Kisah Ibu Hamil Yang Mengidap Anoreksia

Taukah Anoreksia, anoreksia merupakan gangguan makan yang terjadi pada wanita. Biasanya wanita yang mengidap anoreksia mengalami gangguan makan penyebabnya memang banyak sekali salah satunya wanita yang mengkhawatirkan memiliki berat badan yang naik.

Dampak buruk yang terjadi pada anoreksia adalah wanita yang sedang hamil sehingga berisiko tinggu memiliki bayi dengan bobot rendah selaiun itu kematian janin, kelahiran prematur, risiko saat melahirkan, masalah pernapasan, risiko komplikasi, keguguran, perkembangan janin yang terhambat, peningkatan risiko depresi postpartum hingga rendahnya kualitas ASI.

Kisah kisah wanita yang anoreksia ketika hamil diantaranya adlaah kisah wanita yang berasal dari Amerika. Holly Griffiths yang berusia 22 tahun. Pada saat mengandung anak ke dua, dimana kisahnya di publikasikan di blog pribadi dan juga youtube. Holly menjadi rentan terkena penyakit dan juga berhasil melahirkan meski lemah dan harus melahirkan pada usia kehamilan 37 minggu.

Bahkan menurutnya Anoreksia telah merusak semua hidup, tubuh, jiwa dan pikirannya. Hingga merusak hubunganya dengan keluarga. Banyak sekali lontaran pendapat dari orang sekitar. Mengecap bahwa Holly egois dan menjadi ibu yang buruk. Padahal Holly sendiri membutuhkan dukungan moral untuk dapay menyelamatkan bayinya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Masih tentang kisah anoreksia yang dialami oleh wanita hamil. Laura Davidson berasal dari Bristol berusia 30 tahun hanya memiliki berat 38 tahun. Dimana ketika hamil putri ketiganya hanya mengkonsumsi dua helai roti dan selai kacang dalam sehari.

Laura telah didiagnosis mengidap anoreksia pada usianya 16 tahun. Pada usianya 18 tahun setelah dia mulai bekerja Laura dikhawatirkan tidak akan bisa hamil.

Meskipun kekhawatiran orang orang terhadap anoreksia yang dialaminya tidak hingga membuatnya kesulitan mendapatkan keturunan akan tetapi untuk melawan anoreksia yang dialaminya memang bukan hal yang mudah. Enam bulan setalah kelahiran anak pertamanya, anoreksia kembali membuat Laura menderita.

Pada saat kehamilan kedua, Laura hanya mengkonsumsi susu dan sereal di pagi hari sedangkan pada malam hari hanya mengkonsumsi spagetti hingga berat badannya hanya 31 kg. Untungnya putra kedua Laura dapat selamat meski harus berjuang untuk melahirkannya.

Wanita dengan anoreksia tidak hanya mengalami risiko tinggi ketika sedang hamil melainkan ketika sedang menyusui. ASI merupakan sumber terpenting yang untuk pertumbuhan bayi. Apabila ASI ibu tidak berkualitas maka tumbuh kembang bayi tidak akan optimal.

Wanita yang terkena anoreksia memang sangat tertekan , merasa bersalah tidak dapat memberikan yang terbaik untuk anaknya. Menurut pakar gizi memang ibu hamil harus dapat melengkapi kebutuhan nutrisi yang lengkap sehingga kehamilan yang dikandungnya dapat mencukupi kebutuhan asam folat dan juga dapat mencegah kelainan pada otak bayi. Dengan mengkonsumsi protein, buah, sayur dan tambahan nutrisi yang terdapat di dalam susu yang akan membantu ibu menyeimbangkan kebutuhan gizi. Selain itu jangan lupa mengkonsumsi nasi sebagai sumber energi untuk metabolisme di dalam tubuh.

Dengan demikian bagi ibu hamil memerhatikan kesehatan memang sangat diperlukan, terlebih yang berhubungan dengan berat badan. Bagi ibu hamil yang memiliki berat badan terlalu kurus akan menimbulkan risiko kehamilan pada ibu dan janin begitupula dengan ibu hamil yang terlalu gemuk, obesitas yang akan menyebabkan ganguan kehamilan pula pada ibu dan janin. Disarankan untuk menjaga berat badan sesuai dengan usia kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda untuk dapat mengetahui berat badan ideal selama kehamilan.