Apakah ASI di dalam Tubuh Ibu dapat Basi?

4.75/5 (8)

Pentingnya pemberian asi ekslusif untuk memberikan pertumbuhan yang optimal pada tumbuh kembang bayi anda sehingga dapat memaksimalkan imunitas kepada bayi selain itu kandungan nutrisi yang terdapat di dalam ASI lebih sempurna ketimbang dengan susu formula. Bagi anda yang akan memberikan asi kepada bayi tidak usah khawatir dengan asi yang basi di dalam tubuh anda. Hal tersebut hanyalah mitos yang berkembang di masyarakat. Sebenarnya apabila anda akan bepergian anda dapat memberikan asi kepada bayi anda dengan cara memerah dan menyimpan perahan asi di dalam botol kaca asi baru, sebaiknya di simpan pada suhu yang tepat seperti di dalam kulkas. Anda dapat memerah asi secara rutin disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Memerah asi secara rutin dapat membantu anda dalam mengurangi resiko bengkak dan mengeras yang terjadi pada payudara anda, beberapa kondisi bengkak dan mengeras yang terjadi pada ibu menyusui apabila tidak ditangani akan mempengaruhi pasokan asi di payudara dan tentunya akan membuat kondisi yang tidak nyaman bagi ibu hamil. Anda tidak perlu khawatir dengan pasokan asi anda dikarenakan cara kerja payudara cukup simpel dikarenakan semakin dikeluarkan maka produksinya akan selalu terjaga dan meningkat, sehingga upayakan untuk menyediakan peralatan perah asi baik ketika anda berada di kantor atau di rumah.

Bila anda menemukan secara fisik air susu bayi anda terpisah menjadi dua lapisan setelah disimpan, lapisan atas lebih kental dan lapisan bawah terlihat encer ini bukan menandakan bahwa asi anda basi. Dalam keadaan yang normal asi segar beraroma manis dan memiliki bau sedangkan asi yang disimpan di lemari pendingin beberapa waktu, memiliki rasa yang berbau, asam dan terasa seperti sabun kadang dikarenakan kandungan asi yang mengandung enzim lipase di asi yang berlebihan, sehingga lemak yang terdapat di dalam asi akan pecah oleh enzim lipase dan tidak membahayakan bayi .

Apabila anda menemukanasi yang telah disimpan mengalami perubahan bau dan rasa tajam (berbau asam, anyir dan pahit) dan bayi anda menolaknya dan sebaiknya asi jangan diberikan dikarenakan terlebih dahulu. Meskipun demikian anda dapat melakukan pencegahan dengan cara memanaskan asi yaitu merendam asi di dalam air panas beberapa waktu hingga asi dapat anda rasakan hangat kemudian bila anda mendapatkan asi yang terlalu lama anda dapat memanaskan 82 derajat celcius atau hingga muncul gelembung di pinggir panci. Jangan biarkan asi mendidih, kemudian segera dinginkan asi.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply