Miris! Di Columbia Melahirkan di Usia 10 Tahun Itu Biasa

moasisantonio.blogspot.com

Jika di tanah air anak berusia 10 tahun melahirkan akan kena pasal perlindungan anak. Hal tersebut tidak berlaku di Kolumbia. Di kalangan penduduk asli Negara Columbia, tepatnya suku Wayuu gadis 10 tahun melahirkan bukan lagi hal yang tabu untuk di publikasikan. Seperti halnya gadis berusia sepuluh tahun ini misalnya, saat teman-temannya yang lain masih bermanja-manjaan dengan orang tuanya dan sibuk bermain boneka. Namun tidak dengan gadis yang tak mau disebutkan namanya ini, diusianya yang masih begitu belia, ia harus rela merasakan bagaimana sakitnya melahirkan seorang anak.

Saat itu ia datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri serta pendarahan hebat karena rahimnya yang terus menerus mengalami kontraksi. Selain itu, usianya yang masih begitu muda, membuat para dokter yang menanganinya begitu terkejut, parahnya lagi selama ini gadis mungil itu tidak pernah memeriksakan kandungannya ke dokter yang berarti ini adalah kali pertama ia ke dokter saat usia kandungannya sudah menginjak pekan ke-39. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, dokter merasa usia kandungan sang gadis sudah cukup dan melihat kondisi kesehatannyapun sudah begitu baik, dokter lantas memutuskan untuk mengambil jalan operasi Caesar pada si gadis. Meski tidak melalui proses persalinan normal, bayi berjenis kelamin perempuan itu akhirnya lahir kedunia dengan selamat.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Kasus tersebut, membuat gadis asal Kota Manaure, Kolumbia ini menyandang predikat sebagai ibu termuda di dunia yang melahirkan bayi dengan kondisi sehat. Namun sayangnya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapakah ayah biologis bayi tersebut, namun ada rumor yang menyatakan jika lelaki yang bertanggung jawab atas kehamilan ibu termuda itu adalah remaja pria berusia 15 tahun. Meski begitu, kasus seperti ini bukanlah hal yang baru dikalangan penduduk suku Wayuu yang banyak bermukim do wilayah La Guajira Paninsula di wilayah Utara Kolumbia. Wilayah yang mendapatkan otonomi khusus ini memang dibebaskan untuk dapat menjalankan tradisi leluhur yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka, termasuk menikah kemudian memiliki anak diusia yang masih begitu muda.

Bahkan seorang direktur Rumah Sakit tempat si gadis melahirkan anaknya, yakni Efrain Pacheco Casadiego membenarkan bahwa kasus tersebut memang sering dijumpai di kalangan masyarakat suku Wayuu. Namun, meski demikian, pihak berwajib tidak bisa menindak siapaun untuk disalahkan karena pemerintah Kolumbia harus menghormati tradisi suku Wayuu. Bagaimanapun, keputusan memiliki bauh hati atau anak bukanlah perihal yang mudah. Harus ada persiapan mental dan fisik untuk merawat dan menjaga sang bayi. Saat anak-anak seusia mereka masih senang bermain boneka, berbeda dengan gadis ini, diusianya yang masih sangat muda ia sudah harus dihadapkan pada kesulitan hidup menjaga dan membesarkan anak.

Loading...

Follow us