data-ad-format="auto"

Tips Ajarkan Kejujuran Pada Anak Sejak Usia Dini

Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan pada anak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadi pembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku dinegara manapun. Pepatah seperti ini wajib dikenalkan pada anak-anak sejak usia dini. Sebab penanaman ilmu sejak dini umumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasa sehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik.

Cara terbaik untuk melatih kejujuran anak adalah dengan mencontohkan kejujuran tersebut dimulai dari diri orang tua itu sendiri. Jangan pernah mengharapakan anak anda memiliki sikap yang jujur bila setiap saat orangtua selalu menyuguhkan ketidak jujuran pada anaknya. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengajarkan sikap jujur atau kejujuran pada anak adalah dengan tidak bereaksi berlebihan bila si anak berbohong terhadap anda. Bereaksilah sewajarnya dan bantu anak untuk menemukan keberanian mengatakan kebenaran. Anak tahu jika kebohongan telah membuat anda kecewa, namun apabila reaksi yang anda berikan terlalu berlebihan, maka hal ini akan cenderung membuat anak ketakutan untuk berbicara yang sebenarnya.

Nah, selain dua poin tersebut dibawah ini ada pula beberapa tips lain yang bisa dilakukan untuk mengajarkan kejujuran terhadap anak sejak usia dini.

1. Terapkan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penjelasan teori atau cerita mengenai kejujuran saja tidak cukup untuk menumbuhkan sikap kejujuran pada anak, hal ini perlu juga dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab anak-anak akan membutuhkan sesuatu yang nyata dalam pandangan mereka, sehingga teori mengenai kejujuran tidak akan lagi nampak abstrak untuk mereka. Untuk itu, mulailah menerapkan sikap dan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari, seperti menerapkannya dalam ucapan atau kalimat dalam kehidupan sehari-hari. Tentu, apa yang diucapkan harus konsekuen dengan apa yang diperbuat. Sebab, kadang-kadang justru kalimat inilah yang sulit untuk dipegang. Nah, disinilah sebagai orangtua kita perlu belajar banyak dalam hal ini.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

2. Berikan Pengetahuan dan Keyakinan Bahwa Tuhan Maha Melihat

Kenalkan anak pada keyakinan bahwa dimanapun mereka berada kapanpun mereka berbohong meski tanpa diketahui orang lain masih ada tuhan Yang Maha Melihat segalanya yang akan selalu mencatat setiap perilaku buruk yang mereka lakukan. Nah, lantas bagaimana orangtua bisa mengetahui anak-anaknya tetap berperilaku jujur atau tidak meski berada di luar rumah? Percayalah ibu, ketika kita menitipkan anak-anak kita pada sang Pemilik Hidup ketika anak-anak jauh dari jangkauan kita, maka apa yang dilakukannya diluar jangkauan prinsip kita pasti akan ditunjukannya pada kita. Misalkan ketika anak menyembunyikan sesuatu dalam tasnya, seolah secara tiba-tiba kita merasa ingin memeriksa tasnya dan menemukan apa yang mereka sembunyikan dari kita.

3. Berikan Pemahaman Bahwa 'Jujur Itu Nikmat'

Ada serangkaian kejujuran yang akan terasa nikmat namun kenikmatannya itu tidak dapat secara langsung kita nikmati. Hal ini penting sekali diajarkan kepada anak sejak dini. Ajarkan anak untuk selalu mendahulukan perilaku kejujuran sebab kejujuran akan mengantarkan mereka pada kehidupan yang tenang dan damai tanpa dihantui rasa bersalah.

Demikian beberapa tips mengajarkan kejujuran pada anak sejak usia dini. Anak-anak yang dibekali dengan perilaku dan sikap yang jujur akan melahirkan generasi penerus bangsa yang senantiasa selalu membawa nilai-nilai kebaikan pada orang-orang sekitarnya.

Loading...

Follow us