Tips Mainan Bayi Usia 1-3 Tahun

4.66/5 (32)

Pada usia 1-3 tahun anak anda sudah mulai aktif. Permainan yang dilakukan adalah permainan yang lebih banyak berhubungan dengan lingkungan sekitarnya. Meskipun demikian peranan orang tua masih diperlukan dalam memilih permainan yang tepat sesuai dengan usianya.

Permainan Edukatif

Salah satu permainan yang dapat dikenalkan adalah permainan edukatif yaitu permainan yang dapat meningkatkan kemampuan kreatifitas anak dan merangsang pola pikir dan daya analisa anak. Meskipun pengertiannya seakan permainan yang berat dan tidak disukai oleh anak-anak tetapi ternyata permainannya sangat mudah, dikenali oleh banyak orang dan disukai oleh anak-anak. (Baca juga: Mainan Edukasi Anak)

Permaianan memang sesuai dengan selera anak-anak. Ada yang menyukai permainan dengan menggunakan alat dan bermain sendiri adapula anak yang suka bermain dengan cara bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak ada yang menganggap jenis mainan yang berpikir adalah permainan berat membosankan sehingga banyak ditinggalkan. Padahal kini bermainan yang bernilai edukasi sudah mulai mudah untuk didapatkan dan banyak digemari oleh anak-anak.

Dengan permainan edukasi yang menarik mampu melatih imajinasi, daya pikir, sensorik, kreatifitas dan motorik anak. Bahkan mendidik dan mengajari anak harus dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Biarkan anak bermain dengan penuh kreatifitas dengan menggunakan media/alat dengan teman sebayanya. Peranan anda sebagai orang tua adalah mendapinginya sehingga nilai edukasi didapat oleh anak anda. ( Artikel lainnya: Perlengkapan Bayi )

Jenis Permainan Untuk usia 1-3 tahun

Permainan memang banyak jenisnya akan tetapi yang baik adalah permainan yang dapat dipilih berdasarkan tahap perkembangannya sehingga proses belajar maksimal. Berikut adalah jenis mainan yang dapat dipilih untuk anak usia 1-3 tahun :

Mainan yang berhubungan dengan aktivitas sehari hari

Mainan yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari akan lebih mengasyikan. Anak anda dapat bermain masak-masakan atau bermain peran menjadi seorang dokter. Pilihlah mainan anak yang mirip dengan aktivitas sehari hari dan didukung dengan beberapa barang untuk bermain peran tersebut. Permainan peran ini sangat disukai oleh anak-anak usia 1-3 tahun. Sesekali anak anda akan menirukan gaya film kartun idonya. Bahkan disini anak anda akan belajar bersosialisasi, belajar untuk berimajinasi dan meningkatkan kemampuan kreativitas yang dimiliki oleh anak dengan bermain tentang aktivitas sehari-hari.

Mainan yang memerlukan pemecahan masalah

Anda jangan berpikir jika ini adalah permainan yang rumit dan tidak disukai oleh anak-anak. Pada kenyataannya permainan ini memang mengasyikan dan dapat melatih kemampuan anak dalam berpikir. Alat bantu yang dapat mendukung permainan ini adalah puzzle. Gambar dan warna yang menarik akan membantu anak anda dalam menguasai kemampuan pemecahan masalah.

Bahkan permainan puzzle akan membantu kosentrasi bagi anak anda.Pemecahan masalah dan konsentrasi sangat diperlukan ketika anak akan mempersiapka diri masuk sekolah. Puzzle yang bisa anda pilih sesuai dengan tingkat kerumitan dan usia anak anda. Usahakan memilih puzzle yang menarik dan gambarnya disukai oleh anak anda.

Permainan Meningkatan Kreativitas

Beberapa anak senang sekali apabila diberikan permainan sesuai dengan warna kesukaannya. Salah satunya anda dapat memilihkan balok dengan aneka warna dan kemudian menyusun sesuai dengan warna kesukaannya. Selain itu pilihan mainan seperti lego dapat mendukung kreativitas anak.

Permainan sederhana lainnya yang dapat mendukung kreativitas anak adalah bermain lilin mainan. Usahakan memilih bahan yang aman dan tidak berbahaya untuk kesehatan anak anda. Ajaklah anak anda untuk membentuk buah, sayuran, atau bentuk lainnya yang merangsang kreaktivitas anak.

Berolahraga sambil bermain

Anak pada usia 1-3 tahun senang sekali apabila diajak untuk bermain di halaman rumah.Anda dapat mengajak anak anda bermain bola dengan keluarga di halaman rumah. Bermain bola dapat membantu perkembangan koordinasi kaki, otak dan tangan. Selain itu bermain bola dapat mengajarkan anak dalam menerima diri dalam kompetisi menang atau kalah dan mengajarkan anak bergantian bermain untuk menumbuhkan rasa menghargai orang lain.

Bermain musik

Yuk ajak anak anda bernyanyi dan menari. Anda dapat menggunakan CD atau DVD dan menirukan gerakan video klipnya. Lagu anak -anak yang sekarang sering dilupakan oleh anak anak padahal memiliki manfaat untuk melatih anak anda dalam mengekspersikan dan menirukan gaya sesuai dengan kemampuan anak. Anda juga dapat menambahkan aksesoris dan pakaian yang sesuai dengan video klip. Anak anda dapat belajar bernyanyi dan menari seakan akan berada di panggung pentas. Ini akan membuat anak anda lebih percayad diri ketika akan tampil dihadapan umum.

Mari Membaca

Meskipun pada usia anak 1-3 tahun kemampuan membacanya belum terlatih akan tetapi dengan mengenalkan buku dogeng akan meningkatkan kreativitas dan imajinasi. Biarkan anak berimajinasi dengan buku dogeng yang dimilikinya. Gunakan buku bergambar dan tunjukan halaman halaman pada anak anda. Anda dapat memulai bercerita pada anak anda dan mengajarkan imajinasi dan membayangkan cerita yang dibacanya.

Kertas dan Crayon

Pada usia 1-3 tahun kemampuan menulis dapat anda latih meskipun pada awal anda kenalkan pada crayon dan kertas anak anda hanya mencorat coretnya saja. Setidaknya akan membantu anak anda dalam mengenal alat tulis. Biarkan anak anda mencoret-coret kertas yang sudah disediakan, meskipun demikian sesekali anda perkenalkan dengna warna-warna crayon. Ini yang akan membantu dalam mengenalkan warna baru pada anak anda. Sesekali anda dapat mengajak anak anda bercerita mengenai gambar yang sudah digambar oleh anda kemudian ditirukan oleh anak anda.

Dengan demikian ketika anak anda menyukai permainan sesuai usianya. Anda tetap harus memberikan pengawasan. Apabila membeli mainan anak maka anda dapat mengenali ciri ciri seperti aman untuk anak-anak, menarik dan menyenangkan disukai oleh anak, mampu memberikan stimulasi imajinasi dan kreativitas. Bahkan pada anak anak akan merangsang kemampuan berpikir dan pengetahuannya. Anak anda dapat bermain dengan tingkat tantangan tertentu tanpa mengalami tekanan. Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah merangsanng anak harus dilakukan mainan yang berulang ulang dan merangsang interaksi dengan anak.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel