ASI Eksklusif untuk Bayi | Ibu Wajib Tahu Manfaatnya!

5/5 (3)

Air susu ibu (ASI) merupakan asupan nutrisi bayi yang paling mudah dicerna oleh sistem pencernaan yang belum sempurna. Pentingnya ASI eksklusif untuk bayi karena didalamnya terdapat gizi seimbang yang sangat dibutuhkan oleh nya. Terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan selama enam bulan pertama. Hal tersebut menjadi alasan betapa pentingnya asi eksklusif diberikan kepada bayi.

Seorang ibu yang baru saja melahirkan, sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi selama enam bulan pertama. Program ASI eksklusif adalah tidak memberikan makanan atau minuman tambahan kepada bayi. Bayi hanya diberikan air susu ibu saja.

pentingnya asi eksklusif

Berapa jangka waktu pemberian ASI eksklusif?

Pada dasarnya, jangka waktu untuk menyusui tergantung lagi kepada kondisi ibu dan bayi. Ibu disarankan untuk menyusui bayi secara eksklusif kurang lebih selama enam bulan pertama usia bayi. Setelah itu dilanjutkan sampai bayi berusia dua tahun dengan ditambah makanan pendamping ASI atau MPASI.

Apa saja manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi?

Asupan yang paling baik untuk diberikan untuk bayi adalah ASI. Selama enam bulan, ibu tidak memberi bayi makanan atau minuman tambahan. Itu karena kandungan ASI sudah memenuhi nutrisi yang baik dan penting untuk tumuh kembang bayi seperti protein, vitamin dan lemak. Berikut manfaat ASI eksklusif untuk bayi.

Tubuh bayi lebih kuat dan kebal terhadap berbagai penyakit

Kandungan zat antibodi yang terkandung dalam asir susu ibu mampu membuat sistem kekebalan bayi lebih kuat. Tubuh bayi akan mampu melawan segala virus dan bakteri yang masuk. Bayi akan terhindar dari resiko terkenanya penyakit diare, infeksi telinga, serta infeksi saluran pernafasan. Antibodi yang terdapat dari tubuh ibu disalurkan lewat ASI serta mampu melindungi bayi dari serangan alergi dan asma.

Tulang bayi semakin kuat

Air susu ibu yang diberikan kepada bayi mampu menguatkan tulang belakang bayi dan tulang leher.

Mampu mencerdaskan bayi

Setiap ibu pasti menginginkan anaknya tubuh menjadi anak yang cerdas. Kuncinya adalah memberikan asi secara eksklusif. Kandungan asam lemak yang terdapat pada asi mampu mencerdaskan otak bayi. Ikatan emosional yang terjalin antara ibu dan bayi mampu mempengaruhi kecerdasan bayi.

Barat badan bayi tetap seimbang

Air susu ibu tidak akan membuat bayi terlalu gemuk seperti hal nya susu formula. Asi mampu menjaga berat badan bayi tetap seimbang. Kandungan insulin yang terdapat pada air susu ibu lebih sedikit dibanding susu formula.

Insulin adalah zat yang mampu memicu pembentukan lemak. Jadi, dengan memberikan asi eksklusif tidak akan membuat bayi kegemukan. Dengan asi, bayi akan memiliki lebih banyak kandungan leptin. Leptin yaitu hormon yang mempunyai peran sebagai pengatur nafsu makan serta metabolisme lemak.

Mengurangi resiko sindrom kematian mendadak

SIDS atau Sudden Infant Death Syndrom adalah kemadian yang terjadi pada bayi secara mendadak. Biasanya penyakit ini menyerang pada bayi yang berusia 1 tahun ketika ia tertidur. Bayi prematur biasanya lebih beresiko terkena penyakit tersebut. Dengan memberikannya air susu ibu mampu mengurangi resiko SIDS terjadi pada bayi anda.

Bayi mendapat banyak asupan kolesterol

Bayi sangat membutuhkan asupan kolesterol guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan nya. Sebaliknya dengan orang dewasa, tidak boleh mendapatkan asupan kolesterol terllau banyak.

Baca Juga : Saluran ASI Tersumbat, Ketahui Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Manfaat pemberian ASI eksklusif berdasar pada jangka waktu pemberiannya

Berikut manfaat diberikan nya air susu ibu secara eksklusif pada bayi berdasar pada jangka waktu pemberian nya:

manfaat asi eksklusif

Beberapa hari pascapersalinan

Jika bayi hanya di susui selama beberapa hari, maka bayi akan menerima asi kolostrum dari ibu. Kolostrum akan menjadi antibodi dan mampu membangun sistem imunitas alami untuk bayi.

Selama 3-4 minggu pertama

Proses pemberian asi selama periode ini mampu membuat sistem pencernaan bayi menjadi semakin matang. Dengan ini, bayi akan lebih menerima makanan asing yang masuk kedalam tubuh bayi.

Selama 6 bulan pertama

Menyusui selama enam bulan pertama tanpa memberi makanan ataupun minuman apapun. Hal tersebut mampu mengurangi resiko infeksi yang terjadi pada bayi. Seperti infeksi telinga, gastrointestinal, bahkan kanker.

Selama 9 bulan pertama

Memberikan air susu ibu selama sembilan bulan pertama mampu meningkatkan perkembangan pada otak bayi.

Selama 1 tahun pertama

Jika bayi diberika asupan ASI eksklusif selama satu tahun pertama bayi, maka sistem imun tubuh bayi akan semakin kuat.

Selama 18 bulan pertama

Bayi yang mendapatkan asupan air susu ibu selama rentan waktu ini akan lebih banyak mendapat nutrisi. Selain nutrisi, bayi juga akan mendapatkan perlindungan, kenyamanan penyakit dibandingkan bayi yang telah di sapih oleh ibunya.

Rentan masa menyusui pada bayi juga dapat dipengaruhi oleh kondisi serta jumlah produksi air susu ibu. Jumlah produksi ASI tergantung pada frekuensi menyusui. Semakin sering bayi disusui, maka hormon prolaktin yang dilepaskan akan semakin bertambah banyak. Hormon tersebut sangat berpengaruh pada produksi ASI.

Manfaat memberikan ASI eksklusif bagi ibu

Selain memberikan manfaat untuk bayi, pemberian air susu ibu mempunyai manfaat untuk ibu. Naah apa saja manfaat memberikan asi eksklusif bagi ibu? Yuk simak point-point berikut.

  • Menjadi alternatif kontrasepsi alami yang disebut MAL atau Metode Amenore Laktasi. Karena dengan memberikan asi secara eksklusif mampu menunda masa subur.
  • Mampu menurunkan berat badan pasca melahirkan
  • Mengurangi terkena kanker leher rahim serta kanker payudara
  • Mengurangi resiko terserang nya virus HPV yang mampu menyebabkan kanker serviks.

Selain manfaat dari pemberian asi secara eksklusif, tak jarang ibu sering mengalami produksi ASI yang sedikit terganggu. Hal  yang paling penting untuk mengatasinya adalah memastikan ibu menyusui mendapat asupan makanan secara teratur. Ibu menyusui harus mendapat kalori yang cukup dari berbagai makanan yang sehat. Berikut jenis makanan penambah ASI.

Alpukat

Alpukat merupakan pembangkit energi yang bergizi bagi ibu menyusui. Keluhan yang sering terjadi pada ibu menyusui adaah mudah lapar. Faktanya, ibu menyusui banyak membuang kalori. Alpukat mengandung 80% lemak. Komposisi ini mampu membuat ibu menyusui awet kenyang. Alpukat merupakan sumber vitamin B, vitamin K, Vitamin C, kalium dan folat.

Kacang-kacangan

Aneka kacang-kacangan mengandung banyak mineral yang sangat penting seperti zat besi, kalium, vitamin K dan vitamin B. Kacang-kacangan juga merupakan sumber lemak esensial dan protein sehat.

Jamur

Tidak semua jenis jamur akan dianggap laktogenik sebagai booster asi yang alami. Namun, beberapa jenis jamur mengandung antioksidan yang mampu memberikan nilai positif untuk produksi asi. Jenis jamur yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui yaitu jamur reishi, maitake, shimeji dan jamur tiram.

jamur

Bayam, Katuk, Kangkung dan Brokoli

Mengkonsumsi sayuran hijau tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan produksi asi. Ibu menyusui dapat merasakan manfaat lain yaitu manfaat kesehatan serta mampu membantu kebiasaan makan yang baik untuk diikuti oleh bayi.

Wotel dan Ubi

Salah satu sayuran yang berakar merah yang sering digunakan untuk menambah produksi asi yaitu ubi dan wortel.  Sama seperti sayuran yang berdaun hijau, berakar merah dan orange banyak mengandung fitoestrogen. Zat tersebut mampu membantu peningkatan produksi asi.

Menyadari asi eksklusif sangat penting diberikan kepada bayi, anda diharapkan dapat lebih semangat dalam menyusui bayi. Berikan nutrisi yang terbaik untuk bayi anda. Apabila anda selama memberikan asi eksklusif masih mendapatkan kendala, anda bisa berkonsultasi dengan konsultan laktasi maupun bidan.

Semoga Bermanfaat!

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply