Luar Biasa, Polisi Ini Membantu Proses Melahirkan

Siapa yang sangka bahwa situasi sulit yang dialami oleh ibu hamil ini menjadi salah satu kejadian dimana semua pihak membantu proses melahirkannya, tidak terkecuali polisi yang sedang bertugas. Inilah kisah yang luar biasa, polisi yang membantu proses persalinan.

Proses persalinan yang berlangsung umumnya dibantu tim medis, namun sungguh mencampur emosi dimana persalinan kali ini dibantu oleh semua pihak bahkan oleh polisi. Kondisi dimana ibu hamil tua terjebak sehingga ibu melahirkan dalam kondisi yang tidak biasa. Bahkan ia dibantu bukan oleh tim medis, inilah kisah yang dialami oleh Destiny Hall.

Di bulan Juli 2016, Destiny mengalami kontraksi dan sangat yakin akan segera melahirkan anak keduanya. Bahkan dilansir dalam sebuah laman today.com, ia mengalami kontraksi beberapa jam dan meminta suaminya untuk mengantar ke rumah sakit. Diperjalanan menuju rumah sakit namun karena perjalanan yang cukup jauh dari rumah ke rumah sakit membuat ia harus menahan sakit menjelang persalinan.

10

Kontraksi yang dialami oleh Destiny tidak terhankan. Bahkan waktu tempuh yang diperlukan dari rumahnya menuju rumah sakit yang cukup lama semakin membuat Destiny harus menahan persalinannya. Mereka membutuhkan waktu ke rumah sakit selama 45 menit menggunakan mobil yang digunakannya.

Sampainya di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa kondisi desti hanya kontraksi palsu jauh dari perkiraan melahirkan. Desti disuruh untuk pulang kembali ke rumah bahkan dokter menyarankan untuk kembali apabila sakit yang dialaminya sudah di skala 11. Desti akhirnya mengikuti saran dokter dan kembali pulang ke rumahnya.

Ketika waktu menunjukan jam 4 sore, ia dalam perjalanan pulang. Desti merasa kontraksinya semakin kuat. Bahkan ia merasa bahwa bayinya akan segera lahir. Ia merasakan tubuhnya sudah mendorong untuk melahirkan anak keduanya. Namun ia mengingat saran dari dokter bahwa kondisinya masih cukup jauh menunggu hari kelahiran.

Kata Desti dalam laman today.com mengatakan “ Tubuh saya sudah sangat mendukung untuk segera melahirkan akan tetapi saya teringat bahwa mereka (tim dokter) mengatakan masih jauh dari hari perkiraan.” Namun tak berselang beberapa ia merasakan kontaksi semakin kuat. Ketika melintas jalan tol yang dilaluinya, Desti mengalami ketuban pecah.

Desti semakin panik ketika air ketuban yang mengalir ketika berada di tengah perjalanan. Pada kesempataan itu, suami Desti segera menghubungi seorang polisi yang sedang bertugas. Mark Diebold yakni polisi yang sedang bertugas dan dengan sigap membaca kondisi dan situasinya dengan sangat sigap.

Polisi yang ditemuinya itu sangat membantu, bahkan Mark langsung menyalakan sirine untuk membantu pasangan itu menuju ke rumah sakit ditengah jalan yang sedang sibuk. Sayangnya, diperjalanan rumah sakit Desti merasakan kondisi yang tidak tertahankan untuk segera melahirkan. Diperjalanan yang harus ditempuh selama kurang lebih 25 menit lagi ia melahirkan bayi perempuan.

Meskipun pada awalnya keduanya harus berbagi peran dalam membantu proses persalinan Destiny. Mark memegang tangan Desty sedangkan yag membantu menahan bayinya adalah Caleb. Setelah situasi yang sangat menengangkan itu, mereka bahagia bisa mendengar suara bayi . Desti mengungkap kebahagiannya seperti anak kecil yang mendapatkan hadiah di toko permen.

Kini bayi cantik itu diberi nama Evelyn Joy Debora Hall. Kebahagian yang sungguh tidak pernah terbayangkan oleh ketiganya. Bahkan untuk berterimkasih pada polisi yang membantunya, mereka menjalin hubungan bauk dengan mengajak makan siang bersama. Hingga kini keluarga Desti berhubungan baik dengan Mark. 

Ucapan terimakasih yang tidak terkira dari Destiny dengan memberikan hadiah berupa foto kenang-kenangan foto anaknya yang bertema polisi. Awalnya ia ingin Mark berperan di konsep fotonya namun karena kesibukannya sehingga, konsep Mark menggendong Evelyn tidak bisa dijadwalkan. Maka foto dengan tema polisilah yang dipilih oleh Destiny.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel