Gejala & Penyebab Tekanan Darah Rendah yang Penting Diketahui

Gejala dan Penyebab Tekanan Darah Rendah yang Penting Diketahui – Menjaga kesehatan tubuh sangat penting dilakukan. Setiap orang tentunya ingin memiliki tubuh yang sehat. Hanya saja, terkadang beberapa masalah kesehatan sering dialami, salah satunya yaitu kondisi tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah merupakan kondisi yang umum dialami oleh banyak orang. Kondisi ini tentunya akan menimbulkan gejala pada penderitanya yang menyebabkan tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Apabila anda sering merasakan pusing serta lelah, namun anda tidak berlebihan melakukan aktivitas bisa saja menjadi gejala tekanan darah rendah. Untuk mengetahui apakah anda mengalami tekanan darah rendah atau tidak yaitu dengan melakukan pengukuran tekanan darah.

Nah, untuk mengetahui seputar tekanan darah rendah, gejala yang ditimbulkan, penyebab tekanan darah rendah hingga cara mengatasinya, anda bisa simak penjelasannya di bawah ini.

Seputar Tekanan Darah Rendah

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Darah rendah merupakan kondisi ketika tekanan darah berada di bawah batas normal. Ketika darah mengalir pada arteri, maka darah pada dinding arteri akan memberikan tekanan. Dimana tekanan tersebut dinilai dengan ukuran kekuatan aliran darah. Nah, saat tekanan darah pada arteri rendah atau di bawah normal, maka kondisi ini disebut dengan tekanan darah rendah atau lebih sering disebut dengan hipotensi. Kondisi ini juga menjadi pertanda bahwa otak, jantung dan bagian tubuh yang lainnya tidak cukup mendapatkan darah.

120/80 mm Hg adalah ukuran tekanan darah normal. Dikatakan tekanan darah rendah saat ukurannya ada di bawah 90/60 mmHg. Kondisi ini pada umumnya dapat dialami oleh siapa saja dan pada beberapa orang kondisi ini akan menyebabkan lemas dan pusing. Tekanan darah yang berubah menjadi rendah dengan tiba-tiba akan berbahaya sebab dapat menyebabkan pusing hebat yang disebabkan karena otak tidak mendapatkan aliran darah cukup.

Gejala Tekanan Darah Rendah yang Biasanya Terjadi

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah akan menimbulkan beberapa gejala pada penderitanya. Agar anda bisa mengatasi kondisi ini dengan segera maka penting  untuk mengetahui beberapa gejala tekanan darah rendah seperti berikut ini.

  • Pingsan
  • Badan terasa lebih ringan atau kepala pusing
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Penderitanya merasa kebingungan
  • Detak jantung penderitanya lebih cepat, serta iramanya tidak teratur
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Merasa lemah
  • Mual atau merasa sedang tidak enak badan
  • Penderita merasa kedinginan
  • Dehidrasi atau merasa haus
  • Kulit terlihat pucat
  • Kesulitan dalam berkonsentrasi

Beberapa orang yang mengalami tekanan darah rendah ada yang menunjukan gejala. Namun, ada juga beberapa orang dengan tekanan darah rendah kronis namun tidak menunjukan gejala. Nah, perlu anda ketahui setiap orang mempunyai tekanan darah dengan tipe yang berbeda. Berikut ini terdapat beberapa tipe tekanan darah dan gejala yang ditunjukannya.

Darah Rendah Postural

Tekanan darah rendah postural adalah tipe tekanan darah yang umum terjadi. Dimana kondisi ini disebabkan karena perubahan posisi. Kondisi ini biasanya akan terjadi saat anda terburu-buru bangung dari posisi tidur atau setelah anda tiduran.

Ketika anda mengalami kondisi ini maka beberapa ciri atau gejala akan anda rasakan seperti kepala menjadi pusing, pandangan menjadi kabur, tubuh rasanya ringan, bahkan kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya pingsan.

Selain karena gravitasi kondisi ini juga bisa disebabkan oleh beberapa hal yang lainnya seperti kehamilan, istirahat dalam waktu yang terlalu lama, dehidrasi atau kekurangan cairan, masalah pada jantung, kondisi varises yang membesar, diabetes, keadaan yang panas, serta kelainan saraf.

Selain  itu tekanan darah ini juga dapat disebabkan karena pengaruh dari obat. Nah, saat anda mengalami darah tinggi, untuk mengatasinya anda akan diberikan obat. Dimana obat untuk mengatasi darah tinggi secara drastis bisa membuat tekanan darah rendah.

Darah Rendah Postprandial

Kondisi tekanan darah rendah tipe ini terjadi setelah anda makan. Aliran darah pada tubuh setelah makan akan lebih banyak dialirkan pada sistem pencernaan. Kondisi ini dapat membuat anda merasakan pusing kepala, berasa ingin pingsan bahkan dapat membuat anda jatuh.

Tekanan darah rendah dengan tipe ini pada umumnya dapat terjadi pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi dalam pengobatan ataupun seseorang dengan gangguan sistem saraf, seperti misalkan Parkinson.

Nah, untuk mengatasi kondisi ini yaitu dosis obat dikurangi, makan dengan porsi kecil namun sering, serta ngemil makanan dengan karbohidrat rendah.

Darah Rendah Vasovagal

Tekanan darah rendah atau hipotensi tipe ini terjadi pada saat seseorang terlalu lama berdiri. Dibandingkan orang dewasa anak-anak lebih sering mengalami tekanan darah rendah tipe ini, seperti misalkan saat upacara terlalu lama berdiri. Selain itu, tipe tekanan darah rendah ini juga bisa disebabkan karena rasa sakit. Pada umumnya penderitanya pingsan dalam waktu yang singkat akan sadar kembali.

Darah Rendah Kronis

Tekanan darah rendah atau hipotensi jenis ini disebabkan karena kondisi bersifat kronis, seperti gagal jantung dan penyakit Addison.

Darah Rendah Akut

Kondisi ini terjadi saat organ tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen serta pasokan darah yang cukup dengan tiba-tiba. Kondisi ini dihubungkan dengan syok yang disebabkan oleh berbagai penyebab seperti pendarahan dalam jumlah yang besar pada waktu singkat, infeksi berat, serangan jantung, alergi anafilaksis, dehidrasi.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Nah, berikut ini ada beberapa kondisi yang menyebabkan tekanan darah rendah. Untuk mengetahuinya anda bisa simak berikut ini.

Kehamilan

Ketika hamil, maka dalam tubuh peredaran darah akan berkembang menjadi sangat cepat, berbeda halnya dengan kondisi saat sedang tidak hamil. Kondisi ini terjadi karena saat sedang hamil ada perubahan hormonal yang menyebabkan pembesaran pada pembuluh darah, dan tekanan darah menurun.

Pada awal kehamilan tekanan darah mulai turun, serta biasanya kondisi ini umum terjadi saat kehamilan pada usia trimester kedua. Anda harus rutin melakukan cek tekanan darah.

Perubahan Hormon

Hormon tubuh sering mempengaruhi kondisi kesehatan, seperti misalkan tekanan darah rendah. Akan tetapi rendahnya tekanan darah memiliki hubungan dengan penyakit Addison. Ini merupakan penyakit dimana kelenjar-kelenjar adrenal diserang dan dirusak oleh sistem imun tubuh. Penyakit ini menyerang 2 kelenjar kecil yang ada di bagian atas ginjal.  Dimana kelenjar-kelenjar ini memproduksi hormon yang mengendalikan tekanan darah, serta menjaga garam dan air pada tubuh agar seimbang. Rendahnya tekanan darah juga terjadi ketika kelenjar-kelenjar adrenal mengalami kerusakan.

Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi saat tubuh kekurangan cairan. Air merupakan komposisi utama darah, oleh sebab itu saat volume cairan mengalami penurunan maka volume darah juga akan terpengaruh. Kondisi ini akan dapat membuat turunnya volume darah pada arteri, serta vena sehingga terjadi darah rendah.

Oleh karena itu, orang yang mengalami tekanan darah rendah direkomendasikan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air mineral 2 liter dalam sehari. Selain itu, bisa dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan cairan yang banyak.

Penyakit Jantung

Tekanan darah rendah mudah ditemukan pada seseorang yang menderita penyakit jantung. Selain itu, kondisi ini dapat juga dialami oleh penderita gagal jantung maupun serangan jantung. Pasalnya, fungsi jantung yang terganggu akan menyebabkan jantung tidak dapat dengan baik memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya tekanan darah akan menurun.

Mengonsumsi Obat-Obatan Tertentu

Seseorang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat mengalami darah rendah. Ketika anda sedang sakit tertentu, biasanya anda tidak akan menyadari keadaan ini. Ada beberapa obat yang bisa mempengaruhi di antaranya yaitu obat antidepresan, obat darah tinggi dan beta blocker.

Bagaimana Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah?

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Mengatasi tekanan darah rendah tergantung dari penyebab tekanan darah rendah itu sendiri, serta tingkat keparahan gejala yang dialami oleh seseorang yang menderitanya. Cara mengatasi darah rendah tujuannya agar tekanan darah kembali normal, sehingga gejala yang dialami penderita menjadi ringan. Nah, adapun beberapa cara mengatasi darah rendah adalah seperti berikut ini.

Tingkatkan Asupan Cairan

Cairan dapat mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan, serta dapat meningkatkan volume darah yang mana hal ini penting untuk mengatasi tekanan darah rendah. Nah, untuk meningkatkan cairan dalam tubuh, anda harus mencukupi kebutuhan cairan dengan minum sebanyak 8 gelas dalam setiap harinya.

Tidak hanya dengan minum air putih saja, untuk memenuhi asupan cairan anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air, seperti buah-buahan dan sayuran. Nah, salah satu sayur dan buah yang banyak mengandung air yaitu bayam dan semangka.

Volume darah dapat meningkat jika cairan lebih banyak, dan jumlah darah yang meningkat akan membuat tekanan dalam pembuluh darah arteri meningkat. Efeknya darah rendah dapat diatasi.

Hindari Mengonsumsi Alkohol

Konsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan. Jika cairan dalam tubuh hilang semakin banyak, maka akibatnya tekanan darah akan menjadi semakin berkurang. Kondisi ini berdampak tidak baik terhadap kesehatan anda.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi minuman dengan kandungan alkohol. Selain minuman beralkohol sebaiknya hindari juga minuman soda. Dibandingkan minum minuman tersebut alangkah lebih baik jika anda memperbanyak minum air putih  dan minuman lainnya yang baik untuk kesehatan.

Tingkatkan Asupan Natrium

Orang dengan tekanan darah tinggi harus menghindari garam (natrium). Sedangkan orang dengan tekanan darah rendah disarankan untuk meningkatkan asupan natrium. Natrium itu sendiri adalah mineral yang terdapat pada garam. Tidak hanya dari garam saja, anda bisa mendapatkan asupan natrium dari beberapa jenis makanan lainnya seperti buah—buahan, sayuran dan minuman olahraga.

Walaupun seseorang dengan tekanan darah rendah dianjurkan mendapatkan asupan natrium, namun porsinya perlu diperhatikan juga. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang banyak karena akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Memperhatikan pola makan anda sehari-hari menjadi cara mengatasi darah rendah yang harus anda lakukan. Pada beberapa kasus, setelah makan tekanan darah dapat mengalami penurunan. Oleh karena itu, untuk mengatasi darah rendah yang terjadi setelah makan, maka anda harus memperhatikan makanan yang anda konsumsi. Sebaiknya batasi makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi seperti kentang, nasi, roti dan pasta. Tidak hanya jenis makanan yang harus diperhatikan, anda juga harus memperhatikan porsi makanan anda. Dibandingkan makan banyak namun jarang, lebih baik makan sedikit tetapi sering.

Periksa Obat yang Sedang Anda Konsumsi

Seseorang bisa saja mengalami gejala darah rendah seperti yang sudah disebutkan di atas namun tidak memiliki riwayat darah rendah. Jika seperti itu, bisa saja penyebabnya karena konsumsi obat-obatan tertentu. Beberapa obat-obatan tertentu dapat dapat menyebabkan turunnya tekanan darah. Nah, jika memang obat-obatan yang sedang anda konsumsi penyebabnya, maka untuk mengatasi kondisi darah rendah yang anda alami sebaiknya hentikan minum obat tersebut. Namun, anda dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu mengenai berhentinya konsumsi obatan-obatan tersebut ditakutkan akan mempengaruhi kesehatan anda.

Jangan Terlalu Lama Berdiri

Darah  rendah juga bisa disebabkan karena terlalu lama berdiri. Untuk anda yang mengalami tekanan darah seperti ini sebaiknya kurangi berdiri terlalu lama.  Anda dapat menggerakan kaki, menaikan kaki atau otot tungkai bawah digoyangkan kurang lebih 30 detik. Ha ini dilakukan supaya meningkatkan aliran darah kembali ke jantung. Selain itu, hal tersebut juga akan membantu supaya tekanan darah stabil saat anda melakukan aktivitas.

Menggunakan Kaos Kaki Kompresi

Kaos kaki atau stocking kompresi dapat melancarkan sirkulasi darah sehingga akan membantu menormalkan kembali tekanan darah. Stocking ini adalah jenis kaos kaki ketat dan elastis yang memang khusus dirancang untuk menekan kaki.

Tujuan dilakukannya cara ini yaitu untuk memberikan tekanan yang ekstra pada kaki anda sampai bagian bawah perut. Tekanan dari kaos kaki ini akan membuka sirkulasi menjadi lebih baik dan tekanan darah menjadi meningkat. Hanya saja, anda jangan sembarangan menggunakan kaos kaki ini, sebaiknya anda melakukan terlebih dahulu konsultasi pada dokter. Walaupun cara ini dapat membantu membuat sirkulasi darah di bawah tubuh menjadi lancar, namun cara ini tidak dibutuhkan oleh semua orang.

Ubah Posisi dengan Perlahan

Gejala darah rendah bisa dialami karena dipicu oleh perubahan posisi yang cepat. Contohnya dari posisi tiduran kemudian berdiri. Mengatasi darah rendah yang disebabkan oleh perubahan posisi mudah dilakukan.

  • Nah, sebelum anda bangun tidur saat pagi hari, anda jangan bangun dari kasur langsung. Anda sebaiknya tetap dalam posisi tiduran, kemudian selama beberapa menit tarik napas dengan dalam.
  • Selanjutnya anda dapat dengan perlahan-lahan bangun, lalu duduk setidaknya selama 1 menit, sebelum anda bediri.
  • Selain itu, anda juga dapat meletakan kepala di atas bantal yang tinggi.
  • Apabila saat berdiri anda pusing, anda dapat meregangkan otot kaki. Apabila gerakan ini anda lakukan dengan tepat, maka dapat membantu melancarkan peredaran darah pada kaki saat anda bangun untuk berdiri.

Periksakan Kondisi Anda Pada Dokter

Anda dapat memeriksakan kondisi anda pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang tepat untuk mengatasi masalah yang anda alami.

Umumnya tekanan darah rendah akan membaik dengan melakukan gaya hidup yang lebih sehat. Hanya saja, jika kondisi anda tidak membaik atau bahkan semakin memburuk, alangkah lebih baik jika anda segera melakukan konsultasi pada dokter.  Apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera, bisa saja kondisi ini akan menyebabkan komplikasi yang tentunya dapat membahayakan kesehatan anda.

Nah, demikian beberapa gejala dan penyebab tekanan darah rendah yang penting diketahui. Dengan mengetahui beberapa gejalanya anda dapat dengan segera melakukan penanganan yang tepat. Semoga informasi yang kami berikan untuk anda bermanfaat.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel