Penyebab Insomnia dan Dampak Buruknya yang Tidak Boleh Diabaikan

4/5 (1)

Penyebab Insomnia  – Tidur menjadi kegiatan penting yang memiliki manfaat luar biasa. Dengan tidur sel-sel yang rusak akan diperbaiki, serta lelah yang dirasakan setelah menjalankan aktivitas seharian akan hilang. Karena seperti itu, menjaga waktu dan kualitas tidur adalah hal penting yang harus dilakukan.

Akan tetapi, banyak orang mengalami masalah tidur yang menyebabkan aktivitas tidurnya terganggu. Salah satu masalah atau gangguan tidur yang sering dialami yaitu insomnia. Lantas apa itu insomnia? Untuk mengetahui penjelasan seputar insomnia, penyebab dan cara mengatasinya, anda bisa simak pada pembahasan di bawah ini.

Penyebab Insomnia

Pengertian Insomnia

Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya kesulitan tertidur ketika malam hari atau sepanjang malam tetap tertidur. Insomnia adalah kondisi yang membuat anda tidak mampu mendapatkan waktu tidur yang dibutuhkan agar terbangun di pagi hari merasa bertenaga dan segar.

Setiap orang membutuhkan waktu tidur yang berbeda-beda. Insomnia merupakan kondisi yang dilihat dari kualitas tidur, serta perasaan setelah bangun ketika pagi hari, bukan jumlah waktu tidur ataupun seberapa cepat anda tertidur ketika malam hari. Bahkan bisa saja, meskipun anda sudah tidur selama 8 jam, namun anda tetap lesu dan ngantuk ketika siang hari, bisa jadi anda mengalami insomnia.

Penyebab Insomnia yang Harus Anda Ketahui

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan anda mengalami insomnia. Nah, berikut ini beberapa penyebab insomnia yang mungkin tidak anda sadari.

Stres

Stres menjadi salah satu penyebab insomnia yang banyak dialami. Semuanya yang anda khawatirkan dalam hidup, baik itu masalah kesehatan, pekerjaan atau keluarga akan membuat pikiran anda aktif ketika malam hari sehingga anda tidak bisa tidur.

Kesehatan Mental

Kondisi kesehatan mental dapat membuat pola tidur seseorang terpengaruh. Contohnya depresi yang akan menyebabkan kecemasan berlebih yang pada akhirnya akan mengganggu tidur anda. Seseorang yang memiliki gangguan kecemasan dan mengkhawatirkan pola tidurnya justru akan menyebabkan tidur nyenyak semakin sulit. Beberapa orang yang mengalami depresi juga mungkin akan menghabiskan waktu  tidurnya terlalu banyak. Selain itu, beberapa masalah kesehatan mental lainnya yang bisa mempengaruhi tidur yaitu gangguan kepanikan, bipolar, PTSD dan skizofrenia.

Memiliki Jadwal Tidur yang Berbeda

Memiliki jadwal tidur yang berbeda juga dapat menyebabkan masalah insomnia. Perlu anda ketahui, tubuh memerlukan konsistensi. Apabila selama hari kerja anda selalu menjaga jadwal tidur yang sama, namun ketika akhir pekan anda tidur lebih larut, maka ketika Minggu malamnya anda tidak akan tidur tepat waktu sesuai dengan jadwal tidur pada hari biasa.

Kafein, Alkohol dan Nikotin

Kafein dapat membuat seseorang sulit tidur sudah menjadi rahasia umum. Harus anda ketahui, kopi, soda, teh dan minuman yang mengandung kafein lainnya adalah stimulan. Mengonsumsinya ketika sore maupun malam hari akan menyebabkan anda kesulitan tidur lelap saat malam hari. Selain itu, nikotin yang terdapat pada tembakau juga akan menyebabkan gangguan tidur. Sedangkan alkohol akan menyebabkan anda mengantuk, namun akan mencegah tahap tidur lebih dalam. Sehingga akan membuat anda lebih mudah terbangun ketika sedang tidur.

Makan dengan Berlebihan Sebelum Tidur

Ketika malam hari sebelum tidur biasanya rasa lapar datang menghampiri. Tidak bisa tidur jika perut dalam keadaan lapar biasanya sering dikeluhkan. Sehingga banyak orang yang makan sebelum tidur. Padahal sebenarnya makan terlalu banyak sebelum waktunya tidur akan menyebabkan tubuh terasa tidak nyaman, terlebih lagi ketika berbaring saat akan tidur. Berbeda halnya dengan ngemil, ngemil sebelum tidur tidak akan berpengaruh.

Banyak orang yang mengalami sakit perut. Namun, ada juga yang mengalami perut kembung yang disebabkan karena asam dan makanan dari lambung kembali ke kerongkongan setelah selesai makan. Dimana kondisi ini akan membuat anda sulit tidur dan tetap terjaga ketika malam hari.

Sebelum Tidur Bermain Gadget

Bermain gadget sebelum tidur akan mengganggu tidur anda. Agar anda dapat tidur nyenyak dan berkualitas, maka sebaiknya hindari bermain handphone atau laptop sebelum tidur. Untuk sebagian orang, sebelum tidur menonton tv sebentar akan membantu, hanya saja aktivitas yang melibatkan interaksi seperti misalkan chattingan sebelum tidur akan mencegah otak untuk istirahat. Dimana kondisi ini akan memicu gejala insomnia.

Gelisah Saat Malam Hari

Setiap orang yang memiliki masalah biasanya akan merasa cemas ketika malam hari. Jika anda terlalu gelisah ketika malam hari maka akan dapat mengganggu tidur. Nah, apabila anda saat malam hari terbangun karena merasa cemas serta pikiran dipenuhi oleh berbagai masalah, akan lebih baik jika anda bangun dari tempat tidur. Anda harus menjauhi hal-hal yang akan membuat stimulasi tubuh bangkit, contohnya bermain gadget.

Khawatir Tidak Memiliki Banyak Waktu Tidur

Jika anda terlalu khawatir tidak memiliki waktu tidur yang cukup, kondisi ini akan membuat anda mengalami gangguan tidur. Apabila sebelum tidur anda terus memperhatikan jam dan menghitung berapa waktu yang dimiliki untuk tidur, akan membuat anda semakin gelisah dan cemas, serta produksi hormon adrenalin dan kortisol akan meningkat. Hormon tersebut akan membuat waspada dan waktu anda untuk tidur nyenyak akan terganggu.

Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

Siklus tidur juga dapat dipengaruhi karena obat resep, seperti misalkan obat golongan antidepresan, anti hipertensi dan asma. Obat-obatan yang dijual dengan bebas juga sebaiknya anda hindari karena akan dapat menyebabkan kualitas tidur anda terganggu. Beberapa contohnya yaitu antialergi, antinyeri, obat flu, serta produk untuk menurunkan berat badan yang di dalamnya terkandung kafein, serta stimulan yang lainnya.

Kondisi Medis Tertentu

Kondisi medis tertentu akan dapat mengganggu tidur seseorang. Beberapa masalah kesehatan seperti misalkan kanker, asma, penyakit jantung, nyeri kronis, sleep apnea, gangguan tiroid dan GERD dapat mengganggu tidur.

Alergi

Alergi menjadi salah satu masalah kesehatan yang menjadi penyebab insomnia. Alergi biasanya akan menimbulkan beberapa gejala seperti misalkan mata gatal, hidung berair dan lain sebagainya. Dimana kondisi tersebut akan memicu penderitanya mengalami insomnia. Sehingga hal ini akan membuat sulit tidur akibat gangguan ketika malam hari.

Gaya Hidup yang Dapat Menyebabkan Insomnia

Gaya hidup, serta kebiasaan tidur yang tidak sehat akan dapat menyebabkan insomnia seperti berikut ini.

Tidur Saat Siang Hari

Untuk sebagian orang, tidur saat siang hari akan membantu agar mendapatkan tidur yang berkualitas ketika malam harinya. Sedangkan untuk beberapa orang yang lainnya, tidur di siang hari justru akan membuat sulit tidur.

Kerja Shift

Kerja dengan waktu yang tidak beraturan akan menyebabkan anda insomnia. Waktu yang tidak tentu ini akan membingungkan jam biologis tubuh anda, akibatnya tubuh tidak dapat memastikan kapan waktu tidur yang tepat.

Bekerja Sampai Larut Malam

Bekerja hingga larut malam akan membuat seseorang kesulitan untuk melepaskan lelah. Ketika rasa kantuk datang mata tetap dipaksa untuk terbuka. Apalagi kerja dengan menggunakan komputer, cahaya dari monitor akan dapat membuat otak waspada.

Efek Buruk Insomnia

Penyebab Insomnia

Insomnia menjadi salah satu gangguan tidur yang banyak dialami. Apabila tidak segera di atasi, insomnia akan dapat mempengaruhi kehidupan, pekerjaan bahkan kesehatan anda. Nah, berikut ini beberapa masalah yang akan anda hadapi.

Stres Meningkat

Berdasarkan sebuah studi menemukan bahwa tidur kurang 7 jam akan membuat produksi hormon kortisol meningkat. Meningkatnya denyut jantung, glukosa darah dan tekanan darah akan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung atau diabetes tipe 2.

Kenaikan Berat Badan

Jika anda kurang tidur maka hormon yang mengatur nafsu makan akan meningkat. Akibatnya nafsu makan anda untuk mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan karbohidrat serta makanan berlemak akan semakin meningkat. Apabila tidur anda tidak berkualitas selama dua malam, maka rasa lapar yang berlebihan akan anda rasakan. Dimana dengan kondisi ini hormon ghrelin akan terangsang  yang akan menyebabkan nafsu makan anda bertambah, serta hormon leptin yang berfungsi untuk menekan nafsu makan akan berkurang.

Mudah Tersinggung

Seseorang yang mengalami insomnia biasanya akan mudah tersinggung dan suasana hatinya bisa dengan mudah mengalami perubahan. Jika anda mengalami kondisi ini maka akan dapat mempengaruhi hubungan anda dengan orang lain.

Berdasarkan sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengalami insomnia cenderung sensitif oleh masalah sepele. Kondisi ini bisa terjadi diakibatkan karena kurang tidur yang akan mempengaruhi amigdala, yakni bagian otak yang memiliki kaitan dengan emosi.

Kesulitan Berkonsentrasi

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan, bahwa orang-orang yang mengalami insomnia pekerjaannya diselesaikan dengan tidak efisien. Sedangkan jika seseorang yang kurang tidur mengendarai mobil ataupun mengoperasikan mesin, maka akan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Kurang tidur akan membuat otak terasa lelah, sehingga penderitanya tidak akan berpikir dengan baik dan jernih yang akan berpengaruh terhadap penurunan daya ingat. Mengetahui seperti itu, sebaiknya jika anda kurang tidur hindari kegiatan yang membutuhkan konsentrasi lebih seperti mengendarai mobil atau mengopersikan mesin seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Sistem Imun Mengalami Penurunan

Kurang tidur dapat menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Apabila sistem kekebalan tubuh menurun maka anda akan lebih mudah sakit. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa seseorang yang setiap malamnya tidur selama 7 jam atau kurang akan lebih mudah pilek dibandingkan dengan mereka yang tidur 8 jam.

Kesehatan Kulit Terganggu

Saat tidur, sel-sel, serta jaringan kulit akan diperbaiki. Apabila anda kurang tidur yang disebabkan karena insomnia, maka kesehatan kulit akan terpengaruh akibat menurunnya produksi kolagen. Hal ini akan menyebabkan kulit lebih mudah mengalami penuaan.

Mengembangkan Penyakit Kejiwaan

Dampak buruk insomnia lainnya yaitu dapat membuat penyakit kejiwaan seperti gangguan kecemasan dan depresi berkembang. Apabila penderita insomnia sudah memiliki kondisi ini maka akan menyebabkan gejalanya semakin parah.

Tips Mengatasi Insomnia di Rumah

Penyebab Insomnia

Insomnia bisa anda atasi di rumah dengan mencoba beberapa tips berikut ini.

Melakukan Relaksasi

Sebelum tidur anda dapat melakukan relaksasi. Anda bisa mengendurkan otot-otot tubuh anda yang tegang dengan melakukan yoga ataupun pilates. Kegiatan tersebut akan membuat anda tenang dan merasa nyaman, sehingga tidur anda akan menjadi lebih mudah.

Ketika anda tidak bisa tidur, daripada anda gelisah dengan terus menerus merubah posisi, anda bisa bangun melakukan apapun yang akan membuat anda merasa lebih rileks. Anda dapat melakukan kegiatan yang membuat anda lebih tenang seperti mandi menggunakan air hangat, membaca buku ataupun mendengarkan musik yang tenang. Melakukan relaksasi cocok untuk anda yang mengalami insomnia karena stres, kecemasan ataupun depresi. ( Baca juga : Anak Kurang Tidur, Sebabkan Gangguan Kepribadian )

Buat Kamar Tidur Lebih Nyaman

Menciptakan suasana kamar tidur yang nyaman dapat anda lakukan untuk mensiasti masalah insomnia yang anda alami. Sebaiknya anda menyimpan komputer ataupun televisi di luar kamar anda. Anda juga dapat mengatur suhu kamar anda, jangan terlalu dingin ataupun terlalu panas. Nah, 1 jam menjelang waktu tidur, anda bisa mengurangi cahaya di kamar. Sebaiknya jangan letakan jam di dekat tempat tidur anda. Pasalnya terus menerus melihat jam namun anda tidak juga terlelap akan menyebabkan frustrasi.

Apabila anda sedang sakit punggung atau hamil, anda bisa memilih posisi tidur yang nyaman, misalkan dengan posisi menyamping sambil meletakan bantal antara kedua kaki anda atau di bagian bawah lutut. Gunakan bantal yang tidak begitu tinggi untuk menghindari leher kaku ketika anda bangun tidur.

Antisipasi Perubahan Jam Kerja Atau Waktu Bepergian

Bepergian ke suatu tempat dengan perbedaan waktu yang jauh akan membuat tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan jam tidur. Selain itu, perubahan jam kerja juga akan memicu insomnia. Nah, anda  bisa mengatur ulang jadwal kegiatan anda. Anda sebaiknya tidur pada jam yang sama, dan bangun pun pada jam sama setiap harinya. Sebaiknya hindari tidur siang karena akan menyebabkan anda sulit tidur ketika malam hari.

Cermat dalam Memilih Makanan

Anda harus menerapkan pola makan yang tepat. Pilihlah makanan dan minuman sehat yang tidak akan menyebabkan insomnia. Anda sebaiknya menghindari konsumsi kopi, alkohol, teh serta minuman lainnya dengan kandungan kafein pada sore hari. Sebab minuman-minuman ini akan membuat anda terjaga ketika malam hari.

Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks sebelum anda tidur. Sebab makanan ini akan membuat sistem pencernaan anda terbebani, efeknya tubuh akan kesulitan beristirahat.

Terapkan Gaya Hidup Sehat

Anda juga harus melakukan perubahan gaya hidup dengan menerapkan pola makan yang teratur dan sehat. Anda dapat meluangkan waktu untuk olahraga, setidaknya sebanyak 2 hingga 3 kali dalam seminggu yang akan membantu anda meningkatkan kualitas tidur. Anda juga sebaiknya menghindari kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan insomnia, salah satunya merokok.

Hindari Makan Malam Sebelum Tidur

Sebaiknya waktu makan malam jangan mendekati waktu tidur. Selain dapat menyebabkan kenaikan berat badan, juga akan membuat anda sulit tidur karena perut terasa penuh. Selain itu, kebiasaan ini juga akan menyebabkan masalah kesehatan lainnya seperti heartburn, serta terus menerus bersendawa.

Mengetahui dampak buruk yang akan ditimbulkan akibat insomnia, maka masalah tidur yang satu ini harus segera diatasi. Selain itu, sangat penting untuk mengetahui penyebab insomnia agar anda bisa mencegahnya. Nah, semoga informasi yang kami berikan seputar penyebab insomnia, efek samping yang akan ditimbulkan serta cara mengatasinya dapat membantu.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply