data-ad-format="auto"

Milk Blister, Jerawat yang Mengganggu Proses Menyusui

Pemberian ASI ekslusif atau memberikan di 6 bulan pertama kelahirannya sangat disarankan karena akan membantu tumbuh-kembang secara optimal. Selain itu secara psikis sangat membantu untuk menjaga hubungan batin antara ibu dan anak. Meskipun demikian dalam proses menyusui seringkali ibu mengalami kendala, salah satunya membagi waktu dengan pekerjaan, bayi menolak ASI, atau masalah yang dihadapi oleh ibu menyusui.

Milk blister adalah salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh ibu saat menyusui. Ditandai dengan adanya bintil putih pada seperti jerawat yang mengganggu proses menyusui. Mengapa dapat terjadi milk blister dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini adalah penjelasan milk blister.

Milk Blister

Milk blister terjadi apabila puting mengalami lecet sehingga secara alami akan membentuk kulit baru. Dalam proses ini terdapat sisa ASI yang akhirnya menutupi pori-pori yang menyebabkan saluran ASI tertutup. Terlihat menyerupai bintil putih (jerawat) yang ditandai dengan rasa sakit yang tidak tertahankan pada area tersebut. Sakit tersebut ditimbulkan karena saluran ASI yang tersumbat dan tidak menemukan jalan keluar saat bayi menyusu.

Penyebab Milk Blister

Penyebab terjadinya milk blister dapat dipicu karena terjadinya penyumbatan ASI. Kondisi ASI yang melimpah ataupun tekanan di area tertentu sehingga mengakibatkan terjadinya milk blister. Sedangkan faktor penyebab ke dua adalah pelekatan yang tidak sempurna sehingga ketika bayi ketika mengisap menyebabkan saluran tidak lancar. Sedangkan faktor terakhir dapat disebabkan karena cara menghisap dan masalah lidah yang lebih disebabkan karena faktor kondisi bayi. Salah satu masalah lidah yang sering menyebabkan milk blister adalah tongue-tied pada bayi.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Kondisi Ibu yang mengalami Milk Blister

Ibu menyusui yang mengalami milk blister secara kondisi fisik sehat tidak mengalami demam ataupun perubahan suhu tubuh. Ibu menyusui merasakan sakit pada area yang terjadi bintil putih, rasa sakit yang ibu alami akan berbeda-beda tergantung waktu lamanya bintil putih itu mengganggu proses menyusui. Ibu menyusui sampai tidak dapat menahan rasa sakit sehingga seringkali dapat mengganggu proses menyusui.

Pencegahan Milk Blister

Untuk mencegah agar ibu menyusui tidak mengalami milk blister maka dapat membersihkan dengan menggunakan handuk kecil pada area payudara sehingga tidak ada sisa sisa ASI. Kemudian belajar untuk melekatkan posisi menyusui bayi, terlebih bagi anda yang baru saja mempunyai anak pertama. Mungkin anda sering kaku sehingga membutuhkan pengetahuan dan berbagi mengenai proses menyusui. Anda dapat bergabung dengan beberapa forum kesehatan termasuk mengenai menyusui.

Cara Mengatasi Ibu yang mengalami Milk Blister

Bagi anda yang mengalami milk blister. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sehingga dapat meringankan rasa sakit yang dialami oleh ibu menyusui :

1. Menggunakan Air Hangat

Gunakan air hangat untuk dapat melancarkan kembali proses penyumbatan yang terjadi pada pemberian ASI. Anda dapat mengompres hangat tiap kali anda telah memberikan ASI. Anda lakukan secara teratur. Apabila di butuhkan anda dapat mengompres menggunakan larutan garam untuk membantu membuka pori yang tersumbat .

2. Membersihkan sisa ASI yang menghambat

Anda dapat membersihkan pada area yang mengalami milk blister dengan menggunakan handuk kecil. Anda dapat menggunakan bantuan medis sehingga dapat menggunakan jarum yang steril . Umumnya dilakukan setelah anda berkonsultasi dan menggangu kenyamanan proses menyusui anda maka dokter akan membersihkan bagian yang terkena milk blister kemudian menggunakan hangat untuk mengompres dan menggunakan jarum untuk menggangkat sumbatan hingga dapat kembali membuka saluran ASI.

3. Tetap memberikan ASI

Anda dapat tetap memberikan ASI dengan menggunakan pompa ASI. Anda dapat memulai dari menyediakan ASI dengan pompa dari ASI yang terhambat kemudian di kompres dengan air hangat.

Dengan demikian bagi ibu menyusui, beberapa masalah yang terjadi pada kondisi fisik ketika menyusui sebaiknya segera diketahui penyebab dan penanganannya agar tidak menghambat proses menyusui untuk bayi anda. Dengan proses menyusui (minimal memberikan ASI ekslusif), maka bayi anda tumbuh-kembang dengan optimal.

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…
Default Image

Mengenal Tanda-Tanda Pertumbuhan Gigi Bayi

Setiap bayi akan memiliki masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, namun biasanya awal di…

Follow us