data-ad-format="auto"

Kiat Melatih Anak Mandiri Sesuai Dengan Usia Anak

Kemandirian perlu anda-ajarkan sedini mungkin pada anak anda. Meskipun demikian banyak orang tua yang melewati cara mengajarkan anak mandiri dikarenakan beberapa alasan, salah satunya kesibukan orang tua dengan pekerjaan diluar rumah atau ketergantungan antara anak dan orang tua hingga sulit untuk anda melepaskannya. Perilaku anak dapat dibentuk dari pengaruh lingkungan, sedangkan lingkungan terbesar anak-anak adalah rumah. Salah satunya adalah ketika sebagian anak takut pada hal baru sedangkan sebagiannya lagi justru mencoba penuh dengan berani bahkan tidak jarang hingga yakin benar. Hal ini jelas merupakan salah satu gambaran tingkat kenyamanan  pada anak yang masing masing memiliki perbedaan.

Betulkah ini merupakan salah satu pengaruh dari latihan kemandiran anak? Bagaimana kiat melatih anak mandiri? Latihan kemandirian sudah dapat anda latih pada anak usia dini. Terutama apabila anak anda sudah memasuki usia 1 tahun. Perlu anda ketahui setiap usia anak anda memiliki pemahaman dan daya tangkap yang berbeda ketika melatih kemandirian sehingga anda harus membedakan cara melatih sesuai dengan usia anak anda :

A.  Pada usia anak 1 tahun

1.  Pada usia satu tahun batita belum dapat memahami rutinitas sehari hari. Misalnya saja minum susu, bermain, mandi, makan atau tidur. Sehingga penting bagi anda untuk melatih melakukan rutinitas tersebut. Misalnya ketika akan mandi anda dapat mengajak anak anda untuk mengambil handuk sebelum akan mandi.Kemudian anda dapat membiarkan batita untuk memilih lauk pauk.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

2.  Latih anak anda untuk minum dari gelas dan memegang sendiri gelas tersebut. Anda dapat mencobanya dengan memberikan gelas yang tidak mudah pecah.

3.  Pada usia anak anda ini , latihlah untuk dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain sehingga mampu mendukung batita menarik dengan lingkungan sekitarnya. Keingintahuan yang besar akan membantu anak anda untuk mengeksploirasi lingkungan dan kemampuan motorik. Selama lingkungan yang nyaman dan aman maka anda tidak usah melarangnya, perhatikan dan berikan pengawasan saja.

B.  Pada usia anak 2 tahun

1.  Kini, anak sudah dapat menggunakan sendok sehingga untuk makan sendiri. Meskipun belum sempurna akan tetapi kemampuan ini sudah dapat membantu anak anda mandiri. Dengan menggunakan sendok dan makan sendiri sudah menggunakan koordinasi tangan dan mata.

2.  Anda dapat melakukan toilet learning pada anak. Misalnya dengan mengajarkan menggunakan tolilet dengan bantuan pengawasan anda.

3.  Ajarkan anak anda untuk mencuci muka dan tangan sendiri meskipun pada awalnya mungkin pakaiannya akan basah akan tetapi berikan kesempatan belajar. Tunjukan kepada batita cara membuka dan menutup keran, membasuh muka, menggunakan sabun tangan hingga menggunakan gayung kecil.

4.  Latih anak anda untuk melepas pakaian sendiri, melepas dan menggunakan sepatu.

5.  Anda dapat menunjukan kepentingan anak anda seperti tas atau botol minum sehingga dapat membantu menyimpan dan membawanya di tempat asal perlengkapan disimpan.

C.  Pada usia anak 3 tahun

1.  Berikan kebebasan pada anak anda untuk berjalan sendiri. Sesekali anda dapat memberikan kebebasan untuk melompat, memegang atau berlari. Sehingga anak anda dapat mencobanya tanpa membahayakan tubuhnya.

2.  Pada usia ini anak anda sudah mampu menunjukan kemampuan di hadapan orang lain termasuk membawa tas yang berisi belanjaan atau membereskan tempat tidur. Biarkan anak anda untuk menunjukan kemampuan dan arahkan sehingga bertanggung jawab.

3.  Latih anak anda untuk bekerja sama dalam melakukan tugas rumah. Salah satunya membereskan mainan. Berikan arahan yang terbaik sehingga dapat bekerja sama.

4.  Latih kemampuan anak anda seperti mencorat coret kertas, ayunan sendiri, berteriak keras atau bersepeda. Berikan kesempatan anak anda mendapatkan pengalaman tanpa harus mengkhawatirkan bahaya selama anda mengawasinya.

Loading...

Follow us