Bolehkah Ibu Hamil Makan Makanan Berlemak?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Makanan Berlemak – Banyak ibu hamil yang khawatir mengenai konsumsi makanan selama kehamilan, termasuk bolehkah ibu hamil makan makanan berlemak. Agar tidak lagi bingung yuk simak penjelasannya!

Selama kehamilan ibu harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi guna menjaga kesehatan kehamilan atau janin yang dikandung.  Jika sebelum hamil ibu bisa bebas mengkonsumsi makanan apapun, kini selama kehamilan ibu harus memilah dan memilih makanan yang hendak  dikonsumsi, apakah makanan tersebut sehat dan tidak berpengaruh untuk kehamilan atau sebaliknya.

Salah satu hal yang sering dikhawatirkan oleh ibu hamil yaitu mengenai makan makanan berlemak. Banyak yang berpendapat bahwa selama kehamilan ibu hamil harus menjauhi makanan berlemak karena akan berpengaruh untuk kesehatan. Nah, agar anda tidak lagi bingung simak fakta bolehkah ibu hamil makan makanan berlemak atau tidak pada pembahasan di bawah ini.

bolehkah ibu hamil makan makanan berlemak

Bolehkah Ibu Hamil Makan Makanan Berlemak?

Makanan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil selama kehamilan, karena melalui makanan yang dikonsumsi ibu hamil kebutuhan nutrisi bayi dalam kandungan dapat terpenuhi. Agar kebutuhan nutrisi bayi yang dikandung terpenuhi, maka anda pun harus mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Ibu hamil harus mengkonsumsi berbagai makanan sehat seperti yang direkomendasikan seperti buah-buahan, sayuran, makanan yang mengandung protein dan makanan mengandung asam lemak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Namun, terkadang selama hamil keinginan mencoba makanan yang belum jelas baik atau tidaknya untuk kehamilan tidak bisa lagi terbendung. Keinginan ibu hamil terkadang macam-macam, bahkan ingin mengkonsumsi makanan yang sebenarnya tidak boleh dimakan selama kehamilan. Lantas bagaimana untuk makanan berlemak? bolehkah ibu hamil makan makanan berlemak? Akankah ada pengaruhnya untuk ibu hamil  maupun janin yang dikandung?

Sebenarnya mengkonsumsi makanan berlemak saat hamil tidak dilarang. Sebab lemak juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Untuk kehamilan itu sendiri, lemak bermanfaat untuk persiapan saat persalinan dan menyusui bayi setelah lahir ke dunia ini.

Meskipun diperbolehkan, tapi bukan berarti anda mengkonsumsi makanan berlemak dengan bebas. Anda tetap harus memperhatikan makanan berlemak yang anda konsumsi. Pasalnya, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa konsumsi banyak makanan berlemak selama kehamilan justru akan menghambat perkembangan otak bayi dalam  kandungan.

Kandungan lemak yang tinggi dari makanan yang anda konsumsi akan membuat kadar serotonin pada bayi menurun. Serotonin itu sendiri merupakan zat kimia alami yang  terdapat pada otak untuk mengatur suasana hati. Apabila pada otak kadar serotoninnya rendah maka bayi akan cenderung mengalami kecemasan, depresi saat ia tumbuh dewasa nanti. Anda tentu tidak menginginkan keadaan ini bukan? Sebagai ibu yang bijak anda harus memperhatikan makanan  yang anda konsumsi. Meskipun diperbolehkan tapi tetap saja anda harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi, karena bagaimana pun makan dengan berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan.

Jika saat hamil porsi makanan berlemak semakin banyak, maka kalorinya pun akan semakin tinggi. Ini akan membuat proses metabolisme janin mengalami hambatan. Sehingga akibatnya berat badan bayi saat dilahirkan akan menjadi lebih rendah dari berat lahir normal. ( Baca juga : Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Mie Instan )

Makanan Berlemak yang Baik Dikonsumsi Saat Hamil

Makanan berlemak memang menjadi salah satu makanan yang dianjurkan dikonsumsi pada ibu hamil. Meskipun begitu, bukan berarti semua makanan berlemak bisa anda konsumsi dengan bebas. Anda tetap harus memilih makanan berlemak yang baik untuk kesehatan. Akan lebih baik jika anda memilih makanan dengan kandungan lemak tak jenuh yang kaya akan kandungan EPA dan DHA. Kedua jenis omega tersebut memiliki manfaat yang baik untuk kecerdasan bayi ataupun kesehatan fisiknya.

Ada banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh di sekitar kita. Beberapa makanan yang mengandung lemak tak jenuh di antaranya yaitu buah alpukat, kacang almond, ikan salmon, serta minyak jagung. Meskipun mengandung lemak tak jenuh tapi anda tetap harus membatasi jumlah asupan lemak tersebut guna tetap menjaga kesehatan anda.

Dalam memenuhi kebutuhan lemak, anda dapat mengkonsumsi seperempat hingga setengah buah alpukat dalam sehari. Mengkonsumsi lemak yang sehat maka akan membantu mengoptimalkan perkembangan otak janin. Selain itu, bermanfaat juga untuk mencegah terjadinya mood swing saat hamil, keadaan dimana suasana hati akan dengan mudahnya naik dan turun.

Pola Makan yang Benar Selama Hamil

Selama kehamilan anda harus menerapkan pola makan yang benar untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat.  Makanan yang anda konsumsi harus seimbang dan sehat. Bahkan baiknya menerapkan pola makan yang sehat harus dilakukan sejak masa pra konsepsi atau sekitar 3 bulan sebelum hamil. Setelah hamil pola makan yang benar harus dilanjutkan untuk menunjang kehamilan.

Jumlah Makanan yang Dikonsumsi

Ibu hamil harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi. Jumlah makanan harus cukup, tidak kurang maupun tidak lebih agar kehamilan tetap sehat. Saat kehamilan trimester pertama kebutuhan energi yaitu sekitar 1900-2000 kalori dalam  perhari atau setara dengan menambahkan 1 potong (50 gram) daging sapi atau buah apel sebanyak 2 buah. Sedangkan pada usia kehamilan trimester kedua dan tiga, kebutuhan kalori akan meningkat menjadi sekitar 2.300-2.500 kalori dalam per hari, sama dengan anda mengkonsumsi tambahan daging ayam sebanyak 100 gram atau minum susu sapi sebanyak 2 gelas.

Jenis Makanan

Selain jumlah makanan yang harus anda perhatikan, anda juga harus memperhatikan jenis makanan yang akan anda konsumsi. Jenis makanan sebaiknya sehat dan bervariasi. Komposisi makanan yang sehat tentu harus mengandung nutrisi yang seimbang atau mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, serat, mineral dan air. Semua itu bisa anda dapatkan dari makanan pokok seperti lauk pauk, buah-buahan, sayur mayur, air dan susu sebagai penyempurna. Makanan tersebut harus anda penuhi guna mendapatkan kehamilan yang sehat.

Selain harus mengandung kandungan tersebut, ada juga 4 gizi penting yang penting dalam kehamilan seperti berikut.

  • Asam Folat. Asam folat dibutuhkan untuk kehamilan guna mengurangi risiko Neural Tubes Defects (NDT), yakni kelainan susunan saraf pusat yang terjadi pada janin.
  • Zat Besi. Zat besi dibutuhkan selama kehamilan untuk pertumbuhan sel darah merah bagi janin, juga bermanfaat untuk pembentukan fungsi dan otak janin, serta untuk menghindari agar ibu dapat terhindar dari kondisi anemia zat besi.
  • DHA. Ini dibutuhkan agar perkembangan plasenta normal. Bermanfaat juga untuk perkembangan otak janin yang anda kandung serta menurunkan risiko bayi dengan berat lahir rendah.
  • Kalsium. Diperlukan untuk  pertumbuhan gigi dan tulang janin. Selain itu, kalsium juga dibutuhkan untuk menurunkan risiko ibu hamil terkena osteoporosis.

Jadwal

Mengenai jadwal, anda sebaiknya makan dengan teratur. Apabila ibu hamil tidak dapat makan dengan porsi  yang dibutuhkan selama 3 kali dalam sehari, maka anda bisa makan lebih saring namun dengan porsi kecil.

Dengan demikian ibu hamil boleh-boleh saja mengkonsumsi makanan berlemak, namun harus memperhatikan jumlah makanan berlemak yang dikonsumsi. Untuk lebih jelasnya, anda dapat melakukan konsultasi pada dokter. Demikian penjelasan bolehkah ibu hamil makan makanan berlemak. Semoga bermanfaat.

Artikel ini di review oleh Bidan Pevi Revina sTR.Keb

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply