data-ad-format="auto"

Tips Bijak Mendidik dan Mengatasi Anak yang Sudah Ketergantungan Gadget Sejak Kecil

Sepulang dari taman kanak-kanak si buah hati tidak langsung berganti baju atau meminta disiapkan makan.

Malah ia sibuk mencari-cari smartphone miliknya dan perhatiannya teralihkan dengan bermain game serta membuka akun pribadinya di internet. Seringkali ibu merasa prihatin dengan sikap sang buah hati, meski sudah diingatkan untuk segera beranjak dari kegiatannya bermain smartphone, namun sayangnya hal ini tidak pernah digubrisnya. Inilah setidaknya kasus yang banyak dialami orangtua saat ini. Hal ini tentu saja menggambarkan dengan jelas betapa tekhnologi yang semakin canggih membawa pengaruh yang besar pada diri manusia, termasuk anak-anak.

Namun memang, tak dapat dipungkiri sedikit banyak tekhnologi membawa kita pada kehidupan yang lebih canggih dan lebih mudah. Sehingga rasanya, sulit untuk kita para orangtua menolak keinginan anak untuk difasilitasi dengan gadget yang canggih, semisal ponsel smartphone, komputer tablet dan lain sebagainya.

Sebenarnya, tidak ada salahnya ketika orangtua memfasilitasi buah hatinya dengan gadget dan peralatan yang canggih, mengingat internet dewasa ini bak sebuah kebutuhan sehari-hari yang ikut mengambil kontribusi dalam kehidupan anak di era digital saat ini.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

atas ketergantungan gadget pada anak

Sayangnya, serikali yang terjadi pada anak adalah mereka tidak menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Sebaliknya, hal ini digunakan dengan berlebih dan bahkan tak sedikit diantaranya menyalahgunakan internet untuk hal-hal yang negatif. Inilah yang menjadi kekhawatiran banyak orangtua saat ini. Selain itu, penyalah gunaan fungsi nternet akan tentu saja berpengaruh pada pencetakan generasi bangsa yang kurang berkualitas.

Kehadiran internet memang banyak memberikan manfaat bagi manusia. Pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah karenanya dan informasi menjadi lebih cepat diakses dengan internet. Akan tetapi dibalik itu semua, ada sejuta ancaman yang mengintai, khususnya pada anak-anak. Bukan hanya ancaman pornografi saja, keberadaan situs media online saat ini, nyatanya membuat anak-anak sampai rela menghabiskan sebagian besar waktunya mengakses internet dibandingkan dengan bermain dilingkunganya.

Sungguh sebuah kenyataan yang memilukan, manakala dahulu kehidupan anak-anak dihiasi dengan keceriaan bermain di taman dan bersenda gurai bersama dengan teman-temannya yang lain, hal serupa justru tidak terjadi saat ini. Kehidupan bermain anak-anak seolah lenyap ditelan zaman dan membuat internet menjadi kehidupan baru untuk mereka.

Namun tahukah anda, selain tidak baik untuk kesehatan anak dengan menghabiskan waktu berjam-jam dihadapan layar monitor. Hal ini juga berpengaruh pada perkembangannya. Anak-anak yang banyak menghabiskan sebagian waktunya menyendiri dengan gadgetnya, akan menumbuhkan anak yang introvert sehingga pada akhirnya ketika mereka dihadapkan pada dunia kerja yang sebenarnya, bukan tidak mungkin mereka akan mengalami kesulitan untuk berbaur dan mendapatkan teman. Hal ini tentu saja menjadi dampak yang ditakuti. Untuk itulah, penting sekali menindak dan mencari solusi untuk anak-anak yang sudah kecanduan dengan internet, apalagi kecanduan ini sudah terjadi sewaktu anak masih balita. Karena tidak heran dijaman saat ini, bukan saja anak remaja yang sudah difasilitasi dengan peralatan dan tekhnologi yang canggih, anak-anak balita saja sudah dengan sengaja diperkenalkan oleh orangtua mereka dengan gadget dan internet, sehingga tidak heran jika mereka menjadi begitu asyik sewaktu menghabiskan waktunya didepan layar smartphone mereka.

Lantas bagaimana mendidik dan mengatasi anak-anak yang sudah kecanduan dengan gadget sejak mereka masih balita? Nah, mari kita simak tipsnya berikut ini.

1. Batasi Kebiasaan Anak Memegang Gadget

Anak-anak yang sudah kecanduan dengan gadet akan terlihat seolah mereka seperti tidak dapat menjalankan kehidupannya tanpa gadget dan smartphonenya. Nah, untuk mengtasi hal ini, maka sebaiknya batasi penggunaan gadget pada anak-anak.

Reaksi yang akan ditimbulkan pada diri anak-anak saat pertama kali anda memberlakukan pembatasan gadget pada anak-anak, mungkin akan terlihat berlebihan dan mungkin saja sebagain besar anak akan menangis dengan histeris ketika gadget mereka diambil. Namun, bukan berarti anda akan mengambil dan merampas untuk selama-lamanya, melainkan hanya memberikan batasan untuk mereka.

Misalkan, anda hanya akan membiarkan mereka menyentuh dan bermain dengan gadget mereka diakhir pekan saat waktu libur. Sementara dari senin sampai sabtu, mereka hanya boleh menyentuhnya saat mereka selesai belajar, itupun tidak melebihi waktu tidurnya. Menerapkan hal ini mungkin akan terasa berat, baik bagi anda yang merasa tidak tega, ataupun untuk anak-anak anda. Namun, perlahan namun pasti hal ini akan mulai terbiasa dan membuat kecanduan anak berkurang.

2. Batasi Penggunaan Jaringan Internet Dirumah

Sudah bukan hal yang baru jika saat ini para orangtua modern akan memasang sambungan jaringan internet dirumahnya yang memudahkan mereka mengakses internet. Namun tahukah anda, hal ini jugalah yang menjadi salah satu pemicu anak kecanduan dengan gadget. Sambungan internet yang lancar dan mudah mereka dapatkan seolah mendukung aksi mereka untuk semakin mencintai kehidupan mayanya di internet. Sehingga tidak heran, sewaktu anda mengaktifkan jaringan internet dirumah, anak-anak akan lebih cenderung individualis dengan mengurung diri dikamar karena mereka asyik bermain internet. Untuk itulah, batasi penggunaan jaringan internet dirumah selain diluar kebutuhan.

3. Sibukan Kegiatan Anak

Semakin banyak waktu luang dalam hari anak-anak akan semakin membuat mereka bosan dan semakin mereka merasa bosan, maka akan semakin besar keinginan mereka untuk dapat mengakses internet. Untuk itulah, tidak ada salahnya mengalihkan anak pada kegiatan-kegiatan yang bisa menyibukan hari-harinya.

Kegiatan ini tentunya bisa dimanfaatkan menjadi kegiatan brmanfaat untuk anak, seperti les bahasa Inggris, les menari dan bahkan bimbel sepulang sekolah. Ketika hari-hari anak sibuk dengan berbagai kegiatan, maka akan secara otomatis hal ini membuat mereka lelah. Dan sepulangnya dari kegiatan tersebut hal yang paling diinginkan oleh mereka adalah beristirahat. Dengan begini, kecanduan mereka akan muali teralihkan pada hal-hal yang lebih bermanfaat dan dalam kehidupannya.

4. Diskusikan dengan Anak-Anak

Cara terkahir untuk mengontrol dan mengatasi kcanduan gadget pada anak adalah dengan berdiskusi bersama dengan mereka. Jelaskan maksud anda membatasi penggunaan gagdet dna internet pada anak bahwa hal tersebut semata-mata anda lakukan demi kebaikan mereka. Selain itu, berikan pemahaman bahwa ketika mereka kecanduan dengan internet banyak dampak buruk yang mereka dapatkan, diantaranya adalah insomnia dan pembentukan pribadi introvert yang akan menyulitkan mereka dimasa depan. Dengan begini anak diharapkan mampu menangkap tujuan orangtua sebenarnya dalam mengatasi kecanduan gadget pada mereka.

Anak-anak yang sudah mengalami kecanduan dengan gadget sejak mereka berusia dini, tentu saja menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Tidak seharusnya, masa kecil mereka dihabiskan dengan berdiam diri dikamar tanpa mengenal dan bereksplosi dengan lingkungannya. Nah, cara diatas diharapkan bisa membantu ibu mengurangi dan mengatasi kecanduan gadget dna internet pada diri mereka.

Loading...

Follow us