Tips Mainan Bayi Usia 10-12 Bulan

4.37/5 (59)

Rangsangnan atau stimulasi yang diberikan pada bayi disesuaikan dengan usianya. Ada yang dapat dilakukan dengan memaksimalkan kemampuan anggota tubuh anak atau dengan menggunakan media/alat yang dapat memberikan rangsangan pada anak anda.

Salah satu stimulasi yang diberikan kepada anak adalah dengan mengajaknya bermain. Bermain memiliki peranan penting yang dapat membuat anak mengenal dirinya, perkembangan kognitif anak, bersosialisasi dan memecahkan masalah. Sedangkan dalam rentan usia 10-12 bulan permainan memiliki manfaat untuk mengoptimalkan kemampuan anak yang berhubungan dengan tumbuh kembang sesuai dengan usianya.

Sebelumnya kami akan memberikan gambaran mengenai tumbuh kembang anak pada usia 10-12 bulan baik secara perkembangan motorik halus dan motorik kasar, perkembangan kognitif, bahasa dan emosi anak. Berikut adalah perkembangan tumbuh kembang anak sesuai dengan rentan usia 10-12 bulan :

Perkembangan motorik Kasar usia 10-12 bulan

Pada usia anak 10 bulan anak sudah memiliki kemampuan duduk. Bahkan lebih cenderung aktif dan mahir dalam mengatur posisi tubuh anak. Bayi sudah memiliki kemampuan berjalan meski harus berpengangan. Bahkan beberapa waktu bayi sudah dapat bertahan kemudian telapak kaki sudah dapat menapak denngan baik. Apabila tanggannya ditatih maka dapat melangkah dengan baik.

Memasuki usia 11 bulan posisi duduk yang semakin stabil dan sudah dapat bergerak memutar ketika dudukk. Meskipun kemampuan berjalannya belum begitu baik akan tetapi dapat diberikan stimulasi dan membiarkan anak berpegangan pada furnitur. Beberapa bayi bahkan sudah dapat berjalan sendiri kemudian sedikit hilang keseimbanga dan terjatuh. Ini salah satu hal yang biasa ketika anak anda belajar berjalan.

Selanjutnya memasuki usia 12 bulan dimana berdiri semakin stabil bahkan sudah tidak membutuhkan berpegangan. Bayi sudah dapat berjalan beberapa langkah dan tetap belajar menjaga keseimbangan. Anak anda sudah dapat bergerak dari posisi duduk ke berdiri dengan berlutut hingga akhirnya anak berdiri. ( Baca : Perkembangan Motorik Kasar Anak )

Perkembangan motorik halus usia 10-12 bulan

Pada anak dengan usia 10 bulan kedua belah tangan lebih baik dapat memegang balok atau kubus. Pada usia 1o bulan kerjasama kedua tangan sudah lebih sempurna di bulan bulan sebelumnya. Bahkan anak usia 10 bulan sudah pandai bertepuk tangan.

Sedangkan pada usia 11 bulan kemampuan motorik halusnya masih senang memukul mukul benda atau mainan milikinya. Senang sekali memasukin dan mengeluarkan benda ke sebuah tempat. Bahkan terkadang pada usia 11 bulan anak sudah dapat memegang mainan dengan menggunakan jemarinya. Hal terpenting adalah anak sudah dapat merasakan permukaan kasar dan halus mainan yang dimilikinya dengan menggunakan telapak tangan.

Memasuki usia 12 bulan kemampuan anak dalam mengambil objek yang kecil dan dengan menggunakan jempol dan telunjuk sudah mahir. Bahkan bayi sudah dapat memegang crayon denga lebih baik untuk membuat coretan di kertas. ( Baca : Perkembangan Motorik Halus Anak )

Perkembangan kognitif usia 10-12 bulan

Usia 10 bulan kemampuan yang dimilikinya adalah senang bermain dan menjatuhkan benda. Bahkan melempar lempar benda dan mengamati sikap orang sekitarnya. Pada suatu kesempatan anak anda dapat menirukan benda yang sederhana dan menirukan gerakan tubuh orang sekitar. Bahkan ketertarikan pada lingkungan sekitar ditunjukan dengan senang membaca dogeng dan menunjukan perhatian dan ketertarikan pada gambar di dalam buku dogeng.

usia 11 bulan sudah memiliki peka terhadap suara bunyi dan menggerakan kepala dan bahu untuk mencari sumber bunyi. Lebih meniru gerakan spontan dan hal yang baru pada bayi anda.Pada saat usianya semakin bertambah inilah yang anak hanya bermain dengan maianna favoritnya.

Memasuki usia 12 bulan adalah kemampuan dalam mengambil respon mengambil. Memperhatikan arah dan juga gerakan yang dilempar dan diperhatikan sehingga akan menimbulkan permainan yang menarik oleh anaknya. Anak sudah dapat memahami permintaan sederhana, “Tolong bawakan mainannya kesini ” maka dia akan membawa mainanya mendekati anda.

Perkembangan emosi dan sosial usia 10-12 bulan

Usia 10 bulan perkembangan sosial dan emosinya dimulai dengan mendapatkan perhatian dan pujian yang membuatnya senang. Bayi juga akan mengalami ketakutan akan seuatu situasi atau orang asing sehingga lebih memilih dengan orang yang memberikan kenyamanan untuknya.

Memasuki usia 11 bulan bayi dapat mengekpresikan dengan menunjukan objek yang diinginkan oleh bayi. Bayi sudah dapat diajak bekerja sama dan meminta untuk memberikan sesuatu yang ada di genggamannya. Bayi sudah mendapatkan rasa tidak nyaman ketika harus ditinggalkan oleh ibunya.

Usia 12 bulan kesadaran akan lingkungan sekitar semakin bertambah. Meskipun masih ada ketakutan yang dimiliki oleh bayi ketika harus berpisah dengan orang tuanya. Adapun perasaan takut lainnya seperti ketakutan mandi atau dikeramas. Meskipun demikian akan hilang dengan sendirinya.

Setelah mengetahui pekembangan bayi sesuai usianya, inilah saatnya anda memilih permainan yang akan mendukung perkembangan anak anda sesuai dengan usianya :

  1. Anak anda dapat diajak bermain ucapan seperti kata yang mudah , papa dan mama sehingga mengulangnya beberapa kali. Ini menjadi hal yang seru ketika anda perkenalkan pada anak anda . Ini papa, ini mama , ini adik dan ini kakak sambil menunjuk orang yang dimaksud.
  2. Mengajarkan anak anda untuk merapikan mainanya adalah salah satu penerapan disiplin sejak dini dan juga anak anda akan senang memasukan mainannya ke dalam wadah. Anda dapat menemaninya sambil menunjukan cara yang benar dalam melakukannya.
  3. Belajar makan sendiri dapat melatik kemampuan motorik halusnya.Berikan alat makan yang menarik dengan tokoh yang diidolakan oleh anak anda. Sehingga anak anda belajar untuk bermain sambil belajar.
  4. Mengajak anak anda bermain dengan berdiri kemudian berpegangan. Selanjutnya permainan ini dapat dilatih pada anak sambil menyemati anak anda belajar berdiri dan juga belajar berjalan.
  5. Membacakan buku dogeng dapat anda kenalkan dengan tokoh-tokoh di dalam buku dogeng dan sesekali biarkan anak anda mengetahui dan menunjukan tokoh favoritnya
  6. Menunjukan benda kubus dengan warna dan bentuk yang berbeda sehingga dapat dikenali oleh anak anda.

Dengan demikian penting peranan orang tua untuk mengajak anak dalam bermain baik menggunakan media ataupun permainan sederhana tanpa media/ alat. Ini dapat membantu anak anda dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Permainan juga mampu memberikan stimulasi sesuai dengan usia perkembangan anak anda. Tumbuh kembang yang optimal pada anak anda akan mempersiapkan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di kemudian hari.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel