data-ad-format="auto"

Hidrokel pada Bayi yang Baru Lahir

Beberapa orang tua sangat mendambakan bayi laki laki pada kehamilan pertamanya mungkin salah satunya adalah anda dan suami anda. Beberapa cara dilakukan dari mitos ataupun hasil penelitian dalam mendapatkan bayi laki laki. Beberapa orang memiliki kebanggaan terhadap bayi laki laki pada kelahiran pertama yaitu mampu menjaga adiknya kelak. Meskipun demikian kelahiran bayi apalagi jenis kelamin bayi hanya bisa diusahakan tidak bisa ditentukan sebelum atau masa kehamilan dengan cara-cara tradisional maupun ilmiah. Memiliki bayi merupakan kebanggan bagi anda dan keluarga begitupula dalam cara merawat dan menjaga pertumbuhannya optimal sesuai dengan usia bayi anda. Bagi anda yang memiliki bayi laki laki akan berbeda dalam cara perawatan dengan bayi perempuan terutama dalam masalah beberapa kelainan yang mungkin ditimbulkan pada masa anda sedang mengadung atau kelainan bawaan.

Salah satu kelainan pada bayi lak laki adalah adanya hidrokel pada bayi yang baru lahir. Hidrokel atau dikenal dengan istilah hydroceles yaitu adanya cairan pada alat kelamin bayi laki laki yang menyebabkan membengkak. Adapun penyebab hidrokel pada bayi yang baru lahir adalah adanya proses vaginalis yang belum tertutup sempurna sehingga aliran pada cairan peritoneum ke prosesus vaginalis, seharusnya bayi yang akan dilahirkan mendapatkan kondisi rongga perut ke kantong buah zakar tertutup. Hal ini mengakibatkan cairan d dalam rongga perut terperangkap dan membengkak. Ketika bayi anda mendapatkan kondisi seperti ini jelas saja akan membuat anda cemas dan khawatir terutama dengan pengaruh kondisi kesuburan anak anda yang bersangkutan di kemudian hari. Kondisi yang semakin buruk dan tidak mendapatkan penanganan yang baik akan mengakibatkan masalah pada bayi anda akan tetapi apabila anda memberikan penanganan yang terbaik maka anda akan memabantu mengatasi resikonya, berikut adalah beberapa poin penting yang harus diperhatikan pada kondisi kesehatan bayi anda :

  1. Anda memerlukan perawatan yang tepat untuk kondisi hidrokel pada bayi anda tertutama perawatan sehari hari.
  2. Pada usia sebelum satu tahun biasanya akan menutup sendirinya sehingga tidak memerlukan tindakan operasi.
  3. Anda dapat mempertimbangkan dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan tindakan apalagi dalam pembedahan bila hidrokel bayi anda tidak mengecil pada usia 12 hingga 18 bulan.

Hidrokel yang terjadi bayi dalam sendirinya akan mengecil meskipun demikian hidrokel pada bayi yang baru lahir dikenal dengan istilah hidrokel primer, berbeda dengan hidrokel yang terjadi pada orang dewasa yang dikenal dengan istilah hidrokel sekunder yang membutuhkan terapi sedangkan untuk bayi tidak membutuhkan terapi tersebut. Penanganan yang dilakukan untuk hidrokel pada bayi diantaranya adalah dengan cara aspirasi ataupun operasi disesuaikan dengan kondisi hidrokel pada bayi anda, bertambah besar ataupun mengecil. Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan dikarenakan dapat menimbulkan beberapa kondisi seperti infeksi dan terjadinya kembali hidrokel pada usia selanjutnya sedangkan untuk indikasi operasi hidrokel adalah dilihat dari kondisi perkembangan hidrokel yang semakin membesar dan dikhawatirkan menekan pembuluh darah dan menganggu perkembangan aktivitas sehari hari.

Dengan demikian pencegahan terhadap kesehatan bayi dapat dilakukan dari mulai kehamilan anda dikarenakan beberapa kondisi abnormal pada kehamilan akan mengakibatkan beberapa kondisi kesehatan bayi setelah dilahirkan. Begitu juga dengan perawatan dan kesehatan bayi anda , segera konsultasikan kepada dokter apabila mendapatkan kondisi kesehatan bayi yang memburuk.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Loading...

Follow us