Berbuka Puasa Dengan Cara Sehat Bagi Ibu Hamil

5/5 (17)

Studi kedokteran yang dilakukan terhadap ibu hamil, gangguan yang dikhawatirkan bila ibu hamil dengan kondisi janin yang tidak kuat untuk berpuasa akan menimbulkan beberapa resiko diantaranya kestabilan gula darah sehingga mengakibatkan kadar gula darah di bawah normal atau dikenal dengan hipoglikemia karena kurangnya asupan makanan selama kurang lebih 14 jam. Selain itu kondisi yang dikhawatirkan muncul  selanjutnya adalah ketika trimester pertama kehamilan yang mengalami mual-mual hingga muntah akan memperburuk kesehatan ketika memaksakan untuk berpuasa. Kekurangan cairan juga menjadi salah satu hal yang mungkin terjadi jika kondisi keadaan anda dan janin kurang sehat untuk melakukan puasa sehingga terjadi dehidrasi yang dapat memicu pencernaan dan sembelit pada ibu hamil. Meskipun demikian melakukan puasa ketika kondisi anda dan janin  sehat  tidak akan membahayakan karena ketika puasa anda tidak menghilangkan asupan nutrisi akan tetapi hanya menggeser  asupan nutrisi pada saat sahur dan berbuka saja.

IBU-HAMIL-BUKA-PUASA.jpg

Makanan Ibu Hamil Saat Puasa

Ibu hamil diberikan keringanan untuk tidak ikut berpuasa. Sesuai ajaran Islam, ibu hamil dapat menggantinya di hari lain atau dengan membayar fidyah. Hanya saja, jika ibu hamil merasa kuat dan dokter telah memberikan izin pada ibu hamil untuk boleh ikut berpuasa, dilihat dari kondisi kesehatan dan usia kehamilan, maka penting untuk memperhatikan asupan makanan ketika sahur atau berbuka puasa agar kesehatan bayi dalam kandungan tetap terjaga. Janin dalam kandungan membutuhkan nutrisi yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Meskipun sedang berpuasa anda tetap harus memenuhi zat gizi yang dibutuhkan. Anda dapat mengonsumsi jenis-jenis makanan ini saat sahur atau buka puasa:

Makanan yang Mengandung Gizi Seimbang

Penting untuk memilih menu makanan yang mengandung gizi seimbang. Menu makanan dengan gizi seimbang mengandung karbohidrat, protein nabati, protein hewani, vitamin, lemak dan mineral. Beberapa contoh makanannya yaitu nasi, sayuran berwarna hijau, ikan, tempe, tahu, buah-buahan dan susu. Dengan mengonsumsi menu makanan yang mengandung gizi lengkap, ibu hamil akan dapat memenuhi kebutuhan gizi janin untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Makanan yang Mengandung Karbohidrat Kompleks

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna sehingga akan membuat anda merasa lapar lebih lama. Anda juga dapat mengonsumsi makanan yang mengandung serat karena dapat mencegah konstipasi. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks di antaranya yaitu, roti gandum, nasi merah, pasta gandum, kacang-kacangan dan oatmeal. Makanan yang mengandung serat contohnya yaitu sayuran, buah-buahan, biji-bijian, gandum dan kacang-kacangan.

Makanan yang Mengandung Tinggi Protein

Selama puasa, ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein. Makanan dengan tinggi protein diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme, serta menjadi sumber energi untuk tubuh. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein juga bermanfaat untuk menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Untuk makanan yang mengandung kaya protein itu sendiri, anda bisa mengonsumsi makanan seperti, ikan, kacang-kacangan, daging, telur ketika makan sahur atau saat berbuka puasa.

Buah-Buahan dan Sayuran

Buah-buahan dan sayuran merupakan makanan sehat yang mengandung banyak vitamin, serat dan mineral. Nutrisi yang terkandung dalam buah dan sayuran bermanfaat untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung.

Perbanyak Makanan yang Mengandung Kalsium

Ibu hamil juga harus mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung kalsium. Kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Beberapa jenis makanan yang mengandung kalsium di antaranya yaitu, susu, keju, mentega, yoghurt, buah-buahan, sayuran hijau dan lain sebagainya.

Perbanyak Minum Air Putih

Minum air putih yang cukup penting dilakukan untuk mencegah masalah dehidrasi. Anda sebaiknya memperbanyak minum air putih sekitar 1,5 sampai 2 liter dalam sehari. Sebaiknya hindari kebiasaan minum minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi karena akan membuat anda lebih sering buang air dan memicu terjadinya dehidrasi.

Batasi Konsumsi Makanan Manis

Konsumsi makanan manis memang bermanfaat untuk meningkatkan gula darah yang turun ketika berpuasa, namun juga akan membuat kadar gula darah menurun dengan cepat. Akibatnya ibu hamil akan merasa lemah dan lemas, serta mudah merasa lapar.

Sebaiknya anda ganti kebiasaan mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa dengan mengonsumsi buah-buahan manis.

Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil Ketika Berbuka Puasa

Makanan Ibu Hamil Buka Puasa

Jika anda memutuskan untuk berpuasa meskipun sedang hamil, sangat penting untuk memperhatikan asupan makan dan minuman yang anda konsumsi. Sebaiknya hindari mengonsumsi beberapa jenis makanan saat berbuka atau sahur yang akan menimbulkan masalah kesehatan. Nah, berikut ini ada beberapa jenis makanan yang harus ibu hamil hindari saat berbuka puasa.

Keju dan Susu Tanpa Pasteurisasi

Keju dan susu yang tidak dipasteurisasi sebaiknya dihindari oleh ibu hamil saat berbuka puasa. Sangat disarankan bagi ibu hamil untuk menghindari keju lunak dan susu mentah. Pasalnya, keju lunak terbuat dari keju yang tidak dipasteurisasi terlebih dahulu yang mana akibatnya akan menyebabkan infeksi bakteri listeria yang membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung.

Teh Herbal

Saat buka puasa sebaiknya ibu hamil menghindari konsumsi teh herbal yang diracik dengan daun raspberry, chamomile atau rosemary. Meskipun kita tahu teh herbal tersebut bermanfaat baik untuk kesehatan, namun akan menjadi berbahaya apabila dikonsumsi dengan berlebihan oleh ibu hamil karena akan memicu timbulnya kontraksi.

Selain itu, biasanya tidak semua teh herbal mencantumkan bahan-bahan dengan jelas pada kemasannya. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum anda memutuskan mengonsumsi teh herbal konsultasikan terlebih dahulu pada dokter guna menjaga kesehatan anda dan kehamilan.

Kopi

Ibu hamil harus menghindari konsumsi kopi. Sebab kopi memiliki sifat diuretik yang akan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil.  Selama berpuasa anda tentunya tidak menerima asupan makanan apapun, termasuk minuman sehingga tubuh telah kekurangan cairan. Apabila anda minum kopi yang bersifat diuretik akibatnya akan dapat memicu masalah dehidrasi. Dehidrasi pada ibu hamil akan membahayakan ibu dan janin.

Makanan Manis Belerbihan

Mengonsumsi makanan manis  setelah berbuka puasa rasanya sudah menjadi kebiasaan. Hanya saja, bagi ibu hamil sebaiknya hindari mengonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula berlebihan ketika buka puasa. Mengonsumsi makanan yang terlalu manis akan memicu obesitas bagi ibu atau bayi. Obesitas yang terjadi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.

Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji tidak mengandung gizi beragam yang diperlukan oleh ibu selama hamil. Oleh karena itu, sebaiknya saat berbuka puasa hindari mengonsumsi makanan cepat saji. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan cepat saji juga biasanya tidak terjamin atau sebagian besar sudah tidak segar lagi. Contohnya daging dan sayuran yang kemungkinan sudah terkontaminasi oleh bakteri yang akan membahayakan kesehatan.

Makanan yang Mengandung Zat Pewarna

Makanan yang mengandung zat pewarna biasanya adalah makanan kemasan. Saat mengonsumsi makanan kemasan sebaiknya anda memperhatikan zat pewarna yang terkandung dalam komposisinya. Anda sebaiknya menghindari makanan yang kandungannya terdapat  zat pewarna rhodamin, serta metanil yellow.

Mie Instan

Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi mie instan, terlebih lagi jika dikonsumsi dengan berlebihan. Kandungan MSG yang terdapat pada mie instan diketahui akan menyebabkan pertumbuhan saraf janin dalam kandungan terganggu, serta akan memicu gangguan saraf saat si kecil dilahirkan.

Makanan Pemicu Asam Lambung

Menu buka puasa yang baik untuk ibu hamil  yaitu terdiri dari beragam makanan dengan kandungan nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil. Sehingga saat berbuka puasa ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang justru akan menimbulkan masalah kesehatan. Salah satu masalah yang akan terjadi jika salah mengonsumsi makanan yaitu naiknya asam lambung.

Terdapat beberapa jenis buah-buahan yang akan memicu naiknya asam lambung yang harus dihindari ketika berbuka puasa. Beberapa buah-buahan yang dimaksud di antaranya yaitu nanas, jeruk, nangka dan durian.  Jika anda terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut akan membuat asam lambung naik dan menyebabkan diare.

Makanan Beku

Makanan beku diketahui mengandung garam. Para ibu hamil disarankan untuk menghindari  konsumsi garam dengan berlebihan. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil memilih makanan organik dengan kandungan rendah garam, serta lemak.

Makanan dengan Lemak Tinggi

Untuk anda yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak, misalkan gorengan, daging berlemak, kulit ayam dan lain sebagainya, sebaiknya batasi konsumsi makanan tersebut. Lebih baik ganti makanan yang mengandung tinggi lemak tersebut dengan makanan yang mengandung lemak sehat yang bisa anda temukan pada makanan seperti kacang, alpukat, ikan, keju dan lain sebagainya.

Tips Berbuka Puasa Bagi Ibu Hamil

Tips buka puasa bagi ibu hamil

Berikut tips berbuka puasa dengan cara sehat bagi ibu hamil :

1.  Awali dengan air putih

Manfaat air putih ketika sedang hamil adalah mencegah dehidrasi dan penumpukan cairan. Mengawali berbuka air putih tidak saja dilakukan oleh ibu yang sedang hamil akan tetapi untuk sebagian besar umat muslim yang berpuasa. Air putih dapat menjadi perkenalan asupan pada perut anda yang kosong sepanjang hari sehingga tidak kaget.Kebutuhan air putuh sehari adalah 8 gelas, 3-4 gelas ketika sahur dan sisanya bisa disela-sela waktu setelah berbuka.

2.  Ganti kolak dengan Jus

Minuman dan makanan dengan manis yang berlebih dkhawatirkan akan meningkatkan kadar gula dengan cepat, sehingga untuk ibu hamil kesegaran berbuka bisa anda dapatkan dari buah-buahan yang mengalami manis alami. Bagi anda yang mengalami gangguan lambung disarankan untu tidak mengkonsumsi jus dengan rasa buah terlalu asam, meskipun tidak akan mengganggu kesehatan janin akan tetapi menganggu kesehatan berpuasa anda.

3.  Jangan tinggalkan konsumsi kurma

Jika anda ingin menambahkan makanan manis ketika berbuka maka bisa didapatkan dari kurma. Kurma, buah yang akrab di bulan puasa memiliki manfaat mengontrol laju gerak janin, disarankan untuk mengkonsumsi kurma basah. Kandungannya lebih baik untuk ibu hamil, yaitu vitamin B1 yang dapat megontrol gerak rahim.

4.  Atur jadwal asupan ketika berbuka

Anda dapat membuat jadwal makan besar diwaktu berbuka. Perlahan dan jangan terburu-buru. Perut yang kosong selama 14 jam akan kaget jika anda terlalu memaksakan asupan makan. Setelah solat magrib anda bisa memulai makan besar dengan karbohidrat, sayur, protein dan sedikit lemak. Anda bisa melanjutkan setelah solat tarawih dengan asupan sayur, protein dan karbohidrat yang didapat selain dari nasi. Hindari makanan pedas dan dingin.

5.  Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup agar kondisi janin anda sehat selama menjalankan ibadah puasa. Buatlah beberapa menu yang bisa anda hangatkan di waktu sahur sehingga anda tidak berteteran dalam mempersiapkannya untuk keluarga.

Variasi Menu Buka Puasa Ibu Hamil

Variasi makanan ibu hamil

Berikut ini variasi menu buka puasa untuk ibu hamil yang sehat dan dapat memberikan asupan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Menu #1

  • Air putih
  • Makanan manis : 3-5 butir kurma
  • Nasi putih/nasi merah 1 porsi
  • Sup 1 porsi
  • Menu daging sapi 1 porsi
  • Makanan ringan
  • Susu 1 gelas
  • Buah-buahan sehat

Menu #2

  • Air putih
  • 3-5 butir kurma
  • Sayuran 1 porsi
  • Nasi putih atau nasi merah 1 porsi
  • Ikan
  • Perkedel kentang
  • Makanan ringan : Kue kering atau sereal
  • Buah-buahan
  • Susu

Menu #3

  • Air putih
  • 3-5 biji kurma
  • Nasi merah atau nasi putih 1 porsi
  • Tumis sayuran
  • Hati ayam/hati sapi
  • Tempe
  • Makanan ringan : almond atau kacang kenari
  • Jus buah ( Lebih sehat membuat jus buah sendiri )
  • Buah-buahan utuh
  • Susu

Menu #4

  • Air putih
  • Kurma 3-5 biji
  • Nasi merah/nasi putih 1 porsi
  • Sayur berkuah
  • Daging ayam
  • Tempe
  • Makanan ringan : puding
  • Jus buah
  • Susu
  • Buah utuh

Dalam pemilihan menu makan sebaiknya ibu mengutamakan kebutuhan gizi. Nah, beberapa variasi menu makanan di atas dapat dijadikan rekomendasi.

Tips Memilih Cemilan Bagi Ibu Hamil Saat Berbuka Puasa

Selain mengonsumsi makanan utama , ibu hamil juga biasanya akan mengonsumsi cemilan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan. Jangan hanya mengutamakan rasanya,  tapi anda juga harus mengutamakan kandungan gizinya. Simak tips memilih snack atau cemilan untuk ibu hamil:

  • Hindari makanan atau cemilan yang terlalu manis, tidak mengandung zat gizi dan tinggi akan kalori.
  • Hindari makanan yang didalamnya terkandung zat kimia.
  • Hindari makanan asin berlebihan, terutama untuk ibu yang memiliki risiko kaki bengkak atau hipertensi.

Resep Jus Kurma Untuk Buka Puasa Untuk Ibu Hamil

Makanan harus diperhatikan dengan baik oleh ibu hamil yang ikut berpuasa, baik ketika buka puasa atau sahur. Disarankan bagi ibu hamil mengonsumsi makanan sehat yang mudah dimetabolisme, misalkan kurma.

Saat berpuasa, tekanan darah dan kadar gula darah menjadi rendah. Nah, agar seimbang kembali saat berbuka puasa biasanya umat Muslim mengonsumsi buah kurma. Karbohidrat yang terkandung dalam buah kurma dicerna dengan perlahan, serta melepaskan energi dengan berkelanjutan.

Anda bisa mengonsumsi kurma secara langsung atau diolah menjadi jus. Simak resep jus kurma untuk ibu hamil berikut ini:

Bahan-Bahan yang Diperlukan

  • 5 buah kurma
  • Madu secukupnya
  • 300 cc air dingin

Nah, jika bahan-bahan yang dibutuhkan sudah anda siapkan, anda bisa langsung simak cara membuat jus kurma untuk ibu hamil berikut ini:

Cara Membuat Jus Kurma Untuk Ibu Hamil

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu membersihkan kurma dan sisihkan bijinya.
  2. Setelah itu, siapkan blender yang akan digunakan untuk membuat jus.
  3. Kemudian, masukan buah kurma yang sudah anda bersihkan. Lalu tambahkan air dan madu sesuai selera. Selanjutnya silakan haluskan.
  4. Setelah selesai, anda bisa mengangkat dan menyaringnya.

Selain kurma, ibu hamil juga bisa berbuka puasa dengan menu takjil seperti bubur kacang hijau yang mengandung tinggi protein untuk menunjang pertumbuhan janin. Hanya saja, hindari bubur kacang hijau dengan tambahan santan atau susu kental. Anda bisa menggantinya dengan susu rendah lemak.

Resep Buka Puasa Ayam Goreng Mentega Untuk Ibu Hamil

Ayam goreng mentega

Resep  ayam goreng mentega untuk menu buka puasa ibu hamil yang sehat dan bergizi. Simak resep dan cara membuatnya berikut ini:

Bahan Utama yang Dibutuhkan Untuk Membuat Ayam Goreng Mentega

  • 1 ekor ayam negeri
  • Garam secukupnya
  • 1 sendok makan jeruk nipis

Bumbu yang Dihaluskan

  • 1/2 sendok teh merica butiran
  • 2 sendok teh garam
  • 2 siung bawang putih

Bumbu Lainnya

  • 1 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan mentega
  • 2 sendok makan saus Inggris
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 75 gram bawang bombay
  • Garam secukupnya
  • 1 sendok makan jeruk nipis

Langkah Membersihkan Ayam

  1. Langkah pertama kali yang harus anda lakukan yaitu membersihkan ayam. Penting membersihkan ayam dengan cara yang baik dan benar karena kebersihan ayam akan menentukan kesehatan makanan yang kita buat. Jangan sampai bakteri yang masih terdapat pada ayam termakan dan masuk ke dalam tubuh ibu hamil yang akan membahayakan kesehatan.
  2. Silakan masukan daging ayam yang sudah anda siapkan ke dalam wadah. Lalu anda bisa membersihkannya di bawah air yang mengalir dengan merata. Bersihkan daging ayam dari kotoran maupun lendir yang masih menempel. Bersihkan juga ayam dari bulu halus yang masih menempel.
  3. Jika ayam sudah dibersihkan, anda bisa memotong ayam menjadi 8 bagian atau dipotong dengan ukuran disesuaikan selera.
  4. Anda bisa membersihkan kembali ayam dengan merata. Setelah itu, lumuri ayam dengan menggunakan air perasan jeruk nipis yang sudah anda siapkan. Lalu taburi garam. Ini dilakukan untuk menghilangkan bau amis pada ayam. Diamkan selama kurang lebih 10 menit. Jika sudah, anda  bisa mencuci kembali ayam hingga bersih.

Cara Membuat Ayam Goreng Mentega Untuk Menu Buka Puasa Ibu Hamil

  1. Ambil ayam yang sudah anda lumuri air jeruk nipis. Lalu lumuri ayam menggunakan bumbu yang sudah dihaluskan. Pastikan anda melumuri ayam hingga merata. Balurkan sedikit demi sedikit sambil diremas supaya bumbu meresap. Diamkan selama beberapa menit supaya bumbu meresap.
  2. Silakan siapkan wajan dan tuangkan minyak goreng secukupnya saja. Lalu panaskan minyak goreng hingga meletup-letup.
  3. Setelah minyak goreng panas, masukan ayam yang sudah dilumuri dengan bumbu dan goreng hingga matang, serta berubah warna menjadi kecoklatan. Setelah matang, anda bisa mengangkat dan meniriskannya. Sisihkan.

Cara Membuat Bumbu Mentega

  1. Siapkan kembali wajan. Lalu masukan mentega yang sudah anda siapkan sedikit saja. Panaskan.
  2. Masukan bawang bombay yang sudah anda iris hingga layu dan mengeluarkan aroma harum.
  3. Masukan bumbu-bumbu dan aduk hingga tercampur merata.
  4. Selanjutnya, masukan  ayam  yang sudah anda goreng. Lalu aduk hingga merata dan masak sampai bumbu meresap.
  5. Setelah seperti itu anda bisa mengangkat ayam dan menyajikannya pada piring saji yang sudah anda siapkan.

Sajikan ayam goreng mentega di meja makan untuk menu pelengkap buka puasa. Sajikan dalam keadaan hangat supaya terasa lebih nikmat.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply