Mengenal Penyebab Migrain dan Cara Mengatasinya

5/5 (1)

Penyebab Migrain dan Cara Mengatasinya – Apakah anda pernah mengalami migrain? Sakit kepala yang ditimbulkan akibat migrain tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Walaupun umum terjadi, namun kondisi ini akan membuat penderitanya merasakan kesakitan. Selain itu, migrain juga akan menimbulkan beberapa gejala.

Sangat penting mengetahui beberapa penyebab migrain agar anda bisa mencegah kondisi ini. Selain itu, ketahui juga beberapa gejala migrain dan cara yang dapat anda lakukan di rumah untuk menangani migrain. Untuk lebih jelasnya, anda bisa simak di bawah ini.

Apa Itu Migrain?

Penyebab Migrain

Migrain merupakan kondisi sakit kepala berdenyut yang biasanya terjadi pada salah satu sisi kepala saja. Migrain adalah penyakit saraf dengan beberapa gejala yang ditimbulkan seperti penderitanya mengalami mual, muntah, serta menjadi sensitif baik terhadap cahaya ataupun suara. Kondisi migrain dapat terjadi hanya beberapa jam saja atau bahkan hingga beberapa hari. Dibandingkan pria, wanita lebih sering mengalami migrain.

Gejala Migrain

Seseorang yang mengalami migrain akan menunjukan beberapa gejalanya. Gejala migrain itu sendiri terdapat empat tahapan. Namun, tidak semua tahap ini dialami oleh penderitanya. Berikut empat tahap gejala migrain.

  • Tahap Prodromal

Gejala ini bisa dialami satu atau dua hari sebelum migrain. Dimana gejala yang akan dirasakan oleh penderitanya yaitu berubahnya suasana hati, leher terasa kaku, ingin mengonsumsi makanan tertentu, lebih sering menguap, sering haus, konstipasi, serta buang air kecil lebih sering.

  • Aura

Tahap gejala migrain ini dapat dialami sebelum maupun ketika migrain. Gejala yang dialami yaitu  adanya gangguan penglihatan, seperti pandangan menjadi kabur dan seperti melihat adanya kilatan cahaya. Tidak hanya gangguan penglihatan saja, namun penderitanya dapat mengalami gangguan verbal, sensorik, serta motorik.

  • Sakit Kepala

Penderitanya dapat mengalami tahap ini selama 4 hingga 72 jam. Gejala yang dapat dialami pada tahap ini yaitu terasa sakit kepala pada satu bagian saja atau bisa terjadi pada kedua sisi kepala, pandangan kabur, kepala berdenyut, pusing, mual muntah, dan sensitif pada cahaya, penciuman, suara hingga sentuhan.

  • Resolusi

Ini merupakan tahap akhir dari migrain. Terjadi 24 jam setelah serangan migrain. Di tahap ini penderitanya dapat mengalami suasana hati yang berubah, merasa kelelahan, sakit kepala ringan, serta sensitif baik terhadap cahaya maupun suara.

Apabila gejala yang dialami semakin parah, alangkah lebih baik jika anda melakukan pemeriksaan pada dokter. ( Baca juga : Mengapa Ibu Hamil Sering Migrain? )

Berbagai Penyebab Migrain

Penyebab Migrain

Migrain dapat dipicu oleh berbagai penyebab. Supaya anda lebih mudah melakukan pencegahan, sangat penting mengetahui beberapa penyebab migrain. Simak beberapa penyebab migrain di bawah ini.

Perubahan Hormon

Migrain dapat disebabkan karena perubahan hormon. Perubahan kadar hormon yang dialami wanita, terutama hormon estrogen memiliki kaitan erat dengan migrain. Beberapa wanita mengalami migrain ketika dengan signifikan mengalami penurunan estrogen. Misalkan sebelum ataupun selama masa menstruasi, selama hamil atau menopause.

Konsumsi Makanan dan Minuman Tertentu

Penyebab migrain lainnya yaitu karena konsumsi makanan dan minuman tertentu. Mengonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan tertentu, seperti MSG maupun kafein diketahui akan menyebabkan sakit kepala sebelah atau migrain. Kedua kandungan tersebut akan dapat membuat sistem saraf pusat dan pembuluh darah di otak terpengaruh. Sehingga pada akhirnya pembuluh darah yang terdapat pada otak akan mengalami penyempitan, serta kontraksi. Selain itu, makanan lainnya yang dapat memicu masalah migrain yaitu cokelat dan keju.

Stres

Setiap orang tentu pernah mengalami yang namanya stres. Stres memiliki dampak buruk untuk kesehatan, termasuk dapat menyebabkan migrain. Meningkat dan menurunnya emosional dengan tiba-tiba akan memicu masalah migrain. Ketika sedang stres, otak akan melepaskan senyawa kimia yang dapat membuat perubahan pada tubuh, serta otak seperti otot tegang, dan pembuluh darah melebar. Pada beberapa kasus, seseorang akan merasakan migrain setelah stres diatasi atau ketika anda sudah merasa lebih relaks.

Perubahan Cuaca

Migrain juga bisa disebabkan oleh perubahan cuaca. Selain itu, aroma yang menyengat dapat membuat seseorang mengalami migrain. Berdasarkan sebuah penelitian, perubahan cuaca akan memicu migrain. Aroma yang menyengat dan aneh dapat menyebabkan kambuhnya migrain. Beberapa penyebab migrain kambuh yang paling umum yaitu aroma parfum dan aroma makanan yang menyengat seperti duren. Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan kambuhnya migrain.

Kebiasaan Buruk

Faktor kebiasaan juga dapat menyebabkan seseorang mengalami migrain. Faktor kebiasaan yang dapat menyebabkan migrain di antaranya yaitu kualitas tidur yang buruk, kelelahan, gangguan tidur, postur tubuh buruk, setelah melakukan olahraga berat atau karena kondisi tertentu seperti misalkan rendahnya kadar gula darah.

Migrain juga bisa disebabkan karena efek samping konsumsi obat tertentu. Selain itu, keluarga yang memiliki riwayat migrain juga dapat memicu migrain.

Penanganan Migrain di Rumah

Migrain termasuk masalah kesehatan yang banyak dialami. Masalah kesehatan yang satu ini tentunya akan dapat menghambat aktivitas penderitanya apabila tidak dilakukan penanganan dengan tepat. Migrain dapat diringankan dengan mengonsumsi obat-obatan yang banyak dijual di apotek. Selain itu, anda juga bisa melakukan beberapa hal seperti berikut ini untuk membantu meringankan migrain.

  • Ketika anda mengalami migrain, anda dapat melakukan istirahat di rumah. Anda bisa tidur di kamar yang sepi dan gelap.
  • Selain itu, anda juga bisa mencoba memijat kepala untuk mengurangi rasa sakit yang anda alami.
  • Relaksasi otot juga dapat anda lakukan.
  • Kompres dingin dapat anda coba di atas dagu ataupun di belakang leher.
  • Diketahui yoga dapat membantu meringankan kondisi migrain. Gerakan yoga akan membantu meningkatkan kesehatan mental maupun fisik. Selain itu, menurut beberapa penelitian menunjukan bahwa melakukan yoga akan dapat mengurangi frekuensi, durasi, serta intensitas gejala migrain. Walaupun masih belum ada penelitian medis yang membuktikan yoga dapat mengatasi migrain, namun dengan yoga anda akan mendapatkan manfaat untuk kesehatan tubuh keseluruhan.
  • Memperhatikan asupan makanan penting dilakukan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, migrain dapat dipicu oleh konsumsi makanan tertentu. Sebaiknya anda hindari beberapa makanan tersebut. Selain itu, kurangnya kebutuhan zat magnesium dapat memicu munculnya sakit kepala, serta membuat kondisi migrain kambuh. Selain suplemen magnesium, sumber magnesium alami bisa anda dapatkan dari beberapa makanan tertentu. Makanan yang menjadi sumber magnesium di antaranya yaitu pisang, alpukat, sayuran dengan daun hijau tua, kacang kedelai, kacang-kacangan, salmon dan lain sebagainya. Tidak hanya magnesium saja, sebaiknya anda penuhi asupan omega-3.

Meskipun beberapa cara alami tersebut dapat membantu meredakan migrain, namun penting untuk melakukan konsultasi pada dokter. Dengan begitu anda akan mengetahui obat apa yang tepat untuk mengatasi migrain dan perawatan seperti apa yang bisa dilakukan untuk meredakan migrain.

Demikian informasi seputar gejala, penyebab dan penanganan migrain di rumah. Semoga bermanfaat.

Advertisement
Punya pertanyaan seputar tema artikel? yukk kita diskusikan, klik >> Forum Diskusi & Konsultasi

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply