Penting Mengetahui Urutan Memperkenalkan Makanan yang Baik Pada Bayi

Rambu-Rambu Pemberian Makanan Padat Pada Anak

Nah, setelah diatas kita pahami urutan jenis makanan apa saja yang boleh diberikan apda si buha hati. Maka aturan dalam memberikan makanan ini pun penting ibu dan orangtua ketahui. Pasalnya, memberikan makanan padat untuk pertama kalinya pada anak bukanlah hal yang gampang dan dapat dilakukan dengan sembarang.

Meskipun resep, jenis makanan dan perlengkapan sudah tersedia dihadapan mata dan tinggal menyuapi si kecil. Akan tetapi pada prakteknya masih ada orangtua yang belum paham seperti apa aturan dan tata cara memberikan jenis makanan ini pada si buah hati.

Nah, agar pemberian makanan padat pada bayi bisa berjalan dengan optimal. Kali ini kita akan kenali seperti apa rambu-rambu pada pengaplikasian hal tersebut dibawah ini.

  • Mengapa Pemberian Makanan Padat Penting Dilakukan?

Pemberian makanan pertama untuk bayi seringkali dikenal dengan sebutan makanan pendamping ASI (MPASI). Hal ini penting dilakukan untuk si bayi sebab pada saat usia ini bayi sudah membutuhkan asupan nutirisi dan gizi yang lebih banyak.

Adapun jenis gizi yang dibutuhkan diantaranya adalah kalori, kalsium, protein dna masih banyak lagi. Yang mana asupan ini akan dibutuhkan lewat lauk-pauk seperti daging, ika, sayur-sayuran, buah dan masih banyak lagi. Pemberian makanan tambahan ini akan diperlukan oleh si bayi guna mendukung pertumbuhannya agar dapat berjalan dengan baik.

  • Apakah Setelah MPASI, ASI Ditinggalkan?

Setelah anak mendapatkan MPASI seringkali banyak roangtua yang bertanya-tanya apakah dengan begini membuat anak harus meninggalkan ASI nya? Jawabannya tentu tidak. Namanya saja pendamping, maka demikian ASI tetaplah menjadi asupan utama yang harus tetap didapatkan oleh si kecil. Lantas demikian, mengapa MPASI diberikan pada usia anak 6 bulan? Sebab menurut saran dari para dokter anak selama 6 bulan pertama asupa terbaik adalah ASI ekslusif yang tidak tergantikan dengan asupan lainnya. Pemberian ASI ekslusif membuat daya tahan tubuh pada bayi menjadi lebih baik dan lebih aman.

  • Lalu Apa Manfaat Dari ASI?

MPASI yang diberikan nantinya akan dapat membantu bayi guna melatih kemampuan oromotor (organ-organ dibagian mulut) karena malalui pemberian makanan pendamping, bayi akan dapat belajar bagaimana mengunyah, mengisap, serta menelan untuk belajar makan makanan yang berkontur. Itulah mengapa sebaiknya MPASI diberikan dengan bertahap, mulai dari makanan yang cair, lunak dan menjadi lebih kental.

  • Bagaimana Apabila MPASI Diberikan Terlambat?

Pemberian makanan pendamping pada bayi sebaiknya tidak dilakukan terlalu cepat atau juga tidak disarankan dilakukan terlambat. Hal ini dikarenakan, resikonya akan dirasakan oleh si bayi itu sendiri. Keterlambatan pemberian makanan tambahan pada bayi aka dapat membuat si bayi kekuraga asupan nutiris sehingga membuat mereka mengalami gangguan tumbuh kembangnya.

Bukan hanya itu, hal lain yang akan mungkin menjadi resiko diantaraya adalah kekurangan energi dan kedepannya hal ini akan membaut si kecil mengalami gangguan adaptasi terhadap makanan yang akan dikonsumsi. Contohnya, kondisi ini bisa jadi membuat anda menjadi picky eater atau menjadi cenderung pemilih makanan sebab ia tidak terbiasa mengenal ragam rasa dan tekstur dari makanan.

Demikian beberapa hal yang dapat diketahui dalam hal memberikan makanan pendamping ASI pada buah hati. Pada intinya, hal yang terpenitng yang dapat dilakukan dari hal ini adalah dengan mengamati lebih baik bila terjadi reaksi alergi sewaktu memberikan jenis makanan tertentu pada bayi. Hal ini dikarenakan tidak semua bayi memiliki respon yang sama terhadap jenis makanan tertentu.

Selain itu, asupan makanan sehat adalah jenis makanan yang paling dibutuhkan bayi. Dengan demikian, pemilihan makanan akan penting dilakukan dalam hal ini. Semoga cara diatas bermanfaat dan bisa anda praktikan dirumah.

Leave a Reply