data-ad-format="auto"

Jenis dan Penyebab Gatal Kulit Pada Penderita Diabetes dan Penanganannya

Penyakit diabetes yang diderita oleh seseorang tidak hanya akan berdampak bahaya untuk tubuhnya. Sebab pada umumnya pengaruh lainnya akan pula dirasakan sebagai komplikasi dari penyakit yang satu ini. Penyakit diabetes akan pula menyebabkan timbulnya berbagai macam permasalahan yang timbul pada bagian kulit, seperti halnya nyeri, gatal, infeksi dan bahkan kekeringan. Pada saat kondisi ini menyerang tentu saja mereka yang merasakannya akan dibuat tidak nyaman dengan situasi seperti ini. Bahkan kabarnya sekitar sepertiga dari para penderita diabetes melitus akan memiliki kondisi dan penyakit kulit dibeberapa titik dalam kehidupannya.

Sementara itu, ada pula beberapa kondisi kulit yang terkesan aneh dan unik namun memang inilah kenyataannya dan dijumpai pada sebagian penderita diabetes. Sedangkan kemunculan lainnya hanya bersifat lebih umum pada orang dengan penderita kondisi yang sama. Kadar gula yang tinggi didalam darah akan dapat memperburuk kondisi infeksi atau gangguan yang terjadi pada bagian kulit, sekitar 32 persen sampai dengan 37 persen penderita diabetes seringkali menderita keluhan kulit yang sama.

Akan tetapi angin segar untuk kita semua bahwa rupanya kondisi gatal-gatal dan gangguan kulit yang diderita oleh para pengidap diabetes dapat disembuhkan atau bahkan dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula atau glukosa didalam darh dan mengambil perawatan kulit sehari-hari dengan benar.

Nah, dibawah ini adalah beberapa jenis dan penyebab penyakit kulit yang umum dijumpai pada penderita diabetes dan cara penanganannya. Ingin tahu seperti apa? Simak dibawah ini.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Jenis dan Penyebab Gatal Kulit Pada Penderita Diabetes dan Penanganannya

Kulit menjadi bagian terluar dari tubuh manusia keindahan kulit yang senantiasa terjaga dengan baik akan dapat menambah rasa percaya diri anda menjadi lebih besar. Akan tetapi, ketika muncul permasalahan kulit kondisi ini akan tentu saja membuat si penderita dibuat tidak percaya diri dengan kondisi ini. Termasuk dengan munculnya gangguan kulit pada penderita penyakit diabetes. Nah, untuk itulah penting sekali mengenali jenis penyakit kulit apa saja yang akan dapat timbul pada para penderita diabetes, apa saja penyebabnya dan bagaimana penanganannya. Simak dibawah ini.

Kulit Gatal dan Kering

Kondisi gangguan kulit yang pertama yang mungkin terjadi atau menyerang para penderita diabetes adalah kondisi kulit yang gatal dan kering. Lalu adakah kolerasi antara kondisi kulit yang demikian dengan diabetes? Tentu saja ada.

Ketika kadar gula dalam darah mencapai angka yang tinggi maka tubuh anda berusaha untuk menghilangkan kelebihan glukosa tersebut dengan cara meningkatkan buang urine. Kondisi ini akan dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Dan yang terjadi selanjutnya adalah kulit yang menjadi kering dan seringkali disertai dengan perasaan gatal yang cukup mengganggu.

Selain itu, kulit yang kering juga dapat disebabkan oleh adanya neuropati atau kerusakan saraf. Kondisi ini dapat mempengaruhi saraf-saraf yang mengontrol kelenjar keringat. Dalam kasus ini, neuropati dapat menyebabkan penurunan atau tidak adanya sejumlah keringat dalam tubuh yang menyebabkan kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Cuaca yang dingin, udara yang kering dan mandi dengan menggunakan air panas akan dapat memperburuk kondisi kulit pada penderita diabetes.

Lantas bagaimana menangani kondisi ini? Kulit yang kering pada umumnya akan dapat menimbulkan perasaan gatal yang mana kondisi ini akan otomatis membuat anda menggaruknya, retak dan kemudian mengelupas. Setiap garukan kecil pada umumnya akan dapat meninggalkan cedera atau infeksi. Oleh karenanya, penting sekali untuk anda selalu menjaga kelembapan kulit dengan baik dan benar. Adapun cara terbaik yang dapat dilakukan untuk melembabkan bagian kulit adalah dengan mengaplikasikan lotion atau krim setelah mandi.

Infeksi Bakteri

Ketika kadar gula didalam darah jumlahnya meningkat dan tidak ada usaha perbaikan, maka orang dengan diabetes akan cenderung lebih rentan terhadap resiko infeksi. Hal ini diyakini oleh sejumlah penelitian, mengapa ada insiden yang lebih tinggi dari infeksi bakteri lebih cenderung dan lebih serius pada diabetes dibandingkan pada populasi umum. Nah, berikut ini adalah beberapa infeksi bakteri penyebab gatal-gatal pada diabetes.

  • Impetigo dan Ecthyma

Kondisi ini adalah sebuah penyakit kulit yang menular dan terasa gatal. Impetigo dimulai dengan kulit yang melepuh dan berisi dengan cairan atau nanah. Kadang pula bentuknya seperti jerawat yang pecah dan membentuk erosi pada bagian kulit. Yang mana erosi ini kemudian akan ditutupi oleh kerak yang dapat menyebabkan infeks impetigo atau yang mungkin muncul sebabagi akibat dari adanya masalah kulit tersebut, seperti halnya dermatitis atopik, dermatitis kontak, psoriasis dan masih banyak lagi.

Sementara Ecthyma memiliki banyak ragam yang mirip dengan impetigo dan sebenarnya kondisi ini adalah hasil dari impetigo yang tidak segera diobati. Hanya saja perbedaan kondisi ini dengan impetigo adalah ecthyma masuk kedalam lapisan kulit yang lebih dalam dan membentuk ulserasi yang mana kemudian kondisi ini akan tertutup dengan remah tebal.

  • Folikulitis dan Furunkulosis

Kedua infeksi ini merupakan semua infeksi yang muncul dalam folikel rambut. Keringat dan kondisi lain adalah pemicu yang menyebabkan kelembapan pada kulti seperti suhu tinggi dan cuaca yang lembap.

  • Selulitis dan Gangren

Selulitis dan gangren adalah dua infeksi bakteri yang lebih serius dan rumi yang terjadi pada orang yang menderita diabetes. Kondisi selulitis yang menyebar melalui lapisan yang lebih dalam dari kulit serta lapisan lemak langsung yang berada dibawah kulit.

Kondisi infeksi ini akan membutuhkan perawatan medis untuk menanganinya. Untuk itu, sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter agar anda dapat segera mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Infeksi Jamur

Kadar glukosa yang tinggi didalam darah juga akan dapat mempengaruhi orang dengan diabetes untuk dapat mengembangkan infeksi jamur kulit yang umum dari organisme seperti Tinea dan Candida. Infeksi ini dapat terjadi dimana saja, termasuk pada bagian kaki (Tinea Pedis), bagian tangan (Tinea Manuum), pangkal kaki atas (Tinea Cruris) dan bagian tubuh (Tinea Corporis).

Untuk kondisi medis ini pada umumnya tidak memerlukan penanganan berarti dari dokter. Anda dapat mengoleskan salep anti jamur pada bagian yang terkena dengan infeski. Hanya saja, perhatikan dengan benar pada saat anda mengaplikasikan salep agar jangan sampai kotoran atau kuman yang ada pada bagian tangan menyebar pada bagian yang terinfeksi. Sebab kondisi ini malah akan memperburuk kondisi infeksi yang anda rasakan.

Itulah dia beberapa jenis masalah kulit yang umum terjadi pada para penderita diabetes. Pada umumnya menjaga kebersihan kulit dan merawatnya dengan baik adalah kunci dari pencegahan masalah diatas pada penderita diabetes. Selain itu, segera konsultasikan dengan dokter bila anda mengalami luka yang berkepanjangan atau tak kunjung sembuh dalam beberapa hari. Semoga bermanfaat dan meningkatkan rasa waspada anda terhadap segala macam gangguan kesehatan yang terjadi ketika anda adalah seorang penderita diabetes.

Loading...