengan terpaksa.

Kulit yang mulus adalah dambaan bagi semua orang, tak terkecuali untuk kaum laki-laki. Kulit yang indah dan terlihat mulus umumnya seringkali menjadi parameter betapa seseorang mampu merawat kesehatan dan kecantikan tubuhnya dengan baik. Berbeda dengan mereka yang memiliki masalah pada kulitnya, orang-orang dengan masalah ini seringkali memunculkan stigma di masyarakat bahwa mereka tidak mampu menjaga kebersihan tubuh sehingga masalah bisa bermunculan pada kulitnya. Stigma ini tentu saja mendiskriminasi sebagian orang yang tidak merasa bahwa pernyataan tersebut adalah benar sepenuhnya.

Memang tidak demikian, karena tidak semua jenis penyakit kulit yang menyerang seseorang adalah bagian dari ketidak mampuan seseorang dalam menjaga kebersihan tubuhnya. Akan tetapi demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar penyebab penyakit kulit adalah disebabkan oleh kuman dan bakteri yang masuk kedalam tubuh. Seperti yang telah kita pahami bahwa kuman dan bakteri akan lebih senang berkembang biar pada area-area yang tidak terjaga kebersihannya.

Untuk itulah, tidak heran bila banyak orang akan melakukan segala cara untuk menemukan solusi agar kulit mereka bisa kembali mulus dan telihat enak pada saat dipandang. Berbagai cara dan usaha pun banyak dilakukan demi mendapatkan jenis kulit yang sudah diimpikan. Mulai dari melakukan perawatan dirumah dengan cara yang sederhana sampai dengan berkonsultasi ke dokter kecantikan dan mengeluarkan banyak dana untuk mendapatkan kulit yang diidamkan.

Ya, selain berfungsi sebagai cerminan dari tubuh yang bersih dan digunakan untuk mempercantik diri. Kulit pun memiliki peranan yang cukup besar untuk tubuh. Salah satuanya adalah kulit berperan dalam mengatur suhu tubuh yang normal.

Dengan demikian, pada saat anda berpergian ke tempat dengan suhu yang berbeda, kulit anda akan berusaha menyesuaikan suhu tubuhnya sehingga anda akan dengan perlahan mampu menyesuaikan dengan suhu disekitar anda. Bayangkan bila tubuh anda tak berkulit, jangankan untuk menyesuaikan tubuh dengan suhu yang anda, penampilan anda pun mungkin tidak akan terlihat senormal saat ini.

Untuk itulah, penting sekali merawat dan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, terutama kulit anda. Kebersihan dan kesehatan yang terjaga dengan baik akan mampu menghindarkan segala macam penyakit agar tidak menyerang anda. Sebab seperti yang kita pahami bahwa penyakit kulit yang muncul seringkali membuat anda merasa tidak nyaman dan rasa percaya diri menjadi berkurang.

Nah, dari sekian banyak penyakit kulit yang sering muncul, anda mungkin tidak asing dengan penyakit bisul. Penyakit ini seringkali timbul dibagian tubuh yang tak terduga. Namun sebenarnya, bisul hanya akan menyerang bagian kulit tertentu saja, yakni bagian kulit yang ditumbuhi dengan bulu atau rambut. Untuk mengetahui lebih jauh seperti apa penyakit bisul itu, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu penyakit bisul.

jenis jenis bisul 2


Mengenal Penyakit Bisul

Penyakit bisul adalah penyakit kulit yang timbul sebab adanya benjolan merah yang terjadi pada kulit. Ketika benjolan ini timbul maka si penderita akan merasakan perasaan sakit seperti berdenyut. Benjolan ini akan terus membesar dan didalamnya terdapat cairan nanah pada benjolan. Adapun munculnya benjolan tersebut diakibatkan sebab adanya bakteri yang memicu timbulnya peradangan dibagian folikel rambut, yakni lubang dimana rambut atau bulu pada kulit tumbuh.

Sebagaimana telah disebutkan diatas bahwa bisul hanya menyerang bagian yang ditumbuhi rambut, seperti ketiak, bokong, leher, lengan atau bagian liapatan seperti pada paha. Hal ini dikarenakan dibagian tersebut seringkali terjadi gesekan dan timbul keringat yang membuat bagian tersebut mudah lembab dan bakteri mudah berkembang biak.

Bisul juga bisa tumbuh dibagian kelopak mata dimana dibagian tersebut ditumbuhi dengan bulu mata, kondisi ini seringkali disebut dengan bintitan. Inilah pula yang membuat bisul tak pernah menyerang dibagian yang tidak ada bulu atau rambutnya seperti telapak tangan atau pada bagian telapak kaki.

Pada penderita bisul, si penderita akan mulai merasakan banyak gejala dimana gejala tersebut umumnya akan menimbulkan perasaan yang menganggu untuk si penderita. Pada gejala tahap awal, ukuran bisul umumnya akan terlihat kecil dan kemudian ukuran ini akan membesar. Proses ini masih akan berlanjut, untuk mengenali proses terjadinya bisul, mari kita simak dibawah ini.

Tahapan Proses Terjadinya Bisul

  1. Setelah timbul warna kemerahan pada kulit, maka akan timbul benjolan seperti jerawat dibagian tangan. Dimana dibagian tersebut akan terlihat ruam kemerahan yang meradang.
  2. Selanjutnya kulit disekitar benjolan akan memerah, membengkak dan juga terasa hangat apabila anda menyentuh bagian tersebut. Kondisi ini biasanya mengindikasikan bahwa infeksi telah menyebar kebagian kulit hingga ke sekelilingnya.
  3. Ditahapan selanjutnya benjolan akan mulai membesar dan terlihat nanah mulai mengelilingi bagian benjolan dengan perlahan.
  4. Pada gilirannya hampir matang, akan terlihat titik putih dibagian tengah benjolan dan memuncak menjadi mata bisul.
  5. Pada saat pecah, bisul akan mengeluarkan cairan berupa nanah. Nah, pada saat ini sebaiknya segera lap dan tangani cairan nanah yang keluar agar jangan sampai menyebar kebagian kulit lainnya. Nanah yang keluar dari bagian bisul tersebut berisi sekumpulan kuman dan bakteri penyebab bisul. Bila menyebar kebagian tubuh lainnya, maka bakteri tersebut bisa menginfeksi dan bukan tidak mungkin akan memunculkan bisul yang baru tumbuh dibagian tersebut.

Kondisi bisul seperti diatas sebenarnya akan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus mendapatkan pertolongan medis yang berarti. Akan tetapi demikian, sebaiknya anda mengkonsultasikan kondisinya apabila bisul yang anda derita mulai menunjukan beberapa gejala seperti dibawah ini:

  • Menyebabkan demam.
  • Terus membesar (diameter di atas 5 cm) dan terasa sangat sakit.
  • Tumbuh di dalam hidung, di wajah, atau tulang belakang.
  • Memiliki masalah dengan sistem imun atau dalam pengobatan yang menganggu sistem imun dan muncul bisul.
  • Tidak kunjung sembuh selama lebih dari 14 hari.
  • Sering kambuh.
  • Tumbuh lebih dari satu buah di lokasi yang sama. Jenis ini dikenal dengan bisul sabut atau karbunkel, dan kondisi ini tergolong infeksi yang lebih serius.

Pada penyakit bisul pemicu yang membuat kondisi ini bisa terjadi adalah adanya infeksi bakteri dengan jenis Staphylococcus aureus. Jenis bakteri ini sebenarnya seringkali dijumpai pada bagian kulit manusia, bahkan keberadaannya bisa ditemukan dibagian dalam hidung manusia.

Akan tetapi, dibagian ini bakteri jenis ini tidak mampu memicu infeksi jenis apapun. Infeksi hanya akan dapat terjadi apabila bakteri jenis ini masuk hingga kebagian folikel rambut melalui goresan luka atau pada saat luka terbuka seperti pada gigitan serangga, dimana pori-pori menjadi membesar dan bakteri serta kuman menjadi lebih mudah masuk kedalamnya dan menginfeksi bagian tersebut.


Jenis Bisul yang Perlu Diwaspadai

Selama ini anda mungkin hanya terbatas mengetahui bahwa bisul adalah jenis yang muncul dibagian kulit saja yang penyebabnya dipicu oleh jenis bakteri yang sama. Akan tetapi dalam dunia medis, jenis bisul rupanya beragam dan sebagiannya mungkin pernah anda alami. Akan tetapi jenis benjolan yang muncul mungkin anda kenali sebagai benjolan yang lain. Namun secara medis benjolan tersebut muncul sebagian bagian dari bisul.

Nah, untuk mengetahui jenis benjolan apa saja yang mungkin muncul. Mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

Bisul Hidradenitis Suppurativa

Jenis bisul yang satu ini adalah bisul yang paling sering muncul dan kemunculannya umumnya lebih banyak ditemukan dibagian lipatan pada tubuh sepeti halnya ketiak atau selangkangan. Jenis bisul yang satu ini termasuk kedalam salah satu bisul yang amat menyakitkan sehingga pada penderita yang mengalami bisul jenis ini tak heran mereka akan cenderung mengalami demam yang tinggi karena perasaan sakit yang tak lagi dapat tertahankan.

Adapun penyebab yang menimbulkan bisul jenis ini timbul adalah adanya infeksi yang terjadi secara langsung pada bagian kelenjar keringat.

Peradangan atau inflamasi yang muncul dari kondisi ini akan membuat kondisi bisul menjadi lebih menyakitkan dan sering membutuhkan tindakan operasi yang dilakukan oleh tim medis.

Ukuran benjolan yang muncul pada bisul jenis ini akan tumbuh sebesar kacang tanah hingga ukuran kelereng. Berbeda halnya dengan jenis-jenis bisul yang sudah pernah kita bahas pada artikel ini Ketahui Jenis Bisul, Penyebab dan Gejala. Jenis bisul yang satu ini tidak akan pecah dengan sendirinya terkecuali pada saat dilakukan tindakan bedah kecil untuk mengeluarkan nanah dan cairan yang bersarang dibagian dalamnya.

Gejala Penyakit Hidradenitis Supparativa

Pada penyakit bisul jenis ini, akan muncul beberapa gejala atau ciri-ciri yang menandai jenis penyakit ini muncul. Nah untuk mengetahui beberapa gejala tersebut, mari kita simak dibawah ini.

  • Timbulnya perasaan gatal dan produksi keringat yang berlebihan pada daerah yang terkena.
  • Benjolan bisa menjadi lebih besar dan menyebabkan bau yang tidak sedap.
  • Timbulnya komedo kecil yang terlihat di dalam kulit dan jika ditekan maka sering mengeluarkan cairan atau nanah putih.
  • Adanya perasaan nyeri dan sakit yang tidak nyaman, lalu akan bertambah parah jika sudah terjadi peradangan.

Penyebab Hidradenitis Supparativa

Sebenarnya ada cukup banyak penyebab yang dapat memicu kondisi bisul jenis ini bisa menyerang seseorang. Dari kebanyakan penyebab, gaya hidup adalah salah satu pemicu paling besar yang membuat kondisi ini dapat terjadi. Nah, untuk mengetahui apa saja pemicu dari penyakit bisul jenis hidradenitis supparativa bisa terjadi, maka mari kita simak dibawah ini.

Akibat pola diet yang buruk yang dijalankan oleh seseorang. Seperti halnya mengkonsumsi makanan berlemak yang tinggi yang dapat menyebabkan perubahan rangsangan untuk kelenjar keringat dalam tubuh.

  • Stress atau pikiran yang berat sehingga menyebabkan kondisi tubuh menjadi lebih lemah.
  • Wanita paling sering menderita hidradenitis supparativa dibandingkan laki-laki karena produksi hormon yang berbeda.
  • Perubahan hormon yang paling sering terjadi pada remaja usia subur.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan yang menyebabkan terjadinya masalah untuk kelenjar keringat dari dalam tubuh terutama di sekitar selangkangan dan ketiak.
  • Memiliki garis keluarga yang juga menderita hidradenitis supparativa.

Pengobatan Untuk Penyakit Hidradenitis Supparativa

Ada cukup banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengobati bisul jenis ini, mulai dari pengobatan sederhana yang dapat dilakukan dirumah sampai dengan menyerahkan pengobatan ke tim medis. Nah, untuk mengetahui beberapa hal atau metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk penyakit bisul jenis ini, maka simak dibawah ini.

  1. Saat awal gejala terjadi pengobatan bisa dilakukan dengan mengkompres bagian area yang membengkak dengan menggunakan lap atau handuk bersih yang dicelupkan pada air hangat dan letakan dibagian benjolan. Hal ini akan dapat membantu anda mengatasi peradangan dan pembengkakan yang terjadi.
  2. Menjaga kebersihan adalah hal penting sebagai cara pengobatan untuk jenis bisul ini yang dapat dilakukan dirumah dengan sederhana. Terutama jaga agar daerah yang terkena infeksi selalu bersih dari debu terutama kotoan. Selain itu, kenakan sabun antiseptik yang bekerja mampu membunuh kuman dan bakteri.
  3. Penggunaan obat yang termasuk kedalam antibiotik yang dapat mencegah agar pertumbuhan bisul tidak menyebar kebagian kulit lainnya serta mempercepat proses penyembuhan.
  4. Tindakan bedah atau operasi untuk menghapus bisul apabila pengobatan diatas sudah dilakukan namun bisul yang dirasakan tak kunjung sembuh. Tindakan bedah ini tentu dilakukan oleh tim medis dan tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Untuk pemilihan metode yang satu ini biasanya akan membutuhkan waktu untuk masa pemulihan yang cukup lama.

Cara Mencegah Bisul Hidradenitis Supparativa

Melihat dampaknya yang cukup menyeramkan, jenis bisul yang satu ini tentu patut untuk diwaspadai. Selain itu, melihat dari pemicunya yang cukup beragam, maka siapa saja bisa beresiko terhadap jenis bisul yang satu ini. Untuk itu, penting sekali melakukan cara untuk mencegah jenis bisul yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bisul jenis hidradenitis supparativa.

  1. Budayakan untuk selalu hidup bersih. Terutama menjaga kebersihan dibagian sekitaran lipatan tubuh seperti halya selangkangan dan bagian ketiak, dimana bagian ini rentan terkena dengan bisul. Apabila gejala sudah mulai dirasakan, maka sebaiknya lakukan pengompresan untuk meredakan rasa sakit dan peradangan yang dirasakan.
  2. Cobalah turunkan berat badan, sebab beran badan pun akan dapat berpengaruh dalam mendorong infeksi yang akan muncul kembali.
  3. Hentikan kebiasaan merokok untuk hidup yang lebih sehat.
  4. Kenakan pakaian yang longgar untuk mengatasi daerah yang rentan terkena dengan infeksi.

Demikianlah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari resiko dari bisul jenis hidradenitis supparativa. Semoga dengan mengetahui lebih dalam mengenai jenis bisul yang satu ini dapat memperluas ilmu pengetahuan anda dan membuat anda menjadi lebih waspada terhadap segala ancaman penyakit, terutama penyakit kulit. 

Ketahui Jenis Bisul, Penyebab dan Gejala

Mengalami gangguan kesehatan yang terjadi pada tubuh tentu akan membuat si penderita merasa terganggu dengan perasaan tidak nyaman yang ditimbulkannya.

Belum, lagi gangguan kesehatan atau datangnya penyakit, seringkali membuat si penderita tidak mampu menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasanya.

Jika sebelumnya rutinitas seseorang bisa dijalani dengan mudah dan semangat, saat penyakit datang, kondisi tersebut akan memungkinkan seseorang merasa lemas dan kepayahan menahan sakit yang dirasakan. Untuk itulah, mengingat dampaknya yang cukup menyiksa maka penting sekali untuk kita dapat menjaga kesehatan dan melakukan segala cara untuk segera menyembuhkan penyakit yang diderita.

Nah, dari sekian banyak penyakit yang menyerang, anda dan kita semua tentu ingin bila penyakit yang pernah bersarang dalam tubuh kita bisa segera sembuh dan menghilang setelah dilakukan pengobatan tanpa meninggalkan jejak. Sebab biasanya jejak yang ditinggalkan dari sebuah penyakit akan pula membawa perubahan pada diri anda.

Sayangnya, tidak semua penyakit yang diobati bisa menghilang dengan keseluruhan. Beberapa penyakit bisa sampai meninggalkan bekas luka yang membuat estetika tubuh manusia menjadi berkurang atau terlihat kurang indah. Salah satunya adalah dengan penyakit kulit.

Ya, penyakit kulit yang menyerang seseorang seringkali dapat meninggalkan bekas luka yang mana bekas tersebut biasanya baru akan benar-benar menghilang setelah sekian lama.

Ada banyak penyakit kulit yang biasanya setelah diobati akan dapat meninggalkan bekas luka pada si penderitanya. Salah satunya adalah dengan penyakit bisul. Jenis penyakit yang timbul sebab adanya benjolan pada kulit yang berwarna kemerahan dan berisi nanah ini umumnya akan terasa nyeri dan berdenyut sehingga pada gilirannya dalam tahapan penyembuhan, penyakit ini akan mininggalkan rasa gatal yang cukup menganggu bila tidak digaruk.

Akibatnya sisa garukan-garukan pada luka bisul akan dapat meninggalkan bekas luka yang cukup terlhat. Untuk itulah, bukan hanya menyiksa jenis penyakit kulit yang satu ini pun akan dapat menimbulkan bekas luka yang mungkin akan membuat anda kehilangan rasa percaya diri anda.

jenis jenis bisul


Definisi Penyakit Bisul

Anda mungkin sudah tidak asing dengan penyakit kulit jenis ini. Bisul adalah benjolan merah yang muncul pada kulit yang menimbulkan rasa sakit serta berisi dengan nanah. Benjolan ini muncul pada kulit seseorang akibat adanya infeksi bakteri yang memicu inflamasi (peradangan) pada bagian folikel rambut di kulit, yakni tempat tumbuhnya rambut.

Bagian tubuh yang paling sering diserang dnegan bisul adalah area-area yang ditumbuhi dengan bulu atau rambut, seperti halnya ketiak, bahu, bokong dan juga paha. Dengan demikianlah bisul jarang menyerang bagian-bagian tubuh yang tidak ditumbuhi rambut seperti halnya bibir atau telapak tangan.

Pada bagian-bagian tubuh yang ditumbuhi dengan rambut dan bagian lipatan pada tubuh, bisul terjadi dikarenakan bagian tersebut seringkali mengalami gesekan dan juga berkeringat. Selain itu, bisul pun bisa tumbuh dibagian kelopak mata dimana bulu tumbuh dibagian tersebut, kondisi ini biasanya sering kita kenal dengan istilah bintitan.

Gejala Bisul

Sama halnya dengan penyakit lainnya, bisul tidak terjadi semata-mata dan datang dengan tiba-tiba. Selalu ada tanda atau ciri yang akan datang sebagai signal bahwa tubuh anda akan terserang dengan penyakit termasuk penyakit bisul.

Adapun untuk penyakit bisul ini gejala utama yang akan mungkin dialami oleh si pasien adalah berupa munculnya benjolan merah dibagian kulit. Pada tahap awal, munculnya benjolan tidak terlalu jelas yang nampak hanyalah ruam merah dan kemudian akan berangsur pada tahapan dimana bisul mulai membesar dengan tanda seperti berikut:

  • Terbentuk titik putih di bagian puncak benjolan.
  • Kulit di sekitar benjolan memerah, bengkak, dan terasa hangat jika disentuh. Kondisi ini umumnya menunjukan bahwa infeksi sudah menyebar kebagian kulit yang ada disekitarnya.
  • Ukuran dari benjolan bertambah besar dan terdapat nanah didalamnya.

Pada umumnya penyakit bisul yang menyerang sesorang tidak akan terlalu berbahaya dan tidak membautuhkan penanganan medis yang berarti dari dokter. Sebab bisul ini akan dapat sembuh dengan sendirinya seiringan dengan berjalannya waktu pada saat bisul mulai matang. Akan tetapi meski demikian, anda sebaiknya memeriksakan ke dokter apabila beberapa gejala berikut ini anda rasakan:

  • Menyebabkan demam.
  • Tidak kunjung sembuh selama lebih dari 14 hari.
  • Tumbuh lebih dari satu buah di lokasi yang sama. Jenis ini dikenal dengan bisul sabut atau karbunkel, dan kondisi ini tergolong infeksi yang lebih serius.
  • Memiliki masalah dengan sistem imun atau dalam pengobatan yang menganggu sistem imun dan muncul bisul.
  • Tumbuh di dalam hidung, di wajah, atau tulang belakang.
  • Terus membesar (diameter di atas 5 cm) dan terasa menyakitkan.
  • Sering kambuh.

Penting sekali memeriksakan kondisi diatas ke dokter, hal ini difungsikan untuk berjaga-jaga apabila kondisi yang lebih serius terjadi dengan tubuh anda. Dengan berkonsultasi ke dokter, akan dilakukan pemeriksaan bila saja terjadi infeksi dengan benjolan bisul yang anda alami. Dengan begini penanganan yang lebih tepat bisa anda dapatkan dengan segera.


Penyebab dan Komplikasi Bisul

Penyebab utama dari timbulnya bisul pada seorang penderita lebih sering disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang masuk kedalam tubuh melewati bagian pori-pori kulit. Adapun jenis bakteri yang menginfeksi adalah jenis Staphylococcus aureus. Bakteri jenis ini umumnya dapat ditemukan pada kulit dan juga dibagian dalam hidung manusia tanpa memicu infeksi apapun.

Adanya pemicu yang dapat meningkatkan resiko terkena bisul dalam kulit adalah apabila si penderita mengalami luka goreng atau gigitan serangga. Pada luka yang terbuka bakteri dan kuman akan lebih mudah masuk kebagian folikel rambut dan memicu timbulnya masalah kulit.

Bakteri dari bisul atau karbunkel terkadang menyebar kebagian tubuh lainnya. Apabila penyebarannya bisa sampai ke lapisan kulit maka akan timbul selulitis, impetigo (luka melepuh) atau bahkan bila sampai menyebar hingga kebagian tulang maka akan timbul osteomielitis. Penyebaran ini akan memicu timbulnya sepsis yang berpotensi menyebabkan infeksi pada organ-organ tubuh, seperti misalnya jantung. Selain itu, bisul juga pada umumnya akan dapat menimbulkan bekas luka seperti yang dijelaskan diatas, dimana bekas luka ini akan mungkin merusak estetika tubuh anda.

Akan tetapi selain jenis bisul yang timbul dibagian kulit dan disebabkan oleh jenis bakteri yang sama. Anda mungkin mengira bahwa bisul hanya terdapat satu jenis saja seperti yang dijelaskan diatas. Namun ternyata dalam dunia medis ada berbagai jenis bisul yang berkembang pada tubuh manusia. Nah, untuk mengetahui jenis-jenis bisul yang bisa menyerang maka kita simak beberapa jenis bisul dibawah ini.

Mengenal Jenis-Jenis Bisul, Penyebab dan Gejala

1. Furunkel

Jenis bisul yang pertama adalah bisul jenis furunkel. Penyakit kulit jenis ini adalah merupakan hasil dari infeksi bakteri atau jamur yang menyerang bagian folikel rambut pada kulit. Bagian folikel rambut mendapatkan infeksi dari bakteri yang kemudian kondisi ini menyebabkan bagian kulit sekitarannya meradang atau mengalami inflamasi.

Pada penyakit furunkel kondisi ini akan menyebabkan bagian bisul menjadi kemerahan dan apabila diraba akan terasa hangat karena bagian kulit menjadi membengkak dan kemerahan. Selain itu, timbul pula benjolan yang tidak terlalu menonjol seperti pada bisul yang umum. Akan tetapi pada kondisi ini rasa nyeri yang disebabkan bisa sangat menyiksa, bahkan pada gilirannya si penderita akan merasakan demam.

Sama halnya dengan bisul, furunkel pun akan tumbuh menjadi benjolan yang membesar dan pada akhirnya akan matang. Pada tahapan ini furunkel akan pecah dan akan keluar cairan berupa nanah yang bercampur bersama dengan darah.

Selain satu benjolan yang muncul, pada furunkel ada pula benjolan yan muncul secara berkelompok, jenis ini adalah carbuncle. Adapun bagian organ tubuh yang paling sering diserang oleh penyakit kulit jenis ini adalah bagian yang ditumbuhi dengan rambut atau bulu. Akan  tetapi leher dan sekitaran wajah menjadi daerah yang paling sering untuk penyakit kulit jenis ini menyerang.

  • Penyebab Furunkel

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang menyerang kedalam tubuh. Adapun jenis bakteri yang menyerang umumnya sama jenisnya dengan bakteri yang memicu timbulnya bisul yakni jenis Staphylococcus aureus. Jenis bakteri ini adalah bakteri yang paling banyak ditemukan dikulit manusia.

Bakteri ini akan menyebabkan infeksi dengan cara masuk ke dalam aliran darah kemudian membuat sebuah benjolan kecil tumbuh dibagian tersebut yang akan tumbuh menjadi bisul.

Ketika bakteri atau mikroorganisme asing masuk kedalam tubuh, maka tubuh akan memberikan perlawanannya dengan meluncurkan sel darah putih guna melawan bakteri agar dapat dicegah. Hal ini seringkali menyebabkan tubuh mengalami demam dan menggigil. Bakteri jenis ini bisa menyebabkan furunkel yang dapat tumbuh di bagian paha, leher, wajah, ketiak dan bagian lipatan tubuh lainnya.

Bukan hanya itu, beberapa orang yang beresiko meningkatkan penyakit kulit jenis ini adalah mereka yang mengalami masalah dengan penyakit diabetes dan penyakit eksim. Dengan demikian, orang-orang dengan riwayat penyakit ini diharapkan berwaspada karena luka yang menyerang bagian tubuh bisa menyebabkan komplikasi ketika gula dalam darah juga tinggi.

  • Gejala Furunkel

Adapun beberapa gejala yang akan dimunculkan dari kondisi penyakit ini adalah berupa hal-hal yang umumnya akan sangat menganggu si penderita, diantaranya gejala yang mungkin dirasakan adalah:

  • Kulit di sekitar furunkel ikut merah dan membengkak.
  • Lalu furunkel muncul menjadi benjolan yang lebih besar dan ada bagian ujungnya yang terlihat seperti akan pecah.
  • Muncul benjolan kecil dan tidak menyakitkan dan hampir seperti jerawat.
  • Sering menyebabkan tubuh tidak nyaman, sakit dan demam.
  • Furunkel lalu pecah dan keluar cairan bercampur dengan nanah

Bagaimana Pengobatan Furunkel

Melihat dampaknya yang benar-benar menyiksa dan dapat menimbulkan kondisi yang tidak menyenangkan pada si penderita. Maka pengobatan adalah hal yang paling penting untuk diketahui. Berikut ini adalah cara pengobatan furunkel yang dapat dilakukan:

  • Umumnya jenis penyakit ini akan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa mendapatkan penanganan berarti dari dokter, untuk itu cobalah tenang menghadapi kondisi anda saat ini.
  • Pengobatan dan perawatan yang mudah dapat dilakukan dirumah dengan cara mengkompres bagian yang meradang dan membengkak dengan menggunakan air hangat agar membantu furunkel menjadi lebih cepat pecah.
  • Setelah matang dan pecah, sebaiknya tetap lakukan pengompresan pada bagian ini agar bekas luka dari furunkel bisa diminimalisir. Selai itu, mengkompres bagian ini setelah pecah difungsikan agar luka tidak infeksi dan semua nanah atau cairan yang ada didalamnya bisa dikeluarkan.
  • Jangan pernah menusuk bagian luka, baik itu menekan atau bahkan melakukan pembedahan seorang diri. Sebab hal tersebut akan dapat menyebabkan infeksi.
  • Pemberian antibiotik bisa dikonsumsi apabila furunkel tidak sembuh dan tidak pecah selama kurun waktu 14 hari dan menyebabkan infeksi pada bgian dalam furunkel juga diserati dengan demam.

2. Jerawat Batu (Jerawat Kista)

Sebagian dari anda mungkin kurang mengetahui bahwa ternyata jerawat batu termasuk kedalam salah satu jenis bisul. Ini termasuk kedalam jenis bisul yang paling umum. Semua remaja dan orang dewasa mngaku pernah mengalami jerawat batu dibagian wajah mereka, terutama untuk para wanita yang menghadapi perubahan horon pada saat menstruasi.

Proses pembentukan jerawat yang muncul dalam wajah terjadi ketika ada saluran minyak dibagian bawah kulit yang mengalami sumbatan atau terkena dengan infeksi. Kemudian jaringan di sekitar kulit akan mendapatkan perubahan secara langsung.

Jerawat batu biasanya akan menekan bagian jaringan kulit hingga kebagian dalam. Kondisi ini umumnya akan dapat menyebabkan infeksi akibat bakteri yang menyerang sudah terlanjur masuk hingga kebagian dalam lapisan kulit.

  • Gejala Jerawat Batu

Beberapa gejala yang mungkin dinampakan pada kasus jenis penyakit kulit ini diantaranya adalah:

  • Terjadi pembentukan komedo di sekitar wajah terutama daerah hidung dan sekitarnya.
  • Ada benjolan kecil yang muncul dari dalam kulit dan keras.
  • Benjolan menjadi sangat sakit dan muncul nanah yang keluar dari ujung benjolan.
  • Muncul benjolan dari dalam kulit yang semakin besar, merah dank eras.
  • Benjolan berkembang dengan ukuran yang lebih besar.
  • Ada nanah yang muncul dari ujung jerawat dan terkadang disertai dengan darah.

Penyebab Jerawat Batu

Ada cukup banyak hal yang dapat mempengaruhi dan memicu jenis penyakit ini menyerang, terutama dibagian wajah. Beberapa pemicu tersebut diantaranya adalah:

  1. Adanya penumpukan sel kulit mati yang dapat menyebabkan sel kulit sehat tidak dapat tumbuh dengan baik dan seringkali kondisi ini menghambat sirkulasi udara dalam kulit.
  2. Pori-pori dalam kulit yang tersumbat oleh kotoran atau rambut kotor sehingga menyebabkan kuman masuk kedalam lapisan dan menjadi jerawat.
  3. Adanya produksi minyak dalam wajah yang berlebihan sehingga kulit menjadi lebih rentan terkena kotoran atau kuman yang masuk kedalam kulit.
  4. Adanya perubahan hormon dalam tubuh yakni hormon androgen yang banyak ditemukan pada wanita atau laki-laki ketika masuk masa remaja dan tingkat kesuburan yang sedang dalam periode puncak. Hormon tersebut mendorong kelenjar minyak memproduksi sebum yang lebih banyak sehingga produksi minyak menjadi berlebihan.

3. Kista Pilondial

Jenis bisul ini adalah bisul yang umumnya muncul dibagian pantat atau lipatan sekitarnya. Kondisi ini umumnya dipicu oleh terbentuknya folikel rambut yang amat kecil sehingga dapa menyebabkan infeksi yang terjadi dibagian dalam. Kondisi ini akan dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman terhadap si penderita, terutama pada saat mereka hendak duduk. Bahkan pada saat terjadi peradangan, si penderita akan mungkin merasakan kesekitan sepanjang waktu.

  • Gejala Kista Pilondial

Beberapa gejala dari kista pilondial umumnya adalah jenis gejala yang menganggu, beberapa gejala tersebut diantaranya adalah:

  • Rasa sakit dan tidak nyaman pada lipatan pantat yang terasa saat berjalan atau duduk.
  • Muncul bau yang tidak sedap dari bagian nanah yang keluar dan mongering.
  • Nanah bisa keluar dari lubang kulit dan menyebabkan rasa sakit.
  • Timbulnya bercak kemerahan yang terjadi pada sekitar kulit.

Demikian beberapa jenis bisul yang mungkin belum anda ketahui. Semoga artikel diatas memberikan cukup pengetahuan dan wawasan untuk anda dan kita semua. 

Kiat Pencegahan Terhadap Penyakit Bisul yang Dapat Dilakukan dengan Mudah

Penyakit bisul yang tumbuh dibagian tubuh seringkali menjadi hal yang menjengkelkan.

Betapa tidak, pertumbuhan parasit dibagian kulit ini seringkali menimbulkan perasaan nyeri yang berdenyut, warna kemerahan, mengurangi estetika keindahan tubuh dan pada gilirannya hal ini akan membuat si penderita terbatasi pada saat melakukan aktivitasnya.

Apalagi pertumbuhan bisul ini dapat tumbuh dibagian tubuh manapun yang dibagian tersebut ditumbuhi dengan bulu atau rambut. Seperti halnya dibagian leher, wajah, ketiak, bokong dan bagian lainnya. Namun satu hal yang pasti, petumbuhan bisul tidak akan menyerang bagian tubuh yang tidak ditumbuhi bulu seperti dibagain bibir, telapak tangan atau telapak kaki.

Lebih seringnya pertumbuhan bisul tersebut umumnya menyerang bagian lipatan pada tubuh seperti selangkangan. Nah, bisa dibayangkan ketika hal tersebut terjadi, maka mungkin tidak heran bila si penderita akan dibuat tidak nyaman dan tidak mampu melakukan aktifitas sehari-harinya seperti pada umumnya. Perasaan sakit dan ngilu yang menyertai kondisi ini akan tentu saja membuat si penderita kepayahan menahan rasa sakit yang ditimbulkan dari bisul yang mereka derita.

kiat mencegah bisul


Lantas Apakah Itu Penyakit Bisul?

Bisul atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan sebutan abscessus adalah suatu kumpulan nanah yang terakumulasi dan mengumpul pada bagian rongga-rongga jaringan, kondisi ini terjadi setelah bagain kulit yang bersangkutan mengalami infeksi terhadap benda asing berupa mikroorganisme tertentu.

Adapun mekanisme masuknya mikroorganisme tersebut kedalam tubuh adalah dengan melalui pori-pori kulit yang menumpuk dan menimbulkan peradangan.

Selain itu, bisul sendiri bisa saja menjadi salah satu penyakit yang menular, terutama melalui kontak terjadap kulit. Hal ini dapat terjadi apabila bisul sudah menjadi besar dan kemudian pecah, maka bisul yang diderita akan mengeluarkan nanah yang berisi tumpukan bakteri yang dapat menimbulkan bisul pada wilayah lain yang terkena.

Untuk itulah pada saat nanah pecah bersamaan dengan matangnya bisul, sebaiknya tangani segera kondisi ini dengan menggunakan perlengkapan yang aman seperti memberikan tisu atau kain bersih untuk mengelap bagian nanah yang keluar dan segera tutupi bekas luka tersebut dengan menggunakan penutup yang aman namun tidak membuat lembap.

Bagaimana Proses Terjadinya Bisul?

Bisul sendiri umumnya sebelum benar-benar muncul pada salah satu bagian tubuh tertentu, akan mengalami beberapa macam proses terlebih dahulu. Nah, untuk mengetahui bagaimana proses terjadinya bisul, maka mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

  • Bakteri masuk kedalam tubuh melalui jaringan kulit melewati bagian pori-pori. Bakteri ini bisa muncul darimana saja termasuk bakteri yang beterbangan diudara atau akibat kotoran yang menempel pada tubuh dan tidak segera dibersihkan.
  • Setelah masuk kedalam tubuh, bakteri tersebut akan mengeluarkan racun yang dapat merusak serta membunuh sel-sel yang berada dalam kulit.
  • Saat terjadi indeksi, maka secara alamiah tubuh akan menambah jumlah sel darah putih untuk memerangi bakteri jahat yang masuk kedalam bagian kulit tersebut.
  • Kemudian setelah itu, sel kulit akan menutup racun tersebut atau tidak menyebar kebagian area yang lebih luar dengan cara melakukan pembentukan dinding.
  • Nah, proses pembentukan dinding inilah yang akan tumbuh menjadi bisul, yang didalamnya berisi racun dan berisi nanah.

Dengan demikian bisul sebenarnya adalah upaya tubuh dalam memerangi racun dari bakteri yang masuk kedalam tubuh agar tidak menyebar kebagian kulit yang lainnya.

Penyebab Bisul Dapat Muncul

Meski sudah banyak orang yang mengenal jenis penyakit yang satu ini. Akan tetapi nyatanya tidak sedikit orang yang masih kebingungan akan apa saja penyebab dari bisul bisa tumbuh dan menyerang bagian kulitnya. Sementara itu, penyebabnya sendiri bisa diakibatkan oleh banyak hal. Berikut ini adalah beberapa macam penyebab bisul yang terjadi pada tubuh dan kulit:

  • Bakteri dan kuman
  • Makanan
  • Sering melakukan pencabutan bulu tubuh
  • Alergi
  • Faktor Kebersihan
  • Penyembuhan luka yang lambat
  • Luka

Kondisi bisul bisa sangat menyakitkan, untuk itu sebelum penyakit kulit yang satu ini menyerang maka penting sekali untuk anda mengetahui bagaimana cara pencegahan terhadap penyakit bisul.

Nah, untuk mencegah penyakit bisul ada banyak cara yang dapat dilakukan dan sebagian cara tersebut sebenarnya bisa anda lakukan sendiri dengan mudah dirumah. Untuk mengetahui bagaimana pencegahan terhadap bisul, mari simak dibawah ini.


Pencegahan Bisul

1. Budayakan Pola Hidup yang Sehat

Hal pertama yang dapat dilakukan dan menjadi cara penting untuk dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Hal ini bukan hanya mencegah bisul datang namun menghindari munculnya kembali bisul yang sudah pernah dialami.

Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menerapkan pola hidup yang sehat untuk menghindari dan mencegah bisul adalah dengan rajin mandi dan juga membersihkan badan dengan menggunakan sabun guna memaksimalkan pembunuhan bakteri-bakteri yang masuk kedalam tubuh yang beberapa diantaranya mungkin menjadi penyebab bisul tumbuh.

Untuk itu, gunakanlah jenis sabun yang memiliki kandungan antibakteri yang saat ini sudah banyak dijual dipasaran. Selain itu, bersihkan diri anda sesuai dengan ketentuan seperti halnya mandi minimal 2 kali dalam satu hari, mencuci dan membasuh wajah setiap kali habis mandi dan lain sebagainya. Dengan menerapkan pola hidup yang sehat maka kuman dan bakteri enggan berlama-lama didalam tubuh, termasuk kuman dan bakteri penyebab bisul.

2. Memaksimalkan Perlindungan Tubuh Terhadap Kuman dan Debu

Salah satu pemicu paling umum yang menyebabkan timbulnya bisul dalam tubuh adalah adanya kuman dan debu, yang menyebabkan allergen diudara. Semua hal tersebut bisa saja menempel dalam tubuh anda sebelum akhirnya menginfeksi bagian tersebut, sehingga munculnya bisul dan jerawat tidak akan lagi dapat dihindari.

Untuk itu, maka sebaiknya lakukan pencegahan bisul dengan menggunakan proteksi yang maksimal terhadap tubuh anda. Seperti halnya dengan mengenakan masker, pakaian yang tertutup dan rajin mencuci tangan pada saat anda akan makan atau setelah makan.

Perlindungan ini pun dapat membantu tubuh ada dari bahaya penyakit lainnya seperti halnya penyakit malaria, penyakit mata atau bahkan asma.

3. Hindari Polutan dan Allergen

Selain memproteksi diri dari bakteri dan kuman, penting pula untuk anda melindungi tubuh dari polutan dan juga allergen yang dapat menyebabkan timbulnya bisul terjadi. Untuk dapat melakukan perlindungan tubuh dari dua zat penyebab timbulnya bisul tersebut dapat dilakukan dengan mengindari lokasi yang mengandung banyak debu seperti halya proyek kontruksi atau mungkinn pabrik kimia.

Selain itu, lokasi yang kotor dan penuh dengan debu akan mungkin meningkatkan resiko terkena bisul. Untuk itu, sebaiknya kenakan masker pada saat anda terpaksa harus mengunjungi tempat-tempat tersebut.

4. Hindari Mencabuti Bulu Pada Tubuh

Kebiasaan mencabuti bulu seirngkali dilatar belakangi dalam rangka membersihkan tubuh dan memperindah tampilannya. Kondisi ini lebih sering dialami oleh para wanita yang bermasalah dengan tumbuhnya sejumlah bulu pada bagian organ tertentu dalam tubuhnya. Akan tetapi sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini sebab kondisi ini akan dapat menyebabkan timbulnya bisul.

Kebiasaan sering mencabuti bulu akan membuat pori-pori menjadi membesar. Efek jangka panjangnya, pori-pori yang membesar akan membuat bakteri dan kuman menjadi lebih mudah masuk kedalamya dan meningkatkan potensi munculnya bisul. Untuk itu, sebaiknya hindari atau hentikan kebiasaan mencabuti bulu daam tubuh untuk menghindari munculnya bisul.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan dalam rangka mencegah tumbuhnya bisul dalam tubuh. Semoga cara diatas bermanfaat untuk anda dan kita semua. 

Apa Itu Bisul, Penyebab, Gejala dan Penanganan

Memiliki kulit yang sehat, mulus dan bersih tentu menjadi impian untuk siapa saja, tak terkecuali untuk kaum laki-laki.

Betapa tidak, kulit yang indah seringkali menjadi indikasi bagaimana seseorang merawat kebersihan dan kesehatan tubuhnya yang baik. Tak jarang dari kulitlah, seseorang menggambarkan kecantikan dan kebersihan seseorang. Apalagi saat ini, kulit yang putih mulus seringkali menjadi parameter keindahan tubuh seseorang.

Dengan demikianlah tak heran bila ada banyak orang yang berlomba-lomba untuk mempercantik dan memperindah penampilan tubuh terutama kulitnya agar terlihat mulus dan bercahaya. Mulai dari melakukan perawatan sederhana dirumah, memberikan banyak produk kecantikan yang diklaim mampu memperindah kulit sampai dengan melakukan tindakan operasi atau injeksi pada tubuh agar semata-mata kulit yang mulus dan indah bisa mereka dapatkan.

Selain itu, memang seringkali banyak stigma yang terlanjur melekat dalam diri masyarakat, terutama masyarakat Indonesia bahwa gangguan dan penyakit kulit yang menyerang seseorang adalah tanda bahwa orang tersebut tidak piawai atau kurang cermat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan tubuhnya sehingga masalah kesehatan berdatangan terutama masalah kesehatan kulit.

Nah, bila sudah melihat dan mengalami betul bagaimana penilaian seseorang terhadap penderita penyakit kulit. Anda mungkin akan merasa enggan dan dibuat tak percaya diri ketika masalah kulit menyerang anda dengan tiba-tiba. Walaupun stigma yang menyatakan kesehatan kulit seringkali datang akibat dari si penderita yang kurang baik dalam menjaga kesehatannya benar adanya. Akan tetapi tidak semua jenis masalah atau gangguan kesehatan kulit terjadi akibat kondisi tersebut.

Namun demikian, tetap saja tak bisa dipungkiri bahwa tubuh yang sehat dan bersih akan membuat kuman dan bakteri penyebab penyakit enggan untuk berlama-lama hinggap dalam tubuh. Untuk itulah, merawat dan menjaga kesehatan tubuh akan menjadi PR yang penting untuk anda agar terhindar dari berbagai permasalah kesehatan yang akan mengganggu anda.

Apalagi masalah gangguan kesehehatan kulit, dimana kondisi ini umumnya akan lebih banyak membuat estetika tubuh menjadi berkurang. Ya, timbulnya masalah gangguan kulit pada tubuh tentu akan membuat si penderitanya enggan membuka dan mengekspos sebagian tubuhnya yang biasanya terbuka.

Hal ini dikarenakan pada kebanyakan kasus, gangguan kesehatan kulit umumnya lebih sering menampakan tanda dan gejala yang menganggu seperti ruam merah, timbulnya bercak dan bintik dan bahkan pada beberapa kasus tertentu nanah seringkali menyertai gangguan tersebut.

Untuk itulah gangguan kesehatan pada kulit adalah hal penting yang harus segera mendapatkan pertolongan. Sebab bila tidak bakteri atau mikroorganisme yang menginfeksi bagian kulit tersebut akan menyebar dan menginfeksi bagian lainnya yang sehat. Sehingga penyakit kulit yang dialami akan semakin membesar dan berubah menjadi lebih parah.

Selain itu, dampak yang ditimbulkan dari gangguan kulit lebih sering membuat si penderitanya mengalami kondisi yang tidak nyaman dan menganggu. Kondisi ini sebenarnya bisa dijadikan alasan untuk anda bisa segera mengkonsultasikan kondisi yang anda alami ke dokter. Agar demikian kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut bisa dicegah dan diatasi dengan lebih cepat. Seperti halnya dengan salah satu jenis masalah kesehatan kulit yakni bisul.

Anda mungkin tidak lagi asing dengan salah satu gangguan penyakit seperti bisul. Ya, gangguan pada kulit yang timbul akibat adanya benjolan ini seringkali menjadi kasus yang banyak dijumpai pada sebagian besar masyarakat. Penyakit ini memang hanya merupakan foliker kecil pada kulit, namun rasa nyeri yang diakibatkannya seringkali membuat orang tidak tahan.

Walaupun penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang sudah banyak dikenal di masyarakat. Akan tetapi tetap saja ada sebagian orang yang masih bingung dan belum tepat dalam memberikan penanganan terhadap penyakit bisul yang dialaminya.

Ada yang sudah mencoba memakai obat salep bisul yang banyak dijual di apotek atau toko obat, ada pun sebagian yang memilih mengobati kondisi benjolan menyakitkan ini dengan menggunakan bahan-bahan herbal yakni dengan mengoleskan aneka macam dedaunan dan lain sebagainya. Semua cara banyak dilakukan guna menghilangkan bisul yang amat sangat tidak nyaman dirasakan oleh si penderita mulai dari perasaan sakit yang berdenyut, demam dan bahkan sampai membuat mereka tidak bisa melakukan aktivitasnya seperti biasanya.

Nah, sebelum membahas lebih jauh tentang bagaimana penanganan bisul yang tepat, terlebih dahulu sebaiknya mari kita samakan persepsi kita terhadap penyakit bisul yang banyak dialami sehingga penanganan terhadap penyakit ini akan tepat bila anda mengkuti cara pengobatan yang akan kami sampaikan dibawah ini.


Apa Itu Bisul?

Bisul merupakan gangguan kesehatan kulit yang timbul akibat adanya benjolan yang tumbuh didalam kulit. Benjolan ini akan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang tidak nyaman seperti halnya perasaan nyeri yang berdenyut, berwarna kemerahan dan berisi nanah akibat dari infeksi bakteri yang mempengaruhinya. Adapun beberapa bakteri tersebut akan masuk kedalam kulit lewat pori-pori yang selanjutnya menginfeksi akar rambut (folikel rambut).

Adapaun gejala awal dari kondisi ni adalah warna kulit yang kemerahan, kemudian timbul benjolan seperti jerawat namun dalam ukuran yang lebih besar, menimbulkan perasaan sakit dan semakin besar perasaan sakit yang ditimbulkan akan semakin parah, berisi nanah dan pada gilirannya bisul sudah matang maka nanah tersebut akan pecah dengan sendirinya dan mengalir.

apa itu bisul dan penanganannya

Apa Saja Penyebab Bisul?

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa kondisi ini disebabkan oleh adanya infeksi akibat bakteri yang masuk kedalam kulit dan menginfeksi folikel rambut. Dan sebagian besar penyebab penyakit bisul yang muncul dalam kulit adalah disebabkan oleh jenis bakter Staphylococcus aureus. Perlu diketahui jenis bakteri ini adalah bakteri yang biasa ditemukan pada kulit dan dibagian dalam hidung.

Terkadang bisul akan dapat dengan mudah timbul dibagian kulit yang sudah rusak akibat bagian tersebut mengalami cedera kecil atau adanya gigitan serangga dimana luka masih terbuka. Kondisi ini membuat bakteri dapat dengan lebih mudah masuk kedalam kulit dan menginfeksi bagian tersebut sehingga demikian bisul akan mungkin muncul.

Apakah Saja Tanda dan Gejala Bisul?

Bisul dapat tumbuh dibagian kulit mana saja pada tubuh. Akan tetapi hanya kulit yang ditumbuhi oleh bulu dan rambut saja yang berpotensi dihinggapi oleh bisul. Oleh karena itu, bisul tidak pernah dijumpai pada bagian telapak tangan, kaki, bibir, lidah dan bagian lainnya. Namun lebih sering tumbuh dibagian ketiak, kepala, leher, tangan, wajah dan paha yang sering berkeringat dan cenderung beresiko terhadap gesekan.

Bakteri yang masuk kedalam kulit ini akan lebih mudah masuk apabila si penderita tidak cermat dalam menjaga kebersihan tubuhnya dan seringkali membiarkan daerah-daerah yang rentan akan gesekan lembap dan kedap udara.

Untuk itulah sebaiknya upayakan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh terutama memastikan bagian seperti paha dan organ lipatan pada tubuh untuk selalu kering agar bakteri dan kuman tidak bisa berkembang biak dan menginfeksi kulit dengan mudah.


Ciri-Ciri Kulit Terkena Bisul dan Tahapannya

Pada saat bisul akan muncul umumnya akan selalu ada hal yang menandakan atau mencirikan kondisi ini mulai menyerang. Umumnya beberapa tanda yang lebih sering dihadapi adalah perubahan warna merah pada bagian tubuh dan tumbulnya benjolan seperti jerawat dengan kondisi yang perih, berdenyut dan membesar dengan bertahap.

Nah, kondisi inilah yang sebaiknya anda waspadai sebelum penyakit bisul membesar dan menyebar ada baiknya bila anda mengkonsultasikan kondisi ini ke dokter sebelum bisul yang dialami berubah menjadi lebih parah atau menyebar. Akan tetapi selain beberapa ciri diatas, berikut ini ada beberapa tanda kulit yang terkena bisul dan tahapannya.

  • Adanya benjolan pada kulit yang biasanya seukuran dengan biji kacang berwarna kemerahan dan terasa sakit/nyeri.
  • Kulit dibagian sekitar benjolan mulali membengkak dan timbulnya warna kemerahan pada kulit dengan perlahan.
  • Bisul akan semakin hari semakin membesar bisa sampai dengan ukuran telur ayam, dan terbentuk nanah didalamnya terlihat putih atau kehijauan. Selain itu, pada gilirannya akan timbul titik seperti mata pada bagian benjolan dan bagian tengah bisul.
  • Ujung bisul akan menjadi keputihan atau kekuningan (terlihat nanah didalamnya) yang pada akhirnya kondisi ini akan pecah dan nanah akan mengalir keluar.

Selain beberapa tanda diatas, beberapa tanda lain yang akan mungkin menyertai bisul adalah demam, kelelahan dan badan yang terasa pegal-pegal. Pembengakakan bisa terjadi pada jaringan yang ada didekatnya dan kelenjar getah bening yang terlibat, terutama kelenjar getah bening di leher, ketiak atau bagian selangkangan.

Kondisi diatas akan mungkin menimbulkan perasaan tidak nyaman, terganggu yang amat sangat menyiksa. Bahkan pada beberapa orang anda mungkin tidak akan mampu menjalankan rutinitas anda seperti biasanya. Dengan demikian jangan heran bila pada sebagian penderita yang terkena dengan bisul mereka akan kepayahan menahan perasaan sakit yang ditimbulkan dari bisul yang dirasakan. (Baca juga : Nama Anak Laki-Laki Islami)

Mitos Pada Penyakit Bisul

Banyak mitos yang tersebar di masyarakat yang menyatakan bahwa konsumsi telur dapat menyebabkan bisul. Hal ini juga yang seringkali membuat sebagian orang merasa enggan dan bingung pada saat mengkonsumsi telur. Apalagi untuk orang yang sebelumnya sudah pernah mengalami penyakit bisul. Kondisi inilah yang seringkali membuat mereka enggan mengkonsumsi telur. Lantas benarkah hal tersebut?

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa penyakit bisul terjadi pada bagian lipatan tubuh seperti halnya dibagian ketiak atau lipatan pangkal paha. Namun bisa juga terjadi pada bagian permukaan kulit lainnya yang dibagian tersebut ditumbuhi dengan bulu atau rambut seperti wajah, leher atau bokong.

Penyakit bisul ini dapat terjadi karena faktor makanan ataupun minuman yang tidak bersih sebab mengandung bakteri yang dapat menyebabkan bisul tumbuh. Akan tetapi untuk mengkonsumsi telur dan digadang-gadang dapat menyebabkan bisul adalah mitos belaka.

Bisul yang tumbuh dalam tubuh tidak dan bukan disebabkan oleh konsumsi telur yang dimakan. Akan tetapi penyebabnya adalah bakteri yang masuk kedalam kulit melalui pori-pori atau dapat pula disebabkan oleh bakteri lain atau jamur.

Lantas bagaimana dengan seseorang yang sering mengkonsumsi telur dan dikaitkan dengan tumbuhnya bisul didalam tubuhnya? Kondisi ini bisa jadi diakibatkan karena orang yang bersangkutan memiliki alergi terhadap konsumsi telur. Akan tetap secara umum kondisi bisulan tidak disebabkan akibat sering mengkonsumsi telur.


Lalu Bagaimana Cara Mengobati Bisul yang Baik dan Tepat?

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menangani bisul yang menganggu dan menimbulkan perasaan nyeri. Beberapa hal tersebut beragam mulai dari penanganan yang sederhana yang dapat dilakukan dirumah sampai dengan mempercayakan pengobatan ke tim medis.

Beberapa penanganan tersebut bisa anda pilih. Akan tetapi bila penanganan yang dilakukan dirumah tidak berhasil karena berbagai faktor, maka sebaiknya jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Penanganan Bisul Dirumah

Pengobatan yang satu ini lebih ditujukan untuk bisul yang baru tumbuh atau ukurannya masih sangat kecil. Pada saat anda pertama kali menyadari bahwa benjolan tersebut bisul seperti pada tanda-tanda diatas. Maka penanganan yang bisa dilakukan adalah penanganan dirumah. Nah, langkah-langkah dibawah ini akan dapat membantu anda meredakan infeksi dan mencegah penyebarannya.

  • Kompres dengan Menggunakan Air Hangat

Peradangan yang terjadi pada area bisul bisa sangat mengganggu akibat perasaan sakit yang ditimbulkannya. Untuk membantu anda meredakan peradangan ini maka gunakan lap hangat dan kompreskan diatas benjolan bisul.

Caranya tempelkan waslap hangat yang sudah dicelupkan diair hangat ke bagian daerah kulit yang terkena bisul. Diamkan selama kurang lebih 10 menit sampai sensasi hangat pada waslap mereda. Lakukan hal ini secara berulang. Cara ini akan membantu bisul cepat matang dan mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan serta mempercepat penyembuhan.

  • Jangan Sesekali Memencet Bisul

Kita tidak akan pernah menyadari seberapa bersih tangan kita. Untuk itu, sebaiknya tidak sesekali memencet bisul yang sedang meradang. Sebab hal ini akan dapat mempermudah penyebaran infeksi kebagian kulit yang lain.

  • Mencegah Kontaminasi

Hal yang paling penting untuk menghindari penyebaran adalah dengan menjaga agar bagian bisul tidak tercemar dengan lebih banyak bakteri dan mikroorganisme lainnya. Untuk itu, pastikan bila anda mencuci tangan dengan bersih setelah mengobati bisul atau saat hendak mengobati bisul.

Selain itu, pastikan bila anda selalu mencuci pakaiaa, handuk atau kain yang anda gunakan untuk mengompres bisul. Hal ini dapat berguna untuk mencegah bisul tumbuh kembali, terutama bila anda sering mengalami bisul yang kambuh.

Kapan Harus Ke Dokter?

Secara umum, untuk bisul yang baru saja tumbuh anda bisa melakukan perawatan sendiri dirumah dengan melakukan beberapa hal diatas. Akan tetapi untuk bisul yang sudah besar dan memenuhi beberapa kriteria berikut ini, maka sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter bila kondisinya:

  • Memburuk dengan cepat atau sangat menyakitkan
  • Bisul pada wajah, dekat mata, atau hidung, dan bisul yang dekat dengan tulang belakang.
  • Bisul Berulang
  • Dengan perawatan sederhana belum sembuh dalam dua minggu
  • Timbul demam Lebih besar dari 2 inci (5 cm)
  • Ketika berkonsultasi dengan dokter, maka penganan yang lebih tepat akan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Cara Mencegah Bisul

Selain pengobatan, bisul pun dapat dicegah sebelum terjadi dan menjangkiti bagian kulit. Sebab pada saat terjadi resiko yang ditimbulkan dari kondisi ini bisa sangat menyiksa. Untuk itu, penting sekali mengupayakan segala hal agar bisul tidak terjadi dan menjangkiti anda. Salah satu halnya adalah dengan menjaga kebersihan. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah bisul.

  • Mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet
  • Mencuci pakaian, handuk dan seprai sesering mungkin
  • Rajin mandi untuk menjaga tubuh agar terbebas dari bakteri.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bisul. Kondisi bisul yang sudah terlanjur terjadi umumnya bisa ditangani dirumah apabila bisul masih kecil. Sementara itu, bila kondisinya meradang seperti diatas, maka sebaiknya segera hubungi dokter. 

Jenis Penyakit Kulit Berbahaya dan Harus Diwaspadai #2

Kulit merupakan lapisan paling luar dari tubuh, khususnya untuk manusia organ ini adalah organ terbesar dari sistem tubuh manusia yang memiliki peranan untuk menutupi dan melapisi organ dalam tubuh manusia.

Selain itu, organ ini memiliki peranan yang amat penting untuk melindungi tubuh manusia.Menurut penjelasan kedokteran, peranan dari kulit untuk tubuh adalah melindungi bagian tubuh dari patogen serta hilangnya air dalam jumlah yang berlebihan. Bukan hanya itu, fungsi lain dari kulit dalam tubuh adalah untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil meskipun pada wilayah tertentu. Kulit juga memiliki peranan untuk mengeluarkan segala kotoran dan zat sisa yang dibuang oleh tubuh melalui keringat yang keluar dari pori-pori pada kulit.

Untuk itulah penting sekali untuk setiap orang dapat menjaga kebersihan dan melindungi kulitnya agar tetap sehat. Selain itu, secara estetika kulit yang bersih dan mulus tentu akan membuat penampilan seseorang terlihat lebih mengagumkan daripada orang-orang yang memiliki kulit kusam dan tidak terjaga.

Ya, kulit yang mulus dan bersih tentu menjadi idaman untuk setiap orang. Bukan hanya untuk kaum hawa saja, kulit yang mulus pun akan didambakan oleh hampir sebagian besar kaum adam. Betapa tidak, kulit yang mulus dan terawat seringkali menjadi indikasi kebersihan seseorang yang mencerminkan jati dirinya. Terlepas dari tepat atau tidaknya, hampir sebagian orang akan melihat gambaran fisik sebelum mereka mengenal seseorang lebih jauh.

Untuk itulah tak heran bila banyak orang akan melakukan banyak hal agar bisa mendapatkan kulit indah seperti yang telah diimpikan. Mulai dari melakukan perawatan sederhana dirumah, menghindari segala macam faktor yang akan membuat kulit menjadi rusak sampai dengan melakukan perawatan mahal melalui suntik atau operasi untuk memperindah kulit yang dimilikinya.

Akan tetapi demikian, meski sebagian orang sudah menempuh banyak cara untuk memperindah dan memperbaiki penampilan kulitnya, namun tetap saja sebagian masih banyak yang mengeluhkan mengenai masalah kulit yang dialaminya.

Penyakit kulit itu sendiri sebenarnya bisa dialami oleh siapa saja, tak terkecuali anak-anak dan orang dewasa. Penyebab dari kondisi tersebut pun beragam karena klasifikasi penyakit kulit umumnya akan dibedakan berdasarkan penyebab yang menyerangnya. Akan tetapi secara umum, sumber yang dapat menimbulkan penyakt kulit adalah adanya paparan bakteri, kuman, virus dan alergi serta berbagai faktor lainnya.

Penyakit kulit pada dasarnya adalah penyakit yang umum dan terjadi akibat lapisan terluar dari kulit manusia mengalami infeksi akibat adanya mikroorganisme yang masuk dan menyebabkan peradangan atau inflamasi. Akan tetapi demikian, kondisi penyakit ini tidaklah bisa dianggap remeh atau dipandang sebelah mata. Karena bila tidak kondisinya akan berangsur memburuk dan mikroorganisme penyebab penyakit kulit akan menyebar dan memperluas bagian yang terinfeksi akibatnya kondisi penyakit kulit yang dirasakan akan semakin parah bila tidak segera mendapatkan pertolongan.

Selain itu, secara fisik saat seseorang mulai terserang dengan penyakit kulit, kondisi ini umumnya akan mungkin menganggu anda karena perasaan tidak nyaman yang ditimbulkan. Selain itu, bila tidak segera diatasi kondisi ini akan mungkin membuat anda terbebani karena stigma di dalam masyarakat yang sering mengatakan bahwa orang yang memiliki masalah dengan kulitnya adalah tanda bahwa orang tersebut tidak mampu menjaga kebersihan tubuhnya dengan baik. Meskipun pernyataan tersebut dibenarkan, akan tetapi tidak semua jenis penyakit kulit disebabkan karena kondisi kurangnya si penderita menjaga kesehatan dan kebersihan tubuhnya.

Untuk itulah, ketika anda mulai merasakan seperti terjadi sesuatu dengan tubuh anda dan anda mulai merasa tidak nyaman dibuatnya, maka segera konsultasikan masalah tersebut dengan dokter agar dokter bisa segera melakukan pemeriksaan sehingga penanganan yang tepat dari penyakit yang dialami akan bisa segera dilakukan. Dengan begini, kondisi terburuk dari dampai penyakit yang dialami akan mungkin dihindari.

Selain itu, kebersihan dan kesehatan tubuh memang sedikit banyak mempengaruhi faktor dari kondisi kulit yang dialami. Untuk itu, sebaiknya perhatikan selalu kesehatan dan kebersihan tubuh anda. Agar jangan sampai, bakteri dan kuman menyerang dan menginfeksi bagian kulit yang dapat menimbulkan masalah yang cukup kompleks untuk anda.

Nah, sebelumnya kita sudah pernah membahas jenis penyakit kulit bahaya yang perlu diwaspadai pada artikel berikut Jenis Penyakit Kulit Berbahaya dan Harus Diwaspadai. Dan kali ini kita akan bahas lebih dalam lebih banyak jenis penyakit kulit yang patut diwaspadai. Untuk itu, mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

jenis penyakit kulit berbahaya

 


 

Jenis Penyaikit Kulit yang Perlu Diwaspadai

1. Bisul

Penyakit kulit yang satu ini mungkin sudah tak lagi asing ditelinga anda. Walaupun penyakit bisul adalah salah satu penyakit yang sudah banyak dikenal di masyarakat, akan tetapi terkadang masih ada sebagian orang yang masih bingung atau belum tepat dalam hal mengobati bisul yang dialaminya.

Bisul adalah sebuah penyakit kulit yang timbul karena adanya benjolan yang tumbuh didalam kulit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perasaan nyeri, berwarna kemerahan, berisi nanah akibat dari infeksi bakteri. Bakteri yang menginfeksi tersebut masuk lewat pori-pori kulit dan kemudian menginfeksi akar rambut (folikel rambut)

Adapun gejala awal yang akan ditimbulkan pada penderita bisul adalah warna kulit yang berubah menjadi kemerahan, kemudian timbul benjolan yang terasa sakit, semakin membesar dan semakin sakit serta berisi nanah. Sampai akhirnya ketika bisul tersebut sudah matang akan pecah dan nanah pun akan mengalir dari benjolan tersebut.

Selain itu, umumnya penyebab yang dapat menimbulkan kondisi ini terjadi lebih banyak disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Dan sebagian besar penyebab bisul adalah adanya bakteri jenis Staphylococcus aureus, yakni sejenis bakteri yang biasa ditemukan pada kulit dan dalam hidung.

Bisul pun terkadang mudah timbul diarea dimana kulit telah rusak oleh cedera kecil atau gigitan serangga, yang mana pada kondisi ini membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk kemudian menginfeksi bagian tubuh.

2. Hemangioma

Hemangioma adalah kondisi yang terjadi akibat adanya pertumbuhan daging atau kulit namun bukanlah kanker, yang tumbuh akibat pertumbuhan jaringan darah abnormal. Hemangioma biasanya ditemukan dalam lapisan organ dalam seperti misalkan hati.

Kondisi ini sering juga disebut dengan tanda stoberi atau tanda lahir yang muncul pada bagian kulit akibat adanya pembuluh darah lebih atau tidak normal yang berbentuk benjolan elastis dan berwarna merah cerah. Penyakit ini termasuk kedalam jenis tumor pembuluh darah. Terkadang hemangioma juga dapat membuat kulit menjadi terlihat biru atau ungu apabila muncul dibagian lapisah kulit yang lebih dalam.

Pada kondisi yang umum, biasanya hemangioma muncul dibagian kulit kepala, punggung, dada atau wajah. Akan tetapi demikian, kondisi timbulnya benjolan ini pun bisa muncul dibagian tubuh mana saja. Seiring waktu tanda lahir hemangioma bisa menyusut dan pudar dengan sendirinya hingga anak berusia 10 tahun.

Untuk gejala awal yang mungkin dapat muncul baik disadari atau tidak, akan muncul tanda merah rata yang muncul dibagian tubuh dan dapat berkembang dengan cepat serta membuat bagian kulit yang terkena hemangioma menjadi menonjol.

Namun setelah itu, hemangioma akan memasuki tahapan yang tidak aktif dan memudar dengan sendirinya. Hemangioma yang terjadi pada anak bisa sudah ada sejak mereka lahir, namun akan bisa muncul setelah anak berusia beberapa bulan dan terlihat lebih jelas.

Perbedaan warna kulit akan tetap ada atau bersifat permanen, akan tetapi warna dari tanda lahir ini akan menjadi pudar atau tidak secerah saat hemangioma pertama kali muncul. Sekitar 50 persen anak-anak yang mengalami hemangioma akan dapat pudar saat anak berusia 5 tahun.

Akan tetapi kondisi ini pun patut diberikan perhatian apabila hemangioma yang terjadi pada anak terinfeksi, berdarah atau disertai dengan luka yang terbuka dibagian tersebut. Segera hubungi dokter apabila benjolan hemangioma yang terjadi pada si buah hati mulai disertai dengan keluhan-keluhan.


 

 

3. Cold Sore (Herpes Simplex Virus)

Cold sore juga dikenal sebagai labiliasis adalah suatu kondisi media yang memperlihatkan adanya lepuhan atau luka yang terasa sakit yang menyerang bagian mulut atau bibir. Kondisi ini umumnya akan dapat sembuh dalam waktu dua sampai tiga minggu meski si penderita tidak mendapatkan pengobatan intens dari dokter.

Cold sore umumnya lebih sering menyerang anak-anak dan disertai degan gejala pusing, mual dan gejala yang mirip dengan gejala flu. Meski demikian, anak remaja pun bukan tidak mungkin merasakan kondisi ini. Gejala yang dirasakan pun bisa mungkin lebih berat seperti kesulitan pada saat menelan dan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening dan lain sebagainya.

Kondisi yang perlu diwaspadai dari hal ini adalah sifatnya yang menular. Penyakit cold sore akan dapat menular dari si penderita pada orang lain yang sehat. Penularan ini bisa melalui air liur atau saliva dengan melakukan kontak berdekatan dengan seseorang pada membran mukosa atau pada bagian kulit yang terbuka, seseorang tidak harus memperlihatkan ciri-ciri berupa adanya luka untuk menularkan kondisi ini.

 Maka dari itulah, menjaga kesehatan dengan selalu mengenekan masker pada saat anda merasakan sesuatu yang tidak nyaman dengan tubuh anda adalah langkah pencegahan yang penting agar orang-orang disekitar anda tidak tertular.

4. Warts (Kutil)

Anda mungkin tidak lagi asing mendengar kondisi gangguan pada kulit yang satu ini. Kutil dalam bahasa kedokteran didefinisikan sebagai benjolan yang terjadi akibat adanya Human Papillomavirus (HPV). Kutil telah menjangkiti manusia sejak ribuan tahun yang lalu dan telah ditemukan bukti bahwa kutil diderita oleh Mummy berusia 3.000 tahun.

Jenis gangguan kesehatan kutil  ini adalah sejenis tumor jinak yang menyerang kulit. Kutil akan dapat menyerang lapisan kulit, dan infeksi kulit ini biasanya dapat menular pada orang lain atau diri si penderita apabila bersentuhan secara langsung pada kulit yang terinfeksi.

Kondisi gangguan pada kulit ini memang dapat menghilang dalam beberapa bulan, namun juga kondisi ini dapat terjadi bertahun-tahun. Menggunakan barang-barang pribadi seperti misalkan handuk, pakaian, pisau cukur dan sebagainya akan dapat memberikan peluang untuk seseorang yang sehat terkena kutil yang tertular.

Untuk itulah kondisi ini perlulah diwaspadai. Meski beberapa kutil tidak terlalu berbahaya, akan tetapi tetap saja kondisi ini akan dapat merusak estetika dan keindahan tubuh seseorang. Selain itu, kutil dapat tumbuh pada bagian tubuh mana saja.

Bukan hanya itu, kutil umumnya lebih sering tumbuh pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Sifat dari kutil itu sendiri umumnya lebih mudah menyebar dari satu bagian tubuh kebagian tubuh lainnya. Bagian kulit pada tubuh yang lebih mudah terserang dengan kutil adalah bagain tangan, kaki, wajah dan bahkan pada kondisi tertentu pertumbuhan kulit bisa saja menyerang bagian organ genital (kelamin).


 

 

5. Selulitis

Selulitis atau yang dalam bahasa Inggris Cellulitis adalah sebuah gangguan kesehatan kulit yang terjadi karena adanya infeksi umum dibagian kulit dan jaringan lunak yang berada dibawah kulit. Kondisi ini terjadi ketika bakteri menyerang kulit  yang rusak atau normal dan mulai menyebar dibawah kulit hingga kebagian jaringan lunak. Kondisi ini akan dapat menyebabkan infeksi dan imflamasi (peradangan).

Peradangan merupakan sebah proses dimana tubuh bereaksi terhadap paparan bakteri yang masuk kedalam tubuh. Pada tahapan peradangan tubuh akan dapat merasakan pembengkakan, nyeri, warna kulit yang kemerahan dan terasa hangat pada saat diraba.

Setiap orang memiliki resiko untuk mengalami selulitis, terutama untuk mereka yang mengalami truma pada kulit atau masalah medis lainnya seperti halnya penderita diabetes, menderita hepatitis, menderita gangguan kesehatan kulit lainnya seperti eksim, psoriasis dan masih banyak lagi.

Adapun penyebab yang dapat mempengaruhi kondisi ini terjadi dibagian kulit adalah karena adanya beberapa hal seperti cedera yang menembus kulit, masuknya benda asing dikulit, infeksi tulang dibawah kulit dan lain sebagainya.

Kondisi selulitis dapat terjadi hampir disemua bagian tubuh. Kondisi yang paling sering terjadi adalah dibagian tubuh yang telah rusak karena sebab lainnya, seperti cedera meradang, daerah kulit dengan sirkulasi yang buruk dan lain sebagainya.

Ketika seseorang terserang dengan gangguan kulit yang satu ini maka umumnya mereka akan mulai merasakan beberapa gejala seperti halnya timbulnya kemerahan pada bagian kulit yang bisa menjadi luas, adanya pembengkakan, timbulnya perasaan sakit, timbulnya cairan kuning yang bening dari kulit yang bocor dan bahkan pada kondisi tertentu demam akan mungkin dirasakan.

6. Erysipelas

Kondisi gangguan penyakit kulit ini adalah infeksi akut yang terjadi pada kulit dan jaringan yang ada dibawah kulit. Sebagian besar dari kondisi ini lebih sering disebabkan karena adanya paparan bakteri. Jenis bakteri yang disebut-sebut menjangkiti dan menimbulkan kondisi penyakit ini adalah jenis Streptococcus pyogenes.

Kondisi Erysipelas dapat terjadi pada semua usia dan semua ras. Akan tetapi gangguan penyakit kulit ini lebih banyak dijumpai pada bayi, anak-anak dan orangtua dengan usia yang lanjut.

Adapun jenis penyakit ini akan lebih sering muncul dengan menampakan beberap gejala seperti halnya timbulnya bercak merah, melepuh, berbatas tegas, kadang berair dan adakalanya kondisi ini menimbulkan nanah dan membentuk area erosi yang cukup luas pada bagian permukaan kulit.

Selain dipengaruhi oleh adanya bakteri. Faktor resiko untuk terjadinya infeksi ini adalah adanya trauma lokal (robekan kulit), luka terbuka dibagian kulit atau gangguan pada pembuluh balik (vena) maupun adanya pembuluh getah bening.

Demikianlah beberapa jenis penyakit kulit yang perlu diwaspadai. Dengan mengenal dan mengetahui jenis-jenis gangguan pada kulit diatas, diharapkan anda dapat lebih waspada dalam memperhatikan gejala-gejala yang dirasakan pada tubuh. Sehingga penanganan penyakit yang menyerang tubuh akan bisa segera dilakukan dengan demikian kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut bisa segera dihindari. 

Penyakit Kulit Psoriasis, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Psoriasis merupakan salah satu masalah atau penyakit kulit berupa peradangan kronis pada kulit, yang mana penderitanya lebih cepat mengalami pergantian kulit.

Psoriasis merupakan penyakit autoimun kronik yang menimpa kulit. Penyakit ini juga memiliki sifat kambuhan dengan tanda berupa lepuhan, dimana lepuhan tersebut berwarna merah dan ukurannya beragam, serta dilapisi oleh sisik kering berwarna keperakan.

Pada penyakit psoriasis tahap awal biasanya berupa bintik berwarna merah, yang mana ukurannya akan semakin melebar serta terdapat sisik putih berlapis. Bagian tubuh yang sering terkena penyakit ini yaitu, punggung, dada, lengan, siku, kuku, kaki, bahkan kulit kepala.

Psoriasis termasuk penyakit inflamasi noninfeksius kronik yang terjadi pada kulit, yang mana produksi sel-sel pada lapisan epidermis terjadi dengan cepat, bahkan kecepatannya sekitar enam sampai sembilan kali lebih cepat dari kecepatan normal.

Orang berusia sekitar 15 sampai 30 tahun merupakan terbanyak mengalami kasus ini. Meskipun begitu, penyakit ini bisa juga menimpa atau terjadi pada anak-anak yang lebih muda atau bahkan lansia. Khususnya di Indonesia, jumlah pengidap penyakit ini masih belum diketahui dengan pasti. Untuk membantu orang-orang yang mengidap penyakit ini, pada tahun 2006 sudah didirikan yayasan Peduli Psoriasis Indonesia.

Pada tahap dini, penyakit ini memang terkesan hanya masalah kosmetik semata. Namun, dalam perkembangannya penyakit ini akan menimbulkan gejala-gejala yang serius pada organ bagian dalam tubuh. Tingkat keparahan gejala yang muncul akibat psoriasis memiliki perbedaan pada penderitanya. Bahkan intensitas gejalanya pun bisa berubah. Ada penderita yang mengalami gejala ringan, ada pula penderita yang mengalami gejala berat. Baca juga: Dermatitis Seboroik

Penyebab Psoriasis

Belum diketahui apa penyebab pasti psoriasis. Namun, diduga penyakit ini disebabkan oleh autoimun atau sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel kulit yang normal atau sehat. Saat terserang sistem kekebalan tubuh, sel kulit yang seharusnya melawan infeksi justru menggandakan dirinya dengan cepat sehingga akibatnya terjadi penebalan kulit. Secara pasti masih belum diketahui mengapa kinerja sistem kekebalan tubuh keliru. Namun, lingkungan dan gen diduga kuat sebagai penyebabnya.

Dalam keadaan normal tubuh akan memproduksi dan mengganti sel kulit mati beberapa minggu sekali. namun, pada penderita psoriasis akan mengalaminya hanya dalam hitungan hari saja, sehingga akibatnya terjadi penumpukan sel-sel kulit yang sudah mati dan akhirnya akan membentuk penebalan kulit, bersisik, memerah dan mengelupas.

Faktor keturnan diduga dapat meningkatkan resiko penyakit ini.

Penderita psoriasis bisa mencegah kambuhnya gejala dengan menghindari beberapa faktor yang dapat memicu seperti di bawah ini:

  • Cedera kulit yang disebabkan karena tergores, terbakar sinar matahari, atau karena gigitan serangga.
  • Mengkonsumsi minuman keras berlebihan.
  • Infeksi pada tenggorokan. Psoriasis guttate yang biasanya menyerang anak-anak dan remaja tumbuh setelah penderitanya mengalami infeksi tenggorokan.
  • Pengaruh obat-obatan tertentu.
  • Kondisi cuaca bisa menjadi pemicu psoriosis. Penyakit ini akan muncul ketika cuaca dingin dan kering. Sementara gejalanya akan berkembang selama cuaca cerah atau lembab.
  • Stres berat berperan juga dalam memicu psoriasis. Berdasarkan penelitian, stres dapat meningkatkan keaktifan faktor imun yang berhubungan dengan psoriasis.
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus dapat meningkatkan pembentukan psoriasis.

Gejala Psoriasis

Pada tiap-tiap orang intensitas gejala psoriasis bebeda-beda. Beberapa orang mengalami gejala ringan, dan ada pula psoriasis yang muncul tanpa adanya gejala dalam waktu tertentu. Namun, gejala yang muncul kemudian akan bertambah parah sehingga nantinya akan mengganggu kenyamanan penderitanya.

Gejala umum yang muncul karena psoriasis yaitu kulit berubah warna menjadi memerah, terasa kering dan tebal, bersisik, pecah-pecah, kuku menebal, serta sendi mengalami pembengkakan dan kaku. Tidak semua orang mengalami gejala yang sama karena penyakit ini memiliki beberapa jenis.

Psoriasis Vulgaris

Psoriasis vulgaris merupakan luka pada kulit, yang mana luka tersebut ditutupi oleh sisik keperakan dan berwarna merah, psoriasis ini  disebut juga dengan plak. Plak ini pun bisa terasa sangat gatal. Menghilangkan peradangan kulit ini akan menyebabkan timbulnya darah, bahkan dengan perlahan akan semakin membesar sehingga pada akhirnya akan membuat plak kering. Kondisi ini bisa disebabkan karena faktor cuaca yang dingin, infeksi atau stres. Yang mana psoriasis jenis ini bisa dimulai dari lutut, siku dan bagian bawah punggung.

Psoriasis Guttate

Psoriasis jenis ini akan menimbulkan luka berbentuk seperti air mata dan berukuran kecil. Yang mana kemunculannya biasanya ditemukan pada kulit kepala, tungkai kaki, dan punggung. Psoriasis jenis ini seringkali dipicu karena saluran pernafasan bagian atas terinfeksi. Psoriasis jenis ini bisa jadi sebagai tahap awal psoriasis, karena biasanya menimpa remaja atau anak kecil.

Psoriasis Pustular

Psoriasis jenis ini berupa lepuhan yang berasal dari nanah non-infeksi yang muncul pada kulit. Keadaan ini bisa saja disebabkan karena kontaminasi, obat, rasa khawatir, maupun kontak dengan zat atau bahan kimia tertentu. Jenis psoriasis ini merupakan ancaman terbesar terhadap ginjal dan jantung. Psoriasis pustular yang menyebar ke seluruh tubuh bisa menimbulkan demam, gatal yang luar biasa dan berat badan menurun.

Psoriasis Eritroderma

Psoriasis jenis ini menyebabkan kulit memerah dan menyebar luas, serta bersisik. Yang mana keadaan ini disebabkan karena terbakar oleh matahari atau konsumsi obat-obatan tertentu. Psoriasis jenis ini bisa saja menutupi seluruh bagian tubuh. Jenis psoriasis ini akan berdampak pada kadar protein dan cairan sehingga akan berujung pada dehidrasi, gagal jantung dan malanutrisi.

Psoriasis Kuku

Psoriasis ini berupa kelompok lubang berwarna putih dan berukuran kecil yang tersebar di kuku, yang mana umumnya terjadi pada kuku kaki dengan disertai bintik kekuningan, kuku tumbuh abnormal, dan kuku terlepas.

Psoriasis Inversi

Psoriasis jenis ini akan menyebabkan ruam berwarna merah yang halus dan terdapat pada daerah lipatan kulit, seperti ketiak. Bahkan ruam ini akan semakin parah apabila bergesekan dengan keringat. Daerah selain ketiak, psoriasis jenis ini juga bisa menyerang selangkangan, bawah payudara dan bokong.

Arthritis Psoriasis

Arthritis psoriasis dapat menyebabkan iritasi pada kulit, bersisik dan warna kuku berubah. Intensitas gejala penyakit kulit ini bervariasi serta bisa menyerang bagian sendi mana pun. Sendi yang terinfeksi akan berubah menjadi kaku. Yang mana kerusakannya akan menyebabkan cacat yang permanen.

Psoriasis Kulit Kepala

Jenis psoriasis ini akan menyebabkan timbulnya sisik tebal serta terasa gatal pada kulit kepala, baik itu sebagian kulit kepala atau seluruhnya. Bahkan ruamnya bisa saja melebar melewati garis rambut. Bagian kulit yang mengelupas akan terlihat seperti ketombe.

Diagnosa Psoriasis

Diagnosa psoriasis biasanya dilakukan setelah dokter melakukan tes atau cek fisik. Untuk mengetahui apakah pasien menderita psoriasis atau tidak, biasanya dokter akan melihat potongan kecil atau sampel kulit yang nantinya akan diperiksa dilaboratorium. Tujuannya yaitu untuk mengetahui jenis psoriasis apa yang dialami oleh penderita.

Pengobatan Psoriasis

Obat Oles

Pengobatan atau penanganan psoriasis dilakukan untuk mengendalikan atau menekan gejala yang timbul. Pengobatan psoriasis itu sendiri biasanya menggunakan jenis salep tertentu yang mana untuk mendapatkannya dan menggunakannya harus berasal dan sesuai dengan resep dari dokter.  Jenis obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi psoriasis masih dalam tingkat ringan atau menengah. Penggunaan salep juga bisa dikombinasikan dengan sampo untuk mengatasi psoriasis pada kulit kepala.

Terapi Cahaya

Terapi cahaya biasanya dilakukan atau dipilih sebagai alternatif untuk jenis psoriasis yang memang tidak bisa diatasi dengan menggunakan obat oles. Proses foto terapi ini dilakukan oleh dokter spesialis kulit dengan memanfaatkan sinar ultraviolet A dan B.

Terapi ultraviolet B atau UVB memiliki durasi beberapa menit yang dijalani oleh penderitanya beberapa kali seminggu. Tujuan dilakukan pengobatan ini yaitu agar kecepatan produksi sel berkurang.

Jenis terapi cahaya lainnya yakni terapi ultraviolet A atau UVA. Sinar ultraviolet ini bisa menembus ke dalam kulit lebih dari sinar ultraviolet B. Terapi ini tidak dianjurkan dalam jangka waktu panjang karena memiliki resiko kanker kulit.

Obat Minum

Obat minum akan dianjurkan apabila metode pengobatan lainnya tidak efektif dalam menangani psoriasis yang memiliki tingkat keparahan tinggi.

Obat Infus atau Suntik

Sedangkan untuk psoriasis dengan tingkat keparahan yang sudah serius atau tinggi, biasanya akan diberikan obat dengan melalui suntikan atau infus. Yang mana cara kerjanya yaitu untuk menurunkan tingkat dari reaksi sistem kekebalan tubuh berlebih, sehingga dengan begitu inflamasi kulit dan regenerasi bisa berkurang.

Cara Mencegah Psoriasis

Melembabkan Kulit

Menjaga kulit tetap lembab bisa membantu mencegah perdarahan dan retak yang disebabkan karena psoriasis. Selain itu, melembabkan kulit juga bisa dilakukan untuk mengurangi peradangan serta mempertahankan fleksibilitas kulit. Gunakan selalu pelembab setelah anda selesai mandi.

Pilih Sabun yang Tepat

Sabun yang terlalu keras dapat menyebabkan kulit rusak. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya jika mencari sabun yang lebih ringan, terlebih lagi sabun yang mengandung pelembab yang dapat membantu menenangkan kulit. Anda bisa bertanya atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker untuk mencari tahu jenis sabun apa yang tepat digunakan.

Produk Perawatan

Penyakit kulit psoriasis akan membuat kulit penderitanya menjadi lebih sensitif. Untuk mencegah penyakit ini maka alangkah lebih baik jika mencari produk perawatan kulit yang tidak akan menyebabkan iritasi.

Hindari Cedera Kulit

Iritasi, goresan atau kulit terbakar akan semakin memperburuk gejala psoriasis. Oleh sebab itu, usahakan untuk menghindari cedera kulit.

Kelembaban Udara

Udara kering akan membuat kulit menjadi lebih kering sehingga akan mudah teriritasi. Usahakan untuk membuat udara di rumah anda tetap lembab.

Obati Infeksi

Infeksi yang terjadi pada kulit dapat menyebabkan psoriasis. Obati segera apabila kulit anda terkena infeksi agar tidak terjadi psoriasis.

Menghindari stres bisa dilakukan untuk mencegah dan mengobati psoriasis. Selain itu, menghindari faktor penyebab, menghindari rokok dan konsumsi alkohol, menghindari jenis obat-obatan tertentu yang dapat menyebabkan penyakit kulit ini, mandi dengan menggunakan air hangat dan menggunakan pakaian berbahan katun direkomendasikan sebagai langkah untuk mencegah penyakit ini.

Siapa saja orang yang menderita psoriasis tentunya tidak akan merasa nyaman karena akan berdampak menurunnya tingkat aktivitas dalam sehari-hari. Jika ditemukan gejala-gejala yang tidak wajar seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Itulah penjelasan mengenai penyakit psoriasis, gejala, penyebab dan pengobatan. Semoga bermanfaat.

Melanoma, Kanker Kulit Berbahaya yang Dapat Mengancam Jiwa

Kanker merupakan penyakit yang dianggap sebagai penyebab kematian yang paling sering saat ini.

Kanker itu sendiri merupakan penyakit yang muncul disebabkan karena adanya pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang kemudian berubah menjadi sel kanker. Di dalam perkembangannya, sel kanker ini bisa menyebar ke bagian tubuh yang lainnya, sehingga dengan begitu bisa menyebabkan kematian.

Sebagian besar masyarakat mengenal kanker sebagai tumor. Namun, tidak semua tumor merupakan kanker. Tumor itu sendiri dibedakan menjadi 2 jenis, yakni tumor jinak dan tumor ganas. Kanker itu sendiri adalah istilah yang dipakai untuk jenis tumor ganas.

Kanker bisa menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, serta bisa terjadi pada setiap bagian tubuh termasuk kulit.

Kulitmerupakan lapisan terluar tubuh yang memiliki fungsi untuk melindungi organ yang berada di bawahnya, penyeimbang suhu tubuh, sebagai pengeluaran berupa keringat, dan lain sebagainya.

Seperti organ atau bagian tubuh yang lainnya, kulit juga rentan terkena atau terserang penyakit, mulai dari penyakit ringan sampai penyakit berat. Penyakit berat atau ganas yang menimpa kulit di antaranya yaitu kanker. Kanker kulit itu sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya yaitu kanker melanoma.

Kanker kulit melanoma merupakan jenis kanker kulit yang jarang terjadi, namun kanker ini merupakan kanker ganas dan berbahaya yang nampak seperti tahi lalat. Dimana kanker ini bisa mengancam nyawa atau jiwa. Kanker kulit jenis ini dimulai dari kulit, namun bisa menyebar ke organ tubuh yang lainnya. Kanker kulit melanoma bisa terjadi di beberapa bagian tubuh, namun bagian tubuh yang sering terkena jenis kanker kulit ini yaitu tangan, wajah, kaki dan punggung. Selain itu, melanoma juga bisa tumbuh di bawah kuku.

Melanoma itu sendiri memiliki bentuk yang tidak beraturan dengan warna lebih dari satu. Tahi lalat yang terserang melanoma akan terasa sangat gatal, serta bisa terjadi pendarahan. Selain itu, ukurannya pun bisa melebihi ukuran tahi lalat seperti biasanya.

Nah, untuk membedakan antara tahi lalat normal atau melanoma, daftar ABCDE sudah dikembangkan sebagai tanda peringatan.

Asimetri

Apabila ditarik garis tengah, maka melanoma tidak memiliki dua sisi yang asimetri.

Border atau Tepi

Melanoma memiliki tepi atau border yang tidak rata.

Color atau Warna

Melanoma memiliki warna yang bermacam-macam. Mulai dari gradasi cokelat muda sampai hitam. Bahkan bisa saja berwarna biru, merah, atau warna yang lainnya.

Diameter

Diameter melanoma memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan tahi lalat biasa.

Evaluasi atau Perubahan

Setiap adanya perubahan pada tahi lalat biasa, seperti misalkan warna, ukuran atau adanya perubahan lain, maka harus lebih waspada dan pikirkan ke arah melanoma.

Kanker kulit melanoma merupakan jenis kanker kulit yang paling umum terjadi di dunia. New Zealand dan Australia sampai saat ini memiliki kasus kanker melanoma tertinggi di dunia. Sedangkan untuk negara di Asia memiliki kasus paling rendah. Khususnya di Indonesia sendiri, kanker kulit melanoma masih terbilang jarang. Namun, jika tidak didiagnosa dari awal kanker kulit ini akan berakibat fatal.

Penyebab Melanoma

Kanker kulit jenis melanoma sering disebabkan karena radiasi ultraviolet yang berasal dari sinar matahari, namun penyebab pastinya masih belum diketahui. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan sebagian besar masyarakat akan bahaya dari sinar matahari itu sendiri. Selain paparan terhadap sinar UV, faktor jenis kelamin terlebih lagi wanita dan faktor usia mempengaruhi atau meningkatkan resiko terkena kanker kulit ini. Selain faktor jenis kelamin dan usia. Faktor lainnya yang dapat meningkatkan resiko terkena melanoma adalah:

  • Memiliki atau terdapat banyak bintik-bintik
  • Memiliki tahi lalat yang banyak
  • Kulit pucat dan mudah terbakar, serta kulit susah untuk berubah warna
  • Memiliki atau mengalami kondisi yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seperti HIV
  • Memiliki anggota keluarga demgan riwayat penyakit ini
  • Obat-obatan yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh

Gejala Melanoma

Melanoma itu sendiri bisa berawal sebagai pertumbuhan kulit baru yang berukuran kecil dan berpigmen yang terdapat pada kulit normal. Biasanya melanoma lebih sering tumbuh pada kulit yang sering terpapar oleh sinar matahari. Namun, dari kebanyakan kasus melanoma tumbuh dari tahi lalat yang berpigmen, yang kemudian muncul perubahan pada tahi lalat, baik itu ukuran, warna, atau bentuknya. Melanoma bisa tumbuh di bagian kulit manapun. Melanoma mudah menyebar ke bagian tubuh yang lainnya, bahkan akan terus menerus tumbuh dan menghancurkan jaringan yang ada di sekitarnya.

Jika pertumbuhan melanoma semakin sedikit, maka peluang penderitanya untuk sembuh semakin besar. Namun, jika melanoma tumbuh ke dalam kulit lebih jauh, maka akan mudah menyebar ke pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Dalam waktu beberapa bulan atau tahun akan menyebabkan kematian.

Pada tiap orang memiliki ketahanan tubuh yang berbeda-beda, diketahui perbedaan tersebut dipengaruhi oleh pertahanan sistem kekebalan tubuh seseorang. Meskipun melanoma sudah menyebar, tetapi orang yang memiliki ketahanan atau kekebalan tubuh baik bisa bertahan hidup lebih lama.

Tanda atau gejala yang muncul akan terbentuknya jenis kanker kulit ini yaitu, terdapat bintik atau tahi lalat yang berpigmen dengan warna biru tua atau hitam, yang mana ukurannya akan semakin besar. Adanya perubahan warna pada tahi lalat, terlebih lagi pigmentasi merah, biru, putih yang terlihat di kulit sekelilingnya. Selain itu, terdapat perubahan pada kulit di atas bintik yang berpigmen, seperti adanya perubahan bentuk peradangan kulit yang terdapat di sekitar tahi lalat.

Cara Mengobati Kanker Kulit Melanoma

Pengobatan kanker kulit melanoma itu sendiri tergantung kondisi penderitanya. Biasanya penanganan utama untuk mengatasi melanoma yaitu dengan melalui operasi.

Jenis pengobatan atau penanganan melanoma tergantung pada stadium yang diderita oleh penderitanya. Sistem stadium ini digunakan untuk melihat atau menjelaskan perkembangan melanoma itu sendiri, apakah sudah jauh atau sebaliknya.

Pengobatan Melanoma Stadium 1

Melanoma stadium 1 biasanya akan ditangani dengan operasi. Operasi tersebut bertujuan untuk mengangkat sel-sel melanoma beserta sebagian kecil kulit yang terdapat di sekitarnya.

Dalam proses pembedahan terkadang untuk beberapa kasus akan dilakukan pembiusan total, sehingga ketika dilakukan operasi penderitanya tidak akan tersadar atau tertidur. Namun, untuk pembedahan kasus melanoma stadium 1 akan dilakukan pembiusan lokal. Penderitanya masih dalam keadaan sadar, namun daerah yang terdapat di sekitar melanoma tidak akan merasakan apapun atau mati rasa.

Ketika pembedahan meninggalkan luka pada kulit untuk memperbaikinya bisa dilakukan operasi gabungan untuk mencangkok kulit. Mencangkok kulit itu sendiri yaitu mengambil beberapa bagian kulit yang terdapat di bagian tubuh lainnya, yang kemudian akan ditempelkan pada daerah kulit yang dibedah atau operasi.

Kemungkinan kembalinya melanoma yang sudah diangkat sangat kecil. Sehingga dengan begitu tidak diperlukan penanganan lebih lanjut setelah dilakukan pembedahan atau operasi.

Pengobatan Melanoma Stadium 2 dan 3

Penanganan melanoma pada stadium 2 dan 3 sama seperti penanganan yang dilakukan pada stadium 1. Dimana daerah yang terkena melanoma akan diangkat. Operasi pencangkokan kulit akan dilakukan jika diperlukan. Apabila melanoma telah menyebar ke bagian lainnya, seperti nodus limfa terdekat, maka penderitanya harus melakukan operasi lanjutan untuk mengangkat melanoma tersebut. Dalam operasi kali ini pembiusan total akan dilakukan sehingga penderitanya tidak akan sadar.

Pengangkatan nodus limfa ini memiliki resiko terganggunya sistem limfa. Yang mana efeknya akan menyebabkan tertimbunnya cairan di dalam tubuh.

Pengobatan Melanoma Stadium 4

Stadium 4 merupakan tahap yang paling parah karena melanoma sudah menyebar ke suluruh tubuh atau melanoma tumbuh lagi di bagian tubuh lainnya setelah melakukan pengobatan.

Melanoma stadium 4 biasanya tidak lagi bisa disembuhkan. Dimana penanganan atau pengobatan yang dilakukan bertujuan hanya untuk memperlambat penyebaran kanker itu sendiri, memperpanjang masa hidup penderita, dan mengurangi gejala yang timbul.

Untuk melanoma yang muncul jauh dari tempat sel melanoma pertama, bisa dilakukan pembedahan. Sedangkan untuk mengurangi gejala, maka penanganan yang dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi obat-obatan atau melakukan radioterapi.

Radioterapi

Radioterapi dilakukan untuk mengangkat nodus limfa setelah melakukan operasi. Selain itu, dilakukan untuk meringankan gejala pada melanoma stadium tinggi. Radioterapi bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker dengan menerapkan radiasi, yang mana dosisnya terkontrol.

Setelah melakukan radioterapi akan muncul efek samping seperti mual, merasa lelah, nafsu makan hilang, ruam-ruam pada kulit, dan rambut rontok. Untuk mengatasi efek samping yang terjadi biasanya dokter akan memberikan obat-obatan tertentu.

Imunoterapi

Imunoterapi dilakukan dengan memakai obat yang berasal dari unsur dalam darah secara alami. Dimana pengobatan ini dilakukan agar sistem kekebalan tubuh terdorong untuk melawan melanoma. Obat-obatan yang digunakan akan disuntikan di bawah kulit, ke dalam pembuluh darah, atau bisa juga ke dalam gumpalan melanoma. Sama dengan radioterapi, imunoterapi juga menimbulkan efek samping seperti demam, flu, suhu badan tinggi, terasa sakit pada persendian, serta merasa lelah.

Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk menangani melanoma yang sudah tersebar ke bagian tubuh yang lainnya. Pada umumnya kemoterapi dilakukan untuk mengurangi gejala dan rasa sakit yang ditimbulkan akibat melanoma pada stadium tinggi. Untuk membunuh kanker, kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat anti kanker.

Kemoterapi akan menimbulkan beberapa efek samping yang disebabkan oleh pengaruh obat. Efek samping dari kemoterapi di antaranya yaitu, mual dan muntah, lelah, infeksi, serta sariawan. Biasanya dokter akan meresepkan obat tertentu untuk mencegah efek tersebut.

Pencegahan Melanoma

Cara mencegah kanker kulit melanoma yaitu dengan menghindari kulit dari paparan sinar matahari secara langsung. Untuk mencegahnya, anda bisa memakai pakaian yang tertutup, memakai tabir surya, hindari sinar matahari dari jam 10.00 sampai 16.00, karena sinar matahari pada jam tersebut berbahaya. Selain itu, anda juga harus lebih waspada akan tahi lalat yang terdapat di tubuh anda. Sebaiknya periksa segera tahi lalat tersebut, terlebih lagi jika muncul tanda-tanda melanoma.

Untuk mencegah kanker melanoma pada anak-anak sebaiknya pastikan ia memakai pakaian yang tepat, topi dan menggunakan tabir surya. Usahakan untuk lebih memperhatikan perlindungan terhadap anak-anak dan bayi, karena mereka memiliki kulit yang masih sensitif dibandingkan orang dewasa. Apabila mereka sering terpapar sinar matahari, maka kanker kulit mungkin akan muncul.

Itulah penjelasan tentang kanker kulit melanoma. Apabila muncul kejanggalan pada tahi lalat atau muncul gejala yang sudah disebutkan di atas, maka segeralah temui dokter untuk memastikan dan mendapatkan penanganan. Semoga bermanfaat.

Dermatitis Seboroik, Ketahui Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Seperti yang kita ketahui, banyak sekali jenis-jenis penyakit yang bisa menyerang kulit.

Salah satu penyakit yang menyerang kulit yaitu dermatitis atau eksim. Dermatitis atau eksim itu sendiri merupakan peradangan hebat yang terjadi pada area tubuh tertentu. Dimana peradangan ini menyebabkan kulit melepuh dan munculnya gelembung kecil, yang kemudian akan pecah. Istilah eksim juga digunakan untuk menggambarkan sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola kulit sehingga menimbulkan perubahan yang spesifik pada bagian permukaanya.

Nah, salah satu penyakit dermatitis atau eksim yang dianggap sangat dan paling mengganggu yaitu dermatitis seboroik.

Penyakit kulit yang satu ini pada umumnya terjadi pada kulit kepala dan daerah tubuh lainnya yang berminyak, seperti wajah, punggung, dan badan bagian atas. Untuk kulit kepala itu sendiri, penyakit yang satu ini bisa menyebabkan kulit kepala berubah warna menjadi merah, bersisik, dan berketombe.

Secara keseluruhan, penyakit dermatitis seboroik ini tidak mengganggu kesehatan penderitnya. Namun, akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman, bahkan akan menurunkan rasa percaya diri jika penyakit kulit ini berkembang pada bagian tubuh yang terlihat.

Dermatitis seboroik itu sendiri bukanlah penyakit yang menular. Penyakit kulit ini juga biasanya sering disebut dengan psoriasis seboroik atau eksim seboroik. Sedangkan pada bayi, penyakit ini disebut dengan cradle cap.

Selain dermatitis seboroik, eksim juga memiliki jenis yang lainnya.  Beberapa jenis eksim di antaranya yaitu:

Dermatitis Atopik. Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit yang paling umum terjadi. Dermatitis atopik itu sendiri disebabkan karena penderitanya memiliki kulit yang sensitif terhadap rangsangan tertentu yang dipengaruhi oleh kelembaban, suhu, kebersihan dan faktor iritan.

Penyakit kulit ini biasanya terjadi atau diderita oleh bayi berusia 2 sampai 18 bulan. Namun, bukan berarti orang dewasa tidak akan mengalaminya.

Dermatitis Intertrigo. Dematitis intertrigo merupakan radang kulit yang terjadi pada daerah lipatan tubuh yang menghasilkan banyak keringat, kegemukan atau gesekan kulit. Penyakit kulit ini bisa terjadi sejak bayi sampai tua. Gejalanya yaitu, terdapat bercak merah pada lipatan kulit, ketiak, leher, payudara atau lipatan bokong. Kondisi seperti ini rentan terjadi infeksi oleh jamur.

Dermatitis Numularis. Dermatitis numularis disebut juga dengan eksim basah. Tandanya yaitu, memiliki bentuk bulat, adanya bercak yang bersisik, terdapat bintil-bintil yang mengandung air, dan terasa begitu gatal.

Punggung dan dada merupakan lokasi atau daerah yang sering ditumbuhi oleh eksim jenis ini. Yang mana kelainan ini biasanya ditemui pada orang-orang dewasa.

Dermatitis Kontak. Dermatitis kontak itu sendiri meliputi dermatitis kontak alergik dan iritan. Dermatitis kontak alergik disebabkan karena tertundanya reaksi kekebalan tubuh. Yang mana tertundanya reaksi kekebalan tubuh tersebut disebabkan oleh kontak kulit dengan senyawa alergenik, sehingga akibatnya timbul radang kulit setelah paparan tersebut terjadi. Sedangkan dermatitis kontak iritan disebabkan karena paparan senyawa iritan. Dimana senyawa tersebut dapat merusak kulit, seperti detergen, sabun, dan produk pembersih lainnya. Senyawa tersebut mampu menghilangkan minyak dan kelembaban kulit lapisan luar, yang kemudian akan merusak lapisan kulit itu sendiri dan terjadilah peradangan.

Dematitis statis. Dermatitis atau eksim statis merupakan jenis eksim kronis yang terdapat pada daerah bawah kaki bagian dalam. Yang mana jenis eksim ini berkaitan dengan varises.

Penyebab Dermatitis Seboroik

Terjadinya dermatitis seboroik tentunya memiliki penyebab. Namun, penyebab kemunculan penyakit kulit ini masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, kemungkinan terjadinya penyakit kulit ini yaitu disebabkan oleh jamur malassezia. Dimana jamur ini terdapat pada pelepasan minyak di permukaan kulit. Namun selain itu, peradangan yang memiliki kaitan dengan psoriasis dianggap sebagai salah satu penyebab terjadinya dermatitis seboroik.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya resiko terkena penyakit ini. Apa saja faktor yang dimaksud? Untuk mengetahuinya, simak di bawah ini.

  • Melakukan pengobatan tertentu.
  • Memiliki kebiasaan menggaruk kulit wajah.
  • Memiliki atau mengidap penyakit gangguan saraf dan kejiwaan.
  • Gagal jantung.
  • Stres.
  • Cuaca dingin.
  • Penyakit endokrin yang dapat menyebabkan obesitas, seperti diabetes.
  • Penyakit yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti kanker, HIV/AIDS, pankreatitis alkoholik, dan penerima transplantasi organ tubuh tertentu.

Namun, penyakit ini lebih rentan dialami oleh mereka yang memiliki kulit berminyak, bayi baru lahir, serta orang dewasa berusia 30 sampai 60 tahun, terlebih lagi para wanita.

Gejala Dermatitis Seboroik

Gejala akan muncul pada penderita dermatitis seboroik. Gejala yang umumnya muncul yaitu seperti berikut:

  • Kulit yang sakit serasa terbakar dan gatal.
  • Kulit kepala yang sakit berketombe dan berubah warna menjadi merah.
  • Selain pada kulit kepala, kulit yang mengelupas dan berketombe juga bisa terjadi pada jenggot, kumis, atau alis.
  • Selain kulit kepala, kulit yang berminyak nampak bersisik dan berwarna putih atau kekuningan.
  • Kelopak mata nampak kemerahan atau berkerak, keadaan ini disebut dengan blefaritis.

Cara Mengatasi Dermatitis Seboroik

Cara mengatasi atau mengobati dermatitis seboroik yaitu dengan menggunakan sampo atau krim anti jamur. Sampo anti jamur itu sendiri bisa diaplikasikan atau digunakan pada area kulit kepala dan bagian lainnya yang berbulu.

Sementara untuk krim anti jamur digunakan pada area atau daerah pada tubuh yang tidak berbulu.

Produk-produk tertentu pada umumnya dijual bebas di pasaran. Namun, apabila langkah ini tidak membantu sama sekali atau bahkan keadaan bertambah parah, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ketika itu, dokter akan memberikan produk tertentu untuk mengobati atau mengatasi penyakit kulit ini.

Langkah Untuk Membantu Mengatasi dan Mengendalikan Dermatitis Seboroik

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi atau mengendalikan penyakit kulit ini. Simak pembahasan di bawah ini untuk mengetahuinya.

  • Mandi dan keramas secara teratur. Selain itu, bilas sabun dan sampo yang digunakan sampai bersih. Apabila diperlukan, anda bisa menggunakan pelembab.
  • Hindari menggaruk bagian tubuh yang terkena penyakit kulit ini, karena akan meningkatkan resiko terkena infeksi, juga akan memperparah iritasi.
  • Untuk melepaskan kelupasan kulit kepala bayi, maka bisa menggunakan sisir yang lembut, sebelum dibersihkan dengan menggunakan sampo bayi. Untuk melembutkan permukaan kulit, anda bisa menggunakan minyak alami sepert minyak zaitun.
  • Apabila terjadi pengelupasan pada kelopak mata, maka anda bisa menggunakan sampo bayi. Selain cara tersebut, anda juga bisa mengompres bagian tersebut dengan menggunakan air hangat sebagai langkah untuk meredakannya.
  • Oleskan krim anti jamur.
  • Untuk menghindari agar penyakit tidak bertambah parah,  maka penderitanya diharuskan untuk menghindari produk-produk tertentu yang mengandung alkohol.
  • Gunakan pakaian yang memiliki tekstur halus, seperti pakaian yang berbahan dasar katun. Penggunaan pakaian ini bertujuan agar kulit mendapatkan sirkulasi udara, serta untuk mengurangi terjadinya iritasi.
  • Untuk meredakan gejala yang timbul diajurkan untuk mencukur rambut, jenggot atau kumis.

Itulah penjelasan mengenai penyakit kulit dermatitis seboroik, penyebab, gejala dan cara mengatasi. Semoga bermanfaat.

Waspada Eksim Pada Balita dan Bayi!

Kulit merupakan bagian lapisan terluar dari tubuh.

Lapisan terluar ini rentan akan penyakit. Banyak penyakit yang menimpa kulit, dimana salah satu penyakit paling populer yaitu eksim. Eksim itu sendiri yaitu keadaan dimana kulit mengalami peradangan hebat, kemudian akan membentuk gelembung kecil dan melepuh. Selain itu, istilah eksim juga digunakan untuk menggambarkan sekelompok kondisi dan menyebabkan perubahan pada kulit serta menyebabkan adanya perubahan yang spesifik pada bagian permukaan kulit. Yang mana istilah ini diambil dari Bahasa Yunani yang berarti 'mendidih'.

Selain orang dewasa, anak-anak atau bayi pun rentan akan penyakit kulit. Penyakit eksim ini diketahui sering menimpa anak-anak, baik balita maupun bayi.

Kulit balita dan bayi masih memerlukan perawatan agar terhindar dari berbagai gangguan kulit. Pada dasarnya lapisan kulit bayi masih tipis, selain itu ikatan di antara selnya pun masih lemah, sehingga dengan begitu akan lebih mudah mengalami gangguan dan terkena iritasi maupun infeksi. Eksim merupakan gangguan yang sering menimpa balita atau bayi. Diketahui, ada beberapa eksim yang diderita oleh balita atau bayi, yakni eksim popok, eksim susu (dermatitis atopik) dan dermatitis seboroika.

Eksim Susu (Dematitis Atopik)

Biasanya bagian tubuh bayi yang sering terkena eksim susu yaitu pipi. Orang awam selama ini menyangka bahwa eksim susu disebabkan oleh susu. Namun, sebenarnya eksim susu bukan disebabkan oleh susu. Eksim susu sering dihubungkan terhadap kepekaan bayi atau disebut dengan atopik, sehingga dengan begitu sering juga disebut dengan dermatitis atopik.

Eksim susu itu sendiri disebabkan karena faktor keturunan yang didukung oleh faktor-faktor lainnya seperti makanan yang meliputi, telur, susu, dan daging. Debu, benda berbulu dan keringatnya sendiri diduga menjadi faktor lainnya selain makanan.

Eksim susu yang diderita bayi berusia 2 bulan biasanya akan sembuh dengan sendiri setelah bayi tersebut berusia 2 tahun. Yang mana eksim yang terjadi di usia ini sering disebut dengan bentuk bayi atau infatil. Eksim infatil itu sendiri bisa hilang dan kambuh lagi dalam usia tertentu. Selain pipi, daerah lain yang bisa terkena eksim susu yaitu tengkuk, lipat siku, dan lipat lutut.

Sedangkan untuk anak berusia di atas 2 tahun, eksim disebut dengan bentuk anak. Yang mana kelainan pada kulit akan mulai berubah. Jika pada bayi 2 bulan gejala eksim susu membasah, maka lain halnya dengan eksim susu pada balita 2 tahun, dimana gejalanya yaitu tidak lagi membasah, mulai menebal dan garisnya mulai nampak dengan jelas. Warna kulit juga akan mengalami perubahan, biasanya kulit akan berubah warna menjadi memutih karena kurangnya pigmen. Selain kulit menjadi mengering, penderitanya pun akan mudah merasa gatal, terutama jika ia berkeringat.

Eksim Popok

Cara yang paling praktis dan efektif untuk menampung air seni pada si kecil yaitu dengan menggunakan popok.  Namun sayangnya, kulit balita dan bayi masih tipis, sehingga dengan begitu kulitnya tidak siap kontak dengan urin dan tinja dalam waktu yang cukup lama. Keadaan kulit yang lembab pada bayi rentan terhadap gesekan yang akan terjadi, sehingga tidak heran jika kulit bayi mudah mengalami iritasi, salain itu rentan akan pertumbuhan jamur dan kuman.

Eksim popok adalah peradangan yang terjadi pada kulit  di daerah yang tertutup popok seperti, bokong, lipatan paha, perut bagian bawah, atau sekitar alat kelamin. Eksim popok juga biasanya menyerang balita atau bayi yang menggunakan popok. Namun, anak yang paling banyak mengalami eksim popok berusia 9 sampai 12 bulan.

Gejala yang muncul yaitu terdapat kemerahan pada kulit. Apabila keadaan ini sudah berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka akan timbul pula bintil-bintil merah, bersisik, lecet, membasah dan bengkak, atau bahkan bisa ditumbuhi jamur.

Eksim popok ini terjadi karena salahnya penggunaan popok pada bayi atau balita. Orang tua harus lebih waspada apabila eksim popok tidak kunjung sembuh dalam waktu tiga hari, serta muncul gejala lainnya seperti kulit berubah warna menjadi merah dan timbul bintik-bintik.

Dermatitis Seboroik

Eksim jenis ini merupakan penyakit kulit yang biasanya  terjadi pada kulit kepala dan bagian tubuh lainnya yang berminyak, seperti misalkan wajah, punggung, serta dada bagian atas. Sedangkan pada kulit kepala, penyakit ini bisa menyebabkan kulit kepala berubah warna menjadi merah, bersisik, dan berketombe.

Bayi baru lahir atau bayi pada usia 2-10 minggu lebih rentan terkena penyakit yang satu ini. Namun, pada umumnya penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya ketika bayi berusia 8 sampai 12 bulan.

Penyakit ini sering diawali dengan adanya kemerahan pada kulit kepala, yang mana biasanya disertai dengan sisik. Sisik tersebut bisa saja berminyak dan berwarna kekunginan. Apabila penyakit yang diderita ini berat, maka seluruh kulit kepala berambut akan tertutupi oleh sisik serta kerompeng tebal dan berbau tidak sedap.

Perawatan Eksim di Rumah

Apabila bayi atau balita terkena eksim, maka orang tua sebaiknya harus lebih waspada. Ketika muncul gejala atau tanda-tanda bahwa anak menderita eksim, maka segera mungkin bawa ia ke dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih lanjut. Ketika itu, dokter mungkin akan bertanya tentang riwayat kesehatan keluarga, terlebih lagi yang memiliki hubungan dengan alergi serta hal yang berhubungan dengan perlakuan dan makanan yang diberikan pada anak.

  • Apabila dokter menduga bahwa eksim muncul disebabkan oleh makanan, maka alangkah lebih baiknya orang tua lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan diberikan kepada sang anak. Selain itu, stres emosional juga akan mempengaruhi kambuhnya penyakit ini. Oleh sebab itu, kurangi stres yang terjadi pada anak.
  • Keringat mampu menambah rasa gatal bagi ia yang menderita eksim. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya jika anak-anak yang menderita eksim menggunakan pakaian yang longgar, menyerap keringat dan tipis.
  • Anak penderita eksim biasanya memiliki kulit yang sensitif. Ketika rasa gatal timbul, biasanya anak memiliki keinginan untuk menggaruk. Meskipun bayi belum bisa menggaruk, tetapi gesekan kulitnya dengan bantal atau benda lainnya akan semakin memperparah kondisinya. Untuk mengatasinya, bantulah ia agar bisa merasa nyaman.
  • Untuk anak yang menderita eksim popok, alangkah lebih baiknya apabila menggunakan popok yang dapat menyerap air seni. Jika popok sudah basah, maka segera mungkin untuk menggantinya dengan yang baru.
  • Biasanya penderita eksim susu tidak akan merasa tahan dengan kelembaban atau perubahan susu. Mandi dengan menggunakan air panas akan semakin menambah parah keadaan ini, serta rasa gatal akan semakin menjadi-jadi, begitu pun dengan menggunakan air dingin. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika mandi dengan menggunakan air yang memiliki suhu sama dengan suhu tubuh, serta jangan terlalu lama. Untuk mengeringkannya bisa dengan cara menepuk-nepuk dengan menggunakan handuk halus.
  • Pada anak yang menderita eksim susu biasanya kekebalan tubuhnya akan berkurang, sehingga dengan begitu ia akan lebih mudah terserang oleh bakteri, virus atau jamur. Karena seperti itu, hendaknya perhatikan kebersihan tubuh dan lingkungan anak.
  • Untuk anak yang menderita eksim atau dermatitis seboroik, maka sebaiknya rambut dicukur atau kepala digunduli. Untuk melepaskan kelupasan kulit kepala pada bayi sebaiknya gunakan sisir yang lembut, sebelum dibersihkan dengan menggunakan sampo bayi. Selain itu, juga bisa dilembabkan dengan menggunakan minyak alami.

Sebagai orang tua, sebaiknya anda harus lebih waspada dan hati-hati. Jika timbul gejala-gejala eksim, maka segeralah untuk membawa anak anda pergi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Mengenal Penyakit Kulit Eksim (Dermatitis Atopik), Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Penyakit kulit yang satu ini mungkin sering anda jumpai sendiri, atau bahkan mungkin anda tengah mengalaminya.

Eksim merupakan jenis penyakit kulit yang paling umum terjadi. Dimana penyakit kulit yang satu ini biasanya sering menimpa anak-anak. Namun meskipun begitu, bukan berarti orang dewasa tidak akan mengalaminya.

Eksim atau dikenal dengan dermatitis atopik merupakan peradangan yang terjadi pada kulit yang kemudian muncul rasa gatal, kulit memerah, kering, dan kemudian pecah-pecah. Eksim merupakan penyakit kronis atau jangka panjang, dari waktu ke waktu penyakit kulit ini bisa menjadi lebih buruk terutama jika menimpa anak-anak.

Eksim atau dermatitis atopik biasanya akan menimpa mereka yang memiliki kecenderungan atopik, maksudnya yaitu mereka yang mampu mengembangkan semua atau salah satu dari tiga kondisi yang memiliki kaitan erat, seperti eksim atopik, asma dan hay fever rhinitis alergi. Biasanya keadaan ini seringkali terjadi pada mereka yang memiliki keluarga, baik itu orang tua, anak atau saudara yang memiliki atopik.

Eksim atau dermatitis atopik merupakan jenis eksim yang paling sering dan umum terjadi. Beberapa jenis eksim lainnya yaitu:

  • Dermatitis discoid.
  • Dermatitis seboroik.
  • Dermatitis verikosa.
  • Dermatitis statis.
  • Dermatitis kontak.
  • Dermatitis numularis.
  • Dermatitis dishidrotik.

Apa Penyebab Eksim atau Dermatitis Atopik?

Belum diketahui secara pasti akan penyebab dasar timbulnya eksim atau dermatitis atopik. Namun, para ahli curiga bahwa eksim atau dermatitis atopik ini berkaitan erat dengan daya pertahanan tubuh atau imun yang berlebihan. Sehingga dengan begitu, hal ini akan menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebih terhadap iritan atau bakteri yang sebenarnya tidak berbahaya untuk kulit. Oleh sebab itu, eksim itu sendiri biasanya sering terjadi atau ditemukan pada keluarga yang memiliki riwayat asma atau alergi.

Setiap orang memiliki penyebab eksim yang berbea-beda. Beberapa orang merasa gatal yang luar biasa setelah ia memegang sabun atau detergen, atau ada pula yang disebabkan oleh alat rumah tangga atau bahan-bahan tertentu.

Makanan bisa menjadi penyebab timbulnya eksim. Makanan tertentu yang diduga dapat menyebabkan eksim yaitu telur, kacang, susu, kedelai, dan gandum. Bahkan mereka yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu cenderung akan mengalami eksim atau dermatitis atopik lebih parah.

Selain itu, ada hal-hal yang dapat memicu kemunculan eksim atau dermatitis atopik, seperti:

  • Bahan baju tertentu
  • Keadaan cuaca yang dingin
  • Sabun dengan bahan kimia yang keras
  • Udara yang lembab

Apa Saja Gejala Eksim atau Dermatitis Atopik?

Biasanya eksim atau dermatitis atopik pada bayi akan hilang dengan sendiri pada saat ia dewasa, atau bahkan bisa juga bertahan sampa ia dewasa. Ada waktu tertentu dimana gejala yang ditimbulkan akan membaik, dan ada pula waktu dimana gejala akan menjadi bertambah buruk.

Dimana pun eksim itu berada, gejala utama yang mucul yaitu adanya rasa gatal. Selain itu, kulit akan menjadi kering dan pecah-pecah, bahkan akan berubah warna menjadi memerah dan terasa sakit. Eksim atau dermatitis atopik itu sendiri bisa mempengaruhi setiap bagian tubuh tertentu. Namun, daerah paling sering terserang oleh penyakit yang satu ini yaitu, lengan siku, lutut, leher, pipi, dan tangan.

Setiap orang memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda. Bagi mereka yang mengalami eksim masih dalam tahapan ringan, biasanya hanya akan timbul gejala kulit kering dan gatal, keadaan itu pun hanya terjadi pada daerah atau ruang yang sempit. Sedangkan untuk mereka yang mengalami eksim yang sudah parah, gejala yang timbul yaitu kulit merah meluas, terjadi peradangan pada kulit yang terjadi di selurh tubuh, serta terasa gatal yang hebat dan tidak kunjung reda.

Bahkan gejala ini akan lebih buruk pada saat kulit digaruk. Selain membuat kulit semakin gatal, garukan juga akan membuat kulit berdarah dan menyebabkan infeksi sekunder.

Jika infeksi sekunder muncul, maka akan timbul gejala-gejala seperti di bawah ini:

  • Cairan mengalir pada kulit, cairan tersebut berupa nanah atau darah kotor
  • Eksim akan menjadi lebih luas dan bertambah buruk
  • Terdapat kerak kuning pada permukaan kulit
  • Terasa sakit dan kulit membengkak
  • Terdapat cairan putih atau kuning yang menempel pada permukaan eksim
  • Badan demam dengan suhu tubuh tinggi

Bagaimana Cara Mengobati Eksim?

Pengobatan eksim bertujuan untuk meredakan gejala. Pasalnya, sampai saat ini masih belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya. Apabila penderitanya bisa mengenali lebih awal penyakit ini, mungkin pengobatan bisa dilakukan dengan cepat.

Untuk mengatasi gejala eksim, biasanya pengobatan utama yang dilakukan yaitu dengan memberikan obat oles atau pelembab. Obat oles akan digunakan pada saat terjadi pembengkakan atau ruam. Sedangkan pelembab merupakan obat yang bisa dipakai sehari-hari sebagai bahan untuk menangani kulit kering.

Beberapa jenis obat tertentu bisa digunakan untuk meringankan gejala yang timbul, untuk mendapatkannya bisa berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mencegah Agar Eksim atau Dermatitis Atopik Tidak Semakin Parah

Untuk meredakan gejala eksim atau dermatitis atopik bisa dilakukan sendiri dengan langkah sederhana seperti di bawah ini:

Menghindari benda-benda yang bisa menyebabkan iritasi

Langkah yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala akibat eksim yaitu dengan menjauhi benda-benda yang dapat menyebabkan iritasi. Benda-benda yang dimaksud yaitu, sabun atau parfum yang bisa menyebabkan kulit kering, serta pakaian atau bahan kain yang bisa menyebabkan kulit kering.

Pertahankan Kelembaban Kulit

Mempertahankan kelembaban kulit penting dilakukan untuk meredakan gejala yag muncul. Untuk mempertahankan kelembaban kulit bisa dilakukan dengan menggunakan pelembab dan menghindari mandi dengan menggunakan air panas. Sebagai gantinya, bisa mandi dengan menggunakan air biasa.

Atasi rasa gatal

Seperti yang sudah disebutkan tadi, eksim bisa menyebabkan atau menimbulkan rasa gatal pada kulit. Ketika menggaruknya, maka akan membuat keadaan bertambah parah atau bahkan kulit akan terinfeksi bakteri. Oleh karena itu, hindari menggaruk kulit, jika eksim terjadi pada anak-anak langkah yang bisa dilakukan yaitu dengan memotong kukunya. Sedangkan jika terjadi pada bayi bisa memakaikan sarung pada tangannya.

Hindari benda-benda yang dapat menyebabkan alergi

Beberapa benda tertentu bisa menyebabkan alergi. Beberapa benda yang dimaksud yaitu kutu, debu, dan bulu binatang. Untuk mencegah ruam bertambah parah, maka sebaiknya hindari benda-benda tersebut.

Menerapkan pola makan yang sehat

Beberapa makanan tertentu bisa memicu munculnya gejala eksim atau dermatitis atopik. Makanan yang dimaksud yaitu, kacang-kacangan, telur, dan susu. Oleh sebab itu, usahakan untuk menerapkan pola makan sehat dengan mengubah menu makan apabila kemunculan penyakit ini dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Untuk melakukannya, bisa dibicarakan terlebih dahulu dengan dokter.

Hindari Stres

Stres ternyata bisa menyebabkan ruam bertambah buruk. Oleh sebab itu, usahakan untuk menjaga pikiran agar tetap tenang.

Waspada sinar matahari

Sinar matahari bisa meredakan gejala eksim atau dermatitis atopik. Namun, ketika kulit terbakar sinar matahari dan sampai mengeluarkan keringat, maka akan memperparah iritasi pada kulit. Untuk itu, usahakan agar kulit tidak terbakar oleh sinar matahari.

Cara Mencegah Eksim atau Dermatitis Atopik Kembali

  • Orang yang rentan terhadap penyakit kulit ini tidak perlu sering mandi dalam setiap harinya. Membatasi waktu mandi pun harus dilakukan.
  • Ketika mandi pilih sabun yang ringan, sabun yang bisa membersihkan namun tidak membuang minyak tubuh berlebihan.
  • Keringkan diri setelah mandi dengan menggunakan handuk halus dengan cara ditepuk-tepuk.
  • Lembabkan kulit.

Itulah penjelasan mengenai penyakit kulit eksim atau dermatitis atopik, penyebab, gejala dan cara mengobati. Selamat mencoba.

Jenis Penyakit Kulit Berbahaya dan Harus Diwaspadai

Kulit merupakan lapisan luar dari tubuh, khususnya pada manusia kulit merupakan organ terbesar dari sistem yang menutupi.

Kulit memiliki peran penting untuk melindungi tubuh manusia. Kulit melindungi tubuh dari patogen serta hilangnya air yang berlebihan. Selain itu, kulit juga memiliki fungsi sebagai penjaga suhu tubuh supaya suhu tubuh tetap stabil meskipun dalam wilayah tertentu. Kulit juga merupakan alat yang berfungsi untuk mengeluarkan segala kotoran melalui keringat.

Sama dengan bagian tubuh lainnya, kulit juga rentan akan penyakit atau gangguan. Penyakit atau gangguan yang dapat menyerang kulit akan menghambat aktivitas atau kegiatan penderitanya. Banyak hal yang menyebabkan penyakit atau gangguan kulit tersebut muncul. Dimana cuaca yang tidak menentu, lingkungan, menerapkan pola hidup yang tidak sehat, alergi merupakan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit kulit.

Jenis penyakit kulit itu sendiri sangat banyak. Yang mana penyakit kulit itu sendiri memiliki beberapa tingkatan, mulai dari penyakit kulit yang ringan atau biasa sampai penyakit kulit yang ganas atau berbahaya. Seperti misalkan, penyakit kulit panu sampai kanker kulit. Namun, seperti yang kita ketahui sendiri kebanyakan masyarakat menganggap spele atau ringan terhadap penyakit kulit. Padahal jika penyakit kulit tersebut dibiarkan, meskipun pada awalnya ringan justru akan menjadi berat dan berbahaya.

Nah, untuk mengetahui lebih jelas mengenai jenis-jenis penyakit kulit, anda bisa simak pembahasan di bawah ini.

Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Jerawat

Jerawat merupakan jenis penyakit kulit yang paling populer di tengah-tengah masyarakat, pasalnya jenis penyakit kulit yang satu ini banyak dialami, terlebih lagi bagi kaum muda. Jerawat merupakan gangguan atau penyakit yang menimpa kulit, dimana gangguan ini mempengaruhi kelenjar minyak yang terdapat pada kulit. Lubang kecil yang terdapat di kulit atau pori-pori terhubung dengan kelenjar minyak yang letaknya di bawah kulit. Yang mana kelenjar minyak ini meproduksi suatu zat yang disebut dengan sebum. Sedangkan lubang kecil atau pori-pori itu sendiri terhubung dengan kelenjar kulit oleh kanal atau yang disebut dengan folikel. Nah, pada saat folikel mengalami penyumbatan, maka akan timbul jerawat. Jerawat merupakan masalah kulit yang paling umum terjadi, bahkan hampir sebagian besar orang pernah mengalami jerawat. Yang mana biasanya jerawat tumbuh di area wajah.

Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit kulit yang memiliki rupa seperti bercak tebal yang terdapat pada kulit. Bercak ini memerah serta memiliki sisik dengan warna keperakan. Bercak ini akan terasa sangat gatal atau bahkan menyakitkan. Biasanya gangguan kulit ini sering terjadi pada lutut, siku, kulit kepala, punggung bagian bawah, kaki, telapak tangan, wajah, atau telapak kaki. Namun, psoriasis juga bisa muncul pada daerah-daerah yang lainnya.

Untuk mendiagnosa psoriasis itu sendiri cukup sulit, pasalnya penyakit kulit ini bisa terlihat seperti penyakit kulit yang lainnya.

Hingga saat ini, penyebab psoriasis itu sendiri masih belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan beberapa ahli penyakit ini disebabkan karena autoimun.

Psoriasis terjadi disebabkan karena produksi sel kulit yang berlebihan. Dalam keadaan normal, biasanya tubuh akan mengganti sel kulit lama atau mati dengan sel kulit yang baru dalam hitungan minggu. Namun, untuk penderita penyakit kulit yang satu ini, tubuhnya akan mengganti sel kulit mati dengan sel kulit baru hanya dalam hitungan hari, sehingga dengan begitu sel kulit akan menumpuk dan menyebabkan penebalan kulit.

Eksim

Penyakit kulit yang satu ini dikenal dengan dermatitis atopik. Yang mana jenis penyakit kulit ini merupakan penyakit kulit jangka panjang atau kronis. Gejala umum yang biasanya timbul yaitu kulit terasa gatal dan kering, terdapat ruam pada wajah, siku, tangan dan kaki, serta di belakang lutut. Penyakit kulit ini merupakan jenis penyakit yang didasari karena adanya reaksi alergi, bahkan akan mempengaruhi satu keluarga.

Impetigo

Impetigo merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi bakteri. Bakteri yang menyebabkan penyakit kulit ini biasanya yaitu Staphylococcus dan Streptokokus. Impetigo biasanya sering diderita oleh anak-anak berusia 2 sampai 6 tahun.

Bakteri penyebab penyakit ini akan masuk ke dalam kulit melalui luka, gigitan serangga atau goresan. Gejala impetigo itu sendiri diawali dengan timbulnya jerawat atau koreng pada permukaan kulit serta dikelilingi dengan kulit yang memerah. Dalam waktu tertentu, luka tersebut akan terisi oleh nanah, dimana luka tersebut kemudian akan terbuka dalam waktu beberapa hari dan membentuk kerak yang tebal.

Melanoma

Melanoma merupakan keganasan atau kanker kulit yang nampak seperti tahi lalat. Penyakit kulit ini merupakan penyakit kulit yang berbahaya dan bisa mengancam nyawa.

Kanker kulit melanoma itu sendiri bisa timbul di berbagai daerah pada tubuh manusia. Namun, bagian tubuh yang paling sering terkena kanker kulit ini yaitu kaki, punggung, dan tangan.

Kasus kanker kulit melanoma yang sering terjadi yaitu di New Zealand dan Australia. Di benua Asia sendiri kanker ini memiliki peringkat yang rendah. Namun meskipun begitu, kita tetap harus waspada.

Diketahui, khususnya di Indonesia kurang lebih 3.500 kasus penyakit kulit melanoma baru dalam setiap tahunnya. Meskipun masih dibilang sedikit, tetapi jenis penyakit kulit sangat berbahaya dan mematikan, sehingga tetap harus kita waspadai.

Lupus

Lupus merupakan penyakit yang disebabkan karena peradangan pada sistem kekebalan tubuh. Peradangan ini bisa menyerang bagian-bagian tubuh tertentu seperti, ginjal, sendi, otak, jantung, paru, dan kulit.

Mendiagnosa penyakit ini cukup sulit, pasalnya penyakit lupus hampir sama dengan penyakit kulit lainnya. Namun, ciri atau gejala umum yang nampak yaitu munculnya bercak di sekitar wajah dengan bentuk hampir mirip seperti sayap kupu-kupu.

Rosacea

Penyakit kulit ini ditandai dengan adanya kemerahan pada wajah, terdapat garis merah berukuran kecil di bawah kulit, hidung bengkak, kelopak mata meradang, serta kulit menebal. Diketahui tidak ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit kulit ini. Namun, penyakit ini mampu dikontrol dan gejalanya bisa diredakan.

Scabies

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau yang menimbulkan gatal. Mereka yang tidak menjaga kebersihan tubuhnya memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit kulit ini. Gejala yang muncul yaitu, terasa gatal yang hebat ketika malam hari di daerah tubuh tertentu seperti ketiak, alat kelamin, tangan, pinggang dan lain sebagainya.

Kanker Kulit

Kanker kulit yang paling umum terjadi yaitu kanker sel basal dan kanker sel skuamosa. Kanker ini biasanya terdapat pada wajah, leher, kepala, lengan dan tangan. Tipe lain dari kanker kulit yaitu melanoma, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Kanker kulit jenis ini lebih berbahaya namun jarang terjadi.

Biduran

Biduran merupakan penyakit kulit yang mana kulit yang terkena penyakit ini akan berubah warna menjadi merah dan timbul. Penyebab penyakit ini yaitu karena reaksi alergi terhadap makanan atau obat tertentu, atau bisa juga karena dingin. Stres dan infeksi merupakan penyebab lainnya.

Itulah beberapa penyakit kulit yang harus diwaspadai. Masih banyak lagi jenis-jenis penyakit kulit yang lainnya, namun jenis penyakit kulit di atas merupakan penyakit yang paling banyak dikeluhkan. Semoga bermanfaat.

Loading...

Follow us