data-ad-format="auto"

Tips dan Cara Seputar Kehamilan

Kumpulan artikel yang membantu anda dalam memberikan tips dan juga cara seputar kehamilan dari awal hingga menjelang persalinan untuk membantu menambah wawasan seputar kehamilan.  

Yuk Lakukan Langkah & Panduan Terbaik Untuk Calon Ibu

Menjadi seorang ibu memang menjadi salah satu profesi yang hampir diinginkan oleh setiap wanita. Hal ini dikarenakan menjadi seorang ibu dapat dikatakan sebagai fase yang paling sempurna bagi setiap kaum wanita. Tidak dapat dipungkiri bahwa menjadi seorang ibu memang memiliki peranan yang cukup penting dimana ibu menjadi salah satu tumpuan untuk melahirkan generasi bangsa. Namun tentunya menjadi seorang ibu bukanlah menjadi sebuah profesi yang mudah. Dengan banyaknya tugas yang harus ibu kerjakan mulai dari hamil, melahirkan, mengurus dan juga mendidik buah hati. Tugas tersebut tentunya bukanlah tugas yang sepele dan juga gampang untuk dilakukan.

Terlebih bagi wanita yang baru saja memasuki kehidupan rumah tangga. Kondisi ini akan menjadi sesuatu yang awan untuk dijalani. Terbilang wajar memang dimana wanita dari single harus beralih posisi dengan tugas-tugas baru di dalam rumah tangga. Menjadi seorang ibu tentunya tidak lepas dari proses yang harus dilalui yakni hamil, melahirkan dan juga mengurus anak. Untuk itu, banyak beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk bisa menjadi seorang ibu yang sukses. Berikut kami sajikan panduan terbaik untuk calon ibu yang harus Anda lakukan sekarang juga!

Panduan Terbaik Untuk Calon Ibu

Untuk menjadi seorang ibu tentunya Anda akan melewati satu fase pertama yakni kehamilan. Fase ini menjadi awal dari seorang wanita untuk menjadi seorang ibu. Pastinya, Anda bertanya-tanya bagaimana proses kehamilan yang harus dilewatinya. Apakah berat ataukah tidak, pertanyaan tersebut tentunya menjadi pertanyaan yang sering diungkapkan oleh sebagian besar wanita.

Jika saat ini Anda tengah merencanakan untuk mempunyai keturunan. Tentunya, ini menjadi hal yang cukup penting untuk Anda pikirkan dengan sangat baik. Hal pertama yang harus Anda pikirkan ialah mengenai kehamilan yang akan Anda jalani sesegera mungkin. Untuk kehamilan pertama tentunya Anda membutuhkan informasi dan juga tips yang harus dilakukan agar kehamilan dapat dijalani dengan sangat baik dan juga lancar. Informasi mengenai kehamilan pada poin di bawah ini seyogianya dapat membantu Anda menambah pengetahuan yang bisa menjadi pegangan Anda dalam menghadapi kehamilan.

Baca juga: Membiasakan Hidup Sehat dengan Minum Susu

Informasi Dasar Mengenai Kehamilan

Bagi Anda yang baru saja masuk dalam dunia pernikahan dan rumah tangga, tentunya menjadi sebuah hal yang tabu mengenai kehamilan. Hal ini dikarenakan Anda belum mempunyai pengalaman dan juga dasar dalam menjalani kehamilan. Agar masa kehamilan Anda menjadi satu proses yang cukup menyenangkan, akan lebih baik lagi jika Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai dasar-dasar kehamilan. Ketika Anda hamil tentunya Anda akan mengalami beberapa tanda dan juga fase sebagai berikut:

Tentukan kehamilan

Hal pertama yang harus Anda lakukan ialah menentukan di usia berapa Anda akan hamil. Ini memang sangat penting dimana Anda usia kehamilan memang sangat menentukan. Tentunya, jika Anda benar-benar ingin menjadi seorang ibu, menunda kehamilan menjadi hal yang harus Anda hindari. Jika Anda menunda kehamilan akan berisiko rahim mengalami kekeringan sehingga akan sulit dan harus menunggu waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kehamilan.

Tanda-tanda Anda hamil

Hal kedua yang harus Anda ketahui ialah mengenai tanda-tanda ketika Anda mengalami kehamilan. Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa jika Anda hamil tentunya Anda tidak akan mengalami yang namanya menstruasi. Jika Anda tidak mengalami siklus menstruasi, dipastikan Anda hamil terlebih jika Anda mengalami siklus menstruasi yang teratur. Ini akan menjadi salah satu tanda yang cukup mudah dalam mengindikasi bahwa Anda memang benar-benar hamil. Selain itu, tanda-tanda lain akan menyusul seperti payudara yang bengkak, mual, muntah, mudah lelah dan juga sering buang air kecil. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segeralah membeli test pack untuk memastikan kehamilan Anda.

Mengetahui usia kehamilan

Setelah Anda mengetahui bahwa Anda benar-benar hamil, tentunya ini menjadi hal yang penting bagi Anda. Menentukan usia kehamilan memang menjadi cara yang cukup sulit karena dokter dan juga tenaga medis sekalipun tidak mengetahui dengan pasti kapan Anda mengandung janin. Akan tetapi, dokter dan bidan selalu akan selalu menentukan kapan hari pertama Anda mengalami menstruasi yang terakhir sebelum hamil. Tanggal tersebut biasanya digunakan untuk menentukan tanggal kelahiran bayi Anda. Untuk itu, Anda disarankan untuk selalu mengingat ataupun mencacat hari pertama pada menstruasi terakhir agar dapat dengan mudah menentukan usia kehamilan jikalau pada akhirnya Anda mengalami kehamilan.

Lihat juga: Makanan Anti Tekanan Darah Tinggi Yang Terbukti Paling Ampuh

Memeriksa kehamilan

Hal selanjutnya yang harus Anda lakukan setelah Anda mengetahui usia kehamilan Anda ialah periksakan kehamilan Anda setiap bulannya. Ini tentunya bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan juga pertumbuhan janin di dalam kandungan. Pada umumnya, usia kehamilan pada satu sampai tujuh bulan akan dilakukan pemeriksaan satu bulan sekali. Setelah delapan bulan akan Anda harus melakukan pemeriksaan kehamilan dua minggu sekali. Jika setelah sembilan bulan tentunya Anda harus memeriksakan kehamilan Anda setiap satu minggu sekali. Pada beberapa usia kehamilan, ada baiknya jika Anda melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui dengan jelas pertumbuhan dan juga perkembangan bayi di dalam kandungan Anda.

Atasi morning sickness

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketika Anda mengalami kehamilan terlebih kehamilan pertama, tentunya Anda akan mengalami yang namanya morning sickness. Kondisi ini ditandai dengan mual dan juga muntah di setiap pagi hari. Morning sickness ini kerap terjadi pada usia kehamilan trimester pertama. Akan tetapi, banyak juga wanita yang mengalami morning sickness selama kehamilan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan yaitu sebagai berikut:

- Konsumsi makanan yang tinggi akan protein dan juga karbohidrat serta makanan yang mudah dicerna. Dengan mengonsumsi minuman jahe hangat tentunya dapat menjadi cara yang mungkin bisa membantu Anda dalam mengatasi morning sickness.

- Setiap pagi sebelum Anda beranjak dari tempat tidur, alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi cemilan terlebih dahulu seperti biskuit tawar.

- Makan dan juga minum yang sering meski dengan takaran yang sedikit.

- Hindari mengonsumsi makanan yang berbau cukup tajam karena akan menambah kondisi mual dan juga muntah Anda menjadi lebih parah.

- Pastikan Anda untuk mendapatkan istirahat yang cukup agar kondisi morning sickness menjadi lebih baik.

Jika Anda mengalami morning sickness yang cukup parah, alangkah baiknya jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter dan juga tenaga kesehatan lainnya agar mendapatkan pertolongan. Kondisi ini memang banyak dialami oleh wanita hamil yang mengharuskan dirinya untuk dirawat di rumah sakit.

Makanan yang harus dihindari

Ketika hamil tentunya Anda harus menghindari makanan dengan rasa yang tajam. Selain itu, Anda juga harus menghindari olahan makanan dengan daging yang masih mentah seperti sushi, daging steak dan juga telur setengah matang. Makanan yang masih mentah tentunya dapat berdampak buruk bagi kehamilan Anda. Jangan mengonsumsi buah dan juga sayuran yang belum dicuci untuk menghindari adanya zat pestisida di dalam sayur dan juga buah-buahan tersebut. Anda juga sebaiknya menghindari makanan laut yang mengandung banyak merkuri.

Hubungan seks saat hamil, amankah?

Banyak orang yang bertanya akan bahaya atau amankah berhubungan seks saat hamil. Terlepas dari jawaban bahaya atau aman tentunya dapat kembali lagi pada bagaimana kondisi kehamilan Anda. Jika Anda mengalami kehamilan yang cukup normal, melakukan hubungan seksual tentunya tidak akan berdampak buruk pada janin. Namun, jika kondisi kehamilan Anda tidak baik seperti mengharuskan Anda untuk bedrest, alangkah baiknya jika Anda menghindari terlebih dahulu untuk melakukan hubungan seksual. Jikalau Anda terbilang aman untuk melakukan hubungan seksual, lakukanlah secara hati-hati. Hal ini untuk menghindari Anda mengalami pendarahan, ketuban bocor, serviks terbuka lebar dan juga keguguran.

Tentukan posisi tidur

Ketika hamil tentunya Anda akan mengalami yang namanya sulit tidur karena posisi sudah tidak nyaman. Seiring dengan bertambah besarnya perut Anda, Tidak dapat dipungkiri bahwa Anda akan mengalami posisi tidur yang serba salah. Hindari untuk melakukan posisi tidur yang tengkurap dan juga terlentang. Ada baiknya jika Anda tidur dengan posisi tidur menghadap ke kiri. Selain membuat posisi tidur lebih nyaman, tidur menghadap ke kiri dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan juga aliran gizi dan nutrisi kepada bayi Anda. Ketika posisi tidur menyamping, tentunya Anda dapat meletakkan bantal di bawah perut dan juga belakang punggung.

Tanda-tanda bahaya pada kehamilan

Ketika Anda mengalami kehamilan pertama tentunya Anda belum mengetahui dengan jelas akan bahaya kehamilan yang tiba-tiba akan muncul pada kehamilan Anda. Jika Anda mengalami beberapa bahaya kehamilan seperti pada di bawah ini, segeralah periksakan diri Anda ke dokter kandungan:

- Sakit ketika buang air kecil

- Pendarahan pada vagina cukup parah

- Mual dan juga muntah yang berlebih

- Gangguan penglihatan, nyeri perut, sakit kepala yang terus menerus

- Pembengkakan yang terjadi pada salah satu bagian tubuh secara tiba-tiba

- Janin dirasa tidak aktif bergerak seperti biasanya

Kehamilan menjadi momen yang tidak bisa dilupakan oleh seorang wanita. Untuk itu, Anda harus menjaga kehamilan Anda agar terhindar dari segala sesuatu yang tidak kita inginkan.

Tips Agar Tetap Tampil Cantik Saat Hamil

Ketika hamil tentunya wanita akan sedikit berbeda dari sebelum hamil. Perubahan secara fisik memang sangat mendominasi perubahan yang terjadi pada wanita hamil. Bobot tubuh yang semakin membesar, kulit yang menghitam dan juga perut yang membengkak akan sangat mungkin dirasakan oleh setiap wanita hamil. Hal ini tentunya akan membuat Anda tampak lebih kusam dan juga kehilangan rasa percaya diri.

Terlepas dari kondisi Anda sedang hamil seperti mengalami morning sickness dan juga fisik yang berubah. Menjaga penampilan tetap cantik dan juga mempesona memang menjadi sebuah keharusan bagi wanita. Janganlah Anda menganggap diri Anda tidak menarik ketika sedang mengalami masa kehamilan. Segeralah ubah pola pikir Anda, bagaimanapun penampilan wanita memang menjadi hal yang paling penting.

Berikut beberapa tips dan juga cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat tampilan Anda tetap cantik dan juga menarik meski sedang hamil, diantaranya:

Olahraga

Tips pertama yang dapat Anda lakukan ialah dengan melakukan olahraga. Meskipun sedang hamil, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak melakukan olahraga. Menggerakkan tubuh seperti berjalan, berenang, yoga dan senam hamil tentunya dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih bugar.

Manjakan dengan spa

Jika memang memungkinkan, tentunya Anda dapat meluangkan waktu sesekali untuk melakukan spa. Hal ini tentunya bertujuan untuk menenangkan pikiran dan juga merileksasi tubuh. Namun tentunya, Anda dapat memilih tempat spa terbaik yang tentu aman bagi ibu hamil. Tetap tampil stylish

Meskipun sedang hamil, kenapa tidak untuk tetap tampil stylish seperti yang biasa Anda lakukan sebelum hamil. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda menggunakan busana yang fashionable, namun tetap membuat Anda merasa nyaman. Anda juga tentunya dapat mulai mengganti daster dengan memakai baby doll dengan motif dan juga desain-desain yang lucu. Selain itu, Anda disarankan untuk memilih model baby doll dengan model kerah V agar dapat memberi efek pada garis tubuh yang lebih panjang lagi.

Selalu berpikir positif

Satu hal yang tetap harus Anda lakukan ialah selalu berpikir positif terhadap segala apapun. Untuk membuat Anda tetap tampil cantik dan juga menarik, Anda harus memulai dengan hal yang membuat Anda bahagia. Pastikan pikiran positif tersebut ikut menentukan aktivitas sehari-hari yang Anda jalani.

Tanda-Tanda Persalinan Sudah Dekat

Setelah kita mengetahui beberapa hal mengenai kehamilan dan juga kemungkinan bahaya yang akan timbul. Ketika hamil tentunya Anda tidak bisa menghindari untuk menjalani proses persalinan. Tidak dapat dipungkiri bahwa melahirkan merupakan salah satu proses yang cukup panjang dan juga sangat melelahkan. Bagi Anda yang baru saja mengalami kehamilan tentunya Anda akan bertanya-tanya mengenai persalinan apakah sudah dekat ataukah masih lama. Jika dilihat dari segi fisik, ada beberapa hal yang akan Anda rasakan, diantaranya:

- Sulit untuk tidur di malam hari

- Frekuensi buang air kecil yang lebih banyak dan juga meningkat. Hal ini dikarenakan bayi sudah turun ke tulang panggul sehingga akan membuat kondisi rahim bersandar lebih sering pada kantung kemih.

- Merasakan nyeri pada perut, punggung dan juga kram seperti saat PMS.

- Keluarnya lendir yang bercampur dengan darah dari dalam vagina. Ketika hamil tentunya serviks Anda akan ditutupi oleh lendir yang cukup kental. Nah, ketika memasuki masa persalinan, lendir akan membesar dan membuat jalan lendir keluar melalui vagina. Warna yang dihasilkan tentunya berbeda-beda bisa bening, merah muda dan juga sedikit berdarah. Selain itu, lendir bisa keluar ketika Anda melakukan hubungan seksual ketika hamil.

- Air ketuban pecah memang menjadi tanda umum dari seorang wanita yang akan mengalami persalinan. Banyak wanita yang merasakan kontraksi sebelum air ketuban pecah. Ketika hal tersebut terjadi biasanya persalinan akan menyusul dengan segera. Akan tetapi, sangat berbahaya jika air ketuban sudah pecah, namun tidak diikuti oleh kontraksi. Dipastikan bayi akan terserang infeksi dan juga keracunan air ketuban.

- Merasakan kontraksi palsu sering dialami oleh wanita yang akan mengalami persalinan. Hal ini biasanya disebut dengan tanda awal dari ibu hamil yang akan mengalami kontraksi. Pada umumnya, kontraksi tersebut terjadi di daerah panggul dan juga perut, sedangkan kontraksi yang sesungguhnya berada di bagian punggung bawah, lalu berpindah ke bagian depan perut.

- Serviks akan mengalami perubahan ketika menjelang persalinan. Serviks akan membesar sekitar 1-2 cm sebelum persalinan terjadi.

Beberapa pengetahuan dasar kehamilan dan juga persalinan memang menjadi panduan terbaik untuk calon ibu. Mengetahui dasar-dasar pengetahuan tersebut tentunya bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi calon ibu. Demikianlah panduan terbaik untuk calon ibu yang bisa Anda lakukan sekarang juga. Semoga bermanfaat!

Tips Mengatasi Mual di Pagi Hari Saat Hamil

Selamat, anda kini tengah berbahagia menanti kelahiran sang buah hati. Sebari menunggu hari yang dinanti tiba, pertumbuhan dan perkembangan janin selama 40 minggu membutuhkan perhatian ekstra, salah satu diantaranya adalah kecukupan gizi ibu hamil.

Continue Reading

Tips Mengatasi Beberapa Keluhan Kehamilan yang Harus Dihadapi dengan Penuh Kesabaran

Setiap wanita yang sudah menikah tentu mendambakan memiliki momongan. Kehadiran buah hati dalam rumah tangga, tentu akan terasa semakin melengkapi keluarga kecil yang anda miliki.

Setelah perjuangan panjang dan kehamilan akhirnya terjadi, seringkali seorang wanita justru merasa sedih dan menyesal pada dirinya sendiri. Penyesalan-penyesalan ini terjadi karena wanita baru menyadari bahwa proses kehamilan sesungguhnya tidaklah seindah yang dibayangkan, sehingga pada akhirnya ketakutan, kecemasan, perasaan sedih dan menyesal ini dapat berpengaruh pada kondisi psikologisnya.

Selama periode kehamilan, seorang wanita akan mengalami berbagai efek samping yang terjadi dalam tubuhnya. Bukan hanya, kenaikan berat badan yang banyak dikhawatirkan wanita yang akan mempengaruhi keelokan tubuhnya saja. Seorang wanita yang sedang mengandunpun akan mengalami morning sickness dan juga kelelahan. Tak berhenti disana, beberapa efek samping lain pun akan terjadi dalam tubuh dan diri seorang wanita hamil. Untuk itulah, hal ini dimaksudkan agar wanita mampu mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin sebelum memutuskan untuk hamil. Bukan hanya kesiapan materi dan fisik. Persiapan yang tak kalah penting terletak pada kesiapan mental. Dengan terjadinya kehamilan dalam tubuh seorang wanita, maka ia harus siap dengan berbagai perubahan yang akan ia alami. Nah, untuk menambah pengetahuan dan wawasan seorang wanita. Berikut ini ada beberapa efek samping kehamilan yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran.

1. Munculnya Jerawat

Salah satu efek yang akan dirasakan oleh wanita hamil tidak hanya berpengaruh pada perubahan mental. Namun juga berpengaruh pada perubahan fisiknya, yakni salah satunya dengan timbulnya jerawat. Hal ini dikarenakan perubahan hormonal pada wanita hamil menyebabka tubuh memprpduksi sebum lebih banyak dibandingkan pada saat kondisi normal, sehingga menutup pori-pori kulit yang memungkinkan bakteri penyebab jerawat bisa muncul dan perkembang biak dengan pesat. Menurut para medis, belum ada cara yang efektif untuk dapat menghadapi atau mengobati efek samping untuk mencegah timbulnya jerawat selama masa kehamilan. Akan tetapi, untuk mencegah hal ini terjadi anda bisa melakukannya dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit dan diri serta mengkonsumsi makanan yang tidak menyumbang minyak berlebih pada tubuh. Selain itu, ketika jerawat muncul sebaiknya hindari memecet jerawat agar tidak meninggalkan bekas pada wajah yang akan membuat estetika tubuh menjadi berkurang.

2. Perubahan Emosi

Nah, inilah salah satu efek samping dari kehamilan yang harus bisa anda hadapi dengan penuh kesabaran. Selama masa kehamilan, anda akan lebih mudah emosi, cepat marah atau bahkan mudah tersinggung. Akan tetapi, tak perlu khawatir, karena sama dengan pengaruh yang diatas. Perubahan emosi yang menjadi mudah meledak ini umumnya dipengaruhi karena perubahan hormonal. Adapun untuk menghindari hal ini, anda bisa melakukannya dengan tetap menjaga emosi agar tetap bahagia dan hindari penyebab stres.

3. Perut Gatal-Gatal

Dengan semakin membesarnya ukuran perut saat masa kehamilan, akan membuat kulit mengalami iritasi ringan. Hal ini diakibatkan karena peregangan, jika sudah demiian biasanya kondisi ini akan diikuti dengan munculnya plek kehitaman yang dapat menyebabkan rasa gatal pada perut. Ruam yang muncul dalam perut ini tidak berbahaya, akan tetapi tetap saja efeknya akan mengganggu. Untuk mengatasi kondisi ini anda hanya perlu menjaga kebesihka tubuh dan oleskan minyak kelapa atau baby oil pada bagian perut yang terasa gatal.

4. Perut Kembung

Efek samping dari kehamilan yang akan mungkin menimbulkan perasaan tidak nyaman adalah timbulnya rasa mual, ngin muntah, terasa sebah dan perut yang kembung. Namun sekali lagi, kondisi ini tidak berbahaya karena ini lagi-lagi merupakan bagian dari efek perubahan hormonal pada tubuh wanita yang hamil. Yang mana hal ini dapat menyebabkan proses pencernaan makanan didalam usus menjadi melambat, akibatnya yang terjadi adalah produksi gas didalam perut menjadi semkina meningkat. Adapun cara untuk mengatasi hal ini anda bisa menerapkan pola makan yang berbeda. Memang sulit rasanya untuk bisa menyantap makanan saat kondisi mual melanda, akan tetapi anda bisa memanage nya dengan baik yang terpenting ada asupan makanan bergizi kedalam tubuh untuk kesehatan si buah hati yang anda kandung.

Tips Kehamilan diusia 20-24 tahun

Kehamilan merupakan proses alamiah yang dialami oleh wanita.Proses ini terjadi karena adanya pembuahan didalam rahim,zigot terus berkembang dan tumbuh.Bagaimana kondisi kehamilan pada wanita usia 20-24 tahun, simak pembahasannya berikut ini.

Continue Reading

Tips Atasi Nyeri Punggung Saat Hamil

Perubahan yang tidak dapat dielakan lagi saat kehamilan diantaranya adalah perubahan fisik, perut yang semakin membesar.Perubahan ini memicu ibu hamil mengalami sakit atau nyeri punggung yang mengaggu kehamilan . Simak cara mengatasinya di artikel ini.

Continue Reading

Tips Mengatasi Perubahan Suasana Hati (Mood Swing) Saat Hamil

Setiap ibu hamil seringkali diganggu oleh perasaan yang tidak nyaman. Perubahan suasana hati ini akan mempengaruhi emosi dan aktivitas ibu hami, inilah tips dan cara mengatasinya.

Masa kehamilan bukan merupakan masa yang mudah yang dilalui oleh wanita, perubahan hormon dan fisik yang akan mempengaruhi aktivitas ibu hamil. Beberapa diantaranya ibu hamil mengalami sensitif, rewel bahkan keluhan lainnya yang menyebabkan ibu hamil kurang produktif di rumah ataupun di tempat kerja.

Kondisi ketidaknyamanan pada ibu hamil sudah mulai diawali pada trimester pertama kehamilan yang ditandai dengan perubahan hormon kehamilan, ibu hamil mengalami morning sickness yaitu kondisi mual dan muntah. Selain itu lebih sensitit terhadap bau sehingga menghindari beberapa makanan tertentu.

Ketidaknyamanan pada ibu hamil akan berlangsung hingga masa kehamilan menjelang persalinan tiba. Kondisi dimana wanita hamil mengkhawatirkan penampilan.Kemudian setelah perut yang semakin membesar ,keluhan ibu hamil disebabkan karena faktor fisik yaitu susah tidur dan pegal-pegal.

Untuk membuat ibu hamil lebih nyaman dari mulai trimester pertama hingga menjelang persalinan dibutuhkan tips khusus yang akan membantu ibu hamil.

Sama halnya dengan kondisi ibu hamil yang mengalami perubahan suasana hati yang dialami oleh ibu hamil pada awal trimester pertama dan menjelang persalinan. Berikut ini penjelasan dan tips mengatasi perubahan suasana hati saat hamil :

Perubahan Suasana Hati Pada Ibu Hamil,Normalkah ?

Ketika ibu hamil mengalami depresi ,sedih dan tiba-tiba senang ini merupakan reaksi yang sulit untuk diterima oleh diri sendiri. Bahkan beberapa ibu hamil merasakan keterasingan, kurang percaya diri hingga bingung untuk melakukan tindakan ketika sedang hamil.

Perubahan emosi yang dialami oleh ibu hamil merupakan kondisi yang normal.Meskipun merupakan kondisi yang normal akan tetapi apabila dibiarkan akan membuat ibu mengalami frustasi. Sehingga ibu hamil memerlukan cara untuk memahami perasaan yang tidak biasa dirasakannya ini.

Suasana hati yang mudah berubah pada awal kehamilan.Dirasakan kembali pada ibu hamil usia kehamilan trimester akhir. Perasaan cemas dan kurang percaya diri menjelang persalinan ini membuat ibu merasa terbebani dan membutuhkan motivasi dari orang terdekat, termasuk suami.

Dengan demikian perubahan suasana hati pada ibu hamil dianggap normal karena merupakan perubahan hormon yang sama halnya dengan wanita yang sering mangalami perubahan suasana hati menjelang menstruasi.

Nah, untuk lebih jelasnya kami akan memberitahu beberapa faktor yang menyebabkan perubahan suasana hati pada ibu hamil.

Penyebab Perubahan Emosi Pada Ibu Hamil

Masa kehamilan yang merupakan tantangan bagi ibu hamil dimana terjadinya perubahan saat hamil, yang lebih emosional dan sensitif dimana kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan perubahan emosi pada ibu hamil:

1.Perubahan Hormon

Perubahan hormon yang dialami oleh ibu hamil didukung oleh American Pregnancy Association dimana tingkat hormon yang berubah sering berdampak pada perubahan suasana hati lebih emosional.Suasana hati akan lebih cepat berubah dibandingkan pada wanita yang tidak hamil.Perubahan emosional terjadi hebat pada trimester awal kehamilan dimana kadar estrogen dan juga progesteron meningkat.

2.Faktor Luar

Selain perubahan suasana hati yang disebabkan karena faktor biologis, faktor lain yang disebabkan karena adanya faktor luar yang menambah emosional. Pemicu ini terkait dengan pengalaman selama kehamilan yang berhubungan dengan kerjasama dengan pasangan,hubungan sosial dan juga faktor ekonomi.

Bahkan kecemasan ibu hamil terhadap kelahiran bayi disaat bayi mengalami gangguan fisik atau perkembangan abnormal yang menyebabkan  ibu hamil mengalami emosi yang negatif seperti kesedihan atau kecemasan pada awal kehamilan.

3.Test Selama Kehamilan

Bagi ibu hamil mengalami kemurungan, khawatir atau kecemasan akibat beberapa test yang harus dijalani. Kondisi ini dialami oleh ibu hamil pada minggu ke-15 hingga minggu ke-20 dimana dokter menandai diskrining.Beberapa ibu khawatir akan mengalami kondisi yang buruk untuk janin seperti cacat tabung saraf dan juga syndrom down.

Kekhawatiran ibu semakin terasa ketika ibu menjalani test trimester kedua dengan menggunakan USG. Dimana ibu hamil mencemaskan tumbuh kembang janin, kesehatan ibu dan juga kondisi genetik pada janin. Beberapa test ini yang membuat ibu menjadi cemas dan gugup mengenai hasil dari rangkaian test diatas. Sedangkan apabila dengan hasil  yang baik untuk ibu dan janin maka dapat meredakan kecemasan dan emosi yang positif untuk ibu hamil.

3.Kecemasan Menjadi Ibu Baru

Selanjutnya yang berhubungan dengan mental ibu hamil ketika membesarkan dan merawat bayi setelah persalinan. Kondisi ini seringkali membuat perubahan suasana hati, cemas dan juga membingungkan.

Perasaan cemas yang semakin meningkat, dimana ibu harus mengalami pengalaman baru dan membebani pikiran ibu selama beberapa minggu setelah persalinan. Sehingga ibu hamil mengalami kekhawatiran dan pola asuh yang membuat ibu hamil merasa tidak siap.

4.Depresi Selama Kehamilan

Perubahan emosional,depresi dan stres selama kehamilan akan menurunkan percaya  diri sendiri dan juga komunikasi dengan pasangan.Dengan demikian ibu hamil harus senantisa berbagi dengan cara menjalin komunikasi dengan pasangan.Sehingga dapat membantu mengurangi stres yang mempengaruhi perubahan suasana hati.

Tips Mengatasi Perubahan Suasana Hati Pada Ibu Hamil

Setelah anda mengetahui faktor penyebab perubahan suasan hati yaitu perubahan hormon dan lingkungan ibu hamil. Maka kami akan berbagi tips untuk anda dalam mengatasi perubahan suasana hati/mood swing :

1. Mengisi waktu luang ibu hamil dengan membaca buku , salah satunya buku seputar kehamilan yang akan membantu ibu hamil dalam mengatasi perubahan yang terjadi selama kehamilan .

2.Berjalan-jalan sehingga menjadi lebih menyenangkan

3.Memiliki banyak waktu untuk beristirahat.

4.Mengikuti berbagai kegiatan khusus ibu hamil seperti kelas meditasi, yoga dan juga pijat yang akan melemaskan otot-otot  selama kehamilan.

5.Nonton film dengan pasangan

6.Mengatur kegiatan sehingga tidak membuat anda merasa terbebani

7. Konsumsi makanan secara teratur dengan pola makan yang sehat dan seimbang

Dengan demikian perubahan yang dialami oleh ibu hamil selama trinester pertama hingga menjelang persalinan dapat diatasi dengan bantuan orang terdekat terlebih utama adalah suami. Pastikan juga anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kesehatan anda dan janin selama kehamilan.

Perubahan suasana hati yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama dianggap sebagai kondisi yang normal dialami oleh ibu hamil karena dipengaruhi oleh hormone dan juga perubahan fisik. Sedangkan perubahan suasana hati pada trimester akhir disebabkan karena ibu hamil mengalami kurang percaya diri sehingga membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan bantuan yang utama dari suami.

Apabila ditemukan perubahan suasana hati yang menyebabkan gangguan pada kondisi kesehatan ibu hamil sebaiknya ibu hamil melakukan beberapa penanaganan. Diantaranya adalah dengan berkonsultasi dengan perubahan yang terjadi selama kehamilan pada bidan ,psikologi atau dokter sehingga membantu dalam mengurangi kondisi yang mengganggu aktivitas anda.  

  • 1
  • 2
Loading...

Follow us