Kuat Bertahan, Jaxon Lahir dengan Otak Setengah

Selalu ada keajaiban dari seseorang yang bisa bertahan hidup dengan kondisi yang tidak umum. Begitu pula dengan kisah Jaxon yang berjuang hidup dengan kekurangan yang dimilikinya. Bahkan kini Jaxon bisa merayakan ulang tahun pertama, ia kuat bertahan dengan otak setengah yang dimilikinya.

Jaxon, lahir dengan kondisi tidak sempurna yaitu dengan tengkorak dan otak yang dimilikinya tidak umum dari yang lain. Ia lahir dengan tengkorak dan otak setengah meskipun demikian ia mampu bertahan hidup. Bahkan banyak yang tidak percaya bayi yang bernama lengkap Jaxon Emmett Buell ini bisa bertahan hidup. Tidak hanya masyarakat saja yang tidak percaya dengan keajaiban ini bahkan dokter yang menanganinya juga menyangka bahwa Jaxon hanya bisa bertahan hidup beberapa hari saja.

Seperti yang diketahui bahwa otak merupakan salah satu organ fatal untuk mengatur sistem tubuh lainnya. Kondisi yang dialami oleh Jaxon diduga menjadi kondisi yang langka dimana ia mengalami kelainan otak yang ekstrem. Kelaianan yang dialami oleh Jaxon sudah diketahui terlebih dahulu oleh dokter sewaktu masih di dalam kandungan. Bahkan dokter menyarankan untuk mengakhiri kandungan Britanny Buell, ibu Jaxon.
Pada saat pemeriksaan kandungan dan diketahui bahwa bayi yang tengah dikandung oleh Britanny Buell memiliki kelainan dokter menyarankan untuk mengakhiri kehamilan. Hanya saja pada saat itu Brittanny tetap mempertahankan kehamilan yang baru saja memasuki usia janin 23 minggu. Ia dan suami tetap menginginkan untu membesarkan anaknya.

2

 

Pilihan yang diberikan dokter ketika itu tidak sama sekali didengar oleh Brittany dan Brandon suaminya. Ia memilih untuk tetap mempertahankan kehamilannya. Bahkan seperti yang dikutip dalam laman Daily Mail. Bahwa sama sekali Brandon akan memberikan upayanya untuk tetap berjuang membesarkan janin hingga hari persalinan tiba. Bahkan ia mengatakan bahwa mereka sepaka untuk tetap memiliki anak dengan resiko apapun dan mendengarkan suara pertama mereka ketika dilahirkan.

Bahkan pasangan suami istri asal Florida yang tetap ingin mempertahankan kehamilan Britanny mengaku tak pernah putus semangat. Bahkan tak berselang lama, di tahun 2014 silam Jaxon lahir melalui operasi caesar. Meskipun bayi laki-laki pasangan muda asal Amerika Serikat ini terlahir dengan selamat akan tetapi tengkorak kepalanya mengalami kondisi yang tidak umum. Tengkorak kepala Jaxon tidak bundar, bahkan dokter mendiagnosis Jaxon mengalami Anencephaly.

Anencephaly adalah kondisi yang terjadi pada pembentukan pertama di dalam kandungan. Kondisi ini seringkali disebut sebagai cacat lahir bawaan yang menyebabkan hilangnya kumpulan pusat saraf. Bahkan Center for Disease Control and Prevention mengatakan bahwa bayi yang lahir di Amerika Serikat, sekitar satu berbanding empat ribu lebih kelahiran dan mengidap kondisi ini biasanya tidak memiliki harapan hidup yang lama. Hanya saja Jaxon dapat menunjukan pada masyarakat dan tim medis, ia mampu berjuang hingga usianya satu tahun.

Di minggu pertama kelahiran Jaxon sangat memprihatinkan bahkan ia harus bisa berjuang dengan menggunakan tabung. Para ahli bedah sudah mencoba untuk memahami kondisi Jaxon pada saat itu. Banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan harapan hidup Jaxon. Bahkan ia dirawat intensif di RS Boston khusus untuk anak-anak. Pada saat itu tim dokter menemukan adanya diagnosis khusus yaitu kondisi Jaxon yang mengalami Microhydranencephaly.

Brittany sang ibu selalu berpikir positif bahwa Jaxon dapat bertahan hidup. Betul saja stimulasi yang diberikan oleh ibunya selama 24 jam membuat Jaxon semakin kuat untuk hidup. Hingga kini Jaxon berusia satu tahun.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply