Kategori: Kanker Payudara

Kategori artikel mengenai kanker payudara, mengenal lebih jauh tentang kanker payudara, penyebab, gejala dan tanda-tanda, pencegahan dan pengobatan kanker payudara

Tips Pemulihan di Rumah, Pasca Operasi Kanker Payudara

Ada beberapa alternatif untuk anda yang ingin melakukan pengobatan untuk kanker payudara. Diantaranya adalah pengobatan melalui medis yaitu radical mastectomy atau lumpectomy yaitu operasi yang diperuntukan mengangkat jaringan yang terdapat sel-sel kanker saja. Operasi ini selalu diikuti oleh pemberian radioterapi. Meskipun menurut Monica Morrow,MD pada Departement of Surgery at Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York City yang dikutip dari situs health.com menyatakan bahwa  wanita yang telah melakukan operasi lumpectomy sebagian besar siap untuk melakukan aktivitas seperti biasanya, pemulihan akan berangsur membaik dalam jangka waktu lima hari setelah operasi. Setelah operasi selesai dokter akan memberikan pengobatan pasca operasi melalui penanganan lebih lanjut seperti radioterapi atau kemoterapi. Selain itu juga dokter akan memberikan waktu dimana anda harus melakukan konsultasi.

10 Langkah Mencegah Kanker Payudara

1.  Menjaga berat badan

Menjaga berat badan yang sehat  sepanjang hidup Anda terbukti dapat menjaga kesehatan. Anda dapat menghitung BMI atau Body Mass Index dengan cara berat badan (dalam kilogram) dibagi kuadran tinggi dalam meter, telah terbukti secara signifikan jika peningkatan BMI (lebih dari keadaan normal 25) akan meningkatkan risiko kanker payudara. Selain itu, dan peningkatan BMI telah meyakinkan terbukti meningkatkan risiko kanker payudara pasca-menopause.

Tanda Peringatan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang dimulai pada sel-sel payudara. Sebuah tumor ganas adalah sekelompok sel kanker yang dapat tumbuh  berkembang menyerang jaringan sekitarnya atau menyebar (metastasis) ke daerah-daerah tubuh lainnya.

Berikut sebuah peringatan yang dapat anda waspadai mengenai kanker payudara :

1.  Benjolan payudara atau lumpiness

Timbulnya benjolan ketika anda sedang menstruasi, itu hal yang biasa dialami sebagai salah satu gejala PMS. Payudara mengalami pembengkakan akibat adanya perubahan hormon estrogen saat menstruasi. Akan tetapi jika mengalami perkembangan dengan adanya pembersaran benjolan payudara anda harus melakukan pemeriksaan payudara kepada dokter.

Tidak banyak wanita yang tau mengenai perubahan yang terjadi pada tubuhnya.Begitu juga dengan perubahan payudara yang bersifat abnormal yang memicu kanker payudara. Jaringan payudara secara alami memiliki tekstur bergelombang. Bagi beberapa wanita, benjolan akan lebih parah dibandingkan dengan yang lainnya. Dalam kebanyakan kasus, adanya benjolan menjadi tanda payudara anda bermasalah.

Mempunyai Turunan Kanker Payudara, Mungkinkah Tertular?

Penyebab kanker payudara tidak sepenuhnya dapat  dipahami. Sulit ditentukan penyebab dari kanker payudara. Meskipun pada kasus tertentu ditemukan karena adanya faktor turunan. Betulkah faktor turunan itu merupakan faktor dominan ? Tidak juga, karena ada juga wanita yang memiliki resiko tinggi terkena kanker payudara karena memiliki riwayat keluarga kanker payudara akan tetapi tidak menderita kanker payudara. Sebagian besar kasus kanker payudara tidak herediter (tidak berjalan dalam keluarga). Namun, gen tertentu dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium. Hal ini dimungkinkan untuk gen ini untuk diturunkan dari orang tua kepada anak mereka. Sebuah gen ketiga (TP53) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Waspada Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan kanker kedua yang ditakuti oleh wanita setelah kanker serviks. Kanker payudara terjadi pada lapisan saluran susu yang menyediakan ketersediaan susu. Kanker payudara adalah tumor ganas yang memungkinkan berkembang ke bagian tubuh lainnya. Kanker payudara dapat dikategorikan karsinoma lobular yaitu yang dimuali dari lobules sedangkan yang berkembanng berkembang dari saluran lain dinamakan karsinoma duktal.