data-ad-format="auto"

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Diabetes melitus seringkali disebut dengan penyakit gula darah atau kencing manis. Indonesia termasuk kedalam salah satu negara yang berpotensi memiliki angka penderita diabetes dengan jumlah yang cukup tinggi. Pada awalnya, penyakit yang satu ini lebih banyak dijumpai di negara-negara maju seperti halanya Amerisa Serikat. Akan tetapi, beriringan dengan waktu saat ini dinegara berkembang pun seperti halnya Indonesia juga termasuk kedalam negara yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakt ini.

Penyakit diabetes terbagi kedalam dua bagian yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Untuk diabetes tips 1 umumnya jenis penyakit yang satu ini banyak ditemukan pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami masalah pada sel penghasil insulin pada bagian pankreas. kondisi ini seringkali ditemukan sejak lahir. Sementara itu, jenis diabetes tipe 2 lebih sering dialami oleh orang dewasa atau orang-orang yang telah lanjut usia.

Adapun pemicu yang lebih sering meningkatkan kemungkinan penyakit ini terjadi adalah mereka yang memiliki masalah dengan berat badan atau obesitas, orang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama, penderita darah tinggi, stroke, jantung, orang dewasa yang sudah lebih dari 45 tahun dengan riwayat kolesterol dan masih lagi.

Dampak dari penyakit ini bisa mungkin mempengaruhi kesehatan menjadi lebih buruk. Bahkan pada kondisi yang parah hal ini dapat menjadi pemicu kematian yang menakutkan. Nah, untuk itulah pencegahan penting sekali untuk dilakukan. Simak beberapa pencegahan terhadap diabetes dibawah ini.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Hentikan Kebiasaan Merokok

Kita dan anda semua tentu sudah paham betul bahwa merokok adalah kebiasaan buruk yang tidak sebaiknya dilakukan. Begitupula keterkaitannya dengan penyakit diabetes yang mungkin dirasakan. Rokok meninggalkan nikotin dalam saluran pernafasan saat anda menjadikan hal ini sebagai kebiasaan. Yang lama kelamaan akan diambil oleh darah.

Darah yang memiliki kandungan nikotin akan merusak sistem insulin pada bagian pankreas sehingga resiko diabetes akan menjadi lebih besar. Bahaya merokok selain menjadi penyebab dari meningkatkan kemungkinan diabetes juga akan dapat menimbulkan ratusan penyakit yang akan sangat berbahaya. Untuk itu, alangkah lebih baik jika anda menghentikan kebiasaan ini dengan perlahan.

Berhenti Mengkonsumsi Alkohol

Selain rokok, alkohol pun memiliki dampak yang kurang baik untuk kesehatan, terutama bila anda mengidap penyakit diabetes, stroke, jantung atau kanker hati. Hal ini dikarenakan jantung menjadi salah satu potensi besar untuk merusak kemampuan tubuh dalam menghasilkan insulin. Untuk itulah, konsumsi alkohol dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang tidak sebaiknya dilakukan. Terutama bila anda menderita salah satu atau beberapa penyakit diatas. Segera kurangi kebiasaan ini dan perlahan segera hentikan agar penyakit diabetes tidak terjadi sebab tubuh tidak memproduksi insulin dengan baik.

Terapkan Pola Hidup yang Sehat

Keberadaan penyakit yang bersarang dalam tubuh umumnya akan erat kaitannya dengan pola hidup yang anda jalankan. Kurangnya memperhatikan penerapan pola hidup yang baik akan dapat mempengaruhi kondisi ini. Selain itu, penyakit diabetes pada umumnya memang terkait erat dengan kondisi gaya hidup yang dijalankan oleh si penderita. Untuk itu, benahi gaya hidup yang anda jalani saat ini. Upayakan untuk selalu menjalankan aya hidup yang sehat dan berolahraga secara teratur.

Hindari Tidak Melakukan Aktivitas Apapun

Umumnya banyak orang yang malas melakukan aktivitas yang melibatkan banyak pergerakan tubuh, seperti misalkan berolahraga, fitness dan lain sebagainya. Ketidak adaan waktu seringkali menjadi alasan yang melatarbelakangi olahraga menjadi hal yang tidak dapat dilakukan. Akan tetapi, tidak bergerak atau tidak melakukan aktivitas apapun akan dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit obesitas.

Contohnya ketika kita sedang menonton televisi sebaiknya jangan gunakan remote kontrol. Terlalu banyak duduk pun akan dapat memicu timbunan lemak didalam tubuh sehingga kondisi ini akan dapat membuat anda menjadi lebih gemuk. Untuk itu, upayakan untuk bergerak setidaknya seperti berjalan-jalan atau memanfaatkan waktu istirahat makan siang anda untuk berkeliling sejenak mengitari kantor hanya untuk membuat anda menjadi lebih rileks.

Turunkan Berat Badan

Obesitas adalah salah satu penyebab diabetes yang paling tinggi dan rentan. Memiliki berat badan yang berlebih akan dapat memicu beberapa kondisi seperti penyakit jantung. Ketika tubuh beresiko memiliki penyakit jantung maka kemungkinan resiko penyakit diabetes akan semakin tinggi. Untuk itu, sebaiknya kendalikan ukuran berat badan anda dengan lebih baik.

Anda dapat mencoba melakukan program diet yang tentunya aman dan sehat. Imbangi diet sehat anda dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan lakukan olahraga secara teratur. Dua hal ini akan menjadi kunci keberhasilan anda dalam menurunkan ukuran berat badan sehingga tumpukan lemak dan kalori didalam tubuh akan dapat dipangkas dengan lebih baik.

Hindari Terlalu Sering Mengkonsumsi Minuman Manis

Minuman manis yang mengandung gula atau bahan pemanis buatan lain akan dapat meningkatkan resiko lebih besar terhadap diabetes. Minuman manis memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi hanya saja jumlah ini tentu dalam ukuran yang kecil bukanlah dalam ukuran yang berlebihan. Selain minuman manis minuman dengan kandungan soda dan bahan pengawet lainnya pun perlu dihindari. Minuman manis yang dikonsumsi secara berlebihan akan dapat meningkatkan kadar glikemik dalam tubuh sehingga bisa meningkatkan resiko obesitas dan diabetes.

Batasi Konsumsi Daging Merah

Konsumsi daging merah seperti daging sapi, domba dan daging merah lainnya akan dapat meningkatkan resiko diabetes didalam tubuh. Daging merah tidak mudah dicerna oleh tubuh termasuk pada proses metabolisme. Untuk menghindari resiko ini maka sebaiknya kurangi mengkonsumsi terhadap daging merah. Akan lebih baik jika menggantikan konsumsi ini dengan daging unggas atau ikan yang bermanfaat lebih baik untuk kesehatan anda. 

Konsumsi Makan Berserat

Makanan yang mengandung serat akan membuat sistem metabolisme dalam tubuh akan dapat berjalan dengan lebih lancar. Selain itu, konsumsi makanan berserat akan dapat mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Selain makanan berserat juga dapat menurunkan resiko terhadap serangan penyakit jantung dan menjaga kualitas organ pencernaan. Dengan cara ini pun maka resiko diabetes akan menjadi lebih rendah. Adapun beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan dan biji-bijian.

Batasi Konsumsi Makanan yang Goreng

Makanan yang digoreng adalah salah satu jenis makanan favorit orang Indonesia. Akan tetapi tanpa disadari ternyata minyak yang berasal dari minyak sawit yang digunakan untuk menggoreng bahan tersebut memiliki kanudngan lemak yang tinggi. Perlu diketahui lemak akan dapat meningkatkan resiko penyakit jantung lebih besar yang mana ini berarti resiko diabetes pun akan dapat meningkat secara bersamaan. Nah, adapun untuk mengatasi kondisi ini dapat dilakukan dengan mulai mengurangi konsumsi makanan jenis ini.

Itulah dia beberapa hal yang dapat disampaikan dari pembahasan kali ini semoga bermanfaat dan memberikan cukup informasi yang anda butuhkan.

Loading...