data-ad-format="auto"

Waspada! Miokarditis: Penyakit Jantung Yang Rentan Menyerang Anak Muda

Penyakit jantung memang tidak dapat diragukan lagi sebagai salah satu jenis penyakit yang terbilang sangat serius. Tidak sedikit orang yang mengalami kematian disebabkan oleh penyakit jantung ataupun serangan jantung mendadak. Hal ini tentunya menjadi kondisi yang mestinya harus Anda waspadai. Bagaimanapun juga, penyakit jantung dapat menyerang siapa saja baik orang dewasa bahkan anak muda sekalipun. Tentu saja adanya suatu penyakit tidak dapat ditentukan berdasarkan usia karena penyakit tertentu bahkan terjadi pada anak-anak dan juga bayi.

Terlepas dari hal mengenai penyakit jantung, tentunya banyak orang yang mengira bahwa penyakit jantung terjadi karena adanya kelainan pada jantung. Namun, anggapan tersebut tidak selamanya benar karena penyakit jantung tidak hanya terjadi pada area jantung akan tetapi dapat pula terjadi pada sekitar otot-otot jantung. Seperti salah satu penyakit yang berhubungan dengan jantung yakni Miokarditis dimana penyakit ini ditandai dengan adanya peradangan di sekitar otot-otot jantung. Otot jantung tersebut pada dasarnya berfungsi untuk memompa darah untuk masuk dan juga keluar dari jantung hingga ke seluruh bagian tubuh manusia.

Jika peradangan terjadi di sekitar otot jantung, maka otot tersebut tidak akan bekerja dengan baik sehingga menyebabkan beberapa gangguan misalnya kesulitan bernafas, detak jantung yang tidak teratur,  kerusakan jantyung, serangan jantung mendadak hingga terjadinya pembekuan darah. Beberapa permasalahan akan terjadinya penyakit jantung tersebut sebagian besar disebabkan adanya peradangan di sekitar otot-otot jantung. Lantas, apa gejala dari miokartidis yang ternyata memiliki tingkat bahaya yang cukup parah? Untuk lebih jelasnya, yuk kita langsung simak saja pemaparan kami berikut ini!

Apa Itu Miokarditis

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Seperti yang sudah kami jelaskan secara singkat pada poin di atas dimana miokarditis ialah suatu peradangan yang terjadi pada sekitar otot-otot jantung. Lebih jauhnya lagi miokarditis terjadi dimana lapisan dinding-dinding jantung juga mengalami inflamasi atau peradangan. Miokarditis ini tentunya mempengaruhi sel-sel otot jantung dan juga sistem kelistrikan jantung. Kondisi ini hingga akhirnya akan mengganggu suatu kinerja jantung di dalam darah serta detak jantung menjadi tidak beraturan.

Gangguan peradangan yang terjadi pada otot jantung tersebut tentunya akan membuat kondisi jantung cukup serius. Kita semua tahu bahwa radang ditandai dengan reaksi tubuh yang normal terhadap infeksi dan juga luka. Jika peradangan terjadi di suatu tempat tertentu tentunya jaringan yang ada disekitar luka tersebut akan membengkak dan juga menjadi merah. Begitupula yang terjadi pada peradangan yang terjadi di sekitar otot-otot jantung. Meskipun sistem imunitas tubuh kita akan memproduksi sel khusus untuk melakukan perbaikan di sekitar luka, namun tetap saja jika terjadi dalam waktu yang cukup lama akan membuat peradangan tersebut bertambah parah.

Peradangan yang terjadi di sekitar otot jantung tersebut tentunya dapat menimbulkan beberapa komplikasi, diantaranya:

Aritmia

Aritmia atau kematian mendadak tentunya bisa saja terjadi dan disebabkan oleh miokarditis . Hal ini dikarenakan adanya kerusakan otot-otot jantung yang dapat menyebabkan detak jantung tidak beraturan. Kondisi jika aritmia ada dalam kondisi yang cukup parah, maka kematian mendadak akan terjadi kapan saja.

Gagal jantung

Selain menyebabkan terjadinya kematian mendadak, miokarditis juga dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung. Hal ini dikarenakan peradangan yang terjadi akan berakibat pada rusaknya otot-otot jantung hingga tidak dapat lagi memompa jantung secara efektif sehingga menyebabkan kegagalan fungsi jantung.

Serangan jantung mendadak

Komplikasi selanjutnya yang dapat terjadi karena miokarditis yakni dapat menyebabkan serangan jantung mendadak. Hal ini dikarenakan darah tidak dapat dipompa keluar sehingga menyebabkan darah menyumbat dan bergumpal pada salah satu arteri jantung. Jika kondisi ini terjadi, maka gumpalan darah tersebut akan menyebabkan terjadinya penyakit stroke.

Itulah beberapa komplikasi yang terjadi akibat miokarditis yang tentu jangan sampai Anda abaikan begitu saja.

Penyebab Terjadinya Miokarditis

Tentunya berbagai penyakit terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal yang ternyata banyak tidak disadari oleh sebagian besar orang. Secara umum miokarditis disebabkan oleh bakteri, infeksi jamur dan juga virus. Ketika infeksi berusaha untuk menyerang tubuh tentunya sistem kekebalan tubuh akan melepaskan zat kimia untuk melawan penyakit yang akan masuk ke dalam tubuh. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan peradangan akan terjadi. Peradangan tersebut tentunya akan membuat jantung Anda menjadi lemak.

Tidak dapat dipungkiri bahwa penyakit autoimun akan menyebabkan sistem imun tubuh untuk melawan jantung akan mengalami kerusakan dan juga sebagai penyebab radang. Memang sulit untuk menentukan akan penyebab dari penaykit miokarditis ini karena belum diketahui secara tepat penyebab yang pasti akan gejala miokarditis ini. Namun, ada beberapa hal yang dipercaya sebagai penyebab dari terjadinya miokarditis, diantaranya:

Bakteri

Penyebab pertama dari terjadinya miokarditis yakni bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Bakteri tersebut juga diketahui sebagai penyebab difteri dan juga penyakit Lyme. Jenis bakteri tersebut dapat disebabkan oleh streptococcus dan staphylococcus.

Virus

Selain bakteri, virus juga dipercaya sebagai salah satu penyebab dari terjadinya gejala miokarditis. Beberapa jenis virus tersebut diantaranya adenovirus penyebab pilek, coxsackie virus B, dan juga parvovirus B19 yang menyebabkan ruam fith disease. Jenis virus lain yang kemungkinan sebagai penyebab dari miokarditis yakni Epstein-Barr (mononucleosis), echoviruses (penyakit gastrointestinal) dan juga virus campak rubella. Selain itu, penderita AIDS juga berpotensi besar untuk terserang jenis penyakit yang satu ini.

Parasit

Parasit dapat dikatakan sebagai serangga kecil yang dibawa oleh serangga penyebab terjadinya miokarditis ataupun juga penyakit yang lainnya. Penyebaran parasit ini pada umumnya terjadi pada Amerika Selatan dan juga Amerika Tengah. Jenis parasit tersebut yakni parasit ptotozoa Trypanosoma cruzi dan Parasit arc (toksoplasmosis).

Jamur

Beberapa penyakit mungkin banyak yang disebabkan oleh adanya jamur. Begitupula dengan peradangan yang terjadi pada otot jantung dimana adanya penyebaran jamur di sekitar jantung. Jenis jamur tersebut tentunya berupa jamur mold, candida dan juga jamur lainnya yang memungkinkan terjadinya penyakit miokarditis.

Infeksi

Penyebab selanjutnya dimana penyakit miokarditis dapat terjadi karena adanya suatu infeksi pada sekitar otot jantung. Infeksi virus tersebut dapat menyebabkan terjadinya penyakit pernapasan dan juga infeksi bakteri.

Peradangan

Penyakit miokarditis tentunya dapat disebabkan olehh adanya peradangan yang terjadi pada bagian tubuh lain seperti rheumatoid arthritis.

Gejala Miokarditis

Miokarditis dapat dibilang sebagai suatu penyakit yang cukup berbahaya. Hal ini dikarenakan penyakit tersebut dapat terjadi pada siapa saja dan usia berapapun. Pada umumnya, gejala dari penyakit miokarditis ini terjadi hampir mirip dengan gejala flu yakni demam, kelelahan ataupun nyeri yang terjadi pada persendian hingga rasa sakit pada dada. Kondisi ini tentunya menyebabkan gejala miokarditis sangat sulit untuk didiagnosa. Miokarditis bahkan dapat menyerang orang yang sehat sehingga jika penyakit ini terjadi, maka akan menyebabkan kematian mendadak terutama pada orang yang masih muda. Inilah yang dianggap oleh masyarakat sebagai penyakit serangan jantung mendadak. Meskipun pada beberapa kasus lain miokarditis dapat sembuh tanpa pengobatan seperti misalnya luka pada jari Anda. Akan tetapi, jika berhubungan dengan otot-otot sekitar jantung, kondisi ini harus benar-benar Anda waspadai. Sedangkan untuk beberapa kasus yang lebih serius kemungkinan akan terjadi kegagalan jantung. Hal ini tentunya dapat merusak otot-otot jantung. Akan tetapi, ada beberapa gejala yang menunjukkan adanya penyakit miokarditis, diantaranya:

- Dada terasa sakit

- Sesak napas

- Tubuh mudah merasa lemas dan lelah

- Iritasi terjadi pada otot jantung sehingga dapat menyebabkan terjadinya aritmia jantung, pingsan dan bahkan gagal jantung kongesif

- Kesulitan advokasi

- Jantung yang berdebar (palpitasi)

- Terkadang diikuti dengan deman dan menggigil

Kemungkinan gejala-gejala penyakit miokarditis masih ada tanpa kita sadari. Maka dari itu jika Anda merasakan beberapa gejala seperti yang sudah kami sebutkan di atas, maka alangkah baiknya Anda segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Faktor Risiko Terjadinya Miokarditis

Beberapa faktor mungkin saja menjadi penyebab terjadinya miokarditis pada tubuh seseorang. Dengan mengetahui faktor-faktor risiko akan terjadinya miokarditis, maka akan sangat mudah bagi kita untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut pada tubuh kita. Berikut ini beberapa faktor risiko yang mungkin menjadi berpeluang besar terjadinya penyakit miokarditis pada tubuh Anda. Berikut ini beberapa faktor risiko yang patut Anda ketahui, diantaranya:

- Orang yang sering merokok

- Terserang infeksi berbagai jenis virus dan juga bakteri

- Infeksi HIV/AIDS

- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup lemah

- Adanya penyalahgunaan zat adiktif ataupun obat penenang

- Sedang ada dalam proses pengobatan dengan metode penisilin untuk epilepsi

- Riwayat keluarga atau faktor genetik

- Makanan yang berisiko tinggi merusak jantung

- Gaya hidup yang tidak sehat

Itulah beberapa faktor risiko terjadinya penyakit miokarditis yang tentu wajib untuk Anda ketahui.

Diagnosis Miokarditis

Meskipun memang miokarditis cukup sulit untuk dideteksi, namun pada umumnya dokter akan melakukan beberapa tes guna mempersempit kemungkinan akan penyebab miokarditis ini. Cara yang paling umum digunakan oleh dokter dalam mendiagnosis penyakit miokarditis yakni dengan melakukan tes darah untuk melihat apakah adanya infeksi ataupun radang. Setelah itu mungkin saja dokter akan melakukan X-ray pada area dada untuk menunjukkan adanya pertanda gagal jantung. Sedangkan beberapa metode lainnya yakni Electrocardiogram (ECG) bisa membantu mendeteksi adanya kelainan jantung ataupun juga kerusakan pada jantung. Untuk mengetahui apakah adnaya pembengkakan pada jantung tentunya seorang dokter akan melakukan echocardiogram (ultrasound). Sementara itu pada beberapa kasus terjadinya miokarditis, biopsi endomyocardial juga seringh dilakukan oleh seorang dokter gunak memeriksa bagian-bagian kecil yang ada pada jaringan jantung.

Pengobatan Untuk Miokarditis

Untuk beberapa kasus, pembengkakan akan menghilang dengan sendirinya dan akan sembuh sepenuhnya. Jika Anda memiliki permasalahan tertentu, biasanya dokter akan memberikan resep obat-obatan sebagai anti peradangan guna membantu proses penyembuhan tersebut. Selain itu, Anda juga direkomendasikan untuk beristirahat dan juga membatasi asupan makanan yang tinggi garam. Selain itu, obat-obatan lain mungkin saja akan membantu mengendalikan detak jantung yang tidak teratur. Jika jantung Anda sudah rusak, maka dokter akan merekomendasikan untuk melakukan transplantasi jantung.

Demikianlah beberapa hal yang mesti Anda ketahui mengenai miokarditis sebagai penyakit jantung yang rentan menyerang anak muda. Semoga bermanfaat!

Loading...

Follow us