Anak Mimisan Saat Puasa? Ini dia Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Mimisan adalah suatu kondisi keluarnya darah dari hidung. Hal tersebut terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang terdapat pada permukaan dalam rongga hidung. Mimisan atau epitaksis merupakan kondisi yang dapat terjadi kepada siapapun, termasuk orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan anak mimisan saat puasa.

Mimisan dibagi menjadi dua macam, yaitu epitaksis anterior atau pecahnya pembuluh darah bagian depan hidung dan epitaksis posterior atau pecahnya pembuluh darah bagian belakang hidung. Faktanya, kejadian mimisan biasanya terjadi pada anak yang berusia 2 sampai 5 tahun. Ini dikarenakan pembuluh darah pada hidung anak lebih rapuh serta mudah pecah.

anak mimisan saat puasa

Meskipun kejadian ini tampak menakutkan, namun anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir. Anda dapat melakukan pertolongan pertama untuk menangani anak mimisan saat puasa.

Apa penyebab anak mimisan saat puasa?

Apabila anak mengalami mimisan saat berpuasa, mungkin salah satu penyebab nya adalah udara yang terlalu kering. Selaput hidung anak akan kering disebabkan oleh udara yang kering ketika musim panas.

Kondisi tersebut kemudian mampu mengakibatkan terbentuknya kerak yang cukup gatal dan iritasi di dalam hidung. Ini membuat hidung terluka saat anak mengorek nya terlalu kencang. Selain penyebab tersebut, ada kemungkinan lain yang menyebabkan anak mimisan saat puasa. Berikut rangkuman nya.

  • Anak mengalami trauma pada pembuluh darah. Ini misalnya akibat masuknya benda asing, mengorek hidung terlalu kencang atau mengalami cedera pada sekitar wajah dekat hidung.
  • Reaksi alergi tertentu
  • Cuaca panas atau kondisi musim yang terlalu panas atau sebaliknya terlalu dingin.
  • Peradangan pada hidung, yang di akibatkan oleh infeksi, rhinitis alergi, atau adanya polip pada hidung.
  • Terdapat kelainan struktur pada pembuluh darah anak
  • Kelainan faktor dari pembekuan darah

Anak yang mempunyai kebiasaan membuang ingus terlalu sering bahkan kencang, melakukan nya saat pilek dapat mengakibatkan terjadinya mimisan. Akan tetapi kembali lagi, tidak semua anak mengalami kondisi yang sama seperti ini.

Pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan pada anak

Untuk mencegah terjadinya mimisan dalam waktu yang cukup lama, anda dapat melakukan tindakan pertolongan pertama. Pertolongan pertama yang dilakukan untuk mengatasi anak mimisan saat puasa yaitu sebagai berikut:

  • Posisikan anak duduk di kursi, jaga tubuh anak dengan tegak serta sedikit memiringkan kepala ke depan. Hindari membungkukan kepala ke belakang, hal tersebut mampu menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan. Tentu saja akan membuat anak merasa tidak enak, bisa membuat anak batuk bahkan muntah.
  • Jepit bagian lunak pada hidung anak dibawah tulang hidung. Mintalah kepada anak anda untuk bernafas melalui mulut. Lakukan bernafas beberapa kali saat kondisi hidung sedang dijepit.
  • Observasi aliran darah yang keluar selama kurang lebih 10 menit. Menghentikan darah terlalu cepat mampu membuat hidung anak kembali mengeluarkan darah. Anda juga bisa meletakan es batu ke pangkal hidung anak, ini bertujuan untuk mengurangi aliran darah yang keluar.
  • Buat anak untuuk tetap tenang dan relaks saat mimisan dan setelah nya. Sebab, anak yang mempunyai sifat penasaran akan meraba bahkan menggosok dan memainkan hidung dengan kasar.

Bila pertolongan pertama di atas masih belum ampuh mengatasi mimisan pada anak, sebaiknya anda segera bawa anak ke dokter untuk di beri penanganan lebih lanjut.

Kapan anak mimisan harus dibawa ke dokter?

Biasanya, mimisan yang terjadi pada anak hanya berlangsung dalam waktu 10 menit. Mimisan juga dapat berhenti dengan sendirinya. Akan tetapi, jika mimisan terus keluar bahkan lebih dari 30 menit lamanya, segera bawa anak ke dokter.

Jika terjadi perdarahan yang deras sehingga anak terjadi kehilangan cukup banyak darah, anda harus waspada. Saat anda membawanya ke dokter, tetap lakukan tindakan antisipasi. Pastikan bahwa anak tidak sampai kehilangan kesadaran akibat banyak darah yang keluar ketika di perjalanan.

Apabila anak mengalami mimisan saat puasa, sebaiknya kita harus mengingatkan kepada anak supaya tidak terus tahan diri untuk berbuka pada sebelum waktunya. Ketika mimisan, tubuh anak akan lemas karena banyak keluar darah, segera kan anak untuk berbuka ketika mimisan terjadi.

Baca Juga : Bahayakah Demam Pada Anak disertai Mimisan

Cara untuk mencegah anak mimisan saat puasa

Ada beberapa cara mudah yang bisa anda lakukan untuk mengantisipasi terjadinya mimisan pada anak saat puasa. Yuk kita simak point-point nya.

Larang anak untuk mengorek hidung

Salah satu faktor terjadinya mimisan adalah adanya cedera pada hidung. Kemungkinan anak akan merasa ingin membersihkan hidung setiap ada kotoran yang terdapat didalamnya. Akan tetapi, jika anak sering mengorek hidungnya dengan jari secara keras, maka akan terjadi gesekan pada dinding hidung. Ini menyebabkan berdarah dan terjadi mimisan.

Lindungi anak dari cedera saat bermain

Membiarkan anak bermain diluar untuk mengeksplorasi lingkungan merupakan cara untuk meningatkan tumbang anak. Akan tetapi, saat anak bermain akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan nya. Hal tersebut mungkin saja membuat anak mimisan. Anda harus melindungi anak dari berbagai cedera yang mampu menyebabkan mimisan terjadi.

Jaga hidung anak agar tidak mengering

Kejadian mimisan pada anak akan sering terjadi ketika musim pancaroba yang dingin atau bahkan kering. Salah satu cara yang baik untuk mencegah terjadinya mimisan pada anak yaitu dengan menjaga supaya selaput lendir pada hidung tidak mengering.

Anda dapat menggunakan pencuci hidung yang berbentuk semprot. Pencuci hidung tersebut mampu melembabkan rongga hidung pada anak. Selain itu, anda harus menjaga asupan cairan anak supaya anak tidak mengalami dehidrasi. Karena dehidrasi mampu menyebabkan anak mimisan saat puasa.

Pastikan kuku anak selalu pendek dan bersih

Kebiasaan anak kecil adalah selalu memasukan tangan kotornya kedalam hidung atau bahkan kedalam mulutnya. Hal tersebut tentu akan menjadi penyebab terjadinya mimisan. Anda dapat mengantisipasi dengan cara pastikan kuku anak selalu pendek dan bersih.

Usahakan anda selalu memotong kuku anak secara rutin melakukannya. Sebaiknya anda lakukan memotong kuku anak setelah anak selesai mandi. Itu dikarenakan kuku anak akan lebih lembut saat dibersihkan.

Menambahkan humidifier untuk anak bernafas lebih mudah

Cara untuk mencegah anak mimisan yang terakhir yaitu dengan menggunakan alat yang mampu melembabkan udara dalam ruangan. Anda bisa menggunakan humidifier di dalam rumah. Peningkatan kelembaban menggunakan humidifier mampu menambah udara semakin lembab.

humidifier

Sehingga iritasi yang disebabkan oleh udara kering akan terhindar. Selain itu, anda bisa meletakan humidifier pada malam hari. Itu akan membuat anak bernafas lebih mudah dan kualitas tidur akan lebih baik. Pilihlah humidifier yang mampu menjaga udara tetap ideal serta perbaiki temperatur udara sesuai ruangan.

Itulah penyebab, penanganan dan pertolongan pertama yang bisa anda lakukan ketika anak mimisan saat puasa. Akan lebih baiknya lagi anda tetap tenang sambil tunggu keadaan anak membaik. Jika anak mimisan dalam waktu yang lebih lama dari biasanya, sebaiknya anda segera bawa anak anda ke dokter.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply