Kesalahan Mendidik Anak yang Sering Dilakukan Orangtua

5/5 (1)

Sebagai orangtua anda memiliki tugas untuk merawat dan mendidik anak-anak. Selain memenuhi kebutuhan anak, anda juga bertanggung jawab dalam mendidik anak sehingga ia memiliki kepribadian yang baik saat dewasa. Hanya saja, terkadang banyak orangtua yang melakukan kesalahan dalam mendidik buah hatinya. Lantas apa saja kesalahan mendidik anak yang sering dilakukan orang tua baik disadari atau tidak disadari? Untuk mengetahuinya anda bisa simak penjelasan di bawah ini.

Kesalahan mendidik anak

Kesalahan Mendidik Anak yang Sering Dilakukan Orangtua

Orangtua akan mendidik anaknya dengan baik agar menjadi pribadi yang baik. Hanya saja, tidak sedikit orangtua yang tidak menyadari melakukan beberapa kesalahan dalam mendidik buah hatinya, di antaranya seperti berikut ini.

Tidak Menjadi Contoh yang Baik

Sebagai orangtua anda harus dapat menjadi contoh yang baik untuk buah hati. Bagi anak-anak, orangtua adalah panutan mereka. Nah, apabila anda ingin sikap si kecil baik, maka anda harus dapat menjadi contoh yang baik untuk anak. Terapkan sikap yang baik dalam keseharian anda. Jika sikap atau kelakuan anda buruk, maka si kecil akan dapat menirunya.

Disadari atau tidak, anda tentunya pernah melakukan sikap atau hal tidak baik ketika mendidik si kecil. Misalkan memerahi si kecil sambil berteriak, tidak sengaja mencubit si kecil, membuang sampah sembarangan atau lain sebagainya. Apabila anda pernah melakukan hal tersebut, maka anda sebaiknya jangan memarahi si kecil pada saat ia melakukan hal yang sama karena ia meniru apa yang anda lakukan.

Sering Membandingkan Anak

Sering mengkritik dan membandingkan si kecil juga menjadi kesalahan yang banyak dilakukan oleh orangtua. Ketika anak dikritik, tentunya perasaan tidak enak akan dirasakan oleh si kecil. Mengkritik anak karena kesalahannya tentu boleh dilakukan, hanya saja jangan terlalu berlebihan. Mengkritik anak dengan berlebihan adalah kesalahan yang sering tidak disadari. Hal ini akan berdampak buruk untuk si kecil, dimana ia nantinya akan bosan mendengar nasihat atau kritikan anda. Akibatnya si kecil menjadi sulit diatur.

Tidak hanya mengkritik saja, banyak orangtua yang kerap kali membandingkan anaknya dengan anak lainnya. Walaupun orangtua memiliki tujuan yang baik, yaitu untuk memotivasi si kecil, namun hal ini justru akan dapat membuat rasa percaya dirinya hilang. Selain itu, jika anda membandingkan dengan memuji anak lain lebih baik dari anak anda, maka akan dapat membuat si kecil cemburu yang akan mengakibatkan si kecil melakukan tindakan yang tidak baik dan tercela. Misalkan ia menyontek ketika sedang ujian karena ingin mendapatkan nilai yang lebih bagus dari temannya.

Ketika anda mengkritik anak, kritik dengan bahasa yang halus supaya tidak akan menyakiti hatinya. Hindari juga membandingkan si kecil dengan teman-temannya. Alih-alih mengkritik dan membandingkannya, lebih baik anda memberikannya pujian atas kerja keras yang telah dilakukannya. Selain itu anda juga dapat memberikannya motivasi supaya ia berubah dan menjadi lebih baik lagi.

Menanggapi Perkataan Anak

Ketika anda memarahi anak, mungkin saja si kecil membalas perkataan anda. Karena terpancing emosi, kemudian anda juga membalas lagi perkataan si kecil.Tujuan anda yang ingin membuat anak diam, justru akan membuat suasana menjadi semakin keruh. Daripada anda menanggapi perkataan si kecil lebih baik anda tegas padanya. Anda bisa ucapkan kata penegasan pada si kecil. Lalu anda bisa mendisiplinkan anak dengan cara yang lebih efektif.

Baca juga : Cara Mengatasi Anak Manja dan Cengeng

Bereaksi Terlalu Berlebihan

Anak mungkin sering berbohong kepada anda. Karena kesal atas kesalahan si kecil, anda pun kemudian bereaksi berlebihan. Hal ini akan membuat si kecil takut untuk berkata jujur atas apa yang dialaminya. Sehingga daripada mendapatkan hukuman, ia memilih untuk berbohong. Kebiasaan ini tentunya tidak baik jika diteruskan hingga dewasa.

Menuntut Anak

Anak-anak tentu akan merasa senang jika ia dibanggakan oleh orangtuanya. Ketika dirinya tidak menjadi sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orangtuanya, anak bisa frustasi dan sedih. Hal ini biasanya terjadi ketika orangtuanya menuntut anak atau memiliki ekspektasi tinggi atas kemampuan anaknya.

Sebaiknya hindari kesalahan mendidik anak seperti ini. Sebagai orangtua anda tentunya jangan menjadi egois. Anda harus mengetahui batas kemampuan anak sehingga si kecil tidak akan tertekan.

Memanjakan Anak

Setiap orangtua tentu sangat menyayangi buah hatinya. Orangtua ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tidak terasa hal itu menjadikan orangtua memanjakan anaknya. Mereka akan memberikan apapun yang anaknya inginkan. Tanpa disadari hal itu justru akan membuat anak menjadi egois dan manja.

Dalam mendidik anak, memberikan porsi tanggung jawab pada si kecil, serta memberikan tugas rumah tangga justru akan membuat tumbuh kembangnya menjadi jauh lebih baik jika dibandingkan dengan memanjakannya.

Anda dapat memberikan pengertian dan penjelasan pada anak mengenai sebuah tanggung jawab, mengajarkan anak dalam memisahkan urusan pribadi dan keperluan keluarga dari dini, akan dapat mengajarkan anak tentang sikap murah hati, tanggung jawab dan juga akan menumbuhkan kemandirian pada anak.

Tidak Konsisten

Kesalahan selanjutnya dalam mendidik anak yaitu tidak konsisten. Dalam suatu waktu anda sangat ketat terhadap peraturan, namun di lain waktu justru sikap anda tidak peduli terhadap apa yang dilakukan si kecil. Jika anda mendidik dengan cara seperti ini akan dapat membuat anak bingung dan sulit untuk bersikap. Terlebih lagi jika anda membiarkan anak melakukan apapun yang anak suka. Sikap seperti ini justru akan membuat anak sulit untuk diatur dan egois. Anda dapat mencoba menerapkan batasan atau aturan pada si kecil.

Bertengkar di Depan Anak

Bertengkar di depan anak menjadi tindakan buruk yang harus dihindari karena akan membuat mental si kecil rusak. Pada saat orangtua melakukan pertengkaran dihadapan anaknya, terlebih lagi anak laki-laki, nantinya anak akan menjadi pria yang tidak sensitif dan tidak dapat menjalin hubungan sehat dengan seorang wanita.

Jika ada masalah dalam keluarga, sebaiknya anda dan suami tidak memperlihatkannya di hadapan anak. Adanya perbedaan pendapat memang wajar terjadi, namun jangan dilakukan dengan emosi dan amarah karena akan membuat anak memiliki perasaan takut dan tidak aman.

Mengukur Dengan Materi

Anak-anak membutuhkan waktu bersama orangtuanya. Namun, terkadang banyak orangtua yang sibuk bekerja sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk anak. Sebagai gantinya mereka memberikan anak benda dan mainan kesukaan anak. Hal ini tentunya akan berdampak tidak baik terhadap psikologis anak.

Itulah beberapa kesalahan mendidik anak yang sering dilakukan orangtua baik disadari ataupun tidak disadari. Salah mendidik anak justru akan berpengaruh terhadap perilaku anak. Walaupun tidak mudah, namun dengan niat yang baik anda tentu bisa mendidik buah hati anda dengan benar sehingga ia menjadi pribadi yang baik.

Advertisement
Punya pertanyaan seputar tema artikel? yukk kita diskusikan, klik >> Forum Diskusi & Konsultasi

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply