Waktu terbaik untuk mengamati gerakan janin adalah pada malam hari saat Anda berbaring santai. Atau, pagi hari ketika bangun tidur bila usia kandungan Anda sudah masuk trisemester ketiga.

 

Jika Anda dapat merasakan janin bergerak minimal 10 kali/jam, baik gerakan halus dan kuat, artinya bayi baik-baik saja. Namun, bila Anda merasa bayi tidak aktif seperti biasanya, kemungkinan besar ia sedang malas bergerak, dan Anda harus coba bangkitkan semangat geraknya. Karena, bila janin tidak merespon rangsangan Anda, dan kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 1 hari segera beritahu dokter, untuk memantau kondisi janin. Mari, kenali gerakan si bayi sesuai dengan usianya, supaya Anda bisa ikut memantau perkembangannya.

  1. Minggu ke-16 sampai 20. Di minggu ke-16 Anda mulai dapat merasakan gerakan janin seperti tendangan dan tonjokan. Disebut sebagi fase quickening.
  2. Minggu ke-21 sampai 24. Aktivitas bayi makin meningkat. Dia banyak menendang dan jungkir balik, karena volume air ketuban masih sering memungkinkan untuk bergerak leluasa.
  3. Minggu ke-25 sampai 28. Bayi mulai cegukan. Inilah yang menyebabkan Anda merasakan sensai seperti tersentak-sentak. Dia juga akan bergerak merespon suara dari luar karena pendengarannya makin baik. Kadang-kadang janin ‘kaget’ mendengar suara keras.
  4. Minggu ke-29 sampai 31. Gerakan bayi makin kuat, teratur dan terkendali. Kadang Anda sampai merasakan rahim kontraksi.Minggu ke-32 sampai 24. inilah mas apuncak aktivitas bayi. Dalam minggu-minggu ini, Anda akan merasakan peningkatan frekuensi dan tipe gerakan bayi, karena dia semakin besar dan kuat.
  5. Minggu ke-36 sampai 40. ukuran bayi yang semaik besar dan keterbatasan ruang dalam rahim membuat gerakan memutar janin makin berkurang frekuensinya. Bila dia mengisap jempol dan kehilangan jempolnya, Anda akan merasakan gerakan darting dan cepat. Itu tanda bayi memuatar kepalanya untuk mencari jempolnya kembali. Jika perut Anda kurus, kemungkinan besar dapat memegang kaki bayi. Gerakan utama yang Anda rasakan adalah tonkokan tangan atau tendangan kaki bayi yang mungkin menyakitkan tulang rusuk Anda