data-ad-format="auto"

Tertekan Selama Kehamilan Menyebabkan Gangguan Perkembangan Janin

Wanita yang akan merencanakan kehamilan ataupun sedang hamil sebaiknya mempersiapkan diri secara fisik dan yang lebih penting secara mental. Kebanyakan pada wanita hamil hanya mempersiapkan kesiapan pada saat mengalami perubahan fisik, sementara kesiapan pada mental kurang diperhatikan. Memang sudah bisa ditebak pada umumnya perubahan fisik yang terjadi pada wanita hamil seperti mengalami perubahan pada bentuk tubuh yang akan membesar.Kulit wajah yang mengelupas serta timbul banyak jerawat. Namun kesiapan secara mental pada saat wanita mengalami kehamilan ini sangat rumit dan sulit untuk ditebak. Dan yang terjadi pada setiap orangnya tidaklah sama.

Dengan adanya bayi pada rahim ibu, ini dapat mempengaruhi emosi dan mental sang ibu. Jika hal ini tidak didukung dengan lingkungan dan keluarga yang harmonis maka si ibu akan mengalami stres. Jika ibu mengalami stres ini akan berakibat juga pada bayi yang ada di dalam perutnya, karena  bayi yang berada dalam rahim ibu dapat merespon apa yang dialami oleh ibu. Bila anda telah mengetahui penyebab dari stres dan anda tau bagaimana cara mengatasinya maka ibu bisa menikmati proses kehamilannya tanpa stres.

Yang menyebabkan stres mental saat kehamilan

Ada banyak penyebab yang membuat mentalnya tertekan saat kehamilan. Hal-hal paling umum terjadi pada wanita hamil yang dapat memicu stres :

1.    Kesehatan. Pada saat wanita megalami kehamilan, terjadi perubahan fisik yang sangat signifikan, biasanya wanita memiliki kekhawatiran yang berlebih terhadap naiknya berat badang si ibu, adaya stretchmark, nyeri sendi, dan mual pada pagi hari.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

2.    Kesehatan pada bayi. Wanita hamil biasanya memiliki kecemasan tersendiri akan kesehatan anak yang ada dalam kandungannya, terlebih jika si anak beresiko memiliki penyakit geneik yang diturunkan oleh si ibu. Hal tersebut membuat kecemasan yang berlebih pada saat hamil.

3.    Stres merawat bayi. Terlalu memikirkan masa depan anak, seperti kesiapan si ibu dalam merawat bayinya itu dapat membuat tekanan stresnya meningkat.

4.    Keuangan. Dengan lahirnya si bayi kedunia ini maka meningkat juga kebutuhan hidup. Seperti perawatan kehamilan, biaya setelah melahirkan, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya dimasa mendatang. Ini membuat gejala stres pada ibu menjadi tinggi.

5.    Para orang tua biasanya memberikan saran, larangan-larangan, bahkan isu (mitos) pada saat kehamilan yang berujung pada stres meninggi.

Resiko stres kronis pada wanita hamil

Begitu banyaknya kekhawatiran yang dialami oleh wanita hamil, maka tidak sedikit wanita hamil mengalami stres yang tinggi selama kehamilan berlangsung. Beberapa stres yang di alami ibu hamil terjadi secara alami dan tidak beresiko apapun pada si bayi. Namun saat wanita hamil mengalami stres yang kronis, hal itu akan berpengaruh langsung pada kesehatan bayi. Resiko yang kemungkinan terjadi pada wanita hamil yang menderita
stres yang kronis :

1.    Bayi lahir prematur yang menyebabkan berat badan si bayi rendah.
2.    Bayi beresiko mengalami autism
3.    Keguguran
4.    Terlahir cacat dan mengalami kelainan tulang belakang.
5.    Terganggunya kesehatan ibu.

Dengan mengenali dan mengatur tingkat stres yang dialami, itu dapat membuat wanita hamil lebih terlihat sehat, dan bayi di dalam rahim pun sehat.

Atasi stres pada kehamilan

Kehamilan anda seharusnya tidak dikuasai oleh emosi dan stres yang berlebih. Dengan mengontrol dan melatih diri untuk mengurangi kecemasan-kecemasan yang ada.

1.    Komunikasi rasa cemas anda dengan suami atau orang terdekat anda agar andatidak merasa sendirian.

2.    Rencanakan segala sesuatunya dengan hati-hati. Banyaklah membaca buku tentang kehamilan, dengan begitu rencana anda kedepannya akan tersusun rapih.

3.    Jaga kondisi anda agar tetap sehat. Jika tubuh anda sehat maka akan dengan mudah mengatasi stres yang terjadi. Makan yang teratur dan penuhi asupan vitamin, mineral dan nutrisi pada kehamilan anda.

4.    Tenangkan pikiran anda. Cari waktu untuk anda santai dan menenangkan pikiran. Jika perlu pergilah ke tempat SPA, dengan begitu stres yang di akibatkan oleh kehamilan akan berkurang.

Jika tidak segera ditangani stres mental yang kronis pada saat kehamilan dapat memberikan efek yang buruk bagi ibu dan sang bayi

Loading...

Follow us