data-ad-format="auto"

Perkembangan Janin Usia 9 Minggu

Selamat bunda, kini usai kehamilan anda telah memasuki usia ke 9 minggu yang mana ini artinya trimester pertama dari periode 3 trimester kehamilan tengah anda jalani.

Kini si emrio yang tumbuh dalam rahim ibu sudah berkembang menjadi seorang janin sebab organ-organ tubuh pada si bayi sudah mulai terbentuk dengan perlahan. Demikian pula dengan organ-organ dalamnya, seperti jantung, hati dan pembuluh darah sudah muai terbentuk dan berfungsi seperti pada umumnya.

Perkembangan ini tentu menjadi kabar gembira untuk anda saat ini. Bisa jadi anda kini semakin terharu dengan perkembangan si janin dalam perut anda yang begitu pesat. Namun ingat ya bu, tetap jaga pola hidup yang sehat dan terapkan aturan pola makan yang baik. Sebab demikian, tubuh mungil si janin akan dapat terus terjaga perkembangannnya dengan didukung oleh asupan gizi dari ibu hamil.

Segala sesuatu yang ibu konsumsi, terutama makanan yang begizi akan dialirkan pada janin ibu melalui plasenta. Dengan demikian, bila ibu tidak menjaga asupan makanan ini, maka perkembangan si buah hati dalam rahim ibu bisa saja terganggu.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

perkembangan janin minggu 9

Perkembangan Bayi Usia Minggu Ke-9

Pada usia perkembangan ini, berat si janin sudah mengalami peningkatan hingga 10 gram. Namun tak perlu khawatir bu, ukuran berat badan ini tentu akan terus meningkat dan berlanjut seiring dengan berkembangnya pertumbuhan si janin dalam rahim ibu.

Kini, semua bagian organ tubuh pada si janin sudah mulai tumbuh, termasuk kaki, lengan, mata, alat kelamin dan organ-organ lainnnya. Meski pertumbuhan ini belum terhitung sempurna, akan tetapi perubahan perkembangan ini tentu akan menjadi momen yang membahagiakan untuk kita semua yang telah menanti-nanti kehadiran si buah hati.

Pada perkembangan di usia ini, plasenta berfungsi penuh mengalirkan nutrisi dan gizi untuk si janin dalam rahim anda dan bekerja untuk menyaring limbah yang mungkin masuk kedalamnya. Untuk itulah, sebaiknya cukupi kebutuhan gizi dan nutrisi serta hindarkan kebiasaan konsumsi makanan yang tidak bergizi. Sebab ketika seorang wanita hamil, maka apa yang ia konsumsi akan pula dirasakan oleh si buah hati dalam kandungannya.

Memasuki minggu terakhir pada minggu ke 9, kini ukuran panjang si janin telah mencapai 2.3 cm dan beratnya terus berkembang seiring dengan berjaannya waktu. Jika pada minggu sebelumnya kelopak mata mulai menutupi bagian mata mungil si bayi. Pada minggu ini, pembentukan kelopak mata ini sudah terbentuk dengan sempurna, sehingga kini bagian ini akan menutupi sepenuhnya mata si bayi dan kondisi mata tertutup ini akan terus berlangsung cukup lama, yang mana si bayi dalam kandungan anda tidak akan membuka matanya sampai nantinya menginjak usia 26 minggu.

Bukan hanya itu, kedua telinganya yang mungil kini sudah mulai terlihat dan membentuk dengan perlahan.

Perkembangan bayi anda pada masa-masa minggu ini rasanya perlu dicatat atau diingat betapa perkembangan menakjubkan ini bisa terjadi dengan begitu cepat dalam rahim anda. Sebab pada pergantian waktu ini, rupa si buah hati sudah mulai mirip seperti seorang manusia kecil.

Pergelangan tangannya pun sudah mulai berkembang dan bisa ia lenturkan. Begitupun dengan pergelangan kakinya yang sudah mulai terbentuk. Bahkan saat ini jari-jari tangan dan jari kaki si buah hati sudah bisa terlihat jelas.

Akan tetapi demikian, pada usia minggu ini atau pada bulan kedua kehamilan, anda masih belum dapat melihat perkembangan si janin dan melihat jenis kelaminnya secara spesifik lewat USG, sebab pada usia ini alat kelamin pada si bayi masih dalam proses pembentukan.

Akan tetapi, sekitar hari ke-24 pada perkembangan si buah hati, jantungnya kini sudah mulai berdetak, namun sekarang katupnya mulai terbentuk dan jantung telah terbagi menjadi empat ruang. Wajahnya pun sudah mulai terlihat dengan jelas dimana disana sudah terbentuk hidung, mata, mulut dan juga lidah.

Pada masa ini, placenta dalam rahim anda sudah mulai berkembang dan berubah ukurannya menjadi lebih besar. Hal ini tentunya terjadi demi mendukung proses produksi hormon didalamnya. Adapun kinerja placenta dalam rahim adalah untuk menyalurkan nutrisi dan gizi untuk si buah hati dan menyaring produk-produk limbah yang masuk kedalamnya.

Nah, pada masa kehamilan usia ini, maka sudah sebaiknya anda mulai melakukan pemeriksaan bersama dengan bidan atau dokter terdekat. Dengan begini, dokter atau bidan yang menangani akan mulai melakukan test dan mengambil sampel darah anda sebagai tes rutin guna memonitoring kondisi anda sampai hari kelahiran tiba.

Bila anda berusia 35 tahun atau sejarah keluarga anda memiliki riwayat penyakit tertentu, maka sebaiknya pertimbangkan untuk melakukan uji sampel vilus korion (CSV), salah satu uji antenatal yang umum dijalankan biasanya dilakukan antara minggu ke-10 dan minggu ke 12 usia kehamilan. Hal ini difungsikan untuk mendeteksi bila ada kecacatan atau kondisi abnormal pada si bayi pada saat dilahirkan nantinya.

Perubahan Tubuh Usia Kehamilan 9 Minggu

Selain itu, perkembangan janin usia ini tentu akan membawa perubahan pada tubuh dan tampilan fisik anda. Nah, untuk mengetahui seperti apa saja perubahan yang akan dialami oleh ibu hamil pada usia kehamilan minggu ke 9, simak berikut ini.

Pada usia kehamilan minggu ini, perut anda belum terlihat besar yang membuat anda seperti seorang yang sedang hamil. Akan tetapi, untuk seorang wanita yang telah mengalami kehamilan sebelumnya, hal ini mungkin sudah tak asing untuk anda.

Akan tetapi, usia kehamilan minggu ini akan mulai membuat anda merasa sering kelelahan dan lemas. Belum lagi, perasaan mual dan muntah akan sering anda alami dan kondisi ini untuk sebagian orang mungkin tak hanya terjadi pagi hari saja. Pada beberapa waktu tertentu kondisi mual dan muntah akan dapat datang kapan saja.

Adanya peningkatan hormon dalam tubuh anda, mungkin akan membuat anda merasa terganggu. Sebab hal ini akan pula berpengaruh pada perubahan emosi dan mood anda. Pada masa hamil akan ada perubahan emosi yang terjadi pada anda, mungkin anda akan cederung menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, marah, sedih dan lain sebagainya.

Selain itu, peningkatan hormon ini akan juga menciptakan kondisi yang perlu anda waspadai. Perubahan tubuh yang dibanjiri dengan banyak hormon akan juga membuat area kewanitaan semakin rentan dengan perkembangan jamur. Nah, hal inilah yang pada umumnya menjadi ketakutan banyak wanita hamil.

Namun demikian, tak sebijaknya kondisi ini menjadi hal yang anda takuti dan membuat anda terbebani. Hindarkan semua gejala yang menghampiri anda dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri terutama dibagian organ kewanitaan.

Perubahan yang terjadi pada wanita yang hamil adalah hal yang wajar. Akan tetapi, bila anda mampu menjaga kondisi tubuh untuk selalu sehat, fit dan bersih. Maka tak perlu khawatir kondisi ini akan dapat anda lalui dengan lebih mudah.

Loading...

Follow us