Langka, Wanita Ini Mengandung Lebih dari 1 Tahun

Usia kehamilan akan berakhir di usia 36-40 minggu tapi apa jadinya jika seorang ibu ini mengalami kondisi yang lebih lama, ia harus mengandung hingga 68 minggu atau 17 bulan. Berikut kisah langka yang terjadi di dunia, wanita mengandung lebih dari 1 tahun lamanya.

Kehamilan diawali dengan adanya sperma yang bertemu dengan sel telur, proses pembuahan ini akan terus mengalami perkembangan. Banyak yang terjadi dari minggu pertama hingga minggu-minggu akhir menjelang persalinan. Perkembangan janin dari minggu ke minggu tidak bisa diabaikan, sangat penting untuk mendapatkan perhatian.

Dalan perjalanan kehamillan bayi yang dikandung mengalami banyak perkembangan yang penting. Untuk mengetahuinya, anda bisa mengetahui usia kehamilan dengan menggunakan bantuan alat medis seperti USG. Dari bantuan medis ini, anda bisa mengetahui hari kelahiran berdasarkan prediksi dokter.

09

Hanya saja perkembangannya, beberapa faktor dapat menyebabkan seorang wanita melahirkan lebih cepat dari hari perkiraan tim dokter. Kondisi ini dikenal dengan sebutan lahir prematur. Hanya saja bertolak belakang dengan kondisi yang satu ini, seorang ibu hamil yang harus mengandung selama 17 bulan lamanya. Bahkan diluar batas perkiraan dokter.

Seorang ibu hamil di Hunan, China baru-baru ini mengalami kondisi yang sangat langka. Penduduknya mengalami kondisi yang berbeda dengan ibu hamil lainnya. Mengalami masa kehamilan sampai 17 bulan lamanya. Awalnya tim dokter memprediksi Van Shi akan melahirkan pada bulan November 2015.

Tidak hanya prediksi yang meleset, hingga di akhir tahun 2015 Van Shi tidak mendapatkan kondisi mendekati hari persalinan. Apabila diprediksi dari awal kehamilan yang diawali pada bulan Januari akan tetapi hingga akhir tahun ia masih sulit melahirkan. Tim dokter mengatakan bahwa ini merupakan kondisi langka, ia menemukan kejanggalan dalam kehamilan Van Shi.

Pada usia kehamian 14 bulan, ia memutuskan untuk memeriksakan kehamilan dan meminta tim dokter untuk melakukan operasi padanya. Hanya saja tim dokter tidak memperbolehkannya mengingat operasi caesar tidak dapat dilakukan dimana janin didalam kandungannya belum berkembang dengan baik.

Bagi siapapun akan menyangka janggal dan abnormal dimana kondisi ini tidak masuk diakal. Kondisi perkembangan janin yang harusnya sangat sudah siap mendapatkan pertolongan untuk dilahirkan akan tetapi justru belum mendapatkan perkembangan sama sekali. Dokter meminta Shi untuk melakukan pemeriksaan USG 2D.

Sayangnya Shi menolak untuk melakukan USG 2D. Padahal tim dokter sangat mengkhawatirkan kehamilan yang dialaminya. Terkait kondisi Shi, dokter mengatakan bahwa ibu yang mengalami kondisi ini dikhawatirkan janin yang dikandung mati. Bahkan tim dokter kandungan dari Scientific Advisory Centre of Epidemiology Research Institute, Arkady Kotlyar memperkuat kondisi ini.

Dijelaskan oleh tim dokter bahwa kondisi yang dialami oleh Shi dimana usia kehamilan hingga usia 17 bulan secara fisiologis tidak mungkin, Ia mengatakan bahwa jikapun terjadi mengalami masalah yakni bayi yang tidak berkembang. Akan tetapi, dugaan dokter tidak benar ternyata setelah dilakukan pemeriksaan kandungan Shi mengalami kondisi yang baik.

Yang lebih mengejutkan adalah dimana usia kehamilan yang sudah mencapai 17 bulan ini menunjukan bahwa janin masih berusia 38 minggu. Bahkan tim dokter tidak menemukan bahwa janin yang dikandung oleh Shi sudah berusia 17 bulan. Sontak kondisi ini membuat Shi dan tim dokter kesulitan memahaminya.

Terlepas dari itu semua, Shi dijadwalkan akan mendapatkan penanganan medis di usia kehamilan ke-18 bulan. Kondisi ini dijadwalkan untuk operasi caesar, meskipun begitu berdasarkan penelitian yang dilakukan kondisi ini dinyatakan masih dalam perkembangan 9 bulan. Sungguh, kondisi langka yang terjadi di dunia kehamilan hingga usia ke-18 bulan.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel