13 Cara Mengecek Kolesterol Tanpa Alat Yang Tidak Kalah Ampuh

4.61/5 (108)

Kolesterol memang menjadi salah satu penyakit yang dapat dibilang paling sering diderita oleh banyak orang terutama pada orang yang sudah berusia lanjut. Tentunya, penyakit yang satu ini memang membuat banyak orang tidak merasa nyaman. Hal ini dikarenakan penyakit kolesterol mampu membuat tubuh penderita sangatlah sakit dan juga nyeri dalam jangka waktu yang cukup lama.

Seperti yang kita tahu bahwa kolesterol merupakan salah satu kondisi dimana lemak di dalam darah sangat tinggi. Kolesterol memang diperlukan dalam tubuh, namun jika kadar kolesterol tersebut melebihi kadar, tentu akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Ketika kadar kolesterol di dalam tubuh tinggi, maka akan terjadinya penyempitan pembuluh darah sehingga akan muncul masalah kesehatan lainnya yaitu jantung dan juga darah tinggi.

Kolesterol sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu HDL dan juga LDL. HDL secara sederhana dapat disebut sebagai kolesterol yang baik, sedangkan LDL ialah kolesterol jahat. Maka jika kadar LDL tinggi, maka dapat dipastikan Anda mengalami yang namanya penyakit kolesterol. Untuk itu, kadar kolesterol yang tinggi haruslah HDL bukanlah LDL. Bagi Anda yang menderita penyakit kolesterol tentunya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengecek kadar kolesterol tanpa menggunakan alat apapun atau Anda bisa mengeceknya secara manual.

Cara Mengecek Kolesterol Tanpa Alat

Dalam melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kadar kolesterol pada umumnya dibutuhkan alat deteksi seperti tes darah dan juga lain sebagainya. Namun tentunya hal ini dapat menjadi salah satu langkah yang terkadang tidak diinginkan oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan banyak orang yang tidak ingin melakukan cara deteksi apapun karena tidak ingin menerima kenyataan akan penyakit yang ada di dalam tubuhnya.

Terlepas dari hal tersebut tentunya deteksi dini memang sangat dibutuhkan sebagai langkah awal dalam mengetahui kadar kolesterol di dalam darah. Namun, bagi Anda yang tidak ingin atau enggan untuk melakukan deteksi kadar kolesterol untuk ke dokter. Tentunya, Anda bisa melakukannya dengan mendeteksi secara dini kadar kolesterol di dalam darah meski tanpa menggunakan alat apapun. Meskipun tanpa menggunakan alat, namun Anda bisa mengetahui apakah memang kadar kolesterol di dalam darah itu tinggi ataukah tidak yakni dengan mengetahui beberapa gejala yang bisa timbul dengan sendirinya.

Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebagai cara mengecek kolesterol tanpa alat diantaranya:

Sakit Pada Kaki

Cara deteksi pertama yang bisa Anda lakukan ialah dengan merasakan sakit dan juga nyeri pada kaki. Bagian ini biasanya menjadi salah satu bagian tubuh yang bisa Anda deteksi lebih awal. Hal ini dikarenakan arteri yang tersumbat oleh tumpukan kolesterol sehingga bisa menyebabkan aliran darah menjadi kurang lancar. Ketika aliran darah kurang lancar, hal ini tentunya bisa menyebabkan rasa lelah dan juga lemas pada bagian kaki.

Rasa sakit pada bagian kaki akan terbagi menjadi beberapa bagian seperti telapak kaki, betis, lutut, pangkal paha, paha dan juga bokong. Rasa sakit ini tentu akan Anda rasakan seperti adanya rasa pegal pada bagian kaki. Sakit yang Anda rasakan pada kaki akan berkurang ketika Anda berjalan-jalan, lalu beristirahat sejenak. Rasa sakit pada kaki tentunya akan sangat sering Anda rasakan ketika Anda mengalami yang namanya kadar kolesterol yang tinggi.

Lingkaran di Sekitar Kornea Mata

Cara yang paling mudah dalam mendeteksi kadar kolesterol di dalam darah yang tinggi. Tentunya, Anda bisa melihat bagian kornea mata, apakah terdapat lingkaran berwarna abu-abu ataukah berwarna putih. Warna abu-abu dan juga putih ini ialah salah satu garis lemak yang dapat mengedap di sekitar pinggir kornea mata. Endapan lemak yang cukup banyak ini tentunya dapat membentuk sebuah lingkaran yang berbentuk cincin yang ada di sekitar kornea mata.

Kondisi ini tentunya tidak perlu Anda khawatirkan ketika Anda sudah menginjak usia yang sudah tua atau lebih dari 50 tahun. Namun, jika Anda berada pada usia yang masih muda di bawah 50 tahun dan mengalami gejala lingkaran pada pinggir kornea mata. Maka dapat dipastikan Anda mengalami kadar kolesterol yang tinggi.

Telapak Kaki Terasa Dingin

Cara mendeteksi kadar kolesterol yang pertama ialah dengan merasakan telapak kaki yang dingin. Ketika Anda menyentuh telapak kaki dan terasa dingin, maka bisa saja Anda mengalami kadar kolesterol yang sangat tinggi dikarenakan adanya penyumbatan di dalam darah. Dalam hal ini aliran darah akan tersumbat oleh tumpukan kolesterol sehingga menyebabkan asupan darah ke kaki terasa lebih dingin ketika disentuh. Jika Anda merasakan salah satu kaki terasa dingin ketika disentuh, alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Perubahan Warna Kuku dan Kulit

Tingginya kadar kolesterol di dalam darah dapat mengakibatkan aliran darah menuju jantung menjadi terhambat. Kondisi ini tentunya akan terjadi perubahan warna kulit dan juga adanya penebalan pada kuku jari kaki. Kurangnya aliran darah pada bagian kaki sehingga menyebabkan warna kulit pada kaki dan bulu kaki akan rontok sehingga kaki terasa kencang dan juga mengkilat. Lambat laun, kuku kaki akan menebal dan juga akan tumbuh menjadi lebih lama.

Disfungsi Ereksi

Cara untuk mendeteksi kadar kolesterol yang tinggi tentunya Anda akan sering mengalami yang namanya disfungsi ereksi. Seperti yang kita tahu bahwa disfungsi ereksi atau impotensi ialah ketidakmampuan seseorang untuk memulai dan juga mempertahankan ereksi. Kondisi ini tentunya dapat disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh arteri sehingga dapat mengalirkan darah ke arah penis. Seperti yang kita tahu bahwa kolesterol jahat yang menumpuk dan juga mengendap pada pembuluh darah dapat menyebabkan tersumbatnya aliran darah yang menuju penis.

Kram Kaki Pada Malam Hari

Kurang lancarnya peredaran darah di dalam tubuh tentunya dapat menyebabkan rasa kram pada bagian tumit, jari kaki dan juga telapak kaki. Rasa sakit ini tentunya dapat dikurangi dengan duduk dan juga berdiri. Jika seseorang yang mengalami kadar kolesterol yang tinggi, kemudian duduk dan juga berdiri. Maka darah akan mengalir menuju kaki sehingga rasa sakit akan mereda. Jika hal tersebut terjadi tentunya Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Luka Sulit Sembuh

Luka yang sulit sembuh tentunya dapat menjadi salah satu cara untuk mendeteksi kadar kolesterol di dalam darah. Pada penderita kolesterol tentunya akan terjadi aliran darah yang tersumbat oleh kolesterol jahat. Tersumbatnya pembuluh darah tersebut tentunya akan membuat bagian tubuh kekurang darah sehingga akan terjadi luka yang mungkin butuh waktu yang cukup lama untuk sembuh.

Pusing

Rasa sakit pada bagian kepala tentunya dapat terjadi pada penderita kolesterol. Pusing yang diderita oleh orang yang memiliki kolesterol tentunya disebabkan oleh kurangnya asupan darah ke otak. Dalam hal ini kadar kolesterol yang tinggi dapat mengurangi kadar oksigen di dalam darah seingga membuat kepala penderita menjadi pusing dan juga sakit.

Rasa pusing yang diderita tentunya akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama dengan intensitas yang sering. Kadar kolesterol yang tinggi tentunya akan mengendap di pembuluh darah sehingga akan sangat mungkin jika pusing dirasakan oleh penderita kolesterol. Jika hal tersebut terjadi tentunya Anda harus memeriksakan diri ke dokter agar tidak ada lagi hal buruk yang akan terjadi.

Nyeri Dada

Banyak orang yang mengeluhkan sakit pada dada, namun sebagian besar orang menganggap kondisi tersebut hanyalah bagian dari gejala masuk angin sehingga tidak terlalu dihiraukan. Namun, pada kenyataanya nyeri dada dapat menjadi salah satu indikasi dimana kadar kolesterol di dalam darah Anda sangat tinggi. Nyeri dada di sini tentunya dapat dialami dan disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah menuju jantung. Jika sudah tersumbat, maka akan sangat terasa sakit pada bagian dada. Jika dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan menyebabkan serangan jantung mendadak. Segerala periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala lain seperti pusing disertai dengan mata berkunang, rasa nyeri pada leher, bahu dan juga kepala.

Bagian Tubuh Terasa Lemas

Tersumbatnya aliran darah tentunya dapat ditandai dengan melema atau melemasnya bagian tubuh tertentu. Kondisi ini tentunya disebabkan oleh kurangnya asupan darah pada bagian tubuyh sehingga tubuh tidak memiliki tenaga yang cukup untuk bergerak. Jangan sepelekan tanda ini karena akan sangat berbahaya jika terus dibiarkan begitu saja tanpa penanganan dokter. 

Kesemutan

Cara mendeteksi kadar kolesterol di dalam darah kita, apakah tinggi atau tidak, tentunya bisa dideteksi dengan seringnya seseorang mengalami kesemutan. Hal ini dikarenakan aliran darah tersumbat sehingga akan tertutup oleh kolesterol. Kondisi inilah yang tentunya membuat seseorang sering kesemutan dan terjadi pada bagian tubuh tertentu. Ini karena tubuh tidak dapat menyuplai aliran darah secara cepat sehingga akan mengganggu bagian saraf. Ketika kadar kolesterol tinggi dan darah semakin kental tentunya akan berakibat pada munculnya gangguan pada beberapa bagian tubuh tertentu yakni kesemutan.

Rasa Pegal Pada Pundak Dan Tengkuk

Mungkin banyak orang yang merasakan gejala seperti ini. Namun tentunya gejala ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendeteksi kadar kolesterol di dalam darah. Bagian tubuh yang sering mengalami pegal yakni bagian pundak dan juga tengkuk dan biasanya disertai dengan rasa pusing yang berkelanjutan.

Hal ini tentunya disebabkan oleh adanya penyumbatan pada aliran darah yang mengalir sehingga menyebabkan rasa pegal. Rasa pegal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Untuk itu, diperlukan satu penanganan yang sangat tepat agar gejala ini bisa hilang.

Mengapa Penyakit Kolesterol Terjadi Pada Usia Muda

Seperti yang kita tahu bahwa kolesterol memang kerap menyerang orang yang sudah lanjut usia. Namun, tidak menutup kemungkinan pula kita yang masih muda akan mengalami yang namanya penyakit kolesterol. Hal ini tentunya berhubungan dengan apa yang kita konsumsi serta gaya hidup seperti apa yang kita lakukan.

Terlepas dari hal tersebut tentunya penyakit kolesterol tidak hanya terjadi pada usia yang masih muda. Akan tetapi, pada pasien yang mengalami hiperkolesterolemia juga dapat terjadi. Hal tersebut tentunya sudah dibuktikan dengan sebuah penelitian dimana diperkirakan dan juga sudah memperhitungkan risiko dari pengaruh kadar kolesterol yang cukup tinggi sehingga akan munculnya penyakit jantung di dalam tubuh.

Memang banyak kaula muda yang sangat mengkhawatirkan akan penyakit yang satu ini. Namun dari kekhawatiran tersebut, faktanya bahwa banyak orang yuang masih muda bahkan mengalami kadar kolesterol yang tinggi. Kolesterol yang tinggi tentunya berhubungan pula dengan gaya hidup yang seseorang alami. Seperti yang kita tahu bahwa kolesterol paling banyak disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi.

Bagaimanapun juga, makanan yang kita konsumsi tentunya dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Banyak yang beranggapan bahwa kolesterol yang tinggi dapat terjadi pada orang yang memiliki tubuh yang gemuk. Namun ternyata tidak selamanya obesitas menjadi salah satu penyebab dari kadar kolesterol yang tinggi. Bahkan banyak orang yang memiliki tubuh yang tidak gemuk juga memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi. Untuk itu, masalah berat badan tidak menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi.

Faktor-Faktor Risiko Kolesterol Tinggi

Untuk mengetahui penyakit kolesterol tentunya Anda harus mengetahui beberapa risiko yang mungkin akan terjadi pada Anda. Beberapa risiko tersebut tentunya dapat ditandai dengan beberapa faktor berikut ini:

Berat Badan

Faktor risiko pertama yang bisa menjadi tanda bahwa Anda berisiko tinggi mengalami kolesterol ialah berat badan. Dalam hal ini berat badan yang berlebih ditandai dengan lingkar pinggang yang cukup besar. Hal ini dikarenakan lemak berkumpul pada bagian perut. Badan yang besar tentunya dapat menjadi tanda bahwa lemak di dalam tubuh yang cukup banyak. Jika sudah begini, maka Anda akan berisiko mengalami kadar kolesterol yang tinggi.

Faktor Genetik

Pada orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol yang tinggi, tentunya akan sangat memungkinkan dirinya terkena kolesterol yang tinggi pula. Hal ini tentunya tidak bisa dipisahkan jika ada kaitannya dengan hubungan keluarga. Jika Anda tidak ingin mengalami riwayat kadar kolesterol yang tinggi, alangkah baiknya jika Anda menghindari beberapa hal yang tentu bisa menyebabkan kadar kolesterol menjadi tinggi.

Konsumsi Yang Tidak Sehat

Jika Anda termasuk orang yang mengonsumsi makanan yang tidak sehat, tentunya akan memiliki peluang yang cukup besar untuk mengalami yang namanya penyakit kolesterol. Dalam hal ini tentunya makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa terjadinya kadar kolesterol di dalam darah menjadi meningkat. Beberapa contoh makanan yang mengandung asam lemak jenuh yang cukup tinggi diantaranya minyak kelapa, keju, makanan yang manis, daging merah, jeroan dan juga gorengan.

Kurang Aktivitas

Jika Anda saat ini termasuk orang yang sangat jarang beraktivitas, ubahlah kebiasaan buruk tersebut. Hal ini dikarenakan salah satu faktor risiko yang paling besar terkena kolesterol yang tinggi ialah kurangnya tubuh beraktivitas dan juga bergerak. Untuk itu, dalam hal ini olahraga dan juga melakukan aktivitas fisik memang sangat diperlukan untuk mengolah tubuh. Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat terjadi pada orang yang berusia 20 tahun ke atas jika orang tersebut sangat jarang untuk melakukan aktivitas fisik.

Kadar kolesterol yang tinggi pada umumnya memang bisa dihindari, terlepas dari bagaimana kita menghindarinya. Kolesterol yang tinggi juga bisa dihindari dengan selalu melakukan gaya hidup sehat. Itulah beberapa cara mengecek kolesterol tanpa alat yang tentu bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan memperhatikan tanda dan juga ciri yang kemungkinan timbul pada tubuh Anda. Semoga bermanfaat!

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply