Sesak napas pada akhir kehamilan umum terjadi dikarenakan pada trimester terakhir bayi anda tumbuh mendorong naik sehingga diafragma dan paru-paru mengalami perubahan dari keadaan normalnya. Ini membuat Anda bernapas lebih cepat dari biasanya meskipun tidak akan merugikan kesehatan anda atau bayi anda. Bagi anda yang mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan atau dikarenakan kehamilan kembar sehingga kondisi akan naik lebih berat dari kehamilan biasanya dan membutuhkan istirahat yang lebih banyak.

Sesak napas pada ibu hamil bisa juga terjadi karena adanya gejala anemia. Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh Anda dan janin Anda tetapi jika Anda mengalami anemia, tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk menyediakan oksigen yang cukup bagi Anda dan janin sehingga kemungkinan terjadi gangguan dalam pemasokan oksigen, hingga mengakibatkan sesak napas. Kondisi yang berbeda mungkin terjadi pada anda yang mengalami penyakit bawaan sebelum kehamilan seperti adanya gangguan asma atau masalah pernapasan lainya sehingga membutuhkan bantuan medis, dalam pemberian penanganan yang sesuai.

Adapun cara mengatasi sesak napas pada ibu hamil yaitu dengan :

1.  Makanan sehat

Makanan sehat dapat membantu anda dalam menjaga berat badan yang sehat selama kehamilan. Cobalah untuk mengurangi makanan yang tinggi lemak, garam dan gula, karena semua itu akan menambah berat badan anda dan mengakibatkan sesak napas yang lebih parah.

2.  Hindari minuman bersoda dan berkafein

Cobalah untuk menghindari minuman seperti teh, kopi dan cola. Minuman jenis ini termasuk diuretik (meningkatkan pengeluaran cairan tubuh lebih tinggi) dan mungkin membuat Anda dehidrasi. Adapula kandungan tannin dalam teh dan kopi menghambat tubuh Anda menyerap zat besi dari makanan yang anda konsumsi

3.  Makanan yang mengandung zat besi

Cobalah untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, sayuran berwarna hijau gelap dan buah berry seperti blackberry. Tambahan dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi vitamin C, seperti stroberi dan kiwi yang dapat membantu tubuh Anda untuk menyerap zat besi dari makanan yang anda konsumsi.

4.  Melakukan olahraga yang teratur

Berhati-hatilah saat berolahraga, konsultasikan keluhan anda pada instruktur olahraga anda. Bila anda berolahraga tanpa instruktur olahraga maka anda dapat melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki dan mengontrol gerakan selain itu beberapa olahraga yang sering dilakukan untuk ibu hamil dirasa lebih baik dan juga lebih aman untuk anda ikuti. Anda dapat mengikuti kelas yoga untuk membantu mengontrol pernapasan Anda.

5.  Penyesuaian pekerjaan dengan perubahan fisik selama kehamilan

Bila anda sering mengalami masalah pernapasan seperti sesak selama kehamilan sebaiknya anda melakukan beberapa penyesuaian kegiatan sehari-hari. Menghindari pekerjaan yang berat dan dapat langsung berbicara dengan pimpinan pekerjaan anda untuk mendapatkan dukungan dalam menjaga kehamilan anda.

6.  Posisi tidur ketika hamil untuk mengurangi sesak nafas

Bila anda mengalami gangguan tidur  malam hari selama kehamilan maka Anda mungkin perlu tidur bersandar pada dua atau tiga bantal untuk mengurangi sesak nafas anda. Pada kehamilan trimester ketiga anda memerlukan penyesuaian yang lebih ekstra dari sebelumnya, perubahan yang terjadi memungkinkan anda mengalami gangguan tidur dua kali lebih besar dari masa kehamilan sebelumnya.

7.  Gunakan waktu untuk rileksasi

Luangkan 10 menit setiap hari untuk rileksasi apalagi ditrimester akhir menjelang persalinan. Hal ini dapat membantu anda dalam mengatur pernapasan menjelang persalinan dan untuk membantu kesehatan paru-paru anda.


>> Diskusikan Topik ini di Forum

.