Cara Mengurangi Asupan Garam dalam Tubuh Untuk Cegah Darah Tinggi

Salah satu pemicu timbulnya hipertensi atau tekanan darah tinggi didalam tubuh adalah kandungan sodium dari garam yang kita konsumsi dalam setiap hari. Memang benar, garam menjadi salah satu aspek bumbu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari terutama dari makanan yang anda santap. Tanpa menggunakan garam, makanan yang dikonsumsi menjadi kurang rasa dan cenderung hambar serta kurang selera. Kondisi inilah yang membuat kita cenderung sulit untuk mengurangi asupan garam pada makanan sehari-hari.

Bukan hanya berbentuk dalam wujud asli garam saja, garam pun akan dapat dengan mudah kita jumpai dalam berbagai bumbu dan penyedap instan yang umum kita gunakan sehari-hari. Oleh karena itu menambahkan garam pada masakan yang kita olah sehari-hari seakan sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan sejak turun-temurun oleh orangtua kita. Padahal beberapa research yang dilakukan hanya menganjurkan seseorang mengkonsumsi sebanyak 1/2 sendok teh gram dalam total asupan garam sehari-harinya.

Konsumsi garam yang terlalu banyak dan berlebihan akan dapat menyebabkan penyakit berbahaya muncul didalam tubuh, salah satunya adalah darah tinggi. Penyakit yang satu ini kini menjadi satu dari sekian banyak penyakit yang banyak ditakuti karena darah tinggi merupakan penyebab kematian yang terjadi secara tidak terduga. Untuk itu, menghindarkan penyebab darah tinggi dengan mengurangi asupan garam adalah hal yang penting untuk senantiasa dilakukan.

Manfaat Mengurangi Garam

Ada cukup banyak manfaat yang dapat dirasakan ketika anda mulai mengurangi asupan garam didalam tubuh. Selain menghindarkan darah tinggi atau hipertensi asupan garam yang sedikit kedalam tuubh pun akan dapat membantu tubuh anda memerangi berbagai jenis penyakit berbahaya lainnya seperti stroke dan serangan jantung.

Selain itu, sebuah penelitian mengungapkan bahwa jumlah garam yang anda konsumsi memiliki efek langsung pada tekanan darah anda sehingga ketika anda makan dalam jumlah garam yang terlalu banyak kondisi ini akan membuat air tambahan disimpan didalam tubuh untuk meningkatkan darah anda.


Video Minggu Ini
Tips untuk mengetahui sisi positif, keunggulan dan bakat anak.

You must have the Adobe Flash Playerthe Adobe Flash Player installed to view this player.

Video courtesy of Bebeclub.


Adanya peningkatan ini membuat tekanan darah didalam tubuh menjadi tidak normal dan kondisi ini pun dapat memicu tekanan yang besar terhadap jantung, ginjal, arteri dan juga bagian otak. Hal inilah yang membuat penderita hipertensi akan mungkin mengembangkan komplikasi stroke, dimensia dan bahkan penyakit ginjal.

Untuk itulah, mengurangi konsumsi garam dalam sehari-hari akan dapat membuat anda terhindar dari beberapa resiko penyakit berbahaya diatas. Akan tetapi, kami memahami bahwa tidak mudah mengurangi konsumsi garam apalagi anda sudah terbiasa mencicipi makanan berselera dan berasa sedap terbumbui. Untuk itulah, dibawah ini kita akan simak seperti apa tips mengurangi asupan garam kedalam tubuh. Baca juga: 6 Mitos Keliru dan Kesalahpahaman Seputar Tekanan Darah Tinggi

Cara Mengurangi Asupan Garam dalam Tubuh Untuk Cegah Darah Tinggi

1. Jangan Siapkan Garam Dimeja Makan

Hal pertama yang perlu untuk dilakukan dalam rangka mengurangi asupan garam kedalam tubuh adalah dengan tidak menyediakan garam didepan meja atau didekat anda. Seringkali kita dapat dengan mudah mengatur kandungan garam dalam makanan yang kita santap karena melihat garam ada dekat dengan anda.

Ketika makanan yang anda masak dirasa kurang garam maka anda sudah terbiasa menganggapnya sebagai hal yang kecil dan dapat dengan mudah diatasi dengan menaburkan lebih banyak garam. Akan tetapi, tindakan seperti ini tentu bukan lagi hal yang baik untuk dilakukan bila anda sedang dalam program mengurangi asupan garam.

Untuk itulah, mulai saat ini silahkan kurangi asupan garam anda dengan tidak menyediakan garam di meja makan. Anda bisa menempatkan garam tetap pada tempat bumbu. Jadi ketika anda merasa kurang garam sebaiknya tetaplah dengan rasa yang alakadarnya dari makanan tersebut. Selain itu, disadari atau tidak garam yang diletakkan jauh dari anda akan membuat anda enggan mengambilnya apalagi saat anda hendak makan. Hal inilah yang menjadi keuntungan dan dapat membuat anda mengurangi asupan garam dengan lebih baik.

2. Jadilah Konsumen yang Cerdas

Seringkali kita tidak menyadari bahwa sebenarnya makanan dalam kemasan mengandung banyak garam yang berlebihan. Meskipun anda tidak merasakan makanan yang anda konsumsi tidak berasa terlalu asin. Namun sebenarnya terdapat substansi berbentuk garam yang terdapat didalam bahan makanan tersebut. Untuk itu, jadilah konsumen yang cerdas dengan selalu memperhatikan label yang tertera pada kemasan makanan instan yang anda beli atau anda makan.

3. Kurangi Konsumsi Makanan Olahan

Disadari atau tidak beberapa makanan olahan memiliki kandungan garam yang tinggi. Meski makanan tersebut tidak berasa asin namun kandungan garam didalamnya bisa begitu banyak. Beberapa bahan olahan daging seperti sosis, steak, kornet bahkan menggunakan garam sebagai bahan untuk mengawetkan produk tersebut. Untuk itulah, kurangi asupan makanan terhadap beberapa bahan ini dengan baik agar anda dapat mengurangi asupan garam dengan lebih baik.

4. Kurangi Konsumsi Makanan Instan

Makanan instan atau makanan yang dibuat dalam kemasan yang banyak dijual dipasaran mengandung banyak garam yang begitu berlebihan. Beberapa jenis makanan seperti mie instan, kripik, soup kalengan dan bahan makanan lainnya mengandung garam yang begitu banyak. Hal ini perlu anda perhatikan dengan baik agar jangan sampai usaha mengurangi asupan garam ini hancur akibat anda masih senang mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang disebutkan diatas.

5. Masukkan Lebih Banyak Rempah-Rempah

Memang sulit mengganti rasa dari makanan, terutama ketika anda mengurangi asupan garam didalamnya. Selain itu, umumnya garam menjadi bumbu masakan utama yang dapat menggugah selera dari sebuah masakan. Sehingga ketika anda mengurangi asupan bahan ini maka mungkin selera dari makanan tersebut akan dapat berkurang dan bahkan mungkin tidak senikmat sebelumnya. Nah, untuk mensiasati hal ini anda dapat mengganti garam dengan memasukkan lebih banyak rempah-rempah alami seperti jahe, kencur, kunyit, lengkuas, ketumbar, cabai, kemiri dan maish banyak lagi.

6. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Makanan yang diolah dengan memasukan banyak garam pada umumnya adalah makanan yang berat seperti daging atau bahan-bahan lainnya. Ketika anda tidak memasukkan banyak garam kedalamnya atau mengurangi ukuran garam dari takaran yang seharusnya maka rasa dari makanan ini akan cenderung kurang lezat dan bahkan tidak berselera sama sekali.

Untuk itulah, tips lain yang dapat anda lakukan untuk mensiasati hal ini adalah dengan mengganti jenis bahan makanan anda dengan bahan lain yang ketika tidak ditambahkan banyak garam rasanya tidak akan jauh berbeda. Misalnya seperti buah dan sayur kedua bahan makanan ini akan dapat anda olah dengan baik tanpa khawatir ketika anda mengurangi takaran garam akan mempengaruhi rasanya.

Selain itu, buah dan sayur tentunya menjadi menu makanan yang sehat yang akan baik untuk tubuh anda. Buah dan sayur tidak akan memberikan kenaikan berat badan yang tinggi bahkan ketika anda menyantapnya dengan banyak. Untuk itu, tidak ada salahnya mulai mengganti bahan makanan anda pada jenis yang lebih sehat dan lebih baik.

Itulah dia beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi asupan garam didalam tubuh. Mengurangi dan membatasi garam kedalam tubuh akan membantu anda terhindar dari penyakit darah tinggi yang akan berbahaya untuk kesehatan.