Bahayakah Apabila si Kecil Suka Tidur di Lantai?

4.67/5 (3)

Menanggapi kasus di atas, mungkin anda mengalami kondisi yang sama. Dimana anak anda yang berusia 2-4 tahun lebih memilih lantai sebagai tempat tidurnya dibandingkan dengan kasur. Mengapa demikian, apakah ini merupakan kebiasaan anak anda yang akan berlanjut hingga dewasa? Terpenting yang seringkali menjadi pertanyaan bagi semua orang tua, bahayakah apabila si kecil suka tidur di lantai?

Tidur dilantai dapat menjadi pilihan si kecil ketika kondisi di tempat tidurnya tidak nyaman atau kegerahan. Hal ini seringkali menjadi pilihan anak anda untuk mendapatkan kenyamanan ketika tidur. Tidur di lantai tidak akan berdampak pada kesehatan anak anda asalkan kondisi kesehatan anak anda mendukung.

Kondisi kesehatan anak yang mendukung diantaranya adalah anak tidak memiliki riwayat kesehatan seperti mengalami gejala bronkitis, asma atau alergi udara. Selain itu usahakan agar anak anda tidak bersentuhan dengan lantai/tegel langsung. Lantai/tegel harus dipastikan bersih dari debu atau benda yang dapat melukai si kecil. Lantai yang relatif dingin dan lembab pada malam hari akan memicu anak anda batuk ataupun pilek sehingga inilah yang dikhawatirkan oleh orang tua. Dengan demikian bagi anda yang memiliki anak dengan kebiasaan tidur di lantai sebaiknya membatasi untuk mengurangi gangguan kesehatan pada anak (batuk, pilek atau kedinginan).

Berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kebiasaan anak anda yang suka tidur dilantai :

  1. Berikan alas yang cukup tebal sehingga anak anda tidak langsung bersentuhan dengan lantai/tegel. Anda dapat menggunakan matras, bed cover atau selimut yang cukup tebal. Pemberian alas berupa karpet kurang disarankan karena akan memicu si kecil bersin-bersin dari debu yang menempel di karpet.
  2. Berikan alas atau kasur yang menarik sehingga si kecil mau menggunakannya. Meskipun tidak akan berakibat fatal akan tetapi tidur di lantai merupakan kebiasaan yang kurang baik mengingat kondisi si kecil tidak selamanya dalam keadaan yang fit. Oleh karena itu kurangi dengan berbagai cara yang membuat si kecil tetap pulas tidur dan menjaga kesehatannya.
  3. Anda dapat mengalihkan si kecil ketika sudah tidur pulas. Tidur di lantai seringkali dipilih oleh si kecil ketika si kecil kelelahan telah bermain. Maka anda dapat memindahkannya ke tempat tidur setelah si kecil pulas. Anda dapat memastikan setelah si kecil pulas untuk menghindari tangisan rewel karena menggangu tidurnya.

Dengan demikian bagi anda yang memiliki anak yang suka tidur dilantai, batasi dengan memberikan perlindungan agar kondisi kesehatan anak anda tetap terjaga. Anda dapat mengikuti tips di atas dan anda tidak perlu khawatir selama si kecil hanya melakukan sewaktu-waktu saja, misalnya ketika kepanasan dan tidak nyaman di tempat tidurnya. Berikan pengertian pada anak yang telah memasuki usia prasekolah untuk menanamkan kepemilikian kamar pribadi sehingga anak anda lebih nyaman.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply