Betulkah Pijatan Puting dapat Mempercepat Proses Persalinan?

4/5 (1)

Jika bayi anda telah lahir. Hormon oksitosin ini sangat penting agar dapat mengembalikan rahim anda pada bentuk sebelum anda hamil. Hormon oksitosin yang telah dilepaskan tersebut dapat merangsang kembali kontraksi dan membuatnya semakin kuat, sebab banyak wanita hamil yang sangat khawatir harus melahirkan bayi prematur jika ia mendapatkan rangsangan pada putingnya ketika masih hamil. Perubahan hormon tersebut diperkirakan akan terjadi selama beberapa tahap kehamilan yang akhir, dan dapat membantu rahim anda menjadi semakin sensitif pada oksitosin, yang pada akhirnya akan menyebabkan peningkatan secara bertahap di dalam kontraksi braxton hick atau olahraga rahim.

Meski begitu stimulasi puting pada payudara ini tidak dapat dilakukan pada kehamilan yang memiliki resiko tinggi demi keamanan ibu dan bayinya. Stimulasi pada puting ini hanya bisa dilakukan bagi wanita dengan kehamilan yang normal. Kegiatan stimulasi ini sama seperti melakukan stimulasi ketika anda sedang menyusui bayi, yaitu dengan memiljat semua daerah gelap pada sekitar puting (areola) anda, hal tersebut tidak hanya dengan cara memuntir puting saja. Namun anda dapat menempelkan kedua telapak tangan anda tepat di atas daerah gelap pada sekitar puting kemudian bergerak dengan gerakan melingkar serta berikan tekanan yang lembut. Kemungkinan besar hal ini harus dilakukan dalam waktu yang cukup panjang agar dapat merangsang payudara anda.

Jika kehamilan tersebut tergolong pada kehamilan yang sehat, dan juga anda pun belum sama sekali mengalami komplikasi, stimulasi pada puting ini terbilang aman untuk dilakukan. Hal ini baru boleh dilakukan ketika kehamilan anda lebih dari 38 minggu, dan juga sangat dianjurkan bagi kehamilan yang menginjak usia lebih dari 40 minggu. Cara seperti ini tidak dapat merangsang rahim dengan berlebihan yang kemungkinan akan sangat berbahaya untuk bayinya sendiri. Sebaliknya, ketika anda mengalami kehamilan yang sangat beresiko, seperti mengalami tekanan darah yang tinggi, preeklampsia, dan diabetes gestasional, ada baiknya tidak melakukan cara stimulasi pada putting tersebut. Efek yang dapat ditimbulkan dari cara stimulasi pada puting ini sangat kuat bahkan sangat mirip dengan menggunakan pitocin atau oksitosin sinetik secara berlebihan. Stimulasi pada puting payudara ini bisa membantu dalam memulai proses persalinan. Namun sebelumnya anda harus memastikan leher rahim telah mulai menipis, melunak, dan siap untuk membuka jalan persalinan. Dengan begitu stimulasi tersebut dapat berjalan dengan sangat baik ketika kehamilan anda sudah memasuki waktu persalinan.

Untuk alasan tersebut beberapa ahli memberikan berbagai rekomendasi di dalam penggunaannya seperti halnya :

  1. Pijat dan fokuslah pada satu payudara terlebih dahulu.
  2. Lakukan pemijatan putting tersebut selama kurang lebih 5 menit, kemudian tunggu hinhha 15 menit untuk istirahat dan melihat reaksi yang terjadi sebelum anda melanjutkan pemijatan kembali.
  3. Ada baiknya anda tidak melakukan stimulasi puting ini selama terjadi kontraksi
  4. Jangan lanjutkan stimulasi puting tersebut jika kontraksi telah terjadi pada kurun waktu 3 menit atau pada 1 menit.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel