Mengharukan, Anak Ini Menurunkan Berat Badan Demi Ayahnya

Donor hati tidak saja keterbatasan keterampilan tim medis melainkan sulitnya mencari pendonor yang mau menyumbangkan hatinya. Berbeda dengan kisah anak ini, ia berusaha untuk menurunkan berat badan demi mendonorkan hatinya.

Donor hati atau dikenal dengan istilah transplantasi hati merupakan tindakan operasi mengganti hati yang rusak dengan hati dari pendonor sehingga fungsinya kembali normal. Donor hati bisa dilakukan dari donor kadaver(mayat) atau living donor(donor hidup). Begitupula usaha yang dilakukan untuk pemulihan John Barnes yang menderita sirosis hati.

Tepatnya di Michigan, seorang lelaki separuh bayi yang didiagnosis sirosis hati sehingga ia membutuhkan donor hati untuk bisa tetap melanjutkan hidupnya. Hanya saja, untuk mendapatkan hati dari pendonor harus mendapat nomor antrian bahkan dalam daftar tunggu 17ribu pasien. Inilah yang menyebabkan ia patah semangat mendapatkan hati dari pendonor.

ee

Menurut dokter yang menanganinya, ia mengatakan bahwa untuk mendapatkan donor hati bisa dari pendonor yang sudah meninggal ataupun donor hidup yang tumbuh pada resipien untuk mendapatkan fungsi yang baik. Namun, sebagai seorang ayah ia tidak ingin menyulitkan keluarganya termasuk keempat anaknya untuk menjadi pendonor.

Hanya saja diam-diam ternyata anak bungsu dari John menjalankan skrining untuk bisa mendonor hati pada ayahnya. Ia berharpabisa membantu ayahnya yang menderita penyakit hati, bahkan ia rela untuk menurunkan berat badan dan menjaga pola hidup yang sehat untuk mendapatkan peluang yang besar menjadi pendonor bagi ayahnya.

Perjuangan anak bungsunya membuahkan hasil, dalam waktu 6 minggu ia bisa turun 10 kg. Ia sangat ingin membantu ayahnya, ia ingin ayahnya kembali sembuh. Bahkan kutipannya dari CNN mengatakan bahwa ayahlah yang selalu memberikan yang terbaik untuknya, inilah saatnya saya memberikan yang terbaik untuk ayah saya.

Setelah melakukan serangkaian test yang dilakukan akhirnya keingan Brian dapat terwujud. Ia bisa menjadi pendonor hati untuk ayahnya. Bahkan John, sangat bergembira ketika tim medis mengatakan bahwa sudah ada hati yang cocok dengannya. Namun, ayah dari Brian ini sangat terkejut ketika mengetahui bahwa anaknya sendiri yang menjadi pendonor hati untuknya.

Ia sangat khawatir jika nanti ada risiko yang berbahaya yang dapat terjadi pada anaknya. Bahkan John sangat mencemaskan jika ada living donor yang ingin mendonorkan hatinya, bagaimana ia bisa melanjutkan hidupnya. Ternyata si pendonor itu adalah anaknya sendiri. Tentu saja membuat ayah empat anak ini sangat khawatir.

Untungnya tim dokter meyakinkan bahwa risiko yang terjadi pada John bisa diminimalkan. Begitupula ketika ia harus berdampingan dengan anaknya di ruang operasi. Betapa ia sangat mencengkram kuat tangan Brian, si anak bungsu yang berkorban untuk menyelamatkan hidup ayahnya. Sungguh mengharukan ketika menjelang transplantasi.

Ia sangat bahagia ketika mata Brin yang meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Bahka ayahnya berkata “Tatapan mata Brian akan meyakinkan saya bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar. Bahkan bayi kecil inilah yang akan menyelamatkan saya.” Kata John.

Pada saat transpantasi semua berjalan lancar, kini Brian sudah boleh pulang. Sedangkan untuk John harus mealui proses perawatan beberapa hari di rumah sakit. Kata ayahnya saat mengingatkan bekas luka yang dimiliki oleh anaknya, ia sangat ingat betapa bekas luka itulah yang membantu saya untuk menyambung hidup. Ia sudah bisa menyelamatkan semuanya. Sungguh kejadian inilah yang membuat saya menjadi terharu anak yang membantu ayahnya dengan penuh perjuangan.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel