Mungkinkah Anak Alergi Buah dan Sayur?

4/5 (1)

Alergi yang terjadi pada anak setelah mengkonsumsi sayur dan buah berhubungan dengan kandungan profilins yang diketahui terkandung pada serbuk sari buah dan sayur. Jenis profilins nabati merupakan salah satu yang mungkin mengakibatan alergi pada anak anda. Alergi profilins ditentukan karena beberapa alergi terhadap buah melon, pisang, jeruk, tomat atau kombinasi dari buah tersebut. Gejala alergi serbuk sari makanan (sindrom allergi pollen makanan) ini berhubungan dengan beberapa gangguan kesehatan pada tubuh anak. Meskipun gangguan kesehatan pada anak cukup ringan reaksi yang terjadi seperti mengalami ruam atau lecet di sekitar mulutnya, atau sakit perut bahkan muntah setelah makan buah. Lebih baik untuk tidak menawarkan buah sampai usia anak  bertambah dan sistem kekebalan tubuhnya lebih berkembang. Adapula yang dikenal dengan istilah alergi lisan yang mana terjadi gatal, pembengkakan bibir, langit-langit, lidah dan kesemutan yang terjadi setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu.

Meskipun pada umumnya gejala terjadi beberapa menit setelah anda mengkonsumsi adapula dikarenakan beberapa jenis buah dan sayur yang dikonsumsi secara segar tanpa diolah akan menimbulkan resiko yang lebih tinggi apalagi untuk anda yang mempunyai riwayat alegi. Alergi sayur dan buah dapat dihubungkan dengan alergi lateks yaitu alergi terhadap buah-buahan produk tanaman seperti alpukat, coklat, pepaya dan pisang. Beberapa diantaranya yang memiliki alergi lateks akan langsung bereaksi setelah makan buah-buahan tertentu. Adapula sebagian yang mengalami alergi serbuk sari dal lateks secara bersama sama. Beberapa buah dan sayur yang sering menimbulkan reaksi alergi pada anak adalah buah kiwi yang terjadi pada anak-anak meskipun pada olahan makanan dengan kandungan kiwi reaksi alergi akan berkurang pada anak-anak yang mengkonsumsinya. Selanjutnya adalah sayuran kentang, bagi anak-anak yang mengkonsumsinya akan menimbulkan serangan gatal.

Umumnya kacang-kacangan memiliki peranan yang lebih tinggi ketimbang jenis sayuran lainnya. Anak-anak biasanya alergi terhadap jenis kacang tertentu walaupun pada beberapa kasus ditemukan anak -anak yang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan dapat mengkonsumsi sayur dan buah secara normal. Bagi anda yang memperkenalkan bayi makanan termasuk buah-buahan diusia bayi anda kurang dari enam bulan akan mengakibatkan resiko alergi lebih tinggi dikarenakan pencernaannya yang masih belum sempurna. Berikan jenis buah satu per satu atau berikan buah terpisah dari buah-buahan dan makanan yang bisa menyebabkan alergi. Sehingga anda dapat menentukan mana buah yang bereaksi menimbulkan alergi pada tubuh bayi. Dengan membuat makanan dari olahan buah akan mengurangi reaksi alergi pada bayi. Hal ini berhubungan dengan struktur alergen makanan ketika dipanaskan.

Bagi anda yang Jika membeli makanan bayi, periksa label untuk beberapa kandungan buah tertentu yang menimbulkan alergi. Bagi anda yang memiliki anak alergi terhadap sayur dan buah akan membaik seiringnya pertumbuhan usia anak anda. Akan tetapi untuk hasil lebih lanjut anda dapat berkonsultasi dengan dengan dokter untuk menentukan kebutuhan gizi anak anda yang di dapat dari jenis makanan lain selain buah dan sayuran. Mengingat buah dan sayur memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat membuat anda lebih mungkin menjaga kesehatan pencernaan anak anda selain itu kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari harus mendapatkan beberapa alternatif untuk menggantinya.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply