data-ad-format="auto"

Cara Melakukan USG 2 Dimensi yang Benar dan Tepat

Mengetahui perkembangan dan pertumbuhan janin yang sehat sangat membahagiakan bagi setiap calon ibu dan ayah .Kini dapat diwujudkan dengan cara melakukan USG, salah satunya USG 2 dimensi.

Pemeriksaan USG semakin hari semakin mengalami perkembangan.Pemeriksaan USG dapat dilakukan yaitu USG 2 dimensi yang menghasilkan gambar visual berupa garis saja dan masih sederhana serta umum dilakukan. Selanjutnya adalah USG 3 dimensi dimana anda dapat mengetahui gerak janin dan suara janin. Sedangkan untuk yang tercanggih anda dapat melakukan USG 4 dimensi/USG 3D live. Dimana anda dapat mendokumentasikan video janin dan gerakan diberbagai sisi .

Manfaat Melakukan USG 2 dimensi

USG 2 dimensi ternyata tidak kalah memberikan manfaat dibandingkan dengan USG yang lebih canggih lainnya.Beberapa diantaranya poin plus yang didapatkan yaitu USG 2 dimensi tidak dapat menimbulkan rasa sakit dan juga injeksi apapun. Selanjutnya poin plus dari USG 2 dimensi yaitu lebih ramah dibandingakan dengan metode lainnya. Bahkan dengan menggunakan USG 2 dimensi tidak menggunakan radiasi ion. Sedangkan pada gambar lainnya dibandingkan mendapatkan hasil X-ray yang tergambar dari tubuh janin yang lebih halus sekalipun. Dengan demikian USG 2 dimensi ini dapat dilakukan berulang sesuai dengan kebutuhan ibu dan janin.

USG memberikan manfaat untuk ibu hamil dan petugas kesehatan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh ibu hamil dan petugas kesehatan dalam mengetahui tumbuh kembang janin. Bahkan dengan bantuan USG anda dapat mengetahui prediksi jenis kelamin janin.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Hanya saja untuk dapat memprediksi jenis kelamin pada janin dengan menggunakan USG 2 dimensi ini tidak selalu 100 persen dengan hasil yang benar.Anda tidak perlu khawatir, kondisi ini dapat juga disebabkan karena posisi janin yang sedang tidak tepat ketika dilakukan pemeriksaan USG 2 dimensi.

Hanya saja beberapa manfaat lain dapat anda dapatkan ketika melakukan USG 2 dimensi diantaranya adalah mengetahui usia kehamilan dalam membantu memprediksi hari lahir.Jika pada umumnya beberapa ibu hamil menghitung usia kehamilan dengan menghitung berdasarkan terakhir menstruasi,maka dengan melakukan USG 2 dimensi dapat diketahui usia kehamilan yang lebih akurat.

Selanjutnya adalah dapat membantu tim kesehatan(bidan/dokter kandungan)dalam memberikan tindakan sesuai dengan usia kehamilan. Bahkan dengan mengetahui usia kehamilan dan tumbuh kembang janin dokter kandungan/bidan akan lebih mudah untuk mendeteksi adanya kelainan yang dialami oleh janin.

Terakhir manfaat melakukan USG 2 dimensi adalah dengan mengetahui panjang serviks dan berapa banyak cairan ketuban selama kehamilan. Sudah pasti hal ini penting untuk kesehatan anda dan janin apalagi menjelang persalinan.

Kapan Melakukan USG 2 dimensi ?

Pada umumnya dokter akan menyarankan anda untuk melakukan USG 2 dimensi pertama kaliunya di usia kehamilan 13 minggu. Hanya saja untuk kondisi kesehatan ibu hamil tertentu misalnya mengalami riwayat keguguran sebelumnya atau mengalami pendarahan diawal kehamilan maka pemeriksaan USG 2 dimensi dilakukan lebih awal dari usia kandungan yang disarankan, yaitu antara usia kehamilan 6-10 minggu.

Meskipun pada usia kehamilan yang sangat muda ini, dokter akan kesulitan dalam mengetahui jenis kelamian janin. Hanya saja ibu hamil sudah dapat mengetahui usia kehamilan dengan akurat untuk mempersiapkan pemeriksaan dan tindakan apabila ditemukan adanya kelainan pada janin.

Pemeriksan USG 2 dimensi yang dilakukan pada awal kehamilan umumnya berupa vaginal ultrasound dimana dilakukan bukan melalui perut sehingga kondisi ini memasukan transducer kedalam alat kelamin anda. Sehingga menghasilkan ultrasoudn yang lebih jelas lebih mudah untuk diinterprestasikan oleh seorang sonographer.

Bagi ibu hamil yang ditemui adanya kelainan tumbuh kembang janin di dalam rahim dan gangguan kesehatan lainnya maka pemerikasan USG akan dijadwadkan oleh dokter kandungan untuk mengetahui perkembangannya.

USG 2 dimensi  yang umum pada kondisi kesehatan ibu dan janin ,minimal dua kali. Pada awal trimester kehamilan dan awal terakhir kehamilan. Hanya saja bagi ibu hamil yang bermasalah dapat dilakukan lebih sering untuk memonitor perkembangan janin.

Pada ibu hamil yang memiliki penyakit dan berpotensi menghambat perkembangan janin maka USG 2 dimensi dilakukan untuk mengontrol perkemabangan janin. Beberapa kondisi ibu hamil seperti diabetes,obesitas, tekanan darah tinggi maka pemeriksaan rutin menggunakan USG 2 dimensi dilakukan. Sedangkan apabila ditemukan kelainan pada tumbuh kembang janin tindakan dapat dicegah sedini mungkin.

Prosedur yang Baik dan Benar Melakukan USG 2 dimensi

Untuk melakukan pemeriksaan USG 2 dimensi sama sekali tidak terasa sakit. Anda dapat dengan mudah melakukan melalui panduan dari dokter yaitu berbaring lalu scanning dan dilakukan pada permukaan perut. Beberapa menit kemudian anda dapat melihat hasil scanning pada monitor berupa gambar dua dimensi yang berwarna hitam dan putih.

Pemeriksaan USG 2 dimensi dapat berlangsung hanya dalam hitungan menit, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan ini kurang lebih 15-45 menit. Bahkan sebelum melakukan pemeriksaan USG 2 dimensi dilakukan beberapa persiapan yang dilakukan diintrusikan oleh sonographer.

Berikut adalah persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan USG 2 dimensi,diantaranya adalah:

1.Minum air dan menahan untuk tidak pergi ke toilet hingga pemeriksaan selesai dilakukan.Tujuannya adalah agar pemeriksaan kandung kemih yang terisi terutama adanya pelvic area yang akan dilakukan scan.

2.Usahakan  untuk tidak makan beberapa jam sebelum pemeriksaan USG 2 dimensi yang dilakukan. Prosedur dilakukan karena scanning abdomen yang dilakukan sehingga tidak mengkonsumsi apapun pada beberapa jam pemeriksaan USG 2 dimensi dapat membantu untuk menghasilkan pemeriksaan yang akurat.Kondisi ini juga dapat mengetahui jumlah gas dan udara pada perut yang berkurang sehingga perut anda akan lebih mudah untuk diperiksa.

Kesimpulan Melakukan USG 2 dimensi yang Baik dan Tepat

Dengan demikian untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan janin dapat dilakukan USG 2 dimensi yang sesuai dengan prosedur. Anda tidak perlu cemas dengan risiko negatif, USG 2 dimensi minim memberikan pengaruh negatif pada janin dan ibu hamil.USG 2 dimensi tidak sakit dan karena memanfatkan gelombang suara dengan frekuensi yang tinggi.Gelombang ini akan dikirim ke dalam raim dan memantulaka kembali dikonversi menjadi dua berwarna hitam dan putih.

Pemeriksaan 2 dimensi akan berbeda disesuaikan dengan usia kehamialan . Pada usia kehamilan 10-13 minggu, prosedur yang dilakukan mirip dengan pelvic examination yaitu denga memasukan probe ke alat kelamin. Sedangkan untuk kehamilan yang sudah membesar maka prosedur yang dilakukan melakukan scanning perut,melakukan gel khusus yang dioleskan dengan demekian dapat mendeteksi dimana letak plasenta.

Beberapa pemeriksaan lebih lanjut dapat dijadwalkan oleh dokter untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan janin yang mengalami masalah. Bahkan tindakan ini akan disarankan dokter untuk melakukan USG yang lebih canggih seperti penggunaan USG 3 live mendeteksi adanya kelainan yang lebih detail pada kandungan .

Loading...

Follow us