Makanan Pantangan Pada Penderita Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi menjadi satu dari sekian banyak penyakit yang banyak menyerang masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini adalah kondisi dimana meningkatkan tekanan darah dalam tubuh sampai melebihi ukuran tekanan darah yang normal. Banyak faktor yang membuat seseorang mengalami tekanan darah tinggi, salah satunya berasal dari faktor gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat yang dijalankan. Penyakit darah tinggi tidak dapat dianggap remeh atau diabaikan begitu saja karena akibat dari kondisi ini akan dapat membahayakan kesehatan dan membuat nyawa anda dipertaruhkan.

Kebanyakan penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka sudah sejak lama menderita kondisi yang sama sebelum hipertensi berkembang pada level yang lebih parah. Hal ini pada umumnya terjadi karena tekanan darah tinggi tidak menunjukan gejala yang spesifik sehingga penderita kesulitan mengenali lebih dini penyakit yang satu ini.

Sementara itu, mengingat dampaknya yang cukup parah terhadap kesehatan tubuh maka penting sekali untuk kita semua dapat mengupayakan agar tubuh terhindari dari penyakit yang satu ini. Akan tetapi, untuk anda yang sudah terlanjur terserang tekanan darah tinggi maka tak perlu berkecil hati karena anda tetap dapat mengatasi kondisi ini dengan mulai merubah pola hidup dan pola makan anda dengan lebih benar.

Mengubah Pola Makan yang Sehat Pada Penderita Tekanan Darah Tinggi

Mengubah gaya hidup sehat dengan menerapkan pola makan yang baik menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol tekanan darah didalam tubuh agar tidak melonjak. Dash atau Dietary Approaches to Stop Hypertension menganjurkan untuk para penderita tekanan darah tinggi agar dapat mengatur pola makannya dengan baik, termasuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran serta menghindari asupan makanan yang tinggi akan lemak dan kolesterol.

Dengan cara ini diharapkan penderita tekanan darah tinggi akan dapat mengontrol tekanan darah mereksa sehingga dapat mengurangi kondisi lebih buruk akibat penyakit yang satu ini. Perlu diketahui jika tekanan darah tinggi dalam tubuh erat kaitannya dengan berat badan berlebih atau resiko obesitas. Sehingga demikian anda pun perlu untuk melakukan diet rendah lemak namun tinggi akan nutrisi. Nah, dibawah ini adalah beberapa makanan yang dipantang para penderita tekanan darah tinggi. Artikel lainnya: Daftar Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Darah Tinggi Naik

Makanan Pantangan Pada Penderita Darah Tinggi

Memiliki penyakit darah tinggi membuat kita harus menegtahui makanan pantangan darah tinggi apa yang perlu untuk dihindari dengan baik. Karena hanya dengan begini perawatan darah tinggi pada pasien hipertensi akan lebih mudah dilakukan. Ingin tahu seperti apa saja jenis makanan yang dipantang para penderita hipertensi? Mari simak dibawah ini.

1. Garam

Jenis makanan pertama yang dipantang para penderita hipertensi adalah garam. Kandungan garam yang banyak terdapat didalam darah penderita darah tinggi akan dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah tinggi yang lebih parah. Hal ini dikarenakan sifat garam yang dpat menaik seperti air membuat tidak baik diberikan pada penderita darah tinggi.

Akan tetapi demikian, inipun bukan berarti anda tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi garam sama sekali. Sebuah institusi tekenal dari Amerika melakukan penelitian lebih banyak mengenai penyakit darah tinggi dan mengatakan bahwa asupan garam dapur boleh diberikan pada penderita darah tinggi namun tidak lebih dari 6 gram atau setara dengan 1 sendok teh dalam total asupan sehari-harinya.

 Sementara itu, bila penderita hipertensi mendapatkan lebih sedikit asupan garam maka hal ini akan jauh lebih baik. Untuk itulah, hindari mengkonsusmi asupan garam dengan jumlah yang melebihi takaran yang dianjurkan. Sementara itu, akan lebih baik bila anda membuat sendiri makanan anda daripada membelinya di pasar atau tempat makan. Dengan begini anda akan dapat mengontrol asupan atau jumlah garam yang anda konsumsi.

2. Produk Daging Olahan

Produk daging olahan seperti steak atau jenis olahan lainnya pada umumnya memiliki kandungan garam yang berlebih. Hal ini dikarenakan penggunaan garam umumnya dilakukan untuk mengawetkan daging tersebut. Untuk itu, hindari beberapa produk daging olahan yang banyak dijual dipasaran seperti sosis, nugget, kornet, daging ham, dendeng dan produk daging olahan lainnya.

Meskipun terkadang anda tidak merasakan rasa asin yang berlebihan pada bahan makanan ini namun tetap saja kandungan garam yang dimasukkan didalamnya jauh melebihi takaran garam yang seharusnya anda masukkan dalam tubuh anda. Pada akhirnya bila anda ngotot mengkonsumsi bahan makanan ini maka kesehatan anda akan dipertaruhkan.

3. Makanan Kaleng

Sama halnya dengan konsumsi daging olahan diatas makanan yang dikemas dalam kalengan pada umumnya menggunakan garam sebagai bahan pengawetnya. Alasan inilah yang membuat makanan kaleng menjadi pantangan untuk para penderita hipertensi. Anda mungkin menjumpai bahwa rasa dari makanan kaleng tidak terlalu asin, namun sebaiknya hati-hati dena kandungan garamnya yang begitu tinggi. Ada beberapa jenis makanan kaleng yang perlu benar-benar anda waspadai seperti sarden, kornet, bubur kaleng, sup kalengan dan masih banyak lagi.

Sebaliknya, beralihlah pada jenis makanan yang lebih sehat dan lebih alami, yakni dengan mengolah sendiri makanan anda dirumah. Dengan begini anda akan dapat memperkirakan berapa jumlah asupan garam yang perlu anda masukkan dalam konsumsi makanan sehari-hari anda.

4. Mie Instan

Dewasa ini masyarakat lebih senang dengan sesuatu yang serba praktis dan mudah, termasuk dengan hidangan makanan. Mie instan memang praktis untuk diolah dan waktu yang dibutukan untuk membuat sajian ini pun terbilang begitu singkat. Tak heran bila sajian makanan ini banyak disenangi oleh berbagai masyarakat dari berbagai lapisan. Namun hati-hatilah dengan kandungan garam yang terdapat pada mie instan yang begitu tinggi.

Selain garam, mie instan pun banyak mengandung lemak dan kalori yang dapat beresiko besar menaikan berat badan. Satu bungkus mie instan saja akan dapat membahayakan untuk kesehatan, apalagi bila dimakan dalam jumlah yang banyak. Untuk itulah, tidak heran bila bahan yang satu ini menjadi jenis makanan yang dipantang oleh para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

5. Makanan dengan Kandungan Lemak Jenuh

Apa itu makanan dengan kandungan lemak jenuh? Banyak sekali makanan berasa enak dengan kandungan bahan ini yang begitu berlimpah. Hampir semua jenis makanan dengan rasa yang lezat memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Namun secara prinsip semua makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak sayur atau minyak kelapa merupakan makanan dengan kandungan lemak jenuh yang besar.

Selain itu, lemak dari sapi pun mengandung banyak lemak jenuh. Jadi demikian hindari makanan dengan kandungan lemak jenuh seperti daging sapi berlemak, gorengan, makanan cepat saji, makanan manis dan masih banyak lagi.

Beralihlah pada jenis makanan yang lebih sehat agar kondisi kesehatan anda pun ikut terjaga dengan baik. Buah, sayur, kacang-kacangan dan biji-bijian menjadi ide terbaik untuk mengalihkan menu makanan anda pada jenis yang lebih alami dan lebih sehat.