data-ad-format="auto"

Cermati Beberapa Larangan Pada Bayi Baru Lahir!

Ayah dan bunda, selamat atas kelahiran si buah hati ya!

Tak terasa penantian panjang selama 9 bulan terakhir ini, akhirnya berbuah manis dengan hadirnya si malaikat kecil ditengah keluarga anda. Rasanya seperti baru saja kemarin, ayah dan bunda dibuat girang mengetahui kehamilan bunda yang mungkin secara tidak sengaja baru disadari, sampai akhirnya kini perut buncit yang biasa menyertai hari-hari bunda telah berbuah dan berwujud menjadi sesosok bayi mungil kecil yang merupakan anugerah besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Gembira dan senang rasanya, melihat perjuangan yang tak mudah yang selama ini bunda jalani akhirnya berbuah dengan kehadiran si kecil yang sudah dinanti-nanti selama ini. Akhirnya untuk pertama kalinya, malaikat kecil yang telah sekian lama menemani bunda selama 9 bulan dalam perut bunda, bisa bunda dan ayah genggam dalam tangan dan didekap dengan erat. Lengkap sudah rasanya kebahagian keluarga kecil yang selama ini dibangun bersama dengan pasangan. Tangis nakal dan tawa manja yang begitu menggemaskan akan semakin mewarnai hari-hari bunda dan pasangan.

Dan setelah selesai proses persalinan, akhirnya bunda akan dapat membawa serta si kecil ke rumah dan mengurus serta membersarkan mereka dengan tangan bunda sendiri. Nah, dari sinilah pelajaran dan hal baru akan juga banyak bunda temukan dalam hal mengurusi si kecil.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Tak mudah memang mengurus si buah hati yang masih begitu mungil. Tak heran bila untuk sebagian ibu yang merasa tidak percaya diri mengurusi anak bayi mereka yang baru lahir, maka mereka akan cenderung meminta bantuan orang lain untuk mengajarkan mereka bagaimana cara merawat dan mengurusnya dengan baik dan penuh dengan kehati-hatian. Hal ini tentunya dilakukan agar apa yang bunda lakukan untuk si buah hati tidak menyakitinya atau membuatnya berada dalam bahaya.

Pantangan Pada Bayi Baru Lahir

Tidak ada salahnya memang meminta bantuan orang lain dalam memandu anda agar bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil. Akan tetapi tentunya hal ini tidak akan melulu dilakukan selamanya. Anda perlu ruang sendiri dan melakukan segala sesuatunya seorang diri dalam rangka agar pembelajaran yang anda dapatkan bisa dipraktikan dengan baik sehingga demikian pada saat anda sudah menguasai hal tersebut, maka bantuan dari oranglain tidak akan lagi anda butuhkan.

Memberikan yang terbaik dan mengurus si kecil dengan baik adalah kunci dari keberhasilan membesarkan seorang anak. Hal ini dilakukan agar si buah hati dapat tumbuh dengan sehat dan perkembangannya pun dapat didukung dengan optimal.

Memang gampang-gampang susah mengurus bayi yang baru lahir. Ada cukup banyak pantangan dan larangan yang sebaiknya tidak dilakukan agar tidak membahayakan kesehatan si kecil atau mempengaruhi perkembangannya. Beberapa hal ini penting untuk dipelajari dengan baik sebagai bekal dalam membantu ibu untuk menjaga dan mengurus anak bayi baru lahir agar menjadi lebih mudah.

Nah, dibawah ini kita akan kenali hal apa saja yang tidak boeh dilakukan pada bayi baru lahir sebagai larangan atau pantangan yang tidak boleh dilakukan oleh orangtuanya dalam menjaga dan mengurus si buah hati. Apa saja hal tersebut? Mari kita simak dibawah ini.


1. Menjemur Bayi di Bawah Sinar Matahari Langsung

Tidak sedikit orangtua yang memiliki bayi baru lahir menganggap bahwa menjemur bayi adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan. Dan ironisnya, tidak ada aturan khusus yang mereka perhatikan pada saat menjemur buah hati mereka yang masih begitu kecil dengan meletakkanya diatas meja dan ditempatkan dibawah paparan sinar matahari secara langsung.

Hal ini apalagi seringkali dilakukan oleh orangtua yang memiliki bayi kuning (hiperbilirubin), mereka akan cenderung menjadikan kegiatan menjemur bayi menjadi prioritas yang harus dilakukan dengan segera karena khawatir kondisi kuning pada bayi akan terus berlangsung lama.

Memang dianjurkan untuk menjemur bayi dibawah sinar matahari pagi. Akan tetapi perhatikan dengan seksama, bukan berarti anda harus menjemur si bayi langsung dibawah sorotan sinar matahari yang akan membuat mereka kepanasan.

Terkena biasa cahayanya saja sudah cukup untuk membuat bayi terjemur dengan paparan sinarnya. Seperti misalkan dengan menempatkan bayi diteras rumah. Pun, waktu menjemur bayi tidak usah dilakukan berlama-lama sampai bayi benar-benar kering dari air mandinya. Cukup lakukan selama kurang lebih 10-15 menit diantara jam 7-8 pagi.


2. Mengkonsumsi Air Putih

Banyak ibu yang kurang mengindahkan larangan untuk tidak memberikan jenis makanan atau minuman lain pada bayi mereka sebelum usianya 6 bulan. Mereka menganggap bahwa pemberian air putih adalah hal yang wajar dan dianggap sebagai hal yang biasa. Akan tetapi, perhatikan kembali hal yang dibutuhkan bayi sebelum usianya menginjak 6 bulan adalah ASI dari ibunya. Dan ini pun sudah cukup.

Jangan sesekali menenggakan air putih pada si bayi atau memberikannya dalam sendok hanya karena anda penasaran ingin memberikan 'sesuatu' pada bayi anda. Usianya yang masih begitu kecil membuat bayi tidak membutuhkan makanan apapun termasuk air putih. Hal ini dikarenakan air putih bukanlah minuman nutritive. Organ tubuh pada si bayi pun belum siap menerima asupan, bahkan dari air putih sekalipun. Untuk itu, sebaiknya jangan lakukan hal ini untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya yang baik.


3. Mengenakan Sarung Tangan dan Kaki Sepanjang Hari

Tidak sedikit ibu yang akan dengan senang hati mengenakan sarungan tangan dan kaki pada buah hati mereka yang baru lahir. Bukan lagi sebagai alasan keselamatan agar kulit bayi tak tergores dengan kuku-kukunya. Saat itu, rasanya kegunaan sarung tangan dan kaki sudah bukan lagi untuk hal tersebut, melainkan untuk aksesoris yang membuat bayi mereka terlihat lebih menggemaskan.

Penggunaan sarung tangan dan kaki pada bayi memang diperbolehkan. Akan tetapi, bila terus-terusan digunakan, maka si kecil tidak akan mampu mengembangkan kemampuan jari dan tangannya dengan baik. Selain itu, ruang eksplorasi yang melibatkan tangan dan kaki akan menjadi terbatas.

Untuk itu, sebaiknya jangan kenakan sarungan tangan dan kaki sepanjang hari. Cukup kenakan perlengakapan ini dibeberapa momen tertentu seperti saat dingin atau ibu belum siap memotong kuku-kukunya.

4. Menggunakan Popok Terus Menerus

Penggunaan diaper atau popok yang terus menerus dalam jangka waktu yang lama, akan dapat mengakibatkan bayi mengalami ruam dibagian selangkangannya. Kondisi ini tentu akan membuat bayi merasa tidak nyaman, sebab perasaa gatal dan perih akan mungkin dialami oleh si bayi. Untuk itu, sebaiknya gunakan popok secara bergantian dan tidak terlalu lama.

Pada saat dirumah, sebaiknya gunakan popok kain yang lebih lembut dan lebih nyaman. Selain itu, bila anda terpaksa mengenakan diaper untuk si kecil sebaiknya setiap 4 jam sekali wajib diganti.

5. Membalurkan Minyak Penghangat

Ini adalah salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh banyak orangtua. Selain itu, memberikan bayi mereka minyak penghangat seolah telah menjadi budaya untuk sebagian besar ibu di Indonesia.

Perlu diingat, kondisi kulit bayi baru lahir masih begitu sensitif, pemakaian minyak penghangat pada kulit bayi dikhawatirkan akan membuat kulitnya menjadi teriritasi. Untuk itu, sebaiknya tunda terlebih dahulu memberikan minyak penghangat seperti minyak telon untuk si buah hati sampai usianya cukup.

6. Jangan Gunakan Bedak

Tentunya, kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif. Maka dari itu, pantang bagi Anda untuk mengaplikasikan bedak tabur pada tubuh bayi baru lahir. Hal ini akan berakibat pada kulit tubuh bayi yang rentan terkena iritasi sehingga akan timbul bintik-bintik merah atau ruam merah. Kondisi ini akan membuat bayi Anda merasa tidak nyaman sehingga akan rewel dan juga sering menangis. Biarlah hanya gunakan minyak telon jika memang diperlukan karena tubuh bayi tidak menimbulkan bau yang berlebihan.

Demikian beberapa hal yang menjadi larangan yang tidak boleh dilakukan pada bayi baru lahir demi menjaga keselamatan, kesehatan dan mendukung tumbuh kembangnya.

 

Tips Merawat Bayi Baru Lahir

Setelah kita mengetahui apa saja pantangan bagi bayi baru lahir, maka kami sajikan beberapa tips cara merawat bayi baru lahir yang baik dan benar supaya bayi Anda terawat dengan baik.

Bagaimnapun juga merawat bayi baru lahir memang membutuhkan ketelitian dan juga keseriusan dari kita sebagai orangtua. Maka dari itu, kita harus telaten dan berhati-hati dalam merawat bayi baru lahir.

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan dalam merawat bayi baru lahir diantaranya:

1. Jaga Mood Anda

Anda sebagai seorang ibu yang memiliki seorang anak, tentunya menjadi sebuah aktifitas yang dapat menguras tenaga Anda. Bagaimanapun juga, jika Anda memiliki seorang bayi terutama bayi baru lahir. Hal ini membuat Anda menghabiskan tenaga dan pikiran dalam merawatnya. Ketika Anda masih merasakan lelahnya dan sakitnya melahirkan, Anda juga dipersembahkan dengan merawat bayi dari siang sampai malam. Tidak jarang bunda-bunda yang harus bergadang sepanjang malam untuk menyusui atau menemani bayinya.

Tentunya, kondisi ini membuat Anda perasaan Anda tidak stabil. Tidak sedikit bunda yang tidak mood bahkan sensitif. Nah, tips yang pertama ini memang sangat dianjurkan bagi bunda-bunda yang saat ini tengah memiliki seorang bayi baru lahir. Jagalah perasaan Anda dari rasa sensitif dan mood yang tidak baik. Bagaimanapun juga, seorang anak merupakan anugerah terindah yang tidak ada bandingannya dengan sesuatu apapun di dunia ini. Banyak pasangan yang sudah menikah dalam waktu yang cukup lama, namum belum mempunyai seorang anak. Akan tetapi Anda sudah beruntung diberikan kebahagiaan yang tidak terkira setiap waktu dihari-hari Anda. Untuk itu, curahkan rasa kasih sayang kepada bayi Anda dan jangan lupa untuk mengucapkan rasa syukur.

2. Perawatan tali pusar bayi

Tips merawat bayi baru lahir yang kedua, tentunya Anda jangan lupa untuk merawat tali pusar bayi yang merupakan bagian yang paling sensitif terkena infeksi. Pada umumnya, tali pusar bayi akan terputus dengan sendirinya paling lama satu minggu sampai dua minggu sari waktu kelahiran bayi. Namun, ada juga bayi tali pusar bayi yang putus dalam waktu 5 hari.

Cara merawat tali pusar bayi dapat Anda lakukan dengan melakukan hal-hal dibawah ini, yaitu:

  1. Jaga tali pusar bayi agar tetap bersih, Anda dilarang untuk menggunakan ramuan apapun yang dibubuhkan pada tali pusar bayi Anda.
  2. Jaga tali pusar bayi agar tetap kering. Jika tali pusar bayi terkena air dan belum terputus terutama saat dimandikan. Setelah dimandikan, cepatlah keringkan tali pusar bayi Anda dengan kain kasa atau cotton buds yang higinies.
  3. Biarkan tali pusar bayi Anda utnuk tetap terbuka, jangan memakai kain apapun untuk mengikatnya.
  4. Jangan sekali-kali menggunakan alkohol untuk membersihkan tali pusar bayi
  5. Anda cukup gunakan air hangat untuk membersihkan tali pusar Anda
  6. Jika Anda sudah melakukan perawatan tali pusar bayi Anda dengan baik. Anda masih tetap mencermati tali pusar bayi Anda dari tanda-tanda infeksi tali pusar yang mungkin muncul.

3. Lakukan perawatan pada kulit bayi Anda

Hal ini memang sangat penting untuk dilakukan, merawat dan menjaga kulit bayi tetap lembut dan halus sangatlah dianjurkan bagi para ibu yang memiliki bayi baru lahir. Kelembaban kulit bayi harus selalu diperhatikan dengan baik agar terhindar dari kekeringan dan juga biang keringat yang sering dialami oleh bayi baru lahir.

Merawat kulit bayi tidaklah sulit untuk dilakukan, hanya ikuti tips kami dibawah ini, Anda sudah satu langkah untuk membuat kulit bayi Anda tetap sehat dan terhindar dari kuman, diantaranya:

  1. Setidaknya mandikan bayi Anda sehari sekali atau lap bayi Anda jika cuaca tidak memungkinkan seperti cuaca dingin.
  2. Selalu gunakan sabun dalam memandikan bayi supaya dapat membunuh bakteri dan juga keringat dari tubuh bayi Anda. Sabun yang disarankan untuk bayi Anda tentu harus mengandung pro-vitamin B5 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit bayi dan juga kenyamanan pada bayi Anda.
  3. Jika memungkinkan gunakan baby oil yang mengandungn vitamin E untuk menjaga kulit bayi dari kelecetan dan juga kekeringan.
  4. Pada bayi baru lahir sebaiknya jangan dulu menggunakan bedak karena kulit bayi masih sangat sensitif. Bedak yang tidak memiliki kandungan pro-vitamin B5 sangat rentan membuat kulit bayi iritasi.
  5. Sebaiknya ruangan kamar Anda tersedia jendela dan juga ventilasi yang cukup untuk membuat kamar Anda tetap sejuk. Hal ini dapat membuat kulit bayi terhindar dari biang keringat.

4. Perawatan pada mata bayi

Bagaimanapun juga air mata bayi sangat dinantikan oleh beberapa orang tua yang mengerti akan manfaat air mata pada bayi. Air mata yang keluar tentu sangat penting karena hal ini akan mengeluarkan kuman yang ada pada mata. Namun, tidak semua kuman akan keluar dari mata, hal ini akan berlangsung hanya beberapa detik saja.

Air mata merupakan air yang berasal dari bagian atas mata yang mengeluarkan air setiap tiga detik sekali. Air yang mengalir ini akan mengalir ke saluran ujung tengah mata lalu ke dekat hidung. Tentunya, saluran air pada bayi ini belumlah dapat bekerja dengan sempurna dan masih tertutup. Memang terkadang terbuka, namun akan tertutup kembali dengan sendirinya. Nah, tugas Anda sebagai orangtua harus mengeluarkan air mata ini agar tidak mengenang yang nantinya akan membuat kman tumbuh didalamnya.

Berikut ini beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam tips merawat mata bayi, diantaranya:

  1. Pastikan jari tangan Anda bersih dan kuku jari Anda tidak panjang.
  2. Pijat sekitar sudut mata bayi Anda dengan menggunakan jari Anda. Lakukan teknik ini dengan lembutdari sudut mata ke bawah hidung.
  3. Setidaknya lakukan teknik diatas sekitar lima sampai sepuluh kali selama dua minggu. Teknik pijat ini bertujuan untuk merangsang produksi air mata bayi dan juga alirannya sehingga tidak akan ada air yang menggenang didalam mata ataupun salurannya.
  4. Gunakan kapas yang bersih dan jangan lupa untuk membasahi kapas dengan air matang terlebih dahulu.

5. Perawatan hidung bayi

Hidung merupakan alat yang sangat penting sebagai alat pernapasan pada manusia. Begitu juga dengan hidung bayi Anda. Rongga hidung pada bayi tentunya memiliki alat pembersih alami yang tidak membutuhkan perawatan khusus. Kotoran yang masuk pada hidung melalui pernapasan, tentunya Anda tersaring terlebih dahulu oleh bulu hidung yang kemudian keluar dari hidung.

Lantas, bagaimana jika bayi Anda terkena pilek? Bagaimanapun juga, flu menyebabkan rongga hidung Anda tersumbat dengan lendir. Dengan tersumbatnya rongga hidung bayi Anda, maka kuman dan kotoran akan langsung bersinergi dengan lendir, sehingga akan memperparah kondisi.

Dengan melihat kondisi seperti ini, tentu mengharuskan Anda untuk membuat lendir ini keluar dari hidung bayi Anda. Cara ini bisa dilakukan secara manual oleh orangtua ataupun dengan menggunakan aspirator hidung bayi. Namun, Anda harus berhati-hati ketika hendak mengisap hidung bayi Anda. Sebaiknya tutup salah satu hidung dengan jari, lalu isap hidung sebelahnya, lakukan teknik ini bergantian. Perlu Anda tahu mengisap kedua hidung dapat membuat lendir mengalir ke telinga bayi yang akan menyebabkan infeksi sina.

6. Perawatan kulit kepala

Pada umumnya, sering ditemukan kerak pada kepala bayi. Akan tetapi,  kerak pada kepala bayi tidaklah berbahaya, ini merupakan sisa-sisa bayi sejak di dalam kandungan. Biasanya, seorang ibu akan mengaplikasikan baby oil untuk mengangkat kerak pada kulit kepala bayi, kemudian pijat dengan lembut dan dibersihkan.

Terkadang dokter akan memberikan obatnya untuk membantu perlepasan kerap pada kulit kepala bayi. Obat ini dapt dicampurkan dengan air hangat, kemudian usapkan air tersebut pada kulit kepala bayi. Tidak menunggu waktu yang lama, kerak tersebut akan terlepas dengan sendirinya.

7. Perawatan rambut bayi

Rambut dikenal sebagai sebuah mahkota terutama bagi wanita. Rambut yang indah dan tebal menjadi keinginan sebagian wanita saat ini. Begitupula dengan bayi Anda yang akan tumbuh dewasa nantinya. Penting bagi Anda untuk merawat rambut bayi agar tumbuh dengan lebat dan berkilau.

Maka dari itu, Anda dapat melakukan hal ini dengan merangsang pertumbuhan rambut bayi dengan menggunakan daun seledri. Tentunya, pilih sampo yang megandung pro-vitamin B5 dan vitamin E untuk memberikan vitamin pada rambit sehingga akan tumbuh dengan lebat dan juga lembut.

8. Perawatan bokong bayi

Tips merawat bayi baru lahir yang harus diperhatikan ialah bokongnya. Bagaimanapun juga, bokong bayi selalu bersentuhan dengan popok yang basah oleh kencing dan juga air besar bayi. Membiarkan bokong bayi tetap basah merupakan hal yang tidak dianjurkan sama sekali.

Perlu Anda tahu bahwa kencing dan air besar mengandung banyak kuman dan bakteri, jika ini terus didiamkan dalam waktu yang cukup lama. Maka akan memancing mikroorganisme untuk tumbuh yang menyebabkan iritasi bahka infeksi pada bokong bayi. Biasanya iritasi dan infeksi ini ditandai dengan timbul merah-merah pada bokong bayi.

Jika Anda memang menggunakan diapers pada bayi, pilihlah satu merk yang cocok dan jangan berganti-ganti memakainya. Namun, lebih baik jika membiakan bayi tidur dengan bokong yang terbuka tanpa terkekang oleh diapers. Pastikan juga suhu ruangan hangat dan nyaman untuk bayi Anda.

9. Perawatan kuku bayi

Bayi yang baru lahir kerap menggunakan kuku-kukunya untuk menyentuh bagian tubuh lain terutama wajah. Hal ini tentu tidak sedikit bayi yang mengalami luka akibat goresan kukunya sendiri. Untuk itu, sangat dianjurkan bagi Anda untuk memotong kuku-kuku bayi Anda agar hal ini tidak terjadi.

Memotong kuku bayi memang butuh nyali, karena jari bayi sangat imut, jangan sampai jari bayi Anda terluka. Penting bagi Anda untuk menyiapkan gunting kuku yang cukup tajam agar memotong kuku bayi dilakukan satu kali. Pilihan terbaik untuk melakukan ini ketika bayi Anda sedang tertidur atau mintalah bantuan suami Anda untuk memegang tangannya yang lain apabila bayi Anda tidak tidur.

10. Pemberian ASI pada bayi

Tentu saja, kita semua tahu bahwa bayi sangat membutuhkan susu terutama Air Susu Ibu (ASI). Bayi baru lahir memang diwajibkan untuk mendapatkan ASI selama 6 bulan (ASI Eksklusif). Penting bagi Anda untuk memberikan ASI pada bayi tanpa dibuatkan jadwal-jadwal tertentu. Hal ini dikarenakan bayi masih beradaptasi dengan pencernaannya sendiri sehingga ia akan menangis disaat ia lapar meskipun dalam waktu yang sangat singkat. Maka dari itu, berikanlah ASI pada bayi Anda selama yang ia inginkan. Ini akan lebih baik dibanding bayi Anda tidak mau menyusu atau kurang menyusu. 

11. Perlengkapan mandi bayi

Pada awal menjelang persalinan, biasanya para orangtua sudah sibuk mencari perlengkapan untuk menyambut kelahiran bayinya nanti, tidak terkeculi dengan perlengkapan mandi bayi. Dalam hal memilih perlengkapan mandi bayi, sebaiknya Anda mencari informasi terlebih dahulu atau membaca review dari bunda-bunda yang lain terhadap beberapa produk. Ini merupakan langkah yang tepat sebelum memilih perlengkapan mandi bayi.

Akan tetapi, tidak semua bayi akan cocok dengan produk perlengkapan bayi yang sama. Hal ini tergantung pada jenis kulit pada bayi. JIka Anda sudah memilih dan memutuskan salah satu produk, lantas tidak cocok dengan kulit bayi Anda. Sebaiknya, Anda menghentikan penggunaan perlengkapan bayi tersebut. Pilihlah produk yang lain yang sekirannya lebih cocok untuk bayi Anda. 

12. Pakaian pada bayi

Tidak hanya merawat tubuh dan juga makanannya, namun pakaian yang dikenakan oleh bayi juga sangat penting untuk dipertimbangkan. Tentunya, pakaikan pakaian pada bayi sesuai dengan suhu dan temperatur tempat tinggal Anda. Jangan sampai karena byi baru lahir, lantas pakaiannya harus tebal. Lalu, bagaimana jika cuacanya panas, hal ini juga berdampak pada tubuh bayi yang sudah dapat merasakan panas ditubuhnya.

Jika cuaca panas, sebaiknya Anda menggunakan pakaian berbahan 100 % cotton yang dapat menyerap keringat dengan baik. Hal ini tentu akan membuat bayi Anda lebih nyaman dibanding dengan pakaian yang menutupi tubuhnya. Jika Anda ingin mengetahui suhu tubuh pada bayi, Anda juga dapat menyentuh bagian leher bayi, apakah dingin atau panas? Dengan begitu Anda sudah dapat memutuskan pakaian yang terbaik untuk bayi Anda.

13. Perhatikan kebersihan lingkungan

Tentunya, lingkungan yang bersih akan membuat orang-orang disekitarnya merasa nyaman, begitupula pada bayi Anda. Dengan lingkungan yang nyaman tentu akan membuat bayi Andam merasa betah. Untuk itu, Anda harus menyiapkan lingkungan yang akan membuat bayi Anda nyaman.  Perhatikan hal-hal berikut diantaranya  pencahayaan yang cukup, tidak terlalu ramai dan tidak terlalu sepi, hangat dan juga terbebas dari nyamuk dan juga serangan serangga. Persiapkanlah terlebih dahulu kamar yang bebas dari nyamuk dan serangga dengan pancahayaan yang cukup sebelum buah hati Anda lahir. Tentu saja, jangan semprotkan produk-produk untuk membunuh nyamuk ketika bayi Anda sudah hadir, karena ini akan menyisakan zat-zat kimia yang berbahaya sehingga akan mengganggu pernapasan bayi Anda.

Itulah beberapa tips merawat bayi baru lahir yang dapat Anda lakukan dirumah. Satu lagi, lakukan tips kami diatas agar bayi Anda dapat tumbuh dengan sehat dan sempurna. Semoga bermanfaat!

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…
Default Image

Mengenal Tanda-Tanda Pertumbuhan Gigi Bayi

Setiap bayi akan memiliki masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, namun biasanya awal di…

Follow us