data-ad-format="auto"

Penting Memahami Efek Masalah Kejiwaan Bagi Penderita Kanker

KANKER!

Salah satu penyakit yang kerap dijadikan sebagai sebuah teror yang paling berbahaya bagi manusia. Pasalnya, penyakit kanker termasuk ke dalah penyakit yang paling mematikan diantara sejumlah penyakit mematikan lainnya. Bagaiman tidak, penyakit kanker dapat berkembang seiring dengan berjalannya waktu sehingga jarang ada kesempatan bagi penderita kanker untuk mengatasi penyakit tersebut.

Jika sudah parah dan juga sel-sel kanker berkembang di dalam tubuh manusia, disitulah kondisi tersebut dapat tumbuh menjadi penyakit yang haru sbenar-benar diwaspadai. Kanker termasuk ke dalam penyakit yang paling susah iuntuk disembuhkan. Hal ini menjadikan penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Kondisi tersebut dikarenakan bahwa belum ditemukannya obat dan juga cara yang paling ampuh untuk mengobati kanker karena sel kanker sudah berkembang cukup banyak di dalam tubuh manusia.

Terlepas dari hal tersebut, tentunya ini menjadi pukulan yang cukup besar bagi penderita kanker ataupun orang-orang di dekatnya. Tidak jarang penderita kanker yang mempunyai masalah kejiwaan dan juga depresi yang cukup berat dikarenakan penyakit yang sulit disembuhkan tersebut. Bagi seseorang yang menderita penyakit kanker pada umumnya kondisi ini akan menimbulkan efek yang cukup besar terhdapat masalah kejiwaannya tersebut. Untuk itu, memang sangat penting untuk mengenal dan juga mengetahui efek masalah kejiwaan bagi penderita kanker seperti yang akan kami sajikan berikut ini!

Efek Masalah Kejiwaan Bagi Penderita Kanker

Tidak dapat dipungkiri bahwa penyakit yang paling sulit untuk disembuhkan ini dapat menimbulkan efek masalah kejiwaan bagi penderita kanker. Pasalnya, seseorang yang menderita penyakit kanker dapat dibilang sangat sulit untuk menerima kenyataan yang sebenarnya. Tidak jarang kondisi ini dapat menimbulkan efek yang cukup berat baik fisik maupun emosional. Banyak yang berpikir bahwa keinginan untuk sembuh hanyalah menjadi impian semata dan tidak akan terwujud sampai kapanpun.

Perubahan dan juga beban pikiran yang dimiliki oleh pasien kanker ini menimbulkan masalah yang cukup berat. Kondisi emosi yang tidak stabil dan cenderung kepada tingkat kedepresian seseorang menjadikan penderita kanker justru sulit untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik. Hal ini akan menjadikan penderita kanker tidak berpikir untuk sembuh dan tidak mempunyai harapan untuk sembuh. Banyak diantaranya cenderung merasa pasrah, takut, pikiran negatif serta bahkan tidak memiliki harapan untik hidup.

Kondisi tersebut memang terbilang wajar mengingat penyakit yang mereka derita termasuk ke dalam penyakit yang paling mematikan dan sulit untuk disembuhkan.

Untuk itu, penderita kanker memang sangat membutuhkan support dari orang-orang terdekat untuk memberikan dukungan untuk menstabilkan emosional yang ia rasakan. Bagaimanapun juga, beberapa masalah kejiawaan yang umum dirasakan oleh penderita kanker memang mengacu pada stres dan juga depresi. Untuk lebih memahami masalah kejiwaan yang dialami oleh penderita kanker kami sajikan beberapa poin berikut ini!

Takut

Masalah kejiwaan yang pertama dan juga sangat beralasan bagi penderita kanker ialah perasaan takut. Perasaan ini tentunya sangat wajar dan juga mudah untuk dimengerti mengingat penyakit yang ia derita termasuk panyakit yang paling mematikan. Kondisi emosional bagi penderita kanker ini memang sangat tinggi dikarenakan kesempatan mereka untuk hidup memang sangat kecil sekali.

Efek masalah kejiwaan bagi penderita kanker ini menjadi hal yang menakutkan. Hal ini dikarenakan pasien kanker harus menjalani pengobatan dan juga sejumlah perawatan yang menghabiskan biaya yang tidak ssedikit. Belum lagi kondisi tubuh yang melelahkan selama menjalani masa pengobatan. Kondisi inilah yang dapat meningkatkan psikis dan juga mental penderita kanker menjadi menurun.

Para peneliti membuktikan bahwa kondisi psikis yang dialami oleh penderita kanker dalam tingkat yang cukup parah seperti stres dan juga depresi justru akan membuat penyakit kanker bertambah parah. Peneliti juga mengungkapkan bahwa penyakit kanker dapat timbul dan juga menyerang orang yang memiliki tingkat ketakutan yang cukup berat. Berbagai permasalahan dalam hidup seperti kehilangan pekerjaan, pensiun, kematian, cerai dan juga masalah hidup lainnya akan memicu seseorang menderita kanker, terlebih jika masalah tersebut tidak dikontrol dengan sangat baik. Maka dari itu, para peneliti juga menghimbau bagi penderita kanker untuk tidak terlalu berat bahkan stres memikirkan penyakit yang diderita karena akan menyebabkan penyakit bertambah parah.

Kecemasan

Masalah psikis yang kedua ialah kecemasan yang kerap menyerang kondisi psikis seseorang. Kecemasan pada umumnya dapat dikaitkan dengan ancaman dan juga kekhawatiran di masa depan. Pada umumnya, kecemasan terjadi dikarenakan sesuatu yang sedang dan juga telah terjadi saat ini. Jika seseorang menderita kanker, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa cemas dan juga kekhawatiran yang berlebih. Ketika Anda sedang dalam masa pengobatan, rasa cemas pada umumnya akan terus berlangsung hingga dalam proses pengobatan.

Berbagai pertanyaan dan juga cara kerap dilakukan oleh beberapa penderita kanker. Banyak yang mengambil langkah dengan cara yang tepat dan juga berbagai pertanyaan apakah mendapatkan diagnosa yang tepat ataukah tidak sampai pada memikirkan jika sel kanker tersebut tumbuh dan juga berkembang dengan sangat cepat. Tentunya, banyak pertanyaan yang muncul di dalam pikiran Anda dan terus berdampak pada tingkat kecemasan yang lebih tinggi.

Selain itu, kecemasan dalam tingkat yang cukup tinggi akan membuat beberapa kondisi kesehatan timbul, seperti pada berikut ini?:

- Jantung berdetak akan lebih cepat dari biasanya hingga tidak teratur

- Pusing yang berkepanjangan

- Napas yang seperti terburu-buru dan juga terengah-engah

- Otot yang melemah dan juga tegang

- Badan yang berkeringat padahal suhu ruangan dan juga tidak terlalu panas

- Sulit tidur dan cenderung insomnia

- Kehilangan rasa percaya diri

- Mudah tersinggung

- Sulit untuk berkonsentrasi

Beberapa masalah tersebut tentunya menjadi hal yang cukup penting sehingga Anda harus mengontrolnya dengan sangat baik.

Depresi

Masalah kedua yang menimbulkan efek kejiwaan pada penderita kanker ialah depresi. Kondisi ini dapat dibilang sebagai gangguan kesehatan jiwa yang dapat membuat pasien kanker cenderung merasa putus asa, gampang menyerah, rendah diri, kehilangan harapan, sulit untuk berkonsentrasi dan juga merasa bersalah. Dalam hal ini depresi sangatlah berbeda dengan perasaan tidak bahagia. Untuk perasaan tidak bahagia pada umumnya akan dirasakan seseorang dalam jangka waktu tertentu bahkan berkepanjangan.

Pada penderita kanker yang mengalami depresi pada umumnya memiliki beberapa ciri seperti pada berikut ini:

- Kurang mempunyai rasa percaya diri

- Sulit untuk berkonsentrasi

- Tidak dapat menikmati sesuatu yang biasanya menyenangkan

- Kesedihan yang terlalu berlarut-larut bahkan lebih dari dua bulan

- Merasa rendah diri dan juga merasa bersalah

- Memiliki perasaan gelisah sepanjang hari

- Merasa rendah diri dan juga bersalah

- Tidak terlalu percaya diri

- Kehilangan energi dan juga selalu merasa lelah yang hebat

- Perubahan pola tidur yang biasanya susah untuk tidur justru selalu ingin tidur sepanjang hari dan bahkan sebaliknya

- Memiliki pikiran ingin menyakiti diri sendiri dan juga ingin bunuh diri

- Merasa putus asa dan juga tidak bahagia

- Merasa sedih yang berlarut-larut (lebih dari satu atau dua bulan)

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

PTSD atau yang memiliki kepanjangan Post Traumatic Stress Disorder ialah suatu reaksi yang berlebih dari stres dan juga depresi dan membuatnya hingga trauma. Serangan panik dan juga kilas balik memang menjadi satu pengalaman pribadi bagi orang-orang sekitar yang dapat menjadi pemicu. Beberapa fakta yang membuktikan pada orang-orang terdekat yang mengidap kanker dan juga nyawanya tidak tertolong. Hal ini dapayt menimbulkan rasa trauma pada orang-orang terdekat dan juga keluarga. Hal ini dapat memicu pengidap kanker PTSD mengalami masalah kesehatan mental dan juga berpotensi parah dalam jangka waktu yang berkepanjangan.

Beberapa hal yang dapat memicu pengidap kanker untuk mengalami PTSD yaitu selang infus, bau obat dan juga lingkungan rumah sakit. Ciri-ciri yang dapat mengalami PTSD yaitu sebagai berikut:

- Konsentrasi yang cukup buruk

- Stres dan juga depresi

- Serangan panik terutama pemicu trauma  dapat dikatakan sebagai penyebab trauma

- Mengalami kejadian yang dapat membuat stres menjadi sebuah mimpi buruk sehingga membuat pasien menjadi lebih susah tidur

Tekanan dan juga beban yang tinggi

Tekanan dan juga pikiran tentunya bahwa stres secara langsung dan juga sendiri. Hal ini kemungkinan akan menimbulkan kanker serta kondisi pasien yang tidak memiliki daya tahan dan juga kekebalan tubuh yang cukup baik. Oleh karena itu, fungsi organ tubuh yang penting lainnya tidak akan berfungsi dengan baik. Kondisi psikis seseorang akan semakin memburuk terlebih bila dihadapkan dengan kasus kematian para penderita kanker.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sekitar 15-20% pasien kanker baik secara sadar maupun tidak sadar memang berharap akan kematian. Sedangkan 60-70% diantaranya masih mempunyai harapan untuk sembuh meskipun masih pasif. Sedangkan 15-20% sisanya merupakan pasien yang tidak ingin menjadi korban penyakit yang lainnya. Para pasien yang tidak kooperatif dan juga susah untuk diatur memang memiliki keinginan untuk sembuh yang cukup tinggi dan juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik.

Pada beberapa pasien yang memiliki keinginan untuk sembuh tentunya selalu mengontrol diri sendiri dan juga ingin cepat-cepat pulih dari kesehatannya. Itulah mengapa tekanan pikiran dan juga stres harus dikendalikan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk pada kesehatan penderita kanker.

Cara Mengendalikan Kesehatan Jiwa Pasien Kanker

Setelah kita mengetahui beberapa masalah kejiwaan yang kerap menyerang pasien kanker. Dalam hal ini, Anda harus menyadari seberapa pentingnya mengelola kesehatan jiwa bagi pasien kanker. Dalam hal ini tentunya kesehatan pasien kanker memang sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pengobatan kanker.

Dalam mengendalikan pasien kanker tentunya ada beberapa hal harus diperhatikan sebagai cara mengendalikan emosi yaitu sebagai berikut:

Konseling

Cara pertama yang dapat Anda lakukan ialah dengan melakukan konseling. Dalam hal ini konseling dapat dikatakan sebagai alternatif yang cukup ampuh dalam mengurangi tekanan yang akan dihadapi ketika melakukan pengobatan kanker. Cara ini tentunya dapat mengurangi beban pikiran dan juga tugas yang cukup berat bagi para ahli dalam menangani kasus pada penderita kanker. Hal ini tentunya memahami cara untuk merespon supaya perasaan pasien menjadi lebih tenang.

Dukungan mental

Alternatif kedua yang dapat dilakukan sebagai cara untuk melakukan pengobatan ialah memberikan dukungan para orang-orang terdekat. Dalam hal ini dukungan dalam kelompok sesama pasien kanker tidak kalah pentingnya. Kelompok sesama kanker tentunya dapat dijadikan sebagai perjuangan yang serupa sehingga akan membuat pasien merasa tidak sendiri dalam melawan penyakitnya tersebut.

Kegiatan dan juga wadah sepertyi ini dapat menjadikan pasien lebih berdaya, penuh harapan untuk tetap melawan penyakitnya tersebut. Beberapa penelitian tentunya sudah membuktikan hal ini dimana komunitas pasien dan juga penderita kanker harus meningkatkan kelangsungan hidup dan juga meningkatkan kualitas hidupnya.

Melakukan rileksasi dan meditasi

Cara selanjutnya yang dapat Anda lakukan ialan mengelola rileksasi dan juga meditasi dengan sangat baik. Dengan cara ini tentunya pasien akan merasa lebih tenang dan juga dapat mengelola stres dengan cukup mudah.

Edukasi mengenai kanker

Pasien kanker tentunya dapat mengenal penyakit yang ia hadapi sebagai salah satu yang dapat dilakukan. Dalam hal ini pasien memang harus mengetahui lebih lanjut mengenai informasi yang sejelas-jelasnya dalam mengenal penyakit yang ia derita. Hal ini dimaksudkan agar penderita kanker lebih memahami mengenai kondisi tubuh yang ia derita secara berkala. Dengan tujuan lain yakni mencegah pasien agar tidak terjerumus pada hal-hal dan juga informasi yang simpang siur sehingga membuat kesehatan jiwa penderita kanker menjadi semakin bertambah.

Olahraga

Selain beberapa edukasi dan juga konseling dari pihak lain. Tentunya, cara untuk mengendalikan kesehatan jiwa yaitu dengan rutin melakukan olahraga. Bagaimanapun juga, olahraga menjadi cara dan juga alternatif untuk mengurangi stres dan juga depresi yang diderita oleh pasien kanker.

 Obat depresi dan kecemasan berlebih

Dalam mengendalikan emosi, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu dengan mengonsumsi obat depresi dan juga tingkat kecemasan yang berlebih. Dalam hal ini pasien tingkat tinggi dan juga tidak terkontrol akan dapat mengurangi tingkat depresi dan juga stres yang diderita oleh penderita kanker.

Cara Memberikan Semangat Pada Penderita Kanker

Penderita kanker tentunya membutuhkan dukungan terutama dari keluarga dan juga orang-orang terdekatnya. Hal ini dikarenakan penderita kanker kerap menderita secara fisik dan juga mental akibat penyakit yang ia derita. Dalam hal ini dukungan dan juga semangat memang dibutuhkan bagi penderita penyakit kanker.

Selain dukungan dan juga semangat, tentunya ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti mendampingi, mengikutsertakan dalam kegiatan rileksasi dan juga mediatif. Menjadi pendamping memang dibutuhkan oleh setiap penderita kanker. Kondisi penyakit kanker yang memang membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat.

Selain menjadi pendamping, alangkah baiknya jika Anda juga menjadi motivator untuk terus memberikan dukungan dan juga nasihat agar penderita kanker kembali memiliki semangat untuk hidup. Sebagai teman sekaligus motivator alangkah baiknya jika memberikan nasihat bahwa mengidap kanker bukan berarti kehidupannya sudah selesai.

Mengajaknya untuk melakukan kegiatan positif seperti rileksasi dan juga jalan-jalan tentu sangat dianjurkan bagi penderita kanker ini. Ajak mereka untuk menekuni hobinya serta lakukan hal-hal yang memang ia sukai sehingga perhatian penderita kanker akan teralihkan. Untuk itu, sudah menjadi sebuah kewajiban bagi kita untuk memberikan dukungan terhadap penderita kanker. Itulah beberapa hal yang dapat Anda ketahui mengenai efek masalah kejiwaan bagi penderita kanker. Semoga bermanfaat!

 

Author: Nina Astuti

Follow us